• Tidak ada hasil yang ditemukan

Worksheet Bimbel UN (lembar kerja)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Worksheet Bimbel UN (lembar kerja)"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Bimbel UN FISIKA SMA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) Halaman 1

Materi Bimbel UN Fisika SMA

Indikator Kisi-Kisi UN 1.1 s/d 2.6

By Pak Anang (http://www.facebook.com/pak.anang)

SKL 1.Memahami prinsip-prinsip pengukuran besaran fisika secara langsung dan tidak langsung dengan cermat, teliti dan objektif.

1.1. Membaca hasil pengukuran suatu alat ukur dan menentukan hasil pengukuran dengan memperhatikan aturan angka penting.

Alat Ukur Panjang

Nama Alat Skala terkecil Cara pembacaan

Jangka sorong 0,1 mm Skala tetap + Skala nonius

Mikrometer sekrup 0,01 mm Skala tetap + Skala nonius

Gambar Pembacaan

Pengukuran

Jumlah Angka Penting

Angka Pasti

Angka Taksiran

12,1+0,07=12,17 4 1, 2, 1 7

6,7+0,04=6,74 3 6, 7 4

21,0+0,02=21,02 4 2, 1, 0 2

7,5+0,14=7,64 3 7, 5 1, 4

4,0+0,42=4,42 3 4, 0 4, 2

Angka penting (AP)

Angka penting adalah angka yang didapat dari hasil pengukuran. Angka penting terdiri dari angka pasti dan angka ragu-ragu (taksiran)

Aturan penulisan angka penting: 1. Angka bukan nol.

2. Angka nol yang terletak di antara angka bukan nol.

3. Angka nol yang terletak pada deretan akhir dari suatu bilangan decimal.

4. Angka nol disebelah kanan bilangan bulat (garis bawah merupakan angka diragukan)

Bilangan AP Bilangan AP Bilangan AP Bilangan AP

0,00003450 4 34560000 6 4 56001 5

5000 1 10,005840 8 1 0,120 3

59424504035 11 21,50 4 12030,00 7 32,0 3

200,0 3 0,00001 1 35,8 3 100023 6

12 13

0 10

6 7

0 10

21 22

0 10

0

0

15

10

(2)

Bimbel UN FISIKA SMA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) Halaman 2 Hasil perhitungan operasi menurut angka penting:

1. Penjumlahan dan pengurangan: hanya boleh memiliki satu angka yang ditaksir.

2. Perkalian dan pembagian: jumlah angka penting sesuai dengan bilangan dengan angka penting paling sedikit.

3. Pemangkatan dan penarikan akar: jumlah angka penting sama dengan bilangan yang dipangkatkan atau ditarik akarnya.

Latihan:

1. 20,34 + 12,6 = 32,94 = 33 (2 AP) 2. 328,5 301,27 = 17,23 = 17,2 (3 AP) 3. 2,5 0,3 = 7,5 = 8 (1 AP)

4. 35,0 0,20 = 7 =7,0 (2 AP)

5. 25,0 = 100.000 = 1,00 (3 AP) 6. 12 botol 8,57 kg = 102,84 kg = 103 kg

Prediksi Soal UN 2012

Seorang siswa melakukan pengukuran pada sebuah pelat tipis menggunakan jangka sorong. Hasil pengukuran panjang pelat terlihat pada gambar. Jika lebar pelat adalah 17 cm, maka luas dari pelat

tipis tersebut adalah

A. 21 B. 21,08 C. 21,1 D. 21,4 E. 21,42

1.2. Menentukan besar dan arah vektor serta menjumlah / mengurangkan besaran-besaran vektor dengan berbagai cara.

Misal diberikan tiga vektor sebagai berikut

Penjumlahan dan pengurangan vektor 1. Metode Gambar

a. Metode segitiga

b. Metode jajaran genjang

c. Metode poligon

1 2

0 10

(3)

Bimbel UN FISIKA SMA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) Halaman 3 2. Menguraikan vektor

PREDIKSI SOAL UN 2012

Besar dan arah resultan dari tiga buah vekt r seperti gambar di bawah ini adalah . A. 40 N searah

B. 40 N searah C. 40 N searah D. 30 N searah E. 30 N searah

SKL 2.Memahami gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik, benda tegar, usaha, kekekalan energi, elastisitas, impuls, momentum dan masalah Fluida.

2.1. Menentukan besaran-besaran fisis gerak lurus, gerak melingkar beraturan, atau gerak parabola.

Gerak Lurus

1. Gerak Lurus Beraturan

2. Gerak Lurus Berubah Beraturan

Untuk gerak dipercepat positif. Untuk gerak diperlambat negatif. Untuk gerak vertikal

jarak (m)

kecepatan (m/s) waktu (s)

percepatan (m/s2)

percepatan gravitasi (m/s2) ketinggian/kedalaman (m)

Gerak Melingkar

1. Gerak Melingkar Beraturan

putaran = radian

2. Gerak Melingkar Berubah Beraturan

frekuensi (Hz) periode (s)

posisi sudut (rad)

kecepatan sudut (rad/s) percepatan sudut (rad/s2)

percepatan sentripetal (m/s2) percepatan tangensial (m/s2) jari-jari (m)

gaya sentripetal (N) s

sin

tan

tan Besar vektor:

Arah vektor:

(4)

Bimbel UN FISIKA SMA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) Halaman 4 Jenis Gerak

GLB 85 5 17

GLB 76 4 19

Jenis Gerak

GLBB dipercepat 104 4 20 32 3

GLBB diperlambat 32 2 20 12 -4

Gerak vertikal ke atas 3 35 5 -10 60

Gerak vertikal ke bawah 2 20 40 10 20

Gerak jatuh bebas 4 0 40 10 80

Hubungan roda-roda

1. Tidak satu sumbu 2. Satu sumbu

Gerak Parabola

Kecepatan di sembarang titik s

sin

Pada titik tertinggi sin

sin

sin

Pada jarak terjauh sin

Kedudukan peluru saat sekon s

sin

PREDIKSI SOAL UN 2012

Seorang pengendara mobil melaju dengan kecepatan 20 m/s. Ketika melihat ada "polisi tidur" di depannya dia menginjak rem dan mobil berhenti setelah 5 sekon kemudian. Maka jarak yang

ditempuh m bil tersebut sampai berhenti adalah

A. 50 m B. 100 m C. 150 m D. 200 m E. 250 m

Sebuah benda melakukan gerak melingkar berjari-jari , kecepatan sudutnya , dan percepatan sentripetalnya 4 m/s2, jika kecepatan sudutnya percepatan sudutnya menjadi 2 m/s2, maka jari-jari lingkarannya menjadi

A. B. C.

D.

E.

G

L

B

B

(5)

Bimbel UN FISIKA SMA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) Halaman 5 2.2. Menentukan berbagai besaran dalam hukum Newton dan penerapannya dalam kehidupan

sehari-hari.

Hukum I Newton

Setiap benda akan tetap diam atau bergerak lurus beraturan, kecuali ada gaya yang bekerja padanya.

tetap

Hukum II Newton

Percepatan yang dihasilkan oleh resultan gaya pada sebuah benda sebanding dan searah dengan resultan gaya tersebut

dan berbanding terbalik dengan massa benda.

Hukum III Newton

Gaya aksi dan reaksi sama besar tetapi berlawanan arah dan bekerja pada dua benda yang berbeda.

PREDIKSI SOAL UN 2012

Dua buah benda A dan benda B masing-masing bermassa 2 kg dan 3 kg diikat dengan tali melalui sebuah katrol yang licin seperti gambar. Jika besar

percepatan gravitasi adalah 10 m/s2maka besarnya tegangan tali adalah A. 20 N

B. 21 N C. 22 N D. 23 N E. 24 N

2.3. Menentukan besaran-besaran fisis dinamika rotasi (torsi, momentum sudut, momen inersia, atau titik berat) dan penerapannya berdasarkan hukum II Newton dalam masalah benda tegar.

Titik berat

Titik berat benda teratur berada di bagian tengah-tengah bangun

Titik berat benda segitiga adalah jarak sepertiga garis tinggi dari garis alas. Titik berat benda persegi/persegi panjang adalah di perpotongan kedua diagonal.

Torsi

Sesuatu yang bisa menyebabkan benda berputar.

Momentum sudut

Momen inersia

Momen inersia adalah ukuran kelembaman benda yang berotasi.

PREDIKSI SOAL UN 2012

Letak koordinat titik berat benda 2 dimensi seperti tampak pada gambar disamping adalah ..

A. ( 3,0 ; 4,0 ) B. ( 1,0 ; 3,0 ) C. ( 3,7 ; 2.0 ) D. ( 4,2 ; 2,0 ) E. ( 5,2 ; 3,0 )

Besarnya tegangan tali da pada gambar di atas adalah A. 30 N dan 35 N

Katrol (silinder pejal)

(6)

Bimbel UN FISIKA SMA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) Halaman 6 2.4. Menentukan hubungan usaha dengan perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari atau

menentukan besaran-besaran yang terkai

Usaha

Energi kinetik

Energi potensial

Hubungan antara usaha dan energi

PREDIKSI SOAL UN 2012

Sebuah benda bermassa 4 kg mula-mula diam, kemudian bergerak lurus dengan percepatan 3 m/s.

Usaha yang di ubah menjadi energi kinetik setelah detik adalah

A. 6 joule B. 12 joule C. 24 joule D. 48 joule E. 72 joule

2.5. Menjelaskan pengaruh gaya pada sifat elastisitas bahan atau menentukan besaran-besaran terkait pada konsep elastisitas.

Hukum Hooke

Jika gaya tarik tidak melampui batas

elastisitas pegas, pertambahan panjang pegas

berbanding lurus dengan gaya tariknya

Susunan seri pegas

Susunan paralel pegas

PREDIKSI SOAL UN 2012

2.6. Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan hukum kekekalan energi mekani

Energi mekanik

Energi mekanik adalah jumlah energi potensial dan energi kinetik.

Hukum kekekalan energi mekanik

PREDIKSI SOAL UN 2012

Sebuah benda bermassa 100 gram jatuh bebas dari ketinggian 20 m. kecepatan benda pada saat mencapai ketinggian 5 m dari permukaan tanah adalah ...

A. 20 m/s B. 15 m/s C. 10 m/s D. 10 m/s E. 10 m/s

Grafik disamping menunjukkan pertambahan panjang pegas ( x ) , akibat pengaruh gaya (F ) yang berbeda-beda. Besarnya kontanta pegas tersebut adalah ...

Gambar

Grafik disamping menunjukkan pertambahan panjang pegas ( x ) , akibat pengaruh gaya (F )

Referensi

Dokumen terkait

3.6 Menerapkan konsep  torsi, momen inersia,  dan momentum sudut  pada benda tegar dalam bidang teknologi dan  rekayasa. 4.6 Melakukan percobaan 

pemecahan masalah dengan konsep torsi, momen inersia, titik berat, dan momentum sudut pada benda tegar (statis dan dinamis) dalam kehidupan sehari-

substitusi adalah kelipatan dari fungsi yang lain, jika bentuk integral tetap tidak bisa diselesaikan dengan metode substitusi, maka:.. Parsial, dengan memisahkan bentuk

Program linear adalah suatu metode yang digunakan untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan optimasi linear (nilai maksimum dan nilai minimum).. Grafik himpunan

Pada saat menentukan sudut, hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan titik potong antara dua obyek yang akan dicari sudutnya, kemudian buat garis-garis bantu

dan terapannya), usaha dan energi mekanik, momentum dan tumbukan, dinamika gerak rotasi (benda tegar, momentum sudut, momen gaya, kesetimbangan benda tegar), hukum gravitasi

.- 3enerapkan konsep torsi, momen inersia, titik berat dan momentum sudut pada benda tegar (statis dan dinamis) dalam kehidupan

Modul Benda Tegar : Gerak Rotasi, momen inersia, torsi, dan statika benda tegar Segme n Usah dan Energi dalam Gerak Menggelinding Ringkasan Materi Gerak menggelinding adalah