• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 3 OBJEK DAN DESAIN PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB 3 OBJEK DAN DESAIN PENELITIAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 3

OBJEK DAN DESAIN PENELITIAN

3.1 Objek Penelitian

Klinik Tiga Mandiri adalah sebuah bentuk usaha Unit Pelayanan pemeliharaan Kesehatan Masyarakat. Klinik Tiga Mandiri memiliki tujuan yaitu membantu program pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan.

Klinik Tiga Mandiri juga mendukung program sosial masyarakat seperti mengadakan pengobatan massal dan kegiatan sosialnya. Seiring berjalannya waktu Klinik Tiga Mandiri terus berupaya untuk tetap bertahan dengan tujuan awal didirikanya, dan akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya dengan layanan dan ditunjang dengan fasilitas yang baik. dengan memberikan layanan yang baik serta fasilitas yang lengkap menjadikan Klinik Tiga Mandiri mengalami peningkatan pengujung setiap tahunnya.

Selain meningkatnya pengujung pada setiap tahunnya, Klinik Tiga Mandiri mempunyai kerjasama yang baik dengan perusahaan, asuransi, sekolah, yayasan serta rumah sakit. Berikut adalah daftar perusahaan, asuransi, sekolah, yayasan dan rumah sakit yang menjalin kerjasama dengan Klinik Tiga Mandiri :

- PT. Asuransi Jiwa InHealth - PT. ASKES (Persero) Indonesia - PT. Bika Prama Cipta

- PT. Bina Era Makmur - PT. Bina Karya

- PT. Citra Motor Show Blitz - PT. Detalino

- PT. AdMedika (Administrasi Medika) - PT. Asuransi Takaful Indonesia - PT. Asuransi Jiwa Manulife Indonesia - PT. Asuransi AIA Financial

- PT. Asuransi MNC Life Assurance - Rumah Sakit PMI Bogor

(2)

- Rumah Sakir Bhakti Yuda Depok - Dll,

1.1.1.1Sejarah Singkat

Klinik Tiga Mandiri didirikan pada tanggal 22 November 2000, berdasarkan akte Notaris & PPAT No. 37 tanggal 08 Agustus 2005 dan No. 04 tanggal 01 Desember 2005. Klinik Tiga Mandiri memliki Izin Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang (Perpanjangan) No. 445.5/110/T/1023-Dinkes/2007 tanggal 27 Februari 2007, dengan penanggung jawab Dr. Bambang Sutoto.

Pada awal berdirinya Klinik Tiga Mandiri hanya melayani masyarakat disekitar lokasi Klinik Tiga Mandiri, namun untuk mencapai tujuan tersebut itu dirasa kurang memadai apabila bersifat lokal. Sehingga Klinik Tiga Mandiri terus menjalani kerjasama dengan perusahaan-perusahaan, sekolah-sekolah, Asuransi Pemerintah, asuransi Swasta dan masayarakat disekitar wilayah Klinik Tiga Mandiri yang semakin lama mancangkup jangkauan yang luas. Dengan melihat dari cangkupan pengunjung yang semakin luas membuat Klinik Tiga Mandiri dengan terus menyediakan yang semakin baik dan fasilitas yang lengkap.

3.1.1.1 MOTTO, VISI dan Misi Klinik Tiga Mandiri

“ Kepuasan anda adalah harapan kami, kesembuhan anda adalah kepuasan kami”

VISI

1. Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas. 2. Memberikan Solusi dalam masalah kesehatan.

3. Meringankan Biaya Pemeliharan Kesehatan. 4. Memberikan Jaminan Kesehatan yang memuaskan. MISI

1. Untuk mewujudkan “Terwujudnya Sumber Daya Manusia yang berkualitas melalui jalur kesehatan” yang diutamakan adalah menciptakan pengertian dan kesadaran Pemeliharaan kesehatan sejak dini, yang akan mempengaruhi kualitas Sumber Daya Manusia terhadap Kuantitas Aktifitas yang akan dicapai.

2. Klinik Tiga Mandiri berusaha mengantisipasi kendala yang muncul dan menghambat kebutuhan kesehatan Sumber Daya Manusia serta

(3)

memberikan suatu solusi dalam mencapai derajat kesehatan yang layak Bagi Masyarakat dan Karyawan.

3. Program yang berhubungan dengan Resiko Kesehatan merupakan suatu hal yang sangat perlu diperhatikan oleh masyarakat dan perusahaan, dimana masyarakat dan perusahaan memperhatikan biaya kesehatan dengan biaya tetap dan mendapatkan pelayanan kesehatan secara profesional sehingga dapat meringankan biaya kesehatan.

4. Untuk memenuhi kebutuhan pemeliharaan kesehatan ini Tiga Mandiri membuat program-program kesehatan yang didukung oleh tenaga medis yang mempunyai dedikasi, personalitas dan profesionalisme tinggi dalam bidangnya masing-masing sehingga konsumen mendapatkan jaminan kesehatan yang memuaskan.

3.1.2 Bidang Usaha

.Klinik Tiga Mandiri adalah sebuah bentuk usaha Unit Pelayanan pemeliharaan Kesehatan Masyarakat. Klinik Tiga Mandiri memiliki tujuan yaitu membantu program pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan.

3.1.3 Layanan dan Fasilitas Klinik Tiga Mandiri Pelanyanan kesehatan yang tersedia meliputi :

- Klinik Umum : Dokter Umum

- Klinik Spesialis : Anak, Penyakit Dalam, Jiwa, Bedah, Kandungan

- Klinik Gigi : Dokter gigi

- Klinik Bersalin

- Apotek

- Alat Kesehatan

Pelayanan Klinik Tiga Mandiri di tunjang dengan fasilitas pelayanan lainnya:

(4)

- Optik

- Acupunture

- U.S.G dan Medical Check Up

- Terapi Gangguan Tumbuh Kembang (Autis, Hiperaktif, Lambat Bicara,dll)

- Skin Care (Klinik Kecantikan), yang dilengapi dengan peralatan :

1. Facial Electrotherapy 2. Accupresure/ Totok Wajah

3. Chemical Peeling

4. Diamond Microdermabration dan Crystal Peel

5. Wrinkle Treatment

3.1.4 Struktur Organisasi

Sumber : Dibuat oleh penulis

Gambar 3.1 Struktur Organisasi Klinik Tiga Mandiri PENANGGUNGJAWAB Dr. Bambang Sutoto SEKERTARIS Ibu Uti Ramadhanti BENDAHARA Bpk. Ujang Suryana Bidang Pelayanan Kesehatan Bidang Farmasi Staf Administrasi

Staf Bag. Keuangan Dokter

Apoteker

(5)

Setiap jabatan memiliki tugasnya masing-masing, yaitu : 1. Penanggung Jawab

Penanggung Jawab bertugas bertanggung jawab terhadap seluruh kegiatan klinik, menetapkan kebijakan dan menentukan rencana jangka panjang bagi klinik, memberikan tugas atau wewenang kepada bagian-bagian serta mengawasi tugas yang diberkan dalam pelaksanaannya yang dikerjakan oleh masing-masing bagian serta mensahkan laporan yang telah dibuat oleh setiap bagian.

2. Sekertaris

Sekertaris bertugas melakukan administrasi umum, mengelola kepegawaian, mengelola pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan, mengelola hubungan masyarakat, pemasaran, hukum, organisasi dan tatalaksana, dan mengelola ketatausahaan, kerumahtanggan, perlengkapan, kebersihan dan keamanan. 3. Bendahara

Bendahara memiliki tanggungjawab kepada penanggung jawab dalam hal keuangan, dalam hal ini bendahara memiliki tugas dalam mengelola keuangan Klinik dan melakukan pencatatan serta perhitungan terhadap semua transaksi keuangan.

4. Bidang Pelayanan Kesehatan

Bidang Pelayanan Kesehatan memiliki tugas dalam menyelenggarakan pelayanan medias dan pelayanan keperawatan, pemberdayaan pelayanan medis dan pelayanan keperawatan serta pengembangan pelayanan dan pembinaan prektek keperawatan.

5. Bidang Farmasi

Bidang Farmasi memiliki tanggung jawab atas obat-obat dan alat- alat kesehatan. Dalam obat-obatan Bidang Farmasi mempunyai tanggung jawab terhadap jumlah obat yang terjual dan yang masuk, jenis obat yang masuk, kualitas obat. Sedangkan dalam alat-alat kesehatan Bidang Farmasi harus memastikan bahwa alat-alat kesehatan yang digunakan memang berkualitas dan sesuai standar.

(6)

3.2 Desain Penelitian 3.2.1 Jenis dan Sumber Data

Jenis data yang dilakukan dalam mengumpulkan informasi yang diperlukan dalam penyusunan skripsi ini:

1. Data Primer

Merupakan data yang diperoleh langsung dari sumber data. Untuk memperoleh data ini dilakukan riset langsung ke lapangan atau mendatangi objek penelitian guna mendapatkan data-data melalui:

a) Studi Lapangan

Dilakukan untuk memperoleh data primer, yaitu denagn cara mendatangi organisasi, dalam hal ini Klinik Tiga Mandiri, sehingga kebutuhan akan data pokok penyusunan skripsi terpenuhi.

b) Pengamatan (Observasi)

Melakukan pengamatan untuk memperoleh gambaran yang tepat mengenai keadaan dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan organisasi.

c) Wawancara (Interview)

Melakukan Tanya jawab dengan pihak organisasi megenai segala yang berkaitan dengan informasi yang berupa pandangan akan kinerja organisasi,perkembangan organisasi dan masalah-masalah yang dihadapi terutama yang berhubungan dengan masalah penelitian.

2. Data Sekunder

Merupakan data yang diambil dengan cara pengumpulan data dari arsip-arsip dan catatan didalam perusahaan yang diperlukan untuk menunjang penelitian antara lain data mengenai Balanced Scorecard Klinik Tiga Mandiri dan struktur organisasi organisasi. Selain itu juga dapat dilakukan studi kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dengan membaca, mengumpulkan, mencatat, mempelajari text book dan buku-buku pelengkap atau referensi seperti: majalah, jurnal, dan media cetak lainya diperusahaan atau tempat lain.

(7)

3.2.2 Penentuan Jumlah Sampel

Dalam penelitian ini, yang menjadi populasi adalah seluruh karyawan dan pelanggan Klinik Tiga Mandiri. Dalam penelitian ini, penulis mengambil sampel sebesar 50 responden untuk pelanggan Klinik Tiga Mandiri dan 35 respoden untuk karyawan Klinik Tiga Mandiri. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel dilakukan dengan menentukan kriteria sebagai berikut :

a. Karyawan yang masih bekerja di Klinik Tiga Mandiri pada tahun 2011-2014

b. Masyarakat yang masih menjadi pelanggan Klinik Tiga Mandiri tahun 2011-2014

3.2.3 Metode Pengumpulan Sampel

Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini meliputi : 1. Wawancara, yaitu dengan melakukan wawancara dengan pegawai dan

penanggung jawab untuk mendapatkan informasi mengenai target, ukuran strategis, dan inisiatif strategik yang sesuai dengan rancangan Balance Scorecard sebagai instrumen pengukuran kinerja. Selain itu, wawancara juga dilakukan untuk mengetahui aktivitas berbasis pelayanan untuk pelanggan yang dilaksanakan oleh Klinik Tiga Mandiri.

2. Kuesioner, yaitu dengan menyebarkan kuesioner kepada karyawan untuk memperoleh data mengenai kepuasan dan motivasi karyawan serta kepuasaan pelanggan dalam pelayanan kesahatan dari Klinik Tiga Mandiri. Sedangkan perhitungan penilaian kesioner karyawan dan pelanggan menggunakan skala Likert. Skala Likert ini berhubungan dengan pernyataan tentang sikap seseorang terhadap sesuatu.

Keterangan skor : 1 = Sangat Tidak Puas 2 = Tidak Puas

3 = Cukup Puas/ Netral 4 = Puas

(8)

3. Studi Kepustakaan, dilakukan untuk memperoleh data mengenai gambaran umum organisasi yang berbentuk dokumen. Studi kepustakaan juga bertujuan untuk memperoleh informasi yang berasal dari bahan pustaka dan hasil penelitian terdahulu.

3.2.4 Metode Analisis Data

Setelah melakukan observasi, penyebaran kuesioner dan wawancara secara langsung ke organisasi, penulis menganalisis dan mengukur data menggunakan : Balance Scorecard sebagai alat ukur utama. Balance Scorecard : Perspektif Keuangan, Perspektif Pelanggan, Perspektif Proses Bisnis/Internal, Perspektif Lingkungan dan Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan.

Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis agar menjadi bentuk yang lebih sederhana sehingga mudah dibaca dan diinterpretasikan. Pengolahan data dan analisis data disesuaikan dengan tujuan dan permasalahan serta metode yang akan digunakan dalam penelitian. Data yang diperoleh akan diolah dengan bantuan microsoft office excel 2007.

Analisis kualitatif merupakan metode pengolahan data yang menjelaskan pengaruh dan hubungan yang dinyatakan dengan kalimat serta digunakan untuk mengungkapkan masalah serta faktor penyebab. Untuk data kualitatif akan dianalisis dengan menggunakan :

a. Deskriptif Evaluatif

Analisis deskriptif digunakan untuk data yang berasal dari wawancara dengan pihak yang terkait atau manajeman Klinik Tiga Mandiri. Analisis ini digunakan karena tidak semua data yang diperoleh berupa kuantitatif, selain itu juga untuk memberi gambaran mengenai kondisi Klinik Tiga Mandiri pada saat penelitian berlangsung. Hasil dari analisis dapat berupa gambar atau uraian berdasarkan konsep BSC.

b. Rasio

Digunakan untuk menilai kinerja organisasi dan mengamati faktor apa saja yang yang mempengaruhi jalannya kegiatan Klinik Tiga Mandiri. Rasio yang digunakan merupakan alat ukur yang digunakan oleh pihak manajemen Klinik Tiga Mandiri.

(9)

c. Tabulasi Deskriptif

Alat analisis ini digunakan untuk menginterpretasikan data hasil kuesioner dengan memindahkan lembaran kerja untuk selanjutnya dianalisis berdasarkan metode yang digunakan.

3.2.5 Metode Pengambilan Sampel

Pengambilan sampel dilakukan untuk pengisian kuesioner mengenai kepuasan, motivasi, dan kapabilitas karyawan dalam perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode probability sampling atau random sampling. Hal ini dimaksudkan agar semua karyawan memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi anggota sampel.

3.2.6 Uji Statistik

Uji statistik yang digunakan oleh penulis adalah statistik Deskriptif, akan menyajikan data dalam tabel distribusi frekuensi, grafik garis maupun batang.

3.2.7 Operasionalisasi Variable

Berikut adalah indikator-indikator yang ada disetiap perspektif:

Tabel 3.1 Operasional Variable

Variable Indikator Tipe

data

Perspektif

keuangan • Liquidity ratio

• Leverage ratio

• Activity ratio

Primer

Primer

(10)

Perspektif pelanggan • Quality Service • Kepuasan pelanggan • Loyalitas Pelanggan Primer Primer Primer Perspektif proses bisnis/ internal • Inovasi • Proses Operasi • Pelayanan purna jual

Primer Primer Primer Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan • Kepuasaan Karyawan • Motivasi Karyawan • Komitemen Organisasi • Kehadiran Karyawan Primer Primer Primer Primer

Dapat dijabarkan pada perspektif keuangan terdapat indikator liquidity ratio, leverage ratio, dan activity ratio. Pada perspektif pelanggan terdapat indikator quality service, kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan. Pada persepektif proses bisnis internal terdapat indikator inovasi, proses operasi, dan pelayanan purna jual. Sedangkan pada perspektif pembelajaran dan pertumbuhan terdapat indikator kepuasan karyawan, motivasi karyawan, komitmen organisasi dan kehadiran karyawan.

Gambar

Gambar 3.1 Struktur Organisasi Klinik Tiga Mandiri PENANGGUNGJAWAB Dr. Bambang Sutoto SEKERTARIS Ibu Uti Ramadhanti  BENDAHARA  Bpk
Tabel 3.1 Operasional Variable

Referensi

Dokumen terkait

Manajer Pusat (Jakarta) Manajer Daerah (Belitung) Manajer Daerah (Ketapang) Board Of Director Bagian Administrasi Bagian Penjualan Bagian Administra si Bagian

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan instansi tertinggi dalam Perseroan, wadah para pemegang saham untuk bertindak secara setara dalam mengambil

Divisi ini bertanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan perusahaan dalam bidang pemasaran sampai dengan produksi dengan jenis usaha antara lain rumah tapak/

Penelitian yaitu dengan cara pencatatan atas data yang diperoleh dari pengumpulan data yang dibutuhkan untuk penelitian yang bersumber dari arsip atau dokumen di

Perencanaan strategi komunikasi yang dilakukan Dinas Koperasi Kota Semarang dalam Sosialisasi Update Data Mandiri Sistem Informasi Data Koperasi, memiliki tujuan

Selama tahun 2019 kurang lebih sebanyak tiga kali layanan mobile banking BCA dan Bank Mandiri mengalami gangguan, yang mengakibatkan nasabah tidak dapat melakukan

Pada prinsipnya, kegiatan wawancara mendalam terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap analisis.Dalam mengumpulkan data primer,

Dimensi kedelapan adalah kemudahan penggunaan sistem yang dirasakan, dapat dilihat dari kemudahan sistem untuk dipelajari, kemudahan sistem untuk digunakan,