PENGADILAN TINGGI MEDAN

11 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

P U T U S A N

NOMOR: 401/PDT/2017/PT MDN

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Tinggi Medan yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara perdata pada tingkat banding telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara antara:

1. SAMRI PURBA, bertempat tinggal di Lingkungan II, Pasar Sorkam,

Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, selanjutnya disebut sebagai Pembanding I semula Tergugat I;

2. NURSALIMA SIMAMORA, bertempat tinggal di Lingkungan II Pasar

Sorkam, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, selanjutnya disebut sebagai Pembanding II semula Tergugat II;

Dalam hal ini Tergugat I dan Tergugat II memberikan kuasa kepada Jusniar Endah Siahaan, S.H., Advokat, beralamat di Jalan Padangsidempuan No. 10 (Tano Ponggol), Kelurahan Sibuluan, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 29 September 2009, selanjutnya disebut sebagai Kuasa Pembanding I dan II semula Kuasa Tergugat I dan II;

Lawan:

ROSINTARYA NAINGGOLAN,SH., bertempat tinggal di Sei Halian Nomor 6,

Kelurahan Sei Kambing D, Kecamatan Petisah, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, dalam hal ini memberikan kuasa kepada Sanggam M. Tambunan, S.H., Advokat, beralamat di Jalan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 28 Juni 2016, selanjutnya disebut sebagai Terbanding semula Penggugat

Pengadilan Tinggi tersebut;

Setelah membaca berkas perkara tanggal 23 Mei 2017 Nomor 31/Pdt.G/2016/PN Sbg dan surat-surat yang bersangkutan dengan perkara tersebut;

(2)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

TENTANG DUDUK PERKARA

Menimbang, bahwa Penggugat dengan surat gugatan tanggal 22 September 2016 yang diterima dan didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Sibolga pada tanggal 23 September 2016 dalam Register Nomor 31/Pdt.G/2016/PN.Sbg, telah mengajukan gugatan sebagai berikut:

1. Bahwa Penggugat adalah pemilik yang sah atas sebidang tanah kering berupa pertapakan rumah seluas 185 m² (seratus delapan puluh lima meter persegi) yang terletak di Jl. Oswald Siahaan, Kelurahan Pandan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Propinsi Sumatera Utara, sebagaimana dimaksud dalam Sertifikat Hak Milik nomor : 288/Kelurahan/Desa Pandan (sekarang Kelurahan Pandan ) yang diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Tengah pada tanggal 30 Maret 1998 dengan ukuran, panjang 18,5 m (delapan belas koma lima meter) dan lebar 10 m (sepuluh meter) dengan batas-batas sebagai berikut :

 Sebelah Utara : berbatasan dengan Jl. Oswald Siahaan.

 Sebelah Timur : berbatasan dengan tanah Viktor Sitanggang.

 Sebelah Selatan : berbatasan dengan tanah Norbet Sinulingga.

 Sebelah Barat : berbatasan dengan tanah Anto Aritonang.

2. Bahwa tanah milik Penggugat tersebut diperoleh Penggugat berdasarkan Akta Jual Beli nomor : 340/2004 tanggal 13 Desember 2004, yang diperbuat di hadapan Notaris Purnama, S.H., Selaku PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah dari orang bernama SINUR LUMBANTOBING selaku Pemilik Asal Sertifikat Hak Milik Nomor : 288/Desa Pandan.

3. Bahwa pada saat tanah terperkara masih menjadi milik Sinur Lumbantobing hingga Penggugat membelinya tidak pernah terjadi masalah, baik mengenai penguasaan fisik maupun pemilikannya, hal tersebut terbukti sebelum melakukan balik nama Sertifikat, untuk memproses Akta Jual Beli, Notaris Purnama, S.H. membuat permohonan pengecekan Sertifikat (cek bersih) ke Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Tengah, yang bertujuan untuk mengetahui apakah terhadap Sertifikat Hak Milik Nomor : 288/ Desa Pandan ada sanggahan atau masalah atau perubahan ukuran, Kantor Pertanahan Tapanuli Tengah menjawab tidak ada masalah dan bisa dilakukan proses jual beli.

4. Bahwa pada bulan Maret tahun 2009, Penggugat berencana mendirikan rumah toko (ruko) sebanyak 2 (dua) pintu di atas tanah miliknya, untuk merencanakan pendirian rumah tersebut Penggugat memeriksa tanah

(3)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

miliknya dan mendapati Para Tergugat sedang menaruh material bangunan di atas tanah tersebut dengan tujuan untuk membangun rumah, Penggugat yang mengetahui hal tersebut kemudian membuat somasi (peringatan) yang ditujukan kepada Para Tergugat selaku suami istri untuk mengingatkan Para Tergugat agar tidak menguasai tanah milik Penggugat.

5. Bahwa karena ada material bangunan milik orang lain dan telah berdiri bangunan sederhana di atas tanah tersebut maka Penggugat membatalkan rencana pembangunan rumah toko (ruko) di atas tanah miliknya tersebut. 6. Bahwa setelah Para Tergugat menerima somasi atau peringatan dari

Penggugat, Tergugatpun tidak lagi meneruskan niatnya untuk mendirikan bangunan di atas tanah milik Penggugat, Penggugat kemudian membuat plang pemberitahuan yang berbunyi: “Tanah ini milik Rosintarya Nainggolan, luas : 185 m² (seratus delapan puluh lima meter persegi) ukuran panjang : 18,5 meter dan lebar : 10 meter, Sertifikat Hak Milik Nomor : 288 tahun 1998”.

7. Bahwa setelah beberapa lama plang pemberitahuan tersebut kemudian dirusak oleh Tergugat, hal tersebut telah dilaporkan ke Polres Tapanuli Tengah, namun Pejabat Polres Tapteng mengatakan bahwa hal tersebut bukan tindak pidana dan mengarahkan Penggugat untuk mendaftarkan gugatannya ke Pengadilan Negeri Sibolga.

8. Bahwa pada bulan Maret 2016 Penggugat mengadukan permasalahan tanah tersebut kepada Lurah Pandan bernama Dedy Panggabean dan meminta agar Kepala Kelurahan Pandan memfasilitasi permasalahan tersebut, namun Kepala Kelurahan Pandan tidak berhasil melakukan mediasi karena Tergugat mempertahankan bahwa tanah tersebut adalah miliknya sekalipun Penggugat telah menunjukkan alasnya berupa sertifikat atas tanah tersebut. 9. Bahwa Penggugat telah berulang kali menegur dan mengingatkan Para

Tergugat baik secara lisan maupun tulisan agar Para Tergugat segera mengosongkan tanah milik Penggugat tersebut karena akan dimanfaatkan Penggugat, namun Para Tergugat tidak mengindahkannya dan tetap bertahan hingga saat gugatan ini diajukan, bahkan beberapa kali plang dibuat oleh Penggugat selalu dirusak oleh Para Tergugat.

10. Bahwa tindakan/perbuatan Para Tergugat yang tanpa hak menguasai tanah yang merupakan milik Penggugat tersebut merupakan perbuatan melawan hukum (onrechtmatigedaad) yang sangat merugikan Penggugat, karena akibat perbuatan Para Tergugat tersebut Penggugat tidak bisa menempati dan menguasai serta memanfaatkan tanah miliknya serta tidak dapat

(4)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

mengambil manfaat ekonomis atas tanah miliknya yang telah Penggugat beli dengan itikad baik dan sesuai dengan ketetentuan hukum yang berlaku. 11. Bahwa adapun kerugian materil dan imateril yang Penggugat alami akibat

perbuatan Para Tergugat menguasai tanah tersebut secara melawan hukum adalah sebesar Rp. 660.000.000,- (enam ratus enam puluh juta rupiah), dengan perincian sebagai berikut:

 Kerugian materil: uang pendapatan sewa tanah/bangunan yang seharusnya diperoleh Penggugat @Rp.20.000.000,- per tahun untuk 2 (dua) pintu rumah toko (Ruko) mulai dari tahun 2010 sampai saat ini x 6 tahun =Rp. 120.000.000,-(seratus dua puluh juta rupiah).

 Untuk mengurusi sengketa tersebut Penggugat telah 20 x datang dari Medan ke Tapanuli Tengah dengan pengeluaran untuk biaya akomodasi dan BBM (Bahan Bakar Minyak) setiap kali datang sebesar Rp.2.000.000,- (dua juta rupiah) maka jumlah ongkos dan biaya akomodasi yang sudah dikeluarkan adalah sebesar Rp.40.000.000,- (empat puluh juta rupiah).

 Kerugian inmaterill : Akibat perbuatan Tergugat, pengugat mengalami tekanan lahir dan bathin, meskipun hal tersebut tidak dapat dinilai dengan uang namun untuk memudahkan perhitungan apabila dinilai dengan uang maka secara nominal dapat dinilai sebesar Rp. 500.000.000,- ( lima ratus juta rupiah).

12. Bahwa Penggugat khawatir Para Tergugat akan mengalihkan tanah dan bangunan terperkara kepada pihak lain, sehingga beralasan kiranya Penggugat meminta agar Majelis Hakim yang mengadili dan memeriksa perkara ini, meletakkan sita (Revindicator beslag) yang akan Penggugat ajukan dalam permohonan tersendiri.

13. Bahwa untuk menjamin agar Para Tergugat dapat mengganti kerugian yang dialami oleh Penggugat akibat penguasaan tanpa hak oleh Para Tergugat, maka sangat beralasan menurut hukum terhadap harta bergerak dan harta tidak bergerak milik Para Tergugat diletakkan sita jaminan (conservatoir beslag) yang untuk hal tersebut akan ditunjuk dan diajukan permohonan secara tersendiri oleh Penggugat.

14. Memerintahkan menurut hukum kepada Tergugat atau siapapun yang menguasai tanah dan bangunan terperkara tersebut dihukum untuk menyerahkan tanah tersebut kepada Penggugat dalam keadaan kosong dan tanpa pembebanan hak apapun.

(5)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

15. Memerintahkan Para Tergugat untuk membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp.1.000.000,- (satu juta rupiah) setiap hari, apabila Tergugat lalai melakasanakan isi putusan ini terhitung sejak putusan atas gugatan ini berkekuatan hukum tetap.

16. Bahwa karena gugatan Penggugat ini didasarkan pada bukti-bukti yang autentik sebagaimana disyaratkan oleh pasal 180 HIR, maka dapat kiranya dijatuhkan putusan yang dapat dijalankan terlebih dahulu untuk itu (uit voorbar bij vooraad) walaupun ada bantahan, banding ataupun kasasi.

Berdasarkan hal-hal yang telah Pengugat kemukakan di atas, dengan ini dimohonkan kiranya Ketua Pengadilan Negeri Sibolga menetapkan hari dan tanggal persidangan, memanggil para pihak yang berperkara guna memeriksa dan mengadili perkara ini, seraya berkenan agar majelis hakim yang terhormat yang memeriksa dan mengadili perkara ini memberi putusan sebagai berikut :

1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya.

2. Menyatakan menurut hukum bahwa Sertifikat Hak Milik Nomor 288/Desa Pandan atas nama Rosintarya Nainggolan adalah sah dan berkekuatan hukum.

3. Menyatakan secara hukum bahwa Penggugat berhak atas sebidang tanah pertapakan rumah seluas 185 m² (seratus delapan puluh lima meter persegi) yang terletak di Jl. Oswald Siahaan, Kelurahan Pandan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Propinsi Sumatera Utara, sebagaimana dimaksud dalam Sertifikat Hak Milik nomor : 288/Kelurahan/Desa Pandan (sekarang Kelurahan Pandan ) yang diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Tengah pada tanggal 30 Maret 1998 dengan ukuran, panjang 18,5 m (delapan belas koma lima meter) dan lebar 10 m (sepuluh meter) dengan batas-batas sebagai berikut :

o Sebelah Utara : berbatasan dengan Jl. Oswald Siahaan.

o Sebelah Timur : berbatasan dengan tanah Viktor Sitanggang.

o Sebelah Selatan : berbatasan dengan tanah Norbet Sinulingga.

o Sebelah Barat : berbatasan dengan tanah Anto Aritonang. 4. Menyatakan secara hukum bahwa Para Tergugat yang menguasai dan

membangun rumah sederhana dan menempatkan material di atas tanah tersebut adalah merupakan Perbuatan Melawan Hukum (Onrechmatigedaad) sebagaimana diatur dan dimaksud dalam pasal 1365 KUH Perdata yang merugikan Penggugat.

(6)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

5. Menyatakan sah dan berharga sita jaminan (conservatoir beslag) yang diletakkan dalam perkara ini.

6. Menyatakan bahwa semua bukti surat yang diajukan Para Tergugat atas tanah terperkara adalah tidak berkekuatan hukum.

7. Menghukum Tergugat I dan Tergugat II atau siapapun yang menguasai tanah tersebut secara melawan hak, untuk menyerahkan tanah tersebut kepada Pengugat secara sukarela tanpa pembebanan hak apapun dan bila perlu dengan menggunakan aparat hukum.

8. Menghukum Tergugat I dan Tergugat II secara tanggung renteng untuk membayar kerugian yang dialami Pengugat sebesar Rp.660.000.000,- (enam ratus enam puluh juta rupiah) dengan perincian sebagai berikut:

 Kerugian materill: uang pendapatan sewa tanah/bangunan yang seharusnya diperoleh Penggugat @Rp.20.000.000,- pertahun mulai dari tahun 2010 sampai saat ini x 6 tahun =Rp. 120.000.000,-(seratus delapan puluh juta rupiah).

 Untuk mengurusi sengketa tersebut Penggugat telah 20 x datang dari Medan ke Tapanuli Tengah dengan pengeluaran Rp2.000.000,- (dua juta rupiah) setiap kali datang maka jumlah ongkos-ongkos dan biaya akomodasi yang sudah dikeluarkan adalah sebesar Rp.40.000.000,- (tiga puluh juta rupiah)

 Kerugian immateril: dengan nominal sebesar Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).

9. Menguhukum Tergugat I dan Tergugat II secara tanggung renteng untuk membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp.1.000.000 (satu juta rupiah) setiap hari keterlambatan apabila Tergugat lalai memenuhi putusan dimaksud terhitung sejak perkara ini telah berkekuatan hukum tetap.

10. Menghukum Para Tergugat untuk mematuhi putusan ini dengan segala akibat hukumnya.

11. Menghukum Para Tergugat untuk membayar segala biaya yang timbul dalam perkara ini.

Subsider : apabila Majelis Hakim berpendapat lain, mohon putusan

yang seadil-adilnya (ex aequo et bono).

Menimbang, bahwa terhadap gugatan Penggugat tersebut Para Tergugat memberikan jawaban pada pokoknya sebagai berikut:

1. Bahwa Para Tergugat menolak secara tegas seluruh dalil Penggugat kecuali atas pengakuan yang jelas tegas;

(7)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

2. Bahwa apa yang dikemukakan Penggugat adalah tidak benar, supaya Majelis Hakim tidak terkecoh oleh dalili-dalil Penggugat, maka dengan ini Para Tergugat perlu mengemukakan hal-hal yang sebenarnya sebagai berikut:

3. Bahwa dalil gugat Penggugat pada point 1-2 yang pada pokoknya mengatakan bahwa Penggugat adalah pemilik yang sah atas sebidang tanah kering berupa pertapakan rumah seluas 185 M2 yang terletak di Jl. Oswald Siahaan, Kelurahan Pandan, Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah... dst, adalah sangan kePDan (terlalu percaya diri), dimana Penggugat dalam gugatannya adalah salah objek perkara, bahwa Para Tergugat tidak ada memiliki tanah atau menguasai tanah yang terletak di Jl. Oswald Siahaan, Kelurahan Pandan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah dengan ukuran 185 M2, dan yang sebenarnya Para Tergugat memiliki tanah seluas 200 M2 yang terletak dahulu disebut Desa Pandan, Kecamatan Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan sekarang Jln. Oswald Siahaan, Kelurahan Aek Tolang, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah dengan batas-batas sebagi berikut:

- Utara : Jalan Oswald Siahaan

- Timur : Parit

- Selatan : Tanah milik N. Sinulingga

- Barat : Tanah milik N. Sipahutar

Dan tanah tersebut diperoleh Para Tergugat dari Salbiah Naipospos sesuai dengan AKTA JUAL BELI No: 154/AJB/CSB/1989 yang dibuat dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)pada tanggal 10 Juni 1989;

4. Bahwa sejak Para Tergugat mengganti rugi tanah tersebut kepada Salbiah Naipospos, Para Tergugat langsung menguasai tanah tersebut dengan cara membuat pondasi tanah dan membersihkan tanah tersebut dari tanaman-tanaman liar dan tidak ada yang keberatan;

5. Bahwa dalil gugatan Penggugat point 6-9, adalah tidak benar, dimana selama ini Penggugat sama sekali tidak pernah turun kee objek perkara dan tidak pernah hadir dalam pertemuan mediasi di Kelurahan, dan sangat diragukan bahwa Penggugat sebenarnya tidak mengetahui lokasi tanah yang dibeli Penggugat karena diduga Penggugat membeli tanah hanya diatas kertas dan tidak mencek keberadaan/lokasi tanah yang dibeli sehingga Penggugat hanya menunjuk berdasarkan surat bukan fisik, dan

(8)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

tiba-tiba Penggugat muncul di Pengadilan Negeri Sibolga yang mengaku-ngaku sebagai pemilik objek perkara;

6. Bahwa sangatlah tidak masuk akal Penggugat mengaku bahwa objek perkara adalah milik Penggugat dengan dasar telah terjadi jual beli tanggal 13 Desember 2004 antara Penggugat dengan Sinur Lumbantobing, sementara Para Tergugat telah memiliki tanah tersebut sejak tahun 1989 dan sejak itu tidak ada orang yang keberatan atas kepemilikan tanah dari Para Penggugat;

7. Bahwa krena gugatn Penggugat tidak berdasarkan atas bukti-bukti yang kuat serta tidak berdasar menurut hukum, maka tuntutan Penggugat untuk meletakkan sita jaminan atas tanah terperkara sangat tidak beralasan menurut hukum, dan oleh karenanya haruslah ditolak dan atau dikesampingkan, dan sangat beralasan untuk membebankan biaya perkara kepada Para Penggugat;

Maka berdasarkan alasan-alasan tersebut diatas dimohon dengan hormat sudilah kiranya Majelis Hakim memutuskan:

- Menolak gugatanPenggugat untuk seluruhnya;

- Membebankan kepada Penggugat seluruh biaya yang timbul dalam perkara ini;

Sudsidair:

Atau apabila Hakim Majelis berpendapat lain, mohon Putusan yang seadil-adilnya;

Menimbang bahwa atas Gugatan Penggugat tersebut Pengadilan Negeri Sibolga telah menjatuhkan putusan Nomor 31/Pdt.G/2016/PN Sbg, tanggal 23 Mei 2017 yang amarnya sebagai berikut:

1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian;

2. Menyatakan Sertifikat Hak Milik Nomor 288/Desa Pandan atas nama Rosintarya Nainggolan adalah sah dan berkekuatan hukum;

3. Menyatakan bahwa Penggugat berhak atas sebidang tanah seluas 185 m² (seratus delapan puluh lima meter persegi) yang terletak di Jl. Oswald Siahaan, Kelurahan Pandan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Propinsi Sumatera Utara, sebagaimana dimaksud dalam Sertifikat Hak Milik nomor: 288/Kelurahan/Desa Pandan (sekarang Kelurahan Pandan) yang diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Tengah pada tanggal 30 Maret 1998 dengan ukuran, panjang 18,5 m

(9)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

(delapan belas koma lima meter) dan lebar 10 m (sepuluh meter) dengan batas-batas sebagai berikut :

 Sebelah Utara : berbatasan dengan Jl. Oswald Siahaan.

 Sebelah Timur : berbatasan dengan tanah Viktor Sitanggang.

 Sebelah Selatan : berbatasan dengan tanah Norbet Sinulingga.

 Sebelah Barat : berbatasan dengan tanah Anto Aritonang.

4. Menyatakan bahwa perbuatan Para Tergugat yang menguasai dan membangun rumah sederhana dan menempatkan material di atas tanah tersebut merupakan Perbuatan Melawan Hukum (Onrechmatigedaad); 5. Menghukum Tergugat I dan Tergugat II atau siapapun yang menguasai

tanah tersebut secara melawan hak, untuk menyerahkan tanah tersebut kepada Pengugat secara sukarela tanpa pembebanan hak apapun dan bila perlu dengan menggunakan aparat hukum;

6. Menghukum Para Tergugat untuk membayar biaya perkara yang sampai hari ini ditetapkan sejumlah Rp 2.156.000,00 (dua juta seratus lima puluh enam ribu rupiah);

7. Menolak gugatan Penggugat selain dan selebihnya;

Menimbang bahwa berdasarkan Akta Permohonan Banding Nomor 31/Pdt.G/2016/PN Sbg yang dibuat oleh ASLAM IRFAN DAULAY, SH Wakil Panitera Pengadilan Negeri Sibolga yang menerangkan bahwa Kuasa Tergugat I dan II telah menyatakan banding terhadap putusan Pengadilan Negeri Sibolga Nomor: 31/Pdt.G/2016/PN Sbg, tanggal 23 Mei 2017 dan telah diberitahu kepada Kuasa Terbanding semula Penggugat pada tanggal 20 Juni 2017;

Menimbang bahwa Jurusita Pengadilan Negeri Sibolga telah memberitahukan kepada Kuasa Pembanding semula Kuasa Tergugat I dan II dan kepada Kuasa Terbanding semula Kuasa Penggugat untuk diberi kesempatan mempelajari berkas perkara dalam tenggang waktu 14 (empat belas) hari setelah diterimanya pemberitahuan ini;

TENTANG PERTIMBANGAN HUKUM

Menimbang bahwa permohonan banding dari Pembanding semula Tergugat I dan II telah diajukan dalam tenggang waktu dan menurut tata cara serta persyaratan yang ditentukan Undang-Undang, oleh karena itu permohonan banding tersebut secara formal dapat diterima;

(10)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Menimbang, bahwa setelah memeriksa dan meneliti secara seksama berkas perkara dan salinan resmi putusan Pengadilan Negeri Sibolga Nomor : 31/Pdt.G/2016 /PN.Sbg, tanggal 23 Mei 2017, maka Pengadilan Tinggi berpendapat bahwa pertimbangan dan putusan Pengadilan Tingkat Pertama telah tepat dan benar sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, oleh karenanya diambil alih menjadi pertimbangan sendiri dalam mengadili perkara aquo pada tingkat banding;

Menimbang, bahwa dari uraian tersebut diatas maka putusan Pengadilan Negeri Sibolga Nomor: 31/Pdt.G/2016/PN Sbg, tanggal 23 Mei 2017 yang dimintakan banding tersebut dapat dipertahankan dan dikuatkan;

Menimbang, bahwa oleh karena Pembanding semula Tergugat I, Tergugat II sebagai pihak yang kalah, maka dihukum membayar biaya perkara dalam kedua tingkat peradilan;

Mengingat, RBg. Undang RI Nomor 48 Tahun 2009, Undang-Undang RI No.49 Tahun 2009, Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 serta Peraturan lain yang bersangkutan;

M E N G A D I L I

- Menerima permohonan banding dari Kuasa Hukum Pembanding semula Tergugat I dan II

- Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Sibolga Nomor: 31/Pdt.G/2016/PN Sbg, tanggal 23 Mei 2017 yang dimohonkan banding tersebut;

- Menghukum Pembanding semula Tergugat I, Tergugat II, secara tanggung renteng untuk membayar biaya perkara dalam kedua tingkat peradilan, yang untuk tingkat banding ditetapkan sejumlah Rp150.000.- (Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah).

Demikian diputuskan dalam rapat permusyawaratan Majelis Hakim

Pengadilan Tinggi Medan pada hari Senin tanggal 12 Februari 2018 oleh kami: Arifin Rusli Hutagaol sebagai Hakim Ketua, Ahmad Sukandar, S.H, M.H dan Sumartono, S.H, M.Hum masing-masing sebagai

Hakim Anggota, putusan tersebut diucapkan pada hari ini: Rabu, tanggal 28 Februari 2018, di dalam sidang yang terbuka untuk umum oleh

(11)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Herman Sebayang, S.H sebagai Panitera Pengganti, tanpa dihadiri oleh para pihak yang berperkara.

Hakim Anggota Hakim Ketua

dto dto

1. Ahmad Sukandar, S.H, M.H Arifin Rusli Hutagaol dto 2. Sumartono, S.H, M.Hum Panitera Pengganti dto Herman Sebayang, S.H.

Perincian ongkos perkara:

Meterai --- : Rp 6.000,- Redaks --- : Rp 5.000,- Pemberkasan ---: Rp 139.000.-

Jumlah--- : Rp. 150.000,- (Seratus lima puluh ribu rupiah).

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :