• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rencana Pembelajaran Semester (RPS)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Rencana Pembelajaran Semester (RPS)"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

Subjek: Filsafat Penggembalaan

Filename:

RPS-Filsafat_Penggembalaan_2021

Versi: 1

Tanggal: 13 Agustus 2021

Rencana Pembelajaran Semester (RPS)

Program Studi: Sarjana Ilmu Teologi (Filsafat Keilahian) Mata Kuliah: Filsafat Penggembalaan

Bobot/Sks: 2 sks

Kode Mata Kuliah: PGM180220

Sifat: Wajib, wilayah klasik.

Prasyarat: —

Semester Gasal / 2021-22

Masa Perkuliahan/

Pembelajaran: 20 Agustus – 3 Desember 2021 Jumlah Pertemuan: 16 kali pertemuan via Zoom Hari Kuliah: Jumat, pukul 7.30 – 9.10 Ruang Kuliah: Virtual room, Zoom.

Dosen Pengampu: Aart van Beek Simon Rachmadi

SRch — 1

(2)

A. Tujuan Mata Kuliah

Mahasiswa cakap dalam berteologi secara pastoral sehingga mampu mengkonstruksi refleksi teologi pastoral kontekstual dalam rangka memahami dan menyikapi berbagai masalah kemanusiaan yang terjadi dalam hidup sehari-hari secara bertanggung jawab.

B. Deskripsi Isi Mata Kuliah

Mata kuliah ini dirancang berdasarkan pemahaman tentang teologi pastoral sebagai jenis teologi konstruktif-kontekstual yang menjadikan pengalaman sebagai objek formal dan objek material dalam proses berteologi. Untuk itu, berbagai masalah kemanusiaan yang terjadi di tengah masyarakat akan dijadikan sebagai titik berangkat (point of departure) sekaligus sebagai sasaran akhir dalam proses berteologi pastoral. Diharapakan melalui proses berteologi seperti ini, refleksi teologi pastoral yang dihasilkan bermanfaat sebagai dasar dan arah teologis yang dapat dipertanggungjawabkan dalam menyikapi berbagai persoalan kemanusiaan yang dialami dalam hidup sehari-hari.

C. Capaian Pembelajaran Lulusan1 (1) Sikap2

1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;

2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,moral, dan etika;

3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;

4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;

5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;

6. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;

7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;

8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;

9. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;

10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.

(2) Pengetahuan3

1. Menguasai konsep teoritis Ilmu Teologi (Filsafat Keilahian) secara komprehensif dan mendalam.

2. Menguasai pokok-pokok pemikiran Ilmu Teologi (Filsafat Keilahian) dalam tradisi Kristiani melalui analisis tentang manusia, kosmos dan sosialitas dalam hubungan dengan misteri Yang Transenden.

3. Menguasai metodologi Ilmu Teologi (Filsafat Keilahian) dengan visi membangun interaksi metodologis, kritis dan konstruktif dengan ilmu-ilmu lain.

(3) Keterampilan Umum4

1. Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks

1 Mengacu: Profil Lulusan STFTJ dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi

2 Dirumuskan berdasarkan “rumusan sikap” di dalam Permen-Ristekdikti No. 44 Tahun 2015, tentang Standar Nasional Perguruan Tinggi, bagian Lampiran.

3 Dirumuskan berdasarkan “rumusan pengetahuan” di dalam Kesepakatan Capaian Pembelajaran Minimal yang ditetapkan oleh Asosiasi Ahli-ahli Filsafat Keilahian Indonesia, dalam lokakarya di Yogyakarta tanggal 22-23 Januari 2018.

(3)

SRch — 3 pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;

2. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;

3. Mampu mengkaji implementasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdaarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni, menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya ke laman perguruan tinggi;

4. Mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

5. Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;

6. Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya;

7. Mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya;

8. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri;

9. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

(4) Keterampilan Khusus5

1. Mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip keilmuan Ilmu Teologi (Filsafat Keilahian) berdasarkan identifikasi kebutuhan dan perencanaan strategis secara kontekstual dan transformatif ke dalam bentuk-bentuk pelayanan holistik dalam komunitas religius dan masyarakat dengan pendekatan interdisipliner.

2. Mampu membuat desain pemberdayaan komunitas religius dan masyarakat berdasarkan deskripsi fakta, analisis masalah, refleksi filosofis keilahian dan aksi solutif berbasis kelokalan dengan menyadari kompleksitas persoalan global dengan memanfaatkan dukungan ilmu-ilmu lain yang relevan.

3. Mampu menuangkan pemikiran logis, sistematis dan komprehensif dalam bentuk tulisan ilmiah dalam bidang Ilmu Teologi (Filsafat Keilahian) dan mampu mengkomunikasikannya kepada masyarakat luas secara tertulis dalam perlbagai wahana publikasi maupun lisan dalam pelbagai forum ilmiah.

4. Mampu membangun jejaring dan dialog dalam lingkup pelayanan komunitas religius dan masyarakat luas dan mengembangkan relasi persahabatan dalam masyarakat majemuk.

D. Capaian Pembelajaran Mata Kuliah

Setiap peserta mata kuliah ini akan dibentuk untuk memiliki kemampuan sebagai berikut:

1. Mampu menjelaskan perkembangan filsafat/teologi pastoral secara global dan dalam konteks Indonesia.

2. Mampu menjelaskan metodologi filsafat penggembalaan.

3. Mampu menjelaskan apa itu filsafat penggembalaan dalam perspektif psikologi dan teologi.

4. Mampu menjelaskan apa itu filsafat penggembalaan dalam perspektif kebudayaan dan

4 Dirumuskan berdasarkan “rumusan keterampilan umum program sarjana” di dalam Permen-Ristekdikti No. 44 Tahun 2015, tentang Standar Nasional Perguruan Tinggi, bagian Lampiran.

5 Dirumuskan berdasarkan “rumusan keterampilan khusus” di dalam Kesepakatan Capaian Pembelajaran Minimal yang ditetapkan oleh Asosiasi Ahli-ahli Filsafat Keilahian Indonesia, dalam lokakarya di Yogyakarta tanggal 22-23 Januari 2018.

(4)

hermeneutika.

5. Mampu menjelaskan pentingnya implementasi teologi pastoral secara holistik.

6. Mampu menjelaskan fungsi filsfat penggembalaan dalam pelayanan pastoral/kependetaan.

7. Mampu menjelaskan fungsi filsafat penggembalaan bagi pelayanan terhadap penderita krisis.

8. Mampu menjelaskan fungsi filsafat penggembalaan bagi pelayanan terhadap kaum marjinal.

9. Mampu menjelaskan fungsi filsafat penggembalaan bagi pelayanan terhadap penderita trauma dan adiksi.

10. Mampu menjelaskan fungsi filsafat penggembalaan bagi pelayanan terhadap isu-isu “seks” dan

“keluarga”.

11. Mampu menjelaskan fungsi filsafat penggembalaan bagi pelayanan terhadap orang sakit

12. Mampu menjelaskan fungsi filsafat penggembalaan bagi pelayanan terhadap orang yang berdukacita 13. Mampu menjelaskan fungsi filsafat penggembalaan bagi pengenalan diri (personalitas, kepribadian) E. Topik-topik Bahasan Mata Kuliah

1. Perkembangan filsafat/teologi pastoral secara global dan dalam konteks Indonesia.

2. Metodologi filsafat penggembalaan.

3. Filsafat penggembalaan dalam perspektif psikologi dan teologi.

4. Filsafat penggembalaan dalam perspektif kebudayaan dan hermeneutika.

5. Implementasi teologi pastoral secara holistik.

6. Pelayanan pastoral/kependetaan.

7. Pelayanan terhadap penderita krisis.

8. Pelayanan terhadap kaum marjinal.

9. Penderita trauma dan adiksi.

10. Isu-isu “seks” dan “keluarga”.

11. Pelayanan terhadap orang sakit

12. Pelayanan terhadap orang yang berdukacita 13. Pengenalan diri (personalitas, kepribadian)

F. Strategi untuk Mencapai Keseluruhan Capaian Pembelajaran

Untuk meraih capaian-capaian pembelajaran tersebut di atas, maka jajaran topik dalam mata kuliah ini akan diolah dengan cara:

1. Kuliah

2. Kerja kelompok 3. Test formatif (UTS)

4. Membuat artikel akademis (UAS) G. Tagihan Mata Kuliah

Untuk mendukung tercapainya capaian-capaian pembelajaran tersebut di atas, melalui pengalaman belajar intensif yang sifatnya personal, maka tagihan-tagihan (tugas-tugas) yang diberikan kepada para peserta mata kuliah ini adalah:

1. Tugas membaca literatur untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi sesi-sesi perkuliahan 2. Tugas kelompok untuk melatih kerjasama (team work)

3. Tugas membuat artikel akademis di akhir perkuliahan.

H. Penilaian

Aneka tagihan tersebut di atas diolah menjadi sarana evaluasi yang ukuran numeriknya adalah sebagai berikut:

(5)

SRch — 5

I. Peraturan Kelas dalam Mata Kuliah Ini

1. Baik dosen maupun mahasiswa tidak boleh melakukan plagiarisme dalam arti:

a. plagiarisme langsung (copy-paste tanpa mencantumkan sumber) b. plagiarisme gagasan (parafrase tanpa mencantumkan sumber)

c. plagiarisme karena “membuatkan/dibuatkan-oleh orang lain” dalam pelaksanaan tugas karyatulis.

2. Baik dosen maupun mahasiswa wajib hadir secara tepat waktu.

3. Baik dosen maupun mahasiswa wajib hadir minimal 75% dari keseluruhan waktu tatap muka pembelajaran.6

a. Jika mahasiswa hadir kurang dari 75% dari keseluruhan waktu tatap muka pembelajaran, ia tidak diperkenankan mengikuti UAS atau tugas lain yang setara dengan itu.

b. Jika dosen berhalangan hadir, ia wajib memberikan waktu pengganti, atau tugas terstruktur pengganti kehadiran dosen, berdasarkan kesepakatan dengan seluruh peserta mata kuliah.

c. Jika dosen hadir kurang dari 75% dari keseluruhan waktu tatap muka pembelajaran, ia tidak boleh menyelenggarakan UAS, dan proses penilaian harus dilakukan pada semester berikutnya berdasarkan keputusan Rapat Senat.

4. Hari libur nasional tidak diperhitungkan sebagai bagian dari proses “tatap-muka,” namun tetap diperhitungkan sebagai bagian dari minggu-perkuliahan/pembelajaran (i.e., hari libur nasional diperhitungkan di dalam RPS sebagai bagian dari proses belajar mandiri dan penugasan struktural dalam proses pembelajaran).

5. Aneka tagihan (tugas-tugas) wajib diserahkan atau diunggah dengan tidak melampaui deadline.

Setiap keterlambatan akan dikenai sanksi sebagai berikut:7

a. Keterlambatan sampai dengan tiga hari akan mendapat pengurangan 5 poin.

b. Keterlambatan antara empat sampai dengan tujuh hari akan mendapatkan pengurangan 15 poin.

c. Keterlambatan lebih dari tujuh hari akan dinyatakan gagal, kecuali mendapatkan dispensasi dari Rapat Tim Akademik di bawah pimpinan Waket-1.

6. Setiap tagihan—yang diserahkan oleh mahasiswa—wajib dikembalikan oleh pihak dosen dengan bubuhan nilai yang diberikan atasnya.8

7. Rubrik yang dipakai untuk menilai setiap tagihan—yang wujudnya karyatulis—yang diserahkan oleh mahasiswa adalah sebagai berikut:9

6 Mengaku Kitab Peraturan 2015, hlm. 125.

7 Mengacu Kitab Peraturan 2015, hlm. 137.

8 Mengacu Kitab Peraturan 2015, hlm. 137.

9 Mengacu Kitab Peraturan 2015, hlm. 139. Untuk tagihan yang wujudnya non-karyatulis, kriteria penilaiannya ditentukan sendiri oleh dosen pengampu mata kuliah.

(6)

(a) Teknik penulisan 15% dengan skala 5–15

(b) Sumber-sumber 20% dengan skala 10–20

(c) Kandungan isi: Informasi, data, refleksi

50% dengan skala 10–50

(d) Manfaat: Originalitas, novelti 15% dengan skala 5–15 8. Tentang penilaian:

a. Dosen wajib memberikan laporan penilaian sementara pada minggu kesembilan masa perkuliahan/pembelajaran.

b. Dosen wajib memberikan keseluruhan nilai-akhir mata kuliah selambat-lambatnya pada tujuh hari sesudah masa UAS.

c. Yang dilaporkan dalam proses penilaian adalah:

i. Angka numerik yang mengindikasikan tingkat ketuntasan capaian pembelajaran.

ii. Huruf nilai yang mengindikasikan tingkat ketuntasan capaian pembelajaran.

iii. Naratif singkat yang mendeskripsikan tingkat ketuntasan CPM (capaian pembelajaran mata kuliah) dan CPL (capaian pembelajaran lulusan) dalam hal: sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus.

d. Mahasiswa berhak mendapatkan feedback atas tugas-tugas yang diserahkannya, dan atas detail penilaian yang diberikan oleh dosen kepadanya.

9. Dosen dan mahasiswa dilarang merokok di lingkungan kampus STFTJ.

10. Sesudah perkuliahan/pembelajaran berakhir, kebersihan dan kerapihan kelas harus tetap terjaga.

Jangan sampai ada sampah yang ketinggalan. Jangan sampai susunan kursi tidak beraturan. Papan tulis harus bersih dari coretan.

J. Bibliografi Mata Kuliah Ini Tersedia di Perpustakaan STFTJ

Beek, Aart van. 2001. Pendampingan Pastoral. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Clinebell, Howard. 2002. Tipe-Tipe Dasar Pendampingan dan Konseling Pastoral. Yogyakarta/Jakarta:

Kanisius / BPK Gunung Mulia.

Doehring, Carrie. 2015. The Practice of Pastoral Care: A Postmodern Approach. Revised, Expanded ed.

edition. Louisville, Kentucky: Westminster John Knox Press.

Fowler, James W. 1995. Stages of Faith: The Psychology of Human Development and the Quest for Meaning.

Revised ed. edition. HarperOne.

Homes, Tjaard, dan Gerrit Singgih. 1992. Teologi dan Praksis Pastoral: Antology Teologi Pastoral. Jakarta:

BPK Gunung Mulia.

Kornfeld, Margaret. 2000. Cultivating Wholeness: A Guide to Care and Counseling in Faith Communities.

Revised edition. New York; London: Continuum.

Bessel van der Kolk. 2015. The Body Keeps the Score: Brain, Mind, and Body in the Healing of Trauma. Reprint edition. New York, NY: Penguin Books.

Moschella, Mary Clark. 2008. Ethnography As A Pastoral Practice: An Introduction. Cleveland, Ohio: Pilgrim Press.

Pickering, Sue. 2008. Spiritual Direction: A Practical Introduction. London: Hymns Ancient & Modern Ltd.

(7)

SRch — 7 Richardson, R. W. 1996. Creating a Healthier Church (Text Only). FORTRESS PRESS.

Rogers, Andrew P. 2016. Congregational Hermeneutics: How Do We Read? 1st edition. Routledge.

Simanjuntak, Julianto, dan Roswitha Ndraha. 2002. Mencinta Hingga Terluka. Jakarta: Gramedia.

Susanto, Daniel. 2006. Pelayanan Pastoral di Indonesia pada Masa Transisi. Jakarta: UPI STT Jakarta.

Whitehead, James D., and Evelyn Eaton Whitehead. 1995. Method in Ministry: Theological Reflection and Christian Ministry. Revised and Updated ed. edition. Kansas City: Sheed & Ward.

Wiryasaputra, Totok. 2003. Mengapa Berduka. Yogyakarta: Kanisius.

Beek, Aart van. 1996. Cross-Cultural Counseling. Augsburg Fortress Publishers.

Google drive

Harbaugh, Gary L. 1984. Pastor as Person: Maintaining Personal Integrity in the Choices and Challenges of Ministry. Augsburg Books.

Perlu dibeli

Drummond, Sarah B. 2009. Holy Clarity: The Practice of Planning and Evaluation. Illustrated edition.

Herndon, VA: Rowman & Littlefield Publishers.

Beek, Aart van. 1996. Cross-Cultural Counseling. Augsburg Fortress Publishers.

Dueck, Alvin. 2009. Peaceable Psychology: Christian Therapy in a World of Many Cultures. 1st. edition. Grand Rapids, Mich: Brazos Press.

Egan, Gerard. 1990. The Skilled Helper: A Systematic Approach to Effective Helping, Fourth Edition. 4th edition. Pacific Grove, Calif: Brooks/Cole Pub. Co.

Grant, Brian, and Richard L. Dayringer. 2014. A Theology for Pastoral Psychotherapy: God’s Play in Sacred Spaces. 1st edition. Routledge.

Heitink, Gerben. 1999. Teologi Praktis: Pastoral Dalam Era Modernitas-Postmodernitas. Yogyakarta: Kanisius.

Miller-McLemore, Bonnie J. 1834. Christian Theology in Practice: Discovering a Discipline. Grand Rapid, Michigan: Eerdmans.

Oswald, Roy M. 1995. Clergy Self-Care: Finding a Balance for Effective Ministry. Washington, D.C.: Rowman

& Littlefield Publishers.

Richardson, Ronald W. 2004. Becoming a Healthier Pastor: Family Systems Theory and the Pastor’s Own Family.

Illustrated edition. Minneapolis: Fortress Press.

Wimberly, Edward P., and Tapiwa N. Mucherera. 2019. Recalling Our Own Stories: Spiritual Renewal for Religious Caregivers. 1st edition. Minneapolis, Minnesota: Fortress Press.

Cordeiro, Wayne. 2010. Leading on Empty: Refilling Your Tank and Renewing Your Passion. Bethany House Publishers.

Cron, Ian Morgan, and Suzanne Stabile. 2016. The Road Back to You: An Enneagram Journey to Self- Discovery. Downers Grove: IVP Books.

Grzanka, Patrick R., ed. 2019. Intersectionality: Foundations and Frontiers. 2nd edition. New York: Routledge.

Sue, Derald Wing, David Sue, Helen A. Neville, and Laura Smith. 2019. Counseling the Culturally Diverse:

Theory and Practice. 8th edition. Hoboken, NJ: Wiley.

(8)

K. Satuan Acara Perkuliahan/Pembelajaran

Terlampir

L. Pengesahan

RPS ini dibuat oleh Aart van Beek dan Simon Rachmadi, untuk diusulkan sebagai dokumen penyelenggaraan prodi Sarjana Teologi/Filsafat Keilahian STFTJ pada tanggal 13 Agustus 2021

(9)

No. Tanggal Sesi Topik CaPel MatKul

(Indikator) Substansi Kajian Kegiatan Waktu

(menit) Sumber dan/atau

Media Tagihan,

tugas Notes

A. Tinjauan Umum

1 20 Agu i RPS: Tujuan,

ruang lingkup, materi, strategi, dan evaluasi perkuliahanmm

Mendalami RPS Menyusun kontrak belajar

50 RPS

ii Pengantar: Apa itu filsafat penggembalaan

MAMPU MENJELASKAN APA YANG MENJADI STRATEGI KULIAH INI. MAMPU MENJELASKAN APA YANG DIHARAPKAN DARI MAHASISWA. MAMPU MENJELASKAN PERBEDAAN ANTARA INDUKTIF DAN DEDUKTIF DALAM FILSAFAT PENGGEMBALAAN. MAMPU MENJELASKAN FUNGSI2 PASTORAL. MAMPU MENJELASKAN PERBEDAAN ANTARA FPI DAN FP2.

Dinamika

induktif/deduktif, fungsi-fungsi pastoral, kehadiran, penjelasan konsep FP I dan II, tugas mahasiswa.

Kuliah, kerja mandiri, diskusi.

50 Tjaard Hommes “Refleksi teologis dan Pelayanan Pastoral” (dalam Hommes dan Singgih: Teologi dan Praksis Pastoral: Antology Teologi Pastoral, Howard Clinebell: Tipe-Tipe Dasar Pendampingan dan Konseling Pastoral (“Model Penggembalaan…” Bab II, hal 31-58) dan Carrie Doehring, The Practice of Pastoral Care

(Introduction,hal 1-10.)

Literatur-001 Literatur-002 Literatur 003

2 27 Agu Menjelaskan

perkembangan filsafat/teologi pastoral secara global dan di dalam konteks Indonesia.

CAPEL: MAMPU MENJELASKAN FILSAFAT PENGGEMBALAAN ALKITABIAH

TRADISIONAL. MAMPU MENJELASKAN PERBEDAAN ANTARA PENDEKATAN EROPA DAN AMERIKA UTARA DALAM FILSAFAT PENGGEMBALAAN.

MAMPU MENJELASKAN TANTANGAN TEOLOGI PASTORAL DI INDONESIA.

Pendekatan Alkitabiah, teologi pastoral Eropa, teologi pastoral Amerika, teologi pastoral Indonesia, pasca-kolonialisme, kontekstualisasiKuli ah, kerja mandiri, diskusi.

Kuliah, kerja mandiri, diskusi.

100 Bacaan: Daniel Susanto: Pelayanan Pastoral di Indonesia Pada Masa Transisi (keseluruhan); Aart van Beek:

Pendampingan Pastoral

(Pendahuluan, Bab I dan Bab II (hal 1- 44).

(10)

No. Tanggal Sesi Topik CaPel MatKul

(Indikator) Substansi Kajian Kegiatan Waktu

(menit) Sumber dan/atau

Media Tagihan,

tugas Notes

3 3 Sep Menjelaskan

filsafat

penggembalaan secara

metodologis

CAPEL: MAMPU MENYEBUTKAN DAN MENJELASKAN KONSEP2 YANG DIBUTUHKAN UNTUK TEOLOGI PASTORAL DALAM KONTEKS, MAMPU MENJELASKAN KONSEP TEOLOGIS PASTORAL, TERMASUK YANG BERKAITAN DENGAN TEOLOGI SISTEMATIS.

Semua konsep analitis, dan refleksi teologis pastoral, dan sistematika pastoral yang perlu dikuasai dalam konteks.

Kuliah, kerja mandiri, diskusi.

100 Bacaan: Whitehead:

Method in Ministry (Pastoral Reflection: 1: A model and a method) Mary Clark Moschella:

Ethnography (Introduction, hal. 1-18)); Bonnie Miller- McLemore: Christian Theology in Practice (Bab 1 The living Web and the State of Pastoral Theology (hal 25-45).

4 10 Sep Filsafat

penggembalaan dalam cahaya psikologi dan sosiologi

Mampu menjelaskan konsep-konsep psikologis yang berguna untuk memahami dan menganalisis

penggembalaan dalam konteks. Mampu menjelaskan konsep- konsep sosiologis yang berguna dalam memahami dan menganalisis

penggembalaan dalam konteks.

Semua konsep psikologis/sosial yang perlu dikuasai untuk menjalankan teologi pastoral dalam konteks.

Kuliah, kerja mandiri, diskusi.

100 van Beek(Pendampingan Pastoral, Bab IV (Hal. 65- 88)), James Fowler:

Stages of faith ( 13, Structural-Developmental Theories and Faith (hal 98-105), 14. Psychosocial Development and Faith (hal 106-114)).

5 17 Sep Filsafat

penggembalaan dan kebudayaan serta

hermeneutika

Mampu menjelaskan konsep-konsep antropologis yang berguna untuk memahami dan menganalisis

penggembalaan dalam konteks. Mampu menjelaskan perspektif hermeneutika yang berguna dalam memahami dan menganalisis

penggembalaan dalam konteks.

Semua konsep antropologis dan hermeneutika pastoral yang dibutuhkan untuk teologi pastoral dalam konteks.

Kuliah, kerja mandiri, diskusi.

100 van Beek:

Pendampingan Pastoral (BAB III, hal 45-64) van Beek: Cross-Cultural Counseling, Bab 3,4,5 (Hal 38-67).

(11)

Page — 11

No. Tanggal Sesi Topik CaPel MatKul

(Indikator) Substansi Kajian Kegiatan Waktu

(menit) Sumber dan/atau

Media Tagihan,

tugas Notes

6 24 Sep Implementasi

teologi pastoral secara holistik

mampu untuk membaca naskah bersifat pastoral teologis secara kritis dalam cahaya diskusi dari session2 matakuliah ini yang sebelumnya.

Mampu untuk mulai menetrapkan semua konsep yang muncul dalam session2 matakuliah ini yang sebelumnya.

Semua konsep teologis dan inter- disipliner dalam implementasi pada kasus dan tulisan

Diskusi

kelompok 100 Yulianto/ Roswitha Bab 1-4 (hal 1-56) serta

Kasus dua halaman dari

setiap kelompok (@

4 orang)

Jatah pelaporan: 3 kelompok diundi (?)

7 1 Okt UTS: tes formatif 100

B. Permasalahan Khusus (A perlu dihubungkan dengan B)

8 8 Okt Filsafat

penggembalaan dan fungsi pelayanan pastoral/

kependetaan

Mampu menjelaskan bagaimana sikap dan ketrampilan pastoral mewarnai dan mempengaruhi semua fungsi pelayanan pendeta. Mampu menjelaskan bagaimana kekurangan dalam sikap dan ketrampilan pastoral membawa dampak yang negatif pada pelayanan pendeta.

Sikap konsekuen, fungsi nabi, fungsi pastor, fungsi imam,

penatalayanan, manajemen, kepempimpinan,

“boundaries”

(batas-batas), isu- isu, kerohanian, homiletika.

Kuliah, kerja mandiri, diskusi.

100 Sue Pickering:

Spiritual Direction, (dalam 1. What is Spiritual Direction (hal 1-30)); Ronald Richardson: Creating a Healthier Church (3.

What unbalances the system (Hal 41-53))

(12)

No. Tanggal Sesi Topik CaPel MatKul

(Indikator) Substansi Kajian Kegiatan Waktu

(menit) Sumber dan/atau

Media Tagihan,

tugas Notes

9 15 Okt Filsafat

penggembalaan dkepada

penderita krisis

Mampu mengamati keadaan seseorang untuk menentukan terdapatnya keadaan krisis. Mampu untuk menjelaskan intervensi dasar yang bisa dilakukan. Mampu menjelaskan beberapa teknik intervensi bagi mereka yang mengalami krisis. Mampu

menjelaskan dimensi pastoral teologis

A-B-C

penanggulangan krisis, tipe krisis (bencana alam, dll.), ekpresi krisis (bunuh diri, dll.), pencegahan krisis, teknik-motif- kognitif.

Kuliah, kerja mandiri, diskusi.

100 Clinebell, Tipe 2….(Penggembalaan dan Konseling Krisis (hal 237- 282)

10 22 Okt Filsafat

penggembalaan kepada mereka yang marjinal

Mampu menjelaskan tipe-tipe marjinalisasi yang terjadi dalam masyarakat. Mampu menjelaskan kekhasan dari marjinalisasi melalui kemiskinan, melalui disability, melalui orientasi seksual/identitas kelamin, melalui diskriminasi suku, melalui penyakit jiwa dan dalam cahaya intersectionality. Mampu menjelaskan dimensi pastoral teologis.

Kemiskinan, disabilitas,

interseksionalitas, diskriminasi suku, LGBT, penyakit jiwa, dll.

Kuliah, kerja mandiri, diskusi.

100 Margaret Kornfeld:

Cultivating Wholeness (the Ground of Community (hal 15- 36);

https://www.sacp resby.org/hominis tries.asp (akses umum)

(13)

Page — 13

No. Tanggal Sesi Topik CaPel MatKul

(Indikator) Substansi Kajian Kegiatan Waktu

(menit) Sumber dan/atau

Media Tagihan,

tugas Notes

11 29 Okt Trauma dan

adiksi

Mampu menjelaskan bagaimana trauma dapat menjadi sebagian dari hidup seseorang.

Mampu menjelaskan bagaimana trauma merubah sesorang.

Mampu menjelaskan bagaimana trauma dapat diungkapkan dan diwujudkan dalam kehidupan seseorang.

Mampu menjelaskan dimensi pastoral teologis.

PSTD, trauma seksual, trauma keluarga, gejala dan penanggulangan

Kuliah, kerja mandiri, diskusi.

100 van der Kolk: The Body Keeps the Score (6. Losing your body, losing yourself (hal 89-104), (8. Trapped in relationships (hal 125- 137)) .

Van Beek: Menolong Penderita Alkoholisme dan Ketergantungan Lain (scan melalui email oleh pengajar).

12 5 Nov Hubungan

antar-jender dan hubungan keluarga

Mampu menjelaskan bagaimana hubungan antar-jender dapat menimbulkan kesulitan besar. Mampu menjelaskan peranan kunci komunikasi.

Mampu menjelaskan faktor-faktor konflik pasutri dan keluarga.

Mampu menjelaskan dimensi pastoral teologis.

Kekerasan dalam keluarga,

komunikasi, konflik, persaingan, pengasingan, keuangan.

Kuliah, kerja mandiri, diskusi.

100 (Dissertasi Dr. Bessley M. (kapita selekta), Clinebell: Tipe- tipe…… (Bab XI Penyuluhan dan Konseling Keluarga (hal 371-405)

(14)

No. Tanggal Sesi Topik CaPel MatKul

(Indikator) Substansi Kajian Kegiatan Waktu

(menit) Sumber dan/atau

Media Tagihan,

tugas Notes

13 12 Nov Filsafat

penggembalaan dan pelayanan kepada orang sakit

Mampu menjelaskan bagaimana identitas sakit mempengaruhi seseorang. Mampu menjelaskan fase-fase mereka yang

menghadapi kematian.

Mampu menjelaskan bagaimana penyakit khusus menciptakan penderitaan khusus.

Mampu menjelaskan dimensi pastoral teologis.

Penyakit khusus, suara penderita, penyakit terminal, fase-fase

penerimaan, keuangan.

Kuliah, kerja mandiri, diskusi.

100 Luke Cawley: Orienting Ourselves to the New reality dalam Healthy Faith and The Coronavirus:

Kubler-Ross (on Death and Dying, Kematian sebagai bagian dari Kehidupan), pendahuluan; Linge Godfrey: No Place for Borders The HIV/AIDS epidemic and development in Asia and the Pacific in:

Academy of Social Sciences in Australia, 1997.

14 19 Nov Filsafat

penggembalaan dan pelayanan kepada penderita dukacita

Mampu menjelaskan tahap-tahap dukacita.

Mampu menjelaskan kebutuhan orang berduka. Mampu menjelaskan emosi orang berduka. Mampu menjelaskan dimensi pastoral teologis.

Tahap-tahap dukacita, kemarahan, kegelisahan, rasa bersalah, dukacita yang macet.

Kuliah, kerja mandiri, diskusi.

100 Bacaan: Totok

Wiryasaputra “Mengapa berduka” atau

“Pendampingan Pastoral kepada Orang

berdukacita”; Kornfeld, Cultivating…( Caring and Counseling at Life’s many endings (Hal 188-219).

15 26 Nov Filsafat

penggembalaan dan pengenalan diri

Mampu menjelaskan unsur-unsur kepribadian.

Mampu menjelaskan unsur spiritualitas pribadi. Mampu menjelaskan bagaimana kekurangan pengenalan diri membawa dampak negatif bagi pelayanan pastoral. Mampu menjelaskan dimensi pastoral teologis.

Pembukaan diri, kepribadian, spiritualitas, pemeliharaan diri.

Kuliah, kerja mandiri, diskusi.

100 Gary Harbaugh: The Pastor as Person (1. The Pastor as Person: A Wholistic Model (hal 1-36)); Ian Morgan Cron/Suzanne Stabile: The Road Back to You (finding your type (2. Hal 21-39))

(15)

Page — 15

No. Tanggal Sesi Topik CaPel MatKul

(Indikator) Substansi Kajian Kegiatan Waktu

(menit) Sumber dan/atau

Media Tagihan,

tugas Notes

16 3 Des Filsafat pemakaian Alkitab dalam penggembalaan

Mampu menjelaskan bagaimana Alkitab dapat digunakan dalam penggembalaan. Mampu menjelaskan peranan metafor dalam memakai Alkitab.

Alkitab dan doa, Alkitab dan pendampingan, Alkitab dan konseling, Alkitab dan metafor

Kuliah, kerja mandiri, diskusi.

100

17 10 Des Minggu Tenang Mengendapkan proses pembelajaran satu semester dan mempersiapkan UAS

18 17 Des UAS Paper kelompok 10 halaman ttg COVID.

Kasus kelompok yand mengaitkan:

- dua topik dari A dengan - dua topik dari B

dalam analisis dan refleksi.

5% Partisipasi

15% Kasus kelompok

40% UTS

40% UAS: Paper kelompok 1

5 orang per kelompok. template paper UAS (pendahuluan, kasus, analisis, refleksi teologis, penutup operasional)

(16)

Dosen Pengampu: Simon Rachmadi, Ph.D. Mata Kuliah: Filsafat Penggembalaan As. Dosen Pengampu: Dr. Aart van Beek

No. Hari/Tgl Hadir Jam Pulang Jam Pokok Bahasan Tanda Tangan 1 20/Ags/

2021 7:30 9:10 RPS

Apa itu filsafat penggembalaan.

2 27/Ags/

2021

7:30 9:10 Perkembangan filsafat-teologi pastoral secara global maupun nasional.

3 3/Sept/

2021 7:30 9:10 Metodologi filsafat penggembalaan.

4 10/Sept

/2021 7:30 9:10 Filsafat penggembalaan dalam perspektif psikologi dan sosiologi 5 17/Sept

/2021

7:30 9:10 Filsafat penggembalaan dalam perspektif kebudayaan dan hermeneutika.

6 24/Sept /2021

7:30 9:10 Implementasi teologi pastoral secara holistik.

7 1/Okt/2 021

7:30 9:10 UTS: Tes Formatif.

8 8/Okt/2 021

7:30 9:10 Filsafat penggembalaan dan fungsi pelayanan pastoral/kependetaan.

9 15/Okt/

2021 7:30 9:10 Filsafat penggembalaan terhadap penderita krisis.

10 22/Okt/

2021

7:30 9:10 Filsafat penggembalaan terhadap kaum marjinal.

11 29/Okt/

2021

7:30 9:10 Trauma dan adiksi.

12 5/Nov/2 021

7:30 9:10 Hubungan antar-jender dan hubungan keluarga.

13 12/Nov/

2021 7:30 9:10 Filsafat penggembalaan terhadap pelayanan untuk orang sakit.

14 19/Nov/

2021 7:30 9:10 Filsafat penggembalaan terhadap peristiwa dukacita.

15 26/Nov/

2021

7:30 9:10 Filsafat penggembalaan dan pengenalan

“diri”.

16 3/Des/2 021

7:30 9:10 Pemakaian Alkitab dalam filsafat penggembalaan

Jakarta, 20 Desember 2021 Bagian Administrasi Akademik

(17)

Tahun Akademik : 2021-2022

Semester : 3 (Tiga)

Mata Kuliah : Filsafat Penggembalaan Dosen Pengampu : Simon Rachmadi, Ph.D.

Asisten Dosen Pengampu : Dr. Art va Beek

No. NIM

20/08/21 27/08/21 03/09/21 10/09/21 17/09/21 24/09/21 08/10/21 15/10/21 22/10/21 29/10/21 05/11/21 12/11/21 19/11/21 26/11/21 03/12/21

1 220772012331 Alexandro Kristian Purba a

2 220772012332 Andreas Parmenas Christy i

3 220772012333 Christian Arthur Ebi Kawa i i

4 220772012334 Daniel Hendrik Leonard

5 220772012335 Evan Mangaratua Sinaga s s s

6 220772012336 Fransisco Kent Djie i i

7 220772012337 Gabriel Martin Siagian

8 220772012338 Intan Permata Sari Samosir i i

9 220772012339 Jean Fouw

10 220772012340 Jire Rafael Wilson Sondakh a

11 220772012341 Jonathan Bonar P. Simamora

12 220772012342 Joyada Eliezer Hasian Gultom 1/2 √ i

13 220772012343 Kristofer Abraham Rumengan s i

14 220772012344 Lamganda Januardo Saragih

15 220772012345 Malvin Yeremia Hasihoan

16 220772012346 Manuel Rony H. Sibagariang a

Nama Mahasiswa

D A F T A R H A D I R

(18)

19 220772012350 Serephita Sihombing i

20 220772012351 Thea Friscylia Novenia i

21 220772012352 Timothy a

22 220772012353 Tiovany Theresia Putri

23 220772012354 Yoel Beckham L. H. Siahaan

24 220772012355 Yose Michael Tua Banjarnahor a a

Catatan: Jakarta, 20 Desember 2021

Dimohon untuk mengembalikan Daftar Hadir Kuliah ini Dosen Pengampu, ke Bagian Administrasi Akademik pada akhir semester

Simon Rachmadi, Ph.D.

(19)

Tahun Akademik: 2021-2022

Semester: 3 (Tiga)

Mata Kuliah: Filsafat Penggembalaan Dosen Pengampu: Simon Rachmadi, Ph.D.

Asisten Dosen Pengampu: Dr. Aart van Beek

1 220772012331 Alexandro Kristian Purba 85 94 98 83 91 A

2 220772012332 Andreas Parmenas Christy 84 95 90 87 89 A

3 220772012333 Christian Arthur Ebi Kawa 65 86 95 76 84 A-

4 220772012334 Daniel Hendrik Leonard 80 78 60 87 75 B+

5 220772012335 Evan Mangaratua Sinaga 50 95 92 81 85 A-

6 220772012336 Fransisco Kent Djie 95 96 99 81 92 A

7 220772012337 Gabriel Martin Siagian 50 72 40 81 62 C+

8 220772012338 Intan Permata Sari Samosir 100 98 90 83 90 A

9 220772012339 Jean Fouw 64 91 93 83 86 A

10 220772012340 Jire Rafael Wilson Sondakh 54 91 88 81 83 A-

11 220772012341 Jonathan Bonar P. Simamora 54 96 90 87 87 A

12 220772012342 Joyada Eliezer Hasian Gultom 70 91 95 83 88 A

13 220772012343 Kristofer Abraham Rumengan 70 86 84 90 85 A

14 220772012344 Lamganda Januardo Saragih 92 95 89 90 91 A

15 220772012345 Malvin Yeremia Hasihoan 85 91 66 81 78 B+

16 220772012346 Manuel Rony H. Sibagariang 70 96 94 90 91 A

17 220772012348 Rubenta Gusnawan P 75 97 73 87 83 A-

18 220772012349 Samuel Pandiangan 50 78 46 81 65 B-

19 220772012350 Serephita Sihombing 65 96 89 81 85 A

20 220772012351 Thea Friscylia Novenia 80 96 90 76 85 A

21 220772012352 Timothy 73 89 95 90 90 A

22 220772012353 Tiovany Theresia Putri 100 96 97 81 92 A

23 220772012354 Yoel Beckham L. H. Siahaan 100 90 69 76 79 B+

24 220772012355 Yose Michael Tua Banjarnahor 50 86 93 76 81 A-

Catatan: Jakarta, 23 Desember 2021

Dimohon untuk memberikan nilai dalam bentuk angka Nilai Akhir dalam bentuk HURUF akan terganti secara otomatis Partisipasi: 10%

Kasus kelompok: 20%

paper kelompok: 30% (HAPUS) Simon Rachmadi, Ph.D.

UTS: 35%

UAS: 35%

Angka Huruf Nama Mahasiswa

DAFTAR NILAI

Nilai Akhir

No. NIM (10%)Hadir

Paper Kelompok

(20%)

UTS (35%)

UAS (35%)

Referensi

Dokumen terkait

Mahasiswa mampu memahami konsep materi yang diberikan dan dapat memahami hal-hal yang berkaitan dengan profesi psikologi sesuai dengan Kode Etik Psikologi yang berlaku

Mahasiswa dapat : (1) pengertian penelitian dan biostatistik (2) memahami hubungan statistik dengan penelitian, (3) memahami konsep statistik deskriptif, (4)

Pada akhir semester mahasiswa dapat memahami sistem yang digunakan untuk membantu organisasi dalam mencapai tujuan secara terus menerus, memahami arti penting

Memahami konsep struktur data stack, cara pendefinisian, serta primitif- primitifnya. Stack 

 Memahami bagaimana induk mencatat akun investasi dalam perusahaan anak dengan menggunakan metode ekuitas tergantung pada penentuan mata uang perusahaan anak.  Memahami

CPMK1 Mampu memahami konsep dasar, karakteristik, metodologi serta rancang bangun ekonomi Islam CPMK2 Mampu memahami teori konsumsi, produksi, distibusi dan mekanisme pasar

91-100 A Merupakan perolehan mahasiswa superior, yaitu mereka yang mengikuti perkuliahan dengan sangat baik, memahami materi dengan sangat baik bahkan tertantang untuk memahami

MK Prasyarat : Perencanaan Pembangunan Ekonomi publik Capaian Pembelajaran Lulusan CPL Kode CPL Unsur CPL S2 : Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas