• Tidak ada hasil yang ditemukan

Soal Pembahasan Listrik Bolak-Balik (AC)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Soal Pembahasan Listrik Bolak-Balik (AC)"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Fisika Study Center 

Fisika Study Center 

Never Ending Learning Never Ending Learning

(/) (/)

Listrik Bolak-Balik (AC)

Listrik Bolak-Balik (AC)

Fisikastudycenter.com- Berikut ini ditampilkan beberapa soal Fisikastudycenter.com- Berikut ini ditampilkan beberapa soal dan pembahasan materi Fisika Listrik Arus Bolak-Balik (AC) dan pembahasan materi Fisika Listrik Arus Bolak-Balik (AC) yang dibahas di kelas 12 SMA.

yang dibahas di kelas 12 SMA. Soal No. 1

Soal No. 1

Diberikan sebuah gambar rangkaian listrik arus bolak-balik yang Diberikan sebuah gambar rangkaian listrik arus bolak-balik yang terdiri sebuah resistor (R), sebuah induktor (L), sebuah kapasitor  terdiri sebuah resistor (R), sebuah induktor (L), sebuah kapasitor  (C) dan sebuah sumber listrik arus bolak-balik.

(C) dan sebuah sumber listrik arus bolak-balik.

Tentukan : Tentukan : a) Nilai frekuensi sudut sumber listrik

a) Nilai frekuensi sudut sumber listrik b) Nilai frekuensi sumber listrik

b) Nilai frekuensi sumber listrik c) Nilai periode sumber listrik c) Nilai periode sumber listrik

d) Nilai tegangan maksimum sumber listrik d) Nilai tegangan maksimum sumber listrik e) Nilai tegangan efektif sumber listrik e) Nilai tegangan efektif sumber listrik

f) Nilai tegangan puncak ke puncak sumber listrik f) Nilai tegangan puncak ke puncak sumber listrik g) Nilai reaktansi induktif dari induktor 

g) Nilai reaktansi induktif dari induktor  h) Nilai reaktansi kapasitif dari kapasitor  h) Nilai reaktansi kapasitif dari kapasitor  i) Nilai impedansi rangkaian

i) Nilai impedansi rangkaian  j)

 j) Nilai kNilai k uat uat arus arus maksimmaksimum um rangkaianrangkaian k) Nilai kuat arus efektif rangkaian k) Nilai kuat arus efektif rangkaian l) Nilai tegangan antara titik

l) Nilai tegangan antara titik dd  dan  dan ee m) Nilai tegangan antara titik

m) Nilai tegangan antara titik ee dandan f f  n) Nilai tegangan antara titik

n) Nilai tegangan antara titik f f  dan  dan gg o) Nilai tegangan antara titik

o) Nilai tegangan antara titik dd  dan  dan f f  p) Nilai tegangan antara titik

p) Nilai tegangan antara titik ee  dan  dan gg q) Nilai tegangan antara titik

q) Nilai tegangan antara titik dd  dan  dan gg r) Nilai faktor daya rangkaian

r) Nilai faktor daya rangkaian

s) Nilai sudut fase antara tegangan dan arus listrik s) Nilai sudut fase antara tegangan dan arus listrik t) Nilai daya yang diserap rangkaian

t) Nilai daya yang diserap rangkaian

u) Sifat rangkaian ( kapasitif, induktif atau resistif) u) Sifat rangkaian ( kapasitif, induktif atau resistif)

v) Nilai tegangan sesaat sumber listrik saat t = (π/150) sekon v) Nilai tegangan sesaat sumber listrik saat t = (π/150) sekon w) Persamaan kuat arus sumber listrik

w) Persamaan kuat arus sumber listrik

x) Nilai kuat arus sesaat sumber listrik saat t = (0,016 π) sekon x) Nilai kuat arus sesaat sumber listrik saat t = (0,016 π) sekon y) Nilai tegangan rata-rata

y) Nilai tegangan rata-rata z) Nilai kuat arus rata-rata z) Nilai kuat arus rata-rata

aa) Lukis diagram fasor arus dan tegangan dari rangkaian RLC di atas aa) Lukis diagram fasor arus dan tegangan dari rangkaian RLC di atas

bb) Lukis diagram fasor hambatan, reaktansi dan impedansi dari rangkaian RLC di atas bb) Lukis diagram fasor hambatan, reaktansi dan impedansi dari rangkaian RLC di atas

(2)

(Sumber gambar dan angka : Soal UN Fisika SMA Tahun 2008 P 04 dengan perbedaan nilai tegangan sumber)

Pembahasan

a) Pola sinusoidal dari tegangan sumber listrik adalah sebagai berikut:

dimana V adalah nilai tegangan sesaat (saat waktu t), V adalah nilai maksimum tegangan, ω adalah frekuensi sudut sumber listrik. Sehingga nilai frekuensi sudut sumber adalah ω = 125 rad/s

Catatan : Jika beberapa referensi lain atau di sekolah menggunakan lambang-lambang yang berbeda disesuaikan saja. b) Untuk mencari frekuensi sumber ambil dari frekuensi sudut dimana :

c) Periode merupakan kebalikan frekuensi :

d) Tegangan maksimum sumber lihat pola di atas :

e) Tegangan efektif cari dari hubungannya dengan tegangan maksimum :

f) Tegangan puncak k e puncak (V ) adalah dua kali tegangan maksimum :

g) Reaktansi Induktif :

h) Reaktansi Kapasitif :

max

(3)

i) Impedansi rangkaian :

 j) Nilai k uat arus maksimum rangkaian :

k) Nilai kuat arus efektif rangkaian :

l) Nilai tegangan antara titik d dan e :

Karena yang ditanyakan tegangan saja, kita asumsikan bahwa yang diminta adalah tegangan efektif (tegangan terukur), sehingga kuat arus yang dipakai adalah I

m) Nilai tegangan antara titik e dan f :

n) Nilai tegangan antara titik f dan g :

o) Nilai tegangan antara titik d dan f :

Secara umum untuk mencari tegangan antara dua titik katakanlah A dan B yang mengandung komponen R, L dan C dengan tegangan masing-masing yang sudah diketahui gunakan persamaan :

dimana V , V dan V berturut- turut adalah tegangan pada masing-masing komponen R, L  dan C .

Titik d dan f mengandung 2 komponen yaitu R dan L  . Berarti C  nya tidak ada? Masukkan saja angka nol pada V nya sehingga:

p) Nilai tegangan antara titik e dan g :

ef 

R L C

(4)

Titik e dan g mengandung L dan C sehingga sekarang R nya yang tidak ada, sehingga

q) Nilai tegangan antara titik d dan g

Titik d dan g mengandung R, L dan C sekaligus sehingga :

Lha,..kok hasilnya bukan 120 volt kan sama saja dengan mencari tegangan sumber ?! 120 volt adalah tegangan maksimum, sementara yang kita hitung tegangan efektif, jadi jawabannya harus sama dengan jawaban pertanyaan e. r) Nilai faktor daya rangkaian :

Faktor daya rangkaian (power factor = pf , in english) tidak lain adalah nilai cosinus dari sudut fase dimana

Hasil keduanya haruslah sama,

s) Nilai sudut fase antara arus dan tegangan :

Sudut yang nilai cosinusny a 0,8 !?! Tentunya 37 . Jik a mencarinya pakai kalkulator akan dapat hasil yang sedikit berbeda, kita bulatin aja. Tetapi bukannya cos (−37 ) juga 0,8  !?? Kita coba cari sudutnya dari nilai tan nya :

( Kalau pakai bahasa kalkulator tekan Shift --> tan --> − 0,75 --> = akan ketemu angka − 36,8698xxxx ) t) Nilai daya yang diserap rangkaian :

u) Sifat rangkaian ( kapasitif, induktif atau resistif) Untuk sifat rangkaian gunakan ketentuan berikut : Jika X > X → rangkaian bersifat induktif 

Jika X > X →  rangkaian bersifat kapasitif 

o o

−1

L C C L

(5)

Jika X = X →  rangkaian bersifat resistif (resonansi seri)

Sehingga rangkaian di atas bersifat kapasitif ( arus mendahului tegangan) v) Nilai tegangan sesaat sumber listrik saat t = ( π/150) sekon :

w) Persamaan kuat arus sumber :

Untuk mencari persamaan arus perhatikan ketentuan berikut : Jika persamaan tegangan dinyatakan dalam V = V sin ω t maka persamaan kuat arusnya adalah:

Karena rangkaian kita bersifat kapasitif maka persamaan kuat arus adalah:

Lha,..kok jadi + 37 bukannya diatas tadi sudut fasenya −37   ?!! Sudut fase −37   di atas mengandung arti sudut fase tegangan terhadap arus adalah −37 . Jika dibalik sudut fase arus terhadap tegangan adalah +37 .

x) Nilai kuat arus sumber listrik saat t = (0,016 π) sekon :

y) Tegangan rata-rata :

z) Kuat arus rata-rata :

aa) Diagram fasor arus dan tegangan dari rangkaian RLC di atas

L C

max

o o o

(6)

bb) Diagram fasor hambatan, reaktansi dan impedansi dari rangkaian RLC di atas

Soal No. 2

Suatu rangkaian seri R, L, dan C dihubungkan dengan tegangan bolak-balik. Apabila induktansi / H dan kapasitas kapasitor 25 μF, maka resonansi rangkaian terjadi pada frekuensi ...

 A. 0,5 kHz B. 1,0 kHz C. 2,0 kHz D. 2,5 kHz E. 7,5 kHz

(Sumber : Soal Ujian Nasional Fisika SMA Tahun 2009/2010) Pembahasan

Frekuensi resonansi untuk rangkaian RLC terjadi saat reaktansi induktif sama besar dengan reaktansi kapasitif, dengan nilai frekuensi :

Soal No. 3

Perhatikan gambar rangkaian listrik berikut

Jika tegangan maksimum sumber arus bolak-balik = 200 V, maka besar kuat arus maksimum yang mengalir pada rangkaian adalah....  A. 1,5 A B. 2,0 A C. 3,5 A 1 25π2

(7)

D. 4,0 A E. 5,0 A (UN 2011) Pembahasan

Data dari soal di atas sebagai berikut: R = 60 Ω

X = 120 Ω X = 40 Ω V = 200 volt I = ...

Langkah pertama temukan dulu impedansi rangkaian (Z)

Kuat arus maksimumnya adalah

Soal No. 4

Rangkaian R – L – C disusun seperti gambar di samping.

Grafik gelombang sinus yang dihasilkan jika X > X adalah….

 A. B. C. D. L C m m L C

(8)

E.

(UN 2012) Pembahasan

Resistif Induktif Kapasitif   X = X X > X X > X V sefase dengan I V mendahului I I mendahului V

-Jawaban A dan E bisa dibuang dulu, karena menggambarkan I sebagai garis lurus.

-Jawaban B bisa dibuang kemudian, karena menunjukkan V sefase dengan I, kelihatan saat 0°, 180° dan 360°, V dan I berada pada satu titik, jadi sefase. Jangan terkecoh dengan garis merahnya V yang terlihat lebih tinggi dari garis birunya I. -Tinggal C dan D. Mana yang V mendahului I? yang C, terlihat saat I nya masih nol, V nya sudah punya nilai sudut tertentu yang lebih besar dari nol, jadi seperti grafik option B, tapi merahnya digeser sedikit ke sebelah kiri.

Soal No. 5

Perhatikan gambar rangkaian RLC berikut.

Besar impedansi pada rangkaian tersebut adalah....  A. 1600 Ω B. 1500 Ω C. 1300 Ω D. 800 Ω E. 600 Ω (UN 2010) Pembahasan

Data yang bisa diambil dari gambar: R =500 Ω

L = 8 H C = 5 μF ω = 100 rad/s Z =...

Tentukan dulu reaktansi induktif (X ) dan reaktansi kapasitifnya (X ):

L C L C C L

(9)

Impedansi rangkaian:

Latihan:

Soal No. 6

Dalam rangkaian seri hambatan (R = 60 Ω) dan induktor dalam tegangan arus bolak-balik, kuat arus yang lewat 2 ampere.  Apabila dalam diagram vektor di bawah ini tan α = 3/4, tegangan induktor adalah....

 A. 72 volt B. 90 volt C. 120 volt D. 160 volt E. 200 volt (ebtanas 89) Soal No. 7

Penunjukkan ampermeter A = 2 mA dan penunjukkan voltmeter V = 20 volt. Berarti frekuensi AC dalam rangkaian tersebut adalah...  A. 25 Hz B. 50 Hz C. 100 Hz D. 500 Hz E. 1000 Hz (Ebtanas 91) Soal No. 8

Rangkaian seri pada gambar di bawah memiliki impedansi minimum jika R = 100 Ω, L = 0,1 H dan C = 10 π F.

Frekuensi tegangan bolak-balik yang terpasang adalah...  A. 10π Hz

B. 25π Hz C. 50 Hz

(10)

D. 100 Hz E. 150 Hz (ebtanas 1994)

Main Menu

Home (/)

In English (http://physics. fisikastudycenter.com) Fisika X SMA (/fisika-x-sma)

Fisika XI SMA (/fisika-xi-sma) Fisika XII SMA (/fisika-xii-sma) Fisika SMP (/fisika-smp)

Olimpiade Fisika (/olimpiade-fisika) UN Fisika SMA (/un-fisika-sma) UN Fisika SMP (/un-fisika-smp)

Bank Soal UN Fisika SMA (/bank-soal-un-fisika-sma) Bank Soal UN Fisika SMP (/bank-soal-un-fisika-smp) Ilustrasi Fisika Animasi (/animasi-fisika)

Tips (/tips)

Rumus Fisika (/rumus-fisika) Tabel-Tabel (/tabel-tabel) SKL UN Fisika (/skl-un-fisika)

Materi Fisika SMA (/materi-fisika-sma)

Bank Soal Semester SMA (/bank-soal-semester) Bank Soal Semester SMP (/bank-soal-semester-smp)  Astronomi (/astronomi)

Try Out Online (/try-out-fisika-smp-sma)

Desain Kaosmu Sendiri

(http://bakulkaos.com/)

Latest

Menentukan Kecepatan Minimal Benda di Titik Terendah agar dapat Bergerak Melingkar Penuh (/materi-fisika-sma/385-menentukan-kecepatan-minimal-benda-di-titik-terendah-agar-dapat-bergerak-melingkar-penuh)

Tumbukan dengan Hukum Kekekalan Momentum dalam Satu Dimensi dan Dua Dimensi (/materi-fisika-sma/384-tumbukan-dengan-hukum-kekekalan-momentum-dalam-satu-dimensi-dan-dua-dimensi)

Soal dan Pembahasan UN Fisika Tahun 2016 SMP / MTS No. 16-20 (/un-fisika-smp/383-soal-dan-pembahasan-un-fisika-tahun-2016-smp-mts-no-16-20)

Soal dan Pembahasan UN Fisika Tahun 2016 SMP / MTS No. 11-15 (/un-fisika-smp/382-soal-dan-pembahasan-un-fisika-tahun-2016-smp-mts-no-11-15)

Soal dan Pembahasan UN Fisika Tahun 2016 SMP / MTS No.6-10 (/un-fisika-smp/381-soal-dan-pembahasan-un-fisika-tahun-2016-smp-mts-no-6-10)

Gambar

Grafik  gelombang  sinus  yang dihasilkan  jika  X  >  X  adalah….

Referensi

Dokumen terkait

Nilai efektif kuat arus/tegangan AC adalah arus/tegangan AC yang dianggap setara dengan kuat arus/tegangan AC yang menghasilkan jumlah kalor yang sama ketika melalui suatu

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya tulis ilmiah yang berjudul: “Alat Ukur Arus dan Tegangan Bolak-balik (AC) Berbasis Komputer” adalah benar- benar karya

2006 2006 © © © [email protected] [email protected] [email protected] Arus Bolak-Balik (AC) dalam Induktor • Induktor memiliki sifat yang berbeda.

Transformator merupakan suatu alat listrik statis yang dapat memindahkan dan mengubah energi listrik bolak-balik (arus dan tegangan) dari satu atau lebih rangkaian listrik

Pada rangkaian arus bolak-balik, terdapat hambatan yang disebut impedansi Z dalam satuan ohm yang terdiri atas hambatan murni R (resistor dalam ohm) hambatan

Jika sumber tegangannya adalah tegangan bolak-balik, maka arus yang mengalir pada rangkaian tersebut adalah arus bolak balik dan beban yang mempengaruhi rangkaian

Susunan seri bertujuan untuk membagi tegangan sehingga arus yang mengalir pada tiap-tiap resistor sama kuat yaitu sama dengan kuat arus yang mengalir dalam rangkaian,

Generator arus bolak balik dapat membangkitkan tegangan yang lebih besar dan dapat dinaikkan lagi dengan menggunakan transformator, maka daerah-daerah yang jauh dan luas dapat