• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENERAPAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LINGKUNGAN HIDUP DI KELAS XI SMA NEGERI 9 MEDAN T.A. 2011/2012.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENERAPAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LINGKUNGAN HIDUP DI KELAS XI SMA NEGERI 9 MEDAN T.A. 2011/2012."

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

PENERAPAN CONTEXTUAL TEACHING DAN LEARNING UNTUK

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA

MATERI LINGKUNGAN HIDUP DI KELAS XI

SMA NEGERI 9 MEDAN T.A. 2011/2012

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan

Memperolah Gelar Sarjana Pendidikan

Oleh :

ANA VERAWATY NIM. 05310951

JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI

FAKULTAS ILMU SOSIAL

(2)
(3)
(4)

ABSTRAK

Ana Verawaty. NIM 05310951. Penerapan Contexxtual Teaching and Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Lingkungan Hidup di Kelas XI SMA Negeri 9 Medan T.A. 2011/2012. Skripsi: Jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan 2012.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Aktivitas belajar siswa pada materi Lingkungan Hidup dengan menggunakan model pembelajaran

Contextual Teaching and Learning (CTL), (2) Peningkatan hasil belajar siswa

pada materi Lingkungan Hidup dengan menggunakan pembelajaran Contextual

Teaching and Learning (CTL) di kelas XI IPS 3 SMA Negeri 9 Medan T.A.

2011/2012.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian kelas XI IPS 3 yang berjumlah 33 siswa.Penelitian dilaksanakan dalam 3 siklus. Instrumen penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah observasi, tes tertulis dan tugas kelompok yang dianalisis secara deskriptif kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahhwa : (1) Aktivitas belajar siswa dalam setiap siklus mengalami peningkatan, pada siklus I 59,52% meningkat sebesar 7,58% menjadi 67,10% pada siklus II, dan pada siklus III mencapai 76,36% dengan peningkatan 9,26% dari siklus II. (2) Penerapan Contextual Teaching and

Learning (CTL) pada materi Lingkungan Hidup juga dapat meningkatkan hasil

(5)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan HidyahNya, sehingga

penulisan skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik. Adapun judul skripsi ini adalah “Penerapan

Contextual Teaching and Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi

Lingkungan Hidup di Kelas XI SMA Negeri 9 Medan T.A. 2011/2012”.

Skripsi ini disusun untuk memenuhi sebagian syarat dalam memperoleh gelar sarjana

pendidikan di Jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan.

Penulis menyadari dalam penulisan skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan, karena

keterbatasan dan kurangnya pengetahuan penulis. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik

dan saran yang sifatnya membangun. Pada kesempatan penulis mengucapkan terima kasih

kepada:

1. Bapak Prof. Dr Ibnu Hajar, M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri Medan.

2. Bapak Drs.H. Restu, M.S selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial.

3. Bapak Drs. W. Lumbantoruan, M.Si selaku Ketua Jurusan Pendidikan Geografi.

4. Ibu Dra. Asnidar, M.Si selaku Sekretaris Jurusan Pendidikan Geografi dan sekaligus sebagai

dosen pembimbing skripsi yang telah banyak membantu, meluangkan waktu dan

membimbing dalam menyelesaikan skripsi ini.

5. Bapak Drs. Ali Nurman, M.Si selaku Dosen Pembimbing Akademik yang telah memberi

arahan kepada penulis selama perkuliahan.

6. Bapak dan Ibu Dosen Jurusan Pendidikan Geografi yang telah memberikan ilmu kepada

penulis selama penulis menjadi mahasiswa.

7. Kepala Dinas Pendidkan Kota Medan yang telah memberikan surat rekomendasi untuk

(6)

8. Bapak Sofyan, S.Pd selaku kepala sekolah SMA Negeri 9 Medan yang telah memberikan

izin penelitian.

9. Bapak Drs. Antonis dan ibu Sarida Simbolon S.Pd selaku guru bidang studi Geografi di SMA

Negeri 9 Medan.

10.Terkhusus kepada kedua orang tua yang teramat penulis sayangi Ayahanda Lamsyahidin

Hutagalung (Alm) dan Ibunda Zubaida Hutabarat (Alm).

11.Teristimewa kepada abang dan kakak tersayang : Amril Nurman Hutagalung beserta istri,

Risdianto Hutagalung, Edwar Liem Hutagalung beserta istri, Jumrawati Hutagalung, Juraida

Hutagalung (Alm).

12.Sahabat- sahabat terbaikku Una, Yus, Lisma, Anggun, Sri, Roly.

13.Rekan Bhayangkara kost dan adik-adikku tersayang Juwita, Tua, Lisna, Evi, Nur, Imran, Ian,

Dewi, Taufiq, Lola, Dirham, Yuni, Rudy, Yudha.

14.Dan semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini.

Semoga kebaikan, jasa, bantuan, serta pengorbanan yang diberikan kepada penulis

menjadi amal shaleh dan Jazakallahu Khairan Katsira, Amin. Akhir kata penulis berharap

semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

Medan, Juli 2012

(7)

PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN

Saya yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : Ana Verawaty

Nim : 05310951

Jurusan : Pendidikan Geografi

Fakultas : Ilmu Sosial

Menyatakan dengan sebenarnya bahwa skripsi yang saya tulis ini adalah benar-benar merupakan

hasil karya sendiri, bukan merupakan pengambilalihan tulisan atau pikiran orang lain yang saya

akui sebagai hasil tulisan atau pikiran saya sendiri.

Apabila dikemudian hari terbukti atau dapat dibuktikan hasil jiblakan/plagiasi, maka saya

bersedia menerima sanksi atau hukuman atas perbuatan tersebut.

Medan, Juli 2012

Saya yang membuat pernyataan,

(8)

DAFTAR ISI

LEMBAR PERSETUJUAN DOSEN PEMBIMBING ...i

LEMBAR PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN ... ……….ii

KATA PENGANTAR ... iii

ABSTRAK ... v

PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN ... vi

DAFTAR ISI... vii

DAFTAR TABEL ... ix

DAFTAR GAMBAR ... x

DAFTAR LAMPIRAN ... xi

BAB I : PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Identifikasi Masalah ... 4

C. Pembatasan Masalah ... 4

D. Rumusan Masalah ... 5

E. Tujuan Penelitian ... 5

F. Manfaat Penelitian ... 6

BAB II : TINJAUAN PUSTAKA ... 7

A. Kerangka Teoritis... 7

B. Penelitian Yang Relevan ... 35

C. Kerangka Berfikir ... 36

BAB III : METODOLOGI PENELITIAN ... 38

A. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 38

B. Subjek Penelitian ... 38

C. Jenis Penelitian... 38

D. Defenisi Operasional ... 38

E. Prosedur Penelitian ... 39

(9)

G. Teknik Analisis Data... 43

H. Indikator Keberhasilan ... 47

BAB IV DESKRIPSI DAERAH PENELITIAN ... 48

A. Keadaan Fisik ... 48

B. Keadaan Non Fisik ... 51

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN ... 57

A. Hasil Penelitian ... 57

B. Pembahasan ... 75

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN ... 79

A. Kesimpulan ... 79

B. Saran ... 80

DAFTAR PUSTAKA ... 82

(10)

DAFTAR TABEL

No Uraian Hal

1. Kisi - Kisi Tes pada Materi Lingkungan Hidup ... 41

2. Kriteria Penilaian Aktivitas ... 45

3. Keadaan Saran dan Prasarana ... 49

4. Keadaan Guru dan Pegawai SMA Negeri 9 Medan ... 53

5. Keadaan Siswa SMA Negeri 9 Medan ... 55

6. Ketuntasan Belajar Siswa Siklus I ... 60

7. Hasil Observasi Aktivitas Belajar Siswa Siklus I ... 61

8. Ketuntasan Belajar Siswa Siklus II ... 65

9. Hasil Observasi Aktivitas Belajar Siswa Siklus II ... 67

10. Ketuntasan Belajar Siswa Siklus III ... 71

11. Hasil Observasi Aktivitas Belajar Siswa Siklus III ... 72

(11)

DAFTAR GAMBAR

No Uraian Hal

1. Skema Kerangka Berfikir ... 37

2. SMA Negeri 9 Medan ... 48

3. Denah SMA Negeri 9 Medan ... 50

4. Struktur Organisasi SMA Negeri 9 Medan ... 56

5. Guru Membuka Pelajaran Dengan Memberikan Apersepsi ... 59

6. Grafik Ketuntasan Hasil Belajajar Siklus I ... 60

7. Grafik Aktivitas Belajar Siswa Siklus I ... 62

8. Gambar Siswa Memberikan Tanggapan Saat Diskusi ... 65

9. Grafik Ketuntasan Hasil Belajajar Siklus II... 66

10. Grafik Aktivitas Belajar Siswa Per-Aspek Pada siklus I dan II ... 68

11. Siswa Sedang Mengerjakan Tes ... 71

12. Grafik Ketuntasan Hasil Belajajar Siklus II... 72

13. Observer Sedang Mengamati Aktivitas Belajar Siswa ... 73

14. Grafik Tingkat Aktivitas Belajar Siswa Pada Siklus I, II, dan III ... 74

(12)

DAFTAR LAMPIRAN

No Uraian Hal

1. RPP Siklus I ... 84

2. RPP Siklus II ... 89

3. RPP Siklus III ... 94

4. Perhitungan Uji Validitas Tes ... 99

5. Soal Siklus I ... 103

6. Soal Siklus II ... 105

7. Soal Siklus III ... 107

8. Kunci jawaban Soal ... 110

9. LKS I ... 111

10. LKS II ... 115

11. LKS III ... 118

12. Ketuntasan Hasil Belajar Siswa Siklus I ... 120

13. Ketuntasan Hasil Belajar Siswa Siklus II ... 121

14. Ketuntasan Hasil Belajar Siswa Siklus III ... 122

15. Aktivitas Belajar Siswa I ... 123

16. Aktivitas Belajar Siswa II ... 125

(13)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Kesejahteraan bangsa merupakan cita-cita luhur perjuangan rakyat Indonesia. Cita-cita

ini dicapai melalui berbagai cara, salah satu diantaranya adalah peningkatan kualitas sumber

daya manusia. Untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, pemerintah Indonesia

harus mengupayakan beberapa hal, salah satu diantaranya melalui bidang pendidikan, melalui

pendidikan dapat diciptakan manusia yang intelektual, sosial, dan memiliki kepercayaan diri

sesuai dengan tuntutan pembangunan dan cita-cita nasional bangsa Indonesia.

Memajukan pendidikan merupakan salah satu tujuan nasional bangsa Indonesia. Berbagai

usaha dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Salah satunya yaitu dengan melakukan

upaya perbaikan pada sistem pembelajaran di sekolah secara terus-menerus sesuai dengan

perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu guru sebagai komponen penting

dari tenaga kependidikan yang memiliki tugas untuk melaksanakan proses pembelajaran

diharapkan mampu mendesain rangkaian kegiatan belajar-mengajar yang dapat mencapai

tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa proses belajar-mengajar merupakan jantung

dari aktivitas pendidikan. Ketika jantung ini berfungsi dengan baik dan sesuai dengan tujuan

yang akan dicapai maka pendidikan akan mencapai hasil yang diharapkan. Kenyataannya proses

belajar-mengajar di SMA Negeri 9 Medan khusunya bidang studi geografi belum optimal,

sehingga hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Informasi yang

(14)

belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah

yaitu 70. Dari hasil capaiannya tahun ajaran 2010/2011, untuk semua kelas hanya 61 % yang

mampu memenuhi KKM dari 85 % angka yang ditetapkan, sisanya belum mencapai nilai yang

ditentukan khususnya untuk materi Lingkungan Hidup.

Informasi yang diperoleh dari guru bidang studi geografi menyatakan bahwa proses

belajar-mengajar yang dilaksanakan selama ini menggunakan metode ceramah bervariasi,

dimana proses pembelajaran berpusat pada guru, disisi lain motivasi belajar siswa juga sangat

rendah. Oleh karena itu, salah satu usaha untuk memperbaiki proses pembelajaran adalah dengan

menerapkan model pembelajaran yang menekankan peran aktif siswa dalam proses

balajar-mengajar.

Era globalisasi saat ini semakin beragam metode pembelajaran atau model-model

pembelajaran dan media pembelajaran yang sesuai dengan konteks pembelajaran. Dalam

memperbaiki proses pembelajaran diantaranya dapat digunakan model Contextual Teaching and

Learning (CTL). Latar belakang dari pendekatan pembelajaran yang kontekstual adalah prinsip

yang menyatakan bahwa belajar akan lebih bermakna apabila siswa mengalami sendiri.

Sanjaya (2008) mengatakan bahwa :

“CTL merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses keterlibatan

siswa secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi kehidupan yang nyata sehingga mendorong siswa

untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan mereka.”

CTL memiliki tujuh komponen utama yaitu : 1) konstruktivisme (membangun,

(15)

community (masyarakat belajar), 5) modeling (pemodelan), 6) reflection (refleksi atau umpan

balik), 7) authentic asscessment (penilaian yang sebenarnya).

Belajar pada dasarnya membangun (mengkonstruksi) pengetahuan yang memerlukan

partisipasi aktif peserta didik dan guru. CTL diharapkan mampu mengefektifkan interaksi

tersebut karena didalamnya ada pengkaitan materi pelajaran terhadap masalah-masalah yang

terjadi dalam kehidupan sehari-hari siswa. Hal ini bertujuan agar konstruksi pengetahuan

mempunyai tingkat kebermaknaan yang tinggi. Oleh karena itu, interaksi guru dan siswa di kelas

menjadi daya dukung yang kuat untuk membantu siswa mempermudah proses konstruksi

pengetahuan, menemukan inti dari kegiatan pembelajaran, menggali pertanyaan-pertanyaan yang

berkaitan dengan materi yang dipelajari, berdiskusi dalam kelompok, menirukan atau

menceritakan sesuatu dari apa yang telah dilihat, merefleksikan diri, dan akhirnya memperoleh

penilaian yang pantas dari setiap proses yang dilakukan, bukan sekedar penilaian hasil tes.

Apabila ke tujuh komponen ini berlangsung dalam pembelajaran, maka telah tercipta komunikasi

dua arah antara guru dan siswa, dan guru bukan lagi sebagai pusat penmbelajaran melainkan

hanya sebagai fasilitator, atau pembelajaran lebih berpusat pada siswa (student centered).

Berdasarkan uraian diatas, CTL berpeluang untuk mengatasi masalah proses

belajar-mengajar di SMA Negeri 9 Medan pada bidang studi geografi khususnya materi lingkungan

hidup. Melalui pendekatan ini diharapkan dapat mengembangkan aktivitas belajar siswa

sehingga hasil belajar siswa mengalami peningkatan.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan, maka masalah dapat

(16)

pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan siswa hanya sebagai pendengar yang pasif

mengakibatkan motivasi belajar siswa rendah; (3) guru belum mendesain pembelajaran yang

menarik sehingga aktivitas siswa belum maksimal dalam pembelajaran; (4) siswa sulit

memahami materi yang di ajarkan; (5) nilai geografi siswa yang belum mencapai criteria

ketuntasan minimal (KKM) yang ditetapkan oleh pihak sekolah.

C. Pembatasan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah, adapun masalah yang akan dibahas dalam penelitian

ini adalah aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Contextual

Teaching and Learning.

D. Rumusan Masalah

Sebagaimana yang telah diuraikan diatas, adapun rumusan masalah dalam penelitian ini

adalalah :

1. Bagaimana aktivitas belajar siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 9 Medan T.A 2011/2012

pada materi Lingkungan Hidup dengan menggunakan model pembelajaran Contextual

Teaching and Learning?

2. Apakah pembelajaran dengan menerapkan Contextual Teaching and Learning pada

materi Lingkungan Hidup dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas XI IPS 3 SMA

Negeri 9 Medan T.A. 2011/2012?

E. Tujuan Penelitian

(17)

1. Aktivitas belajar siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 9 Medan T.A 2011/2012 pada materi

Lingkungan Hidup dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and

Learning.

2. Peningkatan hasil belajar siswa pada materi Lingkungan Hidup di kelas XI IPS 3 SMA

Negeri 9 Medan T.A. 2011/2012.

F. Manfaat Penelitian

Manfaat yang diharapkan dari pelaksanaan penelitian ini adalah :

1. Menambah wawasan berpikir dalam menulis karya ilmiah dalam bentuk skripsi.

2. Sebagai sumbangan teoritis bagi pengembangan pendidikan khususnya dalam hal Model

Pembelajaran pada Mata Pelajaran Geografi.

3. Sebagai bahan masukan untuk guru/pengajar dalam upaya mengatasi kesalahan

pemilihan Model Pembelajaran pada pokok-pokok bahasan dalam Mata Pelajaran

Geografi.

4. Sebagai Pertimbangan bagi peneliti selanjutnya dengan topik penelitian yang sama pada

(18)

79

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada Bab V, maka dapat

disimpulkan bahwa :

1. Aktivitas belajar siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 9 Medan T.A

2011/2012 pada materi Lingkungan Hidup dengan menggunakan

pendekatan Contextual Teaching and Learning setiap siklusnya

mengalami peningkatan dan secara keseluruhan berada pada kategori baik.

Hal ini disimpulkan berdasarkan hasil observasi pada siklus I adalah 1, 79

(59,52%), pada siklus II meningkat 7,58% menjadi 2,01 (67,10%), dan

pada siklus III 2,29 (76,36%) dengan peningkatan sebesar 9,26% dari hasil

siklus II. Dari 5 aspek yang dinilai dalam aktivitas belajar siswa diakhir

penelitian 4 diantaranya berada pada kategori baik dan 1 aspek yang

berada dikategori cukup yaitu aktivitas siswa dalam mengemukakan

pendapat.

2. Ketuntasan hasil belajar siswa dari beberapa tes yang diberikan kepada

siswa pada materi Lingkungan Hidup dengan menggunakan pendekatan

Contextual Teaching and Learning juga meningkat disetiap siklusnya. Hal

ini terlihat dari jumlah dan persentase ketuntasan disetiap siklus yaitu pada

siklus I 20 siswa (60,61%) mencapai ketuntasan dan 13 siswa (39,39%)

tidak tuntas, pada siklus II terdapat 25 siswa (75,76%) tuntas dalam belajar

(19)

80

dan 8 siswa (24,24%) tidak tuntas, dan pada siklus III terdapat 29 siswa

(87,88%) tuntas dalam belajar dan 4 siswa (12,12%) tidak tuntas dalam

belajar. Dari hasil yang diperoleh disimpulkan bahwa pada akhir penelitian

yaitu siklus III hasil belajar siswa telah mencapai kriteria ketuntasan

minimal (KKM) secara klasikal sebesar 87,88%.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan

pendekatan Contextual Teaching and Learning pada materi Lingkungan Hidup

dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan maka

diajukan beberapa saran oleh penulis :

1. Kepada guru khususnya guru geografi yaitu (a) merancang pembelajaran

dengan menyesuaikan strategi atau pendekatan pembelajaran dengan

materi yang akan diajarkan sehingga siswa mudah dalam mengikuti

pembelajaran dan memahami materi yang diajarkan, (b) berusaha

mengunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) yaitu

pembelajaran berpusat pada siswa yang artinya dalam proses pembelajaran

siswa yang berperan aktif sedangkan guru sebagai pengarah dan

pembimbing dalam belajar, (c) meningkatkan hubungan emosional antara

(20)

81

2. Kepada siswa, untuk menyiapkan diri sebelum menghadapi pembelajaran

di kelas dengan membiasakan diri mempelajari terlebih dahulu materi

yang akan dibahas sehingga tercipta pembelajaran dua arah dalam proses

(21)

82

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, dkk. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara

Bahpari dan Mulya. 2009. Geografi SMA. Jakarta: Erlangga

Djamarah, Syaifuk Bahri dan Aswan Zain. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta

Hamalik, Oemar. 2008. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara

Jhonson, Elaine B. 2008. Contextual Teaching and Learning Menjadikan kegiatan

Belajar- Mengajar Mengasyikkan dan Bermakna. Bandung: MLC

Kunandar. 2008. Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai

Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: Rajawali Pers

Mandasari, Lola. 2010. Penerapan Contexxtual Teaching and Learning Untuk

Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa dan Kemampuan Koneksi Siswa Pada Materi Aritmatika Sosial di Kelas VII SMP Negeri 2 Rantau Selatan. T.A 2009/2010. Skripsi. Medan: Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA-

Unimed

Muslich, M. 2008. KTSP Pembelajaran Berbasis Kompetensi dan Kontekstual,

Panduan Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah. Jakarta: Bumi

Aksara

Sanjaya, Wina. 2008. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana

Sardiman, A.M. 2008. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Slameto, 2003. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta

Winarko, V. N. 2008. Pendekatan CTL dalam Pembelajaran Matematika di

Gambar

Grafik Ketuntasan Hasil Belajajar Siklus I ....................................................

Referensi

Dokumen terkait

dengan judul, “ Penerapan Model Pembelajaran Tipe Contextual Teaching And Learning (CTL) untuk Meningkatkan Minat Belajar Dan Prestasi Belajar Kimia pada

Dengan demikian hipotesis tindakan yang dirumuskan yakni ” Penerapan pendekatan Contextual Teaching And Learning dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada

Dengan demikian hipotesis tindakan yang dirumuskan yakni ” Penerapan pendekatan Contextual Teaching And Learning dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan kualitas pembelajaran

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar aspek

Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dan Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas XI

Dapat disimpulkan bahwa penerapan penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan Strategi Index Card Match (ICM) dapat meningkatkan

Maka, dapat disimpulkan bahwa aktivitas guru dalam melaksanakan pembelajaran dengan penerapan pendekatan Contextual Teaching And Learning CTL pada Materi Volume Kubus dan Balok di Kelas