PENERAPAN CONTEXTUAL TEACHING DAN LEARNING UNTUK
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA
MATERI LINGKUNGAN HIDUP DI KELAS XI
SMA NEGERI 9 MEDAN T.A. 2011/2012
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan
Memperolah Gelar Sarjana Pendidikan
Oleh :
ANA VERAWATY NIM. 05310951
JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI
FAKULTAS ILMU SOSIAL
ABSTRAK
Ana Verawaty. NIM 05310951. Penerapan Contexxtual Teaching and Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Lingkungan Hidup di Kelas XI SMA Negeri 9 Medan T.A. 2011/2012. Skripsi: Jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan 2012.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Aktivitas belajar siswa pada materi Lingkungan Hidup dengan menggunakan model pembelajaran
Contextual Teaching and Learning (CTL), (2) Peningkatan hasil belajar siswa
pada materi Lingkungan Hidup dengan menggunakan pembelajaran Contextual
Teaching and Learning (CTL) di kelas XI IPS 3 SMA Negeri 9 Medan T.A.
2011/2012.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian kelas XI IPS 3 yang berjumlah 33 siswa.Penelitian dilaksanakan dalam 3 siklus. Instrumen penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah observasi, tes tertulis dan tugas kelompok yang dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahhwa : (1) Aktivitas belajar siswa dalam setiap siklus mengalami peningkatan, pada siklus I 59,52% meningkat sebesar 7,58% menjadi 67,10% pada siklus II, dan pada siklus III mencapai 76,36% dengan peningkatan 9,26% dari siklus II. (2) Penerapan Contextual Teaching and
Learning (CTL) pada materi Lingkungan Hidup juga dapat meningkatkan hasil
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan HidyahNya, sehingga
penulisan skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik. Adapun judul skripsi ini adalah “Penerapan
Contextual Teaching and Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi
Lingkungan Hidup di Kelas XI SMA Negeri 9 Medan T.A. 2011/2012”.
Skripsi ini disusun untuk memenuhi sebagian syarat dalam memperoleh gelar sarjana
pendidikan di Jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan.
Penulis menyadari dalam penulisan skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan, karena
keterbatasan dan kurangnya pengetahuan penulis. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik
dan saran yang sifatnya membangun. Pada kesempatan penulis mengucapkan terima kasih
kepada:
1. Bapak Prof. Dr Ibnu Hajar, M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri Medan.
2. Bapak Drs.H. Restu, M.S selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial.
3. Bapak Drs. W. Lumbantoruan, M.Si selaku Ketua Jurusan Pendidikan Geografi.
4. Ibu Dra. Asnidar, M.Si selaku Sekretaris Jurusan Pendidikan Geografi dan sekaligus sebagai
dosen pembimbing skripsi yang telah banyak membantu, meluangkan waktu dan
membimbing dalam menyelesaikan skripsi ini.
5. Bapak Drs. Ali Nurman, M.Si selaku Dosen Pembimbing Akademik yang telah memberi
arahan kepada penulis selama perkuliahan.
6. Bapak dan Ibu Dosen Jurusan Pendidikan Geografi yang telah memberikan ilmu kepada
penulis selama penulis menjadi mahasiswa.
7. Kepala Dinas Pendidkan Kota Medan yang telah memberikan surat rekomendasi untuk
8. Bapak Sofyan, S.Pd selaku kepala sekolah SMA Negeri 9 Medan yang telah memberikan
izin penelitian.
9. Bapak Drs. Antonis dan ibu Sarida Simbolon S.Pd selaku guru bidang studi Geografi di SMA
Negeri 9 Medan.
10.Terkhusus kepada kedua orang tua yang teramat penulis sayangi Ayahanda Lamsyahidin
Hutagalung (Alm) dan Ibunda Zubaida Hutabarat (Alm).
11.Teristimewa kepada abang dan kakak tersayang : Amril Nurman Hutagalung beserta istri,
Risdianto Hutagalung, Edwar Liem Hutagalung beserta istri, Jumrawati Hutagalung, Juraida
Hutagalung (Alm).
12.Sahabat- sahabat terbaikku Una, Yus, Lisma, Anggun, Sri, Roly.
13.Rekan Bhayangkara kost dan adik-adikku tersayang Juwita, Tua, Lisna, Evi, Nur, Imran, Ian,
Dewi, Taufiq, Lola, Dirham, Yuni, Rudy, Yudha.
14.Dan semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini.
Semoga kebaikan, jasa, bantuan, serta pengorbanan yang diberikan kepada penulis
menjadi amal shaleh dan Jazakallahu Khairan Katsira, Amin. Akhir kata penulis berharap
semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca.
Medan, Juli 2012
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN
Saya yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama : Ana Verawaty
Nim : 05310951
Jurusan : Pendidikan Geografi
Fakultas : Ilmu Sosial
Menyatakan dengan sebenarnya bahwa skripsi yang saya tulis ini adalah benar-benar merupakan
hasil karya sendiri, bukan merupakan pengambilalihan tulisan atau pikiran orang lain yang saya
akui sebagai hasil tulisan atau pikiran saya sendiri.
Apabila dikemudian hari terbukti atau dapat dibuktikan hasil jiblakan/plagiasi, maka saya
bersedia menerima sanksi atau hukuman atas perbuatan tersebut.
Medan, Juli 2012
Saya yang membuat pernyataan,
DAFTAR ISI
LEMBAR PERSETUJUAN DOSEN PEMBIMBING ...i
LEMBAR PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN ... ……….ii
KATA PENGANTAR ... iii
ABSTRAK ... v
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN ... vi
DAFTAR ISI... vii
DAFTAR TABEL ... ix
DAFTAR GAMBAR ... x
DAFTAR LAMPIRAN ... xi
BAB I : PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Identifikasi Masalah ... 4
C. Pembatasan Masalah ... 4
D. Rumusan Masalah ... 5
E. Tujuan Penelitian ... 5
F. Manfaat Penelitian ... 6
BAB II : TINJAUAN PUSTAKA ... 7
A. Kerangka Teoritis... 7
B. Penelitian Yang Relevan ... 35
C. Kerangka Berfikir ... 36
BAB III : METODOLOGI PENELITIAN ... 38
A. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 38
B. Subjek Penelitian ... 38
C. Jenis Penelitian... 38
D. Defenisi Operasional ... 38
E. Prosedur Penelitian ... 39
G. Teknik Analisis Data... 43
H. Indikator Keberhasilan ... 47
BAB IV DESKRIPSI DAERAH PENELITIAN ... 48
A. Keadaan Fisik ... 48
B. Keadaan Non Fisik ... 51
BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN ... 57
A. Hasil Penelitian ... 57
B. Pembahasan ... 75
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN ... 79
A. Kesimpulan ... 79
B. Saran ... 80
DAFTAR PUSTAKA ... 82
DAFTAR TABEL
No Uraian Hal
1. Kisi - Kisi Tes pada Materi Lingkungan Hidup ... 41
2. Kriteria Penilaian Aktivitas ... 45
3. Keadaan Saran dan Prasarana ... 49
4. Keadaan Guru dan Pegawai SMA Negeri 9 Medan ... 53
5. Keadaan Siswa SMA Negeri 9 Medan ... 55
6. Ketuntasan Belajar Siswa Siklus I ... 60
7. Hasil Observasi Aktivitas Belajar Siswa Siklus I ... 61
8. Ketuntasan Belajar Siswa Siklus II ... 65
9. Hasil Observasi Aktivitas Belajar Siswa Siklus II ... 67
10. Ketuntasan Belajar Siswa Siklus III ... 71
11. Hasil Observasi Aktivitas Belajar Siswa Siklus III ... 72
DAFTAR GAMBAR
No Uraian Hal
1. Skema Kerangka Berfikir ... 37
2. SMA Negeri 9 Medan ... 48
3. Denah SMA Negeri 9 Medan ... 50
4. Struktur Organisasi SMA Negeri 9 Medan ... 56
5. Guru Membuka Pelajaran Dengan Memberikan Apersepsi ... 59
6. Grafik Ketuntasan Hasil Belajajar Siklus I ... 60
7. Grafik Aktivitas Belajar Siswa Siklus I ... 62
8. Gambar Siswa Memberikan Tanggapan Saat Diskusi ... 65
9. Grafik Ketuntasan Hasil Belajajar Siklus II... 66
10. Grafik Aktivitas Belajar Siswa Per-Aspek Pada siklus I dan II ... 68
11. Siswa Sedang Mengerjakan Tes ... 71
12. Grafik Ketuntasan Hasil Belajajar Siklus II... 72
13. Observer Sedang Mengamati Aktivitas Belajar Siswa ... 73
14. Grafik Tingkat Aktivitas Belajar Siswa Pada Siklus I, II, dan III ... 74
DAFTAR LAMPIRAN
No Uraian Hal
1. RPP Siklus I ... 84
2. RPP Siklus II ... 89
3. RPP Siklus III ... 94
4. Perhitungan Uji Validitas Tes ... 99
5. Soal Siklus I ... 103
6. Soal Siklus II ... 105
7. Soal Siklus III ... 107
8. Kunci jawaban Soal ... 110
9. LKS I ... 111
10. LKS II ... 115
11. LKS III ... 118
12. Ketuntasan Hasil Belajar Siswa Siklus I ... 120
13. Ketuntasan Hasil Belajar Siswa Siklus II ... 121
14. Ketuntasan Hasil Belajar Siswa Siklus III ... 122
15. Aktivitas Belajar Siswa I ... 123
16. Aktivitas Belajar Siswa II ... 125
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Kesejahteraan bangsa merupakan cita-cita luhur perjuangan rakyat Indonesia. Cita-cita
ini dicapai melalui berbagai cara, salah satu diantaranya adalah peningkatan kualitas sumber
daya manusia. Untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, pemerintah Indonesia
harus mengupayakan beberapa hal, salah satu diantaranya melalui bidang pendidikan, melalui
pendidikan dapat diciptakan manusia yang intelektual, sosial, dan memiliki kepercayaan diri
sesuai dengan tuntutan pembangunan dan cita-cita nasional bangsa Indonesia.
Memajukan pendidikan merupakan salah satu tujuan nasional bangsa Indonesia. Berbagai
usaha dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Salah satunya yaitu dengan melakukan
upaya perbaikan pada sistem pembelajaran di sekolah secara terus-menerus sesuai dengan
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu guru sebagai komponen penting
dari tenaga kependidikan yang memiliki tugas untuk melaksanakan proses pembelajaran
diharapkan mampu mendesain rangkaian kegiatan belajar-mengajar yang dapat mencapai
tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan.
Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa proses belajar-mengajar merupakan jantung
dari aktivitas pendidikan. Ketika jantung ini berfungsi dengan baik dan sesuai dengan tujuan
yang akan dicapai maka pendidikan akan mencapai hasil yang diharapkan. Kenyataannya proses
belajar-mengajar di SMA Negeri 9 Medan khusunya bidang studi geografi belum optimal,
sehingga hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Informasi yang
belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah
yaitu 70. Dari hasil capaiannya tahun ajaran 2010/2011, untuk semua kelas hanya 61 % yang
mampu memenuhi KKM dari 85 % angka yang ditetapkan, sisanya belum mencapai nilai yang
ditentukan khususnya untuk materi Lingkungan Hidup.
Informasi yang diperoleh dari guru bidang studi geografi menyatakan bahwa proses
belajar-mengajar yang dilaksanakan selama ini menggunakan metode ceramah bervariasi,
dimana proses pembelajaran berpusat pada guru, disisi lain motivasi belajar siswa juga sangat
rendah. Oleh karena itu, salah satu usaha untuk memperbaiki proses pembelajaran adalah dengan
menerapkan model pembelajaran yang menekankan peran aktif siswa dalam proses
balajar-mengajar.
Era globalisasi saat ini semakin beragam metode pembelajaran atau model-model
pembelajaran dan media pembelajaran yang sesuai dengan konteks pembelajaran. Dalam
memperbaiki proses pembelajaran diantaranya dapat digunakan model Contextual Teaching and
Learning (CTL). Latar belakang dari pendekatan pembelajaran yang kontekstual adalah prinsip
yang menyatakan bahwa belajar akan lebih bermakna apabila siswa mengalami sendiri.
Sanjaya (2008) mengatakan bahwa :
“CTL merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses keterlibatan
siswa secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi kehidupan yang nyata sehingga mendorong siswa
untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan mereka.”
CTL memiliki tujuh komponen utama yaitu : 1) konstruktivisme (membangun,
community (masyarakat belajar), 5) modeling (pemodelan), 6) reflection (refleksi atau umpan
balik), 7) authentic asscessment (penilaian yang sebenarnya).
Belajar pada dasarnya membangun (mengkonstruksi) pengetahuan yang memerlukan
partisipasi aktif peserta didik dan guru. CTL diharapkan mampu mengefektifkan interaksi
tersebut karena didalamnya ada pengkaitan materi pelajaran terhadap masalah-masalah yang
terjadi dalam kehidupan sehari-hari siswa. Hal ini bertujuan agar konstruksi pengetahuan
mempunyai tingkat kebermaknaan yang tinggi. Oleh karena itu, interaksi guru dan siswa di kelas
menjadi daya dukung yang kuat untuk membantu siswa mempermudah proses konstruksi
pengetahuan, menemukan inti dari kegiatan pembelajaran, menggali pertanyaan-pertanyaan yang
berkaitan dengan materi yang dipelajari, berdiskusi dalam kelompok, menirukan atau
menceritakan sesuatu dari apa yang telah dilihat, merefleksikan diri, dan akhirnya memperoleh
penilaian yang pantas dari setiap proses yang dilakukan, bukan sekedar penilaian hasil tes.
Apabila ke tujuh komponen ini berlangsung dalam pembelajaran, maka telah tercipta komunikasi
dua arah antara guru dan siswa, dan guru bukan lagi sebagai pusat penmbelajaran melainkan
hanya sebagai fasilitator, atau pembelajaran lebih berpusat pada siswa (student centered).
Berdasarkan uraian diatas, CTL berpeluang untuk mengatasi masalah proses
belajar-mengajar di SMA Negeri 9 Medan pada bidang studi geografi khususnya materi lingkungan
hidup. Melalui pendekatan ini diharapkan dapat mengembangkan aktivitas belajar siswa
sehingga hasil belajar siswa mengalami peningkatan.
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan, maka masalah dapat
pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan siswa hanya sebagai pendengar yang pasif
mengakibatkan motivasi belajar siswa rendah; (3) guru belum mendesain pembelajaran yang
menarik sehingga aktivitas siswa belum maksimal dalam pembelajaran; (4) siswa sulit
memahami materi yang di ajarkan; (5) nilai geografi siswa yang belum mencapai criteria
ketuntasan minimal (KKM) yang ditetapkan oleh pihak sekolah.
C. Pembatasan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah, adapun masalah yang akan dibahas dalam penelitian
ini adalah aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Contextual
Teaching and Learning.
D. Rumusan Masalah
Sebagaimana yang telah diuraikan diatas, adapun rumusan masalah dalam penelitian ini
adalalah :
1. Bagaimana aktivitas belajar siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 9 Medan T.A 2011/2012
pada materi Lingkungan Hidup dengan menggunakan model pembelajaran Contextual
Teaching and Learning?
2. Apakah pembelajaran dengan menerapkan Contextual Teaching and Learning pada
materi Lingkungan Hidup dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas XI IPS 3 SMA
Negeri 9 Medan T.A. 2011/2012?
E. Tujuan Penelitian
1. Aktivitas belajar siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 9 Medan T.A 2011/2012 pada materi
Lingkungan Hidup dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and
Learning.
2. Peningkatan hasil belajar siswa pada materi Lingkungan Hidup di kelas XI IPS 3 SMA
Negeri 9 Medan T.A. 2011/2012.
F. Manfaat Penelitian
Manfaat yang diharapkan dari pelaksanaan penelitian ini adalah :
1. Menambah wawasan berpikir dalam menulis karya ilmiah dalam bentuk skripsi.
2. Sebagai sumbangan teoritis bagi pengembangan pendidikan khususnya dalam hal Model
Pembelajaran pada Mata Pelajaran Geografi.
3. Sebagai bahan masukan untuk guru/pengajar dalam upaya mengatasi kesalahan
pemilihan Model Pembelajaran pada pokok-pokok bahasan dalam Mata Pelajaran
Geografi.
4. Sebagai Pertimbangan bagi peneliti selanjutnya dengan topik penelitian yang sama pada
79
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada Bab V, maka dapat
disimpulkan bahwa :
1. Aktivitas belajar siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 9 Medan T.A
2011/2012 pada materi Lingkungan Hidup dengan menggunakan
pendekatan Contextual Teaching and Learning setiap siklusnya
mengalami peningkatan dan secara keseluruhan berada pada kategori baik.
Hal ini disimpulkan berdasarkan hasil observasi pada siklus I adalah 1, 79
(59,52%), pada siklus II meningkat 7,58% menjadi 2,01 (67,10%), dan
pada siklus III 2,29 (76,36%) dengan peningkatan sebesar 9,26% dari hasil
siklus II. Dari 5 aspek yang dinilai dalam aktivitas belajar siswa diakhir
penelitian 4 diantaranya berada pada kategori baik dan 1 aspek yang
berada dikategori cukup yaitu aktivitas siswa dalam mengemukakan
pendapat.
2. Ketuntasan hasil belajar siswa dari beberapa tes yang diberikan kepada
siswa pada materi Lingkungan Hidup dengan menggunakan pendekatan
Contextual Teaching and Learning juga meningkat disetiap siklusnya. Hal
ini terlihat dari jumlah dan persentase ketuntasan disetiap siklus yaitu pada
siklus I 20 siswa (60,61%) mencapai ketuntasan dan 13 siswa (39,39%)
tidak tuntas, pada siklus II terdapat 25 siswa (75,76%) tuntas dalam belajar
80
dan 8 siswa (24,24%) tidak tuntas, dan pada siklus III terdapat 29 siswa
(87,88%) tuntas dalam belajar dan 4 siswa (12,12%) tidak tuntas dalam
belajar. Dari hasil yang diperoleh disimpulkan bahwa pada akhir penelitian
yaitu siklus III hasil belajar siswa telah mencapai kriteria ketuntasan
minimal (KKM) secara klasikal sebesar 87,88%.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan
pendekatan Contextual Teaching and Learning pada materi Lingkungan Hidup
dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan maka
diajukan beberapa saran oleh penulis :
1. Kepada guru khususnya guru geografi yaitu (a) merancang pembelajaran
dengan menyesuaikan strategi atau pendekatan pembelajaran dengan
materi yang akan diajarkan sehingga siswa mudah dalam mengikuti
pembelajaran dan memahami materi yang diajarkan, (b) berusaha
mengunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) yaitu
pembelajaran berpusat pada siswa yang artinya dalam proses pembelajaran
siswa yang berperan aktif sedangkan guru sebagai pengarah dan
pembimbing dalam belajar, (c) meningkatkan hubungan emosional antara
81
2. Kepada siswa, untuk menyiapkan diri sebelum menghadapi pembelajaran
di kelas dengan membiasakan diri mempelajari terlebih dahulu materi
yang akan dibahas sehingga tercipta pembelajaran dua arah dalam proses
82
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, dkk. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara
Bahpari dan Mulya. 2009. Geografi SMA. Jakarta: Erlangga
Djamarah, Syaifuk Bahri dan Aswan Zain. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta
Hamalik, Oemar. 2008. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara
Jhonson, Elaine B. 2008. Contextual Teaching and Learning Menjadikan kegiatan
Belajar- Mengajar Mengasyikkan dan Bermakna. Bandung: MLC
Kunandar. 2008. Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai
Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: Rajawali Pers
Mandasari, Lola. 2010. Penerapan Contexxtual Teaching and Learning Untuk
Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa dan Kemampuan Koneksi Siswa Pada Materi Aritmatika Sosial di Kelas VII SMP Negeri 2 Rantau Selatan. T.A 2009/2010. Skripsi. Medan: Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA-
Unimed
Muslich, M. 2008. KTSP Pembelajaran Berbasis Kompetensi dan Kontekstual,
Panduan Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah. Jakarta: Bumi
Aksara
Sanjaya, Wina. 2008. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana
Sardiman, A.M. 2008. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Slameto, 2003. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta
Winarko, V. N. 2008. Pendekatan CTL dalam Pembelajaran Matematika di