• Tidak ada hasil yang ditemukan

Karakterisasi Dan Analisa Nutrisi Edible Film Dari Campuran Ekstrak Daun Sirsak (Annona Muricata) Dengan Tepung Tapioka, Kitosan Dan Gliserin

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Karakterisasi Dan Analisa Nutrisi Edible Film Dari Campuran Ekstrak Daun Sirsak (Annona Muricata) Dengan Tepung Tapioka, Kitosan Dan Gliserin"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

LAMPIRAN A. PERHITUNGAN

1. Perhitungan hasil analisa kadar nutrisi edible film dari ekstrak daun sirsak

1.1 Penentuan kadar air

�������� =�2− �1

Berat sesudah perlakuan = 40.0704 g

(2)

1.2 Penentuan Kadar Abu

Berat sesudah perlakuan = 26.7644 g

(3)

1.3 Penentuan Kadar Protein

������������ =(�1− �2) ��� 0.014 ��.���.�

� � 100 %

Dimana : W = Berat sampel

V1 = Volume HCl 0.01 N yang dipergunakan untuk peniteran

V2 = Volume HCl yang digunakan untuk pentiteran blanko

(4)

1.4 Penentuan kadar lemak

����������=�1− �2

� � 100 %

Dimana : W = Berat sampel

W1 = Berat sesudah diekstraksi

W2 = Berat sebelum diekstraksi

(5)

1.5 Penentuan kadar karbohidrat

����������ℎ����� = 100 %−% (�������+�����+���+���)

Dik : Protein = 3.71%

Lemak = 2.02 %

Abu = 0.30 %

Air = 26.58 %

Dit : % Kadar karbohidrat

Jawab :

����������ℎ����� = 100 %−% (�������+�����+���+���)

= 100 %−% (3.71 + 2.02 + 0.30 + 26.58)

= 100 % - 32.61 %

= 67.39%

(6)

Lampiran B. GAMBAR PENELITIAN

Gambar a. Edible Film Variasi I terdiri dari 2 g tapioka, 1 g kitosan, 2 mL gliserin dan

10 mL daun sirsak

Gambar b. Edible Film Variasi 2 terdiri dari 2.5 g tapioka, 1 g kitosan, 2 mL

(7)

Gambar c. Edible Film Variasi 3 terdiri dari 3 g tapioka, 1 g kitosan, 2 mL gliserin

dan 10 mL daun sirsak

Gambar d. Edible Film Variasi 4 terdiri dari 3.5 g tapioka, 1 g kitosan, 2 mL gliserin

dan 10 mL daun sirsak

(8)

Gambar e. Edible Film Variasi 5 dan merupakan edible film yang paling bagus

(9)

Lampiran C. HASIL SPEKTRUM FT-IR

Gambar

Gambar a. Edible Film Variasi I terdiri dari 2 g tapioka, 1 g kitosan, 2 mL gliserin dan
Gambar c. Edible Film Variasi 3 terdiri dari 3 g tapioka, 1 g kitosan, 2 mL gliserin
Gambar e. Edible Film Variasi 5 dan merupakan edible film yang paling bagus

Referensi

Dokumen terkait

Universitas Sumatera Utara... Universitas

Universitas Sumatera Utara... Universitas

Dari perbandingan hasil kuat tarik dapat disimpulkan bahwa edible film pada variasi tepung tapioka dengan penambahan 3,5 g tepung tapioka, 2% kitosan, 10 g ekstrak jambu biji dan

Universitas Sumatera Utara... Universitas

Dari hasil penelitian karakterisasi dan uji aktivitas edible film dari campuran tepung tapioka, kitosan, sisik ikan gurami (oshpronemus gouramy) dan gliserin untuk pembungkus

Hasil Analisa Gugus Fungsi FT-IR Edible Film Dengan Uji Mekanik Optimal Pada Variasi Gliserin... Proses pembuatan larutan

Karakterisasi Edible Film Dari Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia mangostana L) dengan Penambahan Tepung Tapioka, Kitosan Dan Gliserin Sebagai Pemlastis“.. Medan : Universitas Sumatera

Telah dilakukan penelitian pembuatan edible film dari campuran tepung tapioka, kitosan dan ekstrak jambu biji merah (Psidium guajava L.) dengan pemlastis gliserin.. Edible film