• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II METODE PERANCANGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II METODE PERANCANGAN"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

METODE PERANCANGAN

A. Orisinilitas

Topeng betawi adalah kedok yang di pakai dalam tari topong tunggal yang biasanya digunakan sebagai penggambaran tentang kehidupan masyarakat betawi melalui watak dari berbagai macam topengnya. Topeng yang di pakai dalam tari adalah topeng jingga, topeng panji, topeng samba dan satu tokoh yang menggambarkan tokoh orang tua adalah topeng jantuk. Dalam perkembangannya topeng mulai bekembang untuk dijadikan suatu kerajinan yang bernilai estetis untuk dijadikan sebuah souvenir atau cinderamata suatu daerah, Produk kerajinan dari souvenir topeng banyak yang telah berkembang dan menjadi sebuah icon souvenir dari setiap daerah.

1. Berikut referensi topeng betawi

 Topeng karya Idi kushandi Sanggar Setia Warga

Gambar 1. Topeng Betawi Idi Kushandi (Sumber : Sanggarsetiawarga.com)

Topeng Betawi karya Idi Kushandi mempunyai ciri khas tersendiri dari segi corak dan tampilan warna yang cerah dan mata yang lebar. Topeng betawi karya Idi Kushandi menggunakan penutup kepala atau dalam bahasa betawi di sebut sebagai bando. Ada tiga karakter yang di buat yaitu Panji, Samba, dan Jingga. Topeng dengan watak wanita (panji dan samba) menggunakan mahkota emas dan alis yang lentik serta hidung yang lebih kecil dibandingkan karakter pria. Karakter pria (jingga) mempunyai bentuk lebih gagah dengan kumis tebal, hidung lebih mancung dan mempunyai taring dan gigi.

(2)

 Topeng karya Hj. Muhamad Bokir

Gambar 2. Topeng Betawi Hj. Muhamad Bokir (Sumber : kampungbetawi.com)

Topeng betawi karya Hj. Muhamad Bokir adalah topeng betawi yang masih menggunakan rambut dibandingkan topeng yang menggunakan mahkota. Topeng yang di buat hanya karakter jingga, mempunyai bentuk lebih kecil, mata yang lebar, berlubang di mata, dan terdapat taring agar nampak sangar sesuai karakter.

 Topeng karya Setya Anindra sanggar kendalimanik

Gambar 3. Topeng Betawi Setia Anindra (Sumber : www.merahputih.com)

Topeng karya Setya Anindra mempunyai ciri khas dari segi tampilan yang lebih detail di bagian wajah. Topeng Setya Anindra menggunakan tiga karakter yaitu Panji, Samba, dan Jingga. Untuk karakter wanita (panji dan samba) mempunyai mahkota yang dipadukan dengan warna-warna yang cerah serta bermotif segitiga kecil, alis

(3)

yang lebih lentik dengan arsiran yang lebih unik, mata tidak lebar, dan bibir lebar terlihat gigi topeng.

Sedangkan untuk watak pria (jingga) menggunakan mahkota yang bermotif segitiga dengan warnah cerah, alis tebal dengan warna emas, hidung yang lebih mancung, dan kumis yang tebal kesamping terlihat gigi berwarna emas. Topeng watak pria karya Anindra tidak mempunyai taring, tetapi menggunakan gigi emas dan alis emas serta mata yang lebar.

 Topeng karya Bachtiar Jamaludin sanggar betawi

Gambar 4. Topeng Betawi Bachtiar Jamaludin (Sumber : sanggarnusantara.com)

Topeng karya Bachtiar Jamaludin hampir sama dengan karya Idi Kushandi akan tetapi watak pria tidak menggunakan mahkota, melainkan menggunakan rambut. Topeng karya Bachtiar menggunakan tiga karakter yaitu Panji, Samba, dan Jingga. Karakter wanita (panji dan samba) menggunakn mahkota dengan corak warna cerah, alis dan mata tidak begitu besar, dan bibir lebih tipis. Sedangkan karakter pria (jingga) tidak menggunakan mahkota, hanya rambut menghiasi kepala, hidung mancung, dan kumis di lukis hingga jenggot.

2. Souvenir topeng

Di setiap daerah mempunyai beragam kerajinan souvenir topeng mulai dari gantungan topeng, pigura topeng, dan hiasan dinding topeng. Dari berbagai sumber yang penulis cari, souvenir yang menggunakan topeng sudah ada sebelumnya.

(4)

Namun kebanyakan topeng yang digunakan adalah topeng daerah khas jawa dan hanya sedikit pengrajin topeng betawi yang menjadikan topeng sebagai souvenir yang bernilai estetis.

 Gantungan Topeng

Gantungan topeng mempunyai bentuk lebih kecil dan mempunyai corak batik yang sesuai daerah.

Gambar 5. Contoh gambar souvenir topeng (sumber : www.indoart.com/2016)

 Hiasan Topeng Malangan

Hiasan topeng Malangan mempunyai bentuk sesuai ukuran yang di pakai dalam tari. Topeng Malangan mempunyai ciri khas yaitu hidungnya mancung dan mata yang sipit.

Gambar 6. Contoh gambar souvenir topeng (sumber : www.malangan.com/2015)

(5)

 Hiasan topeng meja

Hiasan topeng meja dari daerah Jogja mempunyai ciri khas di mana wajah topeng dihiasi dengan batik. Warna yang di pakai dalam hiasan topeng betawi satu warna.

Gambar 7. Contoh gambar souvenir topeng (sumber : www.malangan.com/2015)

Dari semua souvenir yang ada penulis melihat belum adanya souvenir khas topeng betawi yang lebih unik seperti souvenir khas daerah luar Jakarta. Penulis akan membuat sebuah souvenir topeng betawi dengan ukuran yang lebuh kecil untuk disesuaikan menjadi souvenir dengan tampilan display yang lebih unik. Nantinya souvenir topeng betawi akan mempunyai tampilan baru sebagai hiasan dinding, hiasan meja, ataupun souvenir oleh-oleh khas dari Jakarta.

B. Kelompok Pengguna Produk

Perancangan souvenir topeng betawi dengan tiga watak yang berbeda bertujuan untuk menjangkau masyarakat dengan target terbagi menjadi beberapa kategori, yaitu:

(6)

1. Demografis

Secara demografis souvenir topeng betawi ditujukan untuk para pencari souvenir baik itu laki – laki maupun perempuan yang ingi memilik souvenir khas jakarta yang mana lebih menargetkan wisatawan yang berkunjung kejakarta baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

2. Geografis

Secara geografis segmentasi dari souvenir topeng betawi adalah masyarakat jakarta yang datang pada acara festival betawi yang diselenggarakan di jakarta, namun tidak menutup kemungkinan bagi masyarakat luar jakarta maupun wisatawan mancanegara yang menginginkan souvenir topeng betawi

3. Psikografis

Masyarakat ataupun wisatawan yang datang keacara festival budaya betawi yang menyukai nilai estetis dari souvenir topeng baetawi.

4. Status ekonomi sosial

Dapat mengarah kesegala status, baik menengah kebawah, maupun menengah keatas.

C. Tujuan dan Manfaat

1. Tujuan

Tujuan dari pembuatan souvenir topeng betawi adalah :

a. memperkenalkan kebudayaan topeng betawi kepada masyarakat jakarta dan sekitarnya

b. bagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang datang kejakarta agar menjadikan souvenir topeng betawi sebagai oleh oleh dari jakarta yang mempunyai nilai estetis

c. sebagai media promosi tentang kebudayaan masyarakat betawi kepada generasi muda

(7)

2. Manfaat

Adapun manfaat tugas akhir ini adalah sebagai berikut : a. Bagi penulis

Dapat menambah wawasan yang berkaitan dengan kerajinan souvenir topeng betawi baik dalam hal proses pembuatan dan pemasaran.

b. Bagi Institusi

Membuka peluang usaha untuk membuat sebuah souvenir topeng betawi yang mempunyai ciri khas tersendiri dan sesuai budaya betawi

c. Bagi desain produk

Tugas akhir ini sebagai sarana media referensi baru dalam pembuatan sebuah produk dengan unsur seni betawi, yang memang sangat unik untuk digali dan dikembangkan lagi agar lebih mengetahui dan mempelajarinya, sehingga kedepannya para designer produk akan membuat produk-produk yang yang serupa.

D. Relevansi dan Konsekuensi Studi

1. Logika dasar perancangan

Dalam perancangan pembuatan souvenir topeng betawi ada beberapa hal yang harus dilakukan, antara lain :

a. Riset konsep

Pada tahap awal penulis melakukan beberapa riset serta melakukan pengumpulan data mengenai berbagai macam tentang topeng betawi, dari mulai bahan baku pembuat topeng, proses pembuatan topeng dan perkembangan dari topeng betawi hingga saat ini.

b. Pra produksi

Tahap selanjutnya adalah melakukan persiapan skema pra prduksi. Di mana penulis mulai merancang konsep souvenir topeng betawi dari mulai sketsa bentuk, ukuran dan juga bentuk visualnya.

c. Produksi

Setelah semua konsep souvenir topeng betawi lengkap. Maka mulai pada proses produksi yang di awali dengan membuat master (cetakan topeng), pemilihan bahan dasar pembuat topeng, hingga mencetak topeng betawi

(8)

dengan bahan dasar resin yang dituangkan dalam cetakan, dan proses penghalusan topeng betawi hingga pelukisan topeng.

d. Pasca produksi

Selanjutnya setelah proses produksi masuk ketahap finishing. Di mana topeng di beri unsur tambahan seperti pelukisan wajah, kumis dan di cat varnish agar terlihat lebih menarik dan mengkilap. Kemudian diberikan display untuk topeng betawi agar menarik.

2. Teknologi yang dibutuhkan

Skema yang di buat berdasarkan analisa-analisa bentuk dari topeng betawi dan corak warna yang sesuai watak dari topeng, penggunaan alat digital antara lain digunakan untuk proses digitalisasi bentuk sketsa topeng untuk di buat versi vecktornya pada laptop dan menggunakan aplikasi softwear desain.

3. Material yang dibutuhkan

Material yang dibutuhkan dalam proses pembuatan souvenir topeng betawi adalah sillicon rubber yang di campur dengan katalis (hardener) untuk pembuatan master atau cetakan topeng. Sillicon rubber di pilih karena mempunyai tekstur seperti karet dan lentur sehingga sangat baik jika digunakan untuk membuat master atau cetakan topeng, Selain lentur sillicon rubber juga mampu mencetak cetakan dari benda apapun dan mempunyai hasil cetakan sesuai dengan benda yang dicetaknya.

Kemudian diperlukan lilin mainan untuk alas yang bertujuan untuk menghindari sillicon rubber keluar dari cetakan. Setelah master atau cetakan di buat maka pembuatan topeng di mulai dengan menggunakan bahan resin, Resin di campur dengan pengeras resin agar bahan cepat kering dan mencetak sesuai cetakan topeng yang di buat. Resin yang dipakai adalah resin keruh yang biasa digunakan dalam pembuatan aksesoris.

4. Biaya perancangan dan produksi

Setiap pembuatan dan perancangan sebuah produk dibutuhkan estimasi biaya pembuatannya, berikut rincian biaya hingga produksi :

(9)

a. Biaya bahan baku

No. Bahan Jumlah Harga Satuan Total 1. Sillicon ruber+katalis 2 147.000 294.000

2. Lilin mainan 2 10.000 20.000

3. Cat acrylic 1 135.000 135.000

4. Cat dasar semprot 1 35.000 35.000 5. Cat varnish semprot 1 45.000 45.000

6. Clay 2 27.500 82.500

7. Resin bahan dasar 2 87.000 174.000

TOTAL 785.500

Tabel 1. Biaya bahan baku (produksi satuan)

b. Biaya lain lain

No. Bahan Jumlah Harga Satuan Total

1. List pigura 2 15.000 15.000 2. Spidol hitam 1 7.000 7.000 3. Double trip 3m 1 35.000 35.000 4. Display produk 1 250.000 250.000 5. X banner 1 65.000 65.000 TOTAL 372.000

Tabel 2. Biaya lain-lain

c. Total biaya

Biaya bahan baku dan biaya lain - lainya adalah : Rp. 785.000 + Rp. 372.000

(10)

Dengan total biaya produksi satuan untuk souvenir topeng betawi adalah :

Rp. 785.000 (bahan baku) + Rp. 150.000 (display topeng satuan) : 11 (jumlah souvenir topeng)

= Rp. 935.000 : 11 = Rp. 85.000

Jika produksi souvenir topeng betawi dalam skala banyak maka harganya akan jauh lebih murah dibandingkan dengan harga satuannya. Jadi untuk satuan souvenir topeng betawi di jual dengan harga Rp. 85.000 untuk satu souvenir topeng betawi, jika di buat dengan skala banyak maka kemungkinan akan lebih murah karena semakin banyak produksi maka harga bahan baku pembuat lebih murah karena pembelian bahan baku skala besar.

E. Skema Proses Kerja

Berikut ini adalah skema proses kerja dalam perancangan pembuatan souvenir topeng betawi melalui bagan di bawah ini :

(11)

1. Pra produksi

Produksi merupakan tahapan perencanaan. Tahapan ini dilakukan sebelum tahap selanjutnya yaitu produksi. Hal ini mencakup menentukan ide suatu produk, melakukan pengembangan pada ide dan konsep tersebut, pemilihan macam macam watak topeng betawi, hingga menentukan teknik digital seperti apa yang akan digunakan untuk mengolah gambar tersebut. Tujuan pra produksi adalah mempersiapkan segala sesuatunya agar proses produksi dapat berjalan sesuai dengan ide dan konsep awal dan menghasilkan hasil yang maksimal. Tahapan dari proses pra produksi ini, adalah :

a. Konsep ide

b. Menentukan watak topeng betawi dan visual topeng c. sketsa desain topeng

d. Tracing drawing

2. Produksi

Tahapan produksi secara umum merupakan proses eksekusi setelah melakukan tahapan-tahapan pra produksi. Adapun tahapan dari proses produksi ini yaitu :

a. Proses digital (tracing) b. Cetak resin topeng c. Pengecatan dasar topeng d. Pelukisan topeng

e. Pembuatan display pameran 3. Pasca produksi

Pasca produksi merupakan tahapan finishing setelah proses produksi. Tahapan dari proses pasca produksi yaitu :

a. Proses penempelan double tip 3m di pigura dan display pameran b. Proses finishing varnish dan dan menempel kumis topeng betawi c. Proses finishing booth pameran

(12)

Berikut adalah bagan skema proses produksi :

Gambar

Gambar 1. Topeng Betawi Idi Kushandi  (Sumber : Sanggarsetiawarga.com)
Gambar 3. Topeng Betawi Setia Anindra  (Sumber : www.merahputih.com)
Gambar 4. Topeng Betawi Bachtiar Jamaludin  (Sumber : sanggarnusantara.com)
Gambar 5. Contoh gambar souvenir topeng  (sumber : www.indoart.com/2016)
+3

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan permasalahan tersebut maka timbulah ide untuk membuat suatu sistem cetakan material komposit dengan sistem pengendalian tekanan yang dibutuhkan suatu material

Teknologi yang dibutuhkan dalam perancangan desain papan permainan ini ditunjang oleh teknologi yang baik dalam produksi, diantaranya adalah :.. Mesin Pemotong Kayu

Tahap pembuatan cover tenda menggunakan alat gunting kain sebagai alat pemotong kain, menggunakan mesin jahit untuk menyambungkan kain satu dengan kain lainnya,

Selain penyimpanan alat gambar, trace box ini juga akan menggunakan material kaca pada kotak lampu agar selain untuk menggambar, kotak lampu tersebut bisa digunakan

Untuk merubah epoksi resin menjadi epoksi plastik dibutuhkan reaksi dengan substansi yang sesuai. Substansi disini adalah Hardener. Contoh beberapa jenis hardener adalah

Perancangan lampu limbah tempurung kelapa adalah produk ricycle yang menggunakan material berbahan limbah tempurung kelapa yang sudah tidak terpakai dan dipadukan

sampai kepenjuru dunia, untuk itu rak sangat dibutuhkan untuk menata kaset dengan rapih dan tidak mudah pecah pada bagian mika, dengan dipajangnya kaset-kaset di rak tidak

Sehingga Kebutuhan untuk penunjuk arah keselamatan evakuasi dapat digunakan pada area konstruksi gedung, rumah sakit, perumahan dengan material glow in the dark