• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN AGAMA SIKH DI KOTA MEDAN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERKEMBANGAN AGAMA SIKH DI KOTA MEDAN."

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

PERKEMBANGAN AGAMA SIKH DI KOTA MEDAN

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Oleh :

YASIR MAULANA RAMBE

NIM 309121082

JURUSAN PENDIDIKAN SEJARAH

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)

ABSTRAK

Yasir Maulana Rambe, Nim : 309121082, “perkembangan agama Sikh di Kota Medan”. Skripsi S1. Jurusan Pendidikan Sejarah. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Medan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan agama Sikh di kota Medan. Mulai

dari awal masuknya agama Sikh sampai kepada perkembangannya hingga saat ini mulai dari

dibangunnya beberapa rumah ibadah, lembaga pendidikan hingga dibentuknya organisasi agama Sikh.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Field Research dan Library Research. Sedangkan

tekhnik pengumpulan data berasal dari wawancara dari beberapa narasumber serta kajian pustaka.

Dari hasil penelitian tersebut dapat dilihat bahwa agama Sikh masuk tidak terlepas dari peran etnis

India Punjabi yang datang ke kota Medan pada masa colonial Belanda serta pada masa pasca

kemerdekaan. Datangnya agama Sikh kekota Medan semakin member warna bagikota Medan.

Berdirinya beberapa Gurdwara merupakan salahsatu hal yang sangat penting yang dirasakan ummat

Sikh. Kemudian, lembaga pendidikan juga didirikan karena dianggap sebagai aspek yang cukup

penting.Dengan semakin bertambahnya ummat Sikh, maka ada sebuah keinginan untuk membuat

sebuah organisasi bagi para pemeluk agama Sikh di kota Medan. Dalam tahap tentu akan terlihat

(4)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur Penulis panjatkan kehadirat Allah S.W.T Yang Maha Pengasih Lagi

Maha Penyayang, Ilmunnya meliputi segalanya. Dengan rahmat dan hidayah yang

dilimpahkan-Nya kepada Penulis sehingga Penulis dapat menyelesaikan skripsi ini tepat pada

waktunya.

Adapun skripsi ini dengan judul “Perkembangan Agama Sikh Di Kota Medan”.

Dalam penulisan skripsi ini, ada berbagai kesulitan yang dihadapi Penulis, sehingga Penulis

menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Namun berkat bantuan, dukungan

dari orang tua dan orang-orang terdekat Penulis serta bimbingan dari ibu dosen pembimbing,

akhirnya Penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.

Selesainyapenulisanskripsiini, Penulismengucapkanterimakasihkepada :

1. Kedua orang tua penulis yang penulis banggakan ayah Adlin Imran Rambe dan

mamak Rosdiani yang telah banyak memberikan dukungan baik materi maupun non

materi serta doa sehingga penulis dapat menyelesaikan masa perkuliahan. Semoga apa

yang telah ayah dan mamak lakukan selama ini dalam hidupku menjadi amal yang tak

pernah putus bagi mamak dan ayah.

2. Bapak Prof. Dr. IbnuHajar, M.Pd sebagai Rektor Universitas Negeri Medan

3. Bapak Dr. Restu, M.S sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial

4. IbuDra. Lukitaningsih, M.Hum sebagai Ketua Jurusan Pendidikan Sejarah sekaligus

Dosen Pembimbing Akademik penulis.

5. Ibu Dra. Hafnita Sari Dewi Lubis, M.Si sebagai Sekretaris Jurusan Pendidikan

Sejarah sekaligus Dosen Pembimbing Skripsi Penulis yang telah banyak memberikan

bimbingan dan arahan yang sangat berharga bagi Penulis sehingga skripsi ini dapat

(5)

6. Bapak, Drs. YusharTanjung, M.Si sebagai dosen penguji

7. Bapak Drs. Ponirin, M.Si sebagai dosen penguji

8. Kepada para pengurus Gurdwara Shree Guru ArjundevJi yang telah memberikan

sumbangsih dalam menyelesaikan skripsi ini. Dan kepada Bapak Pritam Singh yang

telah meluangkan waktunya kepada saya.

9. Kepada Bapak T. Gurdip Singh, Aulakh selaku narasumber yang telah banyak

memberikan saya informasi. Sukses dan sehat selalu kepada bapak. Semoga tuhan

memberkahi kehidupan bapak.

10.Kepada Bapak Ajmir Singh terimakasih atas bantuan dan dukungannya. Semoga

bapak sehat selalu

11.Kepada Bang Simren Singh saya mengucapkan banyak terimakasih atas dukungannya

selama ini kepada saya.

12.Kepada Kanwel Singh terimakasih atas segala bantuan dan dukungannya kepada

penulis.

13.Adik Penulis Fathul Arifin Rambe dan Raya Mursalin Rambe. Terimakasih untuk

dukungan, semangat dan bantuan yang diberikan selama ini.

14.Sahabat Penulis ihsan, Risdam Habibi, Armeindo, Ahmad Arif, Mafriza,syarifuddin,

Novriandi Simanjuntak, Irvan. Serta sahabat-sahabat seangkatan dan seperjuangan

penulis yang tidak dapat penulis tuliskan satu persatu, terimakasih atas dukungan dan

kebersamaan kita selama ini. Serta abang – abang stambuk yang juga masih berjuang dengan skripsi. Dan kepada adik – adik stambuk saya juga ucapkan terimakasih. 15.Teman-teman seperjuangan PPL ’09 di SMP Negeri 1 Pantai Cermin.

Akhir kata Penulis mengucapkan terimakasih, semoga kiranya skripsi ini dapat

(6)

Medan, April 2014

Penulis

(7)

DAFTAR ISI

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN ... 14

A. Metode Penelitian ... 14

B. Lokasi Penelitian ... 14

C. Populasi dan Sampel ... 15

D. Bentuk data ... 16

E. Teknik Pengumpulan Data ... 16

F. Teknik Analisa Data ... 17

BAB IV. PEMBAHASAN ... 18

1. Identitas Daerah Penelitian ... 18

A. Sejarah Kota Medan ... 18

B. Gambaran Agama Sikh ... 21

1. Daerah asal Agama Sikh ... 21

2. Ciri – ciri ummat Sikh... 23

2. Latar Belakang Migrasi Orang India ... 24

3. Kedatangan Agama Sikh ke Medan ... 27

A. Kedatangan Orang India Ke Sumatera Utara ... 27

B. Kedatangan Orang India ke Kota Medan ... 29

C. Kedatangan Orang-Orang Punjabi Sikh ke Kota Medan ... 32

D. Kedatangan Punjabi Sikh Pada Awal Kemerdekaan... 39

4. Perkembangan Agama Sikh di Kota Medan…... ... 42

A. Berdirinya Beberapa Gurdwara... .... 42

B. Dibangunnya Lembaga Pendidikan... ... 46

C. Berdirinya Organisasi Sosial Masyarakat Sikh... ... 60

5. Peranan Masyarakat Sikh Dalam Pembangunan Kota Medan ... 65

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN ... 67

1. Kesimpulan ... 67

(8)
(9)

DAFTAR GAMBAR

Gambar warga India / Sikh di SumateraTimur ... 38

Gambar para guru sekolah Khalsa ... 57

Gambar gambar mantan guru sekolah Khalsa yang bermain peran ... 58

(10)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 :Instrumen Wawancara

Lampiran 2 :Daftar Informan

(11)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar belakang

Agama merupakan sesuatu yang tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya. Kehidupan

beragama pada dasarnya merupakan kepercayaan terhadap keyakinan adanya kekuatan gaib,

luar biasa atau supernatural yang berpengaruh terhadap kehidupan individu dan masyarakat,

bahkan terhadap segala gejala – gejala alam.

Ajaran agama memiliki banyak jenis dan bermacam ragam hal ini dikarenakan berbagai

perbedaan dan pengaruh baik dari segi sejarah, social budaya, lingkungan masing – masing

masyarakat atau komunitas penganut agama itu sendiri. Perubahan dan berkembangnya suatu

agama, aliran kepercayaan, dan cults baru juga disebabkan oleh gerakan – gerakan

keagamaan. Situs Adherents.com mengungkapkan data statistic dari berbagai sumber yang

diolah dan disempurnakan pada tanggal 6 september 2002 bahwa agama besar didunia

sebanyak 22 macam.jumlah 22 macam itu dengan menggabungkan saja kelompok

secular/non religious/ agnostic/atheis (850 juta ), kelompok agama – agama tradisional Cina (

225 juta ), kelompok agama – agama asli (primal – indigenous , 150 juta ). Kelompok agama

– agama tradisional afrika ( Afrikan Tradisional and Diasporic, 95 juta ), dan kelompok –

kelompok agama penyembah berhala baru ( Neo – Paganism, 1 juta ), masing – masing

dalam satu nomor. Yang lain dari yang lima kelompok ini adalah penganut agama Kristen ( 2

miliar ), Islam ( 1,3 miliar ), Hindu ( 900 juta ), Buddha ( 360 juta ), Sikh ( 23 juta ), Juche (

19 juta ), spiritualisme ( 14 juta ), Yahudi ( 14 juta ), Baha’I ( 6 juta ), Jainisme ( 4 juta ),

Shinto ( 4 juta ), Cao dai ( 3 juta ), Tenrikyo ( 2,4 juta ), Unitarian – Universalisme ( 800 ribu

(12)

atau yang biasa dikenal sebagai agama diungkap sebanyak 12 buah, yaitu Baha’I, Buddha,

Kristen, Konfusianisme, Hindu, Islam, Jainisme, Yahudi, Shinto, Sikh, Tao, dan Zoroaster.

Disini penulis tertarik melihat jumlah penganut agama Sikh yang tergolong banyak untuk

sebuah agama yang baru berusia kurang lebih 500 tahun.Didata tersebut agama Sikh

memiliki penganut sekitar 25 juta jiwa.Hal ini membuat agama Sikh sebagai agama yang

memiliki penganut terbesar ke 6 didunia yang mana sebagian besar pemeluknya berada di

India.

Sikhisme adalah agama yang percaya akan satu Tuhan yang pantheistik. Pendirinya

adalah Guru Nanak (1469-1539).Ia dilahirkan sebagai Nanak Dev di Nankana Sahib, sekitar

40 kilometer dari Lahore.Menurut legenda, Guru Nanak yang dilahirkan di keluarga Hindu,

mendapat wahyu setelah mandi pagi di tahun 1499.Pria yang saat itu berusia 30 tahun, lalu

menyerahkan semua harta yang dimilikinya. Kemudian ia melakukan perjalanan keliling

negeri sebagai pengkhotbah Sikhisme, untuk menyebarkan kepercayaaannya akan satu

Tuhan. Guru Nanak tidak mengakui perbedaan kasta dan dengan demikian menjadinya

agamanya menarik bagi anggota kasta rendah.

Persamaan derajat antar manusia yang ditegaskan Sikhisme juga menunjukkan, bahwa

pria dan wanita memiliki nama depan yang sama. Hanya pada nama belakang saja diketahui

jenis kelaminnya. Singh (singa) untuk laki-laki dan Kaur (puteri) untuk perempuan.

Ajaran Guru Nanak dan sembilan Guru setelahnya tercatat dalam kitab suci Sikh "Guru

Granth Sahib". Kuil Sikh disebut Gurdwara atau "gerbang menuju Guru". Setiap orang, tidak

peduli agama atau budaya apa, bisa makan bersama dua kali sehari di kuil. Khususnya hari

(13)

Agama sikh merupakan salah satu agama yang berasal dari India. Dan cukup

memberikan dampak dan pengaruh dalam masyarakat disana. Agama ini pertama kali

disebarkan oleh guru Shree Nanak Dev Ji pada abad ke lima belas masehi. Agama ini berasal

dari daerah Amritsar ( Negara Bagian Punjab Sekarang ) dan menjadi agama yang cukup

banyak dianut.

Sedangkan di kota Medan sebagai kota yang cukup Pluralis juga terdapat para

pemeluk dan penganut agama sikh. Namun, tidak berbeda dengan daerah lain pemeluk agam

sikh ini juga mayoritas para etnis keturunan India Punjab. Mereka ini pada umumnya bekerja

pada sector perekonomian dan perdagangan.

Dikarenakan berbagai pengaruh dan peran dari agama sikh serta pengetahuan

berbagai sumber yangmasih minim tentang masuk dan berkembangnya agama sikh dikota

medan maka penulis merasa tertarik untuk menulis “Perkembangan Agama Sikh di Kota

Medan” dan diharapkan dapat menambah wawasan penulis, mahasiswa , maupun pembaca.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dipaparkan diatas, maka masalah yang

teridentifikasi adalah:

1. Sejarah masuknya agama Sikh kekota Medan.

2. Proses perkembangan agama Sikh di Kota Medan?

C. Perumusan Masalah

Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:

1. Latar belakangmasuknya agama Sikh kekota Medan?

(14)

D. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitian adalah sebagai berikut :

1. Untuk mengetahuilatar belakang masukknya agama Sikh Masuk kekota Medan.

2. Untuk mengetahui proses perkembangan agama sikh dikota Medan.

E. Manfaat Penelitian

Adapun Manfaat penelitian adalah sebagai berikut :

1. Sebagai pengembangan Ilmu bagi peneliti sendiri dalam rangka pengembangan Ilmu

pengetahuan

2. Dengan penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan pembaca tentang salah

satu agama minoritas sehingga dapat menumbuhkan sikap toleransi dan saling

menghargai diantara para pemeluk agama.

3. Menambah wawasan sejarah tentang masuk dan berkembangnya agama Sikh di

(15)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

1. KESIMPULAN

India merupakan sebuah Negara yang cukup luas yang terletak dibagian selatan benua

Asia.India merupakan sebuah Negara yang terdiri dari banyak ras yang mendiami Negara ini

dari utara hingga selatan.Secara bahasa India berasal dari bahasa Yunani, Indoi yang berarti

bangsa yang mendiami daerah pinggiran sungai Indus, atau shindu dalam bahasa Sansekerta.

Orang India sering kali menggunakan istilah Hindustan atau cukup dengan sind, yang

berasl dari bahasa daerah yang berarti lembah syngai sindhu. Namun, banyak juga orang

ataupun para ahli Indolog menggunakan istilah Bhataravarta untuk menyebutkan wilayah

India sekarang dengan anggapan bahwa orang yang mendiami wilayah India dianggap

sebagai keluarga bharata. Selain itu, ada juga istilah lain yang juga sering digunakan untuk

menyebutkan wilayah India yaitu aryavarta yang memiliki arti negeri orang arya.

India mendapat kemerdekaannya pada tanggak 15 Agustus 1947 dari Inggris setelah

dijajah selama kurang lebih 150 tahun. Pada 15 Agustus, tertera dengan tulisan emas dalam

sejarah India. Dengan turunnya bendera Inggris dari atas Benteng. Berakhirlah masa

penjajahan yang berlangsung selam kurang lebih 1 ½ abad yang tidak ada tandingannya

dalam sejarah Dunia. (dr. T.S.G. Moelia. 1949:257 ).

India memiliki sejarah dan perjalanan yang panjang.Tentang masa purba India kita

mengetahui dari berbagai studi arkeologis yang dilakukan oleh para sarjana barat maupun

oleh sarjana dari India sendiri.Ungkapan mengenai sejarah manusia diIndia sendiri barulah

(16)

kuno dari India. Penggalian – penggalian itu dilakukandidua tempat yaitu Harappa dan

Mahenjo Darro yang memekan waktu kurang lebih dua puluh lima tahun.

Punjabi terletak di sebelah barat laut India.Sejak dahulu wiilayah ini merupakan lahan

pertanian yang sangat subur dan menjadi salah satu Negara bagian yang memberikan

sumbangsih yang sangat besar dalam menghasilkan kebutuhan pangan India.Pada masa

penjajahan Inggris wilayah Punjabi ini merupakan wilayah yang sangat penting bagi Inggris.

Punjabi adalah daratan yang dialiri oleh lima sungai dibagian barat lauat India dan timur

laut Pakistan. Punj secara bahasa berarti lima dan aab berarti air, jadi kata Punjab berarti

Lima Air ( air disini diartikan sebagai sungai ). Kelima sungai ini mengalir melaui Punjab,

yang bersumber dari bermacam – macam danau kecil yang ada dipegunungan Himalaya. Jika

kita hendak melalui Punjab dari Delhi ke Afganistan, kita akan menemui seungai – sungai

secara berturut – turut yaiyu sungai Beus, Sungai, Satluj, Sungai Ravi, Sungai Chenab dan

Sungai Jhelum. ( Media Khalsa.2001:51 ).

Kedatangan orang – orang Punjabi yang beragama Sikh ini telah dimulai sejak maa

pemerintah Kolonial Belanda yakni sekitar tahun 1880- an. Mereka pada umumnya datang

tidak secara berkelompok dalm jumlah yang besar. Namun, mereka datang dalam kelompok

yang berjumlah sedikit.Hal ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan masyarakat yang

berasal dari India lainnya yang sengaja didatangkan oleh pemerintah Kolonial Belanda dalam

jumlah besar untuk bekerja pada lahan – lahan perkebunan milik investor yang ada di

Deli.Etnis Punjabi ini datang dengan tujuan bukan sebagai pekerja di perkebunan namun,

mereka datang ke deli sebagai perantau yang mencari tempat untuk memperbaiki

perekonomian mereka.

Pendidikan formal adalah salah satu jenis pendidikan yang berkembang pada saat

ini.Banyak sekolah – sekolah sudah didirikan baik yang didirikan oleh Negara maupun dari

(17)

bantuan – bantuan masyarakat.Para orang tua yang telah menyadari betapa pentingnya

pendidikan mulai berbondong – bonding memasukkan anakanya ke sekolah – sekolah.Dan

mereka berlomba – lomba memasukkan anaknya ke sekolah – sekolah yang telah memiliki

system pendidikan dan standart pendidikan yang baik bahkan sampai standart internasional.

Ketika sudah mulai banyaknya komunitas India di Sumatera Utara dan di Kota Medan

khususnya, maka beberapa pemuka – pemuka orang India terutama komunitas Pujabi Sikh

merasa perlu untuk membangun sebuah lembaga pendidikan yang dapat memberikan sarana

pendidikan bagi masyarakat keturunan India khususnya etnis Punjabi Sikh.

Hal ini tentu dianggap sangat penting mengingat semakin banyaknya jumlah orang -

oran India yang ada di kota Medan. Sehingga sebagai lembaga pendidikan dianggap penting

untuk memberikan ilmu pengetahuan bagi generasi muda mereka.

2. SARAN

Sebuah situasi yang sangat sulit selalu dialami oleh beberapa kelompok masyarakat

dimanapun berada dan tidak terkecuali masyarakat Punjabi Sikh yang ada di kota Medan.

Berbagai permasalahan yang timbul selalu memberikan efek yang kurang baik apabila kita

salah dalam melihat sudut permasalahan tersebut.

Sejarah mencatat beberapa masyarakat atau negeri pada masa lampau yang telah

mengalami kejayaan akhirnya harus hancur begitu saja dikarenakan banyaknya perpecahan -

perpecahan yang terjadi diantara mereka yang dilatar belakangi oleh berbagai hal dan

kepentingan - kepentingan yang ada dan motif - motif lainnya.

Berbagai perkembangan yang dialami oleh masyarakat Sikh pada awal - awal

kedatangannya ke Kota Medan adalah sebuah hal yang sangat menakjubkan yang bisa

dilakukan oleh sebuah bangsa perantau.Masyarakat Punjabi Sikh mampu mendirikan sekolah

(18)

Namun,ada sebuah permasalahan yang timbul dari masyarakat Sikh yaitu mulai

terlihatnya beberapa kepentingan - kepentingan yang ingin dicapai oleh individu atau

kelompok. Hal ini tentu akan menimbulkan masalah baru dalam tubuh agama Sikh itu

sendiri. Mengingat berbagai kepentingan itu akan membuat sebuah perpecahan.

Saya disini menyarankan agar ummat Sikh bersatu padu dalam mencapai tujuan dan

kepentingan bersama.Selain itu, terlebih kepada generasi muda agar lebih manunjukkan jati

diri sebagai ummat Sikh yang sesungguhnya agar ummat Sikh dapat menunjukkan jati diri

dan keberadaannya sebagai salah satu komponen masyarakat yang ada di Kota Medan.

Tonggak estafet berikutnya ada ditangan generasi muda saat ini.Kemajuan

perkembangan ummat Sikh dimasa mendatang bergantung kepada kemauan dan kerja keras

para generasi mudanya.Sehingga generasi muda disini harus bersikap solid dan tak mengenal

(19)

i

DAFTAR PUSTAKA

Abdurrahman, Dudung. 1999. Metode Penelitian Sejarah. Jakarta : P.T. Logos Wacana Ilmu.

Agus, Bustanuddin. 2006. Agama Dalam Kehidupan Manusia. Jakarta : P.T. Raja Grafindo Persada Jakarta.

Anshari, H Endang Saifuddin. 1979. Ilmu, Filsafat dan Agama. Surabaya : P.T. Bina Ilmu Offset.

Basyarsyah, Teuku Luckman sinar. 2008. Orang India Di Sumatera Utara. Medan :Forkala.

Kuntowijoyo. 1994. Metodologi Sejarah. Yogyakarta : P.T. Tiara Wacana Yogya.

Media Khalsa.Edisi Perdana Desember 1999

Media Khalsa

Media Khalasa.Voll III. No. 7 / Maret – April 2001.

Media Khalsa.Vol III No. 8 / Agustus 2001.

Media Khalsa.Vol III No. 9 / November 2001.

Media Khalsa.Vol IV No. 10 / juni 2002.

Moelia, T.S.G, Dr. 1949. India Sejarah Politik dan Pergerakan Kebangsaan. Djakarta :Balai Pustaka Djakarta.

Sihombing, O.D.P. 1962. India Sedjarah Dan Kebudajaannya. Bandung :Sumur Bandung.

Singh, Prithi Pal. 2009. The History Of Sikh Gurus. New Delhi : Lotus Press

Zuhry, Ach Dhofir. 2013. Filsafat Timur. Malang :Madani

Gambar

Gambar para guru sekolah Khalsa ..................................................................

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan motivasi berprestasi antara India Tamil dan Punjabi di kota Medan yang mana motivasi berprestasi India Punjabi

Asa Di Waar yang merupakan pembacaan ayat dari isi kitab yang dilakukan pada ibadah masyarakat Sikh dapat penulis nyatakan sebagai bahan kajian etnomusikologi karena mengandung

Bentuk penyajian musik dalam tata ibadah agama Sikh di Gurdawara Nanak Dev Ji Kampung Keling Medan, memiliki bentuk penyajian yang menarik karena di dalam musik tradisional

Para warga Sikh ini saling mengenal satu sama lain dan berinteraksi secara intens di rumah ibadah (gurdwara). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan

Wawancara yang ditujukan kepada informan kunci atau pokok dilakukan untuk memperoleh informasi sejarah kedatangan suku bangsa Punjabi di Kota Medan, alasan dibentuknya samelan

Sumber- sumber konflik tersembunyi pada penganut Sikh dengan Hindu disebabkan karena kurangnya komunikasi dan tidak adanya pertukaran informasi keagamaan dan budaya antara

Sumber- sumber konflik tersembunyi pada penganut Sikh dengan Hindu disebabkan karena kurangnya komunikasi dan tidak adanya pertukaran informasi keagamaan dan budaya antara

Hal ini tidak dapat diketahui secara pasti karena agama Sikh masih belum diakui sebagai agama resmi sehingga dalam penulisan Kartu Tanda Penduduk (KTP), masyarakat Sikh