• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji Beban Kerja Terhadap Kinerja Alat Pengering Kelapa Parut (Desiccated Coconut)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Uji Beban Kerja Terhadap Kinerja Alat Pengering Kelapa Parut (Desiccated Coconut)"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

49

DAFTAR PUSTAKA

AOAC., 1984. Official Methods of Analysis of The Assiciation of Official Analytical Chemist. Washington, DC.

Buckle, K. A., R. A. Edwards, G. H. Fleet, dan M. Wootton, 1987. Ilmu Pangan. Terjemahan Purnomo dan Adiono, UI-Press, Jakarta.

Balai Penelitian Tanaman Palma, 2010. Deskripsi Produk dan Teknologi Pengolahan Kelapa Parut Kering. Balai Litbang Pertanian, Indonesia.

Daryanto, 2007. Dasar-Dasar Teknik Mesin. Rineka Cipta, Jakarta.

Daywin. F. J., R. G. Sitompul dan I. Hidayat, 2008. Mesin-mesin Budidaya Pertanian di Lahan Kering. Graha Ilmu, Yogyakarta.

Desrosier, N. W., 1988. Teknologi Pengawetan Pangan. UI-Press, Jakarta.

Devahastin, S., 2001.Panduan Praktis Mujamdar untuk Pengeringan Industrial. IPB-Press, Bogor.

Djoekardi, D., 1996. Mesin-Mesin Motor Induksi. Universitas Trisakti, Jakarta. Earle, R. I., 1969. Satuan Operasi Dalam Pengolahan Pangan. Sastra Hudaya.

IPB-Press. Bogor.

Giatman, M. 2006. Ekonomi Teknik. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Ginting, W. L., 2014. Uji Variasi Suhu Terhadap Mutu Kelapa Parut Kering pada Alat Pengering Kelapa Parut (Dessicated Coconut). Program Studi Keteknikan Pertanian FP-USU, Medan.

Grindwood, D.E. (1979): Coconut Palm Product. Their Processing in development Countries. FAO. Agricultural Organization of The United Nations, Rome.

Hardjosentono, M., Wijato, Elon, R., Badra I. W. dan R. Dadang, 1990. Mesin Mesin Pertanian. Bumi Aksara, Jakarta.

Hermawan, S., 2012. Studi Karakteristik Hidrodinamika pada Slider Bearing dengan Permukaan Slip dan/atau Permukaan Bertekstur.Eprints UNDIP, Semarang.

(2)

50

Luntony dan Rahmayati, 2002. Produksi dan Pedangan Minyak Atsiri. Swadaya, Jakarta.

Nastiti, D., Sriwulan, P dan Farid R. A. 2008. Analisis Finansial Agribisnis Pertanian. BPTP. Kalimantan Timur.

Niemann, G., 1982. Elemen Mesin: Desain dan Kalkulasi dari Sambungan, Bantalan dan Poros. Penerjemah Bambang Priambodo. Erlangga, Jakarta. Noor, Y, P., 2015. Uji Diameter Puli pada Alat Pengering Kelapa Parut

(Desiccated Coconut). Universitas Sumatera Utara, Medan.

Panggabean, J., 2013. Uji Beda Ukuran Mesh Terhadap Mutu pada Alat Penggiling Multifucer. Program Studi Keteknikan Pertanian FP-USU, Medan.

Parsaulian, F., 2015. Uji Jumlah Batang Pengaduk Pada Alat Pengering Kelapa Parut. Program Studi Keteknikan Pertanian FP-USU, Medan.

Piggot, C. J., 1964. Coconut Growing. Oxford University Press, London. Purba, R. 1997. Analisa Biaya dan Manfaat. PT. Rineka Cipta. Jakarta.

Rizaldi, T., 2006. Mesin Peralatan. Departemen Teknologi Pertanian FP-USU, Medan.

Rohanah, A., 2006. Teknik Pengeringan. Departemen Teknologi Pertanian FP USU, Medan.

Setyamidjaja, D., 1991. Bertanam Kelapa Hibrida. Penerbit Kanisius, Yogyakarta. Soeharno, 2007. Teori Mikroekonomi. Andi Press. Yogyakarta.

Soelaiman, T. M. dan Magarisawa, M., 1995. Mesin Tak Serempak dalam Praktek. Pradnya Paramita, Jakarta.

Suhardiyono, L., 1995. Tanaman Kelapa. Cetakan V. Penerbit Kanisius, Yogyakarta.

Suhardiman, P., 1999. Bertanam Kelapa Hibrida. Cetakan X. PT Penebar Swadaya, Bogor.

Sularso dan K. Suga, 2004.Dasar Perencanaan dan Pemilihan Elemen Mesin. Pradnya Paramita, Jakarta.

(3)

51

Taib, G., Said, dan S. Wiraatmadja, 1988. Operasi Pengeringan pada Pengolahan Hasil Pertanian. PT. Mediyatama Sarana Perkasa. Jakarta.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh berbagai kecepatan pulley terhadap kualiatas hasil pada alat pengeringan kelapa parut.. Parameter yang diamati adalah kadar

Histogram hubungan antara konsentrasi natrium bisulfit dengan derajat putih kelapa parut kering sebelum

Dari hasil penelitian ulangan I dengan bahan 1 kg diperoleh massa yang tertampung pada alat adalah 0,42 kg dan massa bahan yang tersisa pada alat adalah 0,16 kg sehingga total

Berdasarkan uji organoleptik yang dilakukan menggunakan skala numerik, dapat disimpulkan bahwa untuk mendapatkan hasil penelitian yang baik adalah dengan

Nilai organoleptik yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai hedonik (kesukaan) terhadap kelapa parut kering dengan berbagai kecepatan putaran dimana untuk setiap

Meskipun demikian cara tersebut kurang begitu baik, karena proses pengeringan tersebut sangat dipengaruhi oleh cuaca dan pengering hanya dapat dilakukan pada siang hari

Dipotong bahan yang digunakan sesuai dengan dimensi pada gambar..

dilakukan oleh tenaga kerja wanita menggunakan pisau khusus yang disebut..