Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak N-Heksana, Etil Asetat Dan Etanol Teripang(Holothuria Scabra Jaeger) Terhadap Staphylococcus Aureus Dan Pseudomonas Aeruginosa
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Residu dari fraksi etil asetat dimaserasi dengan 30 mL metanol selama 3x24 jam. Disaring, residu dimaserasi kembali dengan metanol sebanyak 2 kali. dengan cara yang sama seperti di
skrining fitokimia, pemeriksaan karakteristik simplisia, pembuatan ekstrak etanol rimpang laja gowah dengan cara perkolasi kemudian difraksinasi berturut-turut dengan
Mengetahui senyawa kimia yang terkandung dalam ekstrak etil asetat daging buah sirsak yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus,
Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ekstrak etil asetat daging buah sirsak memiliki KHM sebesar 0,6% untuk Pseudomonas aeruginosa dan KHM 0,4% untuk bakteri Shigella sonnei
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik simplisia, golongan senyawa dan aktivitas antibakteri ekstrak etanol, fraksi n -heksana, dan fraksi etilasetat
skrining fitokimia, pemeriksaan karakteristik simplisia, pembuatan ekstrak etanol rimpang laja gowah dengan cara perkolasi kemudian difraksinasi berturut-turut dengan
liter maserat cair yang kemudian diuapkan diatas wadah berisi air sambil diaduk hingga volumenya dapat memenuhi lumpang.. Kemudian ekstrak pekat tersebut terus diuapkan
Ditambahkan etanol 96% hingga diperoleh 100 bagian Dibiarkan selama 2 hari terlindung dari cahaya Dienaptuangkan dan disaring. Maserat