1 BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian
1.1.1 Website Wonderful Indonesia
Wonderful Indonesia atau nama lainya adalah Indonesia.travel merupakan situs resmi pariwisata Indonesia yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata RI yang bertujuan untuk mempromosikan destinasi dan objek wisata yang tersebar di seluruh negeri. Mulai dari budaya Indonesia, pesona alam, serta hasil karya anak Indonesia baik dalam bentuk video, foto, text¸ berita dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Asing.
Gambar 1.1 Home Page Wonderful Indonesia Sumber : Indonesia.travel, 2016
Wonderful Indonesia merupakan country branding, jenis branding itu ada namanya umbrella branding. Dan itu harus digunakan seluruh desitinasi wisata
2 Indonesia, yang bertujuan untuk memperkenalkan wisata indonesia (www.investorindonesia.com diakses pada tanggal 20 Januari 2016)
1.1.2 Logo Wonderful Indonesia
Gambar 1.2 Logo Wonderful Indonesia Sumber : kemenpar.go.id, 2016
Gambar 1.2 merupakan logo dari Wonderful Indonesia, dimana pada logo tersebut merupakan janji pariwisata Indonesia kepada dunia. Kata “Wonderful” atau “Pesona” mengandung janji bahwa Indonesia kaya dengan ketakjuban, dari segala aspek manusia maupun alamnya, yang mengusik kalbu dan menjanjikan pengalaman baru yang menyenangkan.
Konsep Logo Wonderful Indonesia menceritakan tentang Burung yang suka berkelompok melambangkan hidup damai antar sesama di alam sentosa. Burung juga satwa dengan populasi terbesar di Indonesia dan menjadi lambang bangsa. Rentangan sayap berarti keterbukaan, hasrat untuk terbang jauh, melintas batas. Sifatnya semesta, dikenali oleh semua. Tulisan “Indonesia” berwarna hitam yang lebih besar daripada “Wonderful” atau “Pesona” mengedepankan dan memperkuat Indonesia diantara persaingan memiliki internasional.
3 Menurut kemenpar.go.id (2016) warna pada logo arti tersendiri, yaitu : i. Hijau : kreativitas, ramah kepada alam dan keselarasan.
ii. Ungu : daya imajinasi, keimanan, kesatuan lahir dan batin. iii. Jingga : inovasi, semangat pembaruan, kesatuan lahir dan batin. iv. Biru : kesemestaan, kedamaian, dan keteguhan.
v. Magenta : keseimbangan, akal sehat, dan sifat praktis
1.2 Latar Belakang
Perkembangan internet di dunia sangatlah cepat begitu juga dengan perkembangan internet di Indonesia. Tercatat pengguna internet di Indonesia pada Januari 2015 telat mencapai angka 72.7 juta pengguna. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia, maka dapat dikatakan bahwa penetrasi pengguna internet telah mencapai 28%. Angka tersebut meningkat setiap tahunnya (Wijaya dalam idtechinasia, 2015)
Wijaya dalam idtechinasia(2015) mengatakan bahwa pada Januari 2015 Indonesia memiliki sebesar 72,7 juta pengguna aktif internet dimana total pengguna internet sebesar 28% dari total penduduk di Indonesia serta Indonesia memiliki 54 juta pengguna mobile internet aktif, hal tersebut menyatakan bahwa 21% dari total populasi di Indonesia merupakan pengguna gadget aktif.
4 Gambar 1.3 Pengguna Internet di Indonesia
Sumber : Wijaya dalam idtechinasia, 2015
Perkembangan internet yang semakin cepat dan terjadinya era globalisasi, menyebabkan setiap aktivitas yang dilakukan setiap manusia tidak terlepas dengan penggunaan internet, seperti pendidikan, pekerjaan, pariwisata, dan lain-lain. Salah satu pemanfaatan internet yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia di bidang pariwisata adalah dengan membuat website resmi pariwisata yaitu Wonderful Indonesia yang dapat di akses melalaui www.indonesia.travel. Wonderful Indonesia atau nama lainya adalah Indonesia.travel merupakan situs resmi pariwisata Indonesia yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata RI yang bertujuan untuk mempromosikan destinasi dan objek wisata yang tersebar di seluruh negeri. Mulai dari culture, nature, man made baik dalam bentuk video, foto, text¸berita. Wonderful Indonesia menggunakan beberapa Bahasa sebagai pengantar situs resminya, hal tersebut ditujukan untuk menarik wisatawan asing untuk berkunjung ke situs tersebut. Selain menggunakan Bahasa Asing, situs Wonderful Indonesia juga menggunakan Bahasa Indonesia untuk menarik wisatawan lokal, pengunaan dual Bahasa dibentuk dengan tujuan situs tersebut tidak hanya di pergunakan untuk wisatawan mancanegara saja tetapi ditujukan pula untuk masyarakat Indonesia untuk menikmati indahnya negeri sendiri, seperti yang dikatakan (Yahya, 2016).
Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan, pada tahun 2014 sektor pariwisata menyumbang devisa terbesar ke empat atau sebesar 10 milliar dollar AS (Firdaus, 2015). Selain untuk mempromosikan wisata dalam negeri, website tersebut di gunakan untuk membantu parawisatawan dalam mencari informasi destinasi wisata (Rianto, 2012).
Kegiatan berwisata akhirnya menjadi gaya hidup kalangan urban di Indonesia. Peluang tersebut dapat dimanfaatkan baik bagi pemerintah maupun
5 industri wisata dalam negeri. Jangan sampai minat berwisata yang tinggi itu lebih ditangkap oleh industri pariwisata di negara lain (Widodo, 2016).
Gambar 1.4 Traffic Overview Indonesia.travel Sumber : similarweb (2016)
Menurut gambar 1.4 visitorwebsite indoneisa.travel mengalami penurunan terbesar pada bulan Desember sebesar 150.000 visitor dan terus mengalami penurunan di bulan Januari dan Febuari.
Gambar 1.5 Indonesia.travel Overview I Sumber : similarweb (2016)
6 Website indonesia.travel menempati peringkat 5.481 di Indonesia, serta menempati urutan 171.023 di dunia, traffic terbesar masih dipegang oleh visitor dalam negeri sebesar 44.69%.
Gambar 1.6 Indonesia.Travel Overview II
Sumber : alexa.com (2016)
Dan seperti data yang di keluarkan oleh alexa.com mengenai situs indonesia.travel, situs ini mengalami penurunan visitor bila di lihat dari mesin pencaraian, seperti yang terlihat pada gambar 1.6 bahwa dari bulan Juli 2015 hingga Desember 2015 situs ini mengalami penurunan yang pesat dan kembali terulang pada bulan Januari 2016 hingga Febuari 2016. Bila dilihat dari persentase penurunannya situs ini mengalami penurunan sebesar 18.80% total pengunjung dari mesin pencaharian, penurunan sebesar 46.60% dari daily pageview per visitors, serta mengalami penurunan waktu dalam mengunjungi situs ini sebesar 41.00% dan mengalami loncatan dalam perpindahan situs sebesar 38%.
Pada tahun 2010, Indonesia mengeluarkan Wonderful Indonesia atau Pesona Indonesia yang bertujuan untuk menarik 7,7 juta turis asing di tahun
7 berikutnya. Wonderful Indonesia di klaim lebih kuat dibandingkan Visit Indonesia menurut mantan Menteri Pariwisata Jero Wacik (thejakartapost.com, 2016).
Kontribusi wisatawan lokal dalam melakukan perjalanan di dalam negeri sangat tinggi dibandingkan dengan wisatawan mancanegara, seperti data yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata pada tahun 2014, menunjuk kan bahwa perjalanan wisatawan nusantara mencapai 251,2 juta perjalanan dengan total pengeluaran hingga Rp213,9 triliun. Kondisi ini merupakan peningkatan yang sangat signifikan dari tahun sebelumnya, dimana pengeluaran turis lokal hanya Rp176,3 triliun. Artinya, pendapatan sektor pariwisata dari turis lokal jauh lebih tinggi ketimbang pendapatan devisa dari turis asing. Jelas gambaran itu menunjukkan bahwa kontribusi wisatawan lokal tidak bisa dianggap sebelah mata (Widodo, 2016).
Menurut Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenparekraf, Firmansyah Rahim, peluncuran website www.indonesia.travel dengan difrensiasi pada tampilan situs tersebut. Pewajahan baru website ini antara lain terlihat dari tampilannya yang lebih minimalis dan modern, dominasi warna-warna terang, dan menggunakan image destinasi dalam ukuran besar dengan tata letak artikel seperti majalah (Rianto, 2012).
Dari sisi respon, website ini memliliki respon yang cepat dan dapat di andalkan dengan memposting informasi-informasi terbaru yang berkaitan dengan wisata Indonesia dan dapat dibuktikan, jumlah artikel destinasi pada website tersebut telah mencapai ratusan termasuk artikel atraksi atau daya tarik wisata suatu daerah, event, dan berita pariwisata. Di samping itu terdapat ribuan informasi hotel, ratusan travel agent dan restoran, serta puluhan data informasi penerbangan, toko souvenir, dan lainnya. Konten pada Indonesia.travel sudah meliputi destinasi di 33 provinsi pada tahun 2012 (Rianto, 2012).
Kualitas menurut American Society For Quality dalam Heizer dan Render (2015 : 244) adalah keseluruhan firtur dan karakteristik produk atau jasa yang mampu memuaskan kebutuhan yang tampak atau samar. Kualitas terbagi dalam
8 beberapa kategori salah satunya ialah kualitas berbasis pengguna dimana kualitas tergantung kepada audiensnya. Terdapat 3 alasan kualitas dikatakan penting, yaitu pertama, reputasi perusahaan, kualitas akan muncul sebagai persepsi tentang produk/jasa perusahaan, kedua, keandalan produk/jasa, dimana perusahaan bertanggung jawab akibat kerugian yang terkait dengan produk/jasa mereka, ketiga, keterlibatan global, dimana perusahaan dapat bersaing dipasar internasional untuk memenuhi ekspetasi akan kualitas, desain, harga secara global Heizer dan Render (2015 : 245).
Menurut Evan and Lindsay (2007: 19) “Kualitas merupakan kunci keunggulan bersaing atau competitive advantage, yaitu kemampuan sebuah perusahaan untuk mencapai keunggulan pasar“.
Departemen Pariwisata menggunakan sumberdaya informasi untuk memperoleh keunggulan kompetitif, dengan menggunakan teknologi informasi. Teknologi informasi menciptakan peluang untuk membangun keunggulan kompetitf mulai dari memberikan informasi mengenai pariwisata Indonesia ke pasar global dan memperkuat ikatan konsumen dengan menyediakan forum, testimoni, dan berbagi pengalaman pada website wonderful Indonesia .
Kualitas informasi yang sesuai dengan kebutuhan dan keperluan pengguna, akan menumbuhkan suatu tingkat kepuasan bagi pengguna itu sendiri, hal ini dituangkan dalam model kesuksesan suatu sistem teknologi informasi. Mclean dan De Lone dalam Budi (2013: 5). Pada dasarnya, menurut Kottler dalam Budi (2013: 10) definisi kepuasan atau ketidakpuasan pengguna merupakan perbedaan antara harapan dan kinerja yang rasakan.
Untuk mengukur kepuasan pengguna menggunakan metode WebQual, WebQual adalah aninstrument for assessing the usability, information, and service interaction quality of Internet web-sites,particularly those offering e-commerce facilities. WebQual ialah sebuah instrumen untuk menilai kegunaan, informasi dan kualitas interaksi jasa dari website internet terutama yang untuk kepentingan e-commerce.
9 WebQual merupakan salah satu metode atau teknik pengukuran kualitas website berdasarkan persepsi pengguna akhir. Metode ini merupakan pengembangan dari SERVQUAL yang banyak digunakan sebelumnya pada pengukuran kualitas jasa. WebQual sudah mulai dikembangkan sejak tahun 1998 dan telah mengalami beberapa interaksi dalam penyusunan dimensi dan butir pertanyaannya. WebQual 4.0 disusun berdasarkan penelitian pada tiga area (dimensi) kualitas (Barnes dan Vidgen, 2005).
1.3 Perumusan Masalah
Website Wonderful Indonesia atau Pesona Indonesia merupakan situs resmi yang dimiliki Kementerian Pariwisata Indonesia yang ditujukan untuk mempromosikan destinasi dan objek wisata dalam negeri kepada turis lokal maupun asing. Situs Wonderful Indones atau indonesia.travel mengalami penurunan visitor mulai dari Desember 2015 hingga Febuari 2016 (similiarweb.com, 2016). Hal serupa terjadi pada alexa.com (2016) yang memberikan informasi mengenai penurunan jumlah visitor, daily page view per visitors, waktu visitor dalam melihat situs tersebut, perpindahan visitor dalam mengunjungi situs dan penurunan secara keseluruhan jumlah visitor situs Wonderful Indonesia.
Kualitas website yang sempurna merupakan sarana untuk mewujudkan kepuasan pengguna dalam akases kedalam Indonesia.travel, diperlukannya kualitas website yang baik untuk menarik banyak visitor. Seperti hasil penelitian sebelumnya menurut Budi (2013) bahwa semakin baik suatu kualitas dan semakin puas pengguna maka semakin banyak visitor yang akan mengunjungi suatu website.
Untuk mengukur tingkat kualitas suatu website digunakannya lah metode yang bernama Webqual atau kualitas website sebagai alat ukur tercapainya kepuasan pengguna, atribut webqual menurut Barnes and Vidgen (2005) ada 3, yaitu usability, information quality, dan service interaction quality, ketiga faktor itu akan menghasilkan kepuasan pengguna. Semakin tinggi tingkat kepuasan
10 pengguna akan mempengaruhi seseorang untuk mengunjungi suatu website (Budi, 2013)
Hal tersebut juga dijelaskan dalam penelitian mengenai kepuasan travellers dalam keinginan membeli tiket pesawat secara online oleh Bukhari, et al (2012) yang menyatakan bahwa semakin baik kualitas suatu website maka akan semakin tinggi kepuasan seseorang dan keinginan seseorang untuk membeli tiket pesawat pada website tersebut.
Berdasarkan uraian diatas cukup beralasan untuk melakukan penelitian mengenaik Kepuasan Pengguna website Wonderful Indonesia. Maka peneliti mengambil judul “ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP KUALITAS WEBSITE WONDERFUL INDONESIA”
1.4 Pertanyaan Penelitian
Berdasarkan studi literatur dan uraian latar belakang tentang website Wonderful Indonesia dan kepuasan pengguna maka, pertanyaan penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Bagaimana kualitas website wonderful indonesia menurut pengguna? 2. Apakah kualitas website (webQual) wonderful indonesia berpengaruh
terhadap kepuasan pengguna? 1.5 Tujuan Penelitian
Berdasarkan pertanyaan penelitian maka akan didapat tujuan penelitian yaitu :
1. Mengetahui kualitas website wonderful indonesia menurut pengguna 2. Mengetahui ada atau tidaknya pengaruh kualitas website (webQual)
11 1.6 Manfaat Penelitian
Hasil dari penelitian Kepuasan Pengguna Terhadap Kualitas Website Wonderful Indonesia diharapkan memiliki manfaat praktis, yaitu diharapkan dapat mengetahui tingkat kepuasan pengguna website Wonderful Indonesia sehingga dapat membantu perusahaan dalam mengetahui tingkat kepuasan pengguna website Wonderful Indonesia.
1.7 Ruang Lingkup Penelitian
Penelitian ini menggunakan sample masyarakat yang pernah membuka dan mencari informasi pada website Wonderful Indonesia.
1.8 Sistematika Penulisan Tugas Akhir
Sistematika penulisan tugas akhir terdiri atas lima bab yang dijelaskan sebagai berikut :
a. BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Bab ini berisi uraian umum mengenai teori-teori yang digunakan berkaitan dengan penelitian dan penelitian terdahulu yang digunakan penulis sebagai acuan dan dasar dalam masalah yang terjadi sehingga di peroleh gambaran yang jelas, selain itu, bab 2 berisikan kerangka pemikiran.
b. BAB III METODE PENELITIAN
Bab ini menegaskan pendekatan, metode dan teknk yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganaliss data yang dapat menjawab atau menjelaskan masalah penelitian.
c. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Bab ini menguraikan secara krnologus dan sistematis hasil dari penelitian sesuai dengan perumusan masalah serta tujuan penelitian. Pembahasan hasil penleitian dimulai dari hasil analisis data, kemudian di
12 interpretasikan dan selanjutnya di ikuti dengan penarikan kesimpulan yang di bandingkan dengan penelitian terdahulu atau landasan teori yang relevan.
d. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Bab ini berisi penafsiran dan pemaknaan peneliti terhadap hasil penelitian dan mengkaitkannya dengan perumusan masalah. Terjawab atau tidak perumusan masalah yang telah diuraikan sebelumnya. Selanjutnya memberikan saran kongrit yang menyenth dari segi akademik dan segi praktik.