Nama : Francisca Dwi Anggraini NIM : 201502007862
Kelas : PGSD 006
LK 3.1 Menyusun Best Practices
Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)
Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Siswa Dalam Pembelajaran
Lokasi SDK PENABUR Bintaro Jaya
Lingkup Pendidikan Sekolah Dasar
Tujuan yang ingin dicapai Penerapan model Project Based Learning untuk meningkatkan kemampuan belajar peserta didik berbantu media pembelajaran inovatif
Penulis Francisca Dwi Anggraini
Tanggal 21 September 2022
Situasi:
Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini.
a. Latar belakang masalah
Pembelajaran berbasis proyek adalah model pembelajaran yang menggunakan proyek/kegiatan sebagai inti pembelajaran. Peserta didik melakukan eksplorasi, penilaian, interpretasi, sintesis, dan informasi untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar. Pembelajaran berbasis proyek merupakan model belajar yang menggunakan masalah sebagai awal dalam mengumpulkan dan mengintegrasikan pengetahuan baru berdasarkan pengalamannya dalam beraktivitas secara nyata. PjBL merupakan investigasi mendalam tentang sebuah topik dunia nyata.
Dalam proses pembelajaran menggunakan model Project Based Learning ini biasanya memakan banyak waktu untuk memecahkan suatu masalah, untuk mengatasi hal ini guru memfasilitasi peserta didik untuk memecahkan masalah, membatasi waktu siswa dalam menyelesaikan proyek, meminimalis dan menyediakan peralatan yang sederhana dan terdapat di lingkungan sekitar, serta memilih lokasi penelitian yang mudah dijangkau sehingga tidak membutuhkan banyak waktu dan biaya.
Kondisi yang menjadi latar belakang SDK PENABUR Bintaro Jaya adalah dengan menggunakan model Project Based Learning mendorong peserta didik untuk menjadi lebih aktif, kritis, mandiri, dan kreatif dalam memecahkan sebuah permasalahan. Oleh sebab itu melalui model pembelajaran berbasis proyek dapat membangun nilai karakter peserta didik SDK PENABUR Bintaro Jaya terutama pada kreatif dan rasa ingin tahu. Selain itu dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan dalam pembelajaran khususnya metode pembelajaran yang masih monoton.
b. Mengapa praktik ini penting untuk dibagikan?
Praktik ini menjadi penting dibagikan karena dengan menerapkan model pembelajaran inovatif yaitu Project Based Learning yang berpusat pada peserta didik (student centered learning) pada saat proses pembelajaran dan juga adanya quizizz seperti permainan akan berdampak pada peningkatan kemampuan peserta didik untuk belajar lebih
aktif, mandiri, dan kritis (kemampuan berpikir tingkat tinggi) secara kelompok dalam menciptakan proyek yang inovatif.
Dengan meningkatnya kemampuan peserta didik selama pembelajaran akan menjadikan peserta didik merasa senang dalam belajar yang akhirnya akan berdampak pada keberhasilan proses belajar peserta didik.
c. Peran dan tanggungjawab
Peran dan tanggungjawab saya pada best practice ini adalah sebagai seorang pendidik (guru kelas), harus bisa meningkatkan kemampuan belajar peserta didik sesuai dengan tujuan pembelajaran, dengan kompetensi yang dipelajarinya. Selain itu pula harus bisa menciptakan suasana dan kondisi belajar yang kondusif.
Tantangan :
Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut?
Siapa saja yang terlibat,
a. Tantangan untuk mencapai tujuan tersebut
Setelah dilakukan identifikasi masalah, maka beberapa tantangan yang terjadi yaitu :
1. Kemampuan pendidik dalam membuat perencanaan pembelajaran menyesuaikan dengan karakteristik peserta didik di kelasnya dan juga materi yang akan diajarkan (model pembelajaran)
2. Kemampuan pendidik (guru) dalam bidang teknologi untuk menghasilkan media pembelajaran yang bisa memfasilitasi peserta didik sesuai gaya belajarnya (misal dalam bentuk quiziz yang menarik, power point dan juga video pembelajaran)
3. Kemampuan pengelolaan waktu yang terbatas untuk memaksimalkan proses pembelajaran
b. Siapa saja yang terlibat?
1. Kepala Sekolah, yang memberi izin dan supervisi pembelajaran
2. Rekan sejawat, supervise pembelajaran 3. Peserta didik
Tantangan inilah yang menyebabkan seorang guru harus melewatinya dengan berbagai cara seperti : menerapkan model pembelajaran dan media pembelajaran yang mendukung.
Dari tantangan di atas dapat disimpulkan bahwa dari tantangan tersebut melibatkan guru bagaimana menggunakan model maupun media pembelajaran yang tepat, sedangkan peserta didik bagaimana kemampuan peserta didik bisa belajar lebih kritis, mandiri, dan aktif.
Aksi :
Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini
a. Langkah-langkah yang dilakukakn untuk menghadapi tantangan adalah:
1. Membuat perencanaan desain dan perangkat pembelajaran kontekstual yang menarik dan berpusat pada peserta didik.
2. Membuat media pembelajaran yang menarik dengan menggunakan berbagai macam aplikasi seperti quiziz, kahoot, dan power point yang tentunya akan menarik perhatian peserta didik.
3. Kreatif dan inovatif didalam menggunakan sumber daya yang ada untuk bisa mengakomodir kebutuhan belajar peserta didik.
4. Melakukan kesepakatan pembelajaran (termasuk dalam penentuan waktu) agar penggunaan waktu untuk kegiatan belajar lebih efektif.
5. Memperbaiki manajemen penggunaan waktu agar kegiatan pembelajaran berlangsung sesuai dengan rencana pembelajaran yang sudah dibuat
b. Strategi yang digunakan
1. Melakukan kolaborasi dengan rekan sejawat untuk penyusunan perangkat dan instrumen yang akan digunakan saat pembelajaran
2. Memaksimalkan peran aktif peserta didik dalam proses pembelajaran di kelas
3. Mendorong dan memotivasi peserta didik dalam bentuk permainan dan pemberian reward (berupa kalimat pujian, piagam penghargaan, atau barang)
c. Bagaimana prosesnya?
Sebelum Pelaksanaan
1. Menyusun desain pembelajaran yang akan dilaksanakan 2. Menyiapkan perangkat pembelajaran yang dibutuhkan meliputi RPP, LKPD, Bahan Ajar, Media Pembelajatan, Instrumen Penilaian dan platform yang digunakan.
3. Menerapkan LKPD dan bahan ajar yang sudah disiapkan dalam platform yang digunakan pada saat proses pembelajaran
Pelaksanaan Pendahuluan
1. Memberi salam dan mengkondisikan peserta didik untuk siap belajar dengan diawali berdoa bersama.
2. Memberikan kesepakatan kelas 3. Mengecek kehadiran siswa
4. Melakukan apersepsi dengan memberikan pertanyaan materi sebelumnya
5. Menyampaikan motivasi
6. Menyampaikan tujuan pembelajaran, indikator
pencapaian serta kompetensi dasar yang akan dicapai.
7. Menyampaikan garis besar pembelajaran meliputi materi, model, pendekatan, metode serta penilaian yang akan dilakukan, meliputi penilaian sikap pengetahuan, dan keterampilan.
8. Memberikan pre test kepada peserta didik
Kegiatan Inti
Tahap 1 : Orientasi masalah
1. Meminta peserta didik untuk mengamati gambar/video yang disajikan.
2. Memberikan stimulus kepada peserta didik setelah mengamati gambar/video
Tahap 2 : Mengorganisasikan peserta didik
1. Peserta didik mulai duduk dalam kelompok masing- masing yang berjumalah 4-5 peserta didik
2. Peserta didik mendapat link LKPD dan diberikan kesempatan untuk berdiskusi dikelompoknya masing- masing.
3. Peserta didik di minta untuk bekerja dalam kelompok yang sudah dibagi pada pertemuan sebelumnya untuk mencari solusi dari masalah yang diangkat dalam LKPD.
Tahap 3. Membimbing penyelidikan
1. Peserta didik didorong untuk mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya baik itu dari literatur berupa buku paket, bahan ajar ataupun memanfaatkan media online di internet sebagai bahan diskusi dan membagikan ide mereka sendiri untuk memperoleh pemecahan masalah.(Kreatif dan berpikir kritis)
2. Peserta didik yang berdiskusi akan dikontrol oleh guru secara bergiliran. (kolaborasi dan kerjasama)
3. Memotivasi peserta didik untuk bekerja sama dalam menyelesaikan masalah.
Tahap 4. Penyajian hasil Diskusi dan Presentasi
1. Peserta didik di bimbing dalam merencanakan atau menyiapkan hasil pemecahan masalah
2. Peserta didik dijelaskan sistematika diskusi dengan benar.
3. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi.
(komunikasi).
4. Peserta didik pada kelompok lain menanggapi dengan bertanya atau berkomentar. (kreatif)
Tahap 5. Analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah.
1. Peserta didik menyimak umpan balik dari guru
2. Peserta didik menyimpulkan kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung hari ini.
Kegiatan Penutup :
1. Peserta didik melakukan post test untuk mengukur ketercapaian peserta didik setelah mengikuti pembelajaran.
2. Melakukan refleksi pembelajaran dengan meminta peserta
3. didik untuk mengisi form Google
4. Peserta didik menyimak penyampaian guru berkaitan dengan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan meminta peserta didik untuk literasi baik membaca buku maupun literasi digital.
5. Kegiatan belajar ditutup d. Siapa saja yang terlibat?
1. Rekas sejawat 2. Peserta didik
e. Sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini
1. Input peserta didik yang memiliki gaya belajar yang beraneka ragam.
2. Kemauan untuk meningkatkan peran aktif peserta didik selama proses pembelajaran
3. Kemauan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna kepada peserta didik.
4. Rekan sejawat yang aktif mendukung
5. Sarana dan prasarana yang mendukung untuk melaksanakan aksi
Refleksi Hasil dan dampak Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif?
Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut
a. Dampak dari aksi dan langkah-langkah yang dilakukan
1. Peserta didik menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran
2. Peserta didik tidak bosan dalam mengikuti proses pembelajaran
3. Pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, aktif, dan bermakna untuk peserta didik.
4. Peserta didik semakin tertantang, bersemangat dan kreatif dalam belajar
5. Kemampuan dan motivasi belajar peserta didik meningkat 6. Keberhasilan belajar peserta didik meningkat
7. Peserta didik berani mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas dengan baik dan benar
8. Pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dapat terlaksana.
b. Hasil efektifnya
Motivasi belajar peserta didik meningkat, Motivasi belajar peserta didik mengalami peningkatan ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata motivasi peserta didik dari sebelum menggunakan media yaitu 27,8% sampai ke pertemuan 1 yakni dengan ratarata 70,54% dan pertemuan 2 dengan rata-rata 72,5%.
c. Respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan
1. Mendukung pembelajaran berpusat pada peserta didik yang memfasilitasi untuk dapat membangun pengetahuannya sendiri
2. Mendukung proses pembelajaran yang inovatif, menarik, serta penggunaan teknologi di dalamnya
3. Mendukung pembuatan media pembelajaran yang disesuaikan dengan karakter peserta didik di kelas d. Pembelajaran dari keseluruhan proses
1. Dukungan sekolah, melalui kebijakan dan juga jadwal pelajaran yang mendukung kegiatan aksi
2. Keuletan dan kesabaran pendidik dalam melakukan inovasi pelaksanaan proses pembelajaran.
3. Keseriusan pendidik dalam menerapkan pembelajaran sesuai yang telah direncanakan
4. Peserta didik yang konsisten dan mempunyai komitmen untuk terus belajar
5. Sarana dan prasarana sekolah yang mendukung