• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI JEPARA BULAN JANUARI 2017 INFLASI 1,26 PERSEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI JEPARA BULAN JANUARI 2017 INFLASI 1,26 PERSEN"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Jepara No. 01/02/33/IHK/1 Februari 2017 1

No. 01/02/IHK/10 Februari 2017

P

ERKEMBANGAN

I

NDEKS

H

ARGA

K

ONSUMEN

/I

NFLASI

D

I

J

EPARA

B

ULAN

J

ANUARI

2017

I

NFLASI

1,26

PERSEN

Bulan Januari 2017 di Jepara, terjadi inflasi sebesar 1,26 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 134,30. Inflasi ini lebih tinggi dibandingkan bulan Desember 2016 dengan inflasi sebesar 0,80 persen dengan IHK 132.48.

Inflasi yang disebabkan kenaikan harga ditunjukkan dengan kenaikan indeks pada kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 2,79 persen diikuti kelompok bahan makanan sebesar 1,64 persen; kelompok sandang sebesar 0,17 persen dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,12 persen.

Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya inflasi adalah cabai merah, bawang merah, cabai hijau, ikan lele, kerupuk udang, batu bata, ongkos jahit, dan rokok kretek.

Komoditas yang mengalami deflasi diantaranya adalah beras, daging ayam ras, udang basah,telur ayam ras, bawang putih dan semen .

Laju inflasi tahun kalender Januari 2017 sebesar 1,26 persen lebih tinggi dibandingkan inflasi tahun kalender Januari 2016 sebesar 0,47 persen. Sedangkan laju inflasi “year on year” Januari 2017 sebesar 4,38 lebih rendah dibandingkan laju inflasi “year on year” Januari 2016 sebesar 5,26 persen.

Sebagai informasi dari 82 kota IHK nasional, 79 kota mengalami inflasi dan 3 kota mengalami deflasi di bulan Juni.

Perkembangan harga berbagai komoditaspada bulan Januari 2017 secara umum mengalami kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kabupaten Jepara, pada bulan Januari 2017 terjadi inflasi sebesar 1,26 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 134,30 lebih tinggi dibandingkan dengan bulan Desember 2016 yang mengalami inflasi sebesar 0,80 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 132,48.

Inflasi yang disebabkan kenaikan harga ditunjukkan dengan kenaikan indeks pada kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 2,79 persen diikuti kelompok bahan makanan sebesar 1,64 persen; kelompok sandang sebesar 0,17 persen dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,12 persen.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada bulan Januari 2017 antara lain cabai merah, bawang merah, cabai hijau, ikan lele, kerupuk udang, batu bata, ongkos jahit, dan rokok kretek, tukang bukan

(2)

mandor, buah jeruk, daging sapi, pepaya, salak, anggur, daging kambing, susu balita, kacang panjang dan kerupuk ikan.

Gambar 1.

Inflasi Month to Month Jepara Tahun 2015 - 2017

Pada bulan Januari 2017, kelompok komoditas yang memberikan andil/sumbangan terhadap inflasi adalah kelompok kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 2,79 persen diikuti kelompok bahan makanan sebesar 1,64 persen; kelompok sandang sebesar 0,17 persen dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,12 persen.

URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN

1. Bahan Makanan

Kelompok bahan makanan pada bulan Januari 2017 mengalami inflasi sebesar 1,64 persen dengan IHK sebesar 146,50 lebih tinggi dibandingkan bulan Desember 2016 yang mengalami inflasi sebesar 1,13 persen dengan IHK sebesar 144,14. Dari 11 sub kelompok dalam kelompok bahan makanan, enam sub kelompok mengalami kenaikan indeks/inflasi, tiga sub kelompok mengalami penurunan indeks/deflasi dan dua sub kelompok tidak mengalami perubahan indeks/relatif stabil. Inflasi tertinggi terjadi pada sub kelompok bahan makanan lainnya sebesar 18,31 persen dan inflasi terendah terjadi pada sub kelompok daging dan hasil-hasilnya sebesar 0,37 persen. Sedangkan

Tabel 1

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Bahan Makanan bulan Januari 2017

Komoditas Inflasi Sumbangan

-1 -2 -3

BAHAN MAKANAN 1,64 0,3114

Padi2an, Umbi2an dan Hasilnya -3,21 -0,1147

Daging dan Hasil-hasilnya 0,37 0,0090

Ikan Segar 2,56 0,0337

Ikan Diawetkan 0,00 0,0000

Telur, Susu dan Hasil-hasilnya -1,96 -0,0499

Sayur-sayuran 1,99 0,0235

Kacang - kacangan -5,88 -0,0628

Buah - buahan 6,76 0,1399

Bumbu - bumbuan 11,34 0,2948

Lemak dan Minyak 0,00 0,0000

Bahan Makanan Lainnya 18,31 0,0379

(3)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Jepara No. 01/02/33/IHK/1 Februari 2017 3

deflasi terjadi pada sub kelompok telur, susu dan hasil-hasilnya sebesar 1,96 persen dan sub kelompok kacang-kacangan sebesar 5,88 persen. Secara keseluruhan pada bulan Januari 2017, kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,3114 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi antara lain bawang merah, cabai merah, aging sapi, daging kambing, ikan lele, susu untuk balita, kacang panjang, cabai hijau, anggur, pepaya, salak, kerupuk udang, dan kerupuk ikan. Sedangkan komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi antara lain : beras, telur ayam ras, bawang putih, tempe, daging ayam ras, udang basah, daging ayam kampung, kol putih, cabai rawit dan buah apel.

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Kelompok ini pada bulan Januari 2017 mengalami inflasi sebesar 0,12 persen dengan IHK sebesar 138,24 lebih rendah dibandingkan bulan Desember 2016 yang mengalami inflasi sebesar 0,39 persen dengan IHK sebesar 137,24. Dari 3 sub kelompok yang ada, dua sub kelompok mengalami perubahan indeks, dimana sub kelompok tembakau dan minuman beralkohol mengalami inflasi sebesar 2,10 persen sedangkan sub kelompok minuman yang tidak beralkohol mengalami deflasi sebesar 0,49 persen, sementara tara itu sub kelompok makanan jadi masih sama dengan bulan sebelumnya atau tidak mengagalami perubahan indeks. Secara keseluruhan pada bulan Januari 2017, kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0217 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah rokok kretek filter dan rokok kretek.

3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar

Kelompok ini pada bulan Januari 2017 mengalami inflasi sebesar 2,79 persen dengan IHK sebesar 136,95 lebih tinggi bila dibandingkan bulan Desember 2016 yang mengalami inflasi sebesar 0,11 persen dengan IHK sebesar 133,23. Dari 4 sub kelompok yang ada, hanya sub kelompok biaya tempat tinggal yang mengalami inflasi sebesar 6,52 persen sementara tiga sub kelompok lainnya yaitu sub kelompok Bahan Bakar, Penerangan dan Air, sub kelompok Perlengkapan Rumahtangga dan sub kelompok Penyelenggaraan Rumahtangga tidak mengalami perubahan (stabil). Secara

Tabel 2

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Makanan Jadi Minuman, Rokok dan Tembakau

bulan Januari 2017

Komoditas Inflasi Sumbangan

-1 -2 -3

MKN JADI,MINUM,ROKOK & TEMB 0,12 0,0217

Makanan Jadi 0,00 0,0000

Minuman yang Tidak Beralkohol -0,49 -0,0143 Tembakau dan Minuman Beralkohol 2,10 0,0360

Tabel 3

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar

bulan Januari 2017

Komoditas Inflasi Sumbangan

-1 -2 -3

PERUM, AIR, LIST, GAS & BHN BKR 2,79 0,9132

Biaya Tempat Tinggal 6,52 0,9132

Bahan Bakar, Penerangan dan Air 0,00 0,0000 Perlengkapan Rumahtangga 0,00 0,0000 Penyelenggaraan Rumahtangga 0,00 0,0000

(4)

keseluruhan pada bulan Januari 2017, kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,9132 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah kenaikan harga batu bata dan upah tukang bukan mandor

4. S a n d a n g

Kelompok sandang pada bulan Januari 2017 mengalami inflasi sebesar 0,17 persen dengan IHK sebesar 117,24 lebih tinggi dibandingkan bulan Desember 2016 yangmengalami deflasi sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 117,05. Dari 4 sub kelompok yang ada, tiga sub kelompok tidak mengalami perubahan indeks/stabil dan satu sub kelompok mengalami kenaikan indeks/inflasi yaitu sub kelompok Barang Pribadi dan Sandang Lain mengalami inflasi sebesar 1,31. Secara keseluruhan pada bulan Januari 2017, kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0091 persen. Satu-satunya komoditas yang memberikan sumbangan inflasi adalah naiknya ongkos jahit.

5. K e s e h a t a n

Kelompok kesehatan pada bulan Januari 2017 tidak mengalami perubahan harga.

6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga

Sama halnya dengan kelompok kesehatan, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga pada bulan Januari 2017 juga tidak mengalami perubahan harga.

7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan

Kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan pada bulan Januari 2017 juga tidak mengalami perubahan harga/stabil.

Tabel 4

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Sandang bulan Januari 2017

Komoditas Inflasi Sumbangan

-1 -2 -3 SANDANG 0,17 0,0091 Sandang Laki-laki 0,00 0,0000 Sandang Wanita 0,00 0,0000 Sandang Anak-anak 0,00 0,0000

Barang Pribadi dan Sandang Lain 1,31 0,0091

(5)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Jepara No. 01/02/33/IHK/1 Februari 2017 5

Inflasi Nasional, di Jawa Tengah, Semarang, Kudus, Jepara

Gambar 2.

Inflasi Nasional. Jawa Tengah, Semarang, Kudus, Jepara

Bulan Januari 2017

Referensi

Dokumen terkait

Kelompok komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi pada April 2014, yaitu: kelompok bahan makanan 0,89 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan

Sedangkan kelompok yang memberikan andil/sumbangan inflasi antara lain : kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar 0,09 persen; kelompok transpor, komunikasi dan jasa

Kelompok yang memberikan andil terbesar dalam pembentukan inflasi Kota Kupang bulan September 2010 adalah Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar yaitu sebesar 0,3207

Kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan memberikan sumbangan/andil inflasi tertinggi dengan sumbangan/andil sebesar 0,64 persen, sedangkan kelompok yang

Pada bulan Mei 2015, kelompok komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi adalah kelompok bahan makanan memberikan andil/sumbangan sebesar 0,34 diikuti kelompok

Pada bulan Juni 2015, kelompok komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi adalah kelompok bahan makanan memberikan andil/sumbangan sebesar 0,37 diikuti kelompok

Pada bulan Agustus 2015, kelompok komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi adalah kelompok bahan makanan memberikan andil/sumbangan sebesar 0,18

September 2017, kelompok kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga memberikan andil dalam pembentukan inflasi sebesar 0,34 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan