• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III GAMBARAN UMUM LOKASI PROYEK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III GAMBARAN UMUM LOKASI PROYEK"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana | 40

BAB III

GAMBARAN UMUM LOKASI PROYEK

3.1 Lokasi Proyek

3.1.1 Umum

Berdasarkan observasi, KAK dan studi literatur dari internet buku naskah akademis detail tata ruang kota Jakarta Barat.

- Proyek : Student Housing Univ. Mercubuana

- Tema Proyek : Arsitektur Hemat Energi

- Lokasi : Jalan Meruya Selatan

- Tipologi : Hunian Bersifat Sementara / Asrama

- Sifat Proyek : Fiktif

- Pemilik : Universitas Mercubuana

- Luas Lahan : 5.803 m²

Peraturan

:

- KDB : 60 %

- KLB : 2,4

- GSB Jalan Utama : 10 m

- Garis Sempadan Samping : 5 m

Kelengkapan Fasilitas

:

:

- Fasilitas Ibadah – Masjid

- Fasilitas Pendidikan Formal – Universitas Mercubuana

- Ruang Terbuka

(2)

Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana | 41

Gambar 20. Lokasi Proyek

(sumber : google map)

3.1.2 Pola Kegiatan

Pola kegiatan pada kasus proyek ini terbagi menajdi beberapa kegiatan berdasarkan penggunanya :

1. Penghuni / mahasiswa Universitas Mercubuana

Mahasiswa yang sedang dalam masa studi di Universitas Mercubuana, yang membutuhkan hunian yang bersifat sementara.

Diagram 2. Diagram Pola kegiatan Penghuni

(3)

Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana | 42 2. Masyarakat Umum / pengguna berdasarkan penginapan transit

Masyarakat umum yang ingin menyewa berdasarkan waktu / transit, biasanya keluarga atau kerabat mahasiswa yang berasal dari luar kota yang kesulitan mencari hunian yang bersifat sementara.

Diagram 3. Diagram Pola kegiatan Masyarakat Umum

3. Pengelola

Bersifat mengelola bangunan dibawah pengawasan Universitas Mercubuana, yang bertugas untuk pengelolaan keseluruhan, dari sisi keamanan dan perawatan.

Diagram 4. Diagram Pola kegiatan Pengelola

3.1.3 Program Aktivitas

- Penghuni / Mahasiswa Mercubuana

Aktivitas Kebutuhan Ruang

Datang Parkir, Lobby

Belajar Teras Bersama

Istirahat Ruang Bersama Makan Ruang makan Bersama

Tidur Kamar Tidur Tipe Studio

Tabel 2. Program aktivitas Penghuni / Mahasiswa Mercubuana

Datang Tinggal Penunjang Pulang

Akses Khusus

(4)

Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana | 43 - Masyarakat Umum yang mencari hunian transit

Aktivitas Kebutuhan Ruang

Datang Parkir, Lobby

Mencari Informasi

Istirahat

Pulang

Tabel 3. Program aktivitas Masyarakat Umum

- Pengelola

Aktivitas Kebutuhan Ruang

Datang Parkir, Lobby

Kerja Ruang Kerja Pengelola

Istirahat Ruang Bersama

Makan Kantin

(5)

Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana | 44

3.2 Asumsi Kebutuhan Ruang

3.2.1 Fasilitas Asrama Mahasiswa

No. Nama Ruang Sumber Luasan (m2) Jumlah Total(m2)

1 Lobby Nuefert data arsitek 24 m² 1 24 2 Kamar Tidur Nuefert data

arsitek 6 m²/ orang 150 kamar 900

3 Km/Wc Asumsi 3 m² 150 kamar 400

4 Dapur

Nuefert data

arsitek 2 m² 150 kamar 300

5 Tenpat Jemur/Teras Asumsi 2 m² 150 kamar 300

6 Teras Bersama Asumsi 6 m² 4 Orang 24

7 Musholah Asumsi 6 m² 1 6

8 Toilet Publik Asumsi 3 m² 6 18

9 Klinik Nuefert data arsitek 4 m² 1 4 10 Hall basket Nuefert data arsitek 420 m² 1 420 Total Luasan 2636

Tabel 5. Kebutuhan ruang Asrama mahasiswa 3.2.2 Fasilitas Pengelola

No. Nama Ruang Sumber Luasan (m2) Jumlah Total(m2)

1 Kantor Direksi Asumsi 12 m² 1 12

2

Kantor Kepala

Keamanan Asumsi 12 m² 1 12

3 Ruang Administrasi Asumsi 30 m² 1 30

4 Ruang Istirahat Nuefert data arsitek 3 m² 1 3 5 Ruang Rapat Nuefert data arsitek 20 m² 1 20

6 Ruang Arsip Asumsi 9 m² 1 9

7 Locker Asumsi 10 m² 1 10

8 Gudang Asumsi 15 m² 1 10

Total Luasan 106

(6)

Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana | 45 3.2.3 Fasilitas Service

No. Nama Ruang Sumber Luasan (m2) Jumlah Total(m2)

1 Ruang Genset MEE 20 m² 1 20

2 Ruang Trafo MEE 20 m² 1 20

3 Ruang Panel MEE 12 m² 1 12

4 Ruang Pompa MEE 24 m² 1 24

5 Ruang PABX MEE 12 m² 1 12

6 Ruang Laundry Nuefert data arsitek 15 m² 1 15

7 Locker MEE 10 m² 1 10

8 Gudang Asumsi 15 m² 1 15

9 Toilet Nuefert data arsitek 3 1 3

Total Luasan 131

Tabel 7. Kebutuhan ruang service 3.2.4 Fasilitas Tambahan

No. Nama Ruang Sumber Luasan (m2) Jumlah Total(m2)

1 Cafetaria Asumsi 15 m² 1 15 2 Ruang terbuka bersama Asumsi 20 m² 1 20 3 Janitor Asumsi 3 m² 2 6 4 ATM Asumsi 3 m² 5 15 Total Luasan 56

Tabel 8. Kebutuhan ruang Tambahan 3.2.5 Fasilitas Diluar Bangunan

No. Nama Ruang Sumber Luasan (m2) Jumlah Total(m2)

1

Parkir Roda 2 + sirk. 30 %

Nuefert data

arsitek 2 m² 350 910

2

Parkir Roda 4 + sirk. 30 %

Nuefert data

arsitek 24 m² 25 780

3 Pos Security Asumsi 4 m² 4 16

Total Luasan 1706

(7)

Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana | 46

3.3 Pendekatan Analisa Tapak

3.3.1 Kerangka Berfikir Analisa Tapak

Diagram 5. Kerangka fikir analisa tapak 3.3.2 Kriteria Tapak

Beberapa kriteria tapak yang diperlukan dalam pembangunan Student Housing ini adalah :

1. Memiliki aksesbilitas (pencapaian) yang sangat baik. Bisa dijangkau dari segala arah dan mudah

2. Memiliki lahan yang yang cukup luas untuk dibangunnya bangunan student housing ini, sehingga dapat menampung aktivitas didalamnya, diantaranya penyediaan lahan parkir yang memungkinkan penataan tapak, ruang luar, pedestrian, dan desain yang mempertimbangkan agar selaras dengan perancangan kota sesuai peraturan pemerintah daerah.

3. Memiliki keterkaitan fungsi dengan fungsi lainnya yang berada di sekitar tapak. Program Ruang Pemilihan Tapak Analisa Tapak Dokumentasi / observasi Konsep Desain Pengembangan Desain Pengembangan Desain

(8)

Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana | 47 3.3.3 Administratif

Untuk batasan – batasan lahan sebagai berikut :

- Utara : Permukiman penduduk

- Timur : Ruko dan Jalan Meruya Selatan - Barat : Permukiman penduduk

-

Selatan : Masjid UMB

3.3.4 Topografi

Bentuk topografi pada lokasi tapak relatif datar, dengan hanya memiliki kemiringan sekitar 5 %

3.3.5 Suhu dan Iklim

Suhu udara rata – rata 30º C – 35 º C. Curah hujan yang tinggi terjadi pada bulan November, Desember, Januari, Februari, Maret dan April dengan rata – rata curah huan diatas 200 mm/bulan. Kelembaban udara relatif tahunan adalah 75 % dengan rata – rata kelembaban bulanan tertinggi terjadi pada bulan Januari sekitar 82 %. (sumber : www.bmkg.go.id)

3.3.6 Sumber Daya Lahan

Peruntukan lahan di kawasan tapak kebanyakan untuk kawasan jasa, fasilitas pendidikan dan fasilitas umum lainnya sesuai dengan ketetapan pemerintah (RT/RW) kota Jakarta Barat (sumber : tatakota-jakartaku.net)

3.3.7 Sumber Daya Air

Dengan data observasi lapangan, pada kawasan tapak untuk memenuhi kebutuhan sumber daya air dengan bersumber pada PDAM, dan memanfaatkan air sumur.

(9)

Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana | 48

3.4 Analisa Tapak

3.4.1 Tautan Lingkungan Sekitar

Tapak berada di pinggir jalan Meruya Selatan, Kembangan Jakarta Barat. Dengan tapak dikelilingi fasilitas komersial, umum dan pendidikan, menjadikan tapak memiliki nilai yang sangat strategis. Tapak berbentuk 4 persegi panjang tak beraturan dan memiliki luas 5.803 m² dengan kondisi memanjang ke bagian belakang. Tapak berada di sebelah Masjid Manarul Alam yang berhadapan dengan Kampus Universitas Mercubuana.

Gambar 21. Batasan Tapak (sumber : foto observasi pribadi)

5.803m² Pada batas utara berbatasan dengan bangunan umum tempat futsal Pada bagian timur berbatasa n dengan permukim an penduduk Berhadapan langsung dengan Universitas Mercubuana pada bagian depan tapak

(10)

Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana | 49 3.4.2 Orientasi Matahari

Gambar 22. Orientasi Matahari

Potensi :

a. Sisi terpendek mendapatkan sinar matahari terbanyak. b. Pengolahan sinar matahari sebagai sumber pencahayaan.

Kendala :

g. Sisi barat merupakan sisi terpendek dan terkena sinar matahari sore yang cukup panas.

h. Penghawaan sisi barat bangunan harus mendapatkan perhatian khusus.

Solusi :

d. Sisi bangunan sebelah barat diolah sedemikian rupa agar dapat menetralisir panas matahari.

(11)

Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana | 50 3.4.3 Kebisingan

Gambar 23. Potensi Kebisingan Potensi :

Sirkulasi di depan tapak sangat potensi sebagai penghasil kebisingan tertinggi di bandingkan di dalam tapak

Kendala :

Vegetasi yang ada di sekeliling tapak saat ini belum mampu memberikan buffer kebisingan yang ditimbulkan dari sirkulasi kendaraan dari luar tapak.

Solusi :

a. Memberikan buffer berupa vegetasi dipinggir terluar tapak.

b. Perletakan area publik atau ruang terbuka pada daerah yang mendapat tingkat kebisingan teritinggi.

Jalan Meruya Selatan sebagai sumber kebisingan Vegetasi sebagai buffer, berguna juga sebagai reduktor panas matahari

(12)

Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana | 51 3.4.4 Arah Angin

Gambar 24. Arah Angin Potensi :

a. Angin yang berhembus dari arah timur cukup kencang dikarenakan daerah sekitar arah Universitas Mercubuana banyak terdapat pohon. b. Pepohonan yang berada di luar tapak sangat mempengaruhi arah angin.

Kendala :

Asap dan debu dari jalan meruya selatan berpotensi masuk kedalam tapak melalui hembusan angin.

Solusi :

a. Memberikan buffer berupa vegetasi dipinggir terluar tapak.

b. Mengolah massa bangunan yang dapat mengalirkan pergerakan angin (ventilasi silang).

(13)

Program Studi Arsitektur - Universitas Mercu Buana | 52 3.4.5 Zoning Pada Tapak

Gambar

Diagram 2. Diagram Pola kegiatan Penghuni
Diagram 4. Diagram Pola kegiatan Pengelola
Tabel 5. Kebutuhan ruang Asrama mahasiswa 3.2.2  Fasilitas Pengelola

Referensi

Dokumen terkait

Potensi yang ada pada tapak ini adalah luasannya yang cukup luas dengan lahan tersedia yang dapat mencakup kebutuhan luas bangunan Pusat Kebudayaan Jawa Pesisir

Menurut Bapak Nashiruddin selaku sekretaris Desa Sedayulawas, kehidupan sosial masyarakat Desa Sedayulawas Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan ini cukup baik, tidak ada

Untuk Jembatan Genit dimana permukaan air terletak dibawah bangunan atas luas benda hanyutan yang bekerja pada pilar dihitung dengan menganggap bahwa kedalaman minimum dari

Faktor umur, pendidikan formal, luas lahan, jumlah tanggungan keluarga, dan jumlah produksi sebelumnya tidak memiliki hubungan yang nyata dengan dengan

Kebiasaan berjudi akan membuat orang malas untuk melakukan aktivitas yang lain karena selalu mempunyai angan-angan kosong dan selalu digoda oleh harapan-harapan yang tidak

Desa Pangarengan menjadi salah satu desa yang tergabung dengan Program PUGAR sejak diberlakukannya Program PUGAR pada tahun 2011 karena hamparan lahan tambak garam yang lebih

Dengan demikian potensi lahan untuk pengembangan jeruk di Kabupaten Agam, termasuk lahan kering, lahan perkebunan dan sawah seluas 1.203,37 km 2 ,atau sebesar 53,9%..

Zona aktivitas parkir merupakan zona yang mengakomodasi berbagai kegiatan khususnya kegiatan perayaan yang membutuhkan pentas dan berbagai aktivitas bersantai yang