• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji Aktivitas Antidiare Ekstrak Etanol Sabut Pinang (Areca catechu L.) Terhadap Tikus

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Uji Aktivitas Antidiare Ekstrak Etanol Sabut Pinang (Areca catechu L.) Terhadap Tikus"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.1 Kerangka pikir penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Zat berkhasiat yang digunakan pada pembuatan tablet adalah ekstrak etanol sabut buah pinang ( Areca catechu L.) yang mempunyai efek sebagai antidiare.. Tujuan penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun rambutan berefek sebagai antidiare dengan mengurangi frekuensi diare dan berat feses, serta memperbaiki konsistensi feses menjadi lebih

Zat berkhasiat yang digunakan pada pembuatan tablet adalah ekstrak etanol sabut buah pinang (Areca catechu L.) yang mempunyai efek sebagai antidiare. Tujuan penelitian ini

Lampiran 22 Konsistensi feses dengan diameter serapan air, waktu defekasi dan berat feses selama pengamatan setelah diberi oleum ricini untuk kelompok dosis II (EEDCH 100 mg/kg

Alkaloid Karakteristik Ekstrak Simplisia Daun Bayam Merah Penurunan waktu Konsitensi feses Frekuensi diare Lama terjadinya diare Tikus yang diinduksi dengan

Berdasarkan hasil pengamatan frekuensi diare, bobot feses, konsistensi feses, waktu timbul diare, durasi diare dan rasio panjang usus yang ditempuh marker

Zat berkhasiat yang digunakan pada pembuatan tablet adalah ekstrak etanol sabut buah pinang ( Areca catechu L.) yang mempunyai efek sebagai antidiare. Tujuan penelitian ini

Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak etanol sabut buah pinang memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 sebesar 69,979 µg/mL dan pembanding kuersetin dengan