• Tidak ada hasil yang ditemukan

Baris dan deret aritmatika (2)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Baris dan deret aritmatika (2)"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

BARISAN DAN DERET

ARITMETIKA

By : Tri

(2)

A.

Barisan

Aritmetika

• Definisi

• Bilangan yang tetap tersebut disebut

beda

dan dilambangkan dengan

b

.

• Perhatikan juga barisan-barisan bilangan

berikut ini.

a. 1, 4, 7, 10, 13, ...

b. 2, 8, 14, 20, ...

Barisan

Aritmetika

c. 30, 25, 20, 15, ...

Barisan aritmetika

adalah suatu

barisan bilangan yang selisih setiap

dua suku berturutan selalu

(3)

Contoh :

a. 1, 4, 7, 10, 13, ...

+3 +3 +3 +3

Pada barisan ini, suku berikutnya diperoleh dari suku sebelumnya ditambah 3. Dapat

dikatakan bahwa beda sukunya 3 atau b =3.

b. 2, 8, 14, 20, ...

+6 +6 +6

(4)

c.

30, 25, 20, 15, ...

–5 –5 –5

Pada barisan ini, suku berikutnya diperoleh dari suku sebelumnya ditambah –5. Dapat

dikatakan bahwa beda sukunya –5 atau b = –5. Secara umum dapat dikatakan sebagai

berikut.

Rumus umum suku ke-n barisan aritmetika dengan suku pertama (U ) dilambangkan dengan a dan beda dengan b dapat

ditentukan seperti berikut.

Jika

Un

adalah suku ke-

n

dari suatu

barisan aritmetika maka berlaku

b

= Un – Un

– 1.

(5)

U = a

Jadi, rumus suku ke-n dari barisan aritmetika adalah

(6)

Contoh 1 :

Tentukan suku ke-8 dan ke-20 dari barisan –3,

2, 7, 12, ....

Jawab:

–3, 2, 7, 12, …

Suku pertama adalah

a

= –3 dan

bedanya

b

= 2 – (–3) = 5.

Dengan menyubstitusikan

a

dan

b,

diperoleh :

U = –3 + (n – 1)5.

Suku ke-8 : U = –3 + (8 – 1)5 = 32.

Suku ke-20 : U = –3 + (20 – 1)5 = 92.

n

8

(7)

Contoh 2 :

Diketahui barisan aritmetika –2, 1, 4, 7, ..., 40. Tentukan banyak suku barisan tersebut.

Jawab:

Diketahui barisan aritmetika –2, 1, 4, 7, ..., 40. Dari barisan tersebut, diperoleh a = –2, b = 1 – (–

2) = 3,dan U = 40.

Rumus suku ke-n adalah U = a + (n – 1)b sehingga; 40 = –2 + (n – 1)3

40 = 3n – 5 3n = 45

Karena 3n = 45, diperoleh n = 15.

Jadi, banyaknya suku dari barisan di atas adalah 15.

n

(8)

B. Deret Aritmetika

Definisi

Deret aritmetika adalah jumlah n suku

pertama barisan aritmetika. Jumlah n suku pertama dari suatu barisan bilangan

dinotasikan S .

Dengan demikian, S = U1 + U2 + U3 + ... +

U . Untuk memahami langkah-langkah

menentukan rumus S , perhatikan contoh berikut :

Misalkan

U

1,

U

2,

U

3, ...,

Un

merupakan

suku-suku dari suatu barisan aritmetika.

U

1 +

U

2 +

U

3 + ... +

U

disebut

deret

aritmetika

,

dengan

n

U

=

a

+ (

n

– 1)

b.

n

n

n

n

(9)

Contoh 1

:

Diketahui suatu barisan aritmetika 2, 5, 8, 11, 14. Tentukan jumlah kelima suku barisan

tersebut.

(10)

Menentukan rumus umum untuk S

sebagai berikut. Diketahui rumus

umum suku ke-n dari barisan

(11)

Dengan demikian,

diperoleh ;

S = a + (a + b) + (a + 2b) + ... + (a + (n – 1)b)

= a + (U – (n – 2) b) + (U – (n – 3) b) + ... + U ... (1)

Dapat pula dinyatakan bahwa besar setiap suku adalah b kurang dari suku berikutnya.

U = U – b

U = U – b = U – 2b U = U – b = U – 3b

Demikian seterusnya sehingga S dapat dituliskan

(12)
(13)

Jadi, rumus umum jumlah

n

suku pertama

deret aritmetika adalah

Keterangan:

S

= jumlah

n

suku pertama

a

= suku pertama

b

= beda

U

= suku ke

-n

n

= banyak suku

S

=

n

(

a + U

)

atau

(14)

Contoh 2:

Carilah jumlah 100 suku pertama dari deret 2 + 4 + 6 + 8 +....

Jawab:

Diketahui bahwa a = 2, b = 4 – 2 = 2, dan n = 100.

S = x 100 {2(2) + (100 – 1)2}

= 50 {4 + 198} = 50 (202)

= 10.100

Jadi, jumlah 100 suku pertama dari deret tersebut adalah 10.100.

100

(15)

Contoh

3:

Hitunglah jumlah semua bilangan asli

kelipatan 3 yang kurang dari 100.

Jawab:

Bilangan asli kelipatan 3 yang kurang dari 100

adalah 3, 6, 9, 12, ..., 99 sehingga diperoleh

a

= 3,

b

= 3, dan

U

= 99.

Terlebih dahulu kita cari

n

sebagai berikut ;

U

=

a

+ (

n

– 1)

b

99 = 3 + (

n

– 1)3

3

n

= 99

n

= 33

Jumlah dari deret tersebut adalah

n

(16)

S

=

n

(

a + U

)

S

= x 33(3 + 99)

= 1.683

Jadi, jumlah bilangan asli kelipatan 3 yang

kurang dari 100 adalah 1.683

n n

2

1

2

1

Referensi

Dokumen terkait

Barisan Aritmetika yaitu barisan yang suku-sukunya diperoleh dengan menambahkan suatu bilangan tetap ke suku sebelumnya. Bilangan tetap itu disebut beda atau selisih dan

Jadi, secara umum, barisan geometri adalah suatu barisan bilangan yang setiap sukunya diperoleh dari suku sebelumnya dikalikan dengan suatu bilangan tetap

Ciri umum barisan aritmatika adalah selisih dari setiap suku dengan suku sebelumnya selalu sama, yang biasa disebut dengan beda atau ‘b’.. Sebagai contoh, 3, 6, 9, 12, … ,

Jika terdapat suatu pola (aturan) tertentu antara suku-suku pada barisan yaitu selisih antara dua suku yang berurutan selalu tetap (konstan), maka barisan bilangan tersebut

Barisan geometri adalah barisan bilangan dengan perbandingan (rasio) dua suku yang berurutan selalu tetap (konstan).. Perbandingan dua suku yang berurutan disebut rasio

Bilangan-bilangan berurutan seperti pada penggaris ini memiliki selisih yang sama untuk setiap dua suku berurutannya sehingga membentuk suatu barisan bilangan.a. Suku kedua suatu

Barisan aritmatika adalah barisan bilangan yang setiap suku – sukunya yang berurutan dan mempunyai selisih (beda) yang tetap.. Deskripsi Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan

GLOSARIUM Barisan susunan bilangan yang diurutkan menurut aturan tertentu Barisan aritmatika barisan bilangan yang mempunyai beda atau selisih yang tetap antara dua suku barisan yang