Mini Referat Magister
RADIKAL BEBAS DAN KEHAMILAN
MEITY ELVINA
PEMBIMBING :
Dr. LET
KADAR MALONDIALDEHID (MDA)
PADA KEJADIAN DISMENORE PRIMER
T E S I S
O L E H :
MUHAMMAD YUSUF
DEPARTEMEN OBSTETRI DAN GINEKOLOGI
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
RSUP. H. ADAM MALIK MEDAN
KATA PENGANTAR
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.
Segala puji dan syukur saya sampaikan kepada Allah SWT, karena
berkat rahmat dan hidayah-Nya penulisan tesis ini dapat diselesaikan.
Tesis ini disusun untuk melengkapi tugas – tugas dan memenuhi salah
satu syarat untuk memperoleh keahlian dalam bidang Obstetri dan
Ginekologi. Sebagai manusia biasa saya menyadari bahwa tesis ini
banyak kekurangannya dan masih jauh dari sempurna, namun demikian
besar harapan saya kiranya tulisan sederhana ini dapat bermanfaat dalam
menambah perbendaharaan bacaan khususnya tentang :
” KADAR MALONDIALDEHID (MDA) PADA KEJADIAN DISMENORE PRIMER ”
Dengan selesainya laporan penelitian ini, perkenankanlah saya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi – tingginya kepada yang terhormat :
1. Rektor Universitas Sumatera Utara, Prof. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H
(CTM&H), SpA (K) dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera
Utara, Prof. dr. Gontar Alamsyah Siregar, SpPD (KGEH), yang
telah memberikan kesempatan kepada saya untuk mengikuti
Program Pendidikan Dokter Spesialis di Fakultas Kedokteran USU
Medan.
2. Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi FK-USU Medan, Prof.dr.
Delfi Lutan, MSc, SpOG (K); Sekretaris Departemen Obstetri dan
Ked(OG), SpOG (K); Ketua Program Studi Dokter Spesialis Obstetri
dan Ginekologi FK-USU Medan, dr. Henry Salim Siregar, SpOG (K);
Sekretaris Program Studi Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi
FK-USU Medan, dr. M. Rhiza Z. Tala, M.Ked(OG), SpOG (K); dan
juga Prof. dr. Hamonangan Hutapea, SpOG (K); Prof. Dr. dr. M.
Thamrin Tanjung, SpOG (K); Prof. dr. R. Haryono Roeshadi, SpOG
(K); Prof. dr. T. M. Hanafiah, SpOG (K); Prof. dr. Budi R. Hadibroto,
SpOG (K); Prof. dr. Daulat H. Sibuea, SpOG (K); Prof. dr. M.
Fauzie Sahil, SpOG (K); Prof. dr. M. Jusuf Hanafiah, SpOG (K); Prof.
dr. Djafar Siddik, SpOG (K); yang telah bersama-sama
berkenan menerima saya untuk mengikuti pendidikan dokter
spesialis di Departemen Obstetri dan Ginekologi.
3. Khususnya kepada Prof. Dr. Delfi Lutan, MSc, SpOG (K); Prof. dr. T.
M. Hanafiah, SpOG (K); dr. Nazaruddin Jaffar, SpOG (K) yang telah
banyak membantu Saya pada waktu memasuki dan mengikuti
Program Pendidikan Dokter Spesialis di Departemen Obstetri dan
Ginekologi FK-USU. Semoga Allah SWT membalas kebaikan budi
mereka tersebut.
4. dr. Syamsul Arifin Nasution, SpOG (K) dan dr. M. Oky Prabudi, SpOG
selaku pembimbing tesis Saya, bersama dr. M. Fahdhy, MSc, SpOG;
dr. Rushakim Lubis, SpOG; dan dr. Deri Edianto, M. Ked(OG), SpOG
(K), selaku penyanggah dan nara sumber yang penuh dengan
kesabaran telah meluangkan waktu yang sangat berharga untuk
membimbing, memeriksa, dan melengkapi penulisan tesis ini hingga
5. dr. Herbert Sihite, SpOG selaku pembimbing minirefarat
Fetomaternal Saya yang berjudul: “Hepatitis B Dalam Kehamilan”;
kepada dr. Yostoto B. Kaban, M. Ked(OG), SpOG (K) selaku
pembimbing minirefarat Fertilitas Endokrinologi dan Reproduksi Saya
yang berjudul: “GnRH Receptor”; kepada dr. John S. Khoman,
SpOG (K) selaku pembimbing minirefarat Onkologi-Ginekologi Saya
yang berjudul: “Perbandingan BSA dan AUC Pada Penentuan
Dosis Carboplatin”.
6. Ketua Divisi Fertilitas Endokrinologi dan Reproduksi dr. Ichwanul
Adenin, M.Ked(OG),SpOG (K) yang telah mengizinkan saya
mengayomi, membimbing dan memberikan nasehat yang bermanfaat kepada Saya selama dalam pendidikan.
8. Kepada dr. Surya Dharma, MPH, yang telah meluangkan waktu dan pikiran
untuk membimbing Saya dalam penyelesaian uji statistik tesis ini.
9. Seluruh Staf Pengajar Departemen Obstetri dan Ginekologi FK -USU
Medan, yang secara langsung telah banyak membimbing dan mendidik Saya sejak awal hingga akhir pendidikan. Semoga Allah SWT membalas
budi baik guru-guru Saya tersebut.
10. Direktur RSUP. H. Adam Malik Medan dr. Azwan Hakmi Lubis, SpA, M.
Kes. yang telah memberikan kesempatan dan sarana kepada Saya untuk
Ginekologi.
11. Direktur RSUD Dr. Pirngadi Medan, dr. Amran Lubis, SpJP; dan Kepala
SMF Obstetri dan Ginekologi RSUD. Dr. Pirngadi Medan dr. Rushakim
Lubis, SpOG; Wakil SMF Obgin RSPM dr. Syamsul A. Nasution, SpOG (K);
Ketua koordinator PPDS Obgin RSUD Dr. Pirngadi Medan dr. Sanusi
Piliang, SpOG; Ketua Komite Penelitian di RSUD Dr. Pirngadi Medan dr.
Fadjrir, SpOG beserta staf yang telah memberikan kesempatan dan
sarana kepada Saya dalam bekerja selama mengikuti pendidikan di
Departemen Obstetri dan Ginekologi.
12. Direktur Rumah Sakit Umum PTPN II Tembakau Deli; dr. Sofyan Abdul Ilah,
SpOG dan dr. Nazaruddin Jaffar, SpOG (K) beserta staf yang telah
memberikan kesempatan dan bimbingan selama saya bertugas menjalani
pendidikan di rumah sakit tersebut.
13. Direktur Rumkit TK. II Puteri Hijau KESDAM II/BB Medan dan Kepala SMF
Obstetri dan Ginekologi Rumkit TK. II Puteri Hijau KESDAM I/BB Medan
Mayor CKM dr. Gunawan Rusuldi, SpOG serta dr. M. Yazim Yakub, SpOG,
dr. Agnes Dwi H. SpOG, dr. Santa M.J. Sianipar, SpOG beserta staf yang
telah memberi kesempatan dan sarana serta bimbingan selama Saya
bertugas di Rumah Sakit tersebut.
14. Direktur RSU Haji Medan; Kepala SMF. Obstetri dan Ginekologi RSU. Haji
Medan dr. Muslich Perangin-angin, SpOG serta dr. Anwar Siregar, SpOG,
dr. Syahrizal Daud. SpOG, dr. Ahmad Khuwailid, SpOG beserta staf yang
telah memberi kesempatan dan sarana kepada Saya untuk bekerja selama
bertugas di Rumah Sakit tersebut.
15. Direktur RSU Sundari dr. Zulkarnain Hutasuhut serta Kepala SMF Obstetri
beserta staf yang telah memberi kesempatan dan sarana kepada Saya
untuk bekerja selama bertugas di Rumah Sakit tersebut.
16. Direktur RSUD. Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah dr. Ricardo, MM.
beserta staf yang telah memberikan kesempatan untuk bekerja dan
memberikan bantuan moril selama Saya bertugas di Rumah Sakit tersebut.
17. Ketua Departemen Anestesiologi dan Reanimasi FK-USU Medan beserta
staf, atas kesempatan dan bimbingan yang telah diberikan selama Saya
bertugas di Departemen tersebut.
18. Ketua Departemen Patologi Anatomi FK-USU beserta staf, atas
kesempatan dan bimbingan yang telah diberikan selama Saya bertugas
di Departemen tersebut.
19. Bupati Kabupaten Aceh Tengah Ir. H. Nasarudin, MM; Wakil Bupati
Kabupaten Aceh Tengah; Sekda Kabupaten Aceh Tengah; Kepala
Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tengah; dan Kepala Badan
Kepegawaian Daerah Kabupaten Aceh Tengah atas kesempatan
tugas belajar, sehingga Saya dapat mengikuti Program Pendidikan
Dokter Spesialis di Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas
Kedokteran USU Medan.
20. Laboratorium Klinik Prodia Medan dan Jakarta beserta staf yang telah
membantu Saya dalam suksesnya penelitian Saya.
21. Kepada senior-senior Saya, dr. Rachma B. Panjaitan, SpOG; dr. David
Leo Ginting, SpOG; dr. Nismah Situmorang, SpOG, dr. Juni Hardi Tarigan,
SpOG; dr. Abdul Hadi, SpOG; dr. Mulda Situmorang, SpOG; dr. Panuturi
SpOG; dr. Tommy, SpOG; dr. Sim Romi, SpOG; dr. M. Ikhwan, SpOG; dr.
Edward Muldjadi, SpOG; dr. David Luther, M. Ked(OG), SpOG; dr. Muara
P. Lubis, M. Ked(OG), SpOG; dr. Sukhbir Singh, SpOG; dr. Ferry
dr. Aries Misrawani. Saya berterima kasih atas segala bimbingan, bantuan
dan dukungannya yang telah diberikan selama ini.
22. Kepada sejawat seangkatan periode 2008: dr Hendri Ginting; dr. Robby
Pakpahan; dr. Meity Elvina, M. Ked(OG); dr. Dany Ariyani; dan dr. Fatin
Atifa terima kasih untuk kebersamaan dan kerjasamanya sejak dari awal
hingga sekarang selama pendidikan.
23. Tim jaga yang kompak dr. Hilma; dr. Fahmi; dr. Gamal Darus; dr. Yufi
Permana; dr. Ade Ayu, dr. Irfan Arifianto, terima kasih atas
kebersamaan kita selama ini, kenangan indah ini akan Saya ingat
selamanya.
24. Rekan-rekan PPDS yang sangat baik dr. Pantas S; dr. Morel S; dr. Sri
Damayana; dr. Eka Handayani; dr. Liza Marosa; dr. Rizky; dr. Arief S;
dr. Ferdiansyah Putra; dr. Yudha Sudewo; dr. Henry Gunawan; dr.
dr. Anindita; dr. Wahyu Wibowo; dr. Novrial; dr. Rahmanita Sinaga; dr.
Reni Anggraeni; dr. Erwin; dr. Apriza; dr. Dina Kusuma Wiratma; dr.
Arvitamuryani; dr. Jesurun; dr. S. Djaganata; dr. Wahyu Utomo; dr.
Indra Permana; dr. Reni Junita Sari, dr. Tri Sugeng H, dr. Eva M; dr.
Adrian S; dr. Aurora; dr. Heikal; dr. Irliyan Syahputra; dr. Irsyad; dr.
Ahmad Syafiq, dr. Abdul Ghafur; dr. Yusrizal; dr. Tony Simarmata; dr.
Iman Syahputra, dr. Irfan Hamidi, dr. Azano Syahriza, dr. Titi Amalia,
dr. Sofwatul Mardiah; dr. Luthfi Aditiawarman; dr. Citra Lestari; dr.
Anisya Friska Sari Hsb; dr. Tri Ebta; dr. Muhar yunan Tanjung; dr.
Zulkarnain; dr. Henry Silaen; dr. Marissa; dr. Dahler.
25. Seluruh teman sejawat PPDS yang tidak dapat Saya sebutkan satu
persatu, terima kasih atas kebersamaan, dorongan semangat dan doa
yang telah diberikan selama ini.
26. Kepada almh. lbu Hj. Asnawati Hsb, Ibu Hj. Sosmalawaty, Ibu Zubaedah,
Mimi, Asih, Dewi dan seluruh pegawai di lingkungan Departemen Obstetri
dan Ginekologi RSUP. H. Adam Malik Medan terima kasih atas bantuan
dan dukungannya.
27. Dokter Muda, Bidan, Paramedis, karyawan/karyawati, serta para
pasien di Departemen Obstetri dan Ginekologi FK-USU/RSUP. H.
Adam Malik, RSUD. Dr. Pirngadi Medan, Rumkit. TK. II Puteri Hijau
KESDAM I/BB Medan, RS. Haji Medan, RSU. PTPN II Tembakau Deli
Medan, RS. Sundari yang dari padanya Saya banyak memperoleh
pengetahuan baru, terima kasih atas kerja sama dan saling
pengertian yang diberikan kepada Saya sehingga dapat sampai pada
Tiada kata yang dapat Saya ucapkan selain rasa syukur kepada
Allah SWT dan sembah sujud serta terima kasih yang tidak terhingga
Saya sampaikan kepada kedua orang tua Saya yang sangat Saya cintai,
Ayahanda H. Syahril H. Chan. dan Ibunda Hj. Djauhariah Malik, SpdI
yan g telah m em besarkan, m em bimbing, mendoakan, serta mendidik
Saya dengan penuh kesabaran dan kasih sayang dari sejak kecil hingga
kini, memberi contoh yang baik dalam menjalani hidup serta memberikan motivasi
dan semangat kepada Saya selama mengikuti pendidikan.
Sembah sujud, hormat dan terima kasih yang tidak terhingga Saya
sampaikan juga Saya ucapkan kepada Bapak mertua dr. H. Fadlan, SpOG dan
ibu mertua Hj. Cut Dewi Karmila, yang telah banyak membantu, mendoakan, dan
memberikan dorongan dan perhatian kepada Saya selama mengikuti pendidikan
ini.
Buat istriku yang tercinta dan tersayang, dr. Windy Putri Fandika
tiada kata yang yang terindah yang dapat Saya ucapkan selain rasa
syukur kepada Allah SWT Yang Maha Pengasih dan Penyayang, yang
telah memberikan Saya seorang istri yang baik dan pengertian. Terima
kasih atas kesabaran, dorongan semangat, pengorbanan, semua bantuan
dan doa yang diberikan kepada Saya hingga dapat menyelesaikan
pendidikan ini.
Buat tiga orang buah hatiku yang kucintai dan kusayangi; ananda
tercinta Muhammad Fathir Al-Jabbir, Shafa Annisa Yusuf dan Tiara
Annisa Yusuf yang merupakan inspirasi dan pendorong motivasi serta
pemberi semangat untuk menyelesaikan pendidikan ini.
Kepada Kakanda / Abangnda: dr. Rita Huraiya, Ir. Januarsyah,
Syafrides Amd.Kom, Yanti Syahputri, ST, dan Adinda: dr. Nurlely terima
kasih atas bantuan, dorongan semangat dan doa kepada Saya selama
Kepada adik iparku: (Almh) Winda Putri Fandika, Bayu Aziska Putra
Fandika, Ananda Rizki Putra Fandika terima kasih atas bantuan dorongan
semangat dan doa kepada Saya selama menjalani pendidikan.
Akhirnya kepada seluruh keluarga handai tolan yang tidak dapat
saya sebutkan namanya satu persatu, baik secara langsung maupun tidak
langsung, yang telah banyak memberikan bantuan, bai k moril maupun
materil, Saya ucapkan banyak terima kasih yang telah banyak
memberikan bantuan, dukungan dan doa, Saya ucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya.
Sem o ga A l lah SW T s enan ti asa m em be r i kan ra hm at d an hi da yah -N ya
k epad a ki ta semua.
Amin Ya Rabbal ’Alamin.
Medan, Februari 2013
DAFTAR ISI
Hal
Daftar Gambar iv
Daftar Tabel v
Daftar Singkatan vi
BAB I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Penelitian 1
1.2. Rumusan Masalah 3
1.3. Hipotesis 4
1.4. Tujuan Penelitian 4
1.4.1. Tujuan Umum 4
1.4.2. Tujuan Khusus 4
1.5. Manfaat Penelitian 5
1.5.1. Manfaat Klinis 5
1.5.2. Manfaat Teoritis 5
1.5.3. Manfaat bagi Metodologis 5
BAB II. TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Dismenore Primer 6
2.2. Patofisiologi Nyeri Haid Primer 10
2.3. Pengaruh Radikal Bebas terhadap Lipid 14
2.4. Proses Peroksidasi Lipid dan Malondialdehid (MDA) 18
2.5. Pengukuran Radikal Bebas 24
2.6. Persepsi nyeri 26
2.7. Cara Penilaian Nyeri 27
BAB III. METODE PENELITIAN
3.1. Rancangan Penelitian 31
3.2. Tempat dan Waktu Penelitian 31
3.3. Sampel Penelitian 31
4.1. Distribusi Karakteristik Subyek Penelitian 42
4.2. Distribusi Karakteristik Nyeri Haid Berdasarkan Skor VAS 44
4.3. Kadar MDA Berdasarkan Kejadian Dismenore Primer 45
4.4. Kadar MDA Berdasarkan Karakteristik Usia Menarche
Pada Dismenore Primer 46
4.5. Kadar MDA Berdasarkan Karakteristik Indeks Massa Tubuh
(IMT) Pada Dismenore Primer 47
BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan 50
5.2. Saran 50
DAFTAR PUSTAKA 51
DAFTAR GAMBAR
Hal
Gambar 2.1. Kaskade pemecahan lipid melalui jalur
siklooksigenase sehingga menghasilkan
PGF2α yang berperan sebagai mediator nyeri 18
Gambar 2.2. Proses peroksidasi melalui jalur siklooksigenase
arakidonat menjadi PGF2α dengan hasil sampingan
malondialdehid 19
Gambar 2.3. Struktur Kimia malondialdehid 20
DAFTAR TABEL
Hal
Tabel 4.1.1. Distribusi Kejadian Dismenore Primer dan Non
Dismenorea Primer Berdasarkan Karakteristik
Subjek Penelitian 42
Tabel 4.2.1. Perbandingan Nyeri Haid Berdasarkan Skor VAS
Pada Kelompok Dismenore Primer 44
Tabel 4.3.1. Perbedaan Kadar MDA Berdasarkan Kejadian
Dismenore Primer dan Tanpa Dismenore Primer 45
Tabel 4.4.1. Hasil Kadar MDA Berdasarkan Karakteristik Usia
Menarche Pada Dismenore Primer 46
Tabel 4.5.1. Hasil Kadar MDA Berdasarkan Karakteristik Indeks
Massa Tubuh (IMT) Pada Dismenore Primer 47
Tabel 4.6.1. Korelasi karakteristik Dismenore Primer dengan
DAFTAR SINGKATAN
PUFA : Poly Unsaturated Fatty Acids
MUFA : Mono Unsaturated Fatty Acids
MDA : Malondialdehid
SD : Sekolah Dasar
SLTP : Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama
MTsS : Madrasah Tsanawiyah Swasta
PID : Pelvic Inflammatory Disease
PGF2 : Prostaglandin F2
PGF2α : Prostaglandin F2α
PGE2 : Prostaglandin E2
SSO : Sistem Saraf Otonom
DNA : Deoxyribo Nucleic Acids
RNA : Ribo Nucleic Acids
SOR : Species Oxygen Reactive
TBARS : Thiobarbituric Acid Reactive Substance
TBA : Tes Thiobarbituric Acid
MDA-TBA : Malondialdehid - Thiobarbituric Acid
HPLC : High Performance Liquid Chromatography
VAS : Visual Analogue Scale
IMT : Indeks Massa Tubuh
WHO : World Health Organization
HPHT : Hari Pertama Haid Terakhir
ELISA : Enzyme Linked Immunosorbent Assay
RINGKASAN TESIS
KADAR MALONDIALDEHID (MDA) PADA KEJADIAN DISMENORE PRIMER
Yusuf M, Nasution SA, Prabudi MO, Fahdhy M, Lubis R, Edianto D.
Unit/Sub-Divisi Kesehatan Reproduksi, Divisi Fertilitas, Endokrin,dan Reproduksi,
Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sumatera
Utara,
Medan, Indonesia, Februari 2013
ABSTRAK
Latar Belakang. Dismenore primer adalah nyeri haid tanpa adanya kelainan
ginekologi. Terbanyak dialami remaja usia menarche. Dismenore primer terjadi
sesudah menarche pada 6-12 bulan pertama. Nyeri dirasakan seperti kram perut
bawah yang dapat disertai mual, muntah dan sakit kepala. Malondialdehid adalah
produk peroksidasi asam lemak rantai panjang yang meningkat ketika terjadi
peroksidasi lipid. Peroksida lipid selanjutnya mengalami dekomposisi menjadi
MDA. MDA merupakan produk akhir proses peroksidasi lipid dan digunakan untuk
mengukur proses peroksidasi lipid. Malondialdehid dijumpai pada jaringan
manusia dan hewan sebagai produk akhir dari peroksidase lemak. Zat ini juga
merupakan produk sampingan dari biosintesis prostaglandin dan tromboksan.
Tujuan. Untuk mengetahui perbedaan kadar MDA pada remaja usia menarche
yang mengalami dismenore primer dan tanpa dismenore primer.
Metode. Penelitian ini menggunakan rancangan kasus kontrol dengan metode
pendekatan analitik komparatif dan analitik korelatif. Analisis variabel dilakukan
dalam bentuk bivariat. Subjek adalah pelajar SD dan SLTP di sekolah Al-Ulum
Terpadu dan MTsS Yayasan Madrasah Islamiyah di Medan. Semua remaja
perempuan yang telah haid selama 6-12 bulan sejak menarche pertama kali dan
mendapatkan persetujuan orangtua diikutkan dalam penelitian ini. Sampel
dieksklusi bila dari anamnesis pernah atau sedang menderita penyakit diabetes
mellitus berdasarkan kuisioner diabetes mellitus dari departemen kesehatan, dan
bila anak mendapat terapi steroid jangka panjang atau datanya tidak lengkap.
Hasil. Kadar MDA pada kelompok dismenore primer adalah 10,95 (SD = 4,408)
meningkat hampir tiga kali lipat bila dibandingkan dengan kadar MDA pada
kelompok tanpa dismenore primer yaitu 3,85 (SD = 2,017).
Kesimpulan. Terdapat perbedaan bermakna antara kadar MDA kelompok
dismenore primer dan tanpa dismenore primer (p<0,05). Kadar MDA pada
kelompok dismenore primer lebih tinggi dibandingkan kadar MDA pada kelompok
tanpa dismenore primer.
LEVEL OF URINARY MALONDIALDEHYDE (MDA)
IN PRIMARY DYSMENORRHEA
Yusuf M, Nasution SA, Prabudi MO, Fahdhy M, Lubis R, Edianto D.
Department of Obstetrics and Gynecology, Faculty of Medicine,
University of Sumatera Utara, Medan
ABSTRACT
Background : Primary dysmenorrhea is menstrual pain without gynecological
abnormalities. Commonly affected menarche age youth. Primary dysmenorrhea
occurs after menarche in the first 6-12 months. Pain is perceived as lower
abdominal cramps that can be accompanied by nausea, vomiting and headache.
Malondialdehyde is a peroxidation product of long-chain fatty acids which
increased during lipid peroxidation. Subsequent lipid peroxide decomposes into
MDA. MDA is the end product of lipid peroxidation process and is used to measure
the lipid peroxidation process. Malondialdehyde found in human and animal tissue
as an end product of the peroxidation of fat. This substance is also a byproduct of
the biosynthesis of prostaglandins and thromboxane.
Objective: To determine differences in MDA levels in menarche age adolescents
with and without primary dysmenorrhea
Methods : The study used a case control design with comparative analytical
approach method and correlative analysis. The analysis carried out in the form of
bivariate variables. Subjects were students at the elementary and junior high
schools and the Integrated Al-Ulum Islamic Madrasah Foundation MTsS in Medan.
All the girls who have been menstruating for 6 -12 months since menarche and
have obtained parental consent were included in this study. Samples were
excluded if from history or are still suffering from diabetes mellitus based on
questionnaires from the health department, and when the subjects got long-term
steroid therapy or incomplete data. The entire eligible sample underwent urine lipid
levels examination.
increased almost three-fold when compared with the levels of MDA in the group
without primary dysmenorrhea is 3.85 (SD = 2.017).
Conclusion : MDA levels in primary dysmenorrhea group was thrice higher than
the levels of MDA in the group without primary dysmenorrhea. There is a
significant difference between the MDA levels in primary dysmenorrhea and
without primary dysmenorrhea groups (p <0.05).