• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PENGUMPULAN DATA - BAB IV

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "BAB IV PENGUMPULAN DATA - BAB IV"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

PENGUMPULAN DATA

A. Jenis Data

Jenis data dalam penelitian dapat dikelompokkan berdasar pada berbagai kriteria, diantaranya adalah :

1. Cara Memperolehnya a. Data Primer

Data primer adalah secara langsung diambil dari obyek penelitian oleh peneliti perorangan maupun organisasi. Contoh : Mewawancarai langsung penonton bioskop 21 untuk meneliti preferensi konsumen bioskop.

b. Data Sekunder

Data sekunder adalah data yang didapat tidak secara langsung dari objek penelitian. Peneliti mendapatkan data yang sudah jadi yang dikumpulkan oleh pihak lain dengan berbagai cara atau metode baik secara komersial maupun non komersial. Contohnya adalah pada peneliti yang menggunakan data statistik hasil riset dari surat kabar atau majalah.

2. Sumber Data a. Data Internal

Data internal adalah data yang menggambarkan situasi dan kondisi pada suatu organisasi secara internal. Misal : data keuangan, data pegawai, data produksi, dan sebagainya.

b. Data Eksternal

Data eksternal adalah data yang menggambarkan situasi serta kondisi yang ada di luar organisasi. Contohnya adalah data jumlah penggunaan suatu produk pada konsumen, tingkat preferensi pelanggan, persebaran penduduk, dan lain sebagainya.

3. Bentuk

a. Data Kuantitatif

Data kuantitatif adalah jenis data yang dinyatakan dalam angka atau bilangan hasil perhitungan, seperti menghitung, mengukur dan menimbang. Data kuantitatif terdiri dari :

(2)

1) Data Diskrit

Data diskrit adalah data yang nilainya merupakan bilangan asli. Data diskrit terdiri dari: a) Nominal

Data nominal termasuk jenis data kualitatif, dan hanya mempunyai satu kategori, sehingga tidak menunjukkan tingkatan atau heirarki. Misalnya data tentang tempat tinggal, jenis kelamin, agama, suku bangsa, status perkawinan atau marital, tempat lahir, nama sekolah, mata pencaharian dan sebagainya.

b) Ordinal

Data ordninal termasuk data kualitatif yang jenjangnya lebih tinggi dari data nominal. Data ordinal sudah menunjukkan lambang dan jenjang atau tingkatan (rank) lebih besar, lebih kecil. Misal: Tingkat Pendidikan, Persepsinya terhadap profesi guru, Kualitas pembelajaran, dan lain-lain.

2) Data Kontinum

Data kontinum adalah data yang nilainya ada pada suatu interval tertentu atau berada pada nilai yang satu nilai ke nilai lainnya. Data kontinum terdiri dari :

a) Interval

Data interval termasuk dalam jenis data kuantitatif, berupa angka, dapat bertingkat atau berjenjang, dapat menunjukkan peringkat (makin besar bilangan makin tinggi peringkatnya), bilangan menyatakan jarak (interval), dan titik nol bukan merupakan titik mutlak.

Misal: Jumlah siswa < 500 orang 1 500 – 1000 orang 2 1001 – 1500 orang 3 > 1500 orang 4 b) Rasio

(3)

No Jenis Data Ciri Data Contoh

1 Nominal Kategori

Bilangan sebagai lambang untuk membedakan

Jenis Kelamin

Status Sekolah

Agama 2 Ordinal Bilangan sebagai lambang

Menunjukkan peringkat

Pendidikan Guru

Keberhasilan RSBI 3 Interval Bilangan sebagai lambang

Menunjukkan peringkat

Bilangan menyatakan jarak

Titik nol bukan titik mutlak

IQ

Potensi Akademik

Hasil Tes Prestasi

4 Rasio Bilangan sebagai lambang

Menunjukkan peringkat

Bilangan menyatakan jarak

Titik nol bukan titik mutlak

Pendapatan

Jarak sekolah ke tempat tinggal

Honor lembur

b. Data Kualitatif

Data Kualitatif adalah jenis data yang dinyatakan dalam bentuk kata atau simbol yang mengandung makna. Data kualitatif diperoleh dari berbagai macam teknik pengumpulan data, misalanya wawancara, analisa dokumen, diskusi terfokus, atau observasi yang telah dituangkan dalam catatan lapangan.jawaban atas pertanyaan terbuka atau hasil wawancara atau deskripsi hasil observasi. Bentuk data kualitatif adalah dokumen, catatan lapangan, gambar, audio, video dan lain sebagainya.

4. Waktu Pengumpulan a. Data Cross Section

Data cross-section adalah data yang menunjukkan titik waktu tertentu. Contohnya laporan keuangan per 31 desember 2006, data pelanggan PT. Sumbersari bulan mei 2004, dan lain sebagainya.

b. Data Time Series atau Berkala

(4)

B. Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data dikelompokkan berdasarkan tipe penelitian yang diterapkan. Secara umum tipe penelitian yang sering dijadikan dasar klasifikasi metode pengumpulan data adalah kuantitatif dan kualitatif.

1. Metode Pengumpulan Data Kuantitatif

Terdapat beberapa teknik pengumpulan data dalam penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data kuantitatif dikelompokkan dalam lima jenis, yakni; tes tertulis, wawancara, kuesioner, pengamatan. Dalam penerapannya teknik-teknik ini dapat dipadukan untuk mendapatkan data yang lebih lengkap, akurat dan konsisten.

a. Tes Tertulis

Seperangkat pertanyaan yang disajikan kepada setiap obyek penelitian dalam bentuk tertulis yang menghendaki penyelesaian tugas kognitif. Tugas kognitif yang dimaksud dapat terfokus pada apa yang diketahui seseorang, kemampuan belajar, memilih atau seleksi, dan kemampuan mengerjakan sesuatu (skills).

b. Wawancara

Wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data kuantitatif apabila peneliti ingin mengetahui hal-hal dari responden yang lebih mendalam tetapi jumlah respondennya terbatas atau sedikit. Wawancara kuantitatif menggunakan instrumen pertanyaan yang tertutup dan dibatasi pada bagian-bagian yang diperlukan. Wawancara kuantitatif tidak dimaksudkan untuk merespon jawaban responden terlalu jauh.

c. Kuesioner

Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab atau diberikan respon secara tertulis pula. Kuesioner juga diartikan sebagai kumpulan instrumen pribadi dimana setiap responden mengisinya sebagai bagian dari studi penelitian.

d. Pengamatan atau observasi

(5)

penelitian. Observasi digunakan untuk mengamati pola perilaku obyek pada situasi tertenu untuk mendapatkan informasi tentang fenomena yang menarik. Terdapat dua jenis observasi, yakni observasi non partisipatif (tidak terlibat langsung) dan observasi partisipatif (terlibat langsung).

2. Metode Pengumpulan Data Kualitatif

Pengumpulan data kualitatif dilakukan dengan beberapa teknik, diantaranya adalah wawancara, observasi dan dokumentasi.

a. Wawancara

Wawancara adalah proses komunikasi atau interkasi timbal balik untuk mengumpulkan informasi dengan cara tanya jawab antara penelitia dan informan. Dalam hal ini wawancara merupakan proses pembuktian terhadap informasi awal terkait obyek penelitian. Dalam wawancara kualitatif, terdapat dua jenis model yang dapat diterapkan, yakni wawancara mendalam dan wawancara terarah.

1) Wawancara mendalam (in-depth interview)

Peneliti melakukan wawancara secara mendalam dengan cara terlibat langsung dengan kehidupan informan dan bertanya jawab secara bebas tanpa dibatasi pedoman yang telah dibuat. 2) Wawancara terarah (guided interview)

Peneliti melakukan Tanya jawab hanya terkait hal-hal yang telah disiapkan sebelumnya.Peneliti tidak boleh menyimpang dari panduan wawancara, entah apapaun respon atau jawaban dari responden.

Perbedaan menadasar teknik wawancara kuantitatif dan kualitatif adalah terletak pada kedalaman informasi dan jumlah informan. Wawancara kuantitatif dibenarkan untuk tidak menggali lebih jauh terkait obyek penelitian (guided interview) dengan jumlah informan terbatas. Sedangkan wawancara kualitatif, penggalian informasi harus menukik kedalam (in-depth and guided interview) dengan jumlah informan tak terbatas.

b. Observasi

Pengamatan atau observasi pada hakekatnya merupakan kegiatan dengan menggunakan pancaindra, untuk memperoleh informasi yang diperlukan guna menjawab masalah penelitian. Observasi digunakan untuk mengamati pola perilaku obyek pada situasi tertentu untuk mendapatkan informasi tentang fenomena yang menarik. Terdapat dua jenis observasi, yakni observasi non partisipatif (tidak terlibat langsung) dan observasi partisipatif (terlibat langsung). c. Dokumentasi

(6)

Referensi

Dokumen terkait

Berkaitan dengan pemilihan variabel input dan output yang telah dilakukan, maka dapat diketahui bahwa data yang dikumpulkan terdiri dari 4 kelompok data yaitu data mengenai

Data sekunder adalah data yang telah dikumpulkan oleh pihak lain dan data sudah ada. Dalam penelitian ini data sekunder didapat dari dari dokumen rekam medik di

Data sekunder adalah data yang diperoleh dalam bentuk yang sudah jadi yang telah lebih dulu dikumpulkan oleh orang atau instansi di luar dari peneliti. 30 Data sekunder

1) Data Sekunder, yaitu data yang diperoleh berdasarkan dokumen resmi yang didapat dari internal perusahaan. Data ini terkait dengan tujuan penelitian dalam mengevaluasi

Dalam diagram SIPOC yang menjadi konsumen adalah PT Schneider. Indonesia sehingga harus dikumpulkan data mengenai kriteria

Dalam perencanaan dermaga peti kemas dengan metode precast di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin ini, data yang dikumpulkan dan dianalisis, meliputi data angin, data pasang surut,

Data sekunder Data sekunder adalah data yang dikumpulkan oleh peneliti yang diperoleh dari dokumen-dokumen resmi, buku-buku yang berhubungan dengan objek penelitian, hasil penelitian

Penelitian grounded merupakan suatu pendekatan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menghasilkan teori dari data yang dikumpulkan secara langsung oleh