• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Pain Self Efficacy dengan Perilaku Nyeri pada Pasien Kanker Serviks di RSUP H. Adam Malik Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hubungan Pain Self Efficacy dengan Perilaku Nyeri pada Pasien Kanker Serviks di RSUP H. Adam Malik Medan"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

61

Daftar Pustaka

Arasen, M. (2012). Tatalaksana Nyeri pada kanker. Diakses dari https://www. scribd.com/doc/78411230/ Tatalaksana-Nyeri-Pada-Kankerpada tanggal 23 Mei 2015

Arikunto, S. (2002). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2005). Manajeman penelitian. Jakarta: Rineka Cipta

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakrta: Rineka Cipta

Aritonang, H. H (2010). Hubungan keyakinan diri (self efficacy) dengan perilaku nyeri pada pasien nyeri kronis di RSUP H. A. Malik. Diakses dari http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/20600 pada tanggal 17 Maret 2015

Asghari, A Nikcholas, MK. (2001). Pain self-efficacy and pain behavior. A prospective study. Diakses dari http://www.painjournalonline.com/article/ pdf pada 25 Maret 2015.

Bandura,A. (1994). Self Efficacy. http://teachlearn.caltech.edu/document/82 bandura_self-efficacy.pdf pada tanggal 25 Maret 2015

Brannon & Feist. (1992). Health psychology. Edisi 2. USA: Wadsworth, inch.

Chong,G. (1999). Chonic Pain and Self Efficacy : The Effect of Gender, Chronicity, and Age. Diakses dari https://www.google.co.id/ Chong%2CG.+(1999).+Chonic+Pain+and+Self+Efficacy+:+The+Effect+c f+Gender%2C+Chronicity%2C%09and%09Age pada tanggal 08 Juni 2015

Dahlan, S. (2001). Statistika untuk Kedokteran da n Kesehatan. Depok: Bina Mitra Press

Dempsey, P.A & Dempsey, A. D. (2002). Riset Kepera watan: Buku Ajar dan Latihan. Edisi 4. Jakarta : EGC

DiMetteo, N.R. (1991). Health Psychology. California: Wadsworth, Inc

Friedman, M.M. (1988). Keperawatan keluarga: teori dan praktek edisi 3.

Jakarta: EGC

(2)

62

Friedman, dkk. (2010). Buku ajar keperawatan keluarga, riset & praktik edisi 5.

Jakarta: EGC

Gill.F.S (1990). Buku saku kesehatan kerja. Jakarta: EGC

Harahap, I. A. (2006). Pain behavior. Diakses dari http://repository.usu.ac.Id/ handle/123456789/21163 pada tanggal 29 April 2015

Harahap, I.A. (2007). The relations among pain intensity, pain acceptance and pain behavior in patients with chronic cancer pa in in medan, indonesia. Thailand: Copyright of Prince of Songkla University.

Infodatin. (2015). Stop kanker. Diakses dari pada http://www.akperkesdam-padang.ac.id/downlot.php?file=kanker.pdf tanggal 8 Mei 2015

Keefe & Smith (2002). The assessment of pain behavior: implication for applied psychophysiology and future research direction. Diakses dari http://www.springerlink.com/content/kq5u3yt790tq524y/ pada tanggal 8 Mei 2015.

Lewis, S. M. (1983). Medical Surgical Nursing. USA: Mc Graw-Hill, inc

Luckmann & Sorensen. (1993). Medical surgical nursing; A psychophysiologic approach. Fourth Edition. Pennsylvania: W.B. Saunders Company

Niven, N. (1994). Psikologi kesehatan. Edisi 3. Jakarta: EGC

Notoatmodjo, Soekidjo. (2003). Pendidikan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Nursalam, (2003). Konsep dan Penerapan metodelologi penelitian ilmu kepera watan. Jakarta : Salemba Medika

Potter dan Perry. (2005). Buku ajar fundamental keperawatan: konsep, proses, dan praktik. Jakarta: EGC

Priharjo Robert, (1996). Tehknik Pengkajian Fisik. Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta: EGC.

Said, M. I. (2012). Tesis: Hubungan ketidaknyamanan: nyeri dan maloodour dengan tingkat stress pada pasien kanker payudara di rskd jakrta dan rsam bandar lampung. http://www.lontar.ui.ac.id Diperoleh pada tanggal 18 Maret 2015

Sinfia at al. (2009). Measurement structure of pain sel efficacy questionnaire in a sample of chinese patients with chronic pa in. http://sagepub.co.uk/ journalspermissions.nav

(3)

63

Smeltzer, S., & Bare. (2001). Buku ajar keperawatan medikal bedah brunner & suddarth vol 1 edisi 8, Jakarta: EGC.

Tambunan, M. F (2014). Hubungan efikasi diri dengan kualitas hidup pasien tuberkulosis paru di rsup haji adam malik medan tahun 2013. http:// repository.usu.ac.id/ handle/ 123456789/39929 pada tanggal 31 Maret 2015

Tamsuri, A. (2007). Konsep dan penatalaksanaan nyeri. Jakarta: EGC.

Taylor, S.E. (1995). Health Psychology. Edisi 3. Los Angles: McGraw-Hill, Inc

Wahyuni, A. S (2007). Statistika kedokteran (disertai aplikasi dengan SPSS). Jakarta Timur: Bamboedoea Communication

Wardani, D. S (2011). Perilaku nyeri pasien postoperasi di rumah sakit umum pusat h. adam malik medan. Diakses dari http:// repository. usu. ac.id/ handle/123456789/24501 pada tanggal 31 Maret 2015

Referensi

Dokumen terkait

Peneliti menyarankan agar perawat mengkaji nyeri kronis setiap pasien kanker karena nyeri bersifat subjektif sehingga manajemen nyeri dapat tercapai optimal dan pasien

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara koping nyeri dengan intensitas nyeri pada pasien nyeri kronis di RSUP H.. Adam Malik Medan dengan desain

Perilaku nyeri adalah reaksi yang timbul pada saat klien nyeri kronis yang mengalami nyeri selama lebih dari 3 bulan dan mengalami nyeri ringan sampai sedang yang dapat

Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan antara intensitas nyeri dengan insomnia pada pasien nyeri punggung bawah kronis di RSUP H Adam Malik pada

“Hubungan Intensitas Nyeri dengan Insomnia pada Pasien Nyeri Punggung Bawah Kronis di RSUP Haji Adam Malik Medan”. Saya yang bertandatangan di

Hasil penelitian menyatakan bahwa dari 36 pasien nyeri kronis kanker payudara sebanyak 26 (72.2%) memiliki fungsi fisik buruk.. Berdasarkan tingkat nyeri yang selama ini dirasakan

Khususnya individu dengan pain self efficacy lebih tinggi cenderung untuk melaporkantingkat yang lebih tinggi dari fungsi biopsikososial dan perilaku nyeri yang rendah.

Pengendalian nyeri (pain control) adalah suatu cara atau metode yang dilakukan pasien itu sendiri dalam hal mengendalikan nyeri yang dirasakannya (National Cancer