Nama Sekolah : SMK AL AKHYAR 2 Jakarta. Kompetensi Keahlian : Teknik Instalasi tenaga Listrik Mata Pelajaran : Kompetensi Keahlian
Kelas/semester : XI (Dua) / Genap Alokasi waktu : 6 x (4 @ 45 menit) Pertemuan ke : 1 s / d 2
Standar Kompetensi : Mengoperasikan Peralatan Pengalih Daya Tegangan
Rendah
Kompetensi Dasar : Memahami prinsip kerja pengoperasian peralatan pengendali daya teganagan rendah
Indikator : 1. Peralatan yang berkaitan dengan peroperasian pengendali daya tegangan rendah diidentifikasikan masing-masing fungsi dan peroperasiaannya.
2. Gambar rangkaian pengawatan,utama,kendali pengawatan.
3. Memahami gambar pengawatan rangkaian kontrol pada pelaksanaan praktik
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari pelajaran ini siswa di harapkan mampu :
Melakukan prosedur identifikasi peralatan dan komponen kelistrikan sistem pengendali daya tegangan rendah.
Menganalisis peralatan kelistrikan sistem pengendali daya tegangn rendah
Memahami fungsi masing-masing komponen peralatan pengendali daya tegangan rendah
Memahami diagram kerja sistem kelistrikan pegendali daya tegangan rendah
Mentaati ketentuan dan cara pengoperasian sistem kelistrikan pengendali daya tegangan rendah
Melakukan pengoperasian sistim kelistrikan pengendali daya tegangan rendah
B. Materi Ajar
Prosedur pengoperasian sistim kelistrikan peralatan pengendali daya tegangan rendah.
a. jenis komponen fungsi serta Kegunaan nya komponen Pengendali b. karakteristik masing masing komponen pengendali.
c. fungsi serta pengoperasian komponen pengendali
Menganalisis Perlengkapan Peralatan yang di pergunakan sistim kelistrikan pada pengalih daya tegangan rendah.
.Kontruksi komponen serta Kegunaan nya komponen Pengendali
.menganalisis karakteristik masing masing komponen pengendali.
. Sistem serta fungsi pengoperasian komponen pengendali
1. Memahami Gambar diagram kerja sistem kelistrikan pegendali daya tegangan rendah.
Komponen Peralatan Pengalih Daya
Komponen-komponen peralatan pengalih daya ditempatkan pada panel listrik, meliputi : Pengaman listrik, Kontaktormagnit, Time delay, Push botton, Overload, Lampu indikator, Transformator, alat ukur listrik.
Pada setiap peralatan pengalih daya disertai gambar rangkaian pengendali dan gambar rangkaian pengawatan. Hal ini bertujuan untuk memudahkan operator memahami cara kerja peralatan pengalih daya tersebut.
2.1. Pengaman Panel
Pengaman listrik harus selalu dipasang pada setiap panel dengan urutan pemasangan sebagai berikut: NFB dan MCB. Ketentuan yang besarnya arus pengaman tidak boleh melebihi arus nominal kabel yang dipasang pada rangkaian pengendali atau rangkaian pengawatan (ayat 412 C 2 , ayat 412 C 5)
Pengaman listrik NFB digunakan untuk pengaman induk, MCB 1 Fasa digunakan untuk pengaman rangkaian pengendali dan MCB 3 Fasa untuk pengaman rangkaian pengawatan.
2.2. Kontaktormagnit
Kontaktormagnit adalah saklar yang bekerja berdasarkan elektromagnetis digunakan untuk membuka dan menyambung rangkaian listrik (load). Kontaktormagnit bekerja untuk merubah kontak-kontak Normally Open (NO) dan Normally Close (NC).
Pada kontaktormagnit terdapat dua kontak yaitu: Kontak Utama (NO) yang diberi nomor terminal 1-2, 3-4 dan 5-6. dan kontak bantu dengan nomor terminal 13-14 (NO) dan 21-22 (NC). Kontak utama pada terminal 1-3-5 dihubungkan ke sumber energi dan terminal 2-4-6 dihubungkan ke beban (load).
Gambar 8. Simbol Kontaktormagnit 1 3 5 1 3 21 2 4 6 1 4 22 a b
Terminal Kontak Keterangan
a-b - Source 1-2 3-4 5-6 NO Kontak utama 13-14 NO Kontak Bantu 21-22 NC
Gambar 5. Panel Pengalih daya
NFB MCB 1 FASA MCB 3 FASA MCB 1 FASA MCB 2 FASA MCB 3 FASA MCB 4 FASA
Gambar 6. Pengaman Listrik
Terminal a-b merupakan kumparan penguat magnit yang berfungsi untuk menghasilkan kemagnitan.
Kontaktormagnit pabrikan terdiri dari beberapa kontak diantaranya: 3NO+1NO; 3 NO+1NO 1NC; 3 NO+2NO 2NC. Untuk kemampuan arusnya dapat memilih dengan kemampuan arus 10 A; 15 A; 25 A; 30A; 50 A dll.
2.3 Push Botton
Push botton disebut juga saklar tekan atau tombol tekan. Bekerja pada saat tombol ditekan akan merubah kontak NO menjadi NC dan NC menjadi NO. Berdasarkan jenis kontaknya terdiri dari : Single kontak dan Double kontak.
2.4 Time Delay
Time Delay adalah saklar penunda waktu yang digunakan sebagai alat bantu sistim pengendali. Terminal Source terdapat pada nomor 2-7, Kontak NO pada terminal 1-3 dan 6-8 dan kontak NC terdapat pada terminal 1-4 dan 5-8.
a. jenis komponen fungsi serta Kegunaan nya komponen Pengendali b. karakteristik masing masing komponen pengendali.
c. fungsi serta pengoperasian komponen pengendali
Melakukan pengoperasian sistim kelistrikan pengendali daya tegangan rendah Mengamati gambar kerja pada Job sheet sesuai dengan tugas masing masing perta
didik
Mengambar rangkaian pengawatan penggendali daya tegangan rendah. C. Nilai Budaya dan karakter Bangsa.
Nilai yang di ambil dalam hal ini adalah
OFF-Normally Close ON-Normally open
SOURCE 1 2 3 4 5 6 7 8 Terminal Kontak 2-7 Source 1-3 6-8 NO 1-4 5-8 NC
a. Kedudukan soket b. Hubungan terminal c. Simbol Time delay
1 8
3 4 6 2
7
5
Gambar 9. Simbol tombol tekan
Gambar 10. Tombol Tekan
Gambar 12. Soket Gambar 13. Time
. peserta didik diharapkan dapat mandiri.
. peserta didik diharapkan dapat tanggung jawab
. peserta didik diharapkan dapat kerja keras
. peserta didik diharapkan dapat jujur
. peserta didik diharapkan dapat desiplin
D. Metode Pembelajaran Ceramah .
Pengalaman di lapangan atau di bengkel
Tanya jawab
Diskusi
Penugasan
Praktek menggunakan trainer
Tinkquest
E. Kegiatan Pembelajaran : Pertemuan : 1
a. Kegiatan awal : Melakukan apersepsi.dan motivasi
Berdo’a, yang kemudian dilanjutkan dengan memberikan salam. Mengabsen siswa.
Apersepsi :
Tujuan kompetensi adalah menyampaikan kompetensi yang dapat cakupan materi yang lalu yang telah di pelajari.
Motivasi :
Pengajar memberikan penjelasan dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada Peserta didik sesuai dengan tujuan kompetensi tersebut diatas Memberikan motivasi pada peserta didik serta pengalaman dalam melakukan pekerjaan atau proses pelaksanaan pembelajaran
Inti : Explorasi :
Peserta didik di bentuk untuk mempelajari secara berkelompok untuk melaksanakan tentang prosedur identifikasi peralatan dan komponen
pengendali daya tegangan rendah.yang kreaktif untuk menentukan bahan dan peralatan
Peserta didik meriew kembali kejadian yang di peroleh pada belajar secara berkelompok untuk melaksanakan tentang prosedur identifikasi peralatan dan komponen pengendali daya tegangan rendah.yang kreaktif untuk menentukan bahan dan peralatan
Elaborasi. :
Peserta didik berdiskusi tentang kejadian yang di peroleh pada penjelasan serta belajar kelompok pada kegiatan awal secara di namik.
Peserta didik mengidentifikasikan pengertian serta fungsi dan kegunaan yang dari penjelasan yang telah di sampaikan .
Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi dari masing masing kelompok.
Konfirmasi :
Pengajar menjelaskan cara kerja Komponen pengendali dan rangkaian instalasi motor AC 1 Fasa yang dilayani dari 1 tempat menggunakan kontaktor, tombol push button, dan lampu tanda.
Pengajar menjelaskan cara kerja Komponen Komponen rangkaian pengendali dan rangkaian instalasi motor AC1 Fasa menggunakan kontaktor, tombol push button, TOR dan lampu tanda.
Pengajar menjelaskan cara kerja Komponen rangkaian pengendali dan rangkaian power Run-Jogging Motor 1 Fasa.
Kegiatan Akhir :
Memberikan pertanyaan lisan kepada siswa berkenaan dengan materi yang disampaikan.
Memberi kesimpulan atas materi yang telah disampaikan.
Memberi tugas/pekerjaan rumah kepada siswa berkenaan dengan materi yang telah disampaikan.
Ditutup dengan membaca doa.
F. Kegiatan Pembelajaran : Pertemuan : 2
a. Kegiatan awal : Melakukan apersepsi.dan motivasi
Berdo’a, yang kemudian dilanjutkan dengan memberikan salam. Mengabsen siswa.
Apersepsi :
Tujuan kompetensi adalah menyampaikan kompetensi yang dapat cakupan materi yang lalu yang telah di pelajari.
Motivasi :
Pengajar memberikan penjelasan dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada Peserta didik sesuai dengan tujuan kompetensi tersebut diatas
Memberikan motivasi pada peserta didik serta pengalaman dalam melakukan pekerjaan atau proses pelaksanaan pembelajaran
Inti : Explorasi :
Peserta didik di bentuk untuk mempelajari secara berkelompok untuk melaksanakan tentang prosedur identifikasi peralatan dan komponen
pengendali daya tegangan rendah.yang kreaktif untuk menentukan bahan dan peralatan
Peserta didik meriew kembali kejadian yang di peroleh pada belajar secara berkelompok untuk melaksanakan tentang prosedur identifikasi peralatan dan komponen pengendali daya tegangan rendah.yang kreaktif untuk menentukan bahan dan peralatan
Elaborasi. :
Peserta didik berdiskusi tentang kejadian yang di peroleh pada penjelasan serta belajar kelompok pada kegiatan awal secara di namik.
Peserta didik mengidentifikasikan pengertian serta fungsi dan kegunaan yang dari penjelasan yang telah di sampaikan .
Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi dari masing masing kelompok.
Konfirmasi :
Pengajar menjelaskan cara kerja Komponen pengendali dan rangkaian instalasi motor AC 1 Fasa yang dilayani dari 1 tempat menggunakan kontaktor, tombol push button, dan lampu tanda.
Pengajar menjelaskan cara kerja Komponen Komponen rangkaian pengendali dan rangkaian instalasi motor AC1 Fasa menggunakan kontaktor, tombol push button, TOR dan lampu tanda.
Pengajar menjelaskan cara kerja Komponen rangkaian pengendali dan rangkaian power Run-Jogging Motor 1 Fasa.
G. Alat / Bahan / Sumber Belajar
Alat : Toolkit
Bahan : Panel pengalih daya tegangan rendah
Sumber Belajar : Modul mengeoperasikan peralatan pengalih daya tegangan rendah
Job Sheet
H. Penilaian ;
No Soal Uraian Jawaban Skor
Maks
Skor Siswa
1. Jelaskan tentang
kontaktormagnetik?
Kontaktormagnit adalah saklar yang bekerja berdasarkan elektromagnetis digunakan untuk membuka dan menyambung rangkaian listrik (load). Kontaktormagnit bekerja untuk merubah kontak-kontak Normally Open (NO) dan Normally Close (NC).
20
2. Jelaskan tentang Time Delay Relay
Time Delay adalah saklar penunda waktu yang digunakan sebagai alat bantu sistim pengendali. Terminal Source terdapat pada nomor 2-7, Kontak NO pada terminal 1-3 dan 6-8 dan kontak NC terdapat pada terminal 1-4 dan 5-8.
20
3. Apa yang di maksud dengan saklar manual ? dan sebutkan !
Saklar manual adalah saklar yang dikendalikandengan menggunakan tangan, contoh toggle, switch, slide switch, rocker switch, DIP
switches,rotary switch,
thumbwheel switches, selector switch, pushbutton switches, drum switch.
20
4. Sebutkan
komponen-komponen yang digunakan pada peralatan pengalih daya ?
Komponen-komponen peralatan pengalih daya ditempatkan pada panel listrik, meliputi : Pengaman listrik, Kontaktormagnit, Time delay, Push botton, Overload, Lampu indikator, Transformator, alat ukur listrik
5. Jelaskan tentang Thermal Over Load Relay?
Thermal Over Load Relay adalah peralatan kontrol listrik yang berfungsi untuk memutuskan jaringan listrik jika terjadi beban lebih lhususnya pada motor listrik.
20
Jumlah Skor Maksimal 100
Lembaran Soal Nama : ... Kelas : ... Kompetensi Dasar : ...
1. Jelaskan tentang kontaktormagnetik? 2. Jelaskan tentang Time Delay Relay ?
3. Apa yang di maksud dengan saklar manual ? dan sebutkan !
4. Sebutkan komponen-komponen yang digunakan pada peralatan pengalih daya ?
5. Jelaskan tenang Thermal Over Load Relay ?
Lembaran Jawaban _______________________________________________________________________ _______________________________________________________________________ _______________________________________________________________________ _______________________________________________________________________ _______________________________________________________________________ _______________________________________________________________________ _______________________________________________________________________ _______________________________________________________________________ _______________________________________________________________________ _______________________________________________________________________ ______________________________________ Lembaran Remedial Nama : ... Kelas : ... Kompetensi Dasar : ...
1. Jelaskan tentang kontaktormagnetik?
2. Sebutkan komponen-komponen yang digunakan pada peralatan pengalih daya ? 3. Apa yang di maksud dengan saklar manual ? dan sebutkan !
Lembaran Jawaban
_______________________________________________________________________ _______________________________________________________________________ _______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________ ________________________________________________________
Teknik Penilaian : 1. Ujian Tertulis
2. Pengamatan Afektif dan Psikomotorik
Bentuk Penilaian : 1. Essay Test Uraian
2. Lembar Pengamatan Afektif dan Psikomotorik
Instrumen dan Pedoman Penilaian :
- Ujian tertulis : 20%
- Pengamatan Afektif dan Psikomotorik : 80%
Mengetahui, Jakarta, 15 Juni 2011
Kepala SMK. N. 5 Jakarta Penyusun RPP
Dr.H. Sugiarto M.Ed Sukardi S.Pd Nip. 196002241985031007 Nip.196406011989031026
Nama Sekolah : SMK Negeri 5 Jakarta
Kompetensi Keahlian : Teknik Instalasi Tenaga Listrik Kelas / Semester : X / 1 dan 2
Mata Pelajaran : KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK INSTALASI
TENAGA LISTRIK
Jumlah Pertemuan : 1 s/d 2
Standar Kompetensi : Memasang Instalasi Tenaga Listrik Bangunan Bertingkat.
Kompetensi Dasar : Memahami pemasangan instalasi penerangan listrik 3 fasa
Indikator : 1. Prinsip kerja Instalasi penerangan 3 fasa dipahami dengan benar.
2. Memahami penerapan PUIL1977 & PUIL 2000 terhadap Instalasi penerangan 3 fasa.
3. Memahami pemilihan peralatan utama instalasi penerangan listrik 3 fasa yang tepat.
I. Tujuan Pembelajaran
Tujuan dari pembelajaran ini adalah agar peserta didik :
penerangan 3 fasa
2. Memiliki kemampuan mengidentifikasikan jenis – jenis peralatan utama instalasi penerangan 3 fasa
3. Memiliki kemampuan menguasai prinsip kerja dari peralatan instalasi penerangan 3
fasa
II Materi Ajar
Pembelajaran ini mencakup pencapaian kompetensi konsep rangkaian listrik dengan materi sebagai berikut :
1. Pengertian dan jenis – jenis instalasi penerangan 3 fasa
2. Jenis – jenis peralatan utama instalasi penerangan 3 fasa
3. Prinsip kerja peralatan utama instalasi penerangan 3 fasa
4. Peraturan instalasi penerangan 3 fasa
III. Alokasi Waktu : 16 Jam Pelajaran
IV. Metode Pembelajaran 1. Ceramah
2. Tanya Jawab 3. Diskusi
4. Demonstrasi / peragaan V. Langkah – langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan
1. Guru meminta ketua kelas memimpin temannya untuk menyiapkan kelas dan berdoa terlebih dahulu sebelum pelajaran dimulai.
2. Guru mengabsen peserta didik yang hadir mengikuti pembelajaran. 3. Peserta didik menyimak silabus pembelajaran.
4. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
5. Guru menjelaskan kemanfaatan materi bagi peserta didik.
6. Guru meminta peserta didik untuk menyimak dan memperhatikan materi yang akan diberikan.
B. Kegiatan Inti
1. Peserta didik menyimak materi yang harus dipelajari.
2. Guru menjelaskan materi tentang jenis – jenis instalasi penerangan 1 fasa, jenis-jenis peralatan instalasi penerangan 1 fasa, prinsip kerja peralatan instalasi penerangan 1 fasa, perhitungan pengelompokan penerangan instalasi penerangan 1
fasa
4. Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanya perihal materi yang disampaikan guru.
5. Peserta didik mencatat spesifikasi materi pembelajaran yang diberikan guru.
6. Guru memberikan tugas latihan kepada peserta didik tentang materi yang diberikan. 7. Peserta didik melakukan peragaan atau mempraktekkan materi yang diberikan di
ruang praktikum.
8. Guru memberikan penilaian hasil kerja siswa untuk melihat pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
C. Penutup
1. Melakukan refleksi proses pembelajaran secara keseluruhan dengan cara meminta peserta didik memberikan komentar tentang proses pembelajaran yang telah berlangsung dan guru memberikan resume keseluruhan pembelajaran untuk peningkatan dan penguatan pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
2. Pemberian tugas terstruktur berdasarkan materi yang telah disampaikan. 3. Menutup pelajaran dengan berdoa.
VI. Alat / Bahan / Sumber Belajar A. Alat
~ Komputer / Note Book dan LCD B. Sumber Belajar
Modul
Buku – buku yang relevan
Jobsheet Internet Wall chart VII. Penilaian Lembaran Soal Nama : ... Kelas : ... Kompetensi Dasar : ...
No Soal Uraian Jawaban Skor
Maks
Skor Siswa 1. Jelaskan jenis-jenis
pemasangan pada instalasi penerangan listrik berdasarkan letaknya !
Pemasangan in-bow dan pemasangan out-bow
20
2. Sebuah pompa air dengan daya 350 Watt diberi tegangan
Dik : P = 350 W
220 Volt, berapa arus yang mengalir pada pomapa air tersebut ?
Dit : I ?
I = P/V = 350/220 = 1,59 A
3. Bagaimana prinsip kerja dari pompa air ?
Prinsip kerjanya berdasarkan putaran motor listrik yang
memutar baling penyedot air 20 4. Bagaimana pembagian
kelompok untuk peralatan instalasi penerangan 1 fasa ?
Dengan memperhatikan besar daya yang dimiliki oleh
peralatan instalasi penerangan 20 5. Berapa banyak pembagian
kelompok beban untuk 18 titik beban ?
Terdiri atas dua kelompok beban, karena untuk satu kelompok maksimal 10 titik beban
20
Jumlah Skor Maksimal
100
Jumlah skor didapat Nilai Siswa =
Jumlah skor maksimal
Mengetahui, Jakarta, ...2011
Nama Sekolah : SMK Negeri 5 Jakarta
Kompetensi Keahlian : Teknik Instalasi Penerangan Listrik Ka. Program Teknik Listrik
Sukardi, S.Pd
NIP/NRK. 131864218/153737
Guru Produktif
Risma Sianturi, S.Pd NIP/NRK. 132063307/155353
Kelas / Semester : X / 1 dan 2
Mata Pelajaran : KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK
Jumlah Pertemuan : 3 s/d 6
Standar Kompetensi : Memasang Instalasi Penerangan Listrik Bangunan Bertingkat.
Kompetensi Dasar : Menggambar Rencana Instalasi Penerangan 3 Fasa
Indikator : 1. Memahami dan menerapkan metode menggambar yang benar sesuai dengan standardisasi gambar.
2. Mampu merencanakan rekapitulasi daya instalasi penerangan listrik yang sesuai dengan kapasitas daya standar PLN.
3. Mampu merangkai rangkaian instalasi listrik sesuai dengan gambar/layout yang direncanakan
I. Tujuan Pembelajaran
Tujuan dari pembelajaran ini adalah agar peserta didik :
1. Memiliki kemampuan menguasai prosedur perencanaan instalasi penerangan 3 fasa
yang sesuia standardisasi gambar
2. Memiliki kemampuan dalam menghitung rekapitulasi daya yang sesuai dengan kapasitas daya PLN
3. Memiliki kemampuan menerapkan gambar/layout instalasi penerangan listrik sesuai rencana
II. Materi Ajar
Pembelajaran ini mencakup pencapaian kompetensi konsep rangkaian listrik dengan materi sebagai berikut :
1. Standardisasi gambar perencanaan instalasi penerangan 3 fasa
2. Perhitungan rekapitulasi daya instalasi penerangan 3 fasa
3. Menggambar layout instalasi penerangan 3 fasa sesuai dengan denah rumah
III. Alokasi Waktu : 32 Jam Pelajaran
IV. Metode Pembelajaran 1. Ceramah
2. Tanya Jawab 3. Diskusi
4. Demonstrasi / peragaan
V. Langkah – langkah Pembelajaran A. Pendahuluan
1. Guru meminta ketua kelas memimpin temannya untuk menyiapkan kelas dan berdoa terlebih dahulu sebelum pelajaran dimulai.
2. Guru mengabsen peserta didik yang hadir mengikuti pembelajaran. 3. Peserta didik menyimak silabus pembelajaran.
4. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
5. Guru menjelaskan kemanfaatan materi bagi peserta didik.
6. Guru meminta peserta didik untuk menyimak dan memperhatikan materi yang akan diberikan.
B. Kegiatan Inti
1. Peserta didik menyimak materi yang harus dipelajari.
2. Guru menjelaskan materi tentang prosedur perencanaan instalasi penerangan 1 fasa, simbol – simbol satu garis dan pengawatan peralatan instalasi penerangan 1 fasa, peralatan gambar teknik dan penggunaannya, prosedur pembuatan gambar rencana instalasi penerangan
3. Guru memperagakan bahan materi yang sedang dijelaskan.
4. Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanya perihal materi yang disampaikan guru.
4. Peserta didik mencatat spesifikasi materi pembelajaran yang diberikan guru.
5. Guru memberikan tugas latihan kepada peserta didik tentang materi yang diberikan. 6. Peserta didik melakukan peragaan atau mempraktekkan materi yang diberikan.
di ruang praktikum.
8. Guru memberikan penilaian hasil kerja siswa untuk melihat pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
C. Penutup
1. Melakukan refleksi proses pembelajaran secara keseluruhan dengan cara meminta peserta didik memberikan komentar tentang proses pembelajaran yang telah berlangsung dan guru memberikan resume keseluruhan pembelajaran untuk peningkatan dan penguatan pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
2. Pemberian tugas terstruktur berdasarkan materi yang telah disampaikan. 3. Menutup pelajaran dengan berdoa.
VI. Alat / Bahan / Sumber Belajar A. Alat
~ Komputer / Note Book dan LCD B. Sumber Belajar
Modul
Buku – buku yang relevan
Internet Wall Chart VII. Penilaian Lembaran Soal Nama : ... Kelas : ... Kompetensi Dasar : ...
No Soal Uraian Jawaban Skor
Maks
Skor Siswa 1. Apa fungsi saklar pada instalasi
penerangan ?
Untuk
menghidupkan/mematikan
peralatan instalasi penerangan 20 2. Saklar apa saja yang digunakan
pada instalasi penerangan ?
Saklar tunggal atau saklar
kontak pada kotak kontak 20 3. Jelaskan prosedur pembuatan
perencanaan instalasi penerangan 1 fasa ?
Mengetahui lokasi
pemasangan, mengetahui denah rumah, menentukan titik letak peralatan instalasi penerangan
20
4. Bagaimana cara menentukan jumlah kelompok beban pada instalasi penerangan 1 fasa ?
Berdasarkan jumlah titik beban untuk satu kelompok maksimal 10 titik beban, dan besar daya pada tiap titik beban
20
5. Sebutkan peralatan gambar yang dibutuhkan untuk membuat perencanaan gambar instalasi penerangan ?
Media gambar/kertas gambar/
kalkir, alat tulis
(pensil/Drawing pen), penggaris, penghapus,dll
20
Jumlah Skor Maksimal
100
Jumlah skor didapat Nilai Siswa =
Mengetahui,
Jakarta, ...2011
Ka. Program Teknik Listrik
Sukardi, S.Pd
NIP/NRK. 131864218/153737
Guru Produktif
Risma Sianturi, S.Pd NIP/NRK. 132063307/155353
Nama Sekolah : SMK Negeri 5 Jakarta
Kompetensi Keahlian : Teknik Instalasi Penerangan Listrik Kelas / Semester : X / 2
Mata Pelajaran : KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK INSTALASI
TENAGA LISTRIK
Jumlah Pertemuan : 7 s/d 8
Standar Kompetensi : Memasang Instalasi Penerangan Listrik Bangunan Bertingkat.
Kompetensi Dasar : Memasang Panel Hubung Bagi (PHB) instalasi penerangan 3 fasa Indikator : 1. Memahami persyaratan pemasangan Panel Hubung Bagi
(PHB) instalasi penerangan 3 fasa
2. Memahami perlengkapan dan peralatan Panel Hubung Bagi (PHB) instalasi penerangan 3 fasa
3. Melaksanakan pemasangan Panel Hubung Bagi (PHB) instalasi penerangan 3 fasa
I. Tujuan Pembelajaran
Tujuan dari pembelajaran ini adalah agar peserta didik :
1. Memiliki kemampuan menguasai dan memahami persyaratan pemasangan Panel Hubung Bagi (PHB) instalasi penerangan 3 fasa
2. Memiliki kemampuan mengidentifikasikan perlengkapan dan peralatan Panel Hubung Bagi (PHB) instalasi penerangan 3 fasa
3. Memiliki kemampuan dalam melaksanakan pemasangan Panel Hubung Bagi (PHB) instalasi penerangan 3 fasa
II. Materi Ajar
Pembelajaran ini mencakup pencapaian kompetensi konsep rangkaian listrik dengan materi sebagai berikut :
1. Persyaratan pemasangan Panel Hubung Bagi (PHB) 3 fasa
2. Perlengkapan dan peralatan Panel Hubung Bagi (PHB) 3 fasa
3. Pemasangan Panel Hubung Bagi (PHB) 3 fasa
III. Alokasi Waktu : 16 Jam Pelajaran
IV. Metode Pembelajaran 1. Ceramah
2. Tanya Jawab 3. Diskusi
4. Demonstrasi / peragaan
A. Pendahuluan
1. Guru meminta ketua kelas memimpin temannya untuk menyiapkan kelas dan berdoa terlebih dahulu sebelum pelajaran dimulai.
2. Guru mengabsen peserta didik yang hadir mengikuti pembelajaran. 3. Peserta didik menyimak silabus pembelajaran.
4. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
5. Guru menjelaskan kemanfaatan materi bagi peserta didik.
6. Guru meminta peserta didik untuk menyimak dan memperhatikan materi yang akan diberikan.
B. Kegiatan Inti
1. Peserta didik menyimak materi yang harus dipelajari.
2. Guru menjelaskan materi tentang pemasangan Panel Hubung Bagi (PHB), peralatan Panel Hubung Bagi (PHB), pemasangan Panel Hubung Bagi (PHB).
3. Guru memperagakan bahan materi yang sedang dijelaskan.
4. Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanya perihal materi yang disampaikan guru.
4. Peserta didik mencatat spesifikasi materi pembelajaran yang diberikan guru.
5. Guru memberikan tugas latihan kepada peserta didik tentang materi yang diberikan. 6. Peserta didik melakukan peragaan atau mempraktekkan materi yang diberikan.
di ruang praktikum.
8. Guru memberikan penilaian hasil kerja siswa untuk melihat pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
C. Penutup
1. Melakukan refleksi proses pembelajaran secara keseluruhan dengan cara meminta peserta didik memberikan komentar tentang proses pembelajaran yang telah berlangsung dan guru memberikan resume keseluruhan pembelajaran untuk peningkatan dan penguatan pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
2. Pemberian tugas terstruktur berdasarkan materi yang telah disampaikan. 3. Menutup pelajaran dengan berdoa.
VI. Alat / Bahan / Sumber Belajar A. Alat
~ Komputer / Note Book dan LCD B. Sumber Belajar
Modul
RPP Kompetensi Keahlian Teknik Tenaga Listrik Jobsheet Internet Wall Chart VII. Penilaian Lembaran Soal Nama : ... Kelas : ... Kompetensi Dasar : ...
No Soal Uraian Jawaban Skor
Maks
Skor Siswa 1. Apa fungsi dari kotak kontak ? Sebagai sumber tegangan
listrik yang dipergunakan untuk peralatan listrik yang
mengguna-kan kabel
penghubung (steker)
20
2. Jelaskan kabel yang digunakan pada kotak kontak 1 fasa ?
Kabel merah/kuning/hitam sebagai hantaran fasa dan kabel biru sebagai hantaran netral (PUIL 2000)
20
3. Apa fungsi pentanahan pada kotak kontak 1 fasa ?
Sebagai pengaman dari arus
bocor pada peralatan listrik 20 4. Sebutkan peralatan yang
meng-gunakan kotak kontak ?
Kipas angin, televisi, mesin
cuci, pompa air, dll 20
5. Apa yang terjadi bila beban yang menggunakan kotak kontak terlalu besar dayanya ?
Akan terjadi kerusakan pada lapisan luar, karena pengaruh
panas dari arus yang mengalir 20
Jumlah Skor Maksimal
100
Jumlah skor didapat Nilai Siswa =
Jumlah skor maksimal
Mengetahui, Jakarta, ...2011
Ka. Program Teknik Listrik
Sukardi, S.Pd
NIP/NRK. 131864218/153737
Guru Produktif
Risma Sianturi, S.Pd NIP/NRK. 132063307/155353
Nama Sekolah : SMK Negeri 5 Jakarta
Kompetensi Keahlian : Teknik Instalasi Penerangan Listrik Kelas / Semester : X / 1 dan 2
Mata Pelajaran : KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK
Jumlah Pertemuan : 9 s/d 12
Standar Kompetensi : Memasang Instalasi Penerangan Listrik Bangunan Bertingkat.
Kompetensi Dasar : Memasang instalasi kabel dan pemipaan Indikator :
1. Memahami penggunaan prosedur K3 dalam pemasangan Instalasi Kabel dan Pemipaan
2. Memahami Instalasi Kabel dan Pemipaan yang sesuai PUIL I. Tujuan Pembelajaran
Tujuan dari pembelajaran ini adalah agar peserta didik :
1. Memahami penggunaan prosedur K3 dalam pemasangan Instalasi Kabel dan Pemipaan 2. Menguasai pemasangan Instalasi Kabel dan Pemipaan
3. Memiliki kemampuan Melakukan pemasangan Instalasi Kabel dan Pemipaan
4. Memiliki kemampuan menguasai Melakukan pengujian Instalasi Kabel dan Pemipaan
II. Materi Ajar
Pembelajaran ini mencakup pencapaian kompetensi konsep rangkaian listrik dengan materi sebagai berikut :
1. Prosedur K3 dalam pemasangan Instalasi Kabel dan Pemipaan 2. Pengetahuan tentang Instalasi Kabel dan Pemipaan
III. Alokasi Waktu : 32 Jam Pelajaran IV. Metode Pembelajaran
2. Tanya Jawab 3. Diskusi
4. Demonstrasi / peragaan
V. Langkah – langkah Pembelajaran A. Pendahuluan
1. Guru meminta ketua kelas memimpin temannya untuk menyiapkan kelas dan berdoa terlebih dahulu sebelum pelajaran dimulai.
2. Guru mengabsen peserta didik yang hadir mengikuti pembelajaran. 3. Peserta didik menyimak silabus pembelajaran.
4. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
5. Guru menjelaskan kemanfaatan materi bagi peserta didik.
6. Guru meminta peserta didik untuk menyimak dan memperhatikan materi yang akan diberikan.
B. Kegiatan Inti
1. Peserta didik menyimak materi yang harus dipelajari.
2. Guru menjelaskan materi tentang Prosedur K3 dalam pemasangan Instalasi Kabel dan Pemipaan, Pengetahuan tentang Instalasi Kabel dan Pemipaan
3. Guru memperagakan bahan materi yang sedang dijelaskan.
4. Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanya perihal materi yang disampaikan guru.
5. Peserta didik mencatat spesifikasi materi pembelajaran yang diberikan guru.
6. Guru memberikan tugas latihan kepada peserta didik tentang materi yang diberikan. 7. Peserta didik melakukan peragaan atau mempraktekkan materi yang diberikan di
ruang praktikum.
8. Guru memberikan penilaian hasil kerja siswa untuk melihat pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
C. Penutup
1. Melakukan refleksi proses pembelajaran secara keseluruhan dengan cara meminta peserta didik memberikan komentar tentang proses pembelajaran yang telah berlangsung dan guru memberikan resume keseluruhan pembelajaran untuk peningkatan dan penguatan pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
2. Pemberian tugas terstruktur berdasarkan materi yang telah disampaikan. 3. Menutup pelajaran dengan berdoa.
A. Alat
~ Komputer / Note Book dan LCD B. Sumber Belajar
Modul
Buku – buku yang relevan
Jobsheet Internet Wall Chart VII. Penilaian Lembaran Soal Nama : ... Kelas : ... Kompetensi Dasar : ...
No Soal Uraian Jawaban Skor
Maks
Skor Siswa 1. Apa yang dimaksud dengan
peralatan instalasi penerangan out- bow ?
Peralatan instalasi yang dipasang diluar permukaan
dinding/tembok 20
2. Jelaskan maksud dan tujuan dipasang instalasi out-bow pada instalasi penerangan ? Tujuannya untuk mempermudah perbaikan karena pemasangan penghantar/kabel berada di luar dinding/tembok 20
3. Apa keuntungan dipasang instalasi di luar dinding/tembok ?
Pemasangannya lebih mudah karena tanpa membongkar
dinding/tembok 20
4. Bagaimana cara pemasangan peralatan instalasi di luar dinding/ tembok ?
Pemasangaannya harus meng-gunakan kanal supaya terlihat
rapi 20
5. Bagaimana cara penyambungan
kabel pada di luar
dinding/tembok ?
Dengan menggunakan kotak sambung yang cocok dengan
kanalnya, sehingga terlihat rapi 20
Jumlah Skor Maksimal
Jumlah skor didapat Nilai Siswa =
Jumlah skor maksimal
Mengetahui, Jakarta, ...2011
Nama Sekolah : SMK Negeri 5 Jakarta
Kompetensi Keahlian : Teknik Instalasi Penerangan Listrik Kelas / Semester : X / 2
Mata Pelajaran : KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK
Jumlah Pertemuan : 13 s/d 16
Standar Kompetensi : Memasang Instalasi Penerangan Listrik Bangunan Bertingkat.
Kompetensi Dasar : Memasang beban listrik penerangan 1 fase di dalam sistem 3 fase Indikator : 1. Memahami prosedur K3 untuk memasang instalasi penerangan.
2. Menguasai pengetahuan tentang persyaratan pemasangan beban 3 fasa.
I. Tujuan Pembelajaran
Tujuan dari pembelajaran ini adalah agar peserta didik :
1. Memahami prosedur K3 untuk memasang instalasi penerangan.
2. Memiliki kemampuan menguasai pengetahuan tentang persyaratan pemasangan beban sistem 3 fasa.
Ka. Program Teknik Listrik
Sukardi, S.Pd
NIP/NRK. 131864218/153737
Guru Produktif
Risma Sianturi, S.Pd NIP/NRK. 132063307/155353
3. Memiliki kemampuan melakukan pemasangan instalasi penerangan 1 fase didalam sistem 3 fase
4. Memiliki kemampuan melakukan pengujian hasil pemasangan Beban listrik penerangan 1 fase didalam sistem 3 fase
II. Materi Ajar
Pembelajaran ini mencakup pencapaian kompetensi konsep rangkaian listrik dengan materi sebagai berikut :
1. Prosedur K3 dalam pemasangan Instalasi Penerangan
2. Pengetahuan tentang persyaratan pemasanagan beban sistem 3 fase
III. Alokasi Waktu : 32 Jam Pelajaran
IV. Metode Pembelajaran 1. Ceramah
2. Tanya Jawab 3. Diskusi
4. Demonstrasi / peragaan
V. Langkah – langkah Pembelajaran A. Pendahuluan
1. Guru meminta ketua kelas memimpin temannya untuk menyiapkan kelas dan berdoa terlebih dahulu sebelum pelajaran dimulai.
2. Guru mengabsen peserta didik yang hadir mengikuti pembelajaran. 3. Peserta didik menyimak silabus pembelajaran.
4. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
5. Guru menjelaskan kemanfaatan materi bagi peserta didik.
6. Guru meminta peserta didik untuk menyimak dan memperhatikan materi yang akan diberikan.
B. Kegiatan Inti
1. Peserta didik menyimak materi yang harus dipelajari.
2. Guru menjelaskan materi tentang Prosedur K3 dalam pemasangan Instalasi Penerangan, Pengetahuan tentang persyaratan pemasanagan beban sistem 3 fase 3. Guru memperagakan bahan materi yang sedang dijelaskan.
4. Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanya perihal materi yang disampaikan guru.
6 Guru memberikan tugas latihan kepada peserta didik tentang materi yang diberikan. 7 Peserta didik melakukan peragaan atau mempraktekkan materi yang diberikan.
di ruang praktikum.
8. Guru memberikan penilaian hasil kerja siswa untuk melihat pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
C. Penutup
1. Melakukan refleksi proses pembelajaran secara keseluruhan dengan cara meminta peserta didik memberikan komentar tentang proses pembelajaran yang telah berlangsung dan guru memberikan resume keseluruhan pembelajaran untuk peningkatan dan penguatan pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
2. Pemberian tugas terstruktur berdasarkan materi yang telah disampaikan. 3. Menutup pelajaran dengan berdoa.
VI. Alat / Bahan / Sumber Belajar A. Alat
~ Komputer / Note Book dan LCD B. Sumber Belajar
Modul
Buku – buku yang relevan
Jobsheet Internet VII. Penilaian Lembaran Soal Nama : ... Kelas : ... Kompetensi Dasar : ...
No Soal Uraian Jawaban Skor
Maks
Skor Siswa 1. Apa yang dimaksud dengan
peralatan instalasi penerangan in-bow ?
Peralatan instalasi yang dipasang di dalam permukaan dinding/ tembok
2. Jelaskan maksud dan tujuan dipasang instalasi in-bow pada instalasi penerangan ?
Tujuannya untuk kerapihan dan keindahan ruangan karena pemasangan penghantar/kabel berada di dalam dinding/tembok
20
3. Apa keuntungan dipasang instalasi di dalam dinding/tembok ?
Pemasangan instalasi akan lebih aman, karena tersembunyi di dalam
dinding/tembok 20
4. Bagaimana cara pemasangan peralatan instalasi dalam dinding/ tembok ?
Pemasangaannya harus meng-gunakan pipa PVC yang ditanam di dalam tembok untuk mempermudah dalam perbaikan instalasi
20
5. Bagaimana cara penyambungan kabel pada di dalam dinding/ tembok ?
Dengan menggunakan kotak sambung yang di letakkan di atas plafon
20
Jumlah Skor Maksimal 100
Jumlah skor didapat Nilai Siswa =
Jumlah skor maksimal
Mengetahui, Jakarta, ...2011
Nama Sekolah : SMK Negeri 5 Jakarta
Kompetensi Keahlian : Teknik Instalasi Tenaga Listrik Kelas / Semester : X / 1 dan 2
Mata Pelajaran : KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK INSTALASI
TENAGA LISTRIK
Jumlah Pertemuan : 1 s/d 2 Ka. Program Teknik Listrik
Sukardi, S.Pd
NIP/NRK. 131864218/153737
Guru Produktif
Risma Sianturi, S.Pd NIP/NRK. 132063307/155353
Standar Kompetensi : Memasang Instalasi Penerangan Listrik Bangunan Sederhana.
Kompetensi Dasar : Memahami pemasangan instalasi penerangan listrik 1 fasa
Indikator : 1. Prinsip kerja Instalasi penerangan 1 fasa dipahami dengan benar.
2. Memahami penerapan PUIL1977 & PUIL 2000 terhadap Instalasi penerangan 1 fasa.
3. Memahami pemilihan komponen – komponen instalasi penerangan listrik 1 fasa yang tepat.
I. Tujuan Pembelajaran
Tujuan dari pembelajaran ini adalah agar peserta didik :
4. Memiliki kemampuan mengidentifikasikan jenis – jenis instalasi penerangan 1 fasa
5. Memiliki kemampuan mengidentifikasikan jenis – jenis peralatan instalasi penerangan 1 fasa
6. Memiliki kemampuan menguasai prinsip kerja dari peralatan instalasi penerangan 1
fasa
7. Memiliki kemampuan mmenguasai cara perhitungan pengelompokkan beban instalasi penerangan 1 fasa
II Materi Ajar
Pembelajaran ini mencakup pencapaian kompetensi konsep rangkaian listrik dengan materi sebagai berikut :
8. Jenis – jenis instalasi penerangan 1 fasa
9. Jenis – jenis peralatan instalasi penerangan 1 fasa
10. Prinsip kerja peralatan instalasi penerangan 1 fasa
11. Perhitungan pengelompokan penerangan instalasi penerangan 1 fasa
III. Alokasi Waktu : 16 Jam Pelajaran
IV. Metode Pembelajaran 1. Ceramah
2. Tanya Jawab 3. Diskusi
4. Demonstrasi / peragaan
V. Langkah – langkah Pembelajaran A. Pendahuluan
1. Guru meminta ketua kelas memimpin temannya untuk menyiapkan kelas dan berdoa terlebih dahulu sebelum pelajaran dimulai.
2. Guru mengabsen peserta didik yang hadir mengikuti pembelajaran. 3. Peserta didik menyimak silabus pembelajaran.
4. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
5. Guru menjelaskan kemanfaatan materi bagi peserta didik.
6. Guru meminta peserta didik untuk menyimak dan memperhatikan materi yang akan diberikan.
B. Kegiatan Inti
1. Peserta didik menyimak materi yang harus dipelajari.
2. Guru menjelaskan materi tentang jenis – jenis instalasi penerangan 1 fasa, jenis-jenis peralatan instalasi penerangan 1 fasa, prinsip kerja peralatan instalasi penerangan 1 fasa, perhitungan pengelompokan penerangan instalasi penerangan 1
fasa
3. Guru memperagakan bahan materi yang sedang dijelaskan.
4. Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanya perihal materi yang disampaikan guru.
5. Peserta didik mencatat spesifikasi materi pembelajaran yang diberikan guru.
6. Guru memberikan tugas latihan kepada peserta didik tentang materi yang diberikan.
7. Peserta didik melakukan peragaan atau mempraktekkan materi yang diberikan di ruang praktikum.
8. Guru memberikan penilaian hasil kerja siswa untuk melihat pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
C. Penutup
1. Melakukan refleksi proses pembelajaran secara keseluruhan dengan cara meminta peserta didik memberikan komentar tentang proses pembelajaran yang telah berlangsung dan guru memberikan resume keseluruhan pembelajaran untuk peningkatan dan penguatan pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
2. Pemberian tugas terstruktur berdasarkan materi yang telah disampaikan. 3. Menutup pelajaran dengan berdoa.
VI. Alat / Bahan / Sumber Belajar A. Alat
~ Komputer / Note Book dan LCD B. Sumber Belajar
Modul
Buku – buku yang relevan
Internet Wall chart VII. Penilaian Lembaran Soal Nama : ... Kelas : ... Kompetensi Dasar : ... No
Soal Uraian Jawaban
Skor Maks
Skor Siswa 1. Jelaskan jenis-jenis pemasangan
pada instalasi penerangan listrik berdasarkan letaknya !
Pemasangan in-bow dan pemasangan out-bow
20 2. Sebuah pompa air dengan daya
350 Watt diberi tegangan 220 Volt, berapa arus yang mengalir pada pomapa air tersebut ?
Dik : P = 350 W V = 220 V Dit : I ? I = P/V = 350/220 = 1,59 A 20
3. Bagaimana prinsip kerja dari pompa air ?
Prinsip kerjanya berdasarkan putaran motor listrik yang
memutar baling penyedot air 20
4. Bagaimana pembagian
kelompok untuk peralatan instalasi penerangan 1 fasa ?
Dengan memperhatikan besar daya yang dimiliki oleh
peralatan instalasi penerangan 20 5. Berapa banyak pembagian
kelompok beban untuk 18 titik beban ?
Terdiri atas dua kelompok beban, karena untuk satu kelompok maksimal 10 titik beban
20
Jumlah Skor Maksimal
100
Jumlah skor didapat Nilai Siswa =
Jumlah skor maksimal
Nama Sekolah : SMK Negeri 5 Jakarta
Kompetensi Keahlian : Teknik Instalasi Penerangan Listrik Kelas / Semester : X / 1 dan 2
Mata Pelajaran : KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK
Jumlah Pertemuan : 3 s/d 6
Standar Kompetensi : Memasang Instalasi Penerangan Listrik Bangunan Sederhana.
Kompetensi Dasar : Menggambar Rencana Instalasi Penerangan 1 Fase
Indikator : 1. Memahami dan menerapkan metode menggambar dengan benar. 2. Mampu merangkai rangkaian instalasi listrik sesuai dengan yang
direncanakan
IV. Tujuan Pembelajaran
Tujuan dari pembelajaran ini adalah agar peserta didik :
1. Memiliki kemampuan menguasai prosedur perencanaan instalasi penerangan 1 fasa
2. Memiliki kemampuan mengidentfikasikan simbol – simbol 1 garis dan pengawatan pada peralatan instalasi penerangan 1 fasa
3. Memiliki kemampuan mengidentfikasikan jenis – jensi peralatan gambar dan cara penggunaannya
4. Memiliki kemampuan menguasai prosedur pembuatan gambar rencana instalasi penerangan
V. Materi Ajar
Pembelajaran ini mencakup pencapaian kompetensi konsep rangkaian listrik dengan materi sebagai berikut :
1. Prosedur perencanaan instalasi penerangan 1 fasa
2. Simbol – simbol satu garis dan pengawatan peralatan instalasi penerangan 1 fasa
3. Peralatan gambar teknik dan penggunaannya
4. Prosedur pembuatan gambar rencana instalasi penerangan
VI. Alokasi Waktu : 32 Jam Pelajaran
IV. Metode Pembelajaran Ka. Program Teknik Listrik
Sukardi, S.Pd
NIP/NRK. 131864218/153737
Guru Produktif
Risma Sianturi, S.Pd NIP/NRK. 132063307/155353
1. Ceramah 2. Tanya Jawab 3. Diskusi
4. Demonstrasi / peragaan
V. Langkah – langkah Pembelajaran A. Pendahuluan
1. Guru meminta ketua kelas memimpin temannya untuk menyiapkan kelas dan berdoa terlebih dahulu sebelum pelajaran dimulai.
2. Guru mengabsen peserta didik yang hadir mengikuti pembelajaran. 3. Peserta didik menyimak silabus pembelajaran.
4. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
5. Guru menjelaskan kemanfaatan materi bagi peserta didik.
6. Guru meminta peserta didik untuk menyimak dan memperhatikan materi yang akan diberikan.
B. Kegiatan Inti
1. Peserta didik menyimak materi yang harus dipelajari.
2. Guru menjelaskan materi tentang prosedur perencanaan instalasi penerangan 1 fasa, simbol – simbol satu garis dan pengawatan peralatan instalasi penerangan 1 fasa, peralatan gambar teknik dan penggunaannya, prosedur pembuatan gambar rencana instalasi penerangan
3. Guru memperagakan bahan materi yang sedang dijelaskan.
4. Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanya perihal materi yang disampaikan guru.
5. Peserta didik mencatat spesifikasi materi pembelajaran yang diberikan guru.
6. Guru memberikan tugas latihan kepada peserta didik tentang materi yang diberikan. 7. Peserta didik melakukan peragaan atau mempraktekkan materi yang diberikan.
di ruang praktikum.
8. Guru memberikan penilaian hasil kerja siswa untuk melihat pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
C. Penutup
1. Melakukan refleksi proses pembelajaran secara keseluruhan dengan cara meminta peserta didik memberikan komentar tentang proses pembelajaran yang telah berlangsung dan guru memberikan resume keseluruhan pembelajaran untuk peningkatan dan penguatan pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
2. Pemberian tugas terstruktur berdasarkan materi yang telah disampaikan. 3. Menutup pelajaran dengan berdoa.
VI. Alat / Bahan / Sumber Belajar A. Alat
~ Komputer / Note Book dan LCD B. Sumber Belajar
Modul
Buku – buku yang relevan
Jobsheet Internet Wall Chart VII. Penilaian Lembaran Soal Nama : ... Kelas : ... Kompetensi Dasar : ... No
Soal Uraian Jawaban
Skor Maks
Skor Siswa 1. Apa fungsi saklar pada instalasi
penerangan ?
Untuk
menghidupkan/mematikan
peralatan instalasi penerangan 20 2. Saklar apa saja yang digunakan
pada instalasi penerangan ?
Saklar tunggal atau saklar
kontak pada kotak kontak 20 3. Jelaskan prosedur pembuatan
perencanaan instalasi penerangan 1 fasa ?
Mengetahui lokasi
pemasangan, mengetahui denah rumah, menentukan titik letak peralatan instalasi penerangan
20
4. Bagaimana cara menentukan jumlah kelompok beban pada instalasi penerangan 1 fasa ?
Berdasarkan jumlah titik beban untuk satu kelompok maksimal 10 titik beban, dan besar daya pada tiap titik beban
20
5. Sebutkan peralatan gambar yang dibutuhkan untuk
Media gambar/kertas gambar/
membuat perencanaan gambar instalasi penerangan ?
(pensil/Drawing pen), penggaris, penghapus,dll
Jumlah Skor Maksimal
100
Jumlah skor didapat Nilai Siswa =
Jumlah skor maksimal
Mengetahui, Jakarta, ...2011
Nama Sekolah : SMK Negeri 5 Jakarta
Kompetensi Keahlian : Teknik Instalasi Penerangan Listrik Kelas / Semester : X / 2
Mata Pelajaran : KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK INSTALASI
TENAGA LISTRIK
Jumlah Pertemuan : 7 s/d 8
Standar Kompetensi : Memasang Instalasi Penerangan Listrik Bangunan Sederhana.
Kompetensi Dasar : Memasang Lampu Penerangan, Termasuk Instalasi di Dalam Armatur Lampu
Indikator : 1. Memahami prosedur pemasangan Lampu dan armatur lampu 2. Menerapkan prosedur perawatan dan perbaikan kerusakan IV. Tujuan Pembelajaran
Tujuan dari pembelajaran ini adalah agar peserta didik :
1. Memiliki kemampuan mengidentifikasikan jenis – jenis kotak kontak 1 fasa
2. Memiliki kemampuan menguasai cara perakitan kotak kontak 1 fasa
3. Memiliki kemampuan mengidentifikasikan peralatan yang digunakan dalam pemasangan kotak kontak 1 fasa
4. Memiliki kemampuan menguasai prosedur pemasangan kotak kontak 1 fasa
V. Materi Ajar
Pembelajaran ini mencakup pencapaian kompetensi konsep rangkaian listrik dengan materi sebagai berikut :
1. Jenis – jenis kotak kontak 1 fasa
2. Perakitan kotak kontak 1 fasa
3. Jenis – jenis peralatan yang digunakan dalam pemasangan kotak kontak 1 fasa
4. Prosedur pemasangan kotak kontak 1 fasa Ka. Program Teknik Listrik
Sukardi, S.Pd
NIP/NRK. 131864218/153737
Guru Produktif
Risma Sianturi, S.Pd NIP/NRK. 132063307/155353
VI. Alokasi Waktu : 16 Jam Pelajaran IV. Metode Pembelajaran
1. Ceramah 2. Tanya Jawab 3. Diskusi
4. Demonstrasi / peragaan
V. Langkah – langkah Pembelajaran A. Pendahuluan
1. Guru meminta ketua kelas memimpin temannya untuk menyiapkan kelas dan berdoa terlebih dahulu sebelum pelajaran dimulai.
2. Guru mengabsen peserta didik yang hadir mengikuti pembelajaran. 3. Peserta didik menyimak silabus pembelajaran.
4. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
5. Guru menjelaskan kemanfaatan materi bagi peserta didik.
6. Guru meminta peserta didik untuk menyimak dan memperhatikan materi yang akan diberikan.
B. Kegiatan Inti
1. Peserta didik menyimak materi yang harus dipelajari.
2. Guru menjelaskan materi tentang Jenis – jenis kotak kontak 1 fasa, perakitan kotak kontak 1 fasa, jenis – jenis peralatan yang digunakan dalam pemasangan kotak kontak 1 fasa, prosedur pemasangan kotak kontak 1 fasa
3. Guru memperagakan bahan materi yang sedang dijelaskan.
4. Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanya perihal materi yang disampaikan guru.
5. Peserta didik mencatat spesifikasi materi pembelajaran yang diberikan guru.
6. Guru memberikan tugas latihan kepada peserta didik tentang materi yang diberikan. 7. Peserta didik melakukan peragaan atau mempraktekkan materi yang diberikan.
di ruang praktikum.
8. Guru memberikan penilaian hasil kerja siswa untuk melihat pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
C. Penutup
1. Melakukan refleksi proses pembelajaran secara keseluruhan dengan cara meminta peserta didik memberikan komentar tentang proses pembelajaran yang telah
berlangsung dan guru memberikan resume keseluruhan pembelajaran untuk peningkatan dan penguatan pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
2. Pemberian tugas terstruktur berdasarkan materi yang telah disampaikan. 3. Menutup pelajaran dengan berdoa.
VI. Alat / Bahan / Sumber Belajar A. Alat
~ Komputer / Note Book dan LCD
B. Sumber Belajar
Modul
Buku – buku yang relevan
Jobsheet Internet Wall Chart VII. Penilaian Lembaran Soal Nama : ... Kelas : ... Kompetensi Dasar : ...
No Soal Uraian Jawaban Skor
Maks
Skor Siswa 1. Apa fungsi dari kotak kontak ? Sebagai sumber tegangan
listrik yang dipergunakan untuk peralatan listrik yang
mengguna-kan kabel
penghubung (steker)
20
2. Jelaskan kabel yang digunakan pada kotak kontak 1 fasa ?
Kabel merah/kuning/hitam sebagai hantaran fasa dan kabel biru sebagai hantaran netral (PUIL 2000)
3. Apa fungsi pentanahan pada kotak kontak 1 fasa ?
Sebagai pengaman dari arus
bocor pada peralatan listrik 20 4. Sebutkan peralatan yang
meng-gunakan kotak kontak ?
Kipas angin, televisi, mesin
cuci, pompa air, dll 20
5. Apa yang terjadi bila beban yang menggunakan kotak kontak terlalu besar dayanya ?
Akan terjadi kerusakan pada lapisan luar, karena pengaruh
panas dari arus yang mengalir 20
Jumlah Skor Maksimal
100
Jumlah skor didapat Nilai Siswa =
Jumlah skor maksimal
Mengetahui, Jakarta, ...2011
Nama Sekolah : SMK Negeri 5 Jakarta
Kompetensi Keahlian : Teknik Instalasi Penerangan Listrik Kelas / Semester : X / 1 dan 2
Mata Pelajaran : KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK
Jumlah Pertemuan : 9 s/d 12
Standar Kompetensi : Memasang Instalasi Penerangan Listrik Bangunan Sederhana.
Kompetensi Dasar : Memasang instalasi penerangan di luar permukaan
Indikator : 1. Memahami prosedur pemasangan instalasi listrik yang dilakukan sesuai dengan rangkaian yang dilaksanakan di luar permukaan. 2. Menerapkan prosedur pemasangan yang direncanakan sesuai Ka. Program Teknik Listrik
Sukardi, S.Pd
NIP/NRK. 131864218/153737
Guru Produktif
Risma Sianturi, S.Pd NIP/NRK. 132063307/155353
dengan rangkaian yang ditetapkan.
3. Menganalisa rangkaian listrik di luar permukaan setelah terpasang. IV. Tujuan Pembelajaran
Tujuan dari pembelajaran ini adalah agar peserta didik :
1. Memiliki kemampuan mengidentifikasikan jenis – jenis peralatan yang digunakan dalam pemasangan instalasi penerangan diluar permukaan
2. Memiliki kemampuan menguasai prosedur penggunaan peralatan yang digunakan dalam pemasangan instalasi penerangan diluar permukaan
3. Memiliki kemampuan menguasai cara pemasangan peralatan instalasi penerangan diluar permukaan
4. Memiliki kemampuan menguasai prosedur penyambungan kabel instalasi penerangan
5. Memiliki kemampuan menguasai prosedur pemasangan instalasi penerangan diluar permukaan
V. Materi Ajar
Pembelajaran ini mencakup pencapaian kompetensi konsep rangkaian listrik dengan materi sebagai berikut :
1. Jenis – jenis peralatan yang digunakan dalam pemasangan instalasi penerangan diluar permukaan
2. Prosedur penggunaan peralatan yang digunakan dalam pemasangan instalasi penerangan diluar permukaan
3. Cara pemasangan peralatan instalasi penerangan diluar permukaan 4. Prosedur penyambungan kabel instalasi penerangan
5. Prosedur pemasangan instalasi penerangan diluar permukaan
VI. Alokasi Waktu : 32 Jam Pelajaran
IV. Metode Pembelajaran 1. Ceramah
2. Tanya Jawab 3. Diskusi
4. Demonstrasi / peragaan
V. Langkah – langkah Pembelajaran A. Pendahuluan
1. Guru meminta ketua kelas memimpin temannya untuk menyiapkan kelas dan berdoa terlebih dahulu sebelum pelajaran dimulai.
2. Guru mengabsen peserta didik yang hadir mengikuti pembelajaran. 3. Peserta didik menyimak silabus pembelajaran.
4. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
5. Guru menjelaskan kemanfaatan materi bagi peserta didik.
6. Guru meminta peserta didik untuk menyimak dan memperhatikan materi yang akan diberikan.
B. Kegiatan Inti
1. Peserta didik menyimak materi yang harus dipelajari.
2. Guru menjelaskan materi tentang Prosedur perencanaan instalasi penerangan 1
fasa, simbol – simbol satu garis dan pengawatan peralatan instalasi penerangan 1
fasa, peralatan gambar teknik dan penggunaannya, prosedur pembuatan gambar rencana instalasi penerangan
3. Guru memperagakan bahan materi yang sedang dijelaskan.
4. Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanya perihal materi yang disampaikan guru.
5. Peserta didik mencatat spesifikasi materi pembelajaran yang diberikan guru. 6. Guru memberikan tugas latihan kepada peserta didik tentang materi yang
diberikan.
7. Peserta didik melakukan peragaan atau mempraktekkan materi yang diberikan di ruang praktikum.
8. Guru memberikan penilaian hasil kerja siswa untuk melihat pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
C. Penutup
1. Melakukan refleksi proses pembelajaran secara keseluruhan dengan cara meminta peserta didik memberikan komentar tentang proses pembelajaran yang telah berlangsung dan guru memberikan resume keseluruhan pembelajaran untuk peningkatan dan penguatan pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
2. Pemberian tugas terstruktur berdasarkan materi yang telah disampaikan. 3. Menutup pelajaran dengan berdoa.
VI. Alat / Bahan / Sumber Belajar A. Alat
~ Komputer / Note Book dan LCD B. Sumber Belajar
Modul
Buku – buku yang relevan
Jobsheet
Internet
VII. Penilaian Lembaran Soal
Nama : ... Kelas : ... Kompetensi Dasar : ...
No Soal Uraian Jawaban Skor
Maks
Skor Siswa 1. Apa yang dimaksud dengan
peralatan instalasi penerangan out- bow ?
Peralatan instalasi yang dipasang diluar permukaan
dinding/tembok 20
2. Jelaskan maksud dan tujuan dipasang instalasi out-bow pada instalasi penerangan ?
Tujuannya untuk mempermudah perbaikan karena pemasangan penghantar/kabel berada di luar dinding/tembok 20 3. Apa keuntungan dipasang
instalasi di luar
dinding/tembok ?
Pemasangannya lebih mudah karena tanpa membongkar
dinding/tembok 20
4. Bagaimana cara pemasangan peralatan instalasi di luar dinding/ tembok ?
Pemasangaannya harus meng-gunakan kanal supaya terlihat
rapi 20
5. Bagaimana cara
penyambungan kabel pada di luar dinding/tembok ?
Dengan menggunakan kotak sambung yang cocok dengan kanalnya, sehingga terlihat rapi
20
Jumlah Skor Maksimal
100
Jumlah skor didapat Nilai Siswa =
Jumlah skor maksimal
Mengetahui, Jakarta, ...2011
Nama Sekolah : SMK Negeri 5 Jakarta
Kompetensi Keahlian : Teknik Instalasi Penerangan Listrik Kelas / Semester : X / 2
Mata Pelajaran : KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK
Jumlah Pertemuan : 13 s/d 16 Ka. Program Teknik Listrik
Sukardi, S.Pd
NIP/NRK. 131864218/153737
Guru Produktif
Risma Sianturi, S.Pd NIP/NRK. 132063307/155353
Standar Kompetensi : Memasang Instalasi Penerangan Listrik Bangunan Sederhana.
Kompetensi Dasar : Memasang Instalasi Penerangan di Dalam Permukaan
Indikator : 1. Memahami prosedur pemasangan instalasi listrik yang dilakukan sesuai dengan rangkaian yang dilaksanakan diluar permukaan. 2. Menerapkan prosedur pemasangan yang direncanakan sesuai
dengan rangkaian yang ditetapkan.
3. Menganalisa rangkaian listrik di luar permukaan setelah terpasang.
4. Memahami cara menentukan jumlah kawat penghantar yang digunakan dalam rangkaian
IV. Tujuan Pembelajaran
Tujuan dari pembelajaran ini adalah agar peserta didik :
1. Memiliki kemampuan mengidentifikasikan jenis – jenis peralatan yang digunakan dalam pemasangan instalasi penerangan didalam permukaan
2. Memiliki kemampuan menguasai prosedur penggunaan peralatan yang digunakan dalam pemasangan instalasi penerangan didalam permukaan
3. Memiliki kemampuan menguasai cara pemasangan peralatan instalasi penerangan didalam permukaan
4. Memiliki kemampuan menguasai prosedur penyambungan kabel instalasi penerangan
5. Memiliki kemampuan menguasai prosedur pemasangan instalasi penerangan didalam permukaan
V. Materi Ajar
Pembelajaran ini mencakup pencapaian kompetensi konsep rangkaian listrik dengan materi sebagai berikut :
1. Jenis – jenis peralatan yang digunakan dalam pemasangan instalasi penerangan didalam permukaan
2. Prosedur penggunaan peralatan yang digunakan dalam pemasangan instalasi penerangan didalam permukaan
3. Cara pemasangan peralatan instalasi penerangan didalam permukaan 4. Prosedur penyambungan kabel instalasi penerangan
5. Prosedur pemasangan instalasi penerangan didalam permukaan
IV. Metode Pembelajaran 1. Ceramah
2. Tanya Jawab 3. Diskusi
4. Demonstrasi / peragaan
V. Langkah – langkah Pembelajaran A. Pendahuluan
1. Guru meminta ketua kelas memimpin temannya untuk menyiapkan kelas dan berdoa terlebih dahulu sebelum pelajaran dimulai.
2. Guru mengabsen peserta didik yang hadir mengikuti pembelajaran. 3. Peserta didik menyimak silabus pembelajaran.
4. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
5. Guru menjelaskan kemanfaatan materi bagi peserta didik.
6. Guru meminta peserta didik untuk menyimak dan memperhatikan materi yang akan diberikan.
B. Kegiatan Inti
1. Peserta didik menyimak materi yang harus dipelajari.
2. Guru menjelaskan materi tentang Jenis – jenis peralatan yang digunakan dalam pemasangan instalasi penerangan didalam permukaan, prosedur penggunaan peralatan yang digunakan dalam pemasangan instalasi penerangan didalam permukaan, cara pemasangan peralatan instalasi penerangan didalam permukaan, prosedur penyambungan kabel instalasi penerangan, prosedur pemasangan instalasi penerangan didalam permukaan
3. Guru memperagakan bahan materi yang sedang dijelaskan.
4. Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanya perihal materi yang disampaikan guru.
8 Peserta didik mencatat spesifikasi materi pembelajaran yang diberikan guru.
8. Guru memberikan tugas latihan kepada peserta didik tentang materi yang diberikan. 9. Peserta didik melakukan peragaan atau mempraktekkan materi yang diberikan.
di ruang praktikum.
8. Guru memberikan penilaian hasil kerja siswa untuk melihat pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
C. Penutup
1. Melakukan refleksi proses pembelajaran secara keseluruhan dengan cara meminta peserta didik memberikan komentar tentang proses pembelajaran yang telah
berlangsung dan guru memberikan resume keseluruhan pembelajaran untuk peningkatan dan penguatan pencapaian hasil dan tujuan pembelajaran.
2. Pemberian tugas terstruktur berdasarkan materi yang telah disampaikan. 3. Menutup pelajaran dengan berdoa.
VI. Alat / Bahan / Sumber Belajar A. Alat
~ Komputer / Note Book dan LCD B. Sumber Belajar
Modul
Buku – buku yang relevan
Jobsheet Internet VII. Penilaian Lembaran Soal Nama : ... Kelas : ... Kompetensi Dasar : ...
No Soal Uraian Jawaban Skor
Maks
Skor Siswa 1. Apa yang dimaksud dengan
peralatan instalasi penerangan in-bow ?
Peralatan instalasi yang dipasang di dalam permukaan dinding/ tembok
20
2. Jelaskan maksud dan tujuan dipasang instalasi in-bow pada instalasi penerangan ?
Tujuannya untuk kerapihan dan keindahan ruangan karena pemasangan penghantar/kabel berada di dalam dinding/tembok 20
3. Apa keuntungan dipasang instalasi di dalam dinding/tembok ?
Pemasangan instalasi akan lebih aman, karena tersembunyi di dalam
4. Bagaimana cara pemasangan peralatan instalasi dalam dinding/ tembok ?
Pemasangaannya harus meng-gunakan pipa PVC yang ditanam di dalam tembok untuk mempermudah dalam perbaikan instalasi
20
5. Bagaimana cara penyambungan kabel pada di dalam dinding/ tembok ?
Dengan menggunakan kotak sambung yang di letakkan di atas
plafon 20
Jumlah Skor Maksimal 100
Jumlah skor didapat Nilai Siswa =
Jumlah skor maksimal
Mengetahui, Jakarta, ...2011
Nama Sekolah : SMK Negeri 5 Jakarta Mata Pelajaran : Kompetensi Kejuruan
Ka. Program Teknik Listrik
Sukardi, S.Pd
NIP/NRK. 131864218/153737
Guru Produktif
Risma Sianturi, S.Pd NIP/NRK. 132063307/155353
Kelas/Semester : X/Genap
Pertemuan ke : 1 - 4
Alokasi Waktu : 16 jam pelajaran
Standar Kompetensi : Memperbaiki Peralatan Rumah Tangga Listrik
Kompetensi Dasar : Memahami cara perbaikan peralatan rumah tangga listik
Indikator :
- Mempersiapkan pekerjaan perbaikan ALRT untuk menjamin kebijakan dan prosedur k3 sesuai dengan ketentuan
- Menghubungi personil yang berwenang untuk memastikan bahwa persiapan pelaksanaan perbaikan terkoordinasi secara efektif dengan pihak lain terkait
- Memeriksa material, alat, perkakas dan gawai uji yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan perbaikan
I. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari pelajaran ini peserta didik diharapkan mampu:
- mempersiapkan pekerjaan perbaikan ALRT yang menggunakan elemen pemanas dan elemen motor listrik untuk menjamin kebijakan dan prosedur k3 sesuai dengan ketentuan. - menghubungi personil yang berwenang untuk memastikan bahwa persiapan pelaksanaan
perbaikan ALRT yang menggunakan elemen pemanas dan elemen motor listrik terkoordinasi secara efektif dengan pihak lain terkait
- memeriksa jadual pemeliharaan ALRT yang menggunakan elemen pemanas dan elemen motor listrik dan spesifikasinya sesuai kebutuhan dan persyaratan kerja
- mempersiapkan material yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan perbaikan ALRT yang menggunakan elemen pemanas dan elemen motor listrik sesuai dengan prosedur yang ditetapkan
- memeriksa perkakas dan gawai uji yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan perbaikan ALRT yang menggunakan elemen pemanas dan elemen motor listrik untuk operasi yang benar dan aman
II. Materi ajar.1
Pembelajaran ini mencakup pencapaian kompetensi konsep rangkaian listrik 1. Pengetahuan macam-macam dan prinsip kerja peralatan rumah yang
menggunakan Motor listrik (Mixer, Blender, Kipas Angin) Mixer
Mixer digunakan untuk mengaduk bahan makanan di dalam mangkok. Alat pegaduk dijalankan oleh motor universal melalui transmisi roda gigi dan biasanya mixer mempunyai beberapa kecepatan, jadi motor listrik dapat
diatur kecepatannya, kecepatan rendah, sedang dan tinggi melalui saklar pengatur yang berfungsi sebagai tegangan yang masuk pada motor.
Blender
Prinsip kerja dari blender itu adalah mengubah tenaga listrik menjadi energi gerak (kinetik) yang menggunakan motor universal untuk menggerakkan pisau dalam blender itu tersebut yang terbuat dari baja. Kipas angin
Prinsip kerja dari blender itu adalah mengubah tenaga listrik menjadi energi gerak (kinetik) yang menggunakan motor universal untuk menggerakkan pisau dalam blender itu tersebut yang terbuat dari baja. Macam – macam kipas angin antara lain:
- Kipas angin berdiri (standfan)
- Kipas angin dinding (wallfan)