• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kajian Ekonomi Regional Triwulan I-2011 Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Kajian Ekonomi Regional Triwulan I-2011 Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat"

Copied!
80
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.  Pertumbuhan Ekonomi Tahunan (yoy) Provinsi Papua dan  Provinsi Papua Barat Dari Sisi Penawaran (%)
Grafik 3. Nilai Tukar Petani untuk 3 sub sektor Pertanian   Provinsi Papua
Grafik 6. Perkembangan Sektor Listrik dan Air Bersih
Grafik 7. Pertumbuhan Tahunan Konsumsi Listrik Provinsi Papua
+7

Referensi

Dokumen terkait

Pada periode triwulan IV-2007, perekonomian di Zona Padang tumbuh lebih ekspansif daripada triwulan sebelumnya. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan PDRB Zona Padang pada

Kegiatan intermediasi perbankan bank umum konvensional di Sulsel menunjukan perlambatan, sebagaimana terlihat dari penurunan pertumbuhan kredit yang disalurkan dan DPK pada

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Papua triwulan I-2017, lapangan usaha yang memberikan sumbangan pertumbuhan terbesar adalah lapangan usaha

Selanjutnya, sejalan dengan menurunnya tingkat ekspektasi pada akhir triwulan laporan, maka secara tahunan inflasi kelompok core (inti) juga mengalami

Grafik 2.13.. bahan makanan tidak diikuti oleh perkembangan kelompok makanan jadi. Inflasi tahunan kelompok makanan jadi meningkat dari 4,01% pada triwulan I-2011 menjadi 4,97%

Dengan minyak dan gas bumi dibandingkan dengan triwulan I-2013 (q-to-q), pertumbuhan Provinsi Papua Barat mengalami kontraksi sebesar minus 3,61 persen pada triwulan

 Laju kumulatif ekspor Papua Januari-Agustus 2016 mengalami penurunan pada ekspor konsentrat tembaga, kayu lapis, dan non migas lainnya bila dibandingkan periode yang sama

Apabila dilihat perkembangan ekspor non migas berdasarkan data dari Ditjen Bea dan Cukai yang diolah oleh Bank Indonesia, ekspor non migas Kaltim triwulan I- 2012 mencapai USD