• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMANFAATAN KARET BAN BEKAS (GROUND RUBBER) DAN POLISTIRENA BEKAS SEBAGAI BAHAN ADITIF DALAM PEMBUATAN ASPAL POLIMER

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMANFAATAN KARET BAN BEKAS (GROUND RUBBER) DAN POLISTIRENA BEKAS SEBAGAI BAHAN ADITIF DALAM PEMBUATAN ASPAL POLIMER"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

PEMANFAATAN KARET BAN BEKAS (GROUND RUBBER)

DAN POLISTIRENA BEKAS SEBAGAI BAHAN ADITIF

DALAM PEMBUATAN ASPAL POLIMER

TESIS

Oleh

AHMAD HAFIZULLAH RITONGA 097006001/KIM

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN 2011

(2)

PEMANFAATAN KARET BAN BEKAS (GROUND RUBBER)

DAN POLISTIRENA BEKAS SEBAGAI BAHAN ADITIF

DALAM PEMBUATAN ASPAL POLIMER

TESIS

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister Sains dalam Program Studi Ilmu Kimia pada Fakultas Matematika dan

Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara

Oleh

AHMAD HAFIZULLAH RITONGA 097006001/KIM

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN 2011

(3)

Judul : PEMANFAATAN KARET BAN BEKAS (GROUND RUBBER) DAN POLISTIRENA BEKAS SEBAGAI BAHAN ADITIF DALAM PEMBUATAN ASPAL POLIMER

Nama Mahasiswa : AHMAD HAFIZULLAH RITONGA Nomor Pokok : 097006001

Program Studi : Magister Ilmu Kimia

Menyetujui Komisi Pembimbing

Prof. DR. Tamrin, M.Sc Eddiyanto, Ph.D

Ketua Anggota

Ketua Program Studi, Dekan,

Prof. Basuki Wirjosentono, MS, Ph.D Dr. Sutarman, M.Sc

(4)

Telah diuji pada Tanggal : 20 Juni 2011

PANITIA PENGUJI TESIS

Ketua : Prof. Dr. Tamrin, M.Sc Anggota : 1. Eddiyanto, Ph.D

2. Prof. Basuki Wirjosentono, MS, Ph.D 3. Dr. Hamonangan Nainggolan, M.Sc 4. Dr. Darwin Yunus, MS

(5)

PERNYATAAN

PEMANFATAAN KARET BAN BEKAS (GROUND RUBBER) DAN POLISTIRENA BEKAS SEBAGAI BAHAN ADITIF DALAM

PEMBUATAN ASPAL POLIMER

TESIS

Dengan ini saya menyatakan bahwa saya mengakui semua karya tesis ini adalah hasil karya saya sendiri kecuali kutipan dan ringkasan yang tiap satunya telah dijelaskan sumbernya dengan benar

Medan, 20 Juni 2011

(6)

PEMANFAATAN KARET BAN BEKAS (GROUND RUBBER) DAN POLISTIRENA BEKAS SEBAGAI BAHAN ADITIF DALAM

PEMBUATAN ASPAL POLIMER

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan karet ban bekas dan polistirena bekas sebagai bahan aditif dalam pembuatan aspal polimer. Aspal polimer dibuat dengan cara mencampurkan karet ban bekas, polistirena bekas, agregat pasir, DCP, DVB, dan di proses dalam ekstruder pada suhu 170 oC. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa yang paling optimum yaitu pada campuran aspal variasi karet ban bekas dan polistirena bekas (5:35), dimana untuk pengujian mekanis, kuat tekan yang dihasilkan sebesar 2,92 MPa akan tetapi hal ini belum memenuhi SNI 08-1991-03 (kuat tekan 15-40 MPa). Untuk pengujian sifat fisis, penyerapan air yang dihasilkan sebesar 0,23% dan telah memenuhi SNI-03-1969-1990 (maksimum penyerapan air sebesar 3%), sifat termal tidak menunjukkan hasil yang lebih baik dimana dihasilkan suhu dekomposisi 500 oC, analisis morfologi dengan SEM memperlihatkan adanya perubahan struktur dari campuran aspal. Spektrum FTIR menunjukkan adanya ikatan silang yang terjadi melalui gugus hidroksil dari aspal dengan polistirena, karet ban, dan DVB melalui reaksi radikal yang diinisiasi oleh adanya peroksida DCP.

(7)

UTILIZATION OF GROUND RUBBER AND POST CONSUMER POLYSTYRENE AS ADDITIVES IN MANUFACTURING OF

ASPHALT POLYMER

ABSTRACT

The aims of this research is to utilise ground rubber, post consumer polystyrene as additives in modified asphalt polymers. Asphalt polymer was prepared by mixing ground rubber, post cunsumer polystyrene, sand aggregate, DCP, DVB, and processing in a extruder which temperature were fixed at 170 oC. The result of characterization showed that the most optimum variation of the asphalt mix ground rubber and post consumer polystyrene (5:35), which for mechanical testing, compressive strength of 2,92 MPa, but this not met SNI 08-1991-03 (compressive strength of 15-40 MPa). For the testing of physical properties, water asorption 0,23% and has met SNI 03-1969-1990 (maximum water absorption of 3%), thermal properties didn’t show better results, in which the resulting decomposition temperature of 500 oC, and morphological analysis by SEM showed changes in the structure of asphalt mixtures. FTIR spectra showed that the crosslinking occurs through the hydroxyl group of asphalt with polystyrene, ground rubber, and DVB through radical reactions initiated by the peroxide DCP

(8)

KATA PENGANTAR

Pertama-tama penulis panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmad dan karunia-Nya sehingga tesis yang berjudul “ Pemanfaatan Karet Ban Bekas (Ground Rubber) dan Polistirena Bekas Sebagai Bahan Aditif Dalam Pembuatan Aspal Polimer” ini dapat diselesaikan.

Dengan diselesaikannya tesis ini, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Rektor Universitas Sumatera Utara Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H, M.Sc (CTM), Sp. A(K) atas kesempatan yang diberikan kepada penulis untuk mengikuti dan menyelesaikan pendidikan Program Magister. Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara Dr. Sutarman, M.Sc, Ketua Program Studi Magister Ilmu Kimia Prof. Basuki Wirjosentono, MS, Ph.D, dan Sekretaris Program Studi Magister Ilmu Kimia Dr. Hamonangan, M.Sc atas kesempatan menjadi mahasiswa Program Magister pada Program Pascasarjana Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara.

Terima kasih yang tak terhingga dan penghargaan setinggi-tingginya ditujukan kepada :

1. Bapak Prof. Dr. Tamrin, M.Sc selaku Pembimbing Utama dan Bapak Eddiyanto, Ph.D selaku Anggota Komisi Pembimbing yang telah memberikan perhatian, dorongan, bimbingan dan arahan dengan penuh kesabaran menuntun dan membimbing penulis hingga selesainya penelitian ini.

2. Bapak Prof. Basuki Wirjosentono, MS, Ph.D, Bapak Dr. Hamonangan, M.Sc, Bapak Dr. Darwin Yunus Nasution, MS, dan Bapak Prof. Dr. Yunazar Manjang selaku penguji yang telah banyak memberikan masukan dan saran untuk menyelesaikan tesis ini.

3. Ibu Dr. Yugia Muis, M.Sc selaku Kepala Laboratoium Polimer FMIPA USU beserta staf atas fasilitas dan sarana yang diberikan selama penelitian.

(9)

4. Kepala Laboratorium Penelitian FMIPA USU, Kepala Laboratorium PTKI Medan, Kepala Laboratorium Bea dan Cukai, dan Kepala Laboratorium Geologi Kuarter PPGL dalam bantuannya menganalisa sampel.

5. Ayahanda Almarhum Hafzon Malik Ritonga dan Ibunda Syafirida, serta adik-adik yang telah memberikan do’a restu serta dorongan moril maupun materil sehingga penulis dapat menyelesaikan pendidikan.

6. Adinda Rizky Adriani yang sangat spesial dihati penulis yang telah meluangkan banyak waktunya untuk membantu menyelesaikan penulisan tesis ini.

7. Rekan-rekan seangkatan 2009 atas kekompakan dan kerjasamanya yang baik selama perkuliahan maupun selama penelitian.

8. Teman-teman di kompleks pamen yang telah banyak membantu memberikan dorongan moril selama menyelesaikan pendidikan.

Penulis menyadari bahwa tesis ini masih kurang sempurna, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari pihak pembaca demi kesempurnaan tesis ini. Akhirnya semoga tesis ini bermanfaat bagi penelitian dan kemajuan ilmu pengetahuan untuk masa yang akan datang.

Hormat Penulis,

(10)

RIWAYAT HIDUP

DATA PRIBADI

Nama Lengkap berikut gelar : Ahmad Hafizullah Ritonga, S.Si Tempat dan Tanggal Lahir : Medan, 13 Mei 1981

Alamat Rumah : Jl. Coklat 10 No. 04 P. Simalingkar Medan

Telepon/HP : 061-8365562/082165570555

Email : [email protected]

DATA PENDIDIKAN

SD : SD Muhammadiyah 01 Medan Tamat : 1994

SMP : SLTP Negeri 14 Medan Tamat : 1997

SMU : SMU Negeri 7 Medan Tamat : 2000

Strata-1 : Kimia FMIPA USU Tamat : 2005

(11)

DAFTAR ISI

ABSTRAK i

ABSTRACT ii

KATA PENGANTAR iii

RIWAYAT HIDUP v

DAFTAR ISI vi

DAFTAR TABEL ix

DAFTAR GAMBAR x

DAFTAR LAMPIRAN xi

DAFTAR ISTILAH xii

BAB 1 PENDAHULUAN 1 1.1 Latar Belakang 1 1.2 Perumusan Masalah 4 1.3 Pembatasan Masalah 4 1.4 Tujuan Penelitian 5 1.5 Manfaat Penelitian 5 1.6 Metodologi Penelitian 5 1.7 Lokasi Penelitian 6

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 7

2.1 Aspal 7

2.1.1 Jenis-Jenis Aspal 7

2.1.2 Sifat Kimiawi Aspal 10

2.1.3 Fungsi Aspal Sebagai Material Perkerasan Jalan 13

2.2 Modifikasi Polimer Aspal 13

2.2.1 Pemanfaatan Karet Ban 15

(12)

2.3 Agregat 19 2.3.1 Penggunaan Pasir Sebagai Bahan Agregat 20

2.4 Inisiator Dikumil Peroksida 21

2.5 Divenil Benzena (DVB) 22

2.5.1 Grafting Divenil Benzena Pada Polistirena 23 2.6 Karakterisasi Modifikasi Aspal Polimer 24

2.6.1 Pengujian Kuat Tekan 24

2.6.2 Pengujian Penyerapan Air 25

2.6.3 Pengujian Termal dengan Differential Thermal

Analysis 25

2.6.4 Pengujian Morfologi dengan Scanning Electron

Microscopy 27

2.6.5 Analisis Gugus Fungsi dengan Spektroskopi

Fourier Transform Infra Red 28

BAB 3 METODE PENELITIAN 29

3.1 Bahan-Bahan 29

3.2 Alat-Alat 29

3.3 Prosedur Penelitian 29

3.3.1 Persiapan Agregat dan Bahan Polimer 29

3.3.2 Proses Pembutan Aspal Polimer 30

3.3.3 Karakterisasi Aspal Polimer 31

3.3.3.1 Proses Pengujian Kuat Tekan 31 3.3.3.2 Proses Pengujian Penyerapan Air 31 3.3.3.3 Proses Pengujian Dengan DTA 32 3.3.3.4 Proses Pengujian Dengan SEM 33 3.3.3.5 Proses Analisis Dengan FT-IR 33

(13)

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 35

4.1 Hasil dan Analisis Pengujian Kuat Tekan 35 4.2 Hasil dan Analisis Pengujian Penyerapan Air 38 4.3 Hasil dan Analisis Pengujian Dengan DTA 41 4.4 Hasil dan Analisis Pengujian Dengan SEM 42 4.5 Hasil dan Analisis Pengujian Dengan Spektroskopi FT-IR 45

4.6 Perkiraan Mekanisme Reaksi 47

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN 51

5.1. Kesimpulan 51

5.2. Saran 52

DAFTAR PUSTAKA 53

(14)

DAFTAR TABEL

Nomor Judul Halaman

2.1 Data Jenis Pengujian dan Persyaratan Aspal Penetrasi 60/70 10 2.2 Kandungan Kimia Karet Ban Kendaraan Bermotor 16

2.3 Sifat-Sifat Fisik Polistirena 18

4.1 Hasil Uji Kuat Tekan Dari Campuran Aspal Variasi Karet Ban

dan Polistirena 37

4.2 Hasil Pengujian Penyerapan Air Dari Campuran Aspal Variasi

(15)

DAFTAR GAMBAR

Nomor Judul Halaman

2.1 Struktur Aspal 11

2.2 Struktur Asphaltene 11

2.3 Struktur Saturate 12

2.4 Reaksi Polimerisasi Polistirena 17

2.5 Struktur Dikumil Peroksida 21

2.6 Mekanisme Radikal Dari Dikumil Peroksida 22

2.7 Struktur Divenil Benzena 22

2.8 Reaksi Antara Polistirena dengan Divenil Benzena 23

2.9 Pola Umum Kurva DTA 26

3.1 Bagan Penelitian Proses Pembuatan Aspal Polimer 34 4.1 Diagram Hasil Pengujian Kuat Tekan Terhadap Campuran

Aspal Variasi Karet Ban dan Polistirena 35

4.2 Grafik Hubungan Antara Nilai Kuat Tekan Dengan Campuran

Aspal Variasi Karet Ban dan Polistirena 37

4.3 Grafik Hubungan Antara Persentase Penyerapan Air Dengan

Campuran Aspal Variasi Karet Ban dan Polistirena 39 4.4 Hasil SEM Campuran Aspal Dan Agregat Dengan Perbesaran

100 kali 42

4.5 Hasil SEM Campuran Aspal Variasi Karet Ban dan Polistirena (5:35) Sebelum Pengujian Kuat Tekan Dengan Perbesaran

100 kali 43

4.6 Hasil SEM Campuran Aspal Variasi Karet Ban dan Polistirena (5:35) Setelah Pengujian Kuat Tekan Dengan Perbesaran

(16)

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Judul Halaman

1 Diagram DTA Campuran Aspal Dengan Variasi Karet Ban

dan Polistirena (5:35) 57

2 Diagram DTA Campuran Aspal Dan Agregat 58

3 Hasil Foto SEM Campuran Aspal Dan Agregat 59 4 Hasil Foto SEM Campuran Aspal Dengan Variasi Karet Ban

dan Polistirena (5:35) Sebelum Dilakukan Pengujian Mekanis 60 5 Hasil Foto SEM Campuran Aspal Dengan Variasi Karet Ban

dan Polistirena (5:35) Setelah Dilakukan Pengujian Mekanis 61 6 Spektrum FT-IR Campuran Aspal Dan Agregat 62 7 Spektrum FT-IR Campuran Karet Ban dan Polistirena (5:35) 63 8 Spektrum FT-IR Campuran Aspal Variasi Karet Ban dan

Polistirena (5:35) 64

9 Spektrum FT-IR Polistirena 65

10 Foto Hasil Pencetakan Campuran Aspal Dengan Variasi Karet

Ban dan Polistirena 66

11 Foto Pengujian Penyerapan Air Campuran Aspal Dengan

Variasi Karet Ban dan Polistirena 67

12 Foto Pengujian Kuat Tekan Campuran Aspal Dengan Variasi

Karet Ban dan Polistirena 68

13 Foto Bahan-Bahan Penelitian 69

14 Foto Peralatan Penelitian 70

(17)

DAFTAR ISTILAH

ASTM : American Standart for Testing and Material

Bilangan gelombang : Banyaknya gelombang per centimeter (cahaya) digunakan dalam spektroskopi inframerah, kuantitas ini berbanding lurus dengan energi radiasi.

Campuran Aspal : Campuran antara aspal dengan agregat pasir halus

DCP : Dikumil Peroksida

DTA : Differential Thermal Analysis, merupakan alat untuk mengidentifikasi sifat termal dari suatu senyawa.

DVB : Divenil Benzena

FT-IR : Fourier Transform Infra Red, merupakan alat untuk mengidentifikasi gugus fungsi dari suatu senyawa. MPa : Satuan kekuatan tekan dalam satuan Mega Pascal. Phr : Part perhundred (bagian perseratus)

PMA : Polimer Modifikasi Aspal

SEM : Scanning Electron Microscopy, merupakan alat untuk mengidentifikasi permukaan dari suatu senyawa.

SNI : Standar Nasional Indonesia

Tg : Suhu transisi gelas dalam satuan oC. Tm : Suhu dekomposisi dalam satuan oC.

Referensi

Dokumen terkait

P SURABAYA 03-05-1977 III/b DOKTER SPESIALIS JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH RSUD Dr.. DEDI SUSILA, Sp.An.KMN L SURABAYA 20-03-1977 III/b ANESTESIOLOGI DAN

Tidak ada penyedia yang meminta penjelasan terhadap dokumen pengadaan paket pekerjaan Pengadaan Makan Jaga Kawal (Ulp Non Organik/Jaga Fungsi) Polsek Jajaran

Tujuannya adalah untuk mempromosikan Monster Gym ke masyarakat luas serta membuat user yang mengunjungi website ini menjadi tertarik untuk bergabung menjadi member Monster Gym.

Paket pengadaan ini terbuka untuk penyedia barang/jasa yang memenuhi persyaratan kualifikasi usaha kecil, peserta harus memiliki surat izin untuk menjalankan

Program ini dibuat dengan tujuan untuk membuat rancangan website e-learning menggunakan CMS Moodle, yang diharapkan dapat membantu peserta didik untuk belajar tanpa dibatasi ruang

Berdasarkan Berita Acara Hasil Pelelangan Nomor : BA/17/I/2015/ULP, tanggal 22 Januari 2015, sehubungan dengan pengadaan pekerjaan tersebut di atas, kami Unit

Berdasarkan tinjauan dari peta geologi, peta jenis tanah, peta abrasi, peta DAS, dan peta tata guna lahan dalam RTRW Kabupaten Demak tahun 2011-2031 maka pembuatan

Kanker paru merupakan keganasan pada jaringan paru (price, patofisiologi, 1995) Jadi dari beberapa pengertian di atas dapat disimpilkan kanker paru