• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Serapan Anggaran Skpd Di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2014-2015 Dengan Silpa Sebagai Variabel Moderating

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Serapan Anggaran Skpd Di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2014-2015 Dengan Silpa Sebagai Variabel Moderating"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran 1. Populasi Penelitian

NO NAMA SKPD POPULASI SAMPEL

A DINAS

1. Dinas Pendidikan 2 2

2. Dinas Kesehatan 2 2

3. Dinas Bina Marga 2 2

4. Dinas Penataan Ruang dan Permukiman 2 2

5. Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air 2 2

6. Dinas Perhubungan 2 2

7. Dinas Kesejahteraan dan Sosial 2 2

8. Dinas Tenaga Kerja 2 2

9. Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah 2 2

10. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata 2 2

11. Dinas Pemuda dan Olah Raga 2 2

12. Dinas Pendapatan 2 2

13. Dinas Komunikasi dan Informatika 2 2

14. Dinas Pertanian 2 2

15. Dinas Perkebunan 2 2

16. Dinas Peternakan dan Kes. Hewan 2 2

17. Dinas Kehutanan 2 2

18. Dinas Pertambangan dan Energi 2 2

19. Dinas Kelautan dan Perikanan 2 2

20. Dinas Perindustrian dan Perdagangan 2 2

B BADAN

1. Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi 2 2

2. Badanm Lingkungan Hidup 2 2

3. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 2 2

4. Badan Penanaman Modal dan Promosi 2 2

5. Badan Kesatuan Bangsa 2 2

6. Badan Penanggulangan Bencana 2 2

7. Badan Penelitian dan Pengembangan 2 2

8. Badan Pendidikan dan Pelatihan 2 2

9. Badan Kepegawaian Daerah 2 2

10. Badan Pelayanan dan Perizinan Terpadu 2 2

11. Badan Ketahanan Pangan 2 2

12. Badan Koordinasi Pertanian, Perikanan dan Kelautan 2 2

13. Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemdes 2 2

C SEKRETARIAT

1. Sekretariat DPRD 2 2

2. Sekretariat Daerah 2 2

3. Sekretariat Korpri 2 2

4. Kapala Daerah dan Wakil 2 2

5. DPRD 2 2

6. Inpektorat Provinsi 2 2

D KANTOR

1. Kantor Penyiaran Indonesia 2 2

2. Kantor Satpol PP 2 2

3. Kantor Perwakilan Jakarta 2 2

(2)

1. Rumah Sakit Jiwa 2 2

2. Rumah Sakit Haji 2 2

TOTAL 88 88

(3)

Lampiran 2.

KUESIONER PENELITIAN

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SERAPAN

ANGGARAN SKPD DI PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN

2014-2015 DENGAN SILPA SEBAGAI VARIABEL MODERATING

I.

Data Responden

Nama SKPD

: ...

Nama Responden

: ... *

Petunjuk

: Berikan tanda check list (

√) untuk jawaban pilihan

yang Bapak/Ibu anggap paling tepat.

1.

Jenis Kelamin

:

Laki-laki

Perempuan

2.

Jabatan

:

Kepala SKPD

Kasubbag Keuangan

3.

Pendidikan

:

SLTA

Diploma

Sarjana

Pascasarjana

4.

Latar Belakang Pendidikan :

Akuntansi

Manjemen

Hukum

Pertanian

Ilmu Sosial

Lainnya ... **

II.

Petunjuk Pengisian

1.

Isilah sejumlah pernyataan dibawah ini dengan teliti tanpa ada yang

terlewatkan

(4)

3.

Pilihan jawaban yang tersedia adalah :

STS = Apabila anda merasa Sangat Tidak Setuju

TS = Apabila anda merasa Tidak Setuju

N

= Apabila anda merasa Netral

S

= Apabila anda merasa Setuju

SS = Apabila anda merasa Sangat Setuju

I.

SERAPAN ANGGARAN

NO PERNYATAAN STS TS N S SS

Realisasi Anggaran

1. Seluruh program/kegiatan yang di

rencanakan terealisasi seluruhnya

2. Program/kegiatan yang diajukan sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Laporan Belanja Pemda

3. Penyampaian Laporan Pertanggung

jawaban belanja dilakukan tepat waktu. 4. PPK SKPD menyusun laporan realisasi

anggaran SKPD dan menyampaikannya kepada Pengguna Angaran

5. Laporan Keuangan disusun sesuai

Peraturan Pemerintah tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (PP No.71 tahun 2010)

II. REGULASI KEUANGAN DAERAH

NO PERNYATAAN STS TS N S SS

Pemahaman Pengguna Anggaran

1. SKPD tahu dan paham terhadap

Permendagri No. 20 tahun 2011 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah. Mempelajari Regulasi

2. Para pegawai yang terlibat dalam penyusunan APBD tahu dan paham kebijakan/peraturan yang mengatur tentang pedoman penyusunan APBD.

3. Para pegawai telah bekerja sesuai dengan arahan dan petunjuk pimpinanan dalam penyusunan dan pengelolaan APBD

Kepatuhan Terhadap Regulasi

(5)

5. Penyampaian perubahan regulasi tentang keuangan daerah terus dilakukan oleh Tim Anggaran Daerah.

6. Setiap Regulasi tentang keuangan daerah langsung di implementasikan oleh SKPD.

III POLITIK ANGGARAN

NO PERNYATAAN STS TS N S SS

Pengalokasian Anggaran

1. Sebelum Mengusulkan anggaran terlebih dahulu dilakukan perencanaan terhadap program/kegiatan.

2. Anggaran yang diusulkan oleh Pengguna Anggaran sesuai dengan Prioritas

Asas Kebutuhan

3. Anggaran yang di usulkan oleh Penggunan Anggaran disesuai dengan Asas kebutuhan SKPD.

Asas Keadilan

4. Anggaran yang disusun oleh Pengguna Anggaran berdasarkan asas keadilan.

IV PROSES PENGADAAN BARANG DAN JASA

NO PERNYATAAN STS TS N S SS

Perencanaan

1. Proses pengadaan barang dan jasa telah di umumkan di LPSE.

2. Dokumen proses pengadaan barang dan jasa telah dilakukan pada awal tahun anggaran berjalan.

Pelaksanaan

3. Jadwal pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dimulai tepat waktu sesuai rencana kegiatan SKPD

4. Pengadaan barang dan jasa dilaksanakan di awal tahun anggaran.

Monitoring

5. Seluruh pengadaan dilakukan monitoring Pelaporan

6. Pengadaan Barang dan Jasa dilaporkan tepat waktu oleh panitia pejabat pengadaan.

(6)

NO PERNYATAAN STS TS N S SS Affective commitment

1. Kepala SKPD bertanggung jawab sebagai Pengguna Anggaran

2. Kepala SKPD mengetahui permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan APBD Continuance commitment

3. Kepala SKPD berusaha mencapai target kinerja yang telah disepakati bersama kepala daerah.

4. Kepala SKPD tetap bertahan menjadi pengguna anggaran jika target kinerja tidak dapat dicapai.

Normative commitment

5. Adanya evaluasi atas pelaksanaan program dan kegiatan

6. Adanya reward yang diberikan kepada SKPD yang mencapai target kinerja

VI SISA LEBIH PERHITUNGAN ANGGARAN (SILPA)

NO PERNYATAAN STS TS N S SS

Sisa Anggaran Tahun Lalu

1. Terdapat sisa anggaran pada tahun 2014-2015.

Jumlah anggaran yang terealisasi

2. Anggaran yang terealisasi sesuai dengan target kinerja

Sebagai dana cadangan

3. Sisa anggaran tahun lalu (Silpa) dapat digunakan untuk membiayai kegiatan tahun yang akan datang.

(7)

Lampiran 3 : Perkembangan Penyerapan Anggaran Pendapatan yang Belanja Daerah SKPD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tahun 2014-2015

No SKPD Tahun 2014 Tahun 2015

Anggaran Realisasi %

Serapan

Anggaran Realisasi %

Serapan

A. DINAS

1 Dinas Pendidikan 201.822.500.400 160.403.618.948 79 166.575.278.437 122.373.732.766 73

2 Dinas Kesehatan 289.520.840.110 233.833.214.295 80 223.633.669.000 193.421.113.928 86

3 Dinas Bina marga 1.133.665.327.085 913.303.602.937 80 907.734.896.496 853.762.669.770 94

4 Dinas Penataan Ruang dan Permukiman

159.754.034.000 142.047.603.397 88 123.384.810.443 119.006.389.732 96

5 Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air

156.097.332.767 140.026.835.663 89 208.344.834.868 171.012.868.107 82

6 Dinas perhubungan 87.041.076.200 60.793.493.980 69 89.381.988.700 82.018.052.752 91

7 Dinas Kesejahteran dan Sosial

96.039.145.000 85.502.882.051 89 79.018.230.078 75.880.393.198 96

8 Dinas Tenaga Kerja 37.725.272.000 32.577.509.823 86 32.906.624.850 30.879.816.399 93

9 Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah

32.488.114.000 28.852.741.353 88 41.858.653.209 39.380.745.570 94

10 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

40.829.154.870 36.139.605.202 88 40.745.072.794 35.945.764.213 88

11 Dinas Pemuda dan Olahraga 68.391.412.400 57.932.437.781 84 55.049.785.200 50.013.655.258 90

12 Dinas Pendapatan 4.368.838.339.028 3.795.492.386.366 86 347.474.670.729 320.585.229.232 92

13 Dinas Komunikasi dan Informatika

43.910.822.022 38.563.291.357 87 34.323.661.026 30.428.167.608 88

14 Dinas Pertanian 150.248.384.277 132.896.583.166 88 129.857.145.509 113.438.881.721 87

15 Dinas Perkebunan 32.361.607.365 30.325.563.182 93 36.109.057.926 31.767.509.415 88

16 Dinas Peternakan dan Kes.Hewan

30.093.069.200 28.107.869.964 93 30.594.988.490 24.701.982.463 80

(8)

18 Dinas Pertambangan dan Energi

23.944.155.220 21.871.041.294 91 27.048.175.000 25.321.876.403 93

19 Dinas Kelautan dan Perikanan

76.383.710.919 70.005.606.115 91 57.742.718.457 43.364.396.295 75

20 Dinas Perindustrian dan Perdagangan

40.920.354.400 31.365.505.868 76 47.790.293.000 40.025.212.981 83

B BADAN

1 Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi

55.748.717.313 50.804.773.682 91 28.500.529.550 24.346.607.125 85

2 Badan Lingkungan Hidup 31.439.843.262 28.251.854.033 89 25.801.913.064 23.015.420.122 89

3 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

28.053.885.700 24.674.341.241 87 27.132.037.700 25.105.229.859 92

4 Badan Penanaman Modal dan Promosi

18.419.583.891 13.970.887.557 75 14.702.395.891 12.183.032.071 83

5 Badan Kesatuan Bangsa 20.498.996.257 19.468.195.616 94 17.117.121.000 15.517.382.204 90

6 Badan Penanggulangan Bencana

15.264.928.590 10.079.535.068 66 15.791.073.640 10.809.519.502 68

7 Badan Penelitian dan Pengembangan

13.723.919.600 11.589.889.452 84 10.641.041.625 9.839.047.211 92

8 Badan Pendidikan dan Pelatihan

18.548.124.758 16.801.257.737 90 20.638.154.876 18.101.404.634 88

9 Badan Kepegawaian Daerah 20.134.408.885 16.947.854.119 84 15.534.328.743 11.606.692.163 75

10 Badan Pelayanan Perizinan Terpadu

16.192.985.625 13.722.677.919 84 13.316.779.949 12.004.635.063 87

11 Badan Ketahanan Pangan 25.615.938.129 24.776.764.602 96 34.731.418.700 30.870.737.684 89

12 Badan Koordinasi Pertanian, Perikanan dan Kehutanan

26.856.227.650 23.789.503.118 88 26.308.887.663 22.417.725.702 85

13 Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemdes

16.072.229.600 14.329.529.976 89 13.352.836.600 11.948.174.949 89

(9)

1 Sekretariat DPRD 94.925.489.925 75.025.088.011 79 88.134.232.077 75.922.284.775 86

2 Sekretariat Daerah 252.488.967.179 196.894.994.986 77 204.110.391.410 170.458.932.565 83

3 Kepala Daerah dan Wakil 7.795.165.100 4.632.933.922 59 7.797.746.264 4.715.879.870 60

4 DPRD 37.603.132.000 36.591.108.691 97 36.406.426.040 35.656.728.953 98

5 Sekretariat Korpri 5.279.215.200 4.751.395.832 90 5.019.303.258 3.974.046.511 79

6 Inpektorat Provinsi 38.428.209.500 31.787.121.831 82 34.361.911.250 30.692.410.297 89

D KANTOR

1 Kantor Penyiaran Indonesia 7.978.170.676 6.997.432.361 87 6.338.462.630 5.630.725.458 89

2 Kantor Satpo PP 14.098.535.163 11.776.138.218 83 16.391.670.000 14.865.779.995 90

3 Kantor Perwakilan Jakarta 18.122.815.652 15.314.958.083 84 15.585.631.540 13.900.986.358 87

E BLU

1 Rumah Sakit Jiwa 28.157.410.841 23.566.621.643 83 35.212.760.139 33.792.856.305 96

2 Rumah Sakit Haji 58.901.361.299 53.395.369.806 90 78.761.033.016 71.181.294.032 90

(10)

Lampiran 4 : Jadwal Peneltian

No Uraian Oktober November Desember Januari

I II III IV I II III IV I II III IV I II III 1. Penulisan Proposal

2. Seminar Proposal 3. Perbaikan Proposal 4. Penyebaran Kuesioner 5. Pengolahan Data

6. Bimbingan Hasil Penelitian 7. Perbaikan Tesis

8. Seminar Hasil Tesis

(11)

Lampiran 5 : Tabulasi Responden

No

Res

pon

den

Serapan

Anggaran

Regulasi

Keuangan

Daerah

Politik

Anggaran

Proses

Pengadaan

Barang dan Jasa

Komitmen

Organisasi

Sisa Lebih

Perhitung

an

Anggaran

(SILPA)

(12)
(13)
(14)
(15)

Lampiran 6 : Statistik Deskriptif

Descriptive Statistics

N Range Minimum Maximum Sum Mean

Std. Deviation

Variance Skewness

Kurtosis Statistic Statisti

c

Statistic Statistic Statisti c

Statisti c

Std. Error

Statistic Statistic Statistic Std. Error

Statistic

Serapan Anggaran 88 13 12 25 1874 21,295 0,350 3,288 10,808 -0,969 0,257 0,880

Regulasi Keuangan

Daerah 88 14 16 30 2240 25,455 0,398 3,729 13,906 -0,489 0,257 -0,091

Politik Anggaran 88 6 14 20 1514 17,205 0,187 1,750 3,061 0,206 0,257 -0,859

Proses Pengadaan

Barang dan Jasa 88 14 30 2122 24,114 0,425 3,984 15,872 -0,838 0,257 0,183

Komitmen Organisasi 88 12 18 30 2252 25,591 0,348 3,261 10,635 -0,594 0,257 0,058

Sisa Lebih

Perhitungan Anggaran (SILPA)

88 9 6 15 1016 11,545 0,228 2,138 4,573 -0,598 0,257 0,158

(16)

Correlations

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

(17)

Lampiran 7 : Uji Validitas Data

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

0,523 0,611 0,799 0,655 1,000 0,684 0,875

(18)

Correlations

** Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). * Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

(19)

0,782 1,000 0,307 0,306 (0,056) 0,388 0,678

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

Correlations

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini menjelaskan bahwa variabel dependen (kinerja SKPD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara) mampu dijelaskan oleh variabel independen (umpan balik anggaran) sebesar 8,8%

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi SAP berbasis akrual dengan komitmen SKPD sebagai variabel moderating pada

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi SAP berbasis akrual dengan komitmen SKPD sebagai variabel moderating pada

Norfaliza (2015) melakukan penelitian dengan judul Analisis Faktor Kesiapan Pemerintah dalam Menerapkan Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual (Studi Kasus pada SKPD

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA), Perubahan Anggaran, Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan Dana

SiLPA tahun anggaran sebelumnya mencakup pelampauan penerimaan PAD, pelampauan penerimaan dana perimbangan, pelampauan penerimaan lain-lain pendapatan daerah yang sah,

5.5.5 Peranan Waktu Penetapan Anggaran dalam memoderasi hubungan antara Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran, Perubahan Anggaran, Pendapatan Asli Daerah dan Dana

Pengaruh Dana Alokasi Umum, Pendapatan Asli Daerah, Sisa Labih Pembiayaan Anggaran dan Luas Wilayah terhadap Belanja Modal.. Pengaruh Alokasi Belanja Murni dan