ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK
ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK
PADA LANJUT USIA USIA 74 TAHUN
PADA LANJUT USIA USIA 74 TAHUN
DENGAN DERMATITIS DI PANTI SOSIAL
DENGAN DERMATITIS DI PANTI SOSIAL
TRESNA WERDHA BUDI MULIA 4
TRESNA WERDHA BUDI MULIA 4
JAKARTA SELATAN
JAKARTA SELATAN
Oleh : AI ROSIDAH
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
A. DERMATITIS
A. DERMATITIS
1. PENGERTIAN
1. PENGERTIAN
•
•
Dermatitis kontak adalah suatu reaksi inflamasi
Dermatitis kon
tak adalah suatu reaksi inflamasi kluit
kluit
terhadap prepar
terhadap preparat fisik, kimia,
at fisik, kimia, atau biologi. Reaksi
atau biologi. Reaksi
tersebut k
tersebut kemungkinan merupakan tipe
emungkinan merupakan tipe iritan primer
iritan primer
atau mungkin alergi (dermatitis kontak alergi).
atau mungkin alergi (dermatitis kontak alergi).
•
•
Corwin (2009) menyatakan dermatitis kontak adalah
Corwin (2009) menyatakan dermatitis kontak adalah
peradangan kulit akut atau kronik akibat terpajan iritan
peradangan kulit akut atau kronik akibat terpajan iritan
(dermatitis iritan) atau allergen (dermatitis
(dermatitis iritan) atau allergen (dermatitis alergik).
alergik).
•
•
Menurut Delf (2000) dermatitis kont
Menurut Delf
(2000) dermatitis kontak merupakan
ak merupakan
suatu gangguan yang sering ditemukan yang
suatu gangguan yang sering ditemukan yang
mempunyai manifestasi yang berbeda-beda, tetapi
mempunyai manifestasi yang berbeda-beda, tetapi
biasanya ditemukan seperti kemerahan pada kulit,
biasanya ditemukan seperti kemerahan pada kulit,
gatal, dan mengeluarkan cairan.
2. KLASIFIKASI
2. KLASIFIKASI
•
•
Dermatitis kontak iritan adalah kulit berkontak
Dermatitis kontak iritan adalah kulit berkontak
dengan zat iritan dalam waktu dan konsentrasi
dengan zat iritan dalam waktu dan konsentrasi
cukup. Paparan ualang akan menyebabkan proses
cukup. Paparan ualang akan menyebabkan proses
menjadi kronik dan kulit menebal. Gejala klinis
menjadi kronik dan kulit menebal. Gejala klinis
dipengaruhi keadaan kulit pada waktu kontak
dipengaruhi keadaan kulit pada waktu kontak
antara lain factor kelembabab, paparan dengan
antara lain factor kelembabab, paparan dengan
air panas dan dingin, tekanan atau gesekan.
air panas dan dingin, tekanan atau gesekan.
•
•
Dermatitis
Dermatiti
s kont
kontak
ak alergik
alergik adalah
adalah terjadi
terjadi akibat
akibat
reaksi
reaksi hipersensitivi
hipersensitivitas.
tas. Lokalisasi
Lokalisasi daerah
daerah
terpapar
3. ETIOLOGI
3. ETIOLOGI
•
•
Dermatitis kontak iritan
Dermatitis kontak iritan
Penyebab munculnya dermatitis kontak iritan
Penyebab munculnya dermatitis kontak iritan
adalah bahan yang bersifat iritan, misalnya bahan
adalah bahan yang bersifat iritan, misalnya bahan
pelarut, deterjen, minyak pelumas. Faktor
pelarut, deterjen, minyak pelumas. Faktor
individu juga berpengaruh pada dermatitis kontak
individu juga berpengaruh pada dermatitis kontak
iritan, misalnya perbedaan ketebalan kulit
iritan, misalnya perbedaan ketebalan kulit
diberbagai tempat yang menyebabkan perbedaan
diberbagai tempat yang menyebabkan perbedaan
permeabilitas seperti usia, ras (kulit hitam lebih
permeabilitas seperti usia, ras (kulit hitam lebih
tahan dari pada
3. ETIOLOGI
3. ETIOLOGI
•
•
Dermatitis kontak alergi
Dermatitis kontak alergi
Dermatitis kontak alergi disebabkan karena kulit
Dermatitis kontak alergi disebabkan karena kulit
terpapar oleh bahan-bahan tertentu, misalnya
terpapar oleh bahan-bahan tertentu, misalnya
allergen.
allergen. Hapten
Hapten merupakan
merupakan allergen
allergen yang
yang tidak
tidak
lengkap (antigen), contohnya formaldehid dan ion
lengkap (antigen), contohnya formaldehid dan ion
nikel.
nikel. Contoh
Contoh allergen
allergen yaitu
yaitu lanolin
lanolin sumeber all
sumeber allergen
ergen
lotion, pelembab,kosmetik dan sabun.
5. TANDA DAN GEJALA
5. TANDA DAN GEJALA
Pada umumnya dermatitis kontak iritan mempunyai ruam kulit
Pada umumnya dermatitis kontak iritan mempunyai ruam kulit
yang bersifat monomorf dan
yang bersifat monomorf dan berbatas lebih tegas dibandingkan
berbatas lebih tegas dibandingkan
dermatitis kontak alergik.
dermatitis kontak alergik.
•
•
Fase akut
Fase akut
Pada fase ini kulit mengalami kelainan umunya muncul 24-48
Pada fase ini kulit mengalami kelainan umunya muncul 24-48
jam setelah
jam setelah terjadinya
terjadinya kontak den
kontak dengan bahan
gan bahan penyebab.
penyebab. Derajat
Derajat
yang ditimbulkan ada yang ringan ada pula yang berat. Derajat
yang ditimbulkan ada yang ringan ada pula yang berat. Derajat
ringan hanya berupa eritema dan edema sedangkan pada yang
ringan hanya berupa eritema dan edema sedangkan pada yang
berat selain eritema dan edema disertai pula
berat selain eritema dan edema disertai pula vesikel yang bila
vesikel yang bila
pecah terjadi erosi
pecah terjadi erosi dan eksudasi. Keluhan subyektif berupa
dan eksudasi. Keluhan subyektif berupa
gatal
TANDA DAN GEJALA
TANDA DAN GEJALA
•
•
Fase subakut
Fase subakut
Fase subakut kulit akan terlihat eritema,
Fase subakut kulit akan terlihat eritema,
edema ringan, vesikula, krusta, dan
edema ringan, vesikula, krusta, dan
pembentukan papul-papul
pembentukan papul-papul
•
•
Fase kronis
Fase kronis
Fase ini merupakan kelanjutan dari fase akut.
Fase ini merupakan kelanjutan dari fase akut.
Lesi cenderung simetris, batasnya kabur,
Lesi cenderung simetris, batasnya kabur,
terlihat bekas garukan berupa erosi, krusta
terlihat bekas garukan berupa erosi, krusta
serta eritema ringan.
6. PENATALAKSANAAN
6. PENATALAKSANAAN
•
•
Tes Tempel Terbuka
Tes Tempel Terbuka
Pada uji terbuka bahan yang dicurigai ditempelkan pada
Pada uji terbuka bahan yang dicurigai ditempelkan pada
daerah belakang telinga karena daerah tersebut sukar
daerah belakang telinga karena daerah tersebut sukar
dihapus selama 24 jam. Setelah itu dibaca dan dievaluasi
dihapus selama 24 jam. Setelah itu dibaca dan dievaluasi
hasilnya. Indikasi uji tempel terbuka adalah alergen yang
hasilnya. Indikasi uji tempel terbuka adalah alergen yang
menguap.
menguap.
•
•
Tes Tempel Tertutup
Tes Tempel Tertutup
Uji tertutup diperlukan Unit Uji Tempel yang berbentuk
Uji tertutup diperlukan Unit Uji Tempel yang berbentuk
semacam plester pada bagian tengahnya terdapat lokasi
semacam plester pada bagian tengahnya terdapat lokasi
dimana bahan tersebut diletakkan bahan yang dicurigai
dimana bahan tersebut diletakkan bahan yang dicurigai
ditempelkan dipunggung atau lengan atas penderita
ditempelkan dipunggung atau lengan atas penderita
selama 48 jam setelah itu hasilnya dievaluasi
•
•
Tes tempel dengan Sinar
Tes tempel dengan Sinar
Uji tempel sinar dilakukan untuk bahan-bahan yang bersifat sebagai
Uji tempel sinar dilakukan untuk bahan-bahan yang bersifat sebagai
fotosensitisir yaitu bahan-bahan yang bersifat sebagai fotosensitisir
fotosensitisir yaitu bahan-bahan yang bersifat sebagai fotosensitisir
yaitu bahan yang dengan sinar ultra violet baru akan bersifat
yaitu bahan yang dengan sinar ultra violet baru akan bersifat
sebagai alergen.
sebagai alergen.
Tehnik sama dengan uji tempel tertutup, hanya dilakukan secara
Tehnik sama dengan uji tempel tertutup, hanya dilakukan secara
duplo. Dua baris dimana satu baris bersifat sebagai kontrol. Setelah
duplo. Dua baris dimana satu baris bersifat sebagai kontrol. Setelah
24 jam ditempelkan pada kulit salah satu baris dibuka dan disinari
24 jam ditempelkan pada kulit salah satu baris dibuka dan disinari
dengan sinar ultraviolet dan 24 jam berikutnya dievaluasi hasilnya.
dengan sinar ultraviolet dan 24 jam berikutnya dievaluasi hasilnya.
Untuk menghindari efek daripada sinar, maka punggung atau bahan
Untuk menghindari efek daripada sinar, maka punggung atau bahan
test tersebut dilindungi dengan secarik kain hitam atau plester
test tersebut dilindungi dengan secarik kain hitam atau plester
hitam agar sinar tidak bisa menembus bahan tersebut.
hitam agar sinar tidak bisa menembus bahan tersebut.
Untuk dapat melaksanakan uji tempel ini sebaiknya penderita
Untuk dapat melaksanakan uji tempel ini sebaiknya penderita
sudah dalam keadaan tenang penyakitnya, karena bila masih dalam
sudah dalam keadaan tenang penyakitnya, karena bila masih dalam
keadaan akut kemungkinan salah satu bahan uji tempel merupakan
keadaan akut kemungkinan salah satu bahan uji tempel merupakan
penyebab dermatitis sehingga akan menjadi lebih berat.
A. PENGKAJIAN
A. PENGKAJIAN
A.
A. IDENTI
IDENTIT
TAS KL
AS KLIEN
IEN
•
•
Nama
Nama
:
: Ny
Ny.R
.R
••
TTL
TTL
:Purwakarta,
:Purwakarta, T
Tahun
ahun 1938
1938
••
J.K
J.K
:
: Perempuan
Perempuan
••
Suku
Suku
:
: Jawa
Jawa
••
Agama :
Agama
: Islam
Islam
••
Alamat :
Alamat
: Jalan
Jalan Margaguna
Margaguna Panti
Panti Sosial
Sosial T
Tresna
resna
Werdha
Werdha
•
•
Pendidikan terakhir : SD
Pendidikan terakhir : SD
••
Status perkawinan : Cerai
Status perkawinan : Cerai
•B. KEBIASAAN SEHARI-HARI
B. KEBIASAAN SEHARI-HARI
Tidak berolahraga semenjak kakinya sudah tidak kuat
Tidak berolahraga semenjak kakinya sudah tidak kuat
Tidak merokok
Tidak merokok
Tidak konsumsi alkohol
Tidak konsumsi alkohol
Tidak pernah kkonsumsi NAPZA
Tidak pernah
onsumsi NAPZA
Mandi sekarang 2x sehari, setiap pagi
Mandi sekarang 2x sehari, setiap pagi
ba’da
ba’da
subuh dan
subuh dan
sore hari dibantu oleh pramu sosial
sore hari dibantu oleh pramu sosial
Oral hygiene dilakukan dengan menyikat gigi (odol dan
Oral hygiene dilakukan dengan menyikat gigi (odol dan
sikat gigi tersedia, 2x sehari, setiap mandi
sikat gigi tersedia, 2x sehari, setiap mandi
Kebersihan kuku bergantung pd org lain
Kebersihan kuku bergantung pd org lain
Tidur malam 7-8 jam
Tidur malam 7-8 jam
C. STATUS KESEHATAN KLIEN SAAT INI
C. STATUS KESEHATAN KLIEN SAAT INI
Keluhan utama
Keluhan utama
kedua
kedua telapak
telapak tangan
tangan klien
klien gatal-gatal
gatal-gatal
Pengetahuan klien tentang masalah kesehatan yang
Pengetahuan klien tentang masalah kesehatan yang dialaminya
dialaminya
masih kurang
masih kurang
Saat ini klien
Saat ini
klien sedang
sedang mengon
mengonsumsi ob
sumsi obat gatal
at gatal
Tidak ada alergi, baik trhdp obat, zat kontak, lingkungan
Tidak ada alergi, baik trhdp obat, zat kontak, lingkungan
Pemenuhan nutrisi
Pemenuha
n nutrisi klien sangat bergantung pd jatah
klien sangat bergantung pd jatah
pembagian makanan dr panti dan seluruh WBS disamakan
pembagian makanan dr panti dan seluruh WBS disamakan
konsumsinya.
D. RIWAYAT KESEHATAN MASA LALU
D. RIWAYAT KESEHATAN MASA LALU
•
•
Trauma (-), riwayat operasi (-), riwayat obsetri
Trauma (-), riwayat operasi (-), riwayat obsetri
(P1A0)
(P1A0)
E. GENOGRAM
E. GENOGRAM
Klien Klien 74 Thn 74 ThnF. TANDA-TANDA VITAL
F. TANDA-TANDA VITAL
•
•
Temperatur : 36.8 (pengukuran aksilla)
Temperatur : 36.8 (pengukuran aksilla)
•
•
Respirasi : 17x/menit, dalam, spontan, penggunaan otot bantu nafas (-)
Respirasi : 17x/menit, dalam, spontan, penggunaan otot bantu nafas (-)
•
•
Nadi : 88x/menit, teraba kuat, reguler
Nadi :
88x/menit, teraba kuat, reguler
•
•
Tekanan darah
T
ekanan darah :
: tidak ada tanda
tidak ada tanda hipotens
hipotensi i ortostatik
ortostatik
–
– TD duduk : 130/80 mmHgTD duduk : 130/80 mmHg –
– TD berbaring : 130/80 mmHgTD berbaring : 130/80 mmHg –
– Posisi berdiri : 130/80 mmHgPosisi berdiri : 130/80 mmHg –
– Perbedaan posisi sistolik : 10 mmHgPerbedaan posisi sistolik : 10 mmHg –
– Perbedaan posisi diastolik : tidak adaPerbedaan posisi diastolik : tidak ada
•
•
Pengkajian nyeri, metode PQRST
Pengkajian nyeri, metode PQRST
klien tidak
klien tidak merasak
merasakan
an nyeri pada
nyeri pada
anggota badan
G. KEADAAN UMUM
G. KEADAAN UMUM
• •Kelelahan (-)
Kelelahan (-)
• •Perubahan BB (-)
Perubahan BB (-)
••
Perubahan nafsu makan (-)
Perubahan nafsu makan (-)
••
Demam (-)
Demam (-)
••
Keringat di malam
Kering
at di malam hari (-)
hari (-)
••
Kesulitan tidur (-)
Kesulitan tidur (-)
•H. KEMAMPUAN MELAKUKAN AKTIVITAS HARIAN (ACTIVITY DAILY LIVING/ADL) H. KEMAMPUAN MELAKUKAN AKTIVITAS HARIAN (ACTIVITY DAILY LIVING/ADL)
DENGAN BARTHEL INDEKS DENGAN BARTHEL INDEKS
No Action
No Action TidakTidak
mampu mampu melakuka melakuka n sendiri n sendiri Bantua Bantua n tinggi n tinggi Bantuan Bantuan sedang sedang Bantuan Bantuan minimal minimal Mandiri Mandiri 1
1 Makan Makan (jika (jika makan makan perlu perlu dipotong dipotong = = perlu perlu bantuan) bantuan) 0 0 2 2 5 5 8 8 1010 2
2 Bergerak/ berpindah dari kursi roda ke tempat tidur dan kembali (termasukBergerak/ berpindah dari kursi roda ke tempat tidur dan kembali (termasuk duduk di tempat tidur)
duduk di tempat tidur)
0
0 3 3 8 8 12 12 1515
3
3 Kebersihan diri (mencuci muka, menyisir rambut, mencukur, dan memberihkanKebersihan diri (mencuci muka, menyisir rambut, mencukur, dan memberihkan gigi)
gigi)
0
0 1 1 3 3 4 4 55
4
4 Masuk dan keluar toilet (memegang pakaian, mengusap, membersihkan,Masuk dan keluar toilet (memegang pakaian, mengusap, membersihkan, menyiram)
menyiram)
0
0 2 2 5 5 8 8 1010
5
5 Mandi Mandi sendiri sendiri 0 0 1 1 3 3 4 4 55
6
6 Berjalan Berjalan (jika (jika tidak tidak mampu mampu jalan, jalan, mampu mampu menggunakan menggunakan kursi kursi roda) roda) 0 0 1 1 3 3 4 4 55 7
7 Naik Naik dan dan turun turun tangga tangga 0 0 2 2 5 5 8 8 1010 8
8 Memakai Memakai baju baju (termasuk (termasuk mengikat mengikat tali tali sepatu, sepatu, mengencangkan mengencangkan bau/aksesoris) bau/aksesoris) 0 0 2 2 5 5 8 8 1010 9
9 Mengontrol Mengontrol buang buang air air besar besar 0 0 2 2 5 5 8 8 1010 10
10 Mengontrol Mengontrol buang buang air air kecil kecil 0 0 2 2 5 5 8 8 1010 Total nilai dan interpretas
I. PEMERIKSAAN FISIK
I. PEMERIKSAAN FISIK
•
•
Kulit
Kulit
tampak ada
tampak ada kemer
kemerahan karena garukkan di leher
ahan karena garukkan di leher
belakang dan lengan, memar (-), rambut putih, kuku tidak
belakang dan lengan, memar (-), rambut putih, kuku tidak
terlalu jernih dan
terlalu jernih dan mudah patah, proses penyembuhan luka
mudah patah, proses penyembuhan luka
cepat
cepat
•
•
Hematopoetik
Hematopoetik
tidak ada masalah
tidak ada masalah
••
Kepala dan leher
Kepala dan leher
nyeri kepala (-), distensi vena jugular
nyeri kepala (-), distensi vena jugular (-)
(-)
••
Mata
Mata
klien masih bisa meliha
klien masih
bisa melihat jelas
t jelas barang-barang
barang-barang yang
yang
berada disekitar klien
berada disekitar klien
I. PEMERIKSAAN FISIK
I. PEMERIKSAAN FISIK
•
•
Telinga
Telinga
tidak ada
tidak ada masalah dalam
masalah dalam pendeng
pendengaran
aran
••
Hidung dan sinus
Hidung dan sinus
tidak ada masalah
tidak ada masalah
••
Mulut dan tenggorokkan
Mulut dan tenggorokkan
karies gigi (+),
karies gigi (+),
kemampuan mengunyah makanan (-),
kemampuan mengunyah makanan (-),
•
•
Pernafasan
Pernafasan
tidak ada keluhan dan masalah
tidak ada keluhan dan masalah
••
Cardovascular
Cardovascular
T
Tekanan darah norm
ekanan darah normal, Ca
al, Capillary
pillary
refill <3 detik, nadi normal 88 x/ menit, akral
refill <3 detik, nadi normal 88 x/ menit, akral
hangat, nyeri dada (-), palpitasi, nafas pendek (-),
hangat, nyeri dada (-), palpitasi, nafas pendek (-),
dispneau (-), paroxymal nokturnal dyspneau (-),
dispneau (-), paroxymal nokturnal dyspneau (-),
ortopneau (-), murmur (-), edema (-), S1 dan
ortopneau (-), murmur (-), edema (-), S1 dan S2
S2
terdengar
terdengar, cl
, claudication
audication (-) yaitu
(-) yaitu nyeri kepala,
nyeri kepala,
distensi vena jugular (-).
I. PEMERIKSAAN FISIK
I. PEMERIKSAAN FISIK
•
•
Gastrointestinal
Gastrointestinal
tidak ada masalah
tidak ada masalah
••
Perkemihan
Perkemihan
tidak ada masalah
tidak ada masalah
••
Organ reproduksi wanita
Organ reproduksi wanita
tidak ada masalah
tidak ada masalah
••
Muskuloskeletal
Muskuloskeletal
jari-jari kaki sulit digerakkan,
jari-jari kaki sulit digerakkan,
kekuatan kaki sudah menurun
kekuatan kaki sudah menurun
•
•
General nervous system
General nervous system
nyeri kepala (-),
nyeri kepala (-),
keseimbangan klien sedikit terganggu karena
keseimbangan klien sedikit terganggu karena
kehilangan pengelihatan, daya ingat menurun,
kehilangan pengelihatan, daya ingat menurun,
beberapa memori jangka pendek saat ini baik, memori
beberapa memori jangka pendek saat ini baik, memori
jangka panjang
jangka panjang klien sudah menurun.
klien sudah menurun.
•
•
Masalah endokrin
Masalah endokrin
berubahan warna rambut (putih),
berubahan warna rambut (putih),
selebihny
I. PEMERIKSAAN FISIK
I. PEMERIKSAAN FISIK
•
•
Psikososial
Psikososial
klien sedih
klien sedih apabila
apabila ditany
ditanyakan
akan
tentang
tentang kkeluarga
eluarga
•
•
Pemeriksaan fisik tambahan
Pemeriksaan fisik tambahan
pupil dilatasi,
pupil dilatasi,
sklera anikterik +/+, refleks patella (+/+),
sklera anikterik +/+, refleks patella (+/+),
refleks achilles (+/+), refleks tricep (+/+),
refleks achilles (+/+), refleks tricep (+/+),
refleks biceps (+/+), refleks babinski (+/+),
refleks biceps (+/+), refleks babinski (+/+),
refleks r
refleks radial (+/+),
adial (+/+), kkonjungtiva ananemis
onjungtiva ananemis
(+/+)
J. K
J. KOPING
OPING DALAM MENGH
DALAM MENGHADAPI
ADAPI
MASALAH
MASALAH
•
•
Klien merasa dirinya tidak pernah ada masalah
Klien merasa dirinya tidak pernah ada masalah
saat klien mengalami kesulitan dalam hidup
saat klien mengalami kesulitan dalam hidup
klien tidak pern
klien tidak pernah menggangapny
ah menggangapnya sebagai
a sebagai
masalah. Klien
masalah. Klien mempasrahk
mempasrahkan diri
an diri kkepada
epada
Allah
K. Stress saat ini
K. Stress saat ini
•
•
Klien tidak terlalu memperhatikan aktivitas
Klien tidak
terlalu memperhatikan aktivitas
kesehariannya
kesehariannya
•
•
Kebanyakan waktu dihabiskan untuk tidur-
Kebanyakan waktu dihabiskan untuk
tidur-tiduran
tiduran
•
•
Klien melakukan aktivitas standar saja, seperti,
Klien melakukan aktivitas standar saja, seperti,
makan, minum, mandi, tidur,
makan, minum, mandi, tidur,
L. Yesa
L. Yesavage Geriatric Depression Scale (vage Geriatric Depression Scale (Geriatric depression scale)Geriatric depression scale)
No
No Item Item Respon Respon Kesesuaian Kesesuaian SkorSkor 1
1 Apakah Apakah anda anda merasa merasa nyaman nyaman dalam dalam kehidupan kehidupan ini? ini? Tidak Tidak Ya Ya 00 2
2 Apakah Apakah anda anda mengalami mengalami perubahan perubahan dalam dalam melakukan melakukan aktivitas aktivitas dan dan hobi? hobi? YYa a Ya Ya 11 3
3 Apakah Apakah anda anda merasa merasa hidup hidup ini ini hampa? hampa? Ya Ya Ya Ya 11 4
4 Apakah Apakah anda anda sering sering merasa merasa bosan? bosan? YYa a Tidak Tidak 00 5
5 Apakah Apakah anda anda optimis optimis terhadap terhadap masa masa depan? depan? Tidak Tidak Tidak Tidak 11 6
6 Apakah Apakah anda anda takut takut sesuatu sesuatu yang yang buruk buruk terjadi? terjadi? YYa a Tidak Tidak 00 7
7 Apakah Apakah anda anda merasa merasa bahagia bahagia sepanjang sepanjang waktu? waktu? Tidak Tidak Ya Ya 00 8
8 Apakah Apakah anda anda sering sering merasa merasa sendirian? sendirian? YYa a Ya Ya 11 9
9 Apakah Apakah anda anda merasa merasa lebih lebih senang senang berada berada di di rumah rumah dr dr pd pd keluar keluar rmh rmh dan dan mengerjakanmengerjakan seseuatu?
seseuatu?
Ya
Ya Ya Ya 11 10
10 Apakah Apakah anda anda mempunyai mempunyai masalah masalah dengan dengan daya daya ingat? ingat? Ya Ya Ya Ya 11 11
11 Apakah Apakah anda anda merasa merasa senang senang dengan dengan kehidupan kehidupan saat saat ini? ini? Tidak Tidak Ya Ya 00 12
12 Apakah Apakah anda anda merasa merasa tidak tidak berharga? berharga? Ya Ya Ya Ya 00 13
13 Apakah Apakah anda anda saat saat ini ini bersemangbersemangat? at? Tidak Tidak Tidak Tidak 11 14
14 Apakah Apakah anda anda merasa merasa situasi situasi anda anda tidak tidak ada ada harapan? harapan? YYa a Ya Ya 11 15
M. Format pengkajian APGAR
M. Format pengkajian APGAR
No
No Item Item HampirHampir
tidak tidak pernah pernah (0) (0) Kadang2 Kadang2 (1) (1) Hampir Hampir selalu (2) selalu (2) A
A Saya Saya puas puas dgn dgn keluarga keluarga saya saya bersediabersedia memberikan bantuan saat saya ditimpa memberikan bantuan saat saya ditimpa masalah/kesulitan
masalah/kesulitan
0 0
P
P Saya Saya puas puas dengan dengan bagaimana bagaimana keluarga keluarga sysy membicarakan ssuatu dan berbagai masalah membicarakan ssuatu dan berbagai masalah dgn saya
dgn saya
0 0
G
G Saya Saya puas puas dgn dgn kebebasan kebebasan yg yg diberikan diberikan keluargakeluarga saya untuk mengmbil keputusan dan
saya untuk mengmbil keputusan dan
mengembangkan keampuan yg saya miliki mengembangkan keampuan yg saya miliki
0 0
A
A Saya Saya puas puas dgn dgn kehangatan/ kehangatan/ kasih kasih sayang sayang ygyg diberikan keluarga saya dan respon terhadap diberikan keluarga saya dan respon terhadap perasaan sy (misal, emosi, marah, sedih/cinta) perasaan sy (misal, emosi, marah, sedih/cinta)
0 0
R
R Saya Saya puas puas dengan dengan wkt wkt yang yang disediakan disediakan keluargakeluarga untuk men jalin kebersamaan
untuk men jalin kebersamaan
0 0
Sk
Skor d
or dan interpretasi
an interpretasi
•
•
0
0
disfungsi keluarga berat
disfungsi keluarga berat
Setelah percer
Setelah perceraian dengan
aian dengan suaminya klien
suaminya klien
merasa sendiri karena anak klien mengikuti
merasa sendiri karena anak klien mengikuti
suami klien. Klien tinggal sendiri sehingga
suami klien. Klien tinggal sendiri sehingga
tidak merasakan kehangatan kasih sayang
tidak merasakan kehangatan kasih sayang
keluarga.
N. Pengkajian spiritual
N. Pengkajian spiritual
•
•
Agama dan Tuhan sangat penting bagi klien
Agama dan Tuhan sangat penting bagi klien
••
Sumber kekuatan hanya Allah dan para petugas panti
Sumber kekuatan hanya Allah dan para petugas panti
yang membantu klien
yang membantu klien
•
•
Praktek keagamaan sangat penting bagi klien
Praktek keagamaan sangat penting bagi klien
••
Keadaan saat ini agak menyulitkan klien untuk
Keadaan saat ini agak menyulitkan klien untuk
beribadah mengaji, karena tidak kuat berjalan.
beribadah mengaji, karena tidak kuat berjalan.
Terkecuali jika guru ngaji mendatangi ke ruangan
Terkecuali jika guru ngaji mendatangi ke ruangan
klien
O. Data labo
O. Data laborratorium
atorium
•
•
Tidak terdapat data hasil lab ataupun d
Tidak terdapat data hasil lab ataupun data
ata
penunjang
penunjang lainny
lainnya dari catatan pasien, dan
a dari catatan pasien, dan
sudah lama tidak melakukan pemeriksaan lab
sudah lama tidak melakukan pemeriksaan lab
atau pemeriksaan penunjang
B. ANALISA DATA
B. ANALISA DATA
DA
DATTA A PROBLEM PROBLEM ETIOLOGIETIOLOGI
Ds: Ds:
Klien mengatakan telapak tangan gatal-gatalKlien mengatakan telapak tangan gatal-gatal
Klien mengatakan selalu menggaruk apabila timbulKlien mengatakan selalu menggaruk apabila timbul gatal
gatal DO: DO: •
•TTelapak tangaelapak tangan tampak n tampak kemerahankemerahan
•
•Tampak ada lesiTampak ada lesi
•
•Lapisan kulit dermis tampak terkelupasLapisan kulit dermis tampak terkelupas
•
•Telapak tangan teraba panasTelapak tangan teraba panas
•
•Tampak ada pustulaTampak ada pustula
Kerusakan Kerusakan integritas integritas kulit kulit Invasi bakteri Invasi bakteri
DA
DATTA A PROBLEM PROBLEM ETIOLOGIETIOLOGI
DS: DS:
Klien mengatakan kakinya tidak kuat untuk jalan jauhKlien mengatakan kakinya tidak kuat untuk jalan jauh (dari tempat tidur keluar ruangan)
(dari tempat tidur keluar ruangan)
Klien mengatakan selalu berpegangan pada ranjangKlien mengatakan selalu berpegangan pada ranjang saat menuju kamar mandi
saat menuju kamar mandi
Klien mengatakan pernah menggunakan tongkat tetapiKlien mengatakan pernah menggunakan tongkat tetapi saat ini tidak ada tongkat
saat ini tidak ada tongkat DO:
DO:
Klien hanya duduk dan berbaring diatas tempat tidurKlien hanya duduk dan berbaring diatas tempat tidur
Klien terasa lelah jika berjalan keluar ruanganKlien terasa lelah jika berjalan keluar ruangan
Jari-jari kaki mengalami kaku sendi sehingga tidakJari-jari kaki mengalami kaku sendi sehingga tidak dapat digerakkan dapat digerakkan Resiko Resiko Jatuh Jatuh Penurunan Penurunan kekuatan kekuatan ekstremitas ekstremitas bawah bawah
DA
DATTA A PROBLEM PROBLEM ETIOLOGIETIOLOGI
DS: DS:
Klien mengatakan tidak mengetahui asal daerahKlien mengatakan tidak mengetahui asal daerah
Klien mengatakan lupa sudah berapa lama beradaKlien mengatakan lupa sudah berapa lama berada dipanti
dipanti
Klien mengatakan tidak mengingat kapan berpisahKlien mengatakan tidak mengingat kapan berpisah dengan suami dan anak
dengan suami dan anak
Klien mengatakan ia hanya mengingat kejadian yangKlien mengatakan ia hanya mengingat kejadian yang baru saja terjadi
baru saja terjadi DO:
DO:
Klien mengalami masalah daya ingatKlien mengalami masalah daya ingat
Klien tidak mampu mengingat nama perawatKlien tidak mampu mengingat nama perawat
Klien tidak mampu menjelaskan susunan keluargaKlien tidak mampu menjelaskan susunan keluarga
Kerusakan Kerusakan memori memori Gangguan Gangguan neurologis neurologis
C. DIAGNOSA BERDASARKAN PRIORITAS
C. DIAGNOSA BERDASARKAN PRIORITAS
1)
1) K
Ker
erus
usak
akan i
an int
nteg
egri
rita
tas k
s kul
ulit b
it b.d i
.d inv
nvas
asi ba
i bakt
kter
erii
2)
2) Re
Resik
siko
o Jat
Jatuh
uh b.d
b.d Pe
Penur
nuruna
unan
n kkek
ekuat
uatan
an eks
ekstre
tremit
mitas
as baw
bawah
ah
3)
D. RENCANA ASUHAN
D. RENCANA ASUHAN
KEPERAWATAN NY.R
KEPERAWATAN NY.R
DIAGNOSA
DIAGNOSA TUJUAN TUJUAN INTERVENSIINTERVENSI
Kerusakan Kerusakan integritas kulit integritas kulit b.d invasi bakteri b.d invasi bakteri TUJUAN: TUJUAN:
Integritas kulit normal Integritas kulit normal
KH: KH:
Klien mengungkapkanKlien mengungkapkan tidak adagatal-gtal
tidak adagatal-gtal
Pasien tampak nyamanPasien tampak nyaman
1.
1. PPertertahaahanknkan an agagar ar kukuku ku tetetatapp terpotong pendek dan bersih terpotong pendek dan bersih 2.
2. OleOleskskan san salealep/ tp/ tabuaburkrkan ban bedaedak pk padaada daerah gatal 3 kali sehari
daerah gatal 3 kali sehari 3.
3. PPertertahaahanknkan agan agar spar sprerei tei tetatap berp bersihsih dan rapi
dan rapi 4.
4. MeMengnganjanjurkurkan kan klielien mn mandandi 2 i 2 kkaliali sehari menggunakan sabun
DIAGNOSA
DIAGNOSA TUJUAN TUJUAN INTERVENSIINTERVENSI
RISIKO TINGGI RISIKO TINGGI CEDERA; JATUH CEDERA; JATUH B.D B.D PENURUNAN PENURUNAN KEKUATAN KEKUATAN EKSTREMITAS EKSTREMITAS BAWAH BAWAH TUJUAN: TUJUAN:
Tidak terjadi jatuh pada Tidak terjadi jatuh pada klien
klien
KH: KH:
Klien Klien mampu mampu berjalanberjalan dengan langkah-langkah dengan langkah-langkah benar
benar
Klien Klien mampu mampu berjalanberjalan sejauh lebih dari 5 meter sejauh lebih dari 5 meter
1.
1. AjAjararkakan dan dan dun dukukung kng klilien den dalalamam latihan ROM aktif / pasif untuk latihan ROM aktif / pasif untuk mempertahankan kekuatan dan mempertahankan kekuatan dan ketahanan otot
ketahanan otot 2.
2. DoDororong ng kklilien en mmemempepertrtahahanankakann posisi postur tubuh yang benar
posisi postur tubuh yang benar 3.
3. AAwaswasi sei seluluruh ruh kegkegiatiatan man mobiobilitlitasas dan bantu klien jika diperlukan
DIAGNOSA
DIAGNOSA TUJUAN TUJUAN INTERVENSIINTERVENSI
KERUSAKAN KERUSAKAN MEMORI B.D MEMORI B.D GANGGUAN GANGGUAN NEUROLOGIS NEUROLOGIS
TUJUAN:
TUJUAN:
Mengingat memori
Mengingat memori
kembali
kembali
KH:
KH:
klien mampu
klien mampu
menyebutkan
menyebutkan
tanggal, hari dan
tanggal, hari dan
jam
jam