• Tidak ada hasil yang ditemukan

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh"

Copied!
77
0
0

Teks penuh

(1)

Ramadan Guide Book

(2)

ii

Prakata

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kami kemudahan sehingga kami dapat menyelesaikan ebook ringkas panduan Ramadan ini dengan tepat waktu. Tanpa pertolongan-Nya tentunya kami tidak akan sanggup untuk menyelesaikan. Shalawat serta salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda tercinta kita yaitu Nabi Muhammad SAW yang kita nanti-nantikan syafa’atnya di akhirat nanti.

Ebook panduan Ramadan ini berisi sekumpulan tips dan pengetahuan bermanfaat seputar Ramadan dan menghafal Al Quran. Tentu kami berharap bahwa ebook ini memberikan manfaat bagi sahabat muslim dalam menjalankan Ibadah Ramadan.

Penyusun tentu menyadari bahwa ebook ini masih jauh dari kata sempurna dan masih banyak terdapat kesalahan serta kekurangan di dalamnya. Untuk itu, kami mengharapkan kritik serta saran dari pembaca untuk perbaikan ebook ini kedepan. Demikian, dan apabila terdapat banyak kesalahan pada makalah ini penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga Allah memaafkan atas kesalahan yang tidak kami sengaja.

Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan ebook ini.

(3)

iii Demikianlah pengantar dari kami, semoga ebook ini dapat bermanfaat dan menjadi amal shaleh bagi penyusun.

Terima kasih.

Kota Hujan, Ramadan 1440H

Tim Penyusun

(4)

iv

Daftar Isi :

Prakata ... ii

Daftar Isi : ... iv

Keutamaan Ramadan ... 1

Udah Ngapain aja buat persiapan Ramadan? ... 4

Apa saja yang perlu disiapkan?... 13

Target Ramadan Kamu Apa?... 16

11 atau 23? ... 20

Tips Bangun Sahur ... 25

9 Ibadah dan Amalan Utama Bulan Ramadan yang Dianjurkan untuk Diperbanyak ... 29

Puasa Buat Diet ... 37

Kulit Kering ... 39

Puasa untuk ibu hamil ... 41

Bau Mulut ... 44

Pengurang Pahala Puasa ... 46

Manfaat Puasa Buat Kesehatan ... 48

Panduan Itikaf ... 53

Menghafal Al Quran dengan Algoritma... 55

Menghafal Al Quran dengan Metode Salaman ... 57

Keren Hafalan Quran Pakai Metode Permainan Sambung Menyambung Ayat ... 60

(5)

v

4 Waktu Terbaik Menghafal Quran ... 61

Kapan Hafal Quran 30 juz? ... 65

Kuburnya Penghafal Quran ... 67

THR Buat Apa? ... 70

(6)

Ramadan Guide Book 1

Pra Ramadan:

Keutamaan Ramadan

Sahabat Pendidikan, sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadan. Ramadan merupakan bulan yang selalu ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Islam diseluruh dunia. “Kenapa selalu ditunggu-tunggu?” Hal tersebut dikarenakan bulan ini memiliki beberapa keutamaan dan manfaat seperti di bawah ini:

Ramadan Bulan Diturunkannya Al-Qur’an

Ramadan merupakan syahrul Quran (bulan Al-Quran).

Diturunkannya Al-Quran pada bulan Ramadan menjadi bukti nyata atas kemuliaan dan keutamaan bulan Ramadan. Allah Swt. berfirman: “Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan petunjuk tersebut dan pembeda (antara yang benar dan yang batil)” - QS. Al-Baqarah: 185.

Sebab itulah pada bulan ini umat Islam dianjurkan untuk membaca Al-Quran dengan intensitas tak terbatas karena di bulan Ramadanlah Al-Quran diturunkan.

(7)

Ramadan Guide Book 2 Bulan Penuh Keberkahan

Bulan ini disebut juga dengan bulan syahrun mubarak.

Hal ini didasarkan pada dalil hadis Rasulullah Saw.:”Sungguh telah datang kepada kalian bulan penuh berkah. Pada bulan ini diwajibkan puasa kepada kalian” - HR. Ahmad, An-Nasa’i dan Al-Baihaqi. Setiap ibadah yang dilakukan di bulan Ramadan, maka Allah akan melipat gandakan pahalanya.

Malam Lailatul Qodar

Kemuliaan bulan Ramadan salah satunya adalah hadirnya malam penuh kemuliaan dan keberkahan di salah satu malam pada malam-malam terakhir dan ganjil di bulan Ramadan yaitu malam Lailatul Qodar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Allah Swt. berfirman:”Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada Lailatul Qodar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan” - QS.Al Qadr:1-3.

(8)

Ramadan Guide Book 3 Bulan Ramadan Bulan Pengampunan Dosa

Bulan Ramadan merupakan bulan penghapusan dosa.

Rasulullah Saw. bersabda: ”Salat lima waktu, Jumat ke Jumat dan Ramadan ke Ramadan menghapuskan dosa- dosa di antara masa-masa itu selama dosa-dosa besar dijauhi”. (HR. Muslim).

Melalui berbagai aktivitas ibadah di bulan Ramadan Allah Swt. akan menghapuskan dosa kita sebagaimana sabda Nabi Saw.: “Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah Swt., maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”- HR.Bukhari dan Muslim. Sebab itulah di Bulan Ramadan ada baiknya kita memperbanyak ibadah.

Pintu Surga Dibuka Pintu Neraka Ditutup

Kemuliaan Bulan Ramadan ialah pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup. Allah memberi kesempatan kepada hamba-Nya untuk masuk surga melalui serangkaian ibadah dan amal shalih yang bisa dilakukan selama bulan Ramad

(9)

Ramadan Guide Book 4

Udah Ngapain aja buat persiapan Ramadan?

Bulan Ramadan sudah di depan mata, kalau kemarin kita telah membahas keutamaan Ramadan, maka sekarang kami ingin mengajak Sahabat Pendidikan untuk menilik lagi apa saja yang telah kita persiapkan untuk menyambut bulan penuh rahmat ini. Di bawah ini ada beberapa hal yang bisa kita lakukan sebelum Ramadan datang, yuk simak:

1. Berdoa kepada Allah

Berdoalah agar Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan bulan Ramadan dalam keadaan lebih baik dari Ramadan tahun lalu sesuai hadis:

Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta berkahilah kami dalam bulan Ramadan (HR.

Ahmad).

2. Bersyukur Atas Nikmat yang Allah Beri

Diantara nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk melakukan ibadah serta ketaatan. Dan atas semua nikmat tersebut, kita wajib mensyukurinya seperti yang dijelaskan dalam surat Ibrahim ayat 7 berikut:

(10)

Ramadan Guide Book 5 ديِدَشَل يِباَذَع َّنِإ ْمُت ْرَفَك ْنِئَل َو ْمُكَّنَدي ِزَ َلَ ْمُت ْرَكَش ْنِئَل

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS. Ibrahim : 7)

Nikmat yang paling besar bagi orang yang beriman adalah ketika mereka mendapati bulan Ramadan. Bulan inilah yang menjadikan Rasulullah dan para Sabahat menangisi karena tiga hal:

Pertama, mereka menagis karena berharap dapat dipertemukan dengan Ramadan

Kedua, mereka menangis lantaran ingin mendapatkan kemuliaan pada saat menjalankan Ibadah di bulan Ramadan. Dari setiap mereka, selalu dan selalu berharap agar mendapati "Lailatul Qadar", malam yang lebih baik dari 1.000 bulan.

Ketiga, mereka menangis pada saat bulan Ramadan hampir meninggalkannya, yakni di saat bulan Ramadan berada pada penghujung akhir.

(11)

Ramadan Guide Book 6 3. Bergembiralah Menyambut Kedatangan Bulan Ramadan

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam selalu memberikan kabar gembira kepada para Sahabat setiap kali datang bulan Ramadan;

“Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu- pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR.

Ahmad).

Karena sesungguhnya, kegembiraan hati itu adalah sebagai perwujudan rasa suka-cita dan penuh pengharapan atas kedatangannya.

4. Persiapkan Ruhiyah (Keimanan)

Mempersiapkan Ruhiyah dapat kita lakukan dengan cara membersihkan hati dari penyakit aqidah sehingga melahirkan niat yang ikhlas, serta mempertebal keimanan dengan banyak membaca buku-buku yang mengupas tentang "Keutamaan Ibadah di Bulan Ramadan"

(12)

Ramadan Guide Book 7 Allah Swt. menegaskan pentingnya membersihkan hati (tazkiyatun nafs) dalam firman-Nya:

اَهاَّك َز ْنَم َحَلْفَأ ْدَق

Sungguh beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya (QS. Asy-Syams : 9)

Di samping itu, untuk memperkaya khazanah ilmu pengetahuan tentang "Ramadan", baiknya lebih sering menghadiri majelis ilmu yang membahas tentang keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Dengan demikian, secara mental kita akan siap untuk melaksanakan segala ibadah dan ketaatan pada bulan Ramadan.

5. Persiapkan Fikriyah (Pengetahuan)

Wajib bagi setiap mukmin beribadah dengan dilandasi ilmu, termasuk ilmu tentang ibadah puasa Ramadan agar puasa kita benar dan diterima oleh Allah. Pelajarilah hukum-hukum dan ketentuan syar’i tentang amalan ibadah di bulan Ramadan.

Untuk itu kita bisa mengkaji Fiqih Sunnah-nya Sayyid Sabiq, Fiqih Puasa-nya Dr. Yusuf Qardahawi, dan lain- lain. Pemahaman ilmu syar'i ini juga merupakan tanda kebaikan yang dikehendaki Allah terhadap seseorang.

Karenanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda :

ِد ِرُي ْنَم ِنيِِّدلا ىِف ُهْهِِّقَفُي اًرْيَخ ِهِب ُ َّللَّا

(13)

Ramadan Guide Book 8 Barangsiapa yang dikehendaki Allah akan kebaikan maka ia difahamkan tentang (ilmu) agama (Muttafaq 'Alaih)

Sehingga, jangan pernah terpikirkan oleh kita untuk menyia-siakan waktu yang Allah berikan kepada kita.

Karena "Waktu itu ibarat pedang, bila ia tidak kau pergunakan dengan baik maka ia akan membunuhmu"

6. Persiapkan Jasadiyah (Fisik)

Ramadan membutuhkan persiapan jasadiyah yang baik.

Hal ini perlu diperhatikan karena Ramadan menciptakan siklus keseharian yang berbeda dari bulan-bulan sebelumnya. Di bulan Ramadan, diharapkan kita tetap produktif dengan pekerjaan kita masing-masing meskipun dalam kondisi berpuasa. Karenanya kita perlu mempersiapkan jasadiyah kita dengan berolah raga secara teratur, menjaga kesehatan badan serta senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.

ِفيِعَّضلا ِنِمْؤُمْلا َنِم ِ َّللَّا ىَلِإ ُّبَحَأ َو رْيَخ ُّىِوَقْلا ُنِمْؤُمْلا

Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah (HR. Muslim)

Karena, "Tubuh yang kuat itu dilahirkan dari jiwa-jiwa yang sehat".

7. Persiapkan Maliyah (Keuangan)

Persiapan keuangan yang diperlukan dalam menyambut bulan Ramdhan bukanlah untuk membeli baju baru, kue-

(14)

Ramadan Guide Book 9 kue lezat untuk Idul Fitri dan lain-lain. Kita justru memerlukan sejumlah dana untuk memperbanyak infaq, memberi ifthar (buka puasa) orang lain dan membantu orang yang membutuhkan.

Tentu saja bagi yang memiliki harta yang mencapai nishab dan haul wajib mempersiapkan zakatnya. Bahkan, jika kita mampu ber-Umrah di bulan Ramadan merupakan ibadah yang bernilai luar biasa; seperti nilai haji bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.

8. Merancang Agenda dan Mengisi Ramadan dengan Penuh Ketaatan

Rancanglah agenda kegiatan untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadan. Ramadan sangat singkat, karena itu hiasi setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah. Ber’amal di bulan puasa akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah S.W.T berkali-kali lipat, bahkan hingga 700 kali lipatnya.

9. Sambut Ramadan dengan tekad meninggalkan dosa dan kebiasaan buruk

Bertaubatlah secara benar dari segala dosa dan kesalahan.

Ramadan adalah bulan Taubat dan bulan Maghfirah.

Dengan keluasan rahmat Allah, kita jadikan bulan Ramadan untuk memohon maaf serta memohon ampunan atas dosa-dosa yang pernah kita lakukan.

(15)

Ramadan Guide Book 10 Rasulullah bersabda: “Barangsiapa berpuasa Ramadan karena Iman dan ketaqwaan, maka Allah akan hapuskan dosa-dosanya di masa lalu” (HR. Bukhori-Muslim)

“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.”

[Q.S. An-Nur (24): 31]

10. Membuka Lembaran Baru yang Lebih Baik Sambutlah Ramadan dengan membuka lembaran baru, lembaran kehidupan yang lebih baik, yang lebih bersih dan lebih bermakna tentunya. Karena orang yang beruntung adalah "Seorang yang mendapati keimanannya hari ini lebih baik dari kemarin...". Kita perbaiki lembaran kehidupan yang baru itu, dengan cara:

Kepada Allah, perbaiki keimanan dan ketaatan kita dengan memperbanyak istighfar dan mengingati-Nya di setiap waktu dan kesempatan serta dengan lebih banyak lagi beramal sholeh

Kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassallam, perbaiki rasa cinta kepada beliau dengan melanjutkan risalah dakwahnya, memperbanyak salawat serta lebih giat menjalankan sunnah-sunnah yang diajarkan kepada kita

Kepada orang tua, perbaiki rasa hormat dan ungkapan bakti kita dengan mendoakan ampunan dan keselamatan atas mereka, memberikan dukungan atas apa yang mereka

(16)

Ramadan Guide Book 11 harapkan, serta meminta maaf atas segala khilaf kita di waktu kecil hingga dewasa

Kepada Keluarga (istri-suami-anak), tingkatkan perhatian dan kasih sayang kepada mereka.

Kerikanlah kepada mereka hadiah. Karena dengan memberikan hadiah akan tumbuh rasa cinta. Sebagaimana sabda Rasulullah: "Yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik adalah yang paling baik kepada keluarganya".

Kepada karib kerabat, perbaiki kualitas persaudaraan itu dengan lebih mempererat hubungan silaturrahmi. Menyambung tali silaturrahmi tidak harus datang secara langsung, meskipun itu adalah cara yang lebih ahsan.

Dengan teknologi, kita dapat meningkatkan kualitas persasudaraan walaupun dengan sekedar menyapanya melalui SMS, Email, Facebook, Twitter maupun media yang lainnya.

Kepada masyarakat, dengan membulatkan tekad untuk menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka. Sebab, sebagaimana Pesan Rasulullah:

"Yang terbaik di antara kalian adalah yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain".

Kepada diri sendiri, dengan berjanji untuk meninggalkan segala sesuatu yang tidak bermanfaat, apalagi yang dapat menimbulkan dosa serta bertekad untuk senantiasa meningkatkan kualitas diri pada seluruh aspek yang ada pada diri kita.

(17)

Ramadan Guide Book 12 Dengan menjalankan ke-10 langkah tersebut, semoga Allah Swt. menyambut langkah kita dengan berlari, dengan segenap curahan rahmat-Nya, dan menjadikan kita sebagai hamba yang lebih baik, aamiin.

(18)

Ramadan Guide Book 13

Apa saja yang perlu disiapkan?

Ramadan hampir tiba, apakah Sahabat Pendidikan telah mempersiapkan diri sebaik-baiknya? Sebelum Ramadan tiba ada kita harus mempersiapkan diri agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik. Kami memiliki beberapa tips persiapan yang dapat Sahabat Pendidkan lakukan menjelang Ramadan nanti:

1. Menjalani puasa di hari biasa

Bagi yang tidak terbiasa, puasa sebulan penuh akan cukup menyulitkan. Agar Sahabat Pendidikan tidak kaget, yuk coba melakukan puasa sunah Senin Kamis atau Puasa Daud. Kami yakin jika rutin dilakukan, menjalani puasa di bulan Ramadan akan terasa mudah.

2. Menyelesaikan Qadha Puasa

Puasa di bulan Ramadan hukumnya wajib, hanya saja ada beberapa kondisi yang membuat seseorang tidak menjalankan puasa dan menggantinya di bulan lain.

Hanya saja Sahabat Pendidikan tidak boleh lupa untuk membayar hutang puasa terseut sebelum Ramadan tiba

(19)

Ramadan Guide Book 14 3. Mengurangi camilan

Mengurangi camilan konon sangat membantu seseorang dalam mengatur pola makan. Hal tersebut membuat seseorang mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi, sehingga ketika berpuasa, tidak akan sering merasa lapar.

4. Persiapan Khatam Alquran

Banyak orang yang menjadikan bulan Ramadan sebagai waktu untuk mengkhatamkan Al-Quran. Karenanya mulailah menghitung berapa banyak ayat atau juz yang harus dibaca setiap hari agar selesai tepat ketika Ramadan berakhir.

5. Kurangi berperilaku buruk

Puasa juga menjadi tempat seseorang untuk melakukan hal-hal baik. mulai dari menjaga sikap, perkataan, dan perbuatan. Alangkah baiknya, hal tersebut mulai kita lakukan sejak saat ini bahkan setelah Ramadan usai.

6. Persiapkan Harta

Bulan Ramadan adalah ladangnya pahala dan penebusan dosa. Selain melakukan ibadah salat atau puasa, banyak hal yang dapat dilakukan untuk berbuat kebaikan.

Contohnya, membayar zakat, infaq, dan bersedekah.

Tidak harus banyak, tetapi niat yang ikhlas dan tulus karena Allah ta’ala.

(20)

Ramadan Guide Book 15 7. Olahraga

Mulailah berolahraga utuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan tubuh kamu. Ketika puasa, seseorang akan mudah lemas dan jatuh sakit jika tidak diimbangi pola makan yang sehat dan tentunya berolahraga yang cukup.

(21)

Ramadan Guide Book 16

Target Ramadan Kamu Apa?

Memang tidak mudah membuat target selama bulan Ramadan, tapi tidak ada salahnya juga untuk mulai menyusun strategi agar Ramadan tahun ini lenih baik dari tahun sebelumnya. Jika Sahabat Pendidikan masih bingung menyusun target Ramadan, semoga tujuh hal di bawah ini bisa menjadi referensi capaian target Ramadan Sahabat Pendidikan sekalian

1.Berpuasa Penuh Satu Bulan Ramadan.

Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala maka diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Melaksanakan Salat Malam Setiap Hari

Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa yang mendirikan shalat malam di bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala Allah semata, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Melaksanakan Itikaf.

I’tikaf adalah berdiam diri di dalam masjid dalam rangka mencari keridhaan Allah Swt. dan bermuhasabah (introspeksi) atas perbuatan-perbuatan yang telah kita lakukan selama ini. Iktikaf ada baiknya diniatkan semata-

(22)

Ramadan Guide Book 17 mata untuk mendekatkan diri dan mengharapkan ridho Allah Swt.

I’tikaf dianjurkan dilaksanakan jelang sepuluh hari terakhir Ramadan, hal ini sesuai dengan Hadis riwayat Aisyah RA: “Bahwa Nabi saw melakukan i’tikaf pada hari kesepuluh terakhir dari bulan Ramadan, (beliau melakukannya) sejak datang di Madinah sampai beliau wafat, kemudian istri-istri beliau melakukan i’tikaf setelah beliau wafat.” (HR. Muslim).

4. Mencari Lailatul Qadr.

Rasulullah Saw. bersabda, “(Waktu datangnya) Lailatul Qadar diperlihatkan kepadaku. Kemudian salah seorang keluargaku telah membuyarkan konsentrasiku, (sehingga) aku pun lupa darinya, maka carilah ia pada sepuluh (malam) terakhir.” (HR. Muslim).

Lailatul Qadar atau malam kemuliaan ialah malam yang lebih mulia dari 1000 tahun atau setara dengan 83 tahun 4 bulan. Sebagaimana firman Allah Swt.

ِفْلَأ ْنِم ٌرْيَخ ِرْدَقْلا ُةَلْيَل. ِرْدَقْلا ُةَلْيَل اَم َكا َرْدَأ اَم َو. ِرْدَقْلا ِةَلْيَل يِف ُهاَنْل َزْنَأ اَّنِإ ٍرْهَش ْن ِم ْمِهِ ب َر ِنْذِإِب اَهيِف ُحو ُّرلا َو ُةَكِئ َلََمْلا ُل َّزَنَت.

ِّ لُك

ِّ رْمَأ

ِّ م َلََس.

َِّي ه

ِّ ىَّتَح

ِّ عَلْطَم

ِّ رْجَفْلا

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.

Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu

(23)

Ramadan Guide Book 18 turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr : 1-5)

5. Memperbanyak Sedekah dan Memberi Makan Orang yang Berpuasa.

Rasulullah Saw. Bersabda,“Barangsiapa yang memberi makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala yang semisal orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun.” (HR. Tirmidzi)

6. Memperbanyak Membaca Al Quran dan Mengkhatamkan Al-Quran.

Rasulullah Saw. bersabda, “Rasulullah adalah orang yang paling dermawan dan lebih akan dermawan lagi di bulan Ramadan ketika Jibril menemuinya pada setiap malam, lalu saling membacakan al-Qur’an dengannya.” (HR.

Bukhari) Khususkan untuk membaca Al-Qur’an minimal satu juz setiap hari sehingga bisa mengkhatamkan Al- Qur’an minimal satu bulan.

7. Membayar Zakat.

Zakat dalam segi istilah adalah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya

(24)

Ramadan Guide Book 19 (fakir miskin dan sebagainya).Zakat dari segi bahasa berarti bersih,suci,subur,berkat dan erkembang.Menurut ketentuan yang telah ditetapkan oleh syariat Islam. Zakat terbagi atas dua jenis yakni:

a. Zakat Fitrah. Zakat yang wajib dikeluarkan muslim menjelang Idul Fitri pada bulan suci Ramadan. Besar zakat ini setara dengan 3,5 liter (2,7 kilogram) makanan pokok yang ada di daerah bersangkutan.

b. Zakat Maal (harta) Zakat yang dikeluarkan seorang muslim yang mencakup hasil perniagaan, pertanian, pertambangan, hasil laut, hasil ternak, harta temuan, emas dan perak. Masing-masing jenis memiliki perhitungannya sendiri-sendiri. Perlu diingat sahabat bacaan madani.

Mengejar target yang diatas bukan berarti kita meninggalkan ibadah yang lain. Seperti melaksanakan shalat lima waktu secara berjamaah. Mudah-mudahan target yang telah disebutkan diatas tercapai.

Dan disaat kita selesai berpuasa si bulan Ramadan secara penuh, mudah-mudahan kita bisa menjadi orang yang bertaqwa. Aamiin.

(25)

Ramadan Guide Book 20

11 atau 23?

Alhamdulillah sebentar lagi kita akan melaksanakan puasa Ramadan, itu tandanya Sahabat Pendidikan akan berbondong-bondong ke masjid untuk melaksanakan Salat Tarawih. Namun ada kebingungan tersendiri setiap tahunnya terkait jumlah rakaat dalam Salat tarawih.

Sahabat Pendidikan tak perlu bingung karena kami akan membahas berapa jumlah maksimal rakaat dalam Salat Tarawih.

Hampir semua ulama mengatakan, tidak ada batas maksimal untuk jumlah rakaat shalat tarawih. Diantara dalil yang menunjukkan tidak ada batas untuk jumlah rakaat Salat Tarawih adalah hadis dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma,

Ada seorang sahabat yang bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai tata cara shalat lail. Kemudian beliau menjelaskan,

ُرِتوُت ، ًةَد ِحا َو ًةَعْك َر ىَّلَص َحْبُّصلا ُمُكُدَحَأ َىِشَخ اَذِإَف ، ىَنْثَم ىَنْثَم ِلْيَّللا ُةَلََص َق اَم ُهَل

ىَّلَص ْد

“Shalat malam itu dua raka’at-dua raka’at. Jika kalian takut masuk waktu shubuh, maka kerjakanlah satu raka’at, untuk menjadi witir bagi shalat-shalat sebelumnya.” (HR. Bukhari 990 dan Muslim 749)

(26)

Ramadan Guide Book 21 Hadis ini bersifat umum, mencakup shalat malam yang dikerjakan di luar Ramadan maupun ketika Ramadan.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan tata cara pelaksanaan shalat malam untuk dikerjakan 2 rakaat-2 rakaat. Dan beliau tidak menyebutkan batasan jumlah rakaatnya. Beliau hanya memberi batasan,

“Jika kalian takut masuk waktu shubuh, maka kerjakanlah satu raka’at, untuk menjadi witir bagi shalat-shalat sebelumnya.”

Seandainya shalat malam itu ada batasannya, tentu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akan menjelaskannya.

Ibnu ‘Abdil Barr – ulama Malikiyah – mengatakan, ءاش نمف رب لمعو ريخ لعفو ةلفان اهنأو دودحم دح اهيف سيل ليللا ةلَص نأ رثكتسا ءاش نمو لقتسا

“Bahwa saalat malam tidak memiliki batasan jumlah raka’at tertentu. Shalat malam adalah shalat sunah, amal soleh dan perbuatan baik. Siapa saja boleh mengerjakan dengan jumlah raka’at sedikit, dan siapa yang mau, bisa mengerjakan dengan banyak rakaat.”(at-Tamhid Syarh al-Muwatha’, 21/70)

Tidak Lebih dari 13 Rakaat

A’isyah pernah ditanya oleh murid-muridnya tentang bagaimana cara Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat malam. Jawab A’isyah radhiyallahu ‘anha,

(27)

Ramadan Guide Book 22 ًةَعْك َر َة َرْشَع ىَدْحِإ ىَلَع ِه ِرْيَغ َلا َو َناَضَم َر ىِف ُدي ِزَي َناَك اَم

Beliau tidak pernah nambahi lebih dari 11 rakaat, baik di dalam Ramadan maupun di luar Ramadan. (HR. Bukhari 3569)

Dalam riwayat lain, A’isyah mengatakan,

ِ َّللَّا ُلوُس َر َناَك -

ملسو هيلع الله ىلص ًةَعْك َر َة َرْشَع َثَلََث ِلْيَّللا َنِم ىِ لَصُي-

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat malam sebanyak 13 rakaat. (HR. Abu Daud 1340) Para ulama memahami, hadis ini bukanlah pembatasan.

Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah melarang lebih dari 13. Yang diceritakan Aisyah adalah kebiasaan jumlah rakaat shalat lail yang dikerjakan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan,

لب ؛ انيعم اددع هيف ملسو هيلع الله ىلص يبنلا تقوي مل ناضمر مايق سفن نأ وه ناك ملسو هيلع الله ىلص

ثلَث ىلع هريغ لاو ناضمر يف ديزي لا ناك نكل ةعكر ةرشع تاعكرلا ليطي

“Bahwa shalat malam di bulan Ramadan tidaklah dibatasi oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan bilangan tertentu. Namun yang dilakukan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah beliau tidak menambah di bulan Ramadan atau bulan lainnya lebih dari 13 raka’at, akan tetapi beliau memperpanjang rakaatnya.… Barangsiapa yang mengira bahwa shalat malam di bulan Ramadan

(28)

Ramadan Guide Book 23 memiliki bilangan raka’at tertentu yang ditetapkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, tidak boleh ditambahi atau dikurangi dari jumlah raka’at yang beliau lakukan, sungguh dia telah keliru.”(Majmu’ al-Fatawa, 22/272).

Kemudian beliau menyebutkan, bahwa dulu ada yang shalat tarawih 40 rakaat dan witir dengan 3 rakaat. Ada juga yang tarawih 36 rakaat dan witir dengan 3 rakaat.

Semuanya dibolehkan.

Mana Lebih Afdhal, 11 atau 23?

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan,

“Tatkala ‘Umar mengumpulkan manusia dan Ubay bin Ka’ab sebagai imam, dia melakukan shalat sebanyak 20 raka’at kemudian melaksanakan witir sebanyak tiga raka’at. Namun ketika itu bacaan setiap raka’at lebih ringan dengan diganti raka’at yang ditambahkan. Karena melakukan semacam ini lebih ringan bagi makmum daripada melakukan satu raka’at dengan bacaan yang begitu panjang.” (Majmu’ al-Fatawa, 22/272)

Praktek di atas menunjukkan bahwa jumlah bukan acuan utama penilaian. Karena ini kembali kepada mana yang lebih berkualitas. Allah Ta’ala berfirman,

ُّيَأ ْمُك َوُلْبَيِل َةاَيَحْلا َو َت ْوَمْلا َقَلَخ يِذَّلا ًلََمَع ُنَسْحَأ ْمُك

“Dialah yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.” (QS. al-Mulk: 2)

(29)

Ramadan Guide Book 24 Salah satu diantara faktor yang menentukan kualitas adalah kekhusyu-an. dan salah satu faktornya adalah kondisi makmum. Karena itu, Syaikhul Islam menyimpulkan, yang paling afdhal adalah menyesuaikan kondisi makmum. Beliau mengatakan,

مايقلا لوطل لامتحا مهيف ناك نإف نيلصملا لاوحأ فلَتخاب فلتخي لضفلأاو ناك امك . اهدعب ثلَثو تاعكر رشعب مايقلاف يلصي ملسو هيلع الله ىلص يبنلا

نيرشعب مايقلاف هنولمتحي لا اوناك نإو لضفلأا وه هريغو ناضمر يف هسفنل لضفلأا وه

Yang paling afdhal, berbeda-beda sesuai kondisi orang yang shalat. Jika mereka bisa diajak berdiri lama, maka tarawih dengan 10 rakaat dan 3 rakaat setelahnya lebih bagus. Seperti yang dilakukan sendiri oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika di bulan Ramadan dan di luar Ramadan. Namun jika mereka tidak kuat berdiri lama, tarawih 20 rakaat lebih afdhal. (Majmu’ al- Fatawa, 22/272)

Sayangnya, banyak praktik yang kurang maksimal di tempat kita. Sebagian masjid yang tarawih 23 rakaat, sangat tidak thumakninah. Bahkan ada yang selesainya kurang dari setengah jam. Sementara mereka yang shalat 11 rakaat, selesai selama setengah jam. Masalah jumlah, jangan sampai mengorbankan kualitas. Karena thumakninah bagian dari rukun shalat.

(30)

Ramadan Guide Book 25

Tips Bangun Sahur

Salah satu syarat berpuasa adalah melaksanakan sahur, tetapi tak semua orang bisa bangun sahur tepat waktu karena banyak faktor. Supaya Sahabat Pendidikan dapat bangun sahur tepat waktu kami punya cara jitu yang bisa diikuti, simak penjelasannya di bawah ya

1. Niatkan dalam hati untuk bangun sahur dini hari.

Sahur adalah sunah yang membuat pahala Ramadan jadi berlipat ganda. Tentu Sahabat Pendidikan tak mau menyia-nyiakannya bukan? Alangkah baiknya kita mulai dengan memasang niat dalam hati untuk bangun sahur dini hari. Saat sudah berniat sungguh-sungguh, maka secara refleks badan dan pikiran akan mengikuti niat tersebut. Itu dikarenakan niat adalah faktor terbesar yang bisa membuat Sahabat Pendidkan segera bangun untuk sahur. Pastikan hal ini sudah ditanamkan jauh-jauh waktu supaya hasilnya maksimal.

2. Jangan kalap makan agar bisa bangun sahur Tak sedikit orang yang memanfaatkan waktu berbuka sebagai ajang balas dendam. Padahal makan banyak tanpa perhitungan tak hanya membuat lemak semakin bertumpuk, tetapi juga membuat lambung penuh sehingga membuat metabolisme tubuh lebih lambat yang berimbas kepada rasa begah dan malas bergerak, bangun sahur jadi makin sulit.

(31)

Ramadan Guide Book 26

3. Siapkan hidangan sahur sejak malam

Bangun tengah malam untuk sahur memang banyak godaan, apalagi jika Sahabat Pendidikan tinggal sendirian. Namun, hal ini tak lagi terasa berat jika mau melaksanakan tips sederhana agar bisa segera terjaga, salah satunya menyiapkan menu sahur sejak malam.

Sebelum tidur, usahakan Sahabat Pendidikan melakukan persiapan masak atau membeli makan di warung makan terdekat. Saat waktu sahur tiba, tinggal menyantap atau memanaskan masakan saja. Secara tak langsung, cara ini bisa memperbesar motivasi Sahabat Pendidikan untuk bangun sahur karena makanan yang sudah disiapkan dari semalam akan basi dan dibuang begitu saja kalau tak segera dimakan. Sayang dan mubazir kan?

4. Sempatkan untuk tidur 15 – 20 menit saat siang

Tidur siang bagi sebagian orang terdengar sepele, namun ternyata tidur siang ampuh membuat badan tetap bugar sepanjang waktu. Selain membuat badan tak mudah lemas selama menahan lapar, tidur siang bisa menjadi alat untuk bangun sahur dini hari nanti.

Penelitian menunjukan bahwa tidur siang selama 15 menit bisa mengurangi ketegangan dan stres, tidur singkat tersebut akan membuat tubuh kita bisa diajak kerja sama untuk kembali terjaga lebih pagi. Namun, pastikan tak tidur siang terlalu lama ya.

(32)

Ramadan Guide Book 27

5. Hindari begadang dan tidur terlalu larut Bisa dibilang, makan sahur adalah sarapannya orang yang berpuasa. Bedanya, “sarapan” ini menjanjikan pahala tambahan. Jadi tak ada salahnya kalau dibumbui sedikit perjuang untuk bangun lebih dini.

Salah satu cara agar bisa bangun sahur adalah dengan menghindari tidur terlalu larut alias begadang. Usahakan Sahabat Pendidikan mulai terlelap pada pukul 22.00.

Dengan begitu, badan bisa istirahat lebih optimal.

Setidaknya 5 – 6 jam sudah cukup membuat badan segar dan membuat lebih semangat saat terjaga untuk makan sahur.

6. Pasang alarm

Apakah Sahabat Pendidikan termasuk orang yang tidurnya selalu nyenyak sampai tak bisa mendengar alarm berbunyi? Agar alarm berfungsi, pasanglah alarm lebih dari satu waktu. Coba pasang alarm setiap 10 menit dari pukul 02.30 pagi dan pastikan nadanya sama seperti nada dering di ponsel. Karena biasanya orang lebih peka saat ada telpon masuk dibanding dengan alarm, cara ini bisa Sahabat Pendidikan terapkan agar segera bangun.

7. Minta tolong pada keluarga atau orang terdekat untuk membangunkan.

Selain mengandalkan alarm dari jam weker atau ponsel, Sahabat Pendidikan juga bisa meminta bantuan orang terdekat untuk membangunkan. Jika tinggal di kos-kosan,

(33)

Ramadan Guide Book 28 minta tolonglah pada tetangga kamar. Jika tinggal di rumah, minta tolonglah pada orangtua atau atau anggota keluarga lainnya. Saat meminta tolong pada orang lain, biasanya secara tak sadar kita akan terpaksa menyahut.

Selain itu, kadang kamu merasa tak enak hati kalau tak cepat-cepat bangun

8. Tanamkan bahwa Sahur itu PENTING Dibalik anjuran sahur sebenarnya ada banyak keuntungan yang bisa diraup. Sahur bisa meningkatkan kekebalan tubuh, menambah kekuatan saat siang, meperlancar metabolisme tubuh dan menambah pahala. Selain itu, bangun dini hari juga bikin kamu punya kesempatan untuk menghirup segarnya udara pagi. Nah, jika Sahabat Pendidikan tak mau melewatkan keuntungan ini, mulailah tanamkan di kepala mulai sekarang.

Semoga tips di atas bisa membantu Sahabat Pendidikan untuk bangun sahur dan bisa menjalankan puasa Ramadan dengan baik.

(34)

Ramadan Guide Book 29

9 Ibadah dan Amalan Utama Bulan Ramadan yang Dianjurkan untuk Diperbanyak

Bulan Ramadan ialah bulan baik di mana semua perbuatan baik akan diganjar berkali lipat, di bulan Ramadan terdapat banyak karunia Allah Swt. lho Sahabat Pendidikan. Maka inilah saatnya kita

memanfaatkan momen Ramadan sebagai sarana untuk memperbanyak pahala dengan memaksimalkan ibadah kita. Di bawah ini kami akan menjelaskan beberapa ibadah utama di bulan Ramadan:

1. Berpuasa

Berpuasa ialah salah satu ibadah utama di bulan

Ramadan. Tahukah Sahabat Pendidikan jika mulai dari sahur hingga berbuka terdapat keutamaan-keutamaan yang sayang kita lewatkan begitu saja? Berikut kami sertakan dalil yang menggambarkan keutamaan puasa Ramadan:

َُّللَّا َلاَق ٍفْع ِض ةَئاِمعْبَس ىَلِإ اَهِلاَثْمَأ ُرْشَع ُةَنَسَحْلا ُفَعاَضُي َمَدآ ِنْبا ِلَمَع ُّلُك َج َو َّزَع ْن ِم ُهَماَعَط َو ُهَت َوْهَش ُعَدَي ِهِب ي ِزْجَأ اَنَأ َو يِل ُهَّنِإَف َم ْوَّصلا َّلاِإ َّل ُفوُلُخَل َو ِهِ ب َر ِءاَقِل َدْنِع ٌةَح ْرَف َو ِه ِرْطِف َدْنِع ٌةَح ْرَف ِناَتَح ْرَف ِمِئاَّصلِل يِلْجَأ

ِكْسِمْلا ِحي ِر ْنِم ِ َّللَّا َدْنِع ُبَيْطَأ ِهيِف

“Setiap amalan anak Adam akan dilipatgandakan pahalanya, satu kebaikan akan berlipat menjadi 10

(35)

Ramadan Guide Book 30 kebaikan sampai 700 kali lipat. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, ‘Kecuali puasa, sungguh dia bagianku dan Aku sendiri yang akan membalasnya, karena (orang yang berpuasa) dia telah meninggalkan syahwatnyadan makannya karena Aku’. Bagi orang yang berpuasa mendapat dua kegembiraan; gembira ketika berbuka puasa dan gembria ketika berjumpa Tuhannya dengan puasanya. Dan sesungguhnya bau tidak sedap mulutnya lebih wangi di sisi Allah dari pada bau minyak kesturi.”

[HR. Muslim]

Keutamaan berpuasa di bulan Ramadan begitu besar, tidak hanya derajat takwa, pengampunan dosa dan pahala yang didapatkan, bahkan kelak kita dijanjikan bertemu Allah Swt. Hanya saja puasa tak hanya sebatas menahan nafsu, dahaga serta lapar, diperlukan tindakan lain agar pahala tetap terjaga seperti yang Rasulullah Saw.. sabdakan:

ِ صلا َّلاِإ ُهَل َمَدآ ِنْبا ِلَمَع ُّلُك اَذِإ َو ٌةَّنُج ُماَي ِ صلا َو ِهِب ي ِزْجَأ اَنَأ َو يِل ُهَّنِإَف َماَي

ْلُقَيْلَف ُهَلَتاَق ْوَأ ٌدَحَأ ُهَّباَس ْنِإَف ْبَخْصَي َلا َو ْثُف ْرَي َلََف ْمُكِدَحَأ ِم ْوَص ُم ْوَي َناَك ٌمِئاَص ٌؤ ُرْما يِ نِإ

“Semua amalan bani adam adalah untuknya kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya, dan puasa adalah perisai, jika salah seorang dari kalian berpuasa maka janganlah ia berkata keji dan berteriak-teriak. Jika ada orang yang

mencacinya atau mengajaknya berkelahi maka hendaklah ia mengatakan, ‘sesungguhnya aku sedang berpuasa’. [HR. Bukhari & Muslim].

(36)

Ramadan Guide Book 31

2. Salat Malam

Salat malam adalah salah satu amaliyah yang sangat ditekankan oleh Nabi Saw. terutama di bulan Ramadan.

Bahkan, di luar bulan Ramadan pun ibadah ini tidak pernah dilewatkan oleh Nabi Saw.

Hal ini didasari pada hadis Nabi yang diriwayatkan oleh

‘Aisyah RA yang berkata: “Jangan tinggalkan salat malam, karena sesungguhnya Rasulullah Saw. tidak pernah meninggalkannya. Apabila beliau sakit atau melemah maka beliau salat dengan duduk.” [HR. Abu Dawud & Ahmad]

َنوُلِهاَجْلا ُمُهَبَطاَخ اَذِإ َو اًن ْوَه ِض ْرَ ْلأا ىَلَع َنوُشْمَي َنيِذَّلا ِنَمْح َّرلا ُداَبِع َو اًماَيِق َو اًدَّجُس ْمِهِ ب َرِل َنوُتيِبَي َنيِذَّلا َو اًم َلََس اوُلاَق

“Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.” [QS. Al-Furqan: 63-64]

Salah satu keutamaan salat malam di bulan Ramadan yaitu itu mendapatkan pengampunan dosa-dosa yang telah dikerjakan di masa lalu. Berdasarkan hadis Nabi Saw.. yang berbunyi:

َّدَقَت اَم ُهَل َرِفُغ اًباَسِتْحا َو اًناَميِإ َناَضَم َر َماَق ْنَم ِهِبْنَذ ْنِم َم

(37)

Ramadan Guide Book 32

“Barangsiapa yang menunaikan salat malam di bulan Ramadan dengan keimanan dan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” [HR. Bukhari

& Muslim]

3. Sedekah Ramadan

Sedekah maupun berbagi di bulan Ramadan merupakan perbuatan yang harus diperhatikan i seorang muslim.

Nabi Bahkan Nabi termasuk dari orang yang paling dermawan saat bulan Ramadan. Berdasarkan hadis dari Ibn Abbas RA yang berbunyi:

َّلَص ِ َّللَّا ُلوُس َر َناَك ُنوُكَي اَم ُد َوْجَأ َناَك َو ، ِساَّنلا َد َوْجَأ َمَّلَس َو ِهْيَلَع ُ َّللَّا ى

َناَضَم َر ْنِم ٍةَلْيَل ِ لُك يِف ُهاَقْلَي َناَك َو ،ُلي ِرْب ِج ُهاَقْلَي َني ِح ،َناَضَم َر يِف،

َأ َمَّلَس َو ِهْيَلَع ُ َّللَّا ىَّلَص ِ َّللَّا ُلوُس َرَلَف ،َنآ ْرُقْلا ُهُس ِراَدُيَف ْنِم ِرْيَخْلاِب ُد َوْج

يراخبلا حيحص) ِةَلَس ْرُمْلا ِحي ِ رلا Rasulullah Saw. adalah orang yang paling dermawan, dan lebih dermawan lagi saat Ramadan, ketika dijumpai Jibril (as), yang mengunjungi beliau setiap malam dibulan Ramadan, dan mengajarkan beliau Saw.

Alqur’an, maka sungguh Rasulullah Saw. lebih dermawan dalam berbuat baik daripada angin yang berhembus” [HR. Bukhari]

Ada beberapa bentuk sedekah Ramadan yang dapat Sahabat Pendidikan lakukan antara lain:

(38)

Ramadan Guide Book 33 a. memberi makan

Allah menerangkan tentang keutamaan memberi makan orang kurang mampu. Seperti yang tertulis di Surat An- Nisa yang membutuhkan berikut:

َِّللَّا ِه ْج َوِل ْمُكُمِعْطُن اَمَّنِإ ا ًريِسَأ َو اًميِتَي َو اًنيِكْسِم ِهِ بُح ىَلَع َماَعَّطلا َنوُمِعْطُي َو ُش َلا َو ًءا َزَج ْمُكْنِم ُدي ِرُن َلا اًسوُبَع اًم ْوَي اَنِ ب َر ْنِم ُفاَخَن اَّنِإ ا ًروُك

اَمِب ْمُها َزَج َو ا ًرو ُرُس َو ًة َرْضَن ْمُهاَّقَل َو ِم ْوَيْلا َكِلَذ َّرَش ُ َّللَّا ُمُهاَق َوَف ا ًري ِرَطْمَق ا ًري ِرَح َو ًةَّنَج او ُرَبَص

“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan. Sesungguhnya Kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih. Sesungguhnya Kami takut akan (azab) Tuhan kami pada suatu hari yang (di hari itu) orang-orang bermuka masam penuh kesulitan.

Maka Tuhan memelihara mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka kejernihan (wajah) dan kegembiraan hati. Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutera.” [QS. An-Nisa: 8-12]

b. Memberi hidangan berbuka bagi orang berpuasa Rasulullah Saw bersabda “Siapa yang memberi berbuka orang puasa, baginya pahala seperti pahala orang berpuasa tadi tanpa dikurangi dari pahalanya sedikitpun” [HR. Ahmad & Nasai]

(39)

Ramadan Guide Book 34

4. Membaca Al-Qur’an

Sahabat Pendidikan salah satu amalan yang dianjurkan untuk ditingkatkan selama Ramadan ialah

memperbanyak membaca Al-Qur’an. Bahkan membaca satu huruf dalam Al-Qur’an di bulan Ramadan akan diberikan sepuluh kebaikan. Seperti yang tertuang dalam Hadis Riwayat At-Tirmidzi:

ُلوُقَأ َلا اَهِلاَثْمَأ ِرْشَعِب ُةَنَسَحْلا َو ٌةَنَسَح ِهِب ُهَلَف ِ َّللَّا ِباَتِك ْنِم اًف ْرَح َأ َرَق ْنَم ٌف ْرَح ٌميِم َو ٌف ْرَح ٌم َلا َو ٌف ْرَح ٌفِلَأ ْنِكَل َو ٌف ْرَح ملآ

“Barangsiapa membaca satu huruf dari kitab Allah maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf; tetapi alif satu huruf; lam satu huruf dan mim satu huruf.” [HR. At-Tirmidzi]

5. Duduk di Masjid hingga Matahari Terbit Salah satu kebiasaan nabi dalam kehidupan sehari-hari yaitu duduk di masjid hingga matahari terbit.

Berdasarkan hadis HR Muslim, Rasulullah Saw.

bersabda: “Apabila Salat Shubuh beliau duduk di tempat salatnya hinga matahari terbit (HR. Muslim).

Keutamaan berdiam diri di masjid hingga matahari terbit berlaku pada semua hari, lalu bagaimana jika dikerjakan selama bulan Ramadan? Sudah barang tentu pahala yang didapatkan akan dilipatgandakan. Sudah selayaknya,

(40)

Ramadan Guide Book 35 agar kita mengoptimlkan salah satu keagungan ini dengan mengindari segala aktivitas malam yang dapat melalaikan untuk bangun di subuh hari.

6. I’tikaf

Pada sepuluh malam terakhir Ramadan Rasulullah Saw.

selalu melaksanakan I’tikaf di masjid. Bahkan di tahun wafatnya, beliau berI’tikaf hingga dua puluh hari [HR.

Bukhari & Muslim].

I’tikaf merupakan aktivitas menyendiri yang

disyariatkan oleh agama, karena seorang mu’takif (orang yang berI’tikaf) “mengurung” diri dalam rangka

meningkatkan ketaatan kepada Allah Swt. dan

melupakan sejenak aktivitas duniawi untuk merenung, membersihkan diri, dan mengharap ridho Allah Swt.

7. Menghidupkan Lailatul Qadar

Selama Ramadan Rasulullah Saw. tak pernah berhenti mencari Lailatul Qadar, bahkan ia senantiasa

membangunkan keluarganya pada malam sepuluh hari terakhir dengan harapan mendapatkan Lailatul Qadar.

ُةَلْيَل ِرْدَقْلا ُةَلْيَل اَم َكا َرْدَأ اَم َو ِرْدَقْلا ِةَلْيَل يِف ُهاَنْل َزْنَأ اَّنِإ ْنِم ٌرْيَخ ِرْدَقْلا

ٍرْهَش ِفْلَأ

(41)

Ramadan Guide Book 36

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” [QS. Al-Qdar: 1-3]

8. Memperbanyak Zikir, Doa, dan Istighfar Saat Ramadan ada waktu khusus yang mustajab untuk berdoa dalam kedaaan berikut:

Saat berbuka, karena seorang yang berpuasa ketika berbuka memiliki doa yang tak ditolak.

Sepertiga malam terkahir saat Allah Swt, turun ke langit dunia dan berfirman, “Adakah orang yang meminta, pasti aku beri. Adakah orang beristighfar, pasti Aku ampuni dia.”

Beristighfar di waktu sahur, seperti yang Allah Swt. firmankan, “Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).” (QS.

Al-Dzaariyat: 18)

(42)

Ramadan Guide Book 37

Puasa Buat Diet

Seperti yang kita ketahui jika berpuasa di bulan

Ramadan merupakan kewajiban bagi umat muslim, tapi jika puasa diniatkan untuk berdiet kira-kira hukumnya apa ya Sahabat Pendidikan? Kami akan membahas tuntas di bawah.

Mungkin banyak dari kita yang memanfaatkan momen Ramadan sebagai sarana untuk menurunkan berat badan, namun ternyata jika kita niat berpuasa semata-mata agar turun berat badan dan bukan karena Allah maka kita tidak mendapatkan pahala apa-apa. Sebagaimana firman Allah:

ْنَم ُهَل اَنْلَعَج َّمُث ُدي ِرُن ْنَمِل ُءاَشَن اَم اَهيِف ُهَل اَنْلَّجَع َةَل ِجاَعْلا ُدي ِرُي َناَك

ا ًروُحْدَم اًموُمْذَم اَهلَْصَي َمَّنَهَج

“Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa (balasan dunia) yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami inginkan, kemudian Kami jadikan baginya neraka Jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir” (QS al-Israa’: 18).

Namun bagaimana jika kita berpuasa demi turun berat badan namun berniat hanya untuk Allah? Hal ini bisa dijelaskan ke dalam dua keadaan:

1. Keadaan pertama: Niat puasanya hanya untuk Allah, perihal mendapatkan kesehatan atau turun

(43)

Ramadan Guide Book 38 berat badan hanya bonus, artinya dia berpuasa niat ikhlasnya hanya untuk Allah saja namun dia menginginkan agar badan lebih sehat atau turun berat badan maka ibadah puasanya sah. Puasa keadaan pertama ini sah, hanya saja ibadahnya berada pada tingkat yang rendah. Sebagaimana firman Allah Swt.:

اًج َرْخَم ۥُهَّل لَعْجَي َ َّللَّٱ ِقَّتَي نَم َو Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.” (QS. ath-Thalaq, 65:2)

2. Keadaan kedua: Niat berpuasa dan niat turun berat badan dilakukan secara bersamaan sehingga dua niat sama-sama kuat, maka ini dilarang.

Apakah puasanya sah atau tidak wallahu a’lam karena dia telah menyamakan tujuan akhirat dengan dunia. Syeikh Ibnu Utsaimin

rahimahullah mengatakan bahwa kewajiban kita menjadikan niat ikhlas sebagai niat dasar untuk beribadah, jadi tidak boleh menjadikan niat untuk tujuan dunia sebagai dasar dalam beribadah.

Jadi jika Sahabat Pendidikan tetap menyelipkan niat karena Allah meski tujuan utama puasa adalah untuk menurunkan berat badan alias diet maka hal ini boleh- boleh saja, yang tidak boleh adalah ketika tidak melibatkan Allah sama sekali di dalamnya.

(44)

Ramadan Guide Book 39

Kulit Kering

Di bulan Ramadan kita menahan untuk tidak minum dari pagi hingga matahari terbenam padahal air memegang peranan penting dalam proses metabolisme tubuh.

Sekitar dua pertiga bagian tubuh kita terdiri dari cairan, oleh karena itu air dibutuhkan agar sel-sel tubuh dapat berfungsi optimal.

Seperti yang kita tahu jika air memiliki banyak manfaat yang dibutuhkan oleh sistem pencernaan, sistem

sirkulasi, dan penyerapan nutrisi. Tubuh akan

menunjukkan gejala tertentu bila sedang kekurangan cairan. Gejala yang sering muncul yaitu konstipasi (sembelit), sakit kepala, pusing, mudah lelah, bibir pecah-pecah, dan kulit kering.

Tidak heran jika air menjadi jnis cairan terbaik bagi tubuh, karenanya Sahabat Pendidikan dianjurkan mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup sepanjang malam sebelum melanjutkan puasa sejak dini hari.

Selama Ramadan, tak sedikit orang yang kekurangan asupan air. Mereka hanya minum sedikit air saat berbuka dan lupa minum air putih lagi hingga mulai berpuasa pada dini hari berikutnya. Kebutuhan air pada tubuh akan terpenuhi dengan konsumsi minimal delapan gelas per hari. Sahabat Pendidikan bisa meminum air setelah berbuka puasa hingga sebelum waktu imsak tiba. Bila tidak terlalu suka dengan rasa air putih, bisa

menambahkan irisan jeruk lemon atau jeruk nipis. Perlu

(45)

Ramadan Guide Book 40 diingat bahwa air putih tanpa tambahan bahan apa pun tetap menjadi asupan terbaik bagi tubuh.

Perlu diingat jika ada baiknya Sahabat Pendidikan menghindari makanan pedas dan panasn ketika sahur dan berbuka karena akan membuat lebih haus. Kurangi konsumsi garam, soda, alkohol, ataupun kafein karena bersifat diuresis (membuang air dari tubuh). Ketiga bahan tersebut akan menyebabkan kebutuhan air tubuh meningkat dan meningkatkan keinginan untuk buang air kecil sementara jumlah cairan dalam tubuh mudah berkurang selama berpuasa.

Jangan lupa untuk memperbanyak konsumsi buah dan sayuran segar seperti semangka, nanas, pepaya, atau mangga supaya bisa menambah asupan air bagi tubuh.

Selain membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, jenis buah tersebut juga membutuhkan waktu lama untuk dicerna. Hal ini tentu meminimalkan rasa lapar dan haus selama berpuasa. Buah dan sayuran juga mengandung antioksidan yang baik untuk kesehatan kulit. Baik dimakan langsung maupun diolah menjadi jus memiliki khasiat yang sama baiknya; asalkan Anda tidak

menambah banyak pemanis yang berisiko membuat tubuh menimbun kalori.

(46)

Ramadan Guide Book 41

Puasa untuk ibu hamil

Puasa bagi mereka yang beragama Islam merupakan suatu kewajiban. Namun bagi ibu hamil, ada

kelonggaran boleh tidak berpuasa demi kesehatan ibu dan janin. Kira-kira apa sajakah yang harus diperhatikan sebelum ibu hamil memutuskan untuk berpuasa ya Sahabat Pendidikan? Yuk simak penjelasan di bawah.

Masa yang rentan ketika ibu hamil disarankan untuk tidak berpuasa adalah pada trimester pertama dan trimester terakhir masa kehamilan. Ini karena pada trimester pertama, tubuh ibu masih beradaptasi dengan keberadaan janin. Perubahan hormon, rasa mual, dan muntah masih sering dialami pada trimester pertama.

Jika ibu memaksakan puasa pada masa ini, ibu hamil akan rentan dehidrasi dan kekurangan asupan bagi janin.

Hal ini tentu berbahaya karena pertumbuhan janin dapat terhambat.

Sementara pada trimester akhir, janin masih terus berkembang menyempurnakan organ-organ penting sehingga disarankan ibu hamil tetap makan secara teratur untuk memenuhi kebutuhan ibu dan janin. Selain itu, saat trimester akhir, kelahiran janin bisa terjadi kapan saja dan ibu hamil diharapkan memiliki tenaga yang cukup untuk melahirkan. Maka dari itu, memenuhi kebutuhan gizi sangatlah penting pada masa-masa ini.

Lalu bagaimana pada trimester kedua kehamilan? Pada masa ini ibu hamil sudah mulai nyaman dengan

Gambar

Tabel Target Menghafal

Referensi

Dokumen terkait

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi yang hari ini kami luncurkan; Anotasi undang-undang Desa dan rancangan indeks kemandirian desa oleh organisasi

Mengingat bahwa salah satu penyebab terjadinya kebakaran lahan dan kebun yang mengakibatkan terjadinya polusi asap lintas batas antara lain karena adanya kegiatan

Dilihat dari berat konstruksi, kapal fiberglass merupakan kapal yang paling ringan jika dibandingkan dengan kapal dengan bahan material kayu, ferrocement dan terlebih lagi

Dosen-dosen Jurusan Ilmu Administrasi Negara yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, dimana dengan ikhlasnya memberikan ilmu yang bermanfaat dan memberikan

Dilihat dari alat dan perangkat yang digunakan manusia dalam melakukan komunikasi, maka komunikasi dapat dibedakan atas :.. Komunikasi Akoptika,  adalah komunikasi yang

Pencegahan yang lain dapat di lakukan dengan pemeliharaan rumah tangga yang baik di perusahaan tekstil sehingga debu kapas sangat sedikit di udara,pembersihan

Salah satu wadah pembinaan anggota Pandu Hizbul Wathan Athfal,Pengenal dan Penghela untuk membentuk kader pembangunan adalah dengan membekali anggota muda dengan

Fuel shut off valve adalah suatu komponen yang sama dengan namanya yaitu memiliki fungsi sebagai pemutus dan penghubung aliran bahan bakar yang akan masuk