• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN"

Copied!
110
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH BELANJA DAERAH, INVESTASI, PENDAPATAN PER KAPITA DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP

PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN/KOTA SE-PROVINSI SUMATERA UTARA

T E S I S

Oleh

KASIMAN BERUTU 087017104/Akt

SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN 2011

SE K O L A H PA

SCA S AR JANA

(2)

2   

PENGARUH BELANJA DAERAH, INVESTASI, PENDAPATAN PER KAPITA DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP

PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN/KOTA SE-PROVINSI SUMATERA UTARA

T E S I S

Sebagai salah satu syarat untuk Memperoleh Gelar Magister Sains Dalam Program Studi Ilmu Akuntansi pada Sekolah Pascasarjana

Universitas Sumatera Utara

Oleh

KASIMAN BERUTU 087017104/Akt

SEKOLAH PASCA SARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

2011

(3)

Judul Tesis : PENGARUH BELANJA DAERAH, INVESTASI, PENDAPATAN PER KAPITA DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN/KOTA SE-PROVINSI SUMATERA UTARA

Nama Mahasiswa : Kasiman Berutu Nomor Pokok : 087017104 Program Studi : Ilmu Akuntansi

Menyetujui : Komisi Pembimbing,

Ketua Anggota

(Prof. Erlina, SE., M.Si., Ph.D., Ak.) (Drs. Rasdianto, MA.)

Ketua Program Studi, Direktur,

(

Prof. Dr. Ade Fatma Lubis, MBA, MAFIS, CPA)(Prof. Dr. Ir. A. Rahim Matondang, MSIE)

(4)

4   

Tanggal Lulus : 08 Agustus 2011 Telah diuji pada

Tanggal 08 Agustus 2011

PANITIA PENGUJI TESIS

Ketua : Prof. Erlina, SE., M.Si., Ph.D., Ak.

Anggota : 1. Prof. Dr. Ade Fatma Lubis, MBA, MAFIS, CPA.

2. Drs. Rasdianto, MA

(5)

3. Dr. Rina Bukit, SE., M.Si., Ak.

4. Dra. Tapi Anda Sari Lubis, M.Si. Ak.

ABSTRAK

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh simultan mapu parsial Belanja Daerah, Investasi, Pendapatan per Kapita Masyarakat dan Jumlah Penduduk terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara. Permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian adalah Apakah terdapat pengaruh secara simultan maupun secara parsial Belanja Daerah, Investasi Pendapatan per Kapita Masyarakat dan Jumlah Penduduk terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara? Hipotesis yang akan dibuktikan dalam penelitian ini : Terdapat pengaruh secara simultan maupun secara parsial Belanja Daerah, Investasi, Pendapatan per Kapita Masyarakat dan Jumlah Penduduk terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara. Populasi penelitian ini adalah kabupaten/kota dipropinsi Aceh dengan syarat pengambilan sampel kabupaten/kota yang telah menerbitkan laporan keuangan selama tahun penelitian

Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif dan statistik, yang meliputi : uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji F, Uji t dan analisis koefisien determinasi.

Berdasarkan hasil analisis, dijustifikasi bahwa Belanja Daerah, Investasi, Pendapatan per Kapita Masyarakat dan Jumlah Penduduk secara simultan berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.

Belanja daerah, pendapatan per kapita dan jumlah penduduk yang berpengaruh secara parsial terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara, sedangkan Investasi secara parsial tidak berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara.

Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah, Belanja Daerah, Investasi, Pendapatan per

Kapita Masyarakat dan Jumlah Penduduk

(6)

6   

ABSTRACT

This research done as a mean to know the effect of Area Expense, Investment, Earnings per capita, Population to Original Earnings of Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara, in simultaneously and partially. Problems formulated in research is What there are simultaneously and partially affected of Area Expense, Earnings Investment per capita, and Population to Original Earnings of Kabupaten/Kota se- Provinsi Sumatera Utara? Hypothesis to be proved in this research : There are simultaneously and partially affected of Area Expense, Earnings Investment per capita, and Population to Original Earnings of Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara.

The data analyze in this research is done descriptively and statistic, covering : classic assumption test, multiple regression s, F test, t test and coefficient determination analysis.

Based on the analyze, judged that in simultaneously, Area Expense, Investment, Earnings per capita and population that affected Original Earnings of Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara. In partially, only Area Expense, earnings per capita and population that affected Original Earnings of Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara, while Investment has not affected Original Earnings of Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara.

Keywords : Original Earnings, Area Expenditure, Investment, Income per capita,

Population

(7)

KATA PENGANTAR

Dengan segala kerendahan hati, tulus dan ikhlas, penulis menyampaikan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, oleh karena dorongan rahmat dan ridhoNya yang berkelimpahan, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan tesis ini.

Dalam menyelesaikan tesis ini tentu saja penulis banyak menemui kesulitan- kesulitan, kendala-kendala dan hambatan-hambatan, akan tetapi berkat bantuan, bimbingan, petunjuk dan masukan dari berbagai pihak lainnya penulis dapat

menyelesaikannya. Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, tulus dan ikhlas penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :

1. Bapak Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H, M.Sc (CTM), SP.A(K), selaku Rektor Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan kesempatan dan fasilitas untuk mengikuti dan menyelesaikan Sekolah Pascasarjana.

2. Bapak Prof. Dr. Ir. Rahim Matondang, MSIE, selaku Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara, yang senantiasa dengan sabar dan secara berkesinambungan meningkatkan layanan pendidikan di Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara.

3. Ibu Prof. Dr. Ade Fatma Lubis, MAFIS, MBA, CPA., selaku Ketua Program Studi Ilmu Akuntansi Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara, sekaligus sebagai Ketua Komosi Dosen Pembanding yang telah banyak memberikan saran dan kritik yang konstruktif dalam membimbing penulis sejak awal hingga selesainya tesis ini.

4. Ibu Prof. Erlina, M.Si., PhD., selaku Ketua Komisi Dosen Pembimbing yang telah banyak memberikan saran dan kritik yang konstruktif dalam membimbing penulis sejak awal hingga selesainya tesis ini.

5. Bapak Drs. Rasdianto, MA., selaku Anggota Komisi Dosen Pembimbing yang yang telah banyak memberikan saran dan kritik yang konstruktif dalam membimbing penulis sejak awal hingga selesainya tesis ini.

6. Bapak ……….., selaku Anggota Komisi Dosen

Pembanding yang yang telah banyak memberikan saran dan kritik yang

konstruktif dalam membimbing penulis sejak awal hingga selesainya tesis ini.

(8)

8   

7. Ibu Dra. Tapi Anda Sari Lubis, M.Si. Ak., selaku Anggota Komisi Dosen Pembanding yang telah banyak memberikan saran dan kritik yang konstruktif dalam membimbing penulis sejak awal hingga selesainya tesis ini.

8. Istri tercinta Rusmaida Bancin, S.Pd dan anak-anak tersayang Rafgi Karina Berutu, Raihan Dary Berutu dan Rifayah Lulu Berutu yang senantiasa memberikan motivasi dan semangat kepada penulis sejak memulai perkuliahan hingga penulisan tesis ini.

9. Rekan – rekan mahasiswa di Sekolah Pascasarjana Program Studi Ilmu Akuntansi Universitas Sumatera Utara.

Penulis menyadari bahwa tesis ini masih jauh dari sempurna baik dari segi penyajian maupun dari segi penyusunannya. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca guna penyempurnaan tesis ini pada masa yang akan datang.

Akhir kata penulis mengucapkan semoga tesis ini bermanfaat bagi para pembaca, khususnya bagi rekan mahasiswa/i.

Medan, Juli 2011

Penulis,

Kasiman Berutu

087017104/Akt

(9)

RIWAYAT HIDUP

Data Pribadi

Nama : Kasiman Berutu

Tempat/Tgl. Lahir : Tanjung Bale, 30 Juni 1972 Jenis Kelamin : Laki-Laki

Agama : Islam

Alamat : Jl. Sikandang njandi No. 108 Salak Pakpak Barat

Telepon : 081362427961

Pendidikan

2008 - 2011 : Magister Ilmu Akuntansi Sekolah Pascasarajana USU

1991 - 1997 : Fakultas Ekonomi S1 Jurusan Akuntansi USU 1988 - 1991 : SMA Negeri 2 Medan

1985 - 1988 : SMP Negeri Lau Baleng Kabupaten Karo 1979 - 1985 : SD Negeri Kinang Kong Kabupaten Karo

Pekerjaan

2001 - 2008 : Balai Pengembangan Pendidikan Non Formal- Informal (BPPNFI) Regional I Medan

2008 s/d Sekarang : Pemerintah Kabupaten Pakpak Barat

(10)

10   

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK ... i

ABSTRACT ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR RIWAYAT HIDUP ... v

DAFTAR ISI... vi

DAFTAR TABEL ... ix

DAFTAR GAMBAR ... xi

DAFTAR LAMPIRAN ... xii

BAB I : PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Perumusan Masalah ... 4

1.3. Tujuan Penelitian ... 5

1.4. Manfaat Penelitian ... 5

1.5. Originalitas Penelitian ... 6

BAB II : TINJAUAN PUSTAKA ... 8

2.1. ... L andasan Teoritis ... 8

2.1.1. ... P endapatan Asli Daerah (PAD)... 8

2.1.2. ... B elanja Daerah ... 13

2.1.3. ... I

nvestasi ... 17

(11)

2.1.4. ... P endapatan per Kapita ... 21 2.1.5. ... J

umlah Penduduk ... 23 2.2. Tinjauan Penelitian Terdahulu ... 25

BAB III : KERANGKA KONSEP DAN PENGEMBANGAN

HIPOTESIS ... 30 3.1. ... K

erangka Konsep ... 30 3.2. ... P

engembangan Hipotesis ... 33

BAB IV : METODE PENELITIAN ... 34 4.1. ... R

ancangan Penelitian ... 34 4.2. ... L

okasi dan Waktu Penelitian ... 35 4.3. ... P

opulasi dan Sampel Penelitian ... 35 4.3.1. ... P

opulasi Penelitian ... 35 4.3.2. ... S

ampel dan Tehnik Pengambilan Sampel ... 37 4.4. ... O

perasionalisasi dan Pengukuran Variabel Penelitian ... 39 4.5. ... M

etode Pengumpulan Data ... 41

(12)

12   

4.6. ... M etode Analisis Data ... 42

4.6.1. ... A nalisis Deskriptif ... 42 4.6.2. ... U

ji Asumsi Klasik ... 42 4.6.3. ... A

nalisis Regresi Linier Berganda ... 46 4.6.4. ... P

engujian Hipotesis ... 46 4.6.5. ... A

nalisis Koefisien Determinan ... 48

BAB V: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 49 5.1. ... A

nalisis Statistik Deskriptif ... 49 5.1.1. ... P

endapatan Asli Daerah (Y)... 50 5.1.2. ... B

elanja Daerah (X

1

)... 52 5.1.3. ... I

nvestasi (X

2

)... 53 5.1.4. ... P

endapatan per Kapita (X

3

)... 55 5.1.5. ... J

umlah Penduduk (X

4

)... 57 5.2. ... A

nalisis Statistik Inferensial ... 59

(13)

5.2.1. ... U ji Asumsi Klasik ... 59 5.2.2. ... A

nalisis Regresi Linier Berganda ... 62 5.2.3. ... P

engujian Hipotesis ... 64 5.2.4. ... A

nalisis Koefisien Determinasi ... 66 5.3. ... P

embahasan ... 67

BAB VI : KESIMPULAN DAN SARAN ... 70 5.1. ... K

esimpulan ... 70 5.2. ... K

eterbatasan Penelitian ... 71 5.3. ... S

aran ... 71

DAFTAR PUSTAKA ... 73

(14)

14   

DAFTAR TABEL

Nomor Judul Halaman 1.1. Kemampuan Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara didalam Menggali

Potensi Pendapatan Asli Daerah ... 2

2.1. Tinjauan Penelitian Terdahulu ... 28

4.1. Populasi Penelitian ... 36

4.2. Populasi yang Memenuhi Kriteria dan yang Tidak Memenuhi Kriteria Sampel ... 38

4.3. Matriks Operasionalisasi dan Pengukuran Variabel Penelitian ... 41

5.1. Statistik Deskriptif Pendapatan Asli Daerah, Jumlah Penduduk, Belanja Daerah, Investasi, Pendapatan per Kapita dan Jumlah Penduduk Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara sepanjang tahun 2005 -2009 ... 49

5.2. Statistik Deskriptif Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota se- Sumatera Utara Tahun 2006 – 2009... 51

5.3. Statistik Deskriptif Belanja Daerah Kabupaten/Kota se-Propinsi Sumatera Utara Tahun 2005 – 2008... 53

5.4. Statistik Deskriptif Investasi Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara Tahun 2005 – 2008 ... 54

5.5. Statistik Deskriptif Pendapatan per Kapita Kabupaten/Kota se- Sumatera Utara Tahun 2005 – 2008... 56

5.6. Statistik Deskriptif Jumlah Penduduk yang Mendiami Kabupaten/Kota se-Propinsi Sumatera Utara Tahun 2005 – 2008 ... 58

5.7. Hasil Uji Normalitas ... 59

5.8. Hasil Uji Heterokedastisitas ... 60

5.9. Hasil Uji Multikolinieritas ... 61

(15)

5.10. Hasil Uji F (Secara Simultan) Pengaruh Belanja Daerah, Investasi, Pendapatan per Kapita dan Jumlah Penduduk terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara. ... 64 5.11. Hasil Uji t Hasil Uji F (Secara Parsial) Pengaruh Belanja Daerah,

Investasi, Pendapatan per Kapita dan Jumlah Penduduk terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera

Utara... 65 5.11. Hasil Analisis Koefisien Determinasi Pengaruh Belanja Daerah,

Investasi, Pendapatan per Kapita dan Jumlah Penduduk terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera

Utara... 67

(16)

16   

DAFTAR GAMBAR

Nomor Judul Halaman 3.1. Diagram Kerangka Konsep ... 30 4.1. Diagram Durbin – Watson ... 45 5.1. Trend Perkembangan Realisasi PAD Kabupaten/Kota se-

Sumatera Utara Tahun 2006 – 2009... 51 5.2. Trend Belanja Daerah Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara

Tahun 2005 – 2008 ... 53 5.3. Trend Investasi Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara Tahun 2005

– 2008... 55 5.4. Trend Pendapatan per Kapita Kabupaten/Kota se-Sumatera

Utara Tahun 2005 – 2008... 56 5.5. Trend Jumlah Penduduk Yang Mendiami Kabupaten/Kota se-

Sumatera Utara Tahun 2005 – 2008... 58

5.6. Hasil Uji Autokorelasi ... 62

(17)

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Judul Halaman

1. Proses Input dan Seleksi Data ... 77

2. Hasil Seleksi Data yang Memenuhi Kriteria Sampel ... 82

3. Hasil Tabulasi dan Transformasi Data... 87

4. Hasil Uji Normalitas (K-S) ... 90

5. Hasil Heterokedastisitas (Glejser)... 90

6. Hasil Analisis Regresi Linier Berganda... 91

(18)

lxxv   

Lampiran 1. Proses Input dan Seleksi Data

Y (Dalam Jutaan) No. Kabupaten/Kota

2009 2008 2007 2006 I Kabupaten

1 Nias Rp 15.47 Rp 18.32 Rp 15.47 Rp 9.87 2 Mandailing Natal Rp 11.38 Rp 13.20 Rp 11.93 Rp 825.00 3 Tapanuli Selatan Rp 25.83 Rp 14.02 Rp 25.83 Rp 14.90 4 Tapanuli Tengah Rp 10.39 Rp 10.39 Rp 10.39 Rp 7.37 5 Tapanuli Utara Rp 7.82 Rp 6.79 Rp 5.90 Rp 6.72 6 Toba Samosir Rp 8.84 Rp 8.84 Rp 8.84 Rp 10.38 7 Labuhan Batu Rp 38.67 Rp 46.58 Rp 38.67 Rp 32.14 8 Asahan Rp 24.57 Rp 18.92 Rp 24.57 Rp 23.88 9 Simalungun Rp 33.95 Rp 34.53 Rp 33.95 Rp 20.95 10 Dairi Rp 6.56 Rp 7.21 Rp 6.56 Rp 5.13 11 Karo Rp 17.49 Rp 18.50 Rp 18.19 Rp 15.19 12 Deli Serdang Rp 77.65 Rp 86.60 Rp 77.65 Rp 62.10 13 Langkat Rp 21.72 Rp 23.28 Rp 21.72 Rp 20.66 14 Nias Barat Rp x Rp x Rp x Rp x 15 Nias Selatan Rp 3.35 Rp 8.38 Rp 3.35 Rp xx 16 Nias Utara Rp x Rp x Rp x Rp x 17 Humbang Hasundutan Rp 4.58 Rp 6.89 Rp 5.97 Rp 3.51 18 Pakpak Bharat Rp 2.42 Rp 3.22 Rp 2.42 Rp 1.28 19 Samosir Rp 9.19 Rp 10.71 Rp 9.19 Rp 6.57 20 Serdang Bedagai Rp 20.18 Rp 21.78 Rp 20.02 Rp 17.16 21 Batubara Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx 22 Padang Lawas Utara Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx 23 Padang Lawas Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx 24 Labuhan batu Selatan Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx 25 Labuhan Batu Utara Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx II Kota

26 Sibolga Rp 7.64 Rp 10.17 Rp 7.38 Rp 7.51 27 Tanjung Balai Rp 11.57 Rp 11.81 Rp 11.57 Rp 10.84 28 Pematang Siantar Rp 19.86 Rp 23.59 Rp 19.86 Rp 16.26 29 Tebing Tinggi Rp 10.21 Rp 14.00 Rp 10.21 Rp 8.76 30 Medan Rp 316.22 Rp 344.51 Rp 324.26 Rp 320.06 31 Binjai Rp 13.02 Rp 13.61 Rp 13.02 Rp 13.81 32 Padang Sidempuan Rp 10.08 Rp 11.40 Rp 10.08 Rp 6.14 33 Gunung Sitoli Rp x Rp x Rp x Rp x Sumber : http://www.djpk.depkeu.go.id/ dan SUDA (2005 - 2008)

(19)

X1 (Dalam Jutaan)

2008 2007 2006 2005

Rp 607.12 Rp 559.30 Rp 296.60 Rp 258.80 Rp 553.40 Rp 490.80 Rp 371.10 Rp 235.10 Rp 870.00 Rp 736.80 Rp 538.30 Rp 375.70 Rp 436.70 Rp 391.10 Rp 257.10 Rp 216.00 Rp 498.90 Rp 430.70 Rp 361.10 Rp 228.50 Rp 436.60 Rp 383.80 Rp 266.40 Rp 169.20 Rp 923.40 Rp 738.30 Rp 482.00 Rp 427.50 Rp 654.10 Rp 792.70 Rp 536.40 Rp 411.00 Rp 911.40 Rp 798.40 Rp 619.30 Rp 414.30 Rp 478.00 Rp 401.00 Rp 328.00 Rp 199.10 Rp 577.20 Rp 544.10 Rp 355.60 Rp 248.30 Rp 1,179.10 Rp 1,044.20 Rp 784.70 Rp 522.40 Rp 840.20 Rp 815.40 Rp 593.10 Rp 413.00

Rp x Rp x Rp x Rp x

Rp 428.90 Rp 423.90 Rp 115.30 Rp x

Rp x Rp x Rp x Rp x

Rp 365.80 Rp 366.20 Rp 229.00 Rp 122.00 Rp 257.60 Rp 231.10 Rp 145.60 Rp 78.50 Rp 423.80 Rp 313.50 Rp 225.10 Rp 108.60 Rp 520.60 Rp 452.90 Rp 379.90 Rp 258.60 Rp 242.90 Rp x Rp x Rp x

Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx

Rp 332.70 Rp 294.50 Rp 174.40 Rp 156.50 Rp 379.00 Rp 310.70 Rp 204.40 Rp 176.60 Rp 463.60 Rp 395.00 Rp 288.40 Rp 219.30 Rp 358.80 Rp 292.60 Rp 197.50 Rp 160.50 Rp 1,872.70 Rp 1,751.80 Rp ###### Rp ######

Rp 395.00 Rp 358.60 Rp 274.60 Rp 196.90 Rp 380.80 Rp 312.80 Rp 249.00 Rp 175.30 Rp x Rp x Rp x Rp x

X2 (Dalam Jutaan)

2008 2007 2006 2005

Rp 8,230.34 Rp 7,090.75 Rp 6,523.49 Rp 6,001.61

Lanjutan Lampiran

Lanjutan Lampiran

(20)

lxxvii   

Rp 1,298.30 Rp 693.93 Rp 603.72 Rp 525.23 Rp 6,506.97 Rp 5,376.28 Rp 4,354.78 Rp 3,527.37 Rp 4,054.55 Rp 1,313.62 Rp 2,745.46 Rp 5,738.01 Rp 564.41 Rp 600.00 Rp 438.00 Rp 319.74 Rp 822.00 Rp 747.00 Rp 657.36 Rp 578.48 Rp 1,822.59 Rp 2,761.00 Rp 938.74 Rp 319.17 Rp 2,200.00 Rp 1,590.60 Rp 1,468.12 Rp 913.91 Rp 7,167.22 Rp 7,144.31 Rp 6,572.77 Rp 6,046.95 Rp 3,682.90 Rp 843.60 Rp 842.95 Rp 958.07 Rp 1,000.00 Rp 1,593.90 Rp 1,386.69 Rp 1,206.42 Rp 3,198.18 Rp 2,725.00 Rp 2,643.25 Rp 2,563.95 Rp 5,000.00 Rp 5,000.00 Rp 4,650.00 Rp 4,324.50 Rp xx Rp xx Rp x Rp x Rp 0.00 Rp 750.00 Rp 705.00 Rp 662.70 Rp xx Rp xx Rp x Rp x Rp 1,489.93 Rp 1,100.00 Rp 935.00 Rp 794.75 Rp 500.00 Rp 500.00 Rp 490.00 Rp 480.20 Rp 850.00 Rp 750.00 Rp 997.50 Rp 1,326.68 Rp 720.00 Rp 500.00 Rp 640.00 Rp 819.20 Rp xx Rp xx Rp x Rp x Rp xx Rp xx Rp x Rp x Rp xx Rp xx Rp x Rp x Rp xx Rp xx Rp x Rp x Rp xx Rp xx Rp x Rp x Rp 378.54 Rp 170.54 Rp 208.05 Rp 253.83 Rp 402.00 Rp 381.10 Rp 373.48 Rp 366.01 Rp 904.18 Rp 943.53 Rp 981.27 Rp 1,020.53 Rp 600.00 Rp 600.00 Rp 523.80 Rp 457.28 Rp 6,700.00 Rp 5,000.00 Rp 4,410.00 Rp 3,889.62 Rp 6,194.07 Rp 6,700.00 Rp 7,236.00 Rp 7,814.88 Rp 1,352.32 Rp 1,554.15 Rp 1,479.55 Rp 1,408.53 Rp xx Rp xx Rp x Rp x

X3 (Dalam Ribu)

2008 2007 2006 2005 Rp 8,268.36 Rp 7,189.89 Rp 6,247.94 Rp 5,482.33 Rp 7,281.17 Rp 6,235.28 Rp 5,464.26 Rp 5,179.35 Rp 9,697.95 Rp 7,214.96 Rp 6,705.77 Rp 5,869.86 Rp 5,748.82 Rp 5,282.40 Rp 4,881.79 Rp 4,573.08

Lanjutan Lampiran

(21)

Rp 11,682.27 Rp 10,348.81 Rp 9,430.73 Rp 8,412.45 Rp 15,981.43 Rp 14,262.46 Rp 12,542.34 Rp 11,947.36 Rp 16,173.89 Rp 14,268.64 Rp 15,757.62 Rp 11,471.61 Rp 13,871.72 Rp 12,150.62 Rp 16,030.35 Rp 15,417.67 Rp 9,864.14 Rp 9,036.07 Rp 8,180.74 Rp 7,574.08 Rp 1,149.58 Rp 10,641.44 Rp 9,538.40 Rp 8,816.33 Rp 14,017.62 Rp 12,759.63 Rp 11,615.08 Rp 11,647.50 Rp 17,324.15 Rp 14,442.67 Rp 13,131.92 Rp 12,191.49 Rp 12,703.45 Rp 11,149.66 Rp 9,750.05 Rp 8,721.31

Rp x Rp x Rp x Rp x

Rp 6,940.29 Rp 6,223.34 Rp 5,725.09 Rp 5,060.63 Rp x Rp x Rp x Rp x Rp 12,832.25 Rp 11,227.98 Rp 10,053.86 Rp 9,022.29 Rp 6,304.49 Rp 5,966.76 Rp 5,961.44 Rp 5,456.93 Rp 10,584.51 Rp 9,812.57 Rp 9,156.95 Rp 8,400.68 Rp 11,847.82 Rp 10,391.90 Rp 9,385.79 Rp 8,602.48 Rp 34,517.06 Rp 30,663.61 Rp x Rp x Rp 6,579.43 Rp x Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx

Rp 13,054.02 Rp 11,536.27 Rp 10,242.15 Rp 9,313.59 Rp 15,150.89 Rp 13,940.31 Rp 12,606.79 Rp 11,536.91 Rp 14,485.67 Rp 13,078.89 Rp 11,682.69 Rp 11,092.90 Rp 12,928.44 Rp 11,549.99 Rp 10,266.70 Rp 9,253.51 Rp 31,026.88 Rp 26,620.95 Rp 23,629.97 Rp 21,016.00 Rp 15,077.53 Rp 13,338.25 Rp 11,831.81 Rp 10,486.44 Rp 9,253.41 Rp 8,166.15 Rp 7,262.70 Rp 6,429.08 Rp xx Rp xx Rp xx Rp xx

X4 (Dalam Ribuan)

2008 2007 2006 2005 443.49 Jiwa 442.55 Jiwa 442.02 Jiwa 441.81 Jiwa 423.71 Jiwa 417.59 Jiwa 413.75 Jiwa 386.15 Jiwa 263.81 Jiwa 631.61 Jiwa 629.21 Jiwa 626.70 Jiwa 314.63 Jiwa 305.92 Jiwa 297.84 Jiwa 283.04 Jiwa 267.60 Jiwa 263.75 Jiwa 256.44 Jiwa 256.20 Jiwa 171.83 Jiwa 169.30 Jiwa 169.12 Jiwa 158.68 Jiwa 1027.96 Jiwa 1007.19 Jiwa 987.16 Jiwa 951.77 Jiwa

Lanjutan Lampiran

(22)

lxxix   

688.53 Jiwa 676.61 Jiwa 1038.55 Jiwa 1024.37 Jiwa 853.11 Jiwa 846.33 Jiwa 841.20 Jiwa 826.10 Jiwa 270.30 Jiwa 268.78 Jiwa 267.63 Jiwa 261.29 Jiwa 360.88 Jiwa 351.37 Jiwa 342.56 Jiwa 316.21 Jiwa 1738.43 Jiwa 1686.37 Jiwa 1634.12 Jiwa 1569.64 Jiwa 1042.52 Jiwa 1027.41 Jiwa 1013.85 Jiwa 970.43 Jiwa

x Jiwa x Jiwa x Jiwa x Jiwa 272.85 Jiwa 271.94 Jiwa 271.03 Jiwa 288.23 Jiwa

x Jiwa x Jiwa x Jiwa x Jiwa 155.29 Jiwa 153.84 Jiwa 152.76 Jiwa 153.00 Jiwa

41.06 Jiwa 38.73 Jiwa 34.82 Jiwa 34.54 Jiwa 131.55 Jiwa 131.21 Jiwa 130.66 Jiwa 131.07 Jiwa 630.73 Jiwa 618.66 Jiwa 605.63 Jiwa 588.18 Jiwa 382.47 Jiwa 373.39 Jiwa x Jiwa x Jiwa

xx Jiwa xx Jiwa xx Jiwa xx Jiwa xx Jiwa xx Jiwa xx Jiwa xx Jiwa xx Jiwa xx Jiwa xx Jiwa xx Jiwa xx Jiwa xx Jiwa xx Jiwa xx Jiwa

96.61 Jiwa 93.21 Jiwa 91.94 Jiwa 88.72 Jiwa 163.68 Jiwa 159.93 Jiwa 156.48 Jiwa 152.81 Jiwa 238.77 Jiwa 236.61 Jiwa 235.37 Jiwa 230.49 Jiwa 141.06 Jiwa 139.41 Jiwa 137.96 Jiwa 135.67 Jiwa 2102.11 Jiwa 2083.16 Jiwa 2067.29 Jiwa 2036.19 Jiwa 252.65 Jiwa 248.26 Jiwa 244.26 Jiwa 237.90 Jiwa 188.50 Jiwa 185.13 Jiwa 181.87 Jiwa 177.50 Jiwa xx Jiwa xx Jiwa xx Jiwa xx Jiwa

(23)

Lampiran 2. Hasil Seleksi Data Yang Memenuhi Kriteria Sampel

Y (Dalam Juta)

No. Kabupaten/Kota 2009 2008 2007 2006

1 Nias Rp 15.47 Rp 18.32 Rp 15.47 Rp 9.87 2 Mandailing Natal Rp 11.38 Rp 13.20 Rp 11.93 Rp 25.00 3 Tapanuli Selatan Rp 25.83 Rp 14.02 Rp 25.83 Rp 14.90 4 Tapanuli Tengah Rp 10.39 Rp 10.39 Rp 10.39 Rp 7.37 5 Tapanuli Utara Rp 7.82 Rp 6.79 Rp 5.90 Rp 6.72 6 Toba Samosir Rp 8.84 Rp 8.84 Rp 8.84 Rp 10.38 7 Labuhan Batu Rp 38.67 Rp 46.58 Rp 38.67 Rp 32.14 8 Asahan Rp 24.57 Rp 18.92 Rp 24.57 Rp 23.88 9 Simalungun Rp 33.95 Rp 34.53 Rp 33.95 Rp 20.95 10 Dairi Rp 6.56 Rp 7.21 Rp 6.56 Rp 5.13 11 Karo Rp 17.49 Rp 18.50 Rp 18.19 Rp 15.19 12 Deli Serdang Rp 77.65 Rp 86.60 Rp 77.65 Rp 62.10 13 Langkat Rp 21.72 Rp 23.28 Rp 21.72 Rp 20.66 14 Humbang Hasundutan Rp 4.58 Rp 6.89 Rp 5.97 Rp 3.51 15 Pakpak Bharat Rp 2.42 Rp 3.22 Rp 2.42 Rp 1.28 16 Samosir Rp 9.19 Rp 10.71 Rp 9.19 Rp 6.57 17 Serdang Bedagai Rp 20.18 Rp 21.78 Rp 20.02 Rp 17.16 18 Sibolga Rp 7.64 Rp 10.17 Rp 7.38 Rp 7.51 19 Tanjung Balai Rp 11.57 Rp 11.81 Rp 11.57 Rp 10.84 20 Pematang Siantar Rp 19.86 Rp 23.59 Rp 19.86 Rp 16.26 21 Tebing Tinggi Rp 10.21 Rp 14.00 Rp 10.21 Rp 8.76 22 Medan Rp 316.22 Rp 344.51 Rp 324.26 Rp 320.06 23 Binjai Rp 13.02 Rp 13.61 Rp 13.02 Rp 13.81 24 Padang Sidempuan Rp 10.08 Rp 11.40 Rp 10.08 Rp 6.14

Terendah Rp 2.42 Rp 3.22 Rp 2.42 Rp 1.28 Tertinggi Rp 316.22 Rp 344.51 Rp 324.26 Rp 320.06 Rata-rata Rp 30.22 Rp 32.45 Rp 30.57 Rp 27.76 Standar Deviasi Rp 62.88 Rp 68.67 Rp 64.47 Rp 63.51

Sumber : Lampiran 1

X1 (Dalam Juta)

2008 2007 2006 2005 Rp 207.12 Rp 559.30 Rp 296.60 Rp 258.80

Lanjutan Lampran 2

(24)

lxxxi   

Rp 153.40 Rp 490.80 Rp 371.10 Rp 235.10 Rp 570.00 Rp 736.80 Rp 538.30 Rp 375.70 Rp 436.70 Rp 391.10 Rp 257.10 Rp 216.00 Rp 498.90 Rp 430.70 Rp 361.10 Rp 228.50 Rp 436.60 Rp 383.80 Rp 266.40 Rp 169.20 Rp 923.40 Rp 738.30 Rp 482.00 Rp 427.50 Rp 654.10 Rp 792.70 Rp 536.40 Rp 411.00 Rp 911.40 Rp 798.40 Rp 619.30 Rp 414.30 Rp 478.00 Rp 401.00 Rp 328.00 Rp 199.10 Rp 577.20 Rp 544.10 Rp 355.60 Rp 248.30 Rp 1179.10 Rp 944.20 Rp 784.70 Rp 522.40 Rp 840.20 Rp 815.40 Rp 593.10 Rp 413.00 Rp 365.80 Rp 366.20 Rp 229.00 Rp 122.00 Rp 257.60 Rp 231.10 Rp 145.60 Rp 78.50 Rp 423.80 Rp 313.50 Rp 225.10 Rp 108.60 Rp 520.60 Rp 352.90 Rp 379.90 Rp 258.60 Rp 332.70 Rp 294.50 Rp 174.40 Rp 156.50 Rp 379.00 Rp 310.70 Rp 204.40 Rp 176.60 Rp 463.60 Rp 395.00 Rp 288.40 Rp 219.30 Rp 358.80 Rp 292.60 Rp 197.50 Rp 160.50 Rp 1872.90 Rp 1751.80 Rp 1322.40 Rp 1135.90 Rp 395.00 Rp 358.60 Rp 274.60 Rp 196.90 Rp 380.80 Rp 312.80 Rp 249.00 Rp 175.30 Rp 153.40 Rp 231.10 Rp 145.60 Rp 78.50 Rp 1,872.90 Rp 1,751.80 Rp 1,322.40 Rp 1,135.90 Rp 567.36 Rp 541.93 Rp 395.00 Rp 287.82 Rp 368.46 Rp 328.93 Rp 254.75 Rp 214.67

X2 (Dalam Juta)

2008 2007 2006 2005

Rp 8,230.34 Rp 7,090.75 Rp 6,523.49 Rp 6,001.61 Rp 1,298.30 Rp 693.93 Rp 603.72 Rp 525.23 Rp 6,506.97 Rp 5,376.28 Rp 4,354.78 Rp 3,527.37 Rp 4,054.55 Rp 1,313.62 Rp 2,745.46 Rp 5,738.01 Rp 564.41 Rp 600.00 Rp 438.00 Rp 319.74

Lanjutan Lampiran 2

(25)

Rp 822.00 Rp 747.00 Rp 657.36 Rp 578.48 Rp 1,822.59 Rp 2,761.00 Rp 938.74 Rp 319.17 Rp 2,200.00 Rp 1,590.60 Rp 1,468.12 Rp 913.91 Rp 7,167.22 Rp 7,144.31 Rp 6,572.77 Rp 6,046.95 Rp 3,682.90 Rp 843.60 Rp 842.95 Rp 958.07 Rp 1,000.00 Rp 1,593.90 Rp 1,386.69 Rp 1,206.42 Rp 3,198.18 Rp 2,725.00 Rp 2,643.25 Rp 2,563.95 Rp 5,000.00 Rp 5,000.00 Rp 4,650.00 Rp 4,324.50 Rp 1,489.93 Rp 1,100.00 Rp 935.00 Rp 794.75 Rp 500.00 Rp 500.00 Rp 490.00 Rp 480.20 Rp 850.00 Rp 750.00 Rp 997.50 Rp 1,326.68 Rp 720.00 Rp 500.00 Rp 640.00 Rp 819.20 Rp 378.54 Rp 170.54 Rp 208.05 Rp 253.83 Rp 402.00 Rp 381.10 Rp 373.48 Rp 366.01 Rp 904.18 Rp 943.53 Rp 981.27 Rp 1,020.53 Rp 600.00 Rp 600.00 Rp 523.80 Rp 457.28 Rp 6,700.00 Rp 5,000.00 Rp 4,410.00 Rp 3,889.62 Rp 6,194.07 Rp 6,700.00 Rp 7,236.00 Rp 7,814.88 Rp 1,352.32 Rp 1,554.15 Rp 1,479.55 Rp 1,408.53 Rp 378.54 Rp 170.54 Rp 208.05 Rp 253.83 Rp 8,230.34 Rp 7,144.31 Rp 7,236.00 Rp 7,814.88 Rp 2,734.94 Rp 2,319.97 Rp 2,170.83 Rp 2,152.29 Rp 2,547.66 Rp 2,340.65 Rp 2,210.27 Rp 2,274.64

X3 (Dalam Ribuan)

2008 2007 2006 2005 Rp 8,268.36 Rp 7,189.89 Rp 6,247.94 Rp 5,482.33 Rp 7,281.17 Rp 6,235.28 Rp 5,464.26 Rp 5,179.35 Rp 9,697.95 Rp 7,214.96 Rp 6,705.77 Rp 5,869.86 Rp 5,748.82 Rp 5,282.40 Rp 4,881.79 Rp 4,573.08 Rp 11,682.27 Rp 10,348.81 Rp 9,430.73 Rp 8,412.45 Rp 15,981.43 Rp 14,262.46 Rp 12,542.34 Rp 11,947.36 Rp 16,173.89 Rp 14,268.64 Rp 15,757.62 Rp 11,471.61 Rp 13,871.72 Rp 12,150.62 Rp 16,030.35 Rp 15,417.67 Rp 9,864.14 Rp 9,036.07 Rp 8,180.74 Rp 7,574.08

Lanjutan Tabel 2

(26)

lxxxiii   

Rp 1,149.58 Rp 10,641.44 Rp 9,538.40 Rp 8,816.33 Rp 14,017.62 Rp 12,759.63 Rp 11,615.08 Rp 11,647.50 Rp 17,324.15 Rp 14,442.67 Rp 13,131.92 Rp 12,191.49 Rp 12,703.45 Rp 11,149.66 Rp 9,750.05 Rp 8,721.31 Rp 12,832.25 Rp 11,227.98 Rp 10,053.86 Rp 9,022.29 Rp 6,304.49 Rp 5,966.76 Rp 5,961.44 Rp 5,456.93 Rp 10,584.51 Rp 9,812.57 Rp 9,156.95 Rp 8,400.68 Rp 11,847.82 Rp 10,391.90 Rp 9,385.79 Rp 8,602.48 Rp 13,054.02 Rp 11,536.27 Rp 10,242.15 Rp 9,313.59 Rp 15,150.89 Rp 13,940.31 Rp 12,606.79 Rp 11,536.91 Rp 14,485.67 Rp 13,078.89 Rp 11,682.69 Rp 11,092.90 Rp 12,928.44 Rp 11,549.99 Rp 10,266.70 Rp 9,253.51 Rp 31,026.88 Rp 26,620.95 Rp 23,629.97 Rp 21,016.00 Rp 15,077.53 Rp 13,338.25 Rp 11,831.81 Rp 10,486.44 Rp 9,253.41 Rp 8,166.15 Rp 7,262.70 Rp 6,429.08 Rp 1,149.58 Rp 5,282.40 Rp 4,881.79 Rp 4,573.08 Rp 31,026.88 Rp 26,620.95 Rp 23,629.97 Rp 21,016.00 Rp 12,346.27 Rp 11,275.52 Rp 10,473.24 Rp 9,496.47 Rp 5,524.84 Rp 4,286.89 Rp 4,077.57 Rp 3,631.81

X4 (Dalam Ribuan)

2008 2007 2006 2005 443.49 Jiwa 442.55 Jiwa 442.02 Jiwa 441.81 Jiwa

423.71 Jiwa 417.59 Jiwa 413.75 Jiwa 386.15 Jiwa 263.81 Jiwa 631.61 Jiwa 629.21 Jiwa 626.70 Jiwa 314.63 Jiwa 305.92 Jiwa 297.84 Jiwa 283.04 Jiwa 267.60 Jiwa 263.75 Jiwa 256.44 Jiwa 256.20 Jiwa 171.83 Jiwa 169.30 Jiwa 169.12 Jiwa 158.68 Jiwa 1027.96 Jiwa 1007.19 Jiwa 987.16 Jiwa 951.77 Jiwa 688.53 Jiwa 676.61 Jiwa 1038.55 Jiwa 1024.37 Jiwa 853.11 Jiwa 846.33 Jiwa 841.20 Jiwa 826.10 Jiwa 270.30 Jiwa 268.78 Jiwa 267.63 Jiwa 261.29 Jiwa 360.88 Jiwa 351.37 Jiwa 342.56 Jiwa 316.21 Jiwa 1738.43 Jiwa 1686.37 Jiwa 1634.12 Jiwa 1569.64 Jiwa 1042.52 Jiwa 1027.41 Jiwa 1013.85 Jiwa 970.43 Jiwa

Lanjutan Lampiran

(27)

155.29 Jiwa 153.84 Jiwa 152.76 Jiwa 153.00 Jiwa 41.06 Jiwa 38.73 Jiwa 34.82 Jiwa 34.54 Jiwa 131.55 Jiwa 131.21 Jiwa 130.66 Jiwa 131.07 Jiwa 630.73 Jiwa 618.66 Jiwa 605.63 Jiwa 588.18 Jiwa 96.61 Jiwa 93.21 Jiwa 91.94 Jiwa 88.72 Jiwa 163.68 Jiwa 159.93 Jiwa 156.48 Jiwa 152.81 Jiwa 238.77 Jiwa 236.61 Jiwa 235.37 Jiwa 230.49 Jiwa 141.06 Jiwa 139.41 Jiwa 137.96 Jiwa 135.67 Jiwa 2102.11 Jiwa 2083.16 Jiwa 2067.29 Jiwa 2036.19 Jiwa 252.65 Jiwa 248.26 Jiwa 244.26 Jiwa 237.90 Jiwa 188.50 Jiwa 185.13 Jiwa 181.87 Jiwa 177.50 Jiwa 41.06 Jiwa 38.73 Jiwa 34.82 Jiwa 34.54 Jiwa 2,102.11 Jiwa 2,083.16 Jiwa 2,067.29 Jiwa 2,036.19 Jiwa 500.37 Jiwa 507.62 Jiwa 515.52 Jiwa 501.60 Jiwa 522.54 Jiwa 512.05 Jiwa 514.88 Jiwa 502.41 Jiwa

(28)

lxxxv   

Lampiran 3. Hasil Tabulasi dan Transformasi Data

n

Obs Y X1 X2 X3 X4 Res_1 AbsUT

1 9.87 258.80 6001.61 5482.33 441.81 16.18 16.18 2 25.00 235.10 525.23 5179.35 386.15 39.17 39.17 3 14.90 375.70 3527.37 5869.86 626.70 5.88 5.88 4 7.37 216.00 5738.01 4573.08 283.04 27.47 27.47 5 6.72 228.50 319.74 8412.45 256.20 12.25 12.25 6 10.38 169.20 578.48 11947.36 158.68 7.12 7.12 7 32.14 427.50 319.17 11471.61 951.77 -18.56 18.56 8 23.88 411.00 913.91 15417.67 1024.37 -47.64 47.64 9 20.95 414.30 6046.95 7574.08 826.10 -8.20 8.20 10 5.13 199.10 958.07 8816.33 261.29 9.89 9.89 11 15.19 248.30 1206.42 11647.50 316.21 1.59 1.59 12 62.10 522.40 2563.95 12191.49 1569.64 -25.89 25.89 13 20.66 413.00 4324.50 8721.31 970.43 -19.33 19.33 14 3.51 122.00 794.75 9022.29 153.00 16.51 16.51 15 1.28 78.50 480.20 5456.93 34.54 38.58 38.58 16 6.57 108.60 1326.68 8400.68 131.07 23.90 23.90 17 17.16 258.60 819.20 8602.48 588.18 5.06 5.06 18 7.51 156.50 253.83 9313.59 88.72 20.39 20.39 19 10.84 176.60 366.01 11536.91 152.81 9.43 9.43 20 16.26 219.30 1020.53 11092.90 230.49 10.75 10.75 21 8.76 160.50 457.28 9253.51 135.67 19.50 19.50 22 320.06 1135.90 3889.62 21016.00 2036.19 135.90 135.90 23 13.81 196.90 7814.88 10486.44 237.90 8.70 8.70 24 6.14 175.30 1408.53 6429.08 177.50 26.75 26.75 25 15.47 296.60 6523.49 6247.94 442.02 15.89 15.89 26 11.93 371.10 603.72 5464.26 413.75 15.98 15.98 27 25.83 538.30 4354.78 6705.77 629.21 3.45 3.45 28 10.39 257.10 2745.46 4881.79 297.84 27.58 27.58 29 5.90 361.10 438.00 9430.73 256.44 -0.67 0.67 30 8.84 266.40 657.36 12542.34 169.12 -3.05 3.05 31 38.67 482.00 938.74 15757.62 987.16 -36.70 36.70 32 24.57 536.40 1468.12 16030.35 1038.55 -57.62 57.62 33 33.95 619.30 6572.77 8180.74 841.20 -10.28 10.28 34 6.56 328.00 842.95 9538.40 267.63 0.62 0.62 35 18.19 355.60 1386.69 11615.08 342.56 -2.47 2.47 36 77.65 784.70 2643.25 13131.92 1634.12 -32.12 32.12 37 21.72 593.10 4650.00 9750.05 1013.85 -35.08 35.08 38 5.97 229.00 935.00 10053.86 152.76 8.23 8.23 39 2.42 145.60 490.00 5961.44 34.82 33.66 33.66 40 9.19 225.10 997.50 9156.95 130.66 16.76 16.76 41 20.02 379.90 640.00 9385.79 605.63 -3.10 3.10

(29)

42 7.38 174.40 208.05 10242.15 91.94 14.86 14.86 43 11.57 204.40 373.48 12606.79 156.48 3.52 3.52 44 19.86 288.40 981.27 11682.69 235.37 7.60 7.60 45 10.21 197.50 523.80 10266.70 137.96 14.09 14.09 46 324.26 1322.40 4410.00 23629.97 2067.29 116.08 116.08 47 13.02 274.60 7236.00 11831.81 244.26 -2.59 2.59 48 10.08 249.00 1479.55 7262.70 181.87 22.54 22.54 49 18.32 559.30 7090.75 7189.89 442.55 -0.44 0.44 50 13.20 490.80 693.93 6235.28 417.59 6.85 6.85 51 14.02 736.80 5376.28 7214.96 631.61 -22.30 22.30 52 10.39 391.10 1313.62 5282.40 305.92 18.65 18.65 53 6.79 430.70 600.00 10348.81 263.75 -8.28 8.28 54 8.84 383.80 747.00 14262.46 169.30 -17.53 17.53 55 46.58 738.30 2761.00 14268.64 1007.19 -37.89 37.89 56 18.92 792.70 1590.60 12150.62 676.61 -43.44 43.44 57 34.53 798.40 7144.31 9036.07 846.33 -24.06 24.06 58 7.21 401.00 843.60 10641.44 268.78 -7.91 7.91 59 18.50 544.10 1593.90 12759.63 351.37 -18.36 18.36 60 86.60 944.20 2725.00 14442.67 1686.37 -40.42 40.42 61 23.28 815.40 5000.00 11149.66 1027.41 -53.06 53.06 62 6.89 366.20 1100.00 11227.98 153.84 -3.99 3.99 63 3.22 231.10 500.00 5966.76 38.73 29.52 29.52 64 10.71 313.50 750.00 9812.57 131.21 10.46 10.46 65 21.78 352.90 500.00 10391.90 618.66 -5.00 5.00 66 10.17 294.50 170.54 11536.27 93.21 5.00 5.00 67 11.81 310.70 381.10 13940.31 159.93 -8.43 8.43 68 23.59 395.00 943.53 13078.89 236.61 -1.05 1.05 69 14.00 292.60 600.00 11549.99 139.41 6.60 6.60 70 344.51 1751.80 5000.00 26620.95 2083.16 97.77 97.77 71 13.61 358.60 6700.00 13338.25 248.26 -13.52 13.52 72 11.40 312.80 1554.15 8166.15 185.13 15.98 15.98 73 15.47 207.12 8230.34 8268.36 443.49 10.63 10.63 74 11.38 153.40 1298.30 7281.17 423.71 18.32 18.32 75 25.83 570.00 6506.97 9697.95 263.81 3.19 3.19 76 10.39 436.70 4054.55 5748.82 314.63 12.26 12.26 77 7.82 498.90 564.41 11682.27 267.60 -17.33 17.33 78 8.84 436.60 822.00 15981.43 171.83 -28.53 28.53 79 38.67 923.40 1822.59 16173.89 1027.96 -65.30 65.30 80 24.57 654.10 2200.00 13871.72 688.53 -38.88 38.88 81 33.95 911.40 7167.22 9864.14 853.11 -35.03 35.03

82 6.56 478.00 3682.90 1149.58 270.30 29.52 29.52

Lanjutan Lampiran 3

Lanjutan Lampiran 3

(30)

lxxxvii   

83 17.49 577.20 1000.00 14017.62 360.88 -27.14 27.14 84 77.65 1179.10 3198.18 17324.15 1738.43 -78.22 78.22 85 21.72 840.20 5000.00 12703.45 1042.52 -63.83 63.83 86 4.58 365.80 1489.93 12832.25 155.29 -13.93 13.93 87 2.42 257.60 500.00 6304.49 41.06 25.59 25.59 88 9.19 423.80 850.00 10584.51 131.55 -0.79 0.79 89 20.18 520.60 720.00 11847.82 630.73 -23.25 23.25 90 7.64 332.70 378.54 13054.02 96.61 -6.90 6.90 91 11.57 379.00 402.00 15150.89 163.68 -18.21 18.21 92 19.86 463.60 904.18 14485.67 238.77 -15.14 15.14 93 10.21 358.80 600.00 12928.44 141.06 -7.29 7.29 94 316.22 1872.90 6700.00 31026.88 2102.11 40.79 40.79 95 13.02 395.00 6194.07 15077.53 252.65 -24.10 24.10 96 10.08 380.80 1352.32 9253.41 188.50 5.83 5.83

(31)

Lampiran 4. Hasil Uji Normalitas (K-S)

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized Residual

N 96

Mean .0000000

Normal Parametersa,,b

Std. Deviation 32.37416299

Absolute .108

Positive .108

Most Extreme Differences

Negative -.074

Kolmogorov-Smirnov Z 1.060

Asymp. Sig. (2-tailed) .211

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

Lampiran 5. Hasil Heterokedastisitas (Glejser)

Coefficientsa

Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients

Model B Std. Error Beta t Sig.

(Constant) 2.953 4.843 .610 .544

Belanja Daerah .015 .012 .205 1.296 .198

Investasi -.001 .001 -.123 -1.507 .135

Pendapatan per Kapita .000 .001 .031 .295 .769

1

Jumlah Penduduk .027 .006 .588 .344 .080

a. Dependent Variable: AbsUT

Lampiran 6. Hasil Analisis Regresi Linier Berganda

Variables Entered/Removed

Model Variables Entered Variables Removed Method 1 Jumlah Penduduk,

Investasi, Pendapatan per Kapita, Belanja Daeraha

. Enter

a. All requested variables entered.

(32)

lxxxix   

Model Summaryb

Change Statistics Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the

Estimate R Square Change F Change df1 df2 Sig. F Change Durbin-Wa

1 .862a .743 .732 33.07803 .743 65.913 4 91 .000

a. Predictors: (Constant), Jumlah Penduduk, Investasi, Pendapatan per Kapita, Belanja Daerah b. Dependent Variable: Pendapatan Asli Daerah

ANOVAb

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

Regression 288477.880 4 72119.470 65.913 .000a

Residual 99568.211 91 1094.156

1

Total 388046.090 95

a. Predictors: (Constant), Jumlah Penduduk, Investasi, Pendapatan per Kapita, Belanja Daerah b. Dependent Variable: Pendapatan Asli Daerah

Coefficientsa

Unstandardized Coefficients

Standardized

Coefficients Correlations Collinea

Model B Std. Error Beta t Sig. Zero-order Partial Part Toleran

(Constant) - 68.589 10.186 - 6.734 .000

Belanja Daerah .055 .025 .272 2.241 .027 .811 .229 .119 .

Investasi .003 .002 .018 .281 .779 .286 .029 .015 .

Pendapatan per Kapita .005 .001 .324 4.026 .000 .733 .389 .214 .

1

Jumlah Penduduk .045 .013 .353 3.405 .001 .792 .336 .181 .

a. Dependent Variable: Pendapatan Asli Daerah

Coefficient Correlationsa

Model Jumlah Penduduk Investasi Pendapatan per Kapita Belanja Daerah

Jumlah Penduduk 1.000 -.095 -.047 -.690

Investasi -.095 1.000 .363 -.313

Pendapatan per Kapita -.047 .363 1.000 -.510

Correlations

Belanja Daerah -.690 -.313 -.510 1.000

Jumlah Penduduk .000 -2.143E-6 -7.129E-7 .000

1

Covariances

Investasi -2.143E-6 2.983E-6 7.191E-7 -1.334E-5

(33)

Pendapatan per Kapita -7.129E-7 7.191E-7 1.313E-6 -1.443E-5

Belanja Daerah .000 -1.334E-5 -1.443E-5 .001

a. Dependent Variable: Pendapatan Asli Daerah

Collinearity Diagnosticsa

Variance Proportions

Model Dimension Eigenvalue Condition Index (Constant) Belanja Daerah Investasi Pendapatan per

Kapita Jumlah Penduduk

1 4.190 1.000 .01 .00 .01 .00 .01

2 .383 3.309 .02 .00 .71 .03 .00

3 .334 3.544 .12 .02 .04 .01 .18

4 .059 8.445 .42 .34 .03 .14 .71

1

5 .035 10.972 .43 .64 .20 .82 .11

a. Dependent Variable: Pendapatan Asli Daerah

Casewise Diagnosticsa

Case Number Std. Residual Pendapatan Asli Daerah Predicted Value Residual

22 4.109 320.06 184.1556 135.90445

46 3.509 324.26 208.1779 116.08215

a. Dependent Variable: Pendapatan Asli Daerah

Residuals Statisticsa

Minimum Maximum Mean Std. Deviation N

Predicted Value -37.2978 275.4326 30.2502 55.10544 96

Residual -78.21815 135.90445 .00000 32.37416 96

Std. Predicted Value -1.226 4.449 .000 1.000 96

Std. Residual -2.365 4.109 .000 .979 96

a. Dependent Variable: Pendapatan Asli Daerah

(34)

18   

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Prinsip pemberian otonomi daerah pada dasarnya untuk membantu pemerintah pusat dalam penyelenggaraan pemerintahan didaerah, titik berat pemberian otonomi daerah diberikan kepada pemerintah daerah, hal ini erat kaitannya dengan pemerintah daerah sebagai penyedia pelayanan kepada masyarakat dan pelaksana pembangunan. Pemerintah daerah dianggap sebagai tingkat pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat didaerahnya.Kemandirian keuangan daerah tampaknya tidak diartikan bahwa setiap tingkat pemerintahan daerah otonomi harus dapat membiayai seluruh keperluannya dari Pendapatan Asli Daerah.

Sesuai dengan prinsip otonomi daerah yang nyata, dinamis dan bertanggung jawab, penyelenggaraan pemerintah pusat dan daerah secara bertahap akan semakin banyak dilimpahkan kepada daerah. Dengan semakin meningkatnya kewenangan yang ada pada daerah, peranan keuangan daerah sangat penting karena daerah dituntut untuk dapat lebih aktif lagi dalam memobolisasi sumber dananya sendiri disamping mengelola dana yang diterima dari pemerintahan pusat secara efisien.

Untuk itu pemerintah daerah harus dapat menggali potensi daerah guna peningkatan

pendapatan asli daerah (PAD) agar pembangunan daerah tetap berjalan, akan tetapi

bukan berarti bahwa setiap pemerintahan daerah otonom harus membiayai

keseluruhan keperluan dari PAD, melainkan juga harus didukung oleh transfer dari

(35)

pemerintah pusat sebagai dana perimbangan. Namun prakteknya, keberadaan transfer pemerintah pusat pada APBD daerah menjadi fenomena tidak optimalnya daerah didalam menggali potensi PAD yang ada di daerah. Fenomena di atas hampir terjadi diseluruh Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia, termasuk diantaranya Kabupaten/Kota Se- Sumatera Utara.

Tabel 1.1. Kemampuan Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara didalam Menggali m Potensi Pendapatan Asli Daerah

Sumber : Pemerintah Propinsi Sumatera Utara, (2009)

Tabel di atas menunjukkan bahwa PAD Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2008 cenderung mengalami peningkatan dan melampaui target yang telah ditentukan, namun pada tahun 2008 Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara tidak mampu mencapai target PAD, yaitu sebesar sebesar 1.64%.

Sutrisno (2004) membedakan 2 (dua) faktor yang mempengaruhi Pendapatan Asli

Daerah suatu daerah, yaitu Faktor Eksternal dan Faktor Internal. Faktor eksternal terdiri

dari investasi, inflasi, PDRB dan jumlah penduduk, sedangkan faktor Internal terdiri dari

(36)

ii   

sarana dan prasarana, insentif, penerimaan subsidi, penerimaan pembangunan, sumber daya manusia, peraturan daerah, sistem dan pelaporan.

Beberapa peneliti mencoba mengkonfirmasi teori Sutrisno (2004), diantaranya:

Cahyono (2006) menememukan bahwa baik secara individu maupun secara bersama-sama besarnya PDRB, investasi, jumlah penduduk, pendapatan perkapita masyarakat berpengaruh signifikan terhadap besarnya PAD Kabupaten Karanganyar, sedangkan Suwarno (2008) dalam penelitiannya menemukan bahwa faktor eksternal dan faktor internal berpengaruh terhadap kemampuan keuangan daerah Pemerintah Kota Surabaya.

Faktor eksternal dan internal yang signifikan: investasi, inflasi, PDRB, penerimaan subsidi, penerimaan pembangunan, sumber daya manusia, peraturan daerah, sistem dan pelaporan.

Sedangkan untuk faktor internal dan eksternal yang tidak signifikan: jumlah penduduk,

sarana dan prasarana, dan insentif. Andriany dan Handayani (2008) dalam penelitiannya

menemukan bahwa secara parsial Product Domestic Regional Bruto (PDRB) pengaruh

positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah, sedangkan jumlah penduduk

mempunyai pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Kabupaten Merangin selama periode 1996-2001. Namun dekmian secara simultan keduan

variabel bebas yang diteliti berpengaruh signifikan terhadap PAD. Halim (2003) dalam

penelitiannnya menemukan adanya pengaruh yang kuat belanja daerah terhadap

peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Adi (2007) menemukan bahwa belanja daerah

memberikan dampak yang positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah.

(37)

Kelima penelitian di atas memberikan kesimpulan sama tetang hubungan antara Belanja Daerah, Investasi, Pendapatan per Kapita Masyarakat dengan Pendapatan Asli Daerah, namun untuk Jumlah Penduduk temuan Cahyono (2006) berkontradiktif dengan temuan Suwarno (2008) dan, Andriany dan Handayani (2008). Cahayono (2006) menemukan jumlah penduduk berpengaruh terhadap PAD, sedangkan Suwarno (2008) dan, Andriany dan Handayani (2008) menemukan Jumlah Penduduk tidak berpengaruh atau berpengaruh negatif tidak signikan terhadap PAD.

Fenomena kontradiktif temuan jumlah penduduk didalam mendeterimasi PAD sebagaimana diuraikan dimuka, merupakan ide yang mendasari dilakukannya penelitian ini.

1.2. Perumusan Masalah

Berdasarkan fenomena sebagaimana diuraikan pada latar belakang di atas, maka

dirumuskan permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini : Apakah terdapat

pengaruh secara simultan maupun secara parsial Belanja Daerah, Investasi, Pendapatan per

Kapita Masyarakat dan Jumlah Penduduk terhadap Pendapatan Asli Daerah

Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.

(38)

iv   

1.3. Tujuan Penelitian

Berdasarkan latar belakang dan perumusan masalah di atas, maka tujuan yang akan dicapai dari penelitian ini adalah : Untuk mengetahui pengaruh simultan maupun parsial Belanja Daerah, Investasi, Pendapatan per Kapita Masyarakat dan Jumlah Penduduk terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.

1.4. Manfaat Penelitian

Dengan terpecahkan permasalahan dan tercapainya tujuan dalam penelitian ini, maka hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi banyak pihak, diantaranya:

1. Peneliti

Sebagai bahan masukan bagi penulis didalam menambah dan mengembangkan khasanah ilmu pengetahuan dan wawasan dalam bidang akuntansi keuangan daerah, khususnya kajian empiris tentang pengaruh Belanja Daerah, Investasi, Pendapatan per Kapita dan Jumlah Penduduk terhadap Pendapatan Asli Daerah.

2. Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara

Sebagai bahan masukan bagi Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara didalam menyikapi fenomena yang berkembang sehubungan menurunnya pencapaian Pendapatan Asli Daerah di Sumatera Utara.

3. Referensi

Sebagai bahan referensi bagi peneliti – peneliti lainnya didalam mengembangkan

dan memperluas penelitian.

(39)

1.5. Originalitas Penelitian

Penelitian ini original replica. Replikasi penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini dikembangkan dari penelitian Cahyono (2006) yang menemukan baik secara individu maupun secara bersama-sama besarnya PDRB, investasi, jumlah penduduk, pendapatan perkapita masyarakat berpengaruh signifikan terhadap besarnya PAD Kabupaten Karanganyar.

Terdapat beberapa perbedaan antara penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini dengan penelitian Cahyono (2006), diantaranya :

1. Objek Penelitian

Cahyono (2006) mengamati objek penelitian Kabupaten Karanganyar, sedangkan penelitian ini mengamati objek Penelitian Kabupaten/Kota Se-Sumatera Utara.

Perbedaan ini patut dipertimbangkan, disamping cakupan objek penelitian yang lebih luas, juga karena kedua daerah ini memiliki perbedaan besaran APBD yang cukup signifikan.

2. Populasi dan Sampel

Cahyono (2006) hanya mengamati populasi Kabupaten Karang Anyer dalam tenggang waktu 12 tahun (1990 – 2002). Replikasi penelitian ini mengamati Populasi yang berjumlah 33 Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara dalam tenggang waktu 4 tahun (2005 – 2009). Selanjutnya dengan menggunakan pendekatan Criteria Purposive Sampleing diambil sampel sebanyak 28 Kabupaten/Kota.

Perbedaan populasi dan sampel menunjukkan replikasi penelitian ini memiliki

cakupan populasi yang lebih luas. Perbedaan tahun amatan mengidikasikan sudah

(40)

vi   

selayaknya dilakukan penelitian kembali, mengingat tenggang waktu yang sudah

cukup jauh, yaitu dari tahun amatan 1990 ke tahun 2009.

(41)

 

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Tinjauan Teoritis

2.1.1. Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Pendapatan asli daerah adalah penerimaan daerah dari berbagai usaha pemerintah daerah untuk mengumpulkan dana guna keperluan daerah yang bersangkutan dalam membiayai kegiatan rutin maupun pembangunannya, yang terdiri atas pajak daerah, retribusi daerah, bagian laba usaha milik daerah, dan lain-lain penerimaan asli daerah yang sah (Hirawan, 2007). Pendapatan asli daerah diartikan sebagai pendapatan daerah yang tergantung keadaan perekonomian pada umumnya dan potensi dari sumber-sumber pendapatan asli daerah itu sendiri. Sutrisno (2004) mengatakan pendapatan asli daerah adalah suatu pendapatan yang menunjukkan kemampuan suatu daerah untuk menghimpun sumber-sumber dana untuk membiayai kegiatan daerah. Jadi pengertian pendapatan asli daerah dapat dikatakan sebagai pendapatan rutin dari usaha-usaha pemerintah daerah dalam memanfaatkan potensi-potensi sumber-sumber keuangan untuk membiayai tugas- tugas dan tanggungjawabnya.

Menurut pasal 6 Undang-undang No. 32 tahun 2004 pendapatan asli daerah berasal

dari :

(42)

viii   

1. Pajak Daerah

Berdasarkan Undang-Undang No. 34 Tahun 2000 tentang perubahan atas Undang- Undang N0. 18 Tahun 1997 tentang pajak daerah dan retribusi daerah, yang dimaksud dengan pajak daerah adalah iuran wajib yang dilakukan oleh orang pribadi dan badan kepada daerah tanpa imbalan langsung yang seimbang, yang dapat dipaksakan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintah daerah dan pembangunan daerah. Pajak Daerah merupakan penerimaan daerah yang berasal dari pajak. Penerimaan ini meliputi:

a. Pajak Kendaraan Bermotor

b. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor c. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor d. Pajak Kendaraan di Atas Air

e. Pajak Air di Bawah Tanah f. Pajak Air Permukaan.

Jenis pajak kabupaten/kota menurut Undang-Undang No.34 tahun 2004 tentang perubahan Undang-Undang No.18 tahun 1997 tentang pajak daerah dan retribusi daerah terdiri atas:

a. Pajak Hotel b. Pajak Restoran c. Pajak Hiburan d. Pajak Reklame

e. Pajak Penerangan Jalan

8

(43)

f. Pajak Pengambilan Bahan Galian Golongan C g. Pajak Parkir

2. Retribusi Daerah

Kaho (2007) menyatakan bahwa retribusi daerah adalah pungutan daerah sebagai pembayaran atas pemakaian jasa atau karena mendapatkan jasa pekerjaan, usaha atau milik daerah bagi yang berkepentingan atau karena jasa yang diberikan oleh daerah.

Berdasarkan Undang-Undang No.34/2004 menjelaskan bahwa pajak daerah adalah iuran wajib yang dilakukan oleh orang pribadi dan badan kepada daerah tanpa imbalan langsung yang seimbang, yang dapat dipaksakan berdasarkan peraturan perundang- undangan yang berlaku, yang digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintah daerah dan pembangunan daerah. Jenis retribusi untuk kabupaten/kota meliputi objek pendapatan sebagai berikut:

a. Retribusi Jasa Umum, terdiri dari : 1) Pelaayanan kesehatan

2) Pelayanan kebersihan dan persampahan

3) Penggantian biaya cetak KTP dan akta catatan sipil 4) Pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat 5) Pelayanan Parkir di tepi jalan umum

6) Pelayanan Pasar 7) Pelayanan air bersih

8) Pelayanan Kendaraan Bermotor

9) Pemeriksaan alat pemadam kebakaran

(44)

x   

10) Penggantian biaya cetak peta 11) Pengujian terhadap kapal perikanan b. Retribusi Jasa Usaha, terdiri dari :

1) Pemakaian kekayaan daerah 2) Pasar grosir atau pertokoan 3) Pelayanan terminal khusus parkir 4) Pelayanan tempat khusus parkir 5) Pelayanan tempat penitipan anak 6) Penginapan/pesanggrahan/vila 7) Penyedotan kakus

8) Rumah potong hewan 9) Tempat pendaratan kapal 10) Tempat rekreasi dan olahraga 11) Penyeberangan di atas air 12) Pengelolaan air limbah

13) Penjualan usaha produksi daerah c. Retribusi Perijinan Tertentu, terdiri dari :

1) Ijin penggunaan tanah

2) Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)

3) Ijin tempat penjualan minuman beralkohol 4) Ijin gangguan

5) Ijin trayek

(45)

6) Ijin pengambilan hasil hutan

3. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan

Undang-Undang No. 33 tahun 2004 mengklasifikasikan jenis hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dirinci menurut objek pendapatan yang mencakup bagian laba atas penyertaan modal pada perusahaan milik daerah/BUMD, bagian laba atas penyertaan modal pada perusahaan milik pemerintah/BUMN dan bagian laba atas peyertaan modal pada perusahaan milik swasta atau kelompok usaha masyarakat.

Halim (2004) menyebutkan bahwa jenis pendapatan ini meliputi objek pendapatan berikut:

a. Bagian laba perusahaan milik daerah b. Bagian lembaga keuangan bank

c. Bagian laba lembaga keuangan nonbank d. Bagian laba atas penyertaan modal/investasi 4. Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah

Undang-Undang No. 33 tahun 2004 menjelaskan tentang Pendapatan Asli Daerah yang Sah, disediakan untuk menganggarkan penerimaan daerah yang tidak termasuk dalam jenis pajak daerah, retribusi daerah, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan. Halim (2004) menyebutkan jenis pendapatan ini meliputi objek pendapatan berikut:

a. Hasil penjualan aset daerah yang tidak dipisahkan b. Penerimaan jasa giro

c. Penerimaan bunga deposito

(46)

xii   

d. Denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan

e. Penerimaan ganti rugi atas kerugian/ kehilangan kekayaan daerah.

Sutrisno (2004) membedakan 2 (dua) faktor yang mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah suatu daerah, yaitu Faktor Eksternal dan Faktor Internal. Faktor eksternal terdiri dari investasi, inflasi, PDRB dan jumlah penduduk, sedangkan faktor Internal terdiri dari sarana dan prasarana, insentif, penerimaan subsidi, penerimaan pembangunan, sumber daya manusia, peraturan daerah, sistem dan pelaporan.

2.1.2. Belanja Daerah

Belanja daerah dipergunakan dalam rangka mendanai pelaksanaan urusan pemerintah yang menjadi kewenangan propinsi dan kabupaten/kota yang terdiri dari urusan wajib, urusan pilihan dan urusan penanganannya dalam bagian atau bidang tertentu antar pemerintah daerah yang ditetapkan dengan ketentuan perundang-undangan. Bastian (2001) menyebutkan biaya dapat dikategorikan sebagai belanja dan beban. Belanja adalah jenis biaya yang timbul berdampak langsung kepada berkurangnya saldo kas maupun uang entitas yang berada di bank. Belanja operasi meliputi pengeluaran barang dan jasa, pembayaran cicilan bunga utang, subsidi, anggaran pengeluaran sektoral (Current Transfer), sumbangan dan bantuan.

Berdasarkan Permendagri 59 Tahun 2007 memberikan definisi belanja daerah adalah semua pengeluaran kas daerah dalam periode tahun anggaran tertentu yang menjadi bebean daerah. Pengelompokan belanja daerah menurut Kepmendagri No. 29 ini terdiri dari:

a. Belanja Aparatur Daerah, terdiri dari :

(47)

1. Belanja Administrasi Umum 2. Belanja Operasi dan Pemeliharaan 3. Belanja Modal

b. Belanja Pelayanan Publik, terdiri dari:

1. Belanja Administrasi Umum 2. Belanja Operasi dan Pemeliharaan 3. Belanja Modal

c. Belanja Bagi Hasil dan Bantuan Keuangan yang dianggarkan untuk pengeluaran dengan kriteria sebagai berikut:

1. Tidak menerima secara langsung imbal barang dan jasa seperti lazimnya yang terjadi dalam transaksi pembelian dan penjualan;

2. Tidak mengharapkan akan diterima kembali dimasa yang akan datang seperti lazimnya suatu piutang;

3. Tidak mengharapkan adanya hasil seperti lazimnya suatu penyertaan modal atau investasi.

d. Belanja Tidak Tersangka dianggarkan untuk pengeluaran penanganan bencana alam, bencana sosial atau pengeluaran lainnya yang sangat diperlukan dalam rangka penyelenggaraan kewenangan pemerintah daerah.

Perubahan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di pemerintah daerah yang awalnya disusun dengan berpedoman pada Kepmendagri No.

29 Tahun 2002 kini berubah dengan berpedoman pada Permendagri No. 13 Tahun 2006,

yang mengakibatkan defenisi dan pengelompokan belanja daerah di pemerintahan juga

(48)

xiv   

turut berubah. Permendagri No. 13 Tahun 2006 memberikan definisi belanja daerah merupakan kewajiban pemerintah pengurang nilai kekayaan bersih. Belanja daerah terbagi dua yaitu:

a. Belanja Langsung

Yaitu belanja yang dianggarkan terkait secara langsung dengan pelaksanaan program kegiatan. Belanja langsung terdiri dari:

1. Belanja pegawai adalah belanja kompensasi, baik dalam bentuk uang maupun barang yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundangundangan yang diberikan kepada pejabat negara, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan pegawai yang dipekerjakan oleh pemerintah yang belum berstatus PNS sebagai imbalan atas pekerjaan yang telah dilaksanakan dimana pekerjaan tersebut yang berkaitan dengan pembentukan modal.

2. Belanja barang dan jasa adalah pengeluaran untu menampung pembelian barang

dan jasa yang habis pakai untuk memprodiksi barang dan jasa yang dipasarkan

maupun tidak dipasarkan, dan pengadaan barang yang dimaksud untuk diserahkan

atau dijual kepada masyarakat dan belanja perjalanan. Belanja ini digunakan untuk

pengeluaran pembelian/penadaan barang yang nilai manfaatnya kurang dari 12

(duabelas) bulan dan/atau pemakaian jasa dalam melaksanakan program dan

kegiatan pemerintah daerah. Pembelian/Pengadaan barang dan/atau pemakaian jasa

tersebut mencakup belanja barang pakai habis, bahan/material, jasa kantor, premi

asuransi, perawatan kendaraan bermotor, cetak/penggandaan, sewa

rumah/gedung/gudang/parkir, sewa sarana mobilitas, sewa alat berat, sewa

(49)

perlengkapan dan peralatan kantor, makanan dan minuman, pakaian dians dan atributnya, pakaian kerja, pakaian khusus dan hari-hari tertentu, perjalanan dinas pindah tugas dan pemulangan pegawai.

3. Belanja modal adalah pengeluaran yang dilakukan dalam rangka pembentukan modal yang sifatnya menambah aset tetap/inventaris yang memberikan manfaat lebih dari satu periode akuntansi, termasuk didalamnya adalah pengeluaran untuk biaya pemeliharaan yang sifatnya mempertahankan atau menambah masa manfaat, meningkatkan kapasitas dan kualitas aset. Belanja modal dapat dikategorikan dalam 5 (lima) kategori utama:

a) Belanja Modal Tanah

b) Belanja Modal Peralatan dan Mesin c) Belanja Modal Gedung dan Bangunan d) Belanja Modal Jalan, Irigasi dan Jaringan e) Belanja Modal Fisik Lainnya

b. Belanja Tidak Langsung

Yaitu belanja yang dianggarkan tidak terkait secara langsung dengan pelaksanaan program dan kegiatan. Belanja tidak langsung meliputi : belanja pegawai, belanja subsidi, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bagi hasil, bantuan keuangan, dan belanja tidak terduga.

2.1.3. Investasi

Teori ekonomi mengartikan atau mendefinisikan investasi sebagai pengeluaran-

pengeluaran untuk membeli barang-barang modal dan peralatan-peralatan produksi dengan

Referensi

Dokumen terkait

Gedung AI dilingkungan Fapet UNUD lantai 3 (kapasitas 100 0rang) Keterangan.. Gedung AS dilingkungan FMIPA UNUD lantai satu (kapasitas 100

menyelesaikan Tugas Akhir ini dengan judul “Peramalan Jumlah Ekspor Provinsi Sumatera Utara Menurut Sektor Pertambangan dan Penggalian Tahun 2018”. Terimakasih penulis sampaikan

Perbedaan tersebut dipengaruhi dari pekerja- an memetik teh dengan alokasi waktu antara 6 sampai 8 jam per hari memiliki tingkat ak- tivitas fisik yang lebih tinggi dibandingkan de-

Di kota Medan terdapat fasilitas penyeberangan tak sebidang seperti jembatan penyeberangan orang (JPO) yang fungsinya hampir tidak dimanfaatkan sama sekali.. Dikarenakan kondisi

To test the whether the underlying pathophysiologic deficit of inhibition present in schizophrenic patients was also present in ADHD, this study examined the inhibition of the

Klk, Tanggal 30 Maret 2013, kami Pokja Pengadaan Jasa Konsultansi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Polres Klungkung menetapkan Calon Daftar Pendek menjadi Daftar

Suyono, yang sepuluh tahun lebih tua dari Sunaryo, memang sudah lama beternak jangkrik dan

Dengan mengetahui nilai Cost CGT untuk kapal yang sama dari beberapa galangan diharapkan diperoleh kurva constant cost yang dapat digunakan untuk mengetahui