RANCANGAN AKTUALISASI
Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Tema Pola Makan Sehat, Bergizi dan Seimbang Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inquiry Learning Pada
Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas VII di SMP Negeri 13 Putussibau
DISUSUN OLEH : Reza Anjasi, S.Pd 19900111 202012 2 008
( 27 )
BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN KAPUAS HULU
BEKERJASAMA DENGAN
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PROVINSI KALIMANTAN BARAT
TAHUN 2021
i
ii
iii
iv
KATA PENGANTAR
Segala puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, karena dengan Rahmat dan Karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan Rancangan Aktualisasi dalam Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan LXXI Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021 di Putussibau. Dengan judul “Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Tema Pola Makan Sehat, Bergizi dan Seimbang Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inquiry Learning Pada Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas VII di SMP Negeri 13 Putussibau”
Penulisan Laporan ini terlaksana karena kontribusi banyak pihak berupa bimbingan dan motivasi sehingga pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Kedua orang tua tercinta serta suami dan anak selalu memberi semangat dan dukungan.
2. Bapak Fransiskus Diaan, S.H. selaku Bupati Kapuas Hulu
3. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Barat Bapak H.Sarbani,S.E.,M.A.P., selaku Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kapuas Hulu
4. Bapak Petrus Kusnadi,S.Sos.,M.Si selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu
5. Bapak Agustinus Bambang Triwidodo, S.Pd.SD selaku mentor yang telah memberikan bimbingan dan dukungan.
6. Ibu Hj. Yati Rohayati, S.E., M.M.selaku coach yang telah meluangkan waktunya untuk membimbing, memberikan masukan dan pengarahan dalam pembuatan Rancangan Aktualisasi.
7. Bapak Yetry Fasawal, S.IP., M.Kesos selaku Penguji Rancangan Aktualisasi
8. Panitia Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan LXXI Tahun 2021 Kabupaten Kapuas Hulu yang turut menyukseskan berlangsungnya kegiatan Latsar ini, serta selalu memberi motivasi selama kegiatan.
Penulis berupaya agar Rancangan Aktualisasi ini dapat mencapai tujuan, sehingga kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan penulisan ini diterima dengan terbuka. Semoga Laporan Aktualisasi ini dapat bermanfaat.
Putussibau, 22 Maret 2021
Reza Anjasi
v DAFTAR ISI
LEMBAR PERSETUJUAN... i
BERITA ACARA... ii
LEMBAR PENGESAHAN... iii
KATA PENGANTAR... iv
DAFTAR ISI... v
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A..Latar Belakang ... 1
B.Ruang Lingkup ... 3
C.Tujuan ... 3
D.Manfaat ... 4
BAB II STRUKTUR ORGANISASI ... 5
A.Keadaan Umum ... 5
B.Visi dan Misi Organisasi ... 7
C.Nilai – nilai Organisasi ... 8
D.Struktur, Tugas dan Fungsi ... 9
BAB III NILAI-NILAI DASAR, PERAN DAN KEDUDUKAN ASN DALAM NKRI ... 12
A.Nilai-Nilai ANEKA ... 12
B.Perandan Kedudukan ASN dalam NKRI ... 15
BAB IV RANCANGAN AKTUALISASI ... 18
A.Identifikasi Masalah dan Gagasan Pemecahan Isu ... 18
B.Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan ... 23
C.Jadwal Pelaksanaan ... 38
D.Pembimbingan ... 39
DAFTAR PUSTAKA ... 41
1 BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 merupakan sumber hukum bagi pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ). Proklamasi kemerdekaan itu telah mewujudkan NKRI dari Sabang hingga Merauke. Namun, negara yang diprolamasikan kemerdekaannya itu bukan merupakan tujuan semata, melainkan sebagai sarana untuk mencapai cita-cita bangsa dan tujuan Nasional.
Dalam rangka untuk mewujudkan tujuan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa maka berdasarkan Undang - Undang Nomor 5 tahun 2014 nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara ( UU ASN ) dijelaskan bahwa Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disingkat ASN adalah profesi bagi pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah. Pegawai Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disebut Pegawai ASN adalah pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan.
Dalam rangka mewujudkan Pegawai ASN yang memiliki nilai dasar Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) sebagai bekal dalam menjalankan fungsinya, maka diadakan suatu Pelatihan Dasar Calon PNS yang dalam hal ini diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pemanfaatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Hal ini termuat dalam Peraturan LAN Nomor 12 tahun 2018 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil bahwa Pelatihan Dasar CPNS adalah pendidikan dan pelatihan dalam Masa Prajabatan yang dilakukan secara terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan
2
bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang.
Satu di antara beberapa profesi yang merupakan bagian dari pegawai ASN dan wajib melaksanakan pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) adalah tenaga pendidik atau guru. Guru merupakan pegawai ASN yang harus mengembangkan potensi yang dimilikinya agar kinerjanya semakin membaik dan dapat memberikan kontribusi dalam dunia pendidikan. Selain itu, tenaga pendidik atau guru juga dituntut untuk memiliki karakter yang baik dalam dirinya sehingga menjadi pegawai ASN yang berkompetensi, profesional, berintegritas, dan berkomitmen baik atas tugas dan fungsi yang embannya.
Keberhasilan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), termasuk profesi tenaga pendidik atau guru dalam mengikuti pelatihan dasar diukur dari kemampuan menunjukkan sikap perilaku bela negara;
mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam pelaksanaan tugas jabatannya; mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia; dan menunjukkan penguasaan Kompetensi Teknis yang dibutuhkan sesuai dengan bidang tugas.
Melalui Kegiatan habituasi, peserta pelatihan dasar sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) dapat membiasakan diri untuk menerapkan nilai-nilai dasar ASN , yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di lingkungan kerjanya sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik serta perekat dan pemersatu bangsa. Dalam hal ini, penyusun merupakan peserta pelatihan dasar yang akan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sekolah Menegah Pertama Negeri 13 Putussibau.
3 B. Ruang Lingkup
Ruang lingkup aktualisasi merupakan lokasi/unit kerja bagi penyusun untuk menerapkan rancangan aktualisasi yang mengandung nilai-nilai dasar PNS serta kedudukan dan peran PNS dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ruang lingkup aktualisasi bagi penulis dilaksanakan dilokasi orientasi lapangan CPNS, tepatnya di SMP Negeri 13 Putussibau, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu.
Dengan kegiatan sebagai berikut :
1. Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ) pada matapelajaran penjaskes
2. Menyiapkan media penunjang seperti alat peraga dalam proses belajar mengajar
3. Menyiapkan soal Pre-Test dan Post-Test 4. Melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar 5. Melaksanakan Penilaian Hasil Evaluasi C. Tujuan
Tujuan aktualisasi bagi peserta Pelatihan Dasar adalah peserta mampu mengaktualisasikan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN), yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) di dalam menjalankan tugas dan fungsinya di instansi kerjanya. Selain itu, peserta Pelatihan Dasar juga mampu menganalisis manfaat aktualisasi di dalam agenda habituasi terhadap usaha terwujudnya visi, misi, dan tujuan sekolah, serta penguatan bagi nilai-nilai organisasi sekolah.
4 D. Manfaat
Kegiatan aktualiasi memberikan manfaat antara lain:
1. Bagi peserta Pelatihan Dasar
Manfaat aktualisasi bagi peserta Pelatihan Dasar adalah untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme di dalam diri peserta pelatihan dasar. Selain itu, kegiatan aktuasliasi bermanfaat bagi peserta dalam upaya memperkuat kompetensi bidang yang dimiliki.
2. Manfaat aktualisasi bagi sekolah adalah memberikan kontribusi bagi tercapainya visi, misi, dan tujuan sekolah
5
BAB II
GAMBARAN UMUM ORGANISASI
A. Keadaan Umum
1. Profil Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Putussibau Berikut adalah profil SMP Negeri 13 Putussibau:
TABEL 2.1 PROFIL SEKOLAH
Nama Sekolah : Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Putussibau
Alamat : Jalan Lintas Timur, Desa Melapi Kec.
Putussibau Selatan, Kode pos 78715
Kab/ Kota : Kota Putussibau
No. Telp/ HP : -
Nomor Pokok Sekolah Nasional
: 69856251
Jenjang Akreditasi : Terakreditasi C Tahun Beroperasi : 2015
Status Tanah Luas Tanah
: :
Pemerintah Daerah -
2. Kondisi Geografi, Demografi dan Tenaga Pengajar
Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Putussibau merupakan unit kerja pemerintah di bidang pendidikan dasar yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan PemerintahKabupaten Kapuas Hulu. Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Putussibau berada di Jalan Lintas Timur, Desa Melapi Kecamatan Putussibau Selatan.
6 Tabel 2.2
PROFIL KEPALA SEKOLAH DAN GURU SMP NEGERI 13 PUTUSSIBAU
NO NAMA NIP JABATAN PANGKAT
GOLONGAN 1 Wilhelmina, S.Pd. 197808312005022004 Kepala Sekolah Pembina,
IV/a 2. Munizar Arfiani, S.Pd. 19790524 200502 2 001 Wakil Kepala
Sekolah/ Mapel
Pembina, IV/a 3. Ferdinandus Laja D,
S.Pd.
19700228200604 1 006 Guru Mapel Pembina, IV/a 4. Bonifasius Imen, S.Pd. 19811031 201001 1 008 Guru Mapel Penata, III/c
5. Irwan, S.Pd. - Guru Mapel -
6. Marsia Lusia Siti, S.Pd. - Guru Mapel -
7. Yeti Sulistia Wati, S.Pd. - Guru Mapel -
8. Anastasia Asmarita T, S.Pd.
- Guru Mapel -
9. Stepanus Reza, S.Pd. - Guru Mapel -
10. Heviana Siti, A.Ma.Pd - Guru Mapel -
11. Kristiana Meldawati, S.Pd.
- Guru Mapel -
12. Shelya Marsinta, S. Pd. - Guru Mapel -
7
Adapun data siswa SMP Negeri 13 Putussibau adalah sebagai berikut:
Tabel 2.3
DATA SISWA SMP NEGERI13 PUTUSSIBAU TAHUN AJARAN 2020 / 2021
Kelas Siswa Laki – Laki Siswa Perempuan Jumlah
VII 14 Siswa 6 Siswi 20
VIII 13 Siswa 5 Siswi 18
IX 12 Siswa 12 Siswi 24
Kelas Siswa Laki – Laki Siswa Perempuan Jumlah
Jumlah 39 Siswa 23 Siswi 62
Tabel 2.4
TABEL KEADAAN GEDUNG DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 13 PUTUSSIBAU
Nama Ruangan Jumlah
Ruang Kelas 3 Ruang
Kantor Guru 1 Ruang
Perpustakaan 1 Ruang
WC siswa 4 Ruang
WC guru 2 Ruang
B. Visi, Misi dan Tujuan Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Putussibau
1. Visi Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Putussibau VISI
“ Mewujudkan Pendidikan Yang Beriman, Bertaqwa, Berprestasi Dan Berbudaya”
8
2. Misi Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Putussibau MISI
1) Meningkatkan Keimanan Kepada Tuhan Yang Maha Esa 2) Meningkatkan Perilaku Yang Sesuai Norma Masyarakat
3) Melaksanakan Kegiatan - kegiatan Keagamaan ( Kerohanian ) 4) Menumbuhkan Sikap Disiplin
5) Meningkatkan Kecintaan Pada Kearifan Lokal
6) Memajukan Daya Pikir Siswa Supaya Kritis Melihat Masa Depannya
3. Tujuan Umum Pendidikan SMP Negeri 13 Putussibau 1) Meningkatkan Kemampuan Ibadah Sesuai Kepercayaan
Masing – masing
2) Memiliki Sikap Toleransi Yang Tinggi Terhadap Perbedaan 3) Membiasakan Sikap Sopan Santun, Ramah, dan Rendah Hati 4) Membiasakan Sikap Menghargai Waktu
5) Melaksanakan Sikap / Perilaku Kearifan Lokal Yang Positif 6) Meningkatkan Bakat, Minat Seni dan Prestasi Olahraga C. Nilai-nilai Organisasi di SMP Negeri 13 Putussibau
Nilai nilai organisasi yang ada di Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Putussibau adalah sebagai berikut:
1. Religius 2. Jujur 3. Prestasi
4. Tanggungjawab 5. Persatuan 6. Kreatif 7. Kerjasama 8. Disiplin 9. Komunikatif
10. Hormat menghormati
9
D. Struktur Organisasi, Tugas, dan Fungsi 1. Struktur Organisasi
Struktur organisasi merupakan sebuah susunan berbagai komponen atau unit-unit kerja dalam sebuah organisasi yang ada di masyarakat. Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian tugas semua komponen yang terlibat dalam organisasi.
Struktur organisasi SMP Negeri 13 Putussibau terdiri dari Kepala Sekolah, guru mata pelajaran, tata usaha, petugas operator, penjaga perpustakaan, serta guru yang diberi tugas tambahan lain (wakil kepala sekolah bidang kurikulum, kesiswaan, humas, sarana prasarana, bendahara BOSNAS/BOSDA, inventaris barang, UKS, pembina pramuka
2. Tugas dan Fungsi Sekolah
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Pemerintah Indonesia, 2010) menyatakan bahwa pendidikan pada SMP/MTs atau bentuk lain yang sederajat berfungsi:
a. mengembangkan, menghayati, dan mengamalkan nilai- nilai keimanan, akhlak mulia, dan kepribadian luhur yang telah dikenalinya;
b. mengembangkan, menghayati, dan mengamalkan
nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air yang telah dikenalinya;
c. mempelajari dasar-dasar ilmu pengetahuan dan teknologi;
d. melatih dan mengembangkan kepekaan dan kemampuan mengapresiasi serta mengekspresikan keindahan, kehalusan, dan harmoni;
e. mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga, baik untuk kesehatan dan kebugaran jasmani maupun prestasi; dan
f. mengembangkan kesiapan fisik dan mental untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan menengah dan/atau untuk hidup mandiri di masyarakat.
10 3. Tugas Pokok dan Fungsi Guru
Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenegpan RB) Nomor 16 Tahun 2009 menjelaskan bahwa Jabatan fungsional guru adalah jabatan fungsional yang mempunyai ruang lingkup, tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk melakukan kegiatan mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang diduduki oleh Pegawai Negeri Sipil (Pemerintah Indonesia, 2009).
Tugas utama Guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah serta tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah.
Kewajiban Guru dalam melaksanakan tugas adalah:
a. Merencanakan pembelajaran/ bimbingan , melaksanakan pembelajaran/bimbingan yang bermutu, menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran/ bimbingan, serta melaksanakan pembelajaran/perbaikan dan pengayaan
b. Meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni;
c. Bertindak obyektif dan tidak diskriminatif atas pertimbangan jenis kelamin, agama, suku, ras, dan kondisi fisik tertentu, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi peserta didik dalam pembelajaran;
d. Menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan, hukum, dan kode etik Guru, serta nilai agama dan etika; dan
e. Memelihara dan memupuk persatuan dan kesatuan bangsa.
11
Rincian kegiatan tugas jabatan guru mata pelajaran dimuat pada Permenegpan RB No 16 tahun 2009 pasal 13 ayat 2, yaitu:
a. Menyusun kurikulum pembelajaran pada satuan pendidikan;
b. Menyusun silabus pembelajaran;
c. Menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran;
d. Melaksanakan kegiatan pembelajaran;
e. Menyusun alat ukur/soal sesuai mata pelajaran;
f. Menilai dan mengevaluasi proses dan hasil belajar pada mata pelajaran yang diampunya;
g. Menganalisis hasil penilaian pembelajaran;
h. Melaksanakan pembelajaran/perbaikan dan pengayaan dengan memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi;
i. Menjadi pengawas penilaian dan evaluasi terhadap proses dan hasil belajar tingkat sekolah dan nasional;
j. Membimbing guru pemula dalam program induksi;
k. Membimbing kegiatan siswa dalam ekstrakurikuler l. Melaksanakan pengembangan diri;
m. Melaksanakan publikasi ilmiah; dan n. Membuat karya inovatif
12 BAB III
NILAI-NILAI DASAR, PERAN DAN KEDUDUKAN ASN
A. Identifikasi Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS
Menurut Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil tertulis bahwa pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilakukan untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang. PNS yang berkarakter terbentuk oleh sikap prilaku bela Negara, nilai – nilai dasar PNS, dan pengetahuan tentang kedudukan dan peran PNS dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta menguasai bidang tugasnya, sehingga mampu melaksanakan tugas dan perannya secara profesional sebagai pelayan masyarakat.
Peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diharapkan mampu menginternalisasikan nilai-nilai dasar profesi PNS dengan cara mengalami sendiri pada saat kegiatan aktualisasi di tempat tugas melalui pembiasaan (habituasi). Nilai-nilai dasar PNS tercermin dalam ANEKA yang merupakan landasan dalam menjalankan profesi ASN. Adapun nilai-nilai dasar PNS tersebut adalah Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi. Berikut ini penjelasan mengenai masing-masing nilai dari ANEKAyang dimaksud adalah sebagai berikut:
1. AKUNTABILITAS
Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok atau institusi untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanahnya. Amanah seorang PNS adalah terwujudnya nilai-nilai publik, yaitu:
a. Mampu mengambil pilihan yang tepat dan benar ketika terjadi konflik kepentingan antara kepentingan publik dengan kepentingan sektor, kelompok dan pribadi;
13
b. Memiliki pemahaman dan kesadaran untuk menghindari dan mencegah keterlibatan PNS dalam politik praktis;
c. Memperlakukan warga negara secara sama dan adil dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik;
d. Menunjukkan sikap dan perilaku konsisten dan dapat diandalkan sebagai penyelenggara pemerintahan.
Indikator nilai dasar akuntabilitas yaitu mencakup : 1. Kejelasan Target
2. Transparan 3. Tanggung jawab 4. Jujur
5. Netral 6. Konsisten 7. Partisipatif 8. Adil
9. Mendahulukan kepentingan pulbik 2. NASIONALISME
Nasionalisme dalam arti sempit adalah suatu sikap yang meninggikan bangsanya sendiri, sekaligus tidak menghargai bangsa lain sebagaimana mestinya sedangkan dalam arti luas, nasionalisme merupakan pandangan tentang rasa cinta yang wajar terhadap bangsa dan negara, sekaligus menghormati bangsa lain (LAN-RI, 2015:1).
Indikator nilai dasar nasionalisme yaitu mencakup :
1. Religius adalah Suatu sikap patuh / taat dalam menjalankan ajaran agama yang dipeluknya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain.
2. Memelihara ketertiban adalah Melakukan sebuah pererilaku yang mengikuti aturan yang berlaku.
3. Persamaan derajat adalah semua manusia mempunyai hak dan kedudukan yang sama dan setara.
4. Adil adalah suatu sikap yang tidak memihak atau sama rata.
Berkaitan dengan semua orang yang mendapatkan hak menurut kewajibannya.
14
5. Tidak diskriminatif adalah tidak adanya pembedaan antara satu dengan yang lainnya.
3. ETIKA PUBLIK
Etika publik merupakan refleksi tentang standar/norma yang menentukan baik/buruk, benar/salah prilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan publik (LAN-RI, 2015:11).
Indikator nilai dasar dari etika publik yaitu :
1. Cermat adalah sikap hati – hati, teliti, sungguh – sungguh, ikhlas, rajin, dan ulet dalam melakukan pekerjaan.
2. Sopan adalah perilaku yang mencerminkan kebaikan dan keramahan kepada orang lain.
3. Saling menghormati adalah saling memahami dan memberikan toleransi terhadap orang lain, sehingga setiap orang dapat berinteraksi dengan baik.
4. Berintegritas Tinggi adalah suatu kepribadian seseorang yang bertindak secara konsisten dan utuh, baik dalam perkataan dan perbuatan sesuai dengan nilai – nilai dan kode etik.
4. KOMITMEN MUTU
Komitmen mutu merupakan pelaksanaan pelayanan publik dengan berorientasi pada kualitas hasil, dipersepsikan oleh individu terhadap produk/jasa berupa ukuran baik/buruk.
(https://lecturer.ppns.ac.id/imamkhoirul/2017/06/21/komitmen- mutu/)
Target uatama kinerja aparatur yang berbabasis komitemn mutu adalah mewujudkan kepuasan masyarakat yang menerima layanan (LAN-RI, 2015 : 63).
Indikator nilai dasar komitmen mutu adalah sebagai berikut : 1. Efektifitas
2. Efisiensi 3. Inovasi
4. Berorientasi mutu
15 5. ANTI KORUPSI
Kata korupsi berasal dari bahasa latin yaitu Corruptio yaitu artinya kerusakan, kebobrokan, dan kebusukan (LAN-RI, 2015:1).
Korupsi adalah masalah kehidupan, dampak dan bahayanya bisa berpengaruh secara jangka panjang. (LAN-RI , 2015:6)
Kesadaran diri anti korupsi dibangun melalui pendekatan spiritual, dengan selalu ingat akan tujuan keberadaannya sebagai manusia di muka bumi. Dengan selalu mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, manusia akan terhindar dari perbuatan korupsi karena yakin bahwa setiap perbuatan akan dipertanggung jawabkan.
Aparatur Sipil Negara perlu dibekali nilai dasar anti korupsi agar bisa menghindari dan mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.
Indikator nilai dasar anti korupsi adalah : - Jujur
- Disiplin
- Tanggung jawab - Kerja keras - Sederhana - Mandiri - Adil - Berani - Peduli
B. Peran dan Kedudukan PNS dalam Kerangka NKRI 1. Manajemen ASN
Manajemen ASN adalah pengelolaan ASN untuk mengahsilkan Pegawai ASN yang professional, emmiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intevensi politik, bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (LAN-RI, 2015:7).
Ada beberapa asasmanajemen ASN yaitu
1. Profesionalisme adalah kompetensi untuk melaksanakan tugas dan fungsinya secara baik dan benar untuk meningkatkan kemampuannya.
16
2. Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal dan tidak adanya pembedaan.
3. Persatuan adalah perserikatan, ikatan atau gabungan beberapa bagian yang sudah bersatu dan tidak terpecah belah.
2. Whole Of Government (WOG)
Whole Of Government (WOG) adalah sebuah pendekatan penyelenggaraan pemerintah yang menyatukan upaya-upaya kolaboratif pemerintahan dari keseluruhan sektor dalam ruang lingkup koordinasi yang lebih luas guna mencapai tujuan-tujuan pembangunan kebijakan, manajemen, program dan pelayanan publik (LAN-RI, 2015:1).
Whole Of Government terdapat beberapa asas yaitu : - Komunikasi
- Integritas - Koordinasi - Kerja sama - Integrasi - Kolaborasi - Partisipasi
- Kepentingan bersama
17 3. Pelayanan publik
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, dijelaskan bahwa pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang- undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.
Di dalam pelayanan publik terdapat beberapa asas yaitu 1. Kejelasan adalah adanya kepastian dalam suatu tindakan atau
gambaran yang akan dilakukan
2. Kepastian waktu adalah ketetapan waktu yang telah ditentukan.
3. Kemudahan adalah sesuatu yang dapat mempermudah dan mempelancar dalam melakukan suatu kegiatan.
18 BAB IV
RANCANGAN AKTUALISASI
A. IDENTIFIKASI ISU dan GAGASAN PEMECAHAN
Isu adalah masalah yang harus segera di tanggapi karena dapat mempengaruhi proses kegiatan di lingkungan sekolah. Adapun isu – isu aktual yang terjadi di SMP Negeri 13 Putussibau saat ini diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Rendahnya pemahaman siswa SMP Negeri 13 Putussibau tentang perkembangan tumbuh remaja.
2. Rendahnya pemahaman tentang arti pentingnya tubuh bugar dan sehat dalam pelajaran PJOK SMP Negeri 13 Putussibau.
3. Rendahnya hasil belajar aktivitas senam lantai siswa SMP Negeri 13 Putussibau.
4. Rendahnya pemahaman tentang tema pola makan sehat, bergizi dan seimbang siswa SMP Negeri 13 Putussibau.
Untuk menentukan isu strategis dari ketiga isu tersebut maka digunakan analisis teknik APKL (Aktual, Problematik, Kekhalayakan, Layak) sebagai berikut :
19
Tabel 4.1 : Tabel Isu Aktual diSekolah Menengah Pertama Negeri 13 Putussibau
NO ISU AKTUAL KRITERIA
RANK
A P K L
1 Rendahnya pemahaman siswa SMP Negeri 13 Putussibau tentang perkembangan tumbuh remaja
4 3 3 3 13 III
2 Rendahnya pemahaman tentang arti pentingnya tubuh bugar dan sehat dalam pelajaran PJOK
SMP Negeri 13
Putussibau
3 4 3 5 15 II
3 Rendahnya hasil belajar aktivitas senam lantai siswa SMP Negeri 13 Putussibau
3 3 2 2 10 IV
4 Rendahnya
pemahaman tentang tema pola makan sehat, bergizi dan seimbang siswa SMP Negeri 13 Putussibau
5 4 5 5 19 I
Keterangan : 5 : Sangat Tinggi 4 : Tinggi
3 : Sedang 2 : Rendah
1 : Sangat Rendah
20
Isu aktual yang dianalisis dengan teknik APKL yang mendapatkan peringkat tertinggi yaitu “ Rendahnya pemahaman tentang tema pola makan sehat, bergizi, dan seimbang kelas VII SMP Negeri 13 Putussibau”
dengan skor 20. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya : a. Rendahnya kepedulian siswa memahami pola hidup sehat
b. Penggunaan model pelajaran yang belum optimal
c. Rendahnya minat siswa terhadap materi pola hidup sehat
Tabel 4.2
Tabel Nilai PJOK Siswa pada tahun 2020/2021
Di grafik tersebut disebutkan bahwa nilai PJOK untuk kelas VII di tahun 2020/2021 sangat rendah dibandingkan kelas kelas lainnya.
Disebutkan bahwa rentang nilai 100-80 sebanyak 7 siswa, dan 79-50 ada 11 orang dan 49-0 ada 10 orang. Dengan nilai KKM PJOK yaitu 65.
Adapun akar penyebab masalah dari isu utama “Rendahnya pemahaman tentang tema pola makan sehat, bergizi, dan seimbang siswa SMP Negeri 13 Putussibau”, dapat diidentifikasikan sebagai berikut :
Untuk menentukan masalah pokok prioritas tersebut digunakan metode USG ( Urgency, Seriousness, Growth ) dengan penilaian 1 sampai 5 berikut.
0 2 4 6 8 10 12
Nilai PJOK kelas VII
Nilai PJOK kelas VIII
Nilai PJOK kelas IX
Rentang Nilai A Rentang Nilai B Rentang Nilai C Rentang Nilai D
21
Tabel 4.3 Analisis masalah dengan teknik USG
No. Masalah Pokok Prioritas
Total Peringkat
U S G
1
Rendahnya kepedulian siswa memahami pola hidup sehat, bergizi dan seimbang
5 3 3 11 III
2
Belum optimalnya penggunaan model pembelajaran terhadap materi pola hidup sehat
5 4 5 14 I
3
Rendahnya minat siswa terhadap materi pola hidup sehat
4 4 4 12 II
Keterangan : 5 : Sangat Tinggi 4 : Tinggi
3 : Sedang 2 : Rendah
1 : Sangat Rendah
Berdasarkan hasil analisis teknik USG pada tabel, maka penyebab utama dari Belum optimalnya penggunaan model pembelajaran terhadap materi pola hidup sehat adalah kegiatan pembelajaran PJOK yang belum dilaksanakan dengan optimal. Dari hasil dua sistem analisa tersebut, maka gagasan penyelesaian isu yang diajukan adalah Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Tema Pola Makan Sehat, Bergizi, dan Seimbang dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inquiry Learning Pada Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Putussibau.
22
Satu di antara model pembelajaran yang dapat diterapkan pada pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan adalah model pembelajaran Inquiry Learning. Model pembelajaran Inquiry Learning adalah model pembelajaran pencaharian dan penyelidikan untuk menemukan konsep, makna dan hubungan casual malalui pengorganisasian pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik.
Model pembelajaran Inquiry Learning dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dapat diterapkan ketika tatap muka di dalam kelas. Dengan menerapkan pembelajaran Inquiry Learning guru dapat melihat sejauh mana siswa mengetahui dan paham dengan materi yang akan diajarkan. Karena model pembelajaran ini adalah model pembelajaran menemukan konsep dan makna, maka dengan belajar mengamati atau memahami vidio yang di lihat, siswa dapat mengemukakan pendapatnya. Dan diharapkan dengan model pembelajaran ini siswa dapat termotivasi untuk aktif serta antusias, serta membawa dampak positif bagi proses dan hasil pembelajaran.
Berdasarkan uraian tersebut, maka gagasan penyelesaian isu yang diajukan adalah Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Tema Pola Makan Sehat, Bergizi, dan Seimbang dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inquiry Learning Pada Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Putussibau.
23
B. Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan
UNIT KERJA SMP NEGERI 13 PUTUSSIBAU
IDENTIFIKASI ISU UTAMA Rendahnya pemahaman tentang tema pola makan sehat, bergizi dan seimbang siswa SMP Negeri 13 Putussibau
FAKTOR UTAMA PENYEBAB Belum optimalnya penggunaan model pembelajaran terhadap materi pola hidup sehat
GAGASAN PEMECAHAN ISU Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Tema Pola Makan Sehat, Bergizi, dan Seimbang dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inquiry Learning Pada Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Putussibau.
24 No Kegiatan Tahapan
Kegiatan
Output/Hasil Kegiatan
Keterkaitan Substansi Mata
Pelatihan
Kontribusi Kegiatan Terhadap
Visi-Misi Penguatan Nilai- Nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
1. Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) PJOK Kelas VII materi Pola Makan Sehat, Bergizi dan Seimbang
1. Melakukan konsultasi dengan Kepala Sekolah 2. Menyiapkan silabus mata pelajaran 3. Menentukan materi pokok yang sesuai dengan silabus 4. Menentukan metode
pembelajaran dengan pendekatan
Tersedianya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Sebelum saya
berkonsultasi kepada kepala sekolah saya akan berdoa terlebih dahulu
(Nasionalisme : Religius
Etika Publik : Disiplin)
Lalu saya berdiskusi bersama kepala sekolah dan guru serumpun. (WoG : Koordinasi
Pelayanan Publik : Kejelasan)
Kemudian saya akan menyusun RPP, terlebih dahulu saya siapkan silabus berdasarkan SK dan KD
Dengan membuat RPP saya akan memberi kontribusi terhadap
terwujudnya visi yang disiapkan untuk digunakan dalam proses pembelajaran, saya berkontribusi
terhadap visi Sekolah yaitu Mewujudkan Pendidikan Yang Beriman, Bertaqwa, Berprestasi, Dan
Tersedianya RPP maka saya
mendukung penguatan nilai- nilai
organisasiyaitu Religius,
Tanggung jawab,Jujur dan Disiplin.
25 bermain yang
sesuai dengan materi
5. Menyusun RPP dengan Sistematis
dalampenyusunan RPP, Sehingga RPP memiliki sumber yang jelas.
(Akuntabilitas : Kejelasan Target Anti Korupsi : Tanggung Jawab ) Kemudian saya membaca ulang draft RPP dengan tujuan mengoreksi dan meminimalisir kesalahan dalam penulisan.
(Komitmen Mutu:Efektifitas Manajemen ASN:Efisien) Analisis Dampak:
Jika saya menyusun RPP PJOK dengan tidak menerapkan nilai dasar ANEKA maka berdampak
Berbudaya Dengan diadakan kegiatan ini maka sesuai misi sekolah nomer 4yaitu : Menumbuhkan sikap disiplin
26
tidak adanya kejelasan target dalam mengajar sehingga
pembelajaran
menjadi tidak terarah.
2. Membuat Media
Pembelajaran PJOKmateri Pola Makan Sehat, Bergizi dan Seimbang
Adapun langkah- langkahnya adalah sebagai berikut:
1) Menyiapkan materi
2) Guru
menyiapkan link vidio yang di ambil dari Youtube 3) Guru menugaskan siswa untuk membuka video yang di ambil
Tersedianya media
pembelajaran yaitu pola makan sehat, bergizi dan seimbang
Dalam membuat media pembelajaran, saya akan
menentukan
kompetisi dasar dan indikator agar jelas tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
(Komitmen Mutu:Efektifitas Anti
Korupsi:Mandiri)Ke mudian saya
menyiapkan materi dengan
mendownload vidio pembelajaran memalui youtube.
(Pelayanan Publik : Kemudahan Akses
Dengan membuat media pembelajaran berbasis teknologi saya akan
berkontribusi terhadap visi Sekolah yaitu Mewujudkan Pendidikan Yang Beriman, Bertaqwa, Berprestasi, Dan Berbudaya Dengan diadakan kegiatan ini maka sesuai misi sekolah nomer 6 yaitu
Tersedianya mediapembelajara n berbasis
teknologi, saya mendukung penguatan nilai organisasi yaitu Kreatif, tanggung jawab, dan kerja sama.
27 dari youtube
4) Siswa
mencatat hal-hal penting yang ada dalam video 5) Siswa menyimpulkan hal penting yang ada di video
Etika
Publik:Cermat) Lalu saya akan
mengajak siswa untuk membuka dan mengamati video sebelum siswa melanjutkan tugas selanjutnya. (Anti Korupsi : Mandiri dan Kerja Sama
Akuntabilitas:Tangg ung Jawab)
Setelah itu saya mengajak siswa menyimpulkan hal-hal penting yang ada pada video. (WoG : Sinkronisasi Nasionalisme : KerjaSama, Manajemen
memajukan daya pikir siswa supaya kritis melihat masa depannya
28
ASN:Keterpaduan) Analisis Dampak :Jika saya membuat media pembelajaran video melalui
Youtube dengan tidak menerapkan nilai dasar ANEKA maka berdampak pada tidak pahamnya siswa terhadap
teknologi.
3. Membuat Alat Evaluasi PJOK kelas VII Materi Pola Makan Sehat, Bergizi dan Seimbang
Langkah-langkah Mempersiapkan alat evaluasi adalah sebagai berikut:
1) Membuat soal pre-test tentang pola makan sehat, bergizi dan seimbang 2) Membuat
Tersedianya alat evaluasi dalam materi pola makan sehat, bergizi dan seimbang
Sebelum saya membuat soal pre- test, saya akan
membuat kisi-kisi dan indikator soal dengan merujuk pada standar kompetensi dan kompetensi dasar yang akan dicapai.
(Akuntabilitas:Kejel asan Target)
Kemudian soal dibuat dengan
Dengan membuat alat evaluasi yang siap digunakan selama proses pembelajaran, saya akan berkontribusi terhadap visi Sekolah yaitu Mewujudkan Pendidikan Yang Beriman, Bertaqwa,
Tersedianya alat evaluasi dalam materi tersebut saya mendukung penguatan nilai organisasi yaitu Jujur, Prestasi, Tanggung jawab dan Disiplin.
29 kunci jawaban
dan membuat pedoman
penskoran/penila ian
3) Membuat lembar jawaban siswa.
4) Mencetak dan memperbanyak soal evaluasi dan lembar jawaban.
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar agar mudah dipahami oleh semua peserta didik.(Nasionalisme:
Persatuan
Etika publik:Kerja Keras)
Lalu saya akan membuat lembar kerja siswa untuk kegiatan pre-test dan post-test.
(Anti
korupsi:Sederhana) Setelah itu saya membuat kunci jawaban dan
pedoman penskoran dengan teliti agar tidak terjadi kesalahan antara kunci jawaban dan soal yang dapat
Berprestasi, Dan Berbudaya Dengan diadakan kegiatan ini maka sesuai misi sekolah nomer 6 yaitu : memajukan daya pikir siswa supaya kritis melihat masa depan nya
30
merugikan siswa.
(Etika
Publik:Cermat Pelayanan
Publik:Kejelasan) Terakhir saya mencetak lembar jawaban dan lembar kerja kelompok siswa guna memudahkan siswa dalam
melaksanakan
kegiatan evaluasi dan kegiatan kerja
kelompok.
(Komitmen Mutu : Efektivitas
Manajemen ASN:Efektif)
31
Analisis Dampak : Jika saya membuat media pembelajaran Lembar Kerja Siswa dengan tidak
menerapkan nilai dasar ANEKA maka berdampak pada tidak adanya
kejelasan target dan pembelajaran yang menjadi tidak inovatif 4. Kegiatan
Belajar
Mengajar PJOK di kelas VII materi Pola Makan Sehat, Bergizi dan Seimbang
Langkah-langkah kegiatan
pembelajaran adalah sebagai berikut:
1) Guru membuka
pelajaran dengan
1. Terlaksananya kegiatan belajar mengajar
materi Pola Makan Sehat, Bergizi dan Seimbang
2. Adanya bentuk
Sebelum saya memulai
pembelajaran, saya akan mengucapkan salam kepada siswa.(Pelayanan Publik:Keramahan) Kemudian saya mengajak siswa untuk berdoa terlebih dahulu agar proses belajar mengajar
Dengan adanya kegiatan belajar mengajar saya akan berkontribusi
terhadap visi Sekolah yaitu Mewujudkan Pendidikan Yang Beriman, Bertaqwa,
Terlaksananya kegiatan mengajar, saya mendukung penguatan nilai organisasi
yaituNilai Religius, Kreatif, Kerjasama, Tanggung jawab, Disiplin, Hormat
32 mengucapkan
salam dan menyapa siswa serta
menanyakan kabar mereka.
2) Guru
mengajak siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
3) Siswa menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama 4) Guru
menyampaikan materi
pembelajaran dengan
fisik daftar hadir dan
dokumentasi
berjalan
lancar.(Nasionalism e:Religius)
Lalu saya mengajak siswa menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-
sama.(Manajemen ASN:Persatuan,Nasi onalisme:Cinta Tanah Air)
Setelah itu saya akan memberikan motivasi kepada
siswadilanjutkan dengan
menyampaikan tujuan pembelajaran kepada siswa agar mereka mengerti apa yang harus dicapai.
(Akuntabilitas:Kejel asan Target)
Kemudian saya akan menunjukan media
Berprestasi, Dan Berbudaya Dengan diadakan kegiatan ini maka sesuai misi sekolah nomer 6dan 2 yaitu : memajukan daya pikir siswa supaya kritis melihat masa depan nya dan Meningkatkan
perilaku yang sesuai norma masyarakat
Menghormati danKomunikatif.
33 menggunakan
media
gambar/video pada laptop tentang makanan sehat yaitu 4 sehat 5 sempurna 5) Guru
menyuruh siswa untuk mencatat hal-hal penting yang ada pada video tentang pola makan sehat, bergizi dan seimbang dalam kehidupan sehari-hari
6) Guru
pembelajaran yang akan digunakan yaitu media gambar/video di laptop pada setiap kelompok, video di buat semenarik mungkin agar siswa tertarik untuk
mengikuti
pembelajaran.(Komit men Mutu:Inovasi dan Efektifitas) Setelah itu saya akan mengecek
pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan dengan tanya
jawab.(WoG:Sinkron isasi)
Setelah memahami materi, saya akan menarik kesimpulan tentang materi yang diajarkan. Sebelum meninggalkan kelas saya akan mengajak
34 mengecek
pemahaman siswa dengan memberikan tugas evaluasi kelompok 7) Guru mengajak peserta didik untuk berdoa sebelum
pembelajaran di akhiri kemudian mengucapkan salam
siswa berdoa terlebih dahulu, agar apa yang di capai hari ini sesuai dengan harapan.
(Anti Korupsi:Jujur, Disiplin)
Analisis Dampak :Jika saya
melaksanakan proses pembelajaran PJOK dengan tidak
menerapkan nilai dasar ANEKA makan akan berdampak dengan tidak adanya tanggung jawab dalam mengajar dan tidak ada kejelasan target.
35 5. Melakukan
evaluasi pembelajaran kepada siswa Kelas VII Meteri tema Pola Makan Sehat, Bergizi dan Seimbang
1) Guru
membawa soal Post-test ke dalam kelas 2) Guru
menjelaskan kepada siswa tentang aturan tes tulis
3) Guru membagikan soal kepada siswa kemudian menginstruksik an siswa untuk mengerjakan dengan waktu yang telah di tentukan 4) Guru
mengambil
Tercapainya hasil evaluasi
pembelajaran pada materi Pola Makan Sehat, Bergizi dan Seimbang
Sebelum saya membagikan soal pre-test saya mengajak siswa untuk berdoa terlebih dahulu agar diberikan kemudahan dalam mengerjakan soal.
(Nasionalisme:Relig ius
Anti
Korupsi:Disiplin) Kemudian saya akan membagikan lembar soal pre-test kepada siswa dan
memberikan waktu 30 menit untuk mengerjakan soal.(Etika Publik:Jujur
Akuntabilitas:Tangg ung Jawab
Pelayanan
Publik:Kepastian
Dengan melakukan evaluasi
pembelajaran saya akan berkontribusi terhadap visi Sekolah yaitu Mewujudkan Pendidikan Yang Beriman, Bertaqwa, Berprestasi, Dan Berbudaya Dengan diadakan kegiatan ini maka sesuai misi sekolah nomer 4 yaitu : Menumbuhkan sikap disiplin
Tercapainya hasil Evaluasi, saya mendukung penguatan nilai organisasi yaituNilai Jujur, Prestasi,
Komunikatif, Kreatif,dan Tanggung jawab
36 hasil tes dari
siswa kemudian melakukan penilaian 5) Guru
mengumumkan hasil penilaian kepada siswa sebagai dasar evaluasi pembelajaran
Waktu)
Setelah siswa mengerjakan soal saya akan mengambil lembar soal yang telah dikerjakan oleh siswa kemudian memberikan nilai pada lembar soal.(Manajemen ASN:Non
Diskriminatif dan Keterbukaan)
Kemudian saya akan mengumukan nilai kepada siswa sebagai hasil akhir evaluasi
pembelajaran.
(WoG:Informasi,Ko mitmen Mutu Efektifitas)
37
Putussibau, 20 Maret 2021 Menyetujui,
Coach Mentor Peserta Latsar
Hj. Yati Rohayati, S.E., M.M. Agustinus Bambang Triwidodo, S.Pd.SD Reza Anjasi,S.Pd.
NIP. 19620907 199203 2 002 NIP. 19670831 199312 1 001 NIP. 19900111 202012 2 008 Analisis Dampak
:Jika saya membuat soal Pre-test dan Post-test dengan tidak menerapkan nilai dasar ANEKA maka berdampak pada tidak adanya efektifitas dan sikap mandiri dalam membuat soal.
38 C. Jadwal Pelaksanaan
Dalam melaksanakan rencana aktualisasi akan dijadwalkan pada waktu tertentu dan mempunyai output yang jelas agar dapat memudahkan Calon Pegawai Negeri Sipil Membuat Laporan Hasil Aktualisasi. Berikut adalah jadwal rencana aktualisasi di SMP Negeri 13 Putussibau.
Tabel 4.4 Jadwal Implementasi Aktualisasi Nama Peserta Reza Anjasi
Instansi Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Tempat Aktualisasi SMP Negeri 13 Putussibau
No. Tanggal Kegiatan Output
1 29 Maret-3 April 2021
Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Tersedianya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
2 5 April-10 April 2021
Menyiapkan Media Pembelajaran Tersedianya Media Pembelajaran Berupa Video 3 12 April-17
April 2021
Membuat Alat Evaluasi Pembelajaran
Tersedianya Alat Evaluasi Berupa Pre-test dan Post- test
4 19 April-24 April 2021
Melaksanakan Proses Belajar Mengajar
Terlaksananya Kegiatan Belajar Mengajar
5 26 April- 30April 2021
Melaksanakan Evaluasi
Pembelajaran
Terlaksananya Penilaian Evaluasi Pembelajaran
Putussibau,20 Maret 2021 Menyetujui,
Mentor Peserta Latsar
Agustinus Bambang Triwidodo, S.Pd.SD Reza Anjasi
NIP. 19670831 199312 1 001 NIP.19900111 202012 2 008
39
D. JADWAL KONSULTASI DENGAN MENTOR
Tabel di bawah ini menggambarkan jadwalnya kegiatan konsultasi mengenai rancangan aktualisasi bersama mentor
Tabel 4.5 Jadwal Konsultasi Dengan Mentor
Nama Peserta Reza Anjasi, S. Pd
TempatAktualisasi SMP Negeri 13 Putussibau
Mentor Agustinus Bambang Triwidodo, S.Pd.SD
No Tanggal Kegiatan Metode
komunikasi
Paraf
1 16 Maret 2021
Bimbingan PemilihanIsu Tatap Muka
2 16 Maret 2021
Pemberitahuan jadwal seminar aktualisasi
Tatap Muka
Putussibau, 20 Maret 2021
Menyetujui,
Mentor Peserta Latsar
Agustinus Bambang Triwidodo, S.Pd.SD Reza Anjasi
NIP. 19670831 199312 1 001 NIP. 19900111 202012 2 008
40
E. JADWAL KONSULTASI DENGAN COACH
Tabel di bawah ini menggambarkan jadwalnya kegiatan konsultasi mengenai rancangan aktualisasi bersama coach
Tabel 4.6Jadwal Konsultasi Dengan Coach Nama Peserta Reza Anjasi, S. Pd
Tempat Aktualisasi
SMP Negeri 13 Putussibau
Coach Hj. Yati Rohayati, S.E., M.M.
No Tanggal Kegiatan Metode
komunikasi
Paraf
1 16 Maret 2021
Bimbingan Pemilihan Isu WA
3 17 Maret 2021
Bimbingan Identifikasi APKL dan USG
WA
4 20 Maret 2021
Bimbingan Rancangan Aktualisasi
Tatap Muka
Putussibau, 20 Maret 2021 Menyetujui,
Coach Peserta Latsar
Hj. Yati Rohayati, S.E., M.M. Reza Anjasi
NIP. 19620907 199203 2 002 NIP. 19900111 202012 2 008
41
DAFTAR PUSTAKA
Depdiknas. 2013. Standart Isi Kurikulum 2013, Untuk Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdikbud.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Pelayanan Publik: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Manajemen Aparatur Sipil Negara: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS.
Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Peraturan LAN Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Komitmen Mutu:
Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Anti Korupsi:
Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Akuntabilitas:
Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Nasionalisme:
Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Etika Publik:
Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Whole of Government: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Permendiknas Nomor 35 Tahun 2010 Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya Suprijono. 2015. Cooperative Learning Teori dan Aplikasi. Yogyakarta:
Pustaka Pelajar.