RANCANGAN AKTUALISASI
UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN SISWA DENGANMENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY DAN METODE KUIS CERDAS CERMAT PADA
PELAJARAN IPA DI KELAS VIII SMP NEGERI 8 SELIMBAU KABUPATEN KAPUAS HULU
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN CXIV
PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KAPUAS HULU DISUSUN OLEH :
NAMA : FADRIANI, S.Pd.
NIP : 19920207 202012 2 017
NOMOR DAFTAR HADIR : 7
JABATAN : AHLI PERTAMA – GURU IPA
INSTANSI : DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
KAB. KAPUAS HULU
UNIT KERJA : SMP NEGERI 8 SELIMBAU
BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN KAPUASHULU
BEKERJASAMADENGAN
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA
MANUSIA PROVINSI KALIMANTAN BARAT
LEMBAR PERSETUJUAN
RANCANGAN AKTUALISASI
JUDUL :Upaya Peningkatan Keaktifan Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two
Stay Two Stray dan Metode Kuis
Cerdas Cermat pada Pelajaran IPA di Kelas VIII SMP Negeri 8 Selimbau NAMA : FADRIANI, S.Pd.
PANGKAT/GOL. RUANG : PENATA MUDA /IIIa
NIP : 19920207 202012 2 017 NOMOR DAFTAR HADIR : 7
JABATAN : AHLI PERTAMA – GURU IPA UNIT KERJA/ INSTANSI : SMP NEGERI 8 SELIMBAU
Telah disetujui untuk diseminarkan pada hari Sabtu tanggal 31 Juli 2021.
Telah diperiksa/disetujui :
COACH,
SURYA WARSA, S.I.P., M.Si
NIP.19670119 198803 1005
Putussibau, 30 Juli 2021
MENTOR,
HARIANTO, S.Pd.,SD
BERITA ACARA
EVALUASI RANCANGAN AKTUALISASI
PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III ANGKATAN CXIV DI LINGKUNGAN PEMERINTAH
KABUPATEN KAPUAS HULU TAHUN 2021
Pada hari ini Sabtu tanggal Tiga Puluh Satu bulan Juli tahun 2021 bertempat di Aula BKPSDM Kabupaten Kapuas Hulu, telah dilaksanakan
Evaluasi Rancangan Aktualisasi bagi Peserta Pelatihan Dasar CPNS
Golongan III Angkatan CXIV diLingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021, sebagai berikut:
Nama : Fadriani, S.Pd. Pangkat/ Gol. Ruang : Penata Muda / IIIa NIP : 19920207 202012 2017 Jabatan : Ahli Pertama – GuruIPA Unit kerja/ Instansi : SMP Negeri 8 Selimbau Mentor : Harianto, S.Pd.SD.
Coach : Surya Warsa, S.I.P., M.Si.
Penguji : Mawardi, S.E., M.M
Judul :Upaya Peningkatan Keaktifan Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray dan metode kuis cerdas cermat pada pelajaran IPA dikelas VIII SMPN 8 Selimbau
Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya dan ditandatangani oleh:
MENTOR, HARIANTO, S.Pd.,SD NIP. 19691222 199312 1 001 PENYAJI, FADRIANI, S.Pd NIP. 19920207 202012 2 017 COACH,
SURYA WARSA, S.IP.,M.Si NIP. 19670119 1988031005
LEMBAR PENGESAHAN
RANCANGAN AKTUALISASI
JUDUL :Upaya Peningkatan Keaktifan Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two
Stay Two Stray dan metode kuis
cerdas cermat pada pelajaran IPA dikelas VIII SMPN 8 Selimbau
NAMA : FADRIANI, S.Pd. PANGKAT/GOL. RUANG : PENATA MUDA /IIIa
NIP : 19920207 202012 2 017 NOMOR DAFTAR HADIR : 7
JABATAN : AHLI PERTAMA – GURU IPA UNIT KERJA/ INSTANSI : SMP NEGERI 8 SELIMBAU
Evaluasi Rancangan Aktualisasi Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Angkatan CXIV di Lingkungan Pemerintah Kabupaten
Kapuas Hulu Tahun 2021 pada hari Sabtu tanggal 31 Juli 2021
Telah diperiksa/disetujui :
COACH,
SURYA WARSA, S.IP., M.Si
NIP.19670119 198803 1005 Putussibau, 31 Juli 2021 MENTOR, HARIANTO, S.Pd.,SD NIP. 19691222 199312 1 001 Disetujui:
KATA PENGANTAR
Puji syukur penyusun panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa pencipta alam semesta dan segala isinya, atas berkat dan rahmatnya sehingga rancangan aktualisasi ini dapat diselesaikan. Tidak lupa penyusun mengucapkan Terima kasih yang sebesar- besarnya kepada kedua orang tua penyusun yang telah memberikan dukungan doa dan motivasi sehingga penyusun mampu menyelesaikan rancangan aktualisasi ini dengan penuh semangat dan terselesaikan dengan tepat waktu. Rancangan aktualisasi ini disusun sebagai salah satu persyaratan yang diperlukan untuk memenuhi syarat kelulusan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Gelombang IV Angkatan CXIV di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.
Penyusunan rancangan ini dapat diselesaikan dengan bimbingan, bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh sebab itu, penulis menyampaikan ucapan terimakasih yang sangat besar kepada:
1. Bupati Kabupaten Kapuas Hulu.
2. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kapuas Hulu.
3. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kapuas Hulu.
4. Bapak Surya Warsa, S.I.P., M.Si. selaku coach penulisan rancangan aktualisasi.
5. Bapak Harianto, S.Pd.,SD. selaku mentor dan Kordik Kecamatan Selimbau.
6. Bapak Mawardi, S.E., M.M selaku Penguji Rancangan Aktualisasi. 7. Rekan Calon Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Kapuas
Hulu yang mengikuti Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Gelombang IV Angkatan CXIV Kabupaten Kapuas Hulu. 8. Panitia Pelaksanaan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil
Golongan III Gelombang IV Angkatan CXIV di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.
Penulis menyadari bahwa rancangan aktualisasi ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu saran dan kritik yang bersifat membangun sangat diharapkan demi sempurnanya rancangan aktualisasi ini. Akhir
kata, semoga rancangan aktualisasi ini dapat memberikan manfaat bagi penulis pada khususnya dan pembaca pada umumnya.
Putussibau, 31 Juli 2021 Penyusun
DAFTAR ISI
HALAMAN PERSETUJUAN ……… i
BERITA ACARA ……… ii
HALAMAN PENGESAHAN ……… iii
KATA PENGANTAR ……… iv
DAFTAR ISI ……… vi
DAFTAR TABEL ……… viii
DAFTAR GAMBAR ……… ix
BAB I PENDAHULUAN ……… 1
A. LATAR BELAKANG ……… 1
B. TUJUAN ……… 5
C. MANFAAT ……… 5
D. TEMPAT DAN WAKTU ……… 5
BAB II GAMBARAN UMUM ……… 7
A. PROFIL INSTANSI ……… 7
B. KEADAAN GEDUNG ……… 9
C. VISI DAN MISI ORGANISASI ……… 9
E. STRUKTUR ORGANISASI ……… 10
BAB III NILAI-NILAI DASAR, PERAN DAN KEDUDUKAN ……… 15
A. NILAI-NILAI DASAR ASN B. PERAN DAN KEDUDUKAN ASN ……… ……… 15 19 BAB IV RANCANGAN AKTUALISASI ……… 23
A. IDENTIFIKASI MASALAH DAN GAGASAN PEMECAHAN ISU B. KETERKAITAN SUBSTANSI ……… ……… 23 26 C. JADWAL IMPLEMENTASI ……… 41 D. JADWAL KONSULTASI DENGAN COACH ……… 43 E. JADWAL KONSULTASI DENGAN MENTOR ……… 44 BAB IV PENUTUP ……… 45 DAFTAR PUSTAKA ……… 47 BIODATA PENYAJI ……… 48
DAFTAR TABEL
Tabel Halaman
2.1 Identitas dan Lokasi Sekolah Menengah Negeri 8 Selimbau...7
2.2 Data Siswa di SMP Negeri 8 Selimbau……….8
2.3 Data Guru dan Tenaga Kependidikan SMP Negeri 8 Selimbau...8
2.4 Keadaan Gedung di SMP Negeri 8 Selimbau ………..………...9
4.1 Isu Aktual Teknik APKL……….………. 23
4.2 Analisis isu dengan teknik USG……….. 24
4.3 Rancangan Aktualisasi………..26
4.4 Jadwal Implementasi Aktualisasi ……….…………41
4.5 Jadwal Konsultasikan dengan Coach………..43
DAFTAR GAMBAR
Gambar Halaman 1.1 Rekapitulasi Lembar Observasi………...3
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
Sesuai dengan tujuan nasional sebagaimana yang tercantum di dalam Undang-Undang dasar Republik Indonesia Tahun 1945, dibutuhkan pegawai negeri yang unggul, selaras, professional, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi kolusi dan nepotisme, mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu menjalankan peran sebagai perekat dan pemersatu bangsa dengan dinamika yang berkembang sesuai tuntutan rakyat dan kinerja pemerintah yang transparan, akuntabel dalam bingkai reformasi birokrasi.
Dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara mengamanatkan Instansi Pemerintah untuk wajib memberikan Pendidikan dan Pelatihan terintegrasi bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selama 1 (satu) tahun masa percobaan. Tujuan Pelatihan terintegrasi ini adalah untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab dan memperkuat profesionalitas serta kompetensi bidang. Dengan demikian Undang-Undang ASN mengedepankan penguatan nilai-nilai dan pembangunan karakter dalam mencetak PNS.
Dalam rangka mewujudkan Pegawai ASN yang memiliki nilai dasar Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) sebagai bekal dalam menjalankan fungsinya, maka diadakan suatu Pelatihan Dasar Calon PNS yang dalam hal ini diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pemanfaatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Hal ini termuat dalam Peraturan LAN Nomor 1 tahun 2021 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS), yang dimaksud Pelatihan Dasar CPNS adalah pendidikan dan pelatihan dalam Masa Prajabatan yang dilakukan secara terintegritas
untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang.
Dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru menyatakan, bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utamanya adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada Pendidikan Anak Usia Dini jalur formal, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Melalui Kegiatan habituasi, peserta pelatihan dasar sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) dapat membiasakan diri untuk menerapkan nilai-nilai dasar ASN, yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di lingkungan kerjanya sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik serta perekat dan pemersatu bangsa.
Partisipasi aktif siswa sangat berpengaruh pada proses perkembangan berpikir, emosi, dan sosial. Namun, masih banyak siswa yang kurang aktif saat pembelajaran IPA berlangsung. Upaya yang dapat dilakukan guru dalam mengembangan keaktifan belajar siswa dalam mata pelajaran dengan menggunakan media pembelajaran. Beberapa pengalaman peneliti dalam proses Penilaian Kinerja Guru (PKG) menunjukkan bahwa pembelajaran saat ini pun masih ada yang menggunakan metode belajar dimana siswa menjadi pasif seperti pemberian tugas, dan guru mengajar dengan metode ceramah, sehingga cenderung membosankan dan menghambat perkembangan aktivitas siswa. Oleh karena itu, saya akan menggunakan model dan metode yang variatif untuk mengatasi kurangnya keaktifan siswa dalam keterlibatan pada proses pembelajaran. Adapun data yang diperoleh dari sekolah dari lembar observasi dan angket dibawah ini:
Gambar 1.1
Gambar 1.2
Kegiatan ini akan dilaksanakan selama agenda habituasi tertuang di dalam Rancangan Aktualisasi yang berjudul “Upaya Peningkatan Keaktifan Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay
Two Stray dan metode kuis cerdas cermat pada pelajaran IPA dikelas VIII
SMPN 8 Selimbau”.
B. Tujuan Aktualisasi
Adapun tujuan aktualisasi bagi peserta Pelatihan Dasar adalah peserta mampu:
1. Mengaktualisasikan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN), yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA).
2. Mengetahui tugas dan fungsi sebagai seorang guru
3. Mewujudkan pelayanan publik dibidang pendidikan lebih baik agar tercapainya tujuan pendidikan nasional.
C. Manfaat Aktualisasi
Kegiatan aktualiasi memberikan manfaat antara lain:
1. Bagi peserta Pelatihan Dasar
Manfaat aktualisasi bagi peserta Pelatihan Dasar adalah untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme di dalam diri peserta pelatihan dasar. Selain itu, kegiatan aktuasliasi bermanfaat bagi peserta dalam upaya memperkuat kompetensi bidang yang dimiliki.
2. Manfaat aktualisasi bagi sekolah adalah memberikan kontribusi bagi tercapainya visi, misi, dan tujuan sekolah.
D. Tempat dan Waktu Kegiatan
Tempat dan waktu pelaksanaan aktualisasi dan kegiatan aktualisasi akan dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 8 Selimbau Desa Grayau Kecamatan Selimbau Kabupaten Kapuas Hulu. Waktu pelaksanaan
kegiatan seminar rancangan aktualisasi yaitu pada hari Sabtu 31 Juli 2021 Tahun 2021 pukul 08.45 Wib – 09.30 Wib, sedangkan pelaksanaan aktualisasi yaitu saat off class Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan 114 (CXIV) mulai tanggal 5 Agustus Tahun 2021 sampai dengan tanggal 7 September Tahun 2021.
BAB II
GAMBARAN UMUM ORGANISASI A. Profil Instansi
Sekolah Menengah Pertama Negeri 8 Selimbau merupakan unit kerja pemerintah di bidang pendidikan dasar yang berada dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Kapuas Hulu. Sekolah Menengah Pertama Negeri 8 Selimbau Desa Grayau, Kecamatan Selimbau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.
1. Identitas dan Lokasi Sekolah Tabel 2.1
Identitas dan Lokasi Sekolah Menengah Negeri 8 Selimbau
No Identitas Sekolah
1 Nama Sekolah SMP Negeri 8 Selimbau
2 NPSN 69958308
3 Jenjang Pendidikan SMP 4 Status Sekolah Negeri
5 Alamat Sekolah Jalan Lintas Bukit Raya Kecamatan Selimbau
RT/RW 1/2
Kode Pos 78765 Kecamatan Selimbau Kabupaten/Kota Kapuas Hulu Propinsi Kalimantan Barat Negara Indonesia
6 Posisi Geografis
Lintang 0.508336 Bujur 112.19362
7 SK Pendirian Sekolah 228 TAHUN 2016 8 Tanggal SK 2016-04-14
9 Status Kepemilikan Pemerintah Daerah 10 SK Izin Operasional 228 TAHUN 2016 11 Tanggal Izin Operasional 2016-04-14
12 Atas Nama SMP Negeri 8 Selimbau 13 MBS Tidak Ada
14 Nomor Telepon 0857 5094 2498
2. Data Siswa
Tabel 2.2
Data Siswa di SMP Negeri 8 Selimbau
Kelas Siswa Laki-laki Siswa Perempuan Jumlah
VII 3 4 7
VIII 6 10 16
IX 3 3 6
Jumlah 12 17 29
3. Profil Kepala Sekolah dan Guru SMP Negeri 8 Selimbau Tabel 2.3
Data Guru dan Tenaga Kependidikan SMP Negeri 8 Selimbau
No Nama Pendidikan Terakhir Gologan Jenis Status 1 Abang Kusnadi, S.Pd. NIP.196206211988031002 S1 IV/b Sekolah Kepala PNS 2 Risya Hartati, S.Pd. NIP.199311162019032007 S1 III/a Guru Mapel Bahasa
Inggris PNS 3 Fadriani, S.Pd. NIP. 199202072020122017 S1 III/a Guru Mapel IPA CPNS 4 Riza Firmansyah, S.Pd. S1 - Guru Mapel IPS Kontrak Guru 5 Leni Marlina, S.Pd. S1 - Guru Mapel Matematika Kontrak Guru
6 Ilham Ramadhan, S.Pd. S1 - Guru Mapel Bahasa Inonesia
Guru Kontrak 7 Dina Ninef, S.Pd. S1 - Guru Mapel PKN GTT 8 Erni Yanti, S.Pd. S2 - Guru Mapel PKN GTT
9 Hardiyansyah, S.Pd. S1 - Guru Mapel Bahasa
Inonesia GTT 10 Muhammad Sopian SMA - TU 11 Abang Mahadi, S.Pd. S1 - Operator Dapodik
B. Keadaan Gedung di SMP Negeri 8 Selimbau Tabel 2.4
Keadaan Gedung di SMP Negeri 8 Selimbau
Nama Ruangan Jumlah
Ruang Teori/Kelas 5 Ruang Kepala Sekolah 1
Ruang Guru 1
Kamar Mandi WC Guru 3 Kamar Mandi WC Siswa Laki-laki 1 Kamar Mandi WC Siswa Perempuan 1
Ruang perpus 1
C. Visi Misi Organisasi
VISI
Terwujudnya Kapuas Hulu Yang Harmonis, Energik, Berdaya Saing, Amanah, dan Terampil “Kapuas Hulu HEBAT”
MISI
1. Mewujudkan masyarakat Kapuas hulu yang harmonis
2. Mewujudkan Kapuas Hulu yang kreatif menuju desa mandiri, pengembangan aktifitas ekonomi yang ail dan pro rakyat, serta ramah investasi
3. Mewujudkan masyarakat Kapuas hulu yang berbudaya, mandiri, cerdas, dan inovatif dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan yang memiliki daya saing
4. Mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih, berwibawa dan tersedianya infrastruktur publik yang berbasis transparansi, responsibilitas dan akuntabilitas
5. Mewujudkan Kapuas Hulu yang sejahterah dalam pelayanan kesehatan dasar yang bermutu bagi masyarakat.
D. Nilai-nilai Organisasi
Nilai nilai organisasi yang ada di SMP Negeri 8 Selimbau adalah sebagai berikut:
1. Religius artinya patuh terhadap ajaran agama yang dianutnya.
2. Disiplin artinya sebagai kepatuhan terhadap peraturan dan tunduk
pada pengawasan.
3. Jujur apabila selalu berbicara, berbuat sesuai dengan fakta, tidak
melakukan perbuatan curang, tidak berbohong, dan tidak mengakui milik orang lain.
4. Tanggung jawab kesadaran manusia akan tingklah laku atau
perbuatan baik yang disengaja atau tidak disengaja.
5. Kerjasama suatu pekerjaan dilakukan secara bersama- sama.
6. Mandiri selalu menuntaskan pekerjaan tanpa mengandalkan
bantuan dari orang lain.
7. Inovasi adalah hasil pemikiran baru yang konstruktif, sehingga akan
memotivasi setiap individu untuk membangun karakter sebagai aparatur.
8. Cermat adalah sikap hati-hati, teliti, sungguh-sungguh, ikhlas, rajin
dan ulet dalam melakukan pekerjaan.
E. Struktur Organisasi, Tugas, dan Fungsi Unit Kerja
Struktur organisasi adalah suatu susunan komponen-komponen atau unit-unit kerja dalam sebuah organisasi. Struktur organisasi menunjukkan bahwa adanya pembagian kerja dan bagaimana fungsi atau kegiatan-kegiatan berbeda yang dikoordinasikan. Selain itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi dari pekerjaan, saluran perintah maupun penyampaian laporan. Demi mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya, berikut ini struktur organisasi di SMP Negeri 8 Selimbau Tahun Pelajaran 2020/2021.
a. Tugas pokok dan fungsi kepala sekolah
Ada tujuh tugas pokok dan fungsi Kepala Sekolah, yaitu : 1) Kepala sekolah sebagai pendidik (edukator)
2) Kepala sekolah sebagai manejer (manager)
3) Kepala sekolah sebagai pengelola administrasi (administrator)
4) Kepala sekolah sebagai penyelia (supervisor) 5) Kepala sekolah sebagai pemimpin (leader)
Kepala Sekolah Abang Kusnadi, S. Pd. Komite Sekolah Sopian Tim Pengembangan Sekolah Waka Kurikulum
Riza Firmansyah, S.Pd. Waka Kesiswaan Fadriani, S. Pd.
Bendahara BOS Pusat
Risya Hartati, S. Pd.
Waka Sapras
Hardiansyah, S. Pd.
Wali Kelas IX
Fadriani, S. Pd.
Wali Kelas VIII
Risya Hartati, S. Pd.
Wali Kelas VII
Ilham Ramadhan, S. Pd. MAPEL Guru
Waka Humas Dina Ninef, S.Pd. Tata Usaha Muhammad Sopian Peserta Didik Struktur Organisasi SMP Negeri 8 Selimbau
Tim Evaluasi
Sekolah
Kepala Sekolah
6) Kepala sekolah sebagai pembaharu (inovator) 7) Kepala sekolah sebagai pendorong (motivator)
b. Tugas pokok dan fungsi guru
1) Membuat kelengkapan mengajar dengan baik dan lengkap 2) Melaksanakan kegiatan pembelajaran
3) Melaksanakan kegiatan penilaian proses belajar, ulangan harian, ulangan umum, dan ujian akhir
4) Melaksanakan hasil ulangan harian
5) Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
6) Mengisi daftar nilai anak didik
7) Melaksanakan kegiatan membimbing (pengimbasan pengetahuan), kepada siswa dalam proses pembelajaran 8) Membuat alat pelajaran/alat peraga
9) Menumbuhkembangkan sikap menghargai karya seni 10) Melaksanakan tugas tertentu di sekolah
11) Mengikuti kegiatan pengembangan dan pemasyarakatan kurikulum
12) Melaksanakan pengembangan program pembelajaran 13) Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar
14) Mengisi dan meneliti daftar hadir sebelum memulai pelajaran
15) Mengatur kebersihan ruang kelas dan sekitarnya
16) Mengumpulkan dan menghitung angka kredit untuk kenaikan pangkat.
c. Uraian Tugas Guru
Tugas guru terperinci dijelaskan dalam permendiknas nomor 35 tahun 2010 tentang petunjuk teknis jabatan fungsional guru dan angka kreditnya, antara lain sebagai berikut :
1) Menyusun kurikulum pembelajaran pada satuan pendidikan
2) Menyusun silabus pembelajaran
3) Menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran 4) Melaksanakan kegiatan pembelajaran
5) Menyusun alat ukur / soal sesuai mata pelajaran
6) Menilai dan mengevaluasi proses dan hasil belajar pada mata pelajaran dikelasnya
7) Menganalisis hasil penilaian pembelajaran
8) Melaksanakan pembelajaran/perbaikan dan pengayaan dengan memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi
9) Melaksanakan bimbingan dan konseling di kelas yang menjadi tanggungjawab khususnya guru mata pelajaran 10) Menjadi pengawas penilaian dan evaluasi terhadap proses
dan hasil belajar
11) Membimbing guru pemula dalam program induksi 12) Membimbing siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler 13) Melaksanakan pengembangan diri
14) Melaksanakan publikasi ilmiah dan karya inovatif
15) Melakukan presentasi ilmiahBeriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
d. Kode Etik Pendidik
1) Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2) Setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan negara
3) Menjunjung tinggi harkat dan martabat peserta didik
4) Berbakti kepada peserta didik dalam membantu mereka mengembangkan diri
5) Bersikap ilmiah dan menjunjung tinggi pengetahuan, ilmu, teknologi, dan seni sebagai wahana dalam pengembangan peserta didik
6) Lebih mengutamakan tugas pokok dan atau tugas negara lainnya daripada tugas sampingan
7) Bertanggung jawab, jujur, berprestasi, dan akuntabel dalam bekerja
8) Dalam bekerja berpegang teguh kepada kebudayaan nasional dan ilmu pendidikan
9) Menjadi teladan dalam berperilaku 10) Berprakarsa
11) Memiliki sifat kepemimpinan
12) Menciptakan suasana atau studi yang kondusif
13) Memelihara keharmonisan pergaulan dan komunikasi serta bekerja sama dengan baik dalam pendidikan
14) Mengadakan kerjasama dengan orangtua siswa dan tokoh-tokoh masyarakat
15) Taat kepada peraturan perundang-undangan dan kedinasan
16) Mengembangkan profesi secara kontinyu
17) Secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu organisasi profesi.
BAB III
NILAI-NILAI DASAR, PERAN DAN KEDUDUKAN ASN A. Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS
Menurut Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2021 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS), yang dimaksud Pelatihan Dasar CPNS adalah pendidikan dan pelatihan dalam Masa Prajabatan yang dilakukan secara terintegritas untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang.
Peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diharapkan mampu menginternalisasikan nilai-nilai dasar profesi PNS dengan cara mengalami sendiri pada saat kegiatan aktualisasi di tempat tugas melalui pembiasaan (habituasi). Nilai-nilai dasar PNS tercermin dalam ANEKA yang merupakan landasan dalam menjalankan profesi ASN. Adapun nilai-nilai dasar PNS tersebut adalah Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi. Berikut ini penjelasan mengenai masing-masing nilai dari ANEKA yang dimaksud adalah:
1. Akuntabilitas
1) Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku
atau perbuatannya yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.
2) Jujur yaitu sifat perkataan sesuai dengan kebenaran, menyatakan
sebenar-benarnya.
3) Kejelasan Target dalam menjelaskan cara, tindakan ataupun
proses kegiatan untuk mencapai suatu tujuan.
berpihak karena pertemanan.
5) Konsisten suatu sikap yang tetap (tidak berubah-ubah), taat asas,
selaras, sesuai.
2. Nasionalisme
Nasionalisme adalah pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan. Nasionalisme memiliki pokok kekuatan dalam menilai kecintaan individu terhadap bangsa dan negaranya . Salah satu cara untuk menumbuhkan semangat nasionalisme adalah dengan menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila pengamalan nilai-nilai luhur yang terkandung didalamnya, setiap penyelenggara negara, baik di pusat maupun di daerah (LAN RI, 2015b). Adapun indikator masuk dalam rancangan kegiatan aktualisasi antara lain :
1) Religus artinya Patuh terhadap ajaran agama yang dianutnya.
2) Tidak Memaksakan Kehendak artinya tidak memaksa orang agar
mau menerima.
a) Bersedia mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran untuk kemajuan bangsa dannegara.
b) Siap membela bangsa dan negara dari berbagai macam ancaman.
c) Memiliki kepedulian terhadap keselamatan bangsa dan negara.
d) Memiliki jiwa patriotisme terhadap bangsa dannegaranya.
e) Mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan/atau golongan.
3) Disiplin adalah prosedur yang mengoreksi atau menghukum
bawahan karena melanggar peraturan atau prosedur.
4) Kekeluargaan ialah suatu sistem, sikap dan juga kepercayaan
yang secara sadar ataupun tidak, mempersatukan anggota keluarga pada satu budaya.
5) Tanggung jawab adalah keadaan di mana wajib menanggung
segala sesuatu sehingga kewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatu yang menjadi akibat.
6) Menghargai Karya Orang lain adalah memberikan apresiasi
(penghargaan) atas hasil usaha dan jerih payah orang lain. Sebab, jerih payah atau karya termasuk harta kepemilikan yang wajib dilindungi.
7) Kerja Sama artinya suatu pekerjaan dilakukan secara bersama-
sama.
8) Musyawarah merupakan suatu upaya bersama dengan sikap
rendah hati untuk dapat memecahkan persoalan (mencari jalan keluar) untuk bisa mengambil keputusan bersama dalam penyelesaian atau juga pemecahan yang menyangkut urusan keduniawian.
3. Etika Publik
Etika Publik merupakan refleksi tentang standar atau norma yang menentukan baik buruk, benar salah prilaku, tindakan, dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggungjawab pelayanan publik. Adapun indikator dalam etika publik yang tercantum dalam kegiatan rancangan aktualisasi adalah sebagai berikut :
1) Bertanggung Jawab adalah kesadaran manusia akan tingklah laku
atau perbuatan baik yang disengaja atau tidak disengaja.
2) Integritas Tinggi adalah bertindak secara konsisten antara apa
yang dikatakan dengan tingkah lakunya sesuai nilai-nilai yang dianut (nilai-nilai dapat berasal dari nilai kode etik di tempat dia bekerja, nilai masyarakat atau nilai moral pribadi).
3) Cermat adalah sikap hati-hati, teliti, sungguh-sungguh, ikhlas, rajin
dan ulet dalam melakukan pekerjaan.
4) Disiplin diartikan sebagai kepatuhan terhadap peraturan dan
tunduk pada pengawasan.
5) Hormat adalah suatu sikap menghargai , hormat, dan sopan.
6) Sopan adalah sikap hormat terhadap tata tertib menurut peraturan
4. Komitmen Mutu
Standar penjaminan mutu pada setiap organisasi tentulah tidak sama mengingat visi dan arah yang akan dituju berbeda tetapi ada beberapa nilai yang harus ada pada komitmen mutu seperti:
a. Efektif adalah berhasil guna, dapat mencapai hasil sesuai dengan
target. Sedangkan efektivitas menunjukkan tingkat ketercapaian target yang telah direncanakan, baik menyangkut jumlah maupun mutu hasil kerja. Efektifitas organisasi tidak hanya diukur dari performans untuk mencapai target (rencana) mutu, kuantitas, ketepatan waktu dana lokasi sumber daya, melainkan juga diukur dari kepuasan dan terpenuhinya kebutuhan pelanggan.
b. Efisien adalah berdaya guna, dapat menjalankan tugas dan
mencapai hasil tanpa menimbulkan keborosan. Sedangkan efisiensi merupakan tingkat ketepatan realiasi penggunaan sumber daya dan bagaimana pekerjaan dilaksanakan sehingga dapat diketahui ada tidaknya pemborosan sumber daya, penyalahgunaan alokasi, penyimpangan prosedur dan mekanisme yang keluar alur.
c. Inovasi Pelayanan Publik adalah hasil pemikiran baru yang
konstruktif, sehingga akan memotivasi setiap individu untuk membangun karakter sebagai aparatur yang diwujudkan dalam bentuk profesionalis melayanan public yang berbeda dari sebelumnya, bukan sekedar menjalankan atau menggugurkan tugas rutin.
d. Berorientasi Mutu merupakan salah satu standar yang menjadi
dasar untuk mengukur capaian hasil kerja. Mutu menjadi salah satu alat vital untuk mempertahankan keberlanjutan organisasi dan menjaga kredibilitas institusi.
5. Anti Korupsi
Diharapkan peserta latsar mampu membentuk perilaku yang amanah dan jujur serta berperan dalam pencegahan korupsi
dilingkungannya. Adapun indikator yang termasuk dalam rancangan kegiatan pembelajaran adalah:
1) Jujur berarti mengetahui yang benar. Menjadi orang yang dapat
dipercaya, lurus hati, tidak berbohong dan tidak melakukan kecurangan.
2) Disiplin berarti kebiasaan dan tindakan yang konsisten terhadap
tata tertib/peraturan
3) Tanggung jawab berarti sikap dan perilaku dalam melaksanakan
tugas dan kewajiban. Berkaitan dengan diri sendiri, social, masyarakat, Negara/bangsa, dan agama.
4) Adil berarti perlakuan yang sama tanpa membeda-bedakan. Tidak
berat sebelah.
5) Berani berarti hati yang mantap. Rasa percaya diri yang besar
dalam menghadapi ancaman. Berani berarti tidak gentar.
6) Peduli berarti sikap/tindakan memperdulikan dan menghiraukan
orang lain.
7) Kerja keras berarti bersungguh-sungguh dalam mengerjakan
pekerjaan. Pantang menyerah dan teru mengerjakan pekerjaannya,
8) Mandiri berarti dapat berdiri sendiri. Kemampuan menyelesaikan,
mencari dan menemukan solusi dari masalah yang dihadapi.
9) Sederhana berarti bersahaja. Menggunakan sesuatu secukupnya
dan tidak berlebihan
B. Peran dan Kedudukan ASN
Terdapat 3 peran kedudukan ASN
1) Manajemen ASN
Menurut Fatimah (2017: 7) Manajemen ASN adalah pengelolaan ASN untuk menghasilkan Pegawai ASN yang professional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Manajemen ASN lebih menekankan kepada pengaturan profesi pegawai sehingga diharapkan agar selalu
tersedia sumber daya aparatur sipil Negara yang unggul selaras dengan perkembangan jaman (Elly dan Erna, 2017:16). Adapun indikator manajemen ASN, antara lain:
a) Netralitas yang dimaksud dengan “asas netralitas” adalah bahwa
setiap Pegawai ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingansiapapun.
b) Akuntabilitas yang dimaksud dengan “asas akuntabilitas” adalah
bahwa setiap kegiatan dan hasil akhir dari kegiatan PegawaiASN harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
c) Efektif dan efisien yang dimaksud dengan “asas efektif dan
efisien” adalah bahwa dalam menyelenggarakan Manajemen ASN sesuai dengan target atau tujuan dengan tepat waktu sesuai dengan perencanaan yang ditetapkan.
d) Keterbukaan yang dimaksud dengan “asas keterbukaan” adalah
bahwa dalam penyelenggaraan Manajemen ASN bersifat terbuka untuk publik.
2) Whole Of Government
Whole of Government (WoG) merupakan sebuah pendekatan yang
menekankan aspek kebersamaan dan menghilangkan sekat- sekat yang selama ini terbangun .WoG juga dapat diartikan sebagai penyelenggaraan pemerintah yang menyatukan upaya-upaya kolaboratif pemerintahan dari keseluruhan sektor dalam ruang lingkup koordinasi yang lebih luas guna mencapai tujuan-tujuan pembangunan kebijakan, manajemen, program dan pelayanan publik (LAN-RI, 2017:6).
Karakteristik pendekatan WoG dapat dirumuskan dalam prinsip- prinsip kolaborasi, kebersamaan, kesatuan, tujuan bersama, dan mencakup keseluruhan aktor dari seluruh sektor dalam pemerintahan. Terdapat beberapa nilai indikator dalam Whole of Government, yaitu: a) Kolaborasi merupakan proses partisipasi beberapa orang,
kelompok, dan organisasi yang bekerja sama untuk mencapai hasil yang diinginkan.
b) Partisipasi adalah peningkatan peran serta masyarakat dalam
penyelenggaraan pelayanan dengan memperhatikan aspirasi, kebutuhan, dan harapan masyarakat.
c) Komunikasi dipahami sebagai proses penyampaian informasi atau
pesan oleh seorang komunikator kepada komunikan melalui sarana tertentu dengan tujuan dan dampak tertentu pula.
3) Pelayanan Publik
Pelayanan publik adalah sebagai segala bentuk kegiatan pelayanan umum yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah di pusat dan daerah dan di lingkungan BUMN/BUMD dalam bentuk barang atau jasa, baik dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. Sedangkan defenisi pelayan Publik menurut undang-undang no 25 tahun 2009 dijelaskan bahwa pelayan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan aturan perundang-undangan bagi setiap warga dan penduduk atas barang, jasa, dan pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.
Ada 9 prinsip pelayanan publik yang baik untuk mewujudkan pelayan prima diantaranya adalah :
a) Partisipasif artinya dalam pelayanan harus melibatkan
masyarakat dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi hasilnya.
b) Transparan artinya masyarakat diberikan akses sebesar-
besarnya untuk mempertanyakan dan mneyampaikan pengaduan apila mereka merasa tidak puas dengan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah/instansi.
c) Responsif artinya dalam penyelenggaraan pelayanan publik
pemerintah wajib mendengar dan memenuhi tuntutan kebutuhan warga negaranya.
d) Tidak Diskriminatif artinya pelayan publik yang diberikan
pemerintah tidak boleh dibedakan antara satu warga negara dengan warga negara lainnya.
e) Mudah dan Murah yaitu pelayanan yang masyarakat perlukan
harus diterapkan prinsip mudah artinya berbagai persyaratan yang dibutuhkan tersebut masuk akan dam mudah untuk dipenuhi. Sedangkan murah artinya biaya yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk mendapatkan layanan tersebut terjangkau oleh seluruh warga negara.
f) Efektif dan Efesien dengan cara mewujudkan tujuan tersebut
dilakukan dengan prosedur yang sederhana, tenaga kerja yang sedikit, dan biaya yang murah.
g) Aksesibel adalah pelayanan publik yang diselenggarakan oleh
pemerintah harus dapat dijangkau oleh warga negara yang membutuhkan dalam arti fisik maupun non-fisik.
h) Akuntabel adalah penyelengaraan pelayanan publik dilakukan
dengan menggunakan fasilitas dan sumber daya manusia yang dibiayai oleh warga Negara melalui pajak yang mereka bayar. i) Berkeadilan adalah penyelengaraan pelayanan publik harus
dapat dijadikan sebagai alat melindungi kelompok rentan dan mampu menghadirkan rasa keadilan bagi kelompok lemah ketika berhadapan dengan kelompok yang kuat.
BAB IV
RANCANGAN AKTUALISASI
A. IDENTIFIKASI MASALAH DAN GAGASAN PEMECAHAN ISU
Untuk merencanakan kegiatan pada saat habituasi maka perlu ditentukan isu atau permasalahan mendasar yang ada pada SMPN 8 Selimbau. Munculnya isu dapat disebabkan oleh tidak terlaksananya peran dan kedudukan PNS, baik itu dari segi manajemen ASN, pelayanan publik, maupun whole of government, yang diangkat berdasarkan informasi dari kepala sekolah maupun para guru beserta staf yang bertugas di SMPN 8 Selimbau. Adapun beberapa isu yang akan dianalisis dengan menggunakan skala prioritas APKL adalah sebagai berkut:
1. Rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran IPA
2. Rendahnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran IPA 3. Rendahnya minat siswa terhadap mata pelajaran IPA
4. Kurangnya tanggung jawab siswa dalam mengerjakan tugas
Dari beberapa isu di atas maka akan dilakukan analisis APKL untuk mendapatkan isu yang akan diangkat menjadi sebuah permasalahan sehingga dapat ditentukan kegiatan untuk pemecahan isu atau masalah tersebut.
Tabel 4.1
Isu Aktual Teknik APKL
No Ientiikasi Masalah Kriteria Tota Peringkat A P K L
1 Rendahnya hasil belajar siswa
pada pelajaran IPA 4 3 4 3 14 II
2 Kurangnya keaktifan siswa dalam keterlibatan pada
proses pembelajaran 5 4 5 4 18 I
3 Rendahnya minat siswa
terhadap mata pelajaran IPA 2 2 2 3 9 IV 4 Kurangnya tanggung jawab
siswa dalam mengerjakan
Keterangan:
Aktual : Yang Terjadi Sekarang (baru)
Problematika : Menjadi Permasalahan (mengganggu) Khalayak : Menyangkut Kepentingan Orang Banyak Layak : Layak
Bobot : 5 = Sangat Tinggi 4 = Tinggi
3 = Sedang 2 = Rendah
1 = Sangat Rendah
Tabel 4.2
Analisis isu dengan teknik USG
No Masalah Pokok Indikator U S G Total Peringkat
1 Kurangnya keberanian siswa
dalam menyampaikan pendapat 3 4 3 10 II 2 Kurangnya penguasaan
komponen kebahasaan masih
rendah 4 2 3 9 III
3 Kurangnya kemampuan siswa
dalam merumuskan gagasan 2 3 2 7 IV
4 Kurang maksimalnya
penggunaan model dan
metode pembelajaran 5 4 5 14 I
Keterangan :
U (Urgent) :Seberapa mendesak satu isu harus dibahas, dianalisis dan ditindaklanjuti.
S (Seriousness) :Seberapa serius suatu isu harus dibahas dikaitkan
dengan akibat yang ditimbulkan.
G (Growth) :Seberapa besar kemungkinan memburuknya isu tersebut jika tidak ditangani sebagaimana mestinya.
Bobot : 5 = Sangat Tinggi 4 = Tinggi
3 = Sedang 2 = Rendah
Berdasarkan analisis menggunakan teknik USG di atas, maka dapat di identifikasi sebuah masalah utama yaitu “Kurang maksimalnya penggunaan model dan metode pembelajaran”. Kemudian, dari hasil
sistem analisa APKL dan USG tersebut, ditetapkanlah judul Rancangan Aktualisasi yaitu: “Upaya Peningkatan Keaktifan Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray dan Metode Kuis Cerdas Cermat pada Pelajaran IPA di Kelas VIII SMP Negeri 8 Selimbau”.
Untuk menindak lanjuti gagasan isu tersebut maka dilakukan beberapa kegiatan. Adapun kegiatannya sebagai berikut:
1. Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan model pembelajaran Kooperatif tipe Two Stay Two Stray dengan metode kuis cerdas cermat
2. Membuat pertanyaan untuk metode kuis cerdas cermat
3. Membuat media berupa Lembar Kerja Berstruktur (LKB) dan alat evaluasi pembelajaran IPA
4. Melaksanakan model pembelajaran Kooperatif tipe Two Stay Two Stray dengan metode kuis cerdas cermat
5. Memeriksa dan menganalisis hasil evaluasi pembelajaran IPA menggunakan lembar observasi dan lembar angket
B. KETERKAITAN SUBSTANSI MATA PELATIHAN
Tabel 4.3
Rancangan Aktualisasi
Unit Kerja SMPN 8 Selimbau Unit Aktualisasi SMPN 8 Selimbau
Identifikasi Isu 1. Rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran IPA
2. Rendahnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran IPA 3. Rendahnya minat siswa terhadap mata pelajaran IPA
4. Kurangnya tanggung jawab siswa dalam mengerjakan tugas Isu yang diangkat Rendahnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran IPA
Gagasan Pemecahan Isu Upaya Peningkatan Keaktifan Siswa dengan Menggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray dan Metode Kuis Cerdas Cermat pada Pelajaran IPA di Kelas VIII SMP Negeri 8 Selimbau
No. Kegiatan Tahap Kegiatan Output/Hasil Kegiatan Keterkaitan Kegiatan dengan Nilai-Nilai Dasar ASN dan Kedudukan dan Peran ASN
Kontribusi terhadap Visi Misi Organisasi Penguatan Nilai-Nilai Organisasi 1 2 3 4 5 6 7 1 Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay
1. Melakukan konsultasi dengan Coach, Mentor dan Kepala sekolah Tersedianya Rencana Proses Pembelajaran (RPP).
Bukti fisik pada kegiatan ini adalah berupa RPP dengan
1. Saya akan melakukan konsultansi dengan Coach, Mentor dan Kepala Sekolah untuk membahas tentang penyusunan awal RPP dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray dengan Metode Kuis Cerdas Cermat yang akan saya buat
Dengan melaksanakan pembelajaran IPA menggunakan Model Pembelajaran
Two Stay Two Stray, saya Tersedianya RPP dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray dan metode
Two Stray dengan Metode Kuis Cerdas Cermat 2. Menelaah Kompetensi Dasar (KD) 3. Mempelajari Program Tahunan (Prota), Program Semester (Promes) dan Silabus sebagai pedoman pembuatan RPP 4. Menentukan indikator, tujuan pembelajaran berdasarkan Kompetensi Dasar yang Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay
Two Stray
dengan Metode Kuis Cerdas Cermat
dan dilaksanakan di sekolah
(Nasionalisme: Kerja sama) dan Etika Publik: Hormat)
Untuk berkonsultasi dengan Coach, Mentor dan Kepala Sekolah, saya menggunakan bahasa yang sopan (Etika publik: Sopan).
2. Saya akan menelaah Kompetensi Dasar agar sesuai dengan tujuan yang ingin saya capai (Akuntabilitas: Kejelasan Target)
3. saya akan mempelajari Program Tahunan (Prota), Program Semester (Prosem) dan Silabus sebagai pedoman pembuatan RPP dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe
Two Stay Two Stray dengan
Metode Kuis Cerdas Cermat agar selaras dengan tujuan pencapaian target (Etika Publik: Cermat).
4. Agar tujuan pembelajaran sesuai sasaran, saya akan menentukan indikator dan tujuan pembelajaran apa saja yang sesuai berdasarkan Kompetensi Dasar yang ingin
telah memberi kontribusi terhadap terwujudnya Visi Organisasi: Terwujudnya Kapuas Hulu Yang Harmonis, Energik, Berdaya Saing, Amanah, dan Terampil “Kapuas Hulu HEBAT”. Misi Organisasi pada poin 3 yaitu: Mewujudkan masyarakat Kapuas hulu yang berbudaya, mandiri, cerdas, dan inovatif dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan cerdas cermat termuat di maka saya mendukung penguatan nilai-nilai organisasi yaitu tanggung jawab, kerja sama, mandiri dan cermat.
ingin dicapai.
5. Menyiapkan materi ajar dan berbagai sumber ajar 6. Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 7. Berkonsultasi dengan Coach, Mentor dan Kepala sekolah
dicapai pada mata pelajaran IPA. (Akuntabilitas: Kejelasan target)
5. Selanjutnya saya akan menyiapkan materi ajar Pesawat Sederhana dengan mencari dari berbagai referensi yaitu seperti Buku Paket Pembelajaran kelas VIII, pegangan guru, browsing internet, dan youtube. (Anti Korupsi: Kerja Keras, dan Mandiri).
6. saya akan menyusun RPP dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two
Stray dengan Metode Kuis
Cerdas Cermat sesuai dengan pedoman (Akuntabilitas: Tanggung jawab)
7. Setelah RPP dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe
Two Stay Two Stray dengan
Metode Kuis Cerdas Cermat yang saya buat selesai, saya akan berkonsultansi lagi dengan Coach, Mentor dan Kepala Sekolah untuk meminta masukan, nasehat, dan penilaian (Komitmen Mutu:
yang memiliki daya saing
8. Mencetak dan menyerahkan RPP yang telah dibuat kepada Kepala sekolah untuk ditandatangani Berorientasi Mutu).
8. sudah mendapatkan penilaian atau masukan dari Coach, Mentor, dan Kepala Sekolah, selanjutnya saya akan mencetak (Pelayanan Publik:
Kemudahan akses) dan
menyerahkan RPP dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray dengan Metode Kuis Cerdas Cermat kepada Kepala Sekolah, lalu saya meminta kepada Kepala Sekolah untuk ditandatangani(Anti korupsi: Bertanggung jawab). 2. Membuat pertanyaan untuk metode kuis cerdas cermat 1. Menentukan jumlah dan indikator soal 2. Membuat kisi-kisi soal, membuat soal dan kunci jawaban soal Tersedianya media, alat evaluasi dan lembar jawaban siswa dalam pembelajaran Bukti fisik pada kegiatan ini adalah berupa Kisi-kisi soal, Soal evaluasi, dan Kunci
1. Agar tujuan pembelajaran sesuai sasaran, saya akan menentukan indikator dan tujuan pembelajaran apa saja yang sesuai berdasarkan Kompetensi Dasar yang ingin dicapai pada mata pelajaran IPA. (Akuntabilitas: Kejelasan target)
2.Langkah selanjutnya sebelum ke pembuatan soal, saya akan membuat kisi-kisi soal sesuai dengan indikator terlebih dahulu. Menentukan kisi-kisi
Dengan membuat media dan alat evaluasi pembelajaran, saya telah memberi kontribusi terhadap terwujudnya Visi Organisasi: Terwujudnya Kapuas Hulu Tersedianya media dan alat evaluasi pembelajaran maka saya mendukung penguatan nilai-nilai organisasi yaitu tanggung jawab, cermat dan inovasi.
membuat pedoman penskoran 3. Menyiapkan aturan kuis cerdas cermat 4. Mencontohkan gerakan untuk menjawab kuis cerdas cermat
jawaban. sesuai dengan tingkat-tingkat kesulitan setiap butir soal. Soal dibuat selaras dengan kisi-kisi soal dan dilengkapi dengan alternatif kunci jawaban untuk memudahkan dalam penilaian.
Akuntabilitas: Kejelasan Target dan Komitmen Mutu: Efektifitas
Selanjutnya, saya akan membuat rubrik/pedoman penskoran untuk mengukur keberhasilan peserta didik memahami materi yang diajarkan. Untuk menentukan pedoman penskoran dilengkapi dengan bobot tiap-tiap soal). Anti korupsi: Tanggung Jawab dan Nasionalisme: kerja keras
3. Membuat cara dan aturan kuis cerdas cermat yang sesuai dengan kreatifitas diri . Komitmen Mutu: Inovasi
4. Setiap kelompok akan diberikan pertanyaan yang sama, saya akan mengajak siswa untuk menjawab (tepat dan cepat) tanpa mengeluarkan suara cukup dengan
Yang Harmonis, Energik, Berdaya Saing, Amanah, dan Terampil “Kapuas Hulu HEBAT”. Misi Organisasi pada poin ketiga: Mewujudkan masyarakat Kapuas hulu yang berbudaya, mandiri, cerdas, dan inovatif dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan yang memiliki daya saing
5. Mencetak pertanyaan kuis cerdas cermat
menunjukkan jawaban yang dipilih dari ketiga jenis tuas pada materi pesawat sederhana untuk penilaian akan digunakan skor ketepatan dan kecepatan.
Etika Publik: Cermat
5. Selanjutnya saya akan mencetak soal kuis cerdas cermat sesuai dengan kebutuhan yang digunakan.
Komitmen mutu: Efisiensi.
3 Membuat Media berupa Lembar Kerja Berstruktur (LKB) dan Alat Evaluasi Pembelajaran IPA 1. Menelaah Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) 2. Membaca ulang dan memahami lebih dalam materi pembelajaran 3. Merancang Draft LKB Tersedianya media, alat evaluasi dan lembar jawaban siswa dalam pembelajaran Bukti fisik pada kegiatan ini adalah berupa LKB, Kisi-kisi soal, Soal evaluasi, dan Kunci jawaban.
1. saya akan menelaah Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) terlebih dahulu agar media yang saya buat sesuai dengan indikator yang akan dicapai untuk mendukung proses pembelajaran.
Akuntabilitas: Kejelasan target.
2. saya akan membaca ulang dan memahami lebih dalam materi pembelajaran yang akan digunakan yaitu materi Pesawat sederhana. Etika Publik: Cermat dan Manajemen ASN asas: Profesonalisme
3. Sebelum membuat media, terlebih dahulu saya akan merancang draft Lembar Kerja
Dengan membuat media dan alat evaluasi pembelajaran, saya telah memberi kontribusi terhadap terwujudnya Visi Organisasi: Terwujudnya Kapuas Hulu Yang Harmonis, Energik, Berdaya Saing, Amanah, dan Terampil Tersedianya media dan alat evaluasi pembelajaran maka saya mendukung penguatan nilai-nilai organisasi yaitu tanggung jawab, cermat dan mandiri.
4. Membuat dan Mencetak Draft LKB 5. Menentukan jumlah dan indikator soal 6. Membuat kisi-kisi soal, membuat soal dan kunci jawaban soal Berstruktur (LKB) sesuai dengan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) dan materi pesawat sederhana, yaitu dengan merencanakan pembuatan LKB yang dilengkapi dengan beberapa langkah-langkah. Akuntabilitas :Kejelasan target.
4. Saya akan membuat dan mencetak draft LKB dalam pembelajaran dan materi singkat untuk membantu agar siswa lebih cepat memahami maksud Komitmen Mutu: Berorientasi Mutu dan Efektif
5. saya akan menentukan jumlah dan Indikator soal Pencapaian Kompetensi (IPK) dan materi Bangun Pesawat sederhana
Nasionalisme: Kerja Keras
6. Langkah selanjutnya sebelum ke pembuatan soal, saya akan membuat kisi-kisi soal sesuai dengan indikator terlebih dahulu. Menentukan kisi-kisi sesuai dengan tingkat-tingkat kesulitan setiap butir soal. Soal dibuat selaras dengan kisi-kisi soal dan dilengkapi dengan
“Kapuas Hulu HEBAT”. Misi Organisasi pada poin ketiga: Mewujudkan masyarakat Kapuas hulu yang berbudaya, mandiri, cerdas, dan inovatif dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan yang memiliki daya saing
7. Membuat pedoman penskoran
8. Mencetak LKB
alternatif kunci jawaban untuk memudahkan dalam penilaian.
Akuntabilitas: Kejelasan Target
7. Selanjutnya, saya akan membuat rubrik/pedoman penskoran untuk mengukur keberhasilan peserta didik memahami materi yang diajarkan. Untuk menentukan pedoman penskoran dilengkapi dengan bobot tiap-tiap soal
Komitmen Mutu: Efektifitas dan Akuntabilitas: Tanggung Jawab
8. Setelah itu, saya mencetak dan memperbanyak secara pribadi lembar soal evaluasi untuk dibagikan kepada siswa. Anti Korupsi: Mandiri, Tanggung jawab
4 Melaksanakan Model
Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay
Two Stray
dengan metode kuis cerdas cermat
1. Melaksanakan
Kegiatan Awal Terlaksananya kegiatan pembelajaran. Bukti fisik pada kegiatan ini adalah dokumentasi kegiatan.
1. Dalam kegiatan pembelajaran, saya akan memulai pembelajaran dengan berdoa. Saya akan meminta ketua kelas untuk mengkondisikan kelas dan memimpin berdoa
Nasionalisme: Religius
Setelah berdoa, saya akan
mengawali dengan Dengan melaksanakan pembelajaran IPA menggunakan Metode Two Stay Two Stray,
saya telah memberi Terlaksanany a kegiatan pembelajara n. Bukti fisik pada kegiatan ini adalah dokumentasi
mengucapkan salam kepada siswa). Etika Publik: Hormat
Selanjutnya saya akan mengecek kehadiran siswa di kelas dengan mengabsen siswa satu per satu. Anti Korupsi: Disiplin dan Peduli
Setelah itu, saya akan menyampaikan tujuan yang harus dicapai dalam pembelajaran untuk hari ini
Komitmen Mutu: Efektivitas, WoG: Informasi
Kemudian, untuk menggiring siswa ke dalam pembelajaran, saya akan menyampaikan apersepsi terkait materi yang akan disampaikan sebagai penguatan dalam menerima materi baru, seperti mengingatkan lagi terkait pembelajaran sebelumnya,
meminta siswa mendeskripsikan secara
singkat apa itu pesawat sederhana yang sudah dipelajari di kelas VIII SMP.
Akuntabilitas: Kejelasan Target dan Partisipatif, WoG: Komunikasi dan
kontribusi terhadap terwujudnya Visi Organisasi: Terwujudnya Kapuas Hulu Yang Harmonis, Energik, Berdaya Saing, Amanah, dan Terampil “Kapuas Hulu HEBAT”. Misi Organisasi pada poin ketiga: Mewujudkan masyarakat Kapuas hulu yang berbudaya, mandiri, cerdas, dan inovatif dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan yang memiliki kegiatan. maka saya mendukung penguatan nilai-nilai organisasi yaitu religius, disiplin, dan tanggung jawab.
2. Melaksanakan Kegiatan Inti
Informasi
2. Setelah itu, masuk ke kegiatan inti dari pembelajaran tersebut. Karena saya akan melakukan pembelajaran menggunakan metode Two
Stay Two Stray, maka saya
akan membagi siswa mejadi 4 kelompok yang terdiri dari 4 orang setiap masing-masing kelompok. Komitmen mutu: Berorientasi
mutu dan Inovasi
Pada saat membagi kelompok, saya tidak akan membeda-bedakan suku, ras dan agama siswa.
Akuntabilitas: Netral dan Nasionalisme: Adil
Kemudian saya akan menyampaikan tugas diskusi
kelompok kepada siswa dan memberikan kebebasan kepada siswa dalam membahas pemecahan masalah secara
bersama-sama pada Lembar Kerja Berstruktur (LKB) yang telah
diberikan, pada materi
pesawat sederhana, mereka diminta untuk menentukan jenis tuas pesawat sederhana.
Akuntabilitas: Partisipatif, Nasionalisme: Kerja sama, Etika Publik: Taat perintah, Komitmen mutu: Inovasi, WoG: Komunikasi
Membimbing siswa berdiskusi dalam kelompok asal, dan melakukan demonstrasi
untuk mempermudah penalaran siswa dalam
berdiskusi setelah itu saya akan meminta dua siswa dari berbagai anggota kelompok untuk saling bertamu kekelompok lainnya untuk mencari informasi dari setiap hasil pembahasan kelompok yang di kunjungi
Akuntabilitas: Tanggung jawab, Kejelasan target
dan siswa yang ditunjuk untuk bertamu kekelompok lain wajib memberikan informasi yang tepat sesuai dengan hasil kunjungannya
Kemudian membimbing siswa kepada kelompok asalnya
3. Melaksanakan Kegiatan Penutup
untuk melaporkan temuannya serta mencocokkan dan membahas hasil-hasil kerja mereka. Memberikan kesempatan untuk membahas hasil diskusi kelompok asal dan kelompok tamu. WoG asas: Informasi, Pelayanan
publik: Responsif, Partisipatif, Manajemen ASN: Delegasi
Selanjutnya jika siswa sudah selesai, maka masing-masing kelompok mempersiapkan diri untuk kuis cerdas cemat Akuntabilitas: Partisipatif, Komitmen mutu: Efektifitas
3. Setelah kegiatan inti selesai, saya akan memberi kesempatan bagi siswa untuk
menyimpulkan materi pembelajaran yang telah
mereka peroleh
Nasionalisme: Tidak
Memaksakan Kehendak,
Anti Korupsi: Berani
Selanjutnya saya akan melakukan refleksi kegiatan
memberikan motivasi dan penguat-penguat tentang materi yang telah dipelajari seperti kesimpulan dan memberikan penekanan pada materi yang telah disampaikan
Nasionalisme: Tanggung jawab dan Komitmen Mutu: Berorientasi Mutu
Guru memberikan penilaian atas aktivitas kelompok selama melakukan diskusi kelompok. Kelompok terbaik menerima pujian dan hadiah serta memotivasi kelompok yang belum mencapai nilai tertinggi. Nasionalisme: menghargai karya orang lain
Guru menutup pembelajaran dengan salam. Nasionalisme: religius 5. Memeriksa dan Menganalisis Hasil Evaluasi Pembelajaran IPA 1. Menganalisis lembar observasi Tersedianya hasil penilaian evaluasi pembelajaran
1. Menganalisis lembar observasi memeriksa peserta didik dengan jujur sesuai dengan indikator korupsi: Jujur,
Tanggungjawab dan
Pelayanan Publik asas: Kejelasan dan saya juga akan
memeriksanya secara objektif
Dengan melaksanakan pemeriksaan dan penganalisisan hasil pembelajaran siswa, saya Terlaksanany a kegiatan evaluasi pembelajaran maka saya mendukung penguatan nilai-nilai
2. Menganalisis lembar angket 3. Melaporkan hasil analisis evaluasi kepada Mentor dan Kepala Sekolah
tanpa harus membedakan siswa yang mengerjakannya
Akuntabilitas: Adil, Nasionalism: Tidak
diskriminatif)
2. Kemudian saya akan menganalisis lembar angket dan
memberikan penilaian terhadap hasil pekerjaan
siswa dan saya tidak akan mengurangi hasil penilaian terhadap jawaban peserta didik karena dapat merugikannya Komitmen mutu: Berorientasi Mutu, Manajemen ASN: Profesionalisme.
3. Kemudian saya akan menghitung persentase dari
lembar pengamatan. Selanjutnya saya akan mengumumkan hasil persentase yang diperoleh dari
lembar pengamatan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari.
(Akuntabilitas: Transparan
dan Jujur, WoG:
telah memberi kontribusi terhadap terwujudnya Visi Organisasi: Terwujudnya Kapuas Hulu Yang Harmonis, Energik, Berdaya Saing, Amanah, dan Terampil “Kapuas Hulu HEBAT”. Misi Organisasi pada poin ketiga: Mewujudkan masyarakat Kapuas hulu yang berbudaya, mandiri, cerdas, dan inovatif dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan organisasi yaitu jujur dan tanggung jawab.
Menyetujui,
Coach Mentor Peserta Latsar
SURYA WARSA, S.I.P.,, M.Si
NIP. 19670119 198803 1 005 NIP. 19691222 199312 1 001 HARIANTO, S.Pd.,SD
FADRIANI, S.Pd
NIP. 19920207 202012 2 017
Komunikasi).
Etika Publik: Berintegritas tinggi
Kemudian, saya akan membagikan/ mengumumkan nilai yang diperoleh siswa dari materi pembelajaran yang telah dipelajari (Akuntabilitas:
Transparan, WoG:
Komunikasi).
yang memiliki daya saing
C. JADWAL IMPLEMENTASI
Jadwal Implementasi Aktualisasi Tabel 4.4
Jadwal Implementasi Aktualisasi
Nama Peserta : Fadriani, S.Pd
Tempat Aktualisasi : SMP Negeri 8 Selimbau
No Tanggal Kegiatan Output
1 5 Agustus s/d 16 Agustus 2021
Membuat Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP) dengan model tipe two stay two stray dan metode cerdas cermat
Tersedianya RPP dengan. Model Pembelajaran
Kooperatif Tipe Two
Stay Two Stray dan
metode cerdas cermat.
2 s/d 22 Agustus 18 Agustus 2021
Membuat pertanyaan untuk metode kuis cerdas cermat
Tersedianya media, alat evaluasi dan lembar jawaban siswa dalam pembelajaran Bukti fisik pada kegiatan ini adalah berupa Kisi-kisi soal, Soal evaluasi, dan Kunci jawaban.
3 s/d 27 Agustus 23 Agustus 2021
Membuat Media berupa Lembar Kerja Berstruktur (LKB) dan
Alat Evaluasi Pembelajaran IPA
Tersedianya media, alat evaluasi dan lembar jawaban siswa dalam pembelajaran. Bukti fisik pada kegiatan ini adalah berupa LKB, Kisi-kisi soal, Soal evaluasi, dan Kunci jawaban.
4 s/d 29 Agustus 28 Agustus 2021
Melaksanakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray dengan metode kuis cerdas cermat
Terlaksananya kegiatan pembelajaran. Bukti fisik pada kegiatan ini adalah dokumentasi kegiatan. 5 1 September s/d 3 September 2021 Memeriksa dan Menganalisis Hasil Evaluasi Pembelajaran IPA Tersedianya hasil penilaian evaluasi pembelajaran
Menyetujui, Peserta Latsar FADRIANI, S.Pd NIP. 19920207 202012 2 017 Mentor HARIANTO, S.Pd.,SD NIP. 19691222 199312 1 001
D. JADWAL KONSULTASI DENGAN COACH
Tabel dibawah ini menggambarkan jadwal kegiatan konsultasi mengenai rancangan aktualisasi bersama Coach.
Tabel 4.5
Jadwal Konsultasikan dengan Coach
Nama Peserta : FADRIANI
Tempat Aktualisasi : SMPN 8 SELIMBAU
No Tanggal Kegiatan Keterangan Coach Paraf 1 16 Juli
2021
Konsultasi Penentuan isu yang akan diangkat Via Whats App Surya Warsa, S.I.P., M.Si 2 17 Juli 2021 Konsultasi Penentuan isu yang akan diangkat dengan 4 tahapan kegiatan Via Whats App Surya Warsa, S.I.P., M.Si 3. 28 Juli 2021 Konsultasi RA Via Email Surya Warsa, S.I.P., M.Si 4. 29 Juli 2021 Konsultasi RA Via Whats App Surya Warsa, S.I.P., M.Si 5. 30 Juli 2021 Konsultasi RA Zoom Meeting Surya Warsa, S.I.P., M.Si Putussibau, 31 Juli 2021 Coach
SURYA WARSA, S.I.P., M.Si
NIP. 19670119 198803 1 005
Peserta Latsar
FADRIANI, S.Pd
E. JADWAL KONSULTASI DENGAN MENTOR
Tabel dibawah ini menggambarkan jadwal kegiatan konsultasi mengenai rancangan aktualisasi bersama Mentor.
Tabel 4.6
Jadwal Konsultasikan dengan Mentor
Nama Peserta : FADRIANI
Tempat Aktualisasi : SMPN 8 SELIMBAU
No Tanggal Kegiatan Keterangan Mentor Paraf 1 21 Juli
2021
Konsultasi Penentuan isu yang akan diangkat Via WA Harianto, S.Pd.,SD 2 30 Juli 2021 Konsultasi RA Via WA Harianto, S.Pd.,SD Putussibau, 31 Juli 2021 Mentor HARIANTO, S.Pd.,SD NIP. 19691222 199312 1 001 Peserta Latsar FADRIANI, S.Pd NIP. 19920207 202012 2 017
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Profesionalisme kerja harus diwujudkan oleh setiap ASN agar menghasilkan pelayanan publik yang berkualitas, demikian pula bagi CPNS peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Tahun 2021 yang bertanggung jawab atas pendidikan berkualitas bagi peserta didik. Melalui kegiatan mengaktualisasikan rancangan kegiatan (habituasi) yang mengandung nilai- nilai dasar Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi, diharapkan seorang ASN akan mampu menjalankan tugas dan fungsi di instansi tempat kerja. Penyusunan laporan aktualisasi dimaksudkan untuk mengaktualisasikan nilai-nilai dasar profesi PNS yang telah didapat saat kegiatan on campus dan menerapkannya di tempat tugas, sehingga harapan ke depannya penyaji mampu menjadi salah satu pelayan publik yaitu seorang guru yang profesional dan penuh integritas.
Laporan aktualisasi ini memuat rangkaian kegiatan yang di lakukan di tempat aktualisasi dan bagaimana penerapan nilai-nilai dasar ASN dalam setiap kegiatan tersebut yaitu sebagai berikut:
6. Membuat model pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray 7. Membuat metode pembelajaran ekspositori, diskusi, dan
demonstrasi
8. Membuat pertanyaan untuk metode kuis cerdas cermat
9. Membuat media berupa Lembar Kerja Berstruktur (LKB) dan alat evaluasi pembelajaran IPA
10. Melaksanakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two
Stray dengan metode kuis cerdas cermat
11. Memeriksa dan menganalisis hasil evaluasi pembelajaran IPA menggunakan lembar observasi dan lembar angket
Kegiatan aktualisasi telah dilaksanakan ditempat tugas penyaji, diharapkan peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III mampu
mewujudkan dan konsisten dalam mengaplikasikan nilai-nilai ANEKA di lingkungan SMPN 8 Selimbau Kabupaten sebagai langkah awal terhadap peningkatan profesionalisme ASN khususnya guru sebagai tenaga pendidik.
Kegiatan-kegiatan tersebut akan dilaksanakan mulai pada tanggal 5 Agustus 2021 sampai dengan tanggal 7 September 2021 dengan pembimbingan dan arahan dari Coach serta Mentor.
DAFTAR PUSTAKA
Fatimah, Ally dan Irawati, Erna. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon
CPNS Manajemen Aparatur Sipil Negara). Jakarta: Lembaga
Administrasi Negaraepublik Indonesia.
Komisi Pemberantasan Korupsi. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon
CPNS (Anti korupsi) Jakarta: Lembaga Administrasi Negara
Republik Indonesia.
Kumorotomo, Wahyudi., Wirapradja, Nana Rukmana D., dan Imbaruddin, Amir. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon CPNS
(Etika Publik). Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik
Indonesia
Kusumasari, Bevalola., Dwiputrianti, Septiana., dan Allo, Enda Layuk. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS(Akuntabilitas). Jakarta: LembagaAdministrasi Negara Republik Indonesia. Purwanto, Erwan Agus, dkk. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon
CPNS (Pelayan Publik) Jakarta Lembaga Administrasi Negara
Republik Indonesia.
Suwarno, Yogi dan Sejati, Tri Atmojo. 2017. Modul Pelatihan Dasar
Calon CPNS (Whole Of Government). Jakarta: Lembaga
Administrasi Negara Republik Indonesia
Yuniarsih, Tjutju dan Taufiq, Muhammad. 2015. Modul Pelatihan
Dasar Calon PNS ( Komitmen Mutu). Jakarta ; Lembaga
BIODATA PENYAJI
1. Nama : FADRIANI, S.Pd.
2. NIP : 19920207 202012 2 017
3. Tempat/Tanggal Lahir : PUTUSSIBAU, 7 FEBRUARI 1992 4. Jenis kelamin : PEREMPUAN
5. Agama : ISLAM
6. Pangkat/Golongan : PENATA MUDA/IIIa.
7. Jabatan Sekarang : AHLI PERTAMA – GURU IPA 8. TMT : 1-12-2020
9. Unit Kerja : SMP NEGERI 8 SELIMBAU
10. Instansi Tempat Kerja : PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU 11. Jenis Kepegawaian : CPNS 12. Alamat Sekolah Rt/Rw Kode Pos Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Negara : : : : : : :
JL. LINTAS BUKIT RAYA 1/2 78765 SELIMBAU KAPUAS HULU KALIMANTAN BARAT INDONESIA 13. Telp : 0857 5094 249814 14.. Alamat Rumah Rt/Rw Kode Pos Kecamatan : : : :
JL. LINTAS SELATAN GG.DAMAI NO.7 10/4
78715
Kabupaten/Kota Provinsi Negara : : : KAPUAS HULU KALIMANTAN BARAT INDONESIA 15. Telp : 0857 5069 6426 16. Status Perkawinan : BELUM KAWIN
17. Pendidikan Terakhir : S1-PENDIDIKAN FISIKA