KUESIONER PENELITIAN
Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal terhadap Kepatuhan Petugas Kesehatan
dalam Mengelola Vaksin di Kabupaten Labuhanbatu Selatan
Identitas Responden
1. Umur
: Tahun
2. Jenis Kelamin
:1. Laki-laki
2. Perempuan
3. Pendidikan
:1. Pendidikan Medis (Perawat, Bidan,
Akademi perawat, Akademi bidan)
2.Pendidikan Non Medis
4. Masa Kerja
: 1. 1-3 tahun
2. 4-5 tahun
3. > 5 tahun
A. Faktor Internal
1. Pengetahuan
No
Pertanyaan
Jawaban
Ya Tidak
1 Apakah Bapak/Ibu tahu pengertian cold chain
2 Vaksin merupakan produk biologik yang terbuat dari kuman, komponen
kuman atau racun kuman yang telah dilemahkan atau dimatikan dan
berguna untuk merangsang timbulnya kekebalan tubuh seseorang
3 Alat suntik yang dipergunakan dalam pemberian imunisasi digunakan
hanya untuk satu kali pemakaian
4 Alat suntik ADS (Auto Disable Syringe) ukuran 0,05 ml digunakan
untuk pemberian imunisasi BCG
5 Safety box digunakan untuk menampung alat suntik bekas pelayanan
imunisasi sebelum dimusnahkan
6 Vaksin sensitif beku atau mudah rusak disimpan pada suhu 2
o-8 ºC
7 Vaksin sensitif panas disimpan pada suhu -15
os/d -25 ºC
8 Sarana cold chain yang dibutuhkan Puskesmas adalah Lemari es
9 Volume bersih penyimpanan vaksin pada lemari es/freezer yang
direkomendasikan adalah 70% dari total volume
10 Vaksin yang dibawa dari Puskesmas kelapangan menggunakan vaksin
carrier yang diisi cool pack
11 Semua jenis vaksin disimpan dengan suhu 2
o-8
oC pada lemari es di
Puskesmas
12 Sehari sebelum digunakan, pelarut vaksin disimpan pada suhu 2
o-8
oC
13 VVM (Vaccine vial monitor), merupakan alat pemantau paparan
temperatur panas
14 Vaksin yang telah mendapatkan paparan panas lebih banyak harus
digunakan terlebih dahulu meskipun masa kadaluwarsanya masih lebih
panjang
15 Vaksin yang diterima lebih awal mempunyai jangka waktu pemakaian
yang lebih pendek
16 Kamar beku (freeze room) berfungsi untuk menyimpan vaksin polio
17 Kamar beku (freeze room) memiliki suhu bagian dalam kisaran antara
-15
oC sampai dengan -25
oC
18 Cool pack dapat juga difungsikan untuk membuat kotak dingin cair
19 Cold pack dapat juga difungsikan untuk membuat kotak es beku
20 Susunan vaksin diberi jarak 1- 2 cm antar kotak vaksin
21 Penyimpanan Vaksin pada lemari es lebih dingin akan lebih baik
22 Posisi thermostat penyimpanan dapat dirubah-rubah waktu menyimpan
vaksin
23 Pada saat pengepakan Cold Pack harus dikeluarkan dulu dari freezer dan
tunggu selama 30 menit sampai 1 jam kemudian masuk ke dalam box
vaksin
2. Pelatihan
a. Apakah sudah pernah mengikuti pelatihan terkait dengan cold chain, penerimaan,
penyimpanan, dan pengiriman vaksin?
a. Pernah
b. Tidak pernah
b.Jika pernah berapa kali mengikuti pelatihan dalam setahun?... sebutkan
B. Faktor Eksternal
1.
Fasilitas
No
Pertanyaan
Ya
2
Tidak
1
1 Lemari es beroperasi dengan baik
2 Thermometer berfungsi dengan baik
3 Cold box berfungsi dengan baik
4 Cool pack berfungsi dengan baik
5 Lemari es memiliki Freeze Tag
6 Freezer berfungsi dengan baik
7 Alarm control berfungsi dengan baik
8 Generator (genset) selalu siap untuk beroperasi bila listrik
padam
2. Prosedur
No
Pertanyaan
Setuju
2
Tidak
setuju
1
1 Melakukan pengecekan suhu setiap pagi dan sore, termasuk hari libur
2 Melakukan pencatatan langsung setelah pengecekan suhu pada
thermometer atau pemantau suhu dikartu pencatatan suhu setiap pagi
dan sore
3
Mencatat laporan bulanan yang dikirim ke Dinas Kesehatan
4 Mencatat kegiatan pemeliharaan bulanan pada kartu pemeliharaan
lemari es.
5 Pencairan bunga es dilakukan minimal 1 bulan sekali atau ketika
bunga es mencapai ketebalan 0,5 cm.
6 Mencatat kegiatan pemeliharaan bulanan pada kartu pemeliharaan
lemari es
7 Cooling unit sebagai pendingin diatur agar bekerja secara bergantian
8 Meletakkan Freeze watch atau freeze-tag pada bagian dalam kamar
dingin untuk mengetahui penurunan suhu dibawah 0
oC
3. Supervisi
No
Pertanyaan
Ya
2
Tidak
1
1 Apakah pimpinan memberikan pembinaan tentang tata cara
pengelolaan vaksin
2 Apakah pimpinan memberikan pembinaan berupa petunjuk
langsung atas masalah yang ditemui dalam pengelolaan vaksin
3 Apakah pimpinan memberikan pembinaan disertai dengan materi
yang mendukung dalam pengelolaan vaksin
4 Apakah pimpinan memberikan bimbingan sesegera mungkin atas
masalah yang ditemukan dalam pengelolaan vaksin
5 Apakah pimpinan memberikan bimbingan teknis untuk
memecahkan masalah dalam pengelolaan vaksin
6 Apakah pimpinan memberikan bimbingan teknis tentang
pengelolaan vaksin sesuai dengan prosedur
7 Apakah pimpinan memberikan bimbingan tentang administrasi
pengelolaan vaksin
B. Kepatuhan
OBSERVASI
No
Aspek yang diobservasi
Hasil
Observasi
Ya Tidak
1 Cold Room: suhu 2
oC-8
oC untuk vaksin DPT-HB, DT,TT, BCG,
Campak, TD,Hepatitis B
2 Cold Room: suhu -
15
os/d -25
0C
untuk vaksin Polio
3 Menerapkan aturan sistem FIFO, Expire Date, dan VVM
4 Kontrol pengeluaran vaksin menggunakan formulir Batch Delivery
Record
5 Thermostat lemari es berfungsi dengan benar
6 Thermometer pengukur suhu pada lemari es valid
7 Susunan vaksin pada lemari es sesuai dengan SOP
8 Meletakkan vaksin yang peka pembekuan (DTP, TT, DT, Hep B,
DTP-HB) jauh dari evaporator
9 Meletakkan termometer dan Freeze-Tag di antara kotak vaksin
yang peka pembekuan
10 Memeriksa kondisi Freeze-Tag
11 Suhu pada lemari es stabil 2
o-8
oC dan -15 s/d -25
oC pada freezer
12 Kondisi bunga es stabil pada dinding bagian dalam lemari es
13 Bagian luar lemari es bersih
14 Steker listrik pada stop kontak berfungsi dengan baik
15 Bagian dalam lemari es bersih
16 Pintu lemari es tertutup rapat
17 Engsel pintu diberi pelumas
18 Karet pintu diberi bedak
19 Mempunyai alat pengukur suhu yang disertifikasi dan dikalibrasi
20 Pengukur suhu tersambung pada sistem alarm
Faktor Internal
a.
Pengetahuan
Reliability Statistics ,955 23 Cronbach's Alpha N of Items Item-Total Statistics 31,41 56,608 ,879 ,950 31,52 56,973 ,904 ,950 31,45 56,828 ,867 ,951 31,48 56,759 ,903 ,950 31,48 56,687 ,913 ,950 31,41 59,394 ,492 ,955 31,45 59,685 ,464 ,955 31,52 56,973 ,904 ,950 31,28 57,564 ,721 ,952 31,34 59,948 ,406 ,956 31,34 57,734 ,701 ,953 31,45 56,970 ,846 ,951 31,21 59,741 ,438 ,956 31,14 59,766 ,452 ,955 31,31 59,293 ,489 ,955 31,48 57,687 ,766 ,952 31,45 57,756 ,734 ,952 31,41 57,180 ,798 ,951 31,14 59,480 ,492 ,955 31,38 56,887 ,826 ,951 31,24 58,118 ,649 ,953 31,17 58,719 ,584 ,954 31,38 59,815 ,428 ,956 p1 p2 p3 p4 p5 p6 p7 p8 p9 p10 p11 p12 p13 p14 p15 p16 p17 p18 p19 p20 p21 p22 p23 Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item DeletedFaktor Eksternal
a. Fasilitas
Reliability Statistics ,889 9 Cronbach's Alpha N of Items Item-Total Statistics 11,07 6,961 ,671 ,875 11,13 6,602 ,818 ,861 11,30 6,631 ,866 ,857 10,93 7,651 ,439 ,893 11,43 7,495 ,601 ,880 11,43 7,564 ,567 ,883 11,43 7,495 ,601 ,880 11,37 6,999 ,755 ,868 10,97 7,482 ,491 ,889 Lemari es beroperasi dengan baik Thermometer berfungsi dengan baikCold box berfungsi dengan baik Cool pack berfungsi dengan baik Lemari es memiliki Freeze Tag
Freezer berfungsi dengan baik
Alarm control berfungsi dengan baik
Generator (genset) selalu siap untuk beroperasi bila listrik padam
Cold box atau vaksin carrier disertai dengan cool pack Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted
b.
Prosedur
Reliability Statistics ,859 8 Cronbach's Alpha N of Items Item-Total Statistics 9,10 4,921 ,688 ,832 9,20 4,855 ,716 ,829 9,37 4,861 ,795 ,819 9,17 5,592 ,358 ,873 9,50 5,776 ,435 ,860 9,47 5,499 ,549 ,849 9,47 5,430 ,589 ,845 9,40 5,007 ,747 ,826 Melakukan pengecekan suhu setiap pagi dan sore, termasuk hari libur Melakukan pencatatan langsung setelah pengecekan suhu pada thermometer atau pemantau suhu dikartu pencatatan suhu setiap pagi dan soreMencatat kegiatan pemeliharaan mingguan pada kartu pemeliharaan lemari es
Mencatat kegiatan pemeliharaan bulanan pada kartu pemeliharaan lemari es.
Pencairan bunga es dilakukan minimal 1 bulan sekali atau ketika bunga es mencapai ketebalan 0,5 cm. Mencatat kegiatan pemeliharaan bulanan pada kartu pemeliharaan lemari es
Cooling unit sebagai pendingin diatur agar bekerja secara bergantian
Meletakkan Freeeze watch atau freeze-tag pada bagian dalam kamar dingin untuk mengetahui penurunan suhu dibawah 0oC
Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted
c.
Supervisi
Reliability Statistics ,922 7 Cronbach's Alpha N of Items Item-Total Statistics 7,83 4,833 ,938 ,891 7,83 4,833 ,938 ,891 8,03 5,964 ,566 ,927 7,73 5,306 ,638 ,924 7,90 5,128 ,840 ,902 7,93 5,237 ,822 ,904 7,73 5,375 ,604 ,927 Apakah pimpinan memberikan pembinaan tentang tata cara pengelolaan vaksin Apakah pimpinan memberikan pembinaan berupa petunjuk langsung atas masalah yang ditemui dalam pengelolaan vaksin Apakah pimpinan memberikan pembinaan disertai dengan materi yang mendukung dalam pengelolaan vaksin Apakah pimpinan memberikan bimbingan sesegera mungkin atas masalah yang ditemukan dalam pengelolaan vaksin Apakah pimpinan memberikan bimbingan teknis untuk memecahkan masalah dalam pengelolaan vaksin Apakah Pimpinan memberikan bimbingan teknis tentang pengelolaan vaksin sesuai dengan prosedur Apakah pimpinan memberikan bimbingan tentang administrasi pengelolaan vaksin Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deletedd. Kepatuhan
Reliability Statistics ,947 20 Cronbach's Alpha N of Items Item-Total Statistics 26,69 40,722 ,923 ,941 26,86 42,766 ,713 ,944 26,69 40,722 ,923 ,941 26,79 41,813 ,809 ,943 26,76 41,690 ,801 ,943 26,66 42,734 ,579 ,946 26,76 43,975 ,414 ,949 26,76 41,618 ,813 ,943 26,62 41,958 ,696 ,944 26,66 43,663 ,433 ,949 26,59 42,037 ,680 ,945 26,72 41,421 ,823 ,942 26,45 43,328 ,494 ,948 26,38 43,744 ,452 ,948 26,66 43,377 ,478 ,948 26,76 42,761 ,617 ,946 26,72 42,207 ,690 ,944 26,69 41,579 ,779 ,943 26,41 43,537 ,472 ,948 26,69 41,079 ,862 ,942Cold Room: suhu 2oC-8oC untuk vaksin DPT-HB, DT,TT, BCG, Campak, TD,Hepatitis B Cold Room: suhu 15-250C untuk vaksin Polio
Menerapkan aturan sistem FIFO, Expire Date, dan VVM
Kontrol pengeluaran vaksin menggunakan formulir Batch Delivery Record
Thermostat lemari es berfungsi dengan benar Thermometer pengukur suhu pada lemari es valid Susunan vaksin pada lemari es sesuai dengan SOP
Meletakkan vaksin yang peka pembekuan (DTP, TT, DT, Hep B, DTP-HB) jauh dari evaporator Meletakkan termometer dan Freeze-Tag di antara kotak vaksin yang peka pembekuan
Memeriksa kondisi Freeze-Tag
Suhu pada lemari es stabil 2-8oC dan -15 s/d -25oC pada freezer Kondisi bunga es stabil pada dinding bagian dalam lemari es Bagian luar lemari es bersih
Steker listrik pada stop kontak berfungsi dengan baik
Bagian dalam lemari es bersih
Pintu lemari es tertutup rapat
Engsel pintu diberi pelumas
Karet pintu diberi bedak Mempunyai alat pengukur suhu yang disertifikasi dan dikalibrasi
Pengukur suhu
tersambung pada sistem alarm Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted
Analisis Univariat
umur 8 15,7 15,7 15,7 29 56,9 56,9 72,5 14 27,5 27,5 100,0 51 100,0 100,0 25-34 Tahun 35-44 Tahun 45-53 Tahun Total ValidFrequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Jenis Kelamin 11 21,6 21,6 21,6 40 78,4 78,4 100,0 51 100,0 100,0 Laki-laki Perempuan Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Pendidikan 51 100,0 100,0 100,0 Pendidikan Medis Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Masa kerja 17 33,3 33,3 33,3 20 39,2 39,2 72,5 14 27,5 27,5 100,0 51 100,0 100,0 1-3 tahun 4-5 tahun > 5 tahun Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Apakah Bapak/Ibu tahu pengertian cold chain
32 62,7 62,7 62,7 19 37,3 37,3 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Vaksin merupakan produk biologik yang terbuat dari kuman, komponen kuman atau racun kuman yang telah dilemahkan atau dimatikan dan
berguna untuk merangsang timbulnya kekebalan tubuh seseorang
51 100,0 100,0 100,0
Ya Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Alat suntik yang dipergunakan dalam pemberian imunisasi digunakan hanya untuk satu kali pemakaian
51 100,0 100,0 100,0
Ya Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Alat suntik ADS (Auto Disable Syringe) ukuran 0,05 ml digunakan untuk pemberian imunisasi BCG
51 100,0 100,0 100,0
Ya Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Safety box digunakan untuk menampung alat suntik bekas pelayanan imunisasi sebelum dimusnahkan
51 100,0 100,0 100,0
Ya Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Vaksin sensitif beku atau mudah rusak disimpan pada suhu 2-8 ºC
27 52,9 52,9 52,9 24 47,1 47,1 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Vaksin sensitif panas disimpan pada suhu 15-25 ºC
30 58,8 58,8 58,8 21 41,2 41,2 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Sarana cold chain yang dibutuhkan Puskesmas adalah Lemari es
51 100,0 100,0 100,0
Ya Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Volume bersih penyimpanan vaksin pada lemari es/freezer yang direkomendasikan adalah 70% dari total volume
13 25,5 25,5 25,5 38 74,5 74,5 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Vaksin yang dibawa dari Puskesmas kelapangan menggunakan vaksin carrier yang diisi cool pack
17 33,3 33,3 33,3 34 66,7 66,7 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Semua jenis vaksin disimpan dengan suhu 2-8oC pada lemari es di Puskesmas 10 19,6 19,6 19,6 41 80,4 80,4 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Sehari sebelum digunakan, pelarut vaksin disimpan pada suhu 2-8oC
32 62,7 62,7 62,7 19 37,3 37,3 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
VVM (Vaccine vial monitor), merupakan alat pemantau paparan temperatur panas 23 45,1 45,1 45,1 28 54,9 54,9 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Vaksin yang telah mendapatkan paparan panas lebih banyak harus digunakan terlebih dahulu meskipun masa kadaluwarsanya masih lebih
panjang
51 100,0 100,0 100,0
Ya Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Vaksin yang diterima lebih awal mempunyai jangka waktu pemakaian yang lebih pendek
22 43,1 43,1 43,1 29 56,9 56,9 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Kamar beku (freeze room) berfungsi untuk menyimpan vaksin polio
44 86,3 86,3 86,3 7 13,7 13,7 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Kamar beku (freeze room) memiliki suhu bagian dalam kisaran antara -15oC sampai dengan -25oC
27 52,9 52,9 52,9 24 47,1 47,1 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Cool pack dapat juga difungsikan untuk membuat kotak dingin cair 12 23,5 23,5 23,5 39 76,5 76,5 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Cold pack dapat juga difungsikan untuk membuat kotak es beku
12 23,5 23,5 23,5 39 76,5 76,5 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Susunan vaksin diberi jarak 1- 2 cm antar kotak vaksin
16 31,4 31,4 31,4 35 68,6 68,6 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Penyimpanan Vaksin pada lemari es lebih dingin akan lebih baik
24 47,1 47,1 47,1 27 52,9 52,9 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Posisi thermostat penyimpanan dapat dirubah-rubah waktu menyimpan vaksin 33 64,7 64,7 64,7 18 35,3 35,3 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Pada saat pengepakan Cold Pack harus dikeluarkan dulu dari freezer dan tunggu selama 30 menit sampai 1 jam kemudian masuk ke dalam
box vaksin 24 47,1 47,1 47,1 27 52,9 52,9 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Pengetahuan 33 64,7 64,7 64,7 18 35,3 35,3 100,0 51 100,0 100,0 Tidak baik Baik Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Apakah sudah penah mengikuti pelatihan terkait dengan cold chain, penerimaan, penyimpanan, dan pengiriman vaksin
28 54,9 54,9 54,9 23 45,1 45,1 100,0 51 100,0 100,0 Tidak pernah Pernah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Jika pernah berapa kali mengikuti pelatihan dalam setahun
23 45,1 45,1 45,1 28 54,9 54,9 100,0 51 100,0 100,0 1 kali Tidak pernah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Pelatihan tentang apa
23 45,1 45,1 45,1
28 54,9 54,9 100,0
51 100,0 100,0
Pentavalen Dan Cara Penyimpanan Vaksin Tidak pernah Total
Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Pelatihan 28 54,9 54,9 54,9 23 45,1 45,1 100,0 51 100,0 100,0 Tidak pernah Pernah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Lemari es beroperasi dengan baik
11 21,6 21,6 21,6 40 78,4 78,4 100,0 51 100,0 100,0 Tidak setuju Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Thermometer berfungsi dengan baik
15 29,4 29,4 29,4 36 70,6 70,6 100,0 51 100,0 100,0 Tidak setuju Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Cold box berfungsi dengan baik
30 58,8 58,8 58,8 21 41,2 41,2 100,0 51 100,0 100,0 Tidak setuju Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Cool pack berfungsi dengan baik
10 19,6 19,6 19,6 41 80,4 80,4 100,0 51 100,0 100,0 Tidak setuju Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Lemari es memiliki Freeze Tag
51 100,0 100,0 100,0
Tidak setuju Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Freezer berfungsi dengan baik 33 64,7 64,7 64,7 18 35,3 35,3 100,0 51 100,0 100,0 Tidak setuju Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Alarm control berfungsi dengan baik
51 100,0 100,0 100,0
Tidak setuju Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Generator (genset) selalu siap untuk beroperasi bila listrik padam
32 62,7 62,7 62,7 19 37,3 37,3 100,0 51 100,0 100,0 Tidak setuju Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Cold box atau vaksin carrier disertai dengan cool pack
16 31,4 31,4 31,4 35 68,6 68,6 100,0 51 100,0 100,0 Tidak setuju Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Fasilitas 31 60,8 60,8 60,8 20 39,2 39,2 100,0 51 100,0 100,0 Tidak baik Baik Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Melakukan pengecekan suhu setiap pagi dan sore, termasuk hari libur
51 100,0 100,0 100,0
Tidak setuju Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Melakukan pencatatan langsung setelah pengecekan suhu pada thermometer atau pemantau suhu dikartu pencatatan suhu setiap pagi dan sore
16 31,4 31,4 31,4 35 68,6 68,6 100,0 51 100,0 100,0 Tidak setuju Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Mencatat kegiatan pemeliharaan mingguan pada kartu pemeliharaan lemari es
51 100,0 100,0 100,0
Tidak setuju Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Mencatat kegiatan pemeliharaan bulanan pada kartu pemeliharaan lemari es.
30 58,8 58,8 58,8 21 41,2 41,2 100,0 51 100,0 100,0 Tidak setuju Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Pencairan bunga es dilakukan minimal 1 bulan sekali atau ketika bunga es mencapai ketebalan 0,5 cm.
51 100,0 100,0 100,0
Tidak setuju Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Mencatat kegiatan pemeliharaan bulanan pada kartu pemeliharaan lemari es
40 78,4 78,4 78,4 11 21,6 21,6 100,0 51 100,0 100,0 Tidak setuju Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Cooling unit sebagai pendingin diatur agar bekerja secara bergantian
45 88,2 88,2 88,2 6 11,8 11,8 100,0 51 100,0 100,0 Tidak setuju Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Meletakkan Freeeze watch atau freeze-tag pada bagian dalam kamar dingin untuk mengetahui penurunan suhu dibawah 0oC
45 88,2 88,2 88,2 6 11,8 11,8 100,0 51 100,0 100,0 Tidak setuju Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Prosedur 33 64,7 64,7 64,7 18 35,3 35,3 100,0 51 100,0 100,0 Tidak baik Baik Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Apakah pimpinan memberikan pembinaan tentang tata cara pengelolaan vaksin 34 66,7 66,7 66,7 17 33,3 33,3 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Apakah pimpinan memberikan pembinaan berupa petunjuk langsung atas masalah yang ditemui dalam pengelolaan vaksin
34 66,7 66,7 66,7 17 33,3 33,3 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Apakah pimpinan memberikan pembinaan disertai dengan materi yang mendukung dalam pengelolaan vaksin
51 100,0 100,0 100,0
Tidak Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Apakah pimpinan memberikan bimbingan sesegera mungkin atas masalah yang ditemukan dalam pengelolaan vaksin
29 56,9 56,9 56,9 22 43,1 43,1 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Apakah pimpinan memberikan bimbingan teknis untuk memecahkan masalah dalam pengelolaan vaksin
43 84,3 84,3 84,3 8 15,7 15,7 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Apakah Pimpinan memberikan bimbingan teknis tentang pengelolaan vaksin sesuai dengan prosedur
44 86,3 86,3 86,3 7 13,7 13,7 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Apakah pimpinan memberikan bimbingan tentang administrasi pengelolaan vaksin 46 90,2 90,2 90,2 5 9,8 9,8 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Supervisi 35 68,6 68,6 68,6 16 31,4 31,4 100,0 51 100,0 100,0 Tidak baik Baik Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Cold Room: suhu 2oC-8oC untuk vaksin DPT-HB, DT,TT, BCG, Campak, TD,Hepatitis B
51 100,0 100,0 100,0
Ya Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Cold Room: suhu 15-250C untuk vaksin Polio
44 86,3 86,3 86,3 7 13,7 13,7 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Menerapkan aturan sistem FIFO, Expire Date, dan VVM
51 100,0 100,0 100,0
Ya Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Kontrol pengeluaran vaksin menggunakan formulir Batch Delivery Record 30 58,8 58,8 58,8 21 41,2 41,2 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Thermostat lemari es berfungsi dengan benar
14 27,5 27,5 27,5 37 72,5 72,5 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Thermometer pengukur suhu pada lemari es valid
51 100,0 100,0 100,0
Ya Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Susunan vaksin pada lemari es sesuai dengan SOP
51 100,0 100,0 100,0
Tidak Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Meletakkan vaksin yang peka pembekuan (DTP, TT, DT, Hep B, DTP-HB) jauh dari evaporator
51 100,0 100,0 100,0
Ya Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Meletakkan termometer dan Freeze-Tag di antara kotak vaksin yang peka pembekuan
51 100,0 100,0 100,0
Tidak Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Memeriksa kondisi Freeze-Tag
51 100,0 100,0 100,0
Tidak Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Suhu pada lemari es stabil 2-8oC dan -15 s/d -25oC pada freezer
11 21,6 21,6 21,6 40 78,4 78,4 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Kondisi bunga es stabil pada dinding bagian dalam lemari es
37 72,5 72,5 72,5 14 27,5 27,5 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Bagian luar lemari es bersih
51 100,0 100,0 100,0
Ya Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Steker listrik pada stop kontak berfungsi dengan baik
51 100,0 100,0 100,0
Ya Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Bagian dalam lemari es bersih
51 100,0 100,0 100,0
Ya Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Pintu lemari es tertutup rapat
51 100,0 100,0 100,0
Ya Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Engsel pintu diberi pelumas
51 100,0 100,0 100,0
Tidak Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Karet pintu diberi bedak
51 100,0 100,0 100,0
Tidak Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Mempunyai alat pengukur suhu yang disertifikasi dan dikalibrasi
51 100,0 100,0 100,0
Ya Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Pengukur suhu tersambung pada sistem alarm
36 70,6 70,6 70,6 15 29,4 29,4 100,0 51 100,0 100,0 Tidak Ya Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Kepatuhan 33 64,7 64,7 64,7 18 35,3 35,3 100,0 51 100,0 100,0 Tidak patuh Patuh Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Uji Bivariat
Pengetahuan * Kepatuhan
Crosstab 26 7 33 21,4 11,6 33,0 78,8% 21,2% 100,0% 51,0% 13,7% 64,7% 7 11 18 11,6 6,4 18,0 38,9% 61,1% 100,0% 13,7% 21,6% 35,3% 33 18 51 33,0 18,0 51,0 64,7% 35,3% 100,0% 64,7% 35,3% 100,0% Count Expected Count % within Pengetahuan % of Total Count Expected Count % within Pengetahuan % of Total Count Expected Count % within Pengetahuan % of Total Tidak baik Baik Pengetahuan TotalTidak patuh Patuh Kepatuhan Total Chi-Square Tests 8,119b 1 ,004 6,466 1 ,011 8,061 1 ,005 ,006 ,006 7,960 1 ,005 51 Pearson Chi-Square Continuity Correctiona Likelihood Ratio Fisher's Exact Test Linear-by-Linear Association N of Valid Cases Value df Asymp. Sig. (2-sided) Exact Sig. (2-sided) Exact Sig. (1-sided)
Computed only for a 2x2 table a.
0 cells (,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 6,35.
Pelatihan * Kepatuhan
Crosstab 22 6 28 18,1 9,9 28,0 78,6% 21,4% 100,0% 43,1% 11,8% 54,9% 11 12 23 14,9 8,1 23,0 47,8% 52,2% 100,0% 21,6% 23,5% 45,1% 33 18 51 33,0 18,0 51,0 64,7% 35,3% 100,0% 64,7% 35,3% 100,0% Count Expected Count % within Pelatihan % of Total Count Expected Count % within Pelatihan % of Total Count Expected Count % within Pelatihan % of Total Tidak pernah Pernah Pelatihan TotalTidak patuh Patuh Kepatuhan Total Chi-Square Tests 5,227b 1 ,022 3,967 1 ,046 5,286 1 ,022 ,038 ,023 5,124 1 ,024 51 Pearson Chi-Square Continuity Correctiona Likelihood Ratio Fisher's Exact Test Linear-by-Linear Association N of Valid Cases Value df Asymp. Sig. (2-sided) Exact Sig. (2-sided) Exact Sig. (1-sided)
Computed only for a 2x2 table a.
0 cells (,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 8,12.
Fasilitas * Kepatuhan
Crosstab 22 9 31 20,1 10,9 31,0 71,0% 29,0% 100,0% 43,1% 17,6% 60,8% 11 9 20 12,9 7,1 20,0 55,0% 45,0% 100,0% 21,6% 17,6% 39,2% 33 18 51 33,0 18,0 51,0 64,7% 35,3% 100,0% 64,7% 35,3% 100,0% Count Expected Count % within Fasilitas % of Total Count Expected Count % within Fasilitas % of Total Count Expected Count % within Fasilitas % of Total Tidak baik Baik Fasilitas TotalTidak patuh Patuh Kepatuhan Total Chi-Square Tests 1,357b 1 ,244 ,748 1 ,387 1,346 1 ,246 ,368 ,193 1,331 1 ,249 51 Pearson Chi-Square Continuity Correctiona Likelihood Ratio Fisher's Exact Test Linear-by-Linear Association N of Valid Cases Value df Asymp. Sig. (2-sided) Exact Sig. (2-sided) Exact Sig. (1-sided)
Computed only for a 2x2 table a.
0 cells (,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 7,06.
Prosedur * Kepatuhan
Crosstab 28 5 33 21,4 11,6 33,0 84,8% 15,2% 100,0% 54,9% 9,8% 64,7% 5 13 18 11,6 6,4 18,0 27,8% 72,2% 100,0% 9,8% 25,5% 35,3% 33 18 51 33,0 18,0 51,0 64,7% 35,3% 100,0% 64,7% 35,3% 100,0% Count Expected Count % within Prosedur % of Total Count Expected Count % within Prosedur % of Total Count Expected Count % within Prosedur % of Total Tidak baik Baik Prosedur TotalTidak patuh Patuh Kepatuhan Total Chi-Square Tests 16,611b 1 ,000 14,206 1 ,000 16,881 1 ,000 ,000 ,000 16,285 1 ,000 51 Pearson Chi-Square Continuity Correctiona Likelihood Ratio Fisher's Exact Test Linear-by-Linear Association N of Valid Cases Value df Asymp. Sig. (2-sided) Exact Sig. (2-sided) Exact Sig. (1-sided)
Computed only for a 2x2 table a.
0 cells (,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 6,35.
Supervisi * Kepatuhan
Crosstab 25 10 35 22,6 12,4 35,0 71,4% 28,6% 100,0% 49,0% 19,6% 68,6% 8 8 16 10,4 5,6 16,0 50,0% 50,0% 100,0% 15,7% 15,7% 31,4% 33 18 51 33,0 18,0 51,0 64,7% 35,3% 100,0% 64,7% 35,3% 100,0% Count Expected Count % within Supervisi % of Total Count Expected Count % within Supervisi % of Total Count Expected Count % within Supervisi % of Total Tidak baik Baik Supervisi TotalTidak patuh Patuh Kepatuhan Total Chi-Square Tests 2,208b 1 ,137 1,369 1 ,242 2,164 1 ,141 ,207 ,122 2,165 1 ,141 51 Pearson Chi-Square Continuity Correctiona Likelihood Ratio Fisher's Exact Test Linear-by-Linear Association N of Valid Cases Value df Asymp. Sig. (2-sided) Exact Sig. (2-sided) Exact Sig. (1-sided)
Computed only for a 2x2 table a.
0 cells (,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 5,65.
Logistic Regression
Case Processing Summary
51 100,0 0 ,0 51 100,0 0 ,0 51 100,0 Unweighted Casesa Included in Analysis Missing Cases Total Selected Cases Unselected Cases Total N Percent
If weight is in effect, see classification table for the total number of cases.
a.
Dependent Variable Encoding 0 1 Original Value Tidak patuh Patuh Internal Value
Block 0: Beginning Block
Iteration Historya,b,c
66,227 -,588 66,223 -,606 66,223 -,606 Iteration 1 2 3 Step 0 -2 Log likelihood Constant Coefficients
Constant is included in the model. a.
Initial -2 Log Likelihood: 66,223 b.
Estimation terminated at iteration number 3 because parameter estimates changed by less than ,001. c.
Classification Tablea,b
33 0 100,0 18 0 ,0 64,7 Observed Tidak patuh Patuh Kepatuhan Overall Percentage Step 0
Tidak patuh Patuh
Kepatuhan Percentage
Correct Predicted
Constant is included in the model. a.
The cut value is ,500 b.
Variables in the Equation
-,606 ,293 4,279 1 ,039 ,545
Constant Step 0
B S.E. Wald df Sig. Exp(B)
Variables not in the Equation
8,119 1 ,004 5,227 1 ,022 1,357 1 ,244 16,611 1 ,000 2,208 1 ,137 25,524 5 ,000 Pengetahuan Pelatihan Fasilitas Prosedur Supervisi Variables Overall Statistics Step 0 Score df Sig.
Block 1: Method = Enter
Iteration Historya,b,c,d
39,231 -2,671 1,175 ,955 1,008 1,470 1,030 34,443 -4,373 1,997 1,709 1,803 1,901 1,746 33,517 -5,509 2,543 2,199 2,334 2,204 2,183 33,459 -5,881 2,727 2,353 2,508 2,305 2,319 33,459 -5,911 2,742 2,365 2,521 2,313 2,330 33,459 -5,911 2,742 2,365 2,521 2,313 2,330 Iteration 1 2 3 4 5 6 Step 1 -2 Log
likelihood Constant Pengetahuan Pelatihan Fasilitas Prosedur Supervisi Coefficients
Method: Enter a.
Constant is included in the model. b.
Initial -2 Log Likelihood: 66,223 c.
Estimation terminated at iteration number 6 because parameter estimates changed by less than ,001. d.
Omnibus Tests of Model Coefficients
32,764 5 ,000 32,764 5 ,000 32,764 5 ,000 Step Block Model Step 1 Chi-square df Sig. Model Summary 33,459a ,474 ,652 Step 1 -2 Log likelihood
Cox & Snell R Square
Nagelkerke R Square
Estimation terminated at iteration number 6 because a.
Hosmer and Lemeshow Test
10,009 8 ,264
Step 1
Chi-square df Sig.
Contingency Table for Hosmer and Lemeshow Test
6 5,984 0 ,016 6 4 3,892 0 ,108 4 5 4,860 0 ,140 5 4 4,837 1 ,163 5 4 4,026 1 ,974 5 3 3,621 2 1,379 5 5 3,351 0 1,649 5 2 1,115 3 3,885 5 0 ,911 5 4,089 5 0 ,404 6 5,596 6 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Step 1 Observed Expected Kepatuhan = Tidak patuh Observed Expected Kepatuhan = Patuh Total Classification Tablea 31 2 93,9 4 14 77,8 88,2 Observed Tidak patuh Patuh Kepatuhan Overall Percentage Step 1
Tidak patuh Patuh
Kepatuhan Percentage Correct Predicted
The cut value is ,500 a.
Variables in the Equation
2,742 1,113 6,066 1 ,014 15,513 1,751 137,469 2,365 1,093 4,680 1 ,031 10,649 1,249 90,791 2,521 1,123 5,043 1 ,025 12,446 1,378 112,387 2,313 ,929 6,197 1 ,013 10,101 1,635 62,395 2,330 1,084 4,619 1 ,032 10,278 1,228 86,046 -5,911 1,736 11,589 1 ,001 ,003 Pengetahuan Pelatihan Fasilitas Prosedur Supervisi Constant Step 1a
B S.E. Wald df Sig. Exp(B) Lower Upper
95,0% C.I.for EXP(B)
Variable(s) entered on step 1: Pengetahuan, Pelatihan, Fasilitas, Prosedur, Supervisi. a.