• Tidak ada hasil yang ditemukan

STATISTIKA UNIPA SURABAYA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STATISTIKA UNIPA SURABAYA"

Copied!
117
0
0

Teks penuh

(1)

MATEMATIKA STATISTIKA (MATHEMATICAL STATISTICS) GANGGA ANURAGA STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(2)

Materi :

• Distribusi variabel random

• Teori Himpunan • Fungsi Himpunan

• Fungsi Himpunan Peluang • Variabel Random

• Fungsi Kepadatan Peluang • Fungsi Distribusi

• Model Probabilitas • Ekspektasi Matematik

• Peluang bersyarat dan kebebasan stokastikSTATISTIKA

UNIPA

(3)

Materi :

• Beberapa distribusi khusus

• Distribusi binomial • Distribusi poisson

• Distribusi Gamma dan Chi-square • Distribusi normal

• Distribusi Sampling dari fungsi variabel

• Teori pengambilan sampel

Teknik fungsi pembangkit momen • Distribusi order statistik

• Transformasi variabel randomSTATISTIKA

UNIPA

(4)

Referensi :

• Introduction to Mathematical Statistics: Hogg and Craig. (Recommended)

• Mood, A.M., Graybill,F.A. dan Boes, D.C. (1974). Introduction of the Theory of Statistics. 4th ed. Mc-Graw Hill. Tokyo.

• Rice, J.A. (1995). Mathematical Statistics and Data Analysis. Second Ed. Duxbury Press. Belmont, California. (Recommended)

• Rohatgi, V.K. (1976). An Introduction to Probability Theory and Mathematical Statistics. Wiley & Sons. New York.

• Bartoszynski, R dan Bugaj, M.N., (2008)., Probability and statistical inference. Second Ed. A John Wiley & Sons, Inc., Publication. New Jersey. (Recommended)

STATISTIKA

UNIPA

(5)

Evaluasi • Nilai Tugas (30%) • Nilai UTS (20%) • Nilai UAS (50%) STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(6)

PENDAHULUAN Matematika Statistik

Dalam alam semesta pada dasarnya terdapat 2 aktivitas (percobaan).

a. Percobaan deterministik : percobaan yang sudah pasti terjadi. contoh : ………

b. Percobaan Stokastik / Acak / Random / Statistik / Probabilistik : percobaan yang mempunyai sifat :

 Semua hasil yang terjadi dapat diketahui

 Hasil yang terjadi tidak dapat diketahui sebelum percobaan tersebut dilakukan.

STATISTIKA

UNIPA

(7)

Berikut adalah contoh-contoh dari percobaan random

Contoh 1 : Percobaan yang dilakukan dengan melemparkan sebuah mata uang, terdapat 2 macam hasil A (angka) dan G (gambar). Jika diasumsikan bahwa mata uang tersebut dapat dilempar secara berulang-ulang maka pelemparan mata uang diatas adalah contoh dari percobaan random dengan ruang

sampel { A, G}.

Contoh 2 : Pelemparan dua buah dadu yang bewarna merah dan putih, Jika diasumsikan bahwa pelemparan tersebut dilakukan secara berulang-ulang. Ruang sampel terdiri dari....

 Contoh 3 : Pada suatu proses produksi, pengamatan dilakukan terhadap proses produksinya. Xi menyatakan hasil produksi ke – i, i = 1,2,3,...

Contoh 4 : memilih bilangan secara random pada selang 0 < X < 1 STATISTIKA

UNIPA

(8)

Akibat percobaan random : 1. Terdapat ruang sampel

2. Terdapat event (kejadian / peristiwa)

- akibat dari (1) dan (2) muncul probabilitas suatu event / kejadian event A :

* probabilitas aksiomatis

/ S

, ,

A B C  

  n A   disebut sebagai *"probabilitas klasik" P A n   STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(9)

3. Terdapat variabel random

- variabel random : fungsi yang memetakan setiap anggota ruang sampel ke bilangan real.

* variabel random diskrit : variabel random yang menjalani bilangan bulat

* variabel random kontinu : variabel random yang menjalani bilangan real

Contoh :

misalkan X = banyaknya pasien yang sembuh, tentukan bahwa X adalah variabel random diskrit?

Dokter mengobati 3 pasien : = TTT TTS SST SSS TST STS STT TSS          STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(10)

4. Terdapat Fungsi distribusi probabilitas

: suatu fungsi yang dapat menggambarkan sifat dasar / karakter dari suatu variabel random

a) fungsi distribusi probabilitas diskrit b) fungsi distribusi probabilitas kontinu  Definisi :

a) F disebut fungsi distribusi probabilitas diskrit untuk variabel random x jika :

b) F disebut fungsi distribusi probabilitas kontinu untuk variabel random x jika :     0 1 x f x f x          0 1 f x f x        STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(11)

5. Terdapat Ekspektasi dan Variansi

6. Terdapat fungsi pembankit moment (MGF)

   

   

    

1

2

. variabel random diskrit

variabel random kontinu b. x a E x x f x E x x f x dx V ar x E x E x                    1

-variabel random diskrit

= variabel random kontinu tx x tx x tx M t E e e f x e f x           STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(12)

TERIMA KASIH

STATISTIKA

UNIPA

(13)

DISTRIBUSI VARIABEL RANDOM

GANGGA ANURAGA

STATISTIKA

UNIPA

(14)

TEORI HIMPUNAN (SET THEORY)

Jika A adalah sebuah himpunan, dan a berada didalam A,

maka dikatakan a sebagai anggota dari himpunan dan biasanya ditulis . Sebagai contoh, A adalah himpunan bilangan riil dimana 0 1 atau dit

a A x        ulis 1 1

; 0 1 , maka adalah anggota dari A ( A), tetapi

2 2

1 1

1 bukan anggota dari A 1 A .

2 2 x  x        STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(15)

 BEBERAPA DEFINISI PENTING PADA TEORI HIMPUNAN

Definisi I :

Himpunan yang memuat semua elemen yang dibicarakan secara lenkap disebut sebagai himpunan semesta (space), yang biasanya dinotasikan dengan huruf besar seperti S, , dll.

Definisi II : Jika

 

c

S merupakan himpunan semesta dan A adalah himpunan bagian dari S

maka komplemen A ditulis A adalah himpunan yang memuat anggota-anggota dari S tetapi tidak termuat dalam A.

contoh :

S = x ; x = 0, 1, 2,   

 

c

3, 4 dan A = x ; x = 0, 1 maka komplemen A atau A = x ; x = 2, 3, 4

STATISTIKA

UNIPA

(16)

  1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 1 Definisi III :

A merupakan himpunan bagian dari A (ditulis A A ) jika

dan hanya jika untuk setiap x anggota A maka x juga merupakan anggota dari A ditulis : A A x A x A contoh : A = x                2 1 2 ; 0 x 1 , A = x ; 0 x 2 , maka A A Gambarkan diagram Venn-nya ?

Definisi IV :

Himpunan A tidak mempunyai anggota, disebut himpunan kosong A =

contoh :

A = x ; 0 < x < 1 dan x bilangan bulat ,

      maka A =  STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(17)

    1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 Definisi V :

Gabungan dua himpunan A dan A ditulis A A yaitu

suatu himpunan yang anggotanya adalah semua anggota A dan A , ditulis A A = x | x A atau x A .

Gabungan dari himpunan-himpunan

          1 2 3 1 2 3 1 2 1 2 A , A , A ,...adalah A A A ... contoh : A = x ; x = 0, 1, 2, 3, 4, 5 A = x ; x = 2, 3, 4, 5 atau 5 < x 10 Maka A A = x ; x = 0, 1, 2, 3, 4, 5 atau 5 < x 10      STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(18)

      1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 Definisi VI :

Irisan dari dua himpunan A dan A ditulis A A adalah

suatu himpunan yang anggota-anggotanya merupakan anggota dari A dan juga dari A ditulis : A A = x | x A dan x A Irisan dar                                           1 2 3 1 2 3 1 2 1 2 1 2

i beberapa himpunan A , A , A ...adalah A A A ... Contoh : A = x, y ; x, y = 0,0 , 0,1 , 1,1 A = x, y ; x, y = 1,1 , 1,2 , 2,1 maka A A x, y ; x, y = 1,1 Contoh :

A = x,y ; 0 x+y 1 , A = x,y ; 1

        1 2 x+y maka A A ....    STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(19)

      1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 1 Definisi VII :

Selisih dua himpunan A dan A ditulis A -A adalah

suatu himpunan yang anggota-anggotanya merupakan anggota dari A

tetapi bukan anggota dari A A -A = x | x A dan x A

Contoh : A = x         2 1 2 2 1 | x bilangan asli A = x | x bilangan bulat A -A =

A -A = x | x bilangan bulat tidak positif

    STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(20)

  1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 1 Definisi VIII :

Jumlah dari dua himpunan A dan A ditulis A A adalah

suatu himpunan yang anggota-anggotanya adalah anggota A atau

anggota A tetapi tidak termuat dalam A A .

A + A = x | x A              2 1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 atau x A dan x A A .

Khusus untuk A dan A yang saling lepas, maka A A = A A .

Contoh :

A = x | x bilangan cacah

A = x | x bilangan bulat negatif

maka A + A = x | x bilangan bulat

        STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(21)

 BEBERAPA HAL PENTING DALAM TEORI HIMPUNAN

STATISTIKA

UNIPA

(22)

CONTOH :         1 2 3 4 5 6 7 8 1 2 3 1 1 2 3 2 2 3 4 5 3 3 4 5 8 c c c 1 2 3 1 2 1 3 2 3

Suatu ruang sampel S = s , s , s , s , s , s , s , s dan himpunan

A , A , dan A adalah sebagai berikut : A s , s , s ,

A s , s , s , s , A s , s , s , s . Tentukan A , A , A , A A , A A , A A ,          1 2 3 1 2 1 3 1 2 3 c 1 2 2 1 1 3 3 1 2 3 1 A A A , A A , A A , A A A , A - A , A - A , A - A , A - A , A - A , A c .       STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(23)

            1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 c

1. Carilah himpunan gabungan dari A A dan interseksi A A dimana A dan A adalah :

a A ; 0,1, 2 , A ; 2, 3, 4 b A ; 0 2 , A ;1 3

2. Carilah A dari himpunan A dengan ruang sampel

x x x x x x x x                 c c   c c 1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 3 k k+1 S sebagai berikut : 5 S ; 0 1 , A = ; 1 8

3. Buktikan bahwa A A A A dan A A A A

4. Jika A , A , A ,...adalah himpunan yang terdefinisikan bahwa A A , k = 1, 2, 3,..., c c x xx x                  k k 1 2 3 k k k

dan lim A didefinisikan sebagai himpunan gabungan A A A . Carilah lim A jika :

A x;1/k x 3 1/ k ,k 1, 2, 3...;          SOAL LATIHAN : STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(24)

FUNGSI HIMPUNAN (SET FUNCTION)

       

   

     1 3 2

Fungsi-fungsi di dalam kalkulus misalnya :

1 5 ,

2 , , 0 , 0

Akan mempunyai nilai untuk x yang tertentu : 1 1, maka 1 5

2 1 dan y 3, maka 1, 3 Fungsi diatas dis

x y f x x x g x y e x y x f x g e e                           

ebut fungsi dari sebuah titik, karena

dihasilkan pada sebuah titik. Fungsi yang dihasilkan oleh

semua titik pada sebuah himpunan disebut "FUNGSI HIMPUNAN".STATISTIKA

UNIPA

(25)

     

 

1

Contoh :

Untuk setiap himpunan A yang berdimensi satu, didefinisikan

2 1 Q A dimana , 0,1, 2,... 3 3 0 , lainnya Jika A ; 0,1, 2, 3 , maka Q x A f x f x x x x                  A ...?1 STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(26)

            1 2 1 2 Contoh :

Untuk setiap himpunan A berdimensi satu, Q A

dimana 6 1 , 0 1 0 , lainnya 1 3 1 jika A ; , A ; 4 4 2 Tentukan Q A dan Q A ...? A f x dx f x x x x x x x x                   STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(27)

TERIMA KASIH

STATISTIKA

UNIPA

(28)

VARIABEL RANDOM DAN FUNGSI KEPADATAN PELUANG GANGGA ANURAGA STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(29)

VARIABEL RANDOM

- variabel random : fungsi yang memetakan setiap anggota ruang sampel ke bilangan real.

* variabel random diskrit : variabel random yang menjalani bilangan bulat

* variabel random kontinu : variabel random yang menjalani bilangan real

Catatan : didalam statistik kita selalu lebih tertarik pada fungsi himpunan

peluang dari variabel random X dari ruang sampel STATISTIKA

UNIPA

(30)

   

Bahwa x yang bertipe kontinu maupun diskrit dengan

peluang ( ) ditentukan sepenuhnya oleh fungsi .

Dalam hal ini disebut sebagai "fungsi kepadatan peluang" (f.d.p

P X A f x

f x

FUNGSI KEPADATAN PELUANG (f.d.p)

/ probability density function) dari variabel random x.

STATISTIKA

UNIPA

(31)

   

 

Variabel Random Diskrit 0 1 ( ) x A x A f x f x P x A f x            

DISTRIBUSI PELUANG DARI VARIABEL RANDOM

STATISTIKA

UNIPA

(32)

   

4

Variabel Random Diskrit Soal

X adalah variabel random yang bertipe diskrit dengan ruang sampel S = x ; x = 0, 1, 2, 3, 4 . ( ) dimana 4! 1 ( ) !(4 )! 2 A P A f x f x x x        

DISTRIBUSI PELUANG DARI VARIABEL RANDOM

  , S. Jika A = x ; x = 0,1 maka P(x A) ? x  STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(33)

   

 

 

1

1

X adalah variabel random yang bertipe diskrit dengan 1

ruang sampel ; 1, 2, 3, ... dan ; 2

Jika ; 1, 3, 5, 7,... merupakan himpunan bagian dari ruang sampel maka tentukan .

Dike x x x f x x x x P A                   1

tahui suatu variabel random X dengan fungsi kepadatan peluang 9

(f.d.p) : , 1, 2,... dan 0 untuk x lainnya. 10

Tentukan nilai konstanta c.

x f x c x        STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(34)

   

                     

         

 

Fungsi himpunan dari dua variabel random X dan Y 1 , dimana ( , ) , 52 , , ; , 0,1 , 0, 2 ,..., 0,13 , 1,1 ,..., 1,13 ,..., 3,13 Hitunglah , a). A = x,y ; , 0, 4 , 1, 3 , 2, 2 A P A f x y f x y x y S x y x y P A P X Y A x y                   b). A = x,y ;x y 4, x,y S STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(35)

 

A

Variabel random kontinu

Jika S adalah ruang sampel dari variabel random X dan fungsi himpunan peluang P(A) didefinisikan sebagai : P(A) = P(X A) = f x    STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(36)

     

          2 1 2 1 2 1 2 1 2 Soal :

Fungsi himpunan peluang P(A) dari variabel random X adalah : 3 P(A) = , dimana 8 ; 0 2 1 ; 0 , ; 1 2 2

adalah himpunan bagian dari , maka tentukan

, , dan . A x f x dx f x X x x A x x A x x P A P A P A A P A A                 STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(37)

     

   

  1 1 2 2

, ; 0 1 adalah ruang sampel dari dua variabel random x dan y. Fungsi himpunan peluang adalah

2 1 Jika , ; 1 2 maka tentukan . 1 Jika , ; 1, 0 2 maka tentukan . A x y x y P A dx dy A x y x y P A A x y x y x P A                 STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(38)

      1 A 1

Variabel random kontinu Soal:

Dua variabel random X dan Y dengan ruang sampel

= , ; 0 1 . Dan fungsi himpunan peluang

1

P(A) = 2 . Tentukan A , ; 1 2

dimana A himpunan bagian dari

A x y x y dx dy x y x y              A.   Soal :

Variabel random X mempunyai f.d.p : 2 ; 0 1

0 ; untuk x yang lain

1 3 1 1 Tentukan P( ) dan P(- ) 2 4 2 2 x x f x x x           STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(39)

TERIMA KASIH

STATISTIKA

UNIPA

(40)

FUNGSI DISTRIBUSI (CUMULATIVE DISTRIBUTION FUNCTION) GANGGA ANURAGA STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(41)

FUNGSI DISTRIBUSI (CDF)

• Suatu fungsi yang dapat menggambarkan sifat dasar / karakter dari suatu variabel random

• Fungsi distribusi probabilitas diskrit • Fungsi distribusi probabilitas kontinu

STATISTIKA

UNIPA

(42)

 

 

-Jika variabel random x dengan f.d.p f(x), x A Definisi :

F(x) = Pr(X x)

1) Variabel Random X diskrit F(x) =

t x

2) Variabel Random X Kontinu F(x) = F(x) x f t f t dt        

disebut fungsi distribusi

STATISTIKA

UNIPA

(43)

 

Soal :

x

, 1, 2, 3

1. Variabel Random X dengan f.d.p f(x) 6

0, untuk x lainnya

Tentukan Fungsi Distribusi dari X dan Gambarkan Grafiknya?

1, 0

2. Variabel Random X dengan f.d.p f(x)

0, untuk x la x A x      innya Tentukan Fungsi Distribusi dari X dan Gambarkan Grafiknya?

1/3, 1, 0,1

3. Variabel Random X dengan f.d.p f(x)

0, untuk x lainnya Tentukan Fungsi Distribusi dari X dan Gambarkan Graf

x         iknya? x/15, 1, 2, 3, 4.5

4. Variabel Random X dengan f.d.p f(x)

0, untuk x lainnya Tentukan Fungsi Distribusi dari X dan Gambarkan Grafiknya?

x     STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(44)

3

Soal:

k , 1 1. Variabel Random X dengan f.d.p f(x) x

0, untuk x lainnya Carilah k agar memenuhi sifat f.d.p ?

Tentukan Fungsi distribusi dan gambarkan grafiknya ?

2. Variabel Random X dengan

x       2 3 1-x , 0 1 f.d.p f(x) 0, untuk x lainnya Tunjukkan bahwa f(x) memenuhi sifat f.d.p ?

Tentukan Fungsi distribusi dan gambarkan grafiknya ?

x     STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(45)

 

   

  Soal: 0, 0 1

3. Variabel Random X dengan F(x) , 0 1 2 1 , 1 1 Hitung Pr -3 < x dan Pr x 0 ? 2 0 , 1 2

4. Variabel Random X dengan F(x) , 1 1 4 1 ,1 1 1 Hitung Pr < x , Pr x 0 , Pr x 2 2 x x x x x x x x                               1 , Pr 2 < x    3 ? STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(46)

   

   

   

sifat-sifat fungsi distribusi

1. F lim F x 1

F lim F x 0

2. 0 F x 1

3. suatu fungsi yang tak monoton turun 4. F x kontinyu ke kanan setiap x

x x           STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(47)

• Distribusi binomial • Distribusi poisson

STATISTIKA

UNIPA

(48)

• Distribusi uniform • Distribusi normal

STATISTIKA

UNIPA

(49)

TERIMA KASIH

STATISTIKA

UNIPA

(50)

DISTRIBUSI GABUNGAN DAN MARGINAL GANGGA ANURAGA STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(51)

DISTRIBUSI GABUNGAN / JOINT DISTRIBUTION

FUNCTION

Jika terdapat dua variabel random X dan Y, maka distribusi peluang terjadinya X dan Y

secara serentak dinyatakan dengan fungsi (x, y). Fungsi (x, y) disebut dengan Distribusi

Bersama / Distribusi Pel

f f

uang Gabungan / X dan Y.

Joint Distribution Function

STATISTIKA

UNIPA

(52)

DISTRIBUSI GABUNGAN VARIABEL RANDOM DISKRET BERDIMENSI DUA

STATISTIKA

UNIPA

(53)

 

 

   

x y

Sifat - sifat Fungsi Peluang Gabungan Variabel Random Diskrit : 1. , 0 untuk semua x, y

2. , 1

3. , , . untuk setiap daerah A di bidang xy. A merupakan himpunan bagian dari daerah a

A f x y f x y P X Y A f x y                2 2 sal X dan Y. Contoh 5.1:

Jika diketahui fungsi peluang gabungan dari variabel random X dan Y adalah :

1, 0,1, 3 , 1, 2, 3 ,

0,

a. Carilah nilai konstanta k ? b. Hitunglah P

k x y x y

f x y

untuk x dan y yang lain

        X = 0, Y  2 ? STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(54)

DISTRIBUSI GABUNGAN VARIABEL RANDOM KONTINYU BERDIMENSI DUA

Variabel random X dan Y dikatakan variabel random kontinyu berdimensi dua jika nilai dari X dan Y merupakan nilai-nilai yang berupa interval.

STATISTIKA

UNIPA

(55)

     

   

Sifat - sifat Fungsi Peluang Gabungan Variabel Random Kontinnu : 1. , 0, untuk semua x, y

2. , 1

3. , ,

untuk setiap daerah A di bidang xy. A merupakan himpunan bagi A f x y f x y dx dy P x y A f x y dx dy                     

an dari daerah asal X dan Y. Contoh 5.2 :

Jika diketahui fungsi padat gabungan / fungsi densitas gabungan variabel random X dan Y adalah :

1 , 8 Hitunglah peluang P 0 x 1,1 y 2 ? f x yxy     STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(56)

DISTRIBUSI MARGINAL VARIABEL RANDOM DISKRIT              

Bila distribusi peluang f x, y dari variabel random diskrit X dan Y, maka distribusi marginal X adalah g x dan Y adalah h y .

g x ,

,

Berdasarkan contoh 5.1, tentukan distribusi peluang marginal X d y x f x y h y f x y    

an distribusi peluang marginal Y?

STATISTIKA

UNIPA

(57)

DISTRIBUSI MARGINAL VARIABEL RANDOM KONTINU              

Bila distribusi peluang f x, y dari variabel random kontinu X dan Y, maka distribusi marginal X adalah g x dan Y adalah h y .

, ,

Berdasarkan contoh 5.2, tentukan distribusi peluang margina

y x g x f x y dy h y f x y dx     l X dan distribusi peluang marginal Y?

STATISTIKA

UNIPA

(58)

EKSPEKTASI MATEMATIK

GANGGA ANURAGA

STATISTIKA

UNIPA

(59)

   

     

   

Definisi :

Variabel random X dengan f.d.p f x dan u x adalah suatu fungsi dari variabel random X, sedemikian hingga :

untuk variabel random kontinu E u

untuk variabel random diskrit

x u x f x dx x u x f x                 

Jika integral atau deret tersebut konvergen mutlak maka E u disebut ekspektasi dari u x .

x       STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(60)

n

i i i i

i=1 1

Sifat - sifat dari ekspektasi matematik : 1. E (k) = k, k = konstanta

2. E [k u(x)] = k E[u(x)]

3. E k u (x) k E[u (x)] , n hingga ekspektasi bersifat linier

n i              2 2 2 2

Var u Var(x) = E(x - E(x))

(x - E(x)) untuk variabel random kontinu =

(x - E(x)) untuk variabel random diskrit

x x f x dx f x                STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(61)

        2 3 Contoh 1. Misal X dengan f.d.p 2 1 , 0 1

0 , untuk x yang lainnya

maka E 6x + 3x ....?

Contoh 2.

Misal X dengan f.d.p

/ 6 , 1, 2, 3

0 , untuk x yang lainnya maka E (x ) ...? x x f x x x f x               STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(62)

 

2

Soal Latihan :

1. Variabel random memiliki fungsi kepadatan peluang 2

f.d.p ( ) , 2 4 dan 0 untuk yang lain. 18

Tentukan ( ) dan ( 2) .

2. Variabel random memiliki fungsi kepadat

x x f x x x E x E x x                     2 2 an peluang 1

f.d.p ( ) , 1, 2, 3, 4, 5 dan 0 untuk yang lain. 5

Tentukan ( ), dan ( 2) .

3. Variabel random memiliki fungsi kepadatan peluang 1 f.d.p ( , ) , , 0, 0 , 0,1 , 1,1 da 3 f x x x E x E x E x x f x y x y            n 0 untuk , yang lain.

1 2 Tentukan . 3 3 x y E x   y        STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(63)

   

   

 

5. Variabel random dan memiliki fungsi kepadatan peluang f.d.p ( , ) 2, 0 , 0 1 dan 0 untuk ,

yang lain. Didapatkan bahwa , , , dan , . Tunjukkan bahwa , x y f x y x y y x y u x y x v x y y w x y xy E u x y             2 2 , ,

6. Misalkan X merupakan variabel random dengan f.d.p f(x) = 3x , 0 < x < 1

maka tentukan E (x), E(x ), dan Var (x). Jika variabel random y dengan y = 3x - 2 tentukan E

E v x y E w x y

 

     

     

(y) dan Var (y) ?

STATISTIKA

UNIPA

(64)

Fungsi Pembangkit Momen (Moment Generating Function)

Gangga Anuraga

STATISTIKA

UNIPA

(65)

   

   

 

Diberikan variabel random X dengan fungsi distribusi probabilitas , MGF dari X didefinisikan sebagai

Kontinu Diskrit Fungsi pembangkit m x tx tx tx tx x f x M t E e e f x M t E e e f x                                        

omen secara lengkap menentukan distribusi sampling dari suatu variabel random.

Karakteristik Fungsi Pembangkit Momen t cx ct x cx x cx x t cx d dt cx d x cx d M t M ct M t E e E e M ct M t e M ct M t E e                 E e e dt.  ct xe Mdt x  ct STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(66)

MGF dan Ekspetasi Matematik

                0 0 0 0 0 0

merupakan turunan pertama dari MGF dan

, 2, 3,

merupakan turunan ke-n dari MGF Catatan : | x t n n x n t tx tx x t t t tx t d E x M t dt d E x M t n dt d d d M t E e E e dt dt dt E xe E x                      STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(67)

 

 

   2  

Soal Latihan

1. Diketahui variabel random x dengan fungsi kepadatan peluang , 0.

a) Carilah MGF

b) Tentukan , dan

c) Jika variabel random didefinisikan sebagai x x f x e x M t E x E x Var x y                2 3 . - Tentukan MGF dan

2. Diketahui variabel random x dengan fungsi kepadatan 1 peluang , 1, 2, 3... 2 a) Carilah MGF b) Tentukan dan y x x y x M t E y f x x M t E x Var x           STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(68)

   

 

1

3. Diketahui x suatu variabel random berdistribusi poisson dengan MGF .

Tentukan rata-rata dan varians dari variabel random ? 4. Diketahui x suatu variabel random berdistribusi BIN n,p

t e x M t e x        dengan MGF

Tentukan rata-rata dan varians dari variabel random ?

n t x M t pe q x   STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(69)

DISTRIBUSI DAN EKSPEKTASI BERSYARAT GANGGA ANURAGA STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(70)

DISTRIBUSI PELUANG BERSYARAT                1 2 2 1 1 1 1 1 1 2 2 1 1 1 2 2 2 2 2 1 2 2 DEFINISI : , | , 0 disebut f.d.p bersyarat ,

dari x bila diketahui X , sejalan | , 0

disebut f.d.p bersyarat dari x bila diketahui X .

f x x f x x f x f x f x x x f x x f x f x x       STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(71)

DISTRIBUSI PELUANG BERSYARAT UNTUK VARIABEL RANDOM DISKRIT

  1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 Contoh :

Jika diketahui fungsi peluang gabungan

dari variabel random x dan x dengan f.d.p sebagai berikut :

, , 1, 2, 3 ; 1, 2

21

0 , untuk , yang lain cari terlebih dahulu f.d.p margin

x x f x x x x x x        1 2   2 11 2 al untuk dan

kemudian tentukan | dan |

x x f x x f x x

 STATISTIKA

UNIPA

(72)

DISTRIBUSI PELUANG BERSYARAT UNTUK VARIABEL RANDOM KONTINU

      1 2 1 2 1 2 1 2 2 1 Contoh :

Misalkan x dan x mempunyai f.d.p :

f x , x 2 , 0 x x 1

0 , untuk yang lain

cari terlebih dahulu f.d.p marginalnya

kemudian tentukan f x x| dan f x | x

       STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(73)

          2 2 1 2 2 2 1 2 2 1 2 2 1 2 2 1 2 2 1 2 2 1 2 2 2 1 2 2 |

Ekspektasi Fungsi U(x)

1. U(x ) = X , maka mean dari variabel random X | X :

| kontinu E | | diskrit 2. Var u | = E x - E( | ) (x - E( | )) = x x x x f x x dx x x x f x x x x x x x x f x                    1 2 2 2 2 1 2 1 | kontinu ( - E( | )) | diskrit x x dx x x x f x x          STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(74)

FUNGSI DISTRIBUSI GABUNGAN DAN MARGINAL GANGGA ANURAGA STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(75)

FUNGSI DISTRIBUSI GABUNGAN / JOINT

DISTRIBUTION FUNCTION

Jika terdapat dua variabel random X dan Y,

maka distribusi peluang terjadinya X dan Y secara serentak dinyatakan dengan fungsi kepadatan peluang / f.d.p (x, y). Fungsi (x, y) disebut dengan Distribusi

f

F Bersama

/Distribusi Peluang Gabungan/ X dan Y

/ .

Joint Distribution Function Joint d.f

STATISTIKA

UNIPA

(76)

FUNGSI DISTRIBUSI GABUNGAN VARIABEL RANDOM DISKRIT

 

 

   

x y

Sifat - sifat Fungsi Peluang Gabungan Variabel Random Diskrit : 1. , 0 untuk semua x, y

2. , 1

3. , , . untuk setiap daerah A di bidang xy. A merupakan himpunan bagian dari daerah a

A f x y f x y P X Y A f x y             sal X dan Y. STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(77)

Latihan Soal

Untuk setiap variabel random x dan y dengan nilai 0, 1, 2 dan 3.

Dan peluang bersama / joint probability dari f.d.p antara variabel x dan y disajikan sebagai berikut :

 

 

a. Tentukan nilai peluang 2, 1 ?

b. Tentukan nilai peluang 2 3, 0 2 ?

P x y P x y       STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(78)

 

Diberikan tabel probabilitas dari f.d.p , adalah

sebagai berikut :

f x y

     

Tentukan Fungsi Distribusi gabungan / 1, 2 , 1.5, 2 dan 5, 7 . Joint d.f F F F  STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(79)

   

 

2 2

Jika diketahui fungsi peluang gabungan dari variabel random X dan Y adalah :

1, 0,1, 3 , 1, 2, 3 ,

0,

a. Carilah nilai konstanta k ? b. Hitunglah P X = 0, Y 2 ?

k x y x y

f x y

untuk x dan y yang lain

         STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(80)

DISTRIBUSI MARGINAL VARIABEL RANDOM DISKRIT              

Bila distribusi peluang f x, y dari variabel random diskrit X dan Y, maka distribusi marginal X adalah g x dan Y adalah h y .

g x , , y x f x y h y f x y     STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(81)

FUNGSI DISTRIBUSI GABUNGAN VARIABEL RANDOM KONTINU

   

 

   

Sifat - sifat Fungsi Peluang Gabungan Variabel Random Kontinu : 1. , 0, untuk semua x, y 2. , 1 3. , , A f x y f x y dx dy P x y A f x y dx dy                STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(82)

   

 

Jika diketahui fungsi padat gabungan / fungsi densitas gabungan variabel random X dan Y adalah :

1 , 8 Hitunglah peluang P 0 x 1,1 y 2 ? f x yxy     STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(83)

DISTRIBUSI MARGINAL VARIABEL RANDOM KONTINU              

Bila distribusi peluang f x, y dari variabel random kontinu X dan Y, maka distribusi marginal X adalah g x dan Y adalah h y .

, , y x g x f x y dy h y f x y dx     STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(84)

DISTRIBUSI FUNGSI VARIABEL RANDOM DENGAN METODE MGF GANGGA ANURAGA STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(85)

MOMENT GENERATING FUNCTIONS (MGF)

• Merupakan salah satu metode yang digunakan untuk membangun inferensi tentang parameter populasi dan mendapatkan distribusi sampling dari estimator yang distribusi populasinya diketahui.

STATISTIKA

UNIPA

(86)

SIFAT-SIFAT DARI MGF :             1 1 2 n 1 1 2 n a. jika a R maka

b. jika variabel random X , X ,..., X saling independen maka,

c. jika a, b R maka :

d. jika variabel random X , X ,..., X independe

n i i i ax x n x i X tb ax b x M t M at M t M t M t e M at               1 n identik maka : n i i n x X M t M t     STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(87)

  1 2 2

2 2

Latihan Soal :

Jika X variabel random berdistribusi normal dengan mean

dan varians , maka MGF dari X addalah .

Tentukan :

a. MGF dan fungsi probabilitas variabel random Y = X - . b. MGF dan t t x M t e        X fungsi probabilitas variabel random W =

X -c. MGF dan fungsi probabilitas variabel random Z =

   STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(88)

            2 1 2

1. MGF dari distribusi Chi - Square 1 2 rata - rata

Variance 2

2. MGF dari distribusi Eksponensial 1 rata - rata

Variance

1

3. MGF dari distribusi Gamma 1 1 v x x x M t t v M t t M t t t                          2 rata - rata Variance      STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(89)

    1

Latihan Soal :

Jika X variabel random berdistribusi eksponensial dengan mean dan MGF dari X addalah 1 .

2X Tentukan : MGF dan fungsi probabilitas variabel random Y = .

x M t t       STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(90)

MGF UNTUK VARIABEL RANDOM

DENGAN LEBIH DARI SATU VARIABEL

GANGGA ANURAGA

STATISTIKA

UNIPA

(91)

 

 

1 2 n

1 2 n

1

Ingat kembali sifat - sifat MGF

Misalkan X , X ,..., X variabel random independen

dengan MGF , t R selanjutnya diberikan variabel random : Y = X + X + ... + X ,

a. Buktikan MGF dari Y adalah i i X n Y X i M t M M t                 i 1 2 n i i X

b. Jika X , X ,..., X independen dan identik maka :

...

c. Jika X , , i = 1, 2...., k dan X independen identik dengan MGF M , dengan q = 1- p. Maka dapatkan i Y X X n X i n t M M t M t M t B n p t pe q       1 2 n distribusi probabilitas Y = X + X + ... + X . STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(92)

   1 i 1 2 n i X n i i=1

Misalkan X , X ,..., X variabel random independen

berdistribusi poisson dengan parameter , MGF M .

Diberikan pula suatu transformasi variabel random Y = X a. Dapatkan MGF dari Y b. Tentuka t i e t e     n distribusi dari Y STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(93)

   i i i2 2 1 2 n 2 i i 1 n t μ + σ t 2 i i X i = 1 M i s a l k a n X , X , . . . , X v a r i a b e l r a n d o m i n d e p e n d e n m a s i n g - m a s i n g b e r d i s t r i b u s i N ︵μ , σ ︶ d a n Y = X . M G F d a r i X a d a l a h M t = e T e n t u k a n d i s t r i b u s i d a r i Y . STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(94)

           2 2 i i n 2 2 i i i = 1 * * 2 K a s u s - k a s u s k h u s u s : i j i k a μ = μ d a n σ = σ y a i t u X : N μ , σ m a k a Y = X : N n μ , n σ i i j i k a d i b e r i k a n v a r i a b e l r a n d o m Y = X m a k a Y b e r d i s t r i b u s i : N μ , σ / n STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(95)

GANGGA ANURAGA

2

DISTRIBUSI SAMPLING DAN DISTRIBUSI X dan S

STATISTIKA

UNIPA

(96)

PENGANTAR

• Inferensi statistika pada dasarnya adalah proses menduga

(mengestimasi) suatu parameter populasi yang tidak diketahui dengan menggunakan sampel yang diambil dari populasi tersebut.

• Hasil estimasi dinamakan estimator dari parameter tersebut.

• Inferensi dari estimator, memerlukan distribusi dari estimator.

• Estimator didapat dari proses pengambilan sampel, maka distribusi yang diperoleh dinamakan sebagai distribusi sampling suatu

parameter.

• Distribusi sampling suatu estimator merupakan fungsi dari suatu sampel X1 , X2 , ..., Xp

STATISTIKA

UNIPA

(97)

PENGANTAR

   

1 2 3

1 2 3 1 2 3

1

Jika diberikan suatu parameter populasi θ Ω,

maka estimator dari ditulis , dapat dinyatakan sebagai fungsi dari , , , , yaitu :

, , , , , , , ,

dengan menyatakan fungsi dari ,

n n n X X X X X X X X X X X X X X          2, 3, , .

Oleh karena itu, distribusi dari estimator sangat tergantung dari distribusi populasinya. n X X STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(98)

DISTRIBUSI SAMPLING KOMBINASI LINIER POPULASI NORMAL

    1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 1

Misalkan , , , , sampel random yang diambil dari

populasi berdistribusi , maka dapat diharapkan estimator

diperoleh dari kombinasi linier sampel random , , , , :

, , , , n n n X X X X F x X X X X X X X X a X a        2 2 3 3 dengan , 1, 2, , . n n i i X a X a X a R i n      STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(99)

DISTRIBUSI SAMPLING KOMBINASI LINIER POPULASI NORMAL

    1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3

Beberapa kejadian khusus yang penting dari kombinasi linier diatas adalah :

1

i Jika a ,

(rata - rata sampel)

ii Jika a 1, (kombinasi li n n n n i a a a maka n X X X X n X a a a maka X X X X X                         1

nier dengan koefisien - koefisien satu)

n i  STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(100)

 

1 2 3

2

1 2 3

1 1 2 2

Misalkan , , , , sampel random independen yang diambil dari populasi berdistribusi normal dengan

dan , 1, 2, , .

Berdasarkan suatu metode didapat estimator : , , , , n i n X X X X mean i n X X X X a X a X a          3 3 * 1 2 3 * ,

Tentukan distribusi sampling dari estimator dan .

n n i n X a X a R dan X X X X            STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(101)

1 2 3 2 2 i 1 1 2 1 2 2

Misalkan , , , , sampel random independen yang diambil dari populasi berdistribusi normal dengan

dan , 1, 2, , .

Dapatkan distribusi dari variabel random

a. 2 b. n i X X X X mean i n W W X X X X W             3 1 2 3 2 c. n X X n X X W n        STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(102)

1 2 3

1

Misalkan , , , , sampel random yang diambil dari populasi berdistribusi normal standar

a. Tentukan MGF dari ,

kemudian dapatkan mean dan variansinya. b. Tentukan syarat untuk aga

n n i i i i X X X X U a X a   

r berdistribusi normal standarU

STATISTIKA

UNIPA

(103)

DISTRIBUSI SAMPLING POPULASI GAMA DAN CHI-KUADRAT

GANGGA ANURAGA

STATISTIKA

UNIPA

(104)

• Dalam beberapa kasus mungkin tidak ditemui bahwa asumsi populasi berdistribusi normal.

• Mungkin saja populasi yang diselidiki berdistribusi agak

menceng, misal Gama dan Chi-Kuadrat.

          2 1 MGF :

Distibusi Chi - Kuadrat

1 2 Distribusi Gama 1 1 Distribusi Eksponensial 1 v x x x M t t M t t M t t                    STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(105)

1 2 i

SOAL :

Dapatkan distribusi probabilitas dari kombinasi linier

Jika X masing - masing berdistribusi Gama, Eksponensial, dan Chi - Kuadrat.

n

YXX   X

STATISTIKA

UNIPA

(106)

          2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 2 1 2 2 2 2 2 2 1 jika X~N(0,1) maka X ~ 1 2 1 1 2 1 2 2 1 1 1 2 1 1 1 1 2 , , 1 2 1 2 maka X ~ x tx tx tx x x t M t E e e f x dx e e dx t e dx t t t t t                                STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(107)

  1 2 2 1 2 2 SOAL

a. Jika ~ , 1, 2, , independen, buktikan

V = ~

b. Jika diketahui variabel - variabel random saling independen

~ dan ~ , m > n Tentukan distribusi Z = X + Y c. i n i i i v n i v i m n Y i n Y X Y                2 2

Misalkan diberikan variabel random ~

dan ~ .

Tentukan distribusi dari variabel random W = V - U ? m m n U V U Z     STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(108)

          2 1 2 2 n i 2 2 i=1 2 2 1 2

Misalkan , ,..., ~ , . Buktikan bahwa

X (i) ~ n X (i) ~ n n X X X N            STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(109)

DISTRIBUSI t, F

GANGGA ANURAGA

STATISTIKA

UNIPA

(110)

PENGANTAR

 Distribusi sampling yang sangat penting peranannya dalam

inferensi statistika, khususnya distribusi sampling yang diperoleh dari populasi berdistribusi normal, yaitu

distribusi t (Student t), dan F (Snedecor’s F).

 Distribusi t diperoleh dari ratio antara dua variabel

random independen yang berdistribusi normal standar dan chi-kuadrat.

 Distribusi F diperoleh dari ratio dua variabel random

independen yang masing-masing berdistribusi chi-kuadrat.

STATISTIKA

UNIPA

(111)

Distribusi Student t               2 2 2 1 1 2

Beberapa pengertian berikut, yang berkaitan dengan distribusi t : i jika variabel random ~ , maka variabel random

~ 0,1

ii jika ~ 0,1 maka W = ~

iii jika , ,..., n variabel random in

X N X Z N Z N Z Z Z Z            2 1 * 2 1

depeden identik berdistribusi maka variabel random :

~

Tiga pernyataan diatas menjadi landasan dasar dari pembentukan distribusi sampling t dan F. n i n i W Z      STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(112)

 

 

2 k

Teorema :

Jika X variabel random yang berdistribusi N(0,1) dan

Y variabel random berdistribusi , X dan Y saling independen

maka variabel random : T X ~ t k Y k   STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(113)

    1 2 2 1 2 2

Misalkan , , , variabel random independen berdistribusi , dan , , , variabel random independen berdistribusi , .

a. Tentukan distribusi probabilitas dari

b. Tentukan distribus n n X X X N Y Y Y N X Z         i probabilitas dari / c. Tentukan distribusi probabilitas dari

Y W n Z U W      STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(114)

Distribusi F

 2  2

Berikut diberikan komponen - komponen variabel random yang berkaitan dengan pembentukan distribusi F. Jika variabel random

~ dan ~ . X dan Y independen maka variabel random : / ~ / n m X Y X n F F n Y m     , m STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(115)

      2 2 2 1 2 2 1 Teorema : n -1

jika X X, , , Xn berdistribusi N  , maka S ~  n

                            2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 1 1 2 3 2 2 2 2 1 2 2 2 3 2 1 1 ~ Bukti : 1 1 1 1 1 , dengan 1 Misalkan : 1 ~ , , ~ n n n i n i i i i i n i i n i i n i n i n S X X X X X n X X n X n X X n n X n S S X X n V V V n X X n V V S V                                                                   21

Untuk selanjutnya gunakan MGF

 STATISTIKA

UNIPA

(116)

      1 2 1 2 2 2 2 2 2 Contoh :

Misalkan , , , dan , , , variabel random independen

berdistribusi , , X dan Y saling independen.

a. Tentukan distribusi dari :

n -1 n -1

dan

b. Tentukan distribusi dari

n n X Y X X X Y Y Y N S S         2 2 2 2 1 2 2 1 1 F = dengan 1 1 dan 1 n X X i i Y n Y i i S S X X S n S Y Y n           STATISTIKA UNIPA SURABAYA

(117)

 

1 2 2 2 2 2 2 2 1

Diberikan sampel random , , , berdistribusi , . Dapatkan :

a. Distribusi dari X

b. Distribusi dari : dan

/ /

1 c. Distribusi dari : , dengan

1 n n i i X X X N X X n n n X F S X X S n                       STATISTIKA UNIPA SURABAYA

Referensi

Dokumen terkait

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa mayoritas sampel memiliki defisit total asupan kalori dan protein, serta kadar serum albumin yang cukup, total asupan

Produk, Promosi, Rekening Tabungan, Jarak Lokasi, Bonafiditas Bank menjadi faktor yang dipilih untuk mengetahui faktor paling dominan konsumen/nasabah memilih untuk menabung

Tetapi pada umumnya keadaan bidang refleksi tidak horizontal melainkan memiliki sudut kemiringan tertentu akan membentuk kemiringan sehingga pasangan titik tembak

Pada umumnya budidaya udang dilakukan pada kolam luar yang tergantung pada matahari dan komunitas alga untuk memproses limbah nitrogen dari udang dan untuk mensuplai oksigen ke

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Denni Sulistio Mirza (2012) yang berjudul “ Pengaruh Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi,

Memudahkan dalam analisis kecenderungan d ari jumlah nasabah p rioritas yang masih aktif dilihat dari segi p ekerjaan, jenis pekerjaan, kategori nasab ah,... merancang strategi –

Bahan-bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah perangkap likat (sticky trap) warna biru, kuning dan putih yang terbuat dari mika plastik transparan, lem tikus dan

Maka besarnya pengaruh pajak restoran, pajak penerangan jalan dan pajak reklame terhadap penerimaan pajak daerah Kota Tasikmalaya adalah sebesar 99,7% dan sisanya