• Tidak ada hasil yang ditemukan

Morning Update. Global Market Wrap. Technical Ideas. Indo Premier Sekuritas Daily Research Indonesia. 11 January 2022

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Morning Update. Global Market Wrap. Technical Ideas. Indo Premier Sekuritas Daily Research Indonesia. 11 January 2022"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Indo Premier Sekuritas | Daily Research | Indonesia

Refer to Important disclosures on the last of this report

Global Market Wrap

Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street ditutup bervariasi, Dow Jones dan S&P 500 melemah sedangkan Nasdaq berhasil menguat ditopang oleh kenaikan saham teknologi berkapitalisasi besar setelah di awal sesi kembali mengalami tekanan jual seiring berfluktuatifnya imbal hasil obligasi pemerintah dengan tenor sepuluh tahun. Investor juga masih menanti beberapa data ekonomi di pekan ini yang salah satunya adalah inflasi yang menurut konsensus akan berada di level 7.1% (sebelumnya 6.8%).

Di awal perdagangan minggu kedua bulan Januari, imbal hasil obligasi pemerintah dengan tenor sepuluh tahun sempat bergerak di atas level 1.8%

(jauh lebih tinggi dibandingkan dengan penutupan akhir tahun lalu di level 1.51%) namun akhirnya ditutup melemah -0.014 di level 1.755%. Turunnya imbal hasil obligasi tersebut membuat saham sektor teknologi berkapitalisasi besar seperti Nvida, Apple berhasil berbalik menguat di penutupan perdagangan.

Sementara itu dalam proyeksi terbarunya Goldman Sach memperkirakan bank sentral Amerika di sepanjang tahun ini akan menaikan suku bunga acuan sebanyak empat kali (sinyal dari bank sentral tiga kali). Proyeksi tersebut mencerminkan bahwa para pelaku pasar mengekspektasikan bahwa otoritas moneter tertinggi di Amerika tersebut akan cukup agresif untuk menurunkan angka inflasi yang akhir-akhir ini mengalami kenaikan cukup tinggi.

Dow Jones melemah -163 poin (-0.45%) pada level 36,069

S&P 500 terkoreksi -7 poin (-0.14%) pada level 4,670

Nasdaq menguat +7 poin (+0.05%) pada level 14,943

EIDO turun -0.06 poin (-0.26%) pada level 23.29

Technical Ideas

Masih terkoreksinya mayoritas indeks di bursa Wall Street diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu naiknya mayoritas harga komoditas dan kembali dibukanya ekspor batu bara berpeluang menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan. IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan support di level 6,650 dan resistance di level 6,730.

Stocks

TPIA (Buy). Support: Rp7,250, Resist: Rp7,450

UNVR (Buy). Support: Rp4,190, Resist: Rp4,310

ITMG (Buy) Support: Rp19,800, Resist: Rp20,300

ISAT (Buy on Weakness) Support: Rp6,150, Resist: Rp6,375

Items Avg 2021 Terakhir H-1

Nilai transaksi (Rp miliar) 18,002.4 15,892.7 15,664.5

Volume transaksi (jt shm) 11,667.8 9,153.9 10,462.0

Net asing (Rp miliar) 155.6 249.5 944.7

Net asing (jt shm) -185.2 -81.1 -7.3

Kapitalisasi pasar (Rp tn) 6,977.9 4,891.1 4,898.6

Sektoral

Index Penutupan 1 year

return 1 day

return YTD return

Technology 9,157 N/A -3.5% 1.8%

Financials 1,607 N/A 1.1% 5.3%

Healthcare 1,470 N/A 1.8% 3.5%

Basic Material 1,211 N/A 0.1% -1.9%

Transportation & Log 1,633 N/A 0.2% 2.1%

Industrials 1,035 N/A -0.8% -0.1%

Infrastructur 940 N/A -0.8% -2.0%

Property 759 N/A 0.2% -1.8%

Energy 1,170 N/A -0.2% 2.7%

Consumer Cycl 850 N/A -1.3% -5.6%

Consumer Non-Cyclica 672 N/A -0.2% 1.1%

Index Negara Penutupan 1 year

return 1 day

return YTD return

JCI Indonesia 6,691 4.8% -0.2% 1.7%

FSSTI Singapura 3,227 8.1% 0.7% 3.3%

KLCI Malaysia 1,550 -4.1% 0.5% -1.1%

SET Thailand 1,657 7.8% 0.0% 0.0%

KOSPI Korsel 2,927 -7.0% -1.0% -1.5%

SENSEX India 60,396 22.6% 1.1% 3.7%

HSI Hongkong 23,747 -14.9% 1.1% 1.5%

NKY Jepang 28,479 1.2% 0.0% -1.9%

AS30 Australia 7,766 11.6% -0.1% -0.6%

IBOV Brasil 101,945 -18.5% -0.8% -2.7%

DJI Amerika 36,069 16.0% -0.4% -0.7%

SX5P Eropa 3,768 18.4% -1.3% -1.3%

UKX Inggris 7,445 9.5% -0.5% 0.8%

Closing

US$ +/- % chg

TLKM 28.99 2,081.2 0.00 0.00%

TINS 0.086 1,236.7 -0.01 -11.11%

*Rp/US$ 14,358

Items

Interest Inflation

Deposito IDR 3 bln 3.38%

Kredit Bank IDR 12.26%

BI 7-Days RR 3.50% 1.87%

Fed Funds Target 0.25% 6.80%

ECB Main Refinancing 0.00% 5.00%

Domestic Yen Interest Call -0.01% 0.60%

Penutupan Ret 1 year

(%) +/- Ret 1 day

(%) Minyak WTI US$/ bbl 78.6 50.4% 0.3 0.42%

CPO RM/ ton 5,366.0 34.3% 36.0 0.68%

Nikel US$/ ton 20,929 18.8% 70.0 0.34%

Timah US$/ ton 40,279 89.7% 23.0 0.06%

Emas US$/tr. oz 1,801.7 -2.3% 5.1 0.29%

Batu Bara US$/ ton 196.5 133.1% 0.6 0.31%

Tepung Terigu US$/ ton 146.5 -7.0% 8.1 5.84%

Jagung US$/bushel 5.9 21.4% -0.1 -1.17%

Kedelai US$/bushel 13.8 0.0% -0.3 -1.82%

Tembaga US$/ton 9,574.0 17.9% -118.0 -1.22%

Sumber : Bloomberg Dual Listing (US$)

Real interest rate Latest

1.63%

-6.55%

-5.00%

-0.61%

Indeks Saham

Suku Bunga & Inflasi

Daily IDR

Harga Komoditas

(2)

Indo Premier Sekuritas | Daily Research | Indonesia

Refer to Important disclosures on the last of this report ETF

XISC (Buy on Weakness). Support: Rp673, Resist: Rp684

XPDV (Buy on Weakness). Support: Rp454, Resist: Rp459

XPSG (Buy on Weakness). Support: Rp387, Resist: Rp393

News Highlight

Bank Indonesia (BI) dalam Survei Konsumen melaporkan bahwa keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat dan terjaga pada level optimis pada Desember 2021.

Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Desember 2021 yang tercatat sebesar 118,3 atau berada pada area optimis, relatif stabil dibandingkan dengan indeks pada November 2021 sebesar 118,5. BI mengatakan, tetap kuatnya optimisme konsumen pada Desember 2021 ditopang oleh persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini yang meningkat.

BI mencatat, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) pada Desember 2021 sebesar 99,9, membaik dibandingkan 99,2 pada November 2021.

Peningkatan tersebut didorong oleh persepsi konsumen terhadap penghasilan saat ini dan ketersediaan lapangan pekerjaan.

Sementara itu, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan, yang tercermin pada Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) terjaga pada level optimis dengan indeks sebesar 136,8, meski tidak setinggi bulan sebelumnya sebesar 137,8.

Berdasarkan kelompok responden, IKK Desember 2021 terpantau meningkat pada responden dengan pengeluaran Rp1 juta hingga Rp3 juta dan responden dengan usia 20-30 tahun dan 41-50 tahun.

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) masih akan melanjutkan penataaan jaringan unit kerjanya tahun ini. Kantor-kantor yang berlokasi di tempat kurang strategis, namun tetap akan melakukan penambahan outlet di titik yang dinilai masih prospektif.

Manajemen BBTN Jmengatakan, BBTN akan menambah 33 kantor baru tahun ini. Itu terdiri dari dua kantor cabang syariah di Lampung dan Pontianak, serta 31 outlet kantor cabang pembantu (KCP).

Sedangkan penutupan kantor ditargetkan sebanyak 27 outlet. Seluruh strategi penataan jaringan kantor tahun 2022 ini dilakukan dalam rangka meningkatkan layanan kepada nasabah serta untuk mendekatkan jangkauan layanan bank.

(3)

Indo Premier Sekuritas | Daily Research | Indonesia

Refer to Important disclosures on the last of this report

Adapun sepanjang 2021, BTN telah merealisasikan penataan jaringan kantor sesuai dengan rencana bisnis bank (RBB) yang ditetapkan sebelumnya. BTN telah menutup 30 outlet kantor.

Sehingga per akhir Desember 2021, kantor cabang konvensional BTN mencapai 79 outlet dan kantor cabang syariah ada 29 outlet. Adapun KCP konvensional mencapai 542 outlet, KCP Syariah 61 otlet dan terdapat juga 7 kantor kas syariah.

Manajemen bilang, seluruh kantor yang dimiliki BTN saat ini masih mengusung konsep konvensional. Namun, tujuh dari kantor cabangnya sudah memiliki design interior dan layanannya bersifat smart branch.

Dengan smart branch ini maka diharapkan nasabah jadi lebih nyaman dan BTN bisa melayani nasabah lebih baik.

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) menargetkan perolehan laba bersih sepanjang tahun 2022 senilai Rp 1,6 triliun dengan pendapatan Rp 7,4 triliun. Mitratel menyampaikan, untuk mencapai target tersebut, perusahaan menyiapkan empat strategi bisnis di tahun 2022.

Pertama, memperbesar kontribusi pertumbuhan bisnis organik dengan cara menggenjot layanan built to suit (B2S) dan kolokasi menara dari operator jaringan seluler yang menjadi klien perusahaan. Kedua, melanjutkan aksi merger dan akuisisi (M&A) aset menara dari Telkomsel maupun mengakuisisi saham perusahaan menara yang lebih kecil.

Ketiga, Mitratel akan melakukan ekspansi dengan menyediakan beberapa layanan baru. Terakhir, Mitratel akan terus meningkatkan efisiensi belanja modal atau capital expenditure (capex) dan biaya operasional (opex) sehingga bisa meningkatkan profitabilitas serta menambah arus kas.

Manajemen menilai, target tersebut masih sangat dinamis. Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan agresif melakukan akuisisi menara baru dan meningkatkan tenancy ratio. MTEL ada beberapa aksi anorganik, MTEL pasti akan coba raih lebih tinggi lagi.

Sementara itu, pada kesempatan sama, Direktur Utama PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) mengatakan, saat ini perseroan mengembangkan portfolio layanan infrastruktur digital lengkap bagi operator.

Termasuk dengan melakukan fibersisasi menara, mengaplikasikan infrastructure as a service sehingga kami bisa menyediakan jaringan IoT bagi pelanggan non-MNO, serta ekspansi ke penyediaan small cells sehingga bisa memberikan solusi infrastruktur untuk pemanfaatan 5G.

(4)

Indo Premier Sekuritas | Daily Research | Indonesia

Refer to Important disclosures on the last of this report

Menurutnya, dengan kemampuan pendanaan baik dari hasil IPO senilai lebih dari Rp 18 triliun, serta leverage dan biaya utang (cost of debt) terendah dibanding operator lainnya, Mitratel optimistis menyambut setiap peluang yang ada di tahun ini.

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau bank bjb berencana melakukan penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau rights issue. Aksi korporasi ini akan dilakukan di kuartal I-2022 untuk mendukung ekspansi kredit bank bjb tahun ini.

Manajemen mengatakan rights issue dilakukan untuk meningkatkan penetrasi kredit perusahaan di tahun ini. Nantinya, bank bjb akan melepas sebanyak-banyaknya 925 juta lembar saham seri B atau setara dengan sebanyak-banyaknya 9,40% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

Rights issue merupakan langkah tepat untuk memperkuat permodalan Perusahaan sehingga dapat meningkatkan kemampuan penetrasi kredit Perusahaan di tahun ini. Skema ini dilakukan dengan harga yang akan ditentukan kemudian, dengan mempertimbangkan penilaian harga wajar Perusahaan.

Manajemen menjelaskan, rencana rights issue ini telah disetujui dalam RUPS Tahunan pada 6 April 2021. Seluruh dana right issue setelah dikurangi dengan biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka ekspansi kredit perseroan.

(5)

Indo Premier Sekuritas | Daily Research | Indonesia

Refer to Important disclosures on the last of this report

PT INDO PREMIER SEKURITAS Pacific Century Place 16th Floor SCBD Lot 10 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta Selatan 12190 - Indonesia p +62 21 5088 7200

ANALYSTS CERTIFICATION

The views expressed in this research report accurately reflect the analyst’s personal views about any and all of the subject securities or issuers; and no part of the research analyst's compensation was, is, or will be, directly or indirectly, related to the specific recommendations or views expressed in the report.

DISCLAIMERS

This research is based on information obtained from sources believed to be reliable, but we do not make any representation or warranty nor accept any responsibility or liability as to its accuracy, completeness or correctness. Opinions expressed are subject to change without notice. This document is prepared for general circulation. Any recommendations contained in this document does not have regard to the specific investment objectives, financial situation and the particular needs of any specific addressee. This document is not and should not be construed as an offer or a solicitation of an offer to purchase or subscribe or sell any securities.

PT. Indo Premier Sekuritas or its affiliates may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this report.

Referensi

Dokumen terkait

Di tengah rugi bersih yang dialami perusahaan, pendapatan dan penjualan UNSP meningkat sebesar 56,06% secara tahunan (year on year/yoy) dari Rp 1,14 triliun pada 6 bulan pertama

Pernyataan Bank Sentral Amerika yang masih akan bersabar/tidak terburu-buru untuk menaikan suku bunga acuan dan data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan

Pertama, CIMB Preferred Visa Infinite Syariah Card, merupakan kartu kredit premium berbasis Syariah pertama di Indonesia yang dilengkapi fitur pembayaran transaksi

PT PP Properti Tbk (PPRO) di tengah pandemi yang masih melanda, berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp 539 miliar sampai dengan kuartal III 2021.. Manajemen

Pihak manajemen tidak merinci terkait batas maksimal harga saham, akan tetapi mengatakan bahwa pembelian kembali saham perseroan akan dilakukan dengan harga yang lebih

Sementara itu surplus neraca perdagangan bulan Agustus yang mencatatkan rekor terbesarnya di sepanjang masa sehingga diharapkan akan berdampak positif

Keahlian dan pemahaman yang mendalam dari Indosat Ooredoo terhadap pasar domestik, digabungkan dengan kepemimpinan global Cisco dalam jaringan dan teknologi 5G, akan

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) mengumumkan laporan keuangan triwulan pertama 2021 berhasil membukukan peningkatan laba di tengah pandemi, dengan total laba