• Tidak ada hasil yang ditemukan

Morning Update. Global Market Wrap. Technical Ideas. Indo Premier Sekuritas Daily Research Indonesia. 1 July 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Morning Update. Global Market Wrap. Technical Ideas. Indo Premier Sekuritas Daily Research Indonesia. 1 July 2021"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Indo Premier Sekuritas | Daily Research | Indonesia

Refer to Important disclosures on the last of this report

Global Market Wrap

Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall ditutup bervariasi, indeks Dow Jones dan S&P 500 membukukan penguatan sedangkan Nasdaq mengalami koreksi. Optimisme investor terhadap pemulihan ekonomi dan harapan bahwa The Fed akan tetap mempertahankan kebijakan moneter longgarnya serta solidnya beberapa data ekonomi berhasil menajdi sentimen positif di pasar.

Dengan penguatan mayoritas indeks di bursa Wall Street tersebut maka kinerja ketiga indeks utama dalam enam bulan terakhir cukup signifikan.

S&P tercatat naik +14.4% (pada kuartal dua tahun ini menguat +8,2%), Dow Jones dan Nasdaq masing-masing membukukan kenaikan lebih dari +12%.

Pencapaian kinerja dari ketiga indeks tersebut merupakan yang terbaik sejak tahun 2019.

Optimisme terhadap proses pemulihan ekonomi itu sendiri muncul setelah hampir 60% penduduk Amerika mendapatkan suntikan vaksin covid19 sehingga pembukaan ekonomi bisa berjalan lebih cepat meskipun masih ada ancaman dari penyebaran covid19 varian baru. Sementara berdasarkan data dari ADP pada bulan Juni ada penambahan jumlah tenaga kerja di sektor swasta sebanyak 692,000 lebih tinggi dari ekspektasi pasar 886,000.

Dow Jones menguat +210 poin (+0.61%) pada level 34,503

S&P 500 naik +6 poin (+0.13%) pada level 4,298

Nasdaq melemah -24 poin (-0.17%) pada level 14,504

EIDO menguat +0.06 poin (+0.30%) pada level 20.28

Technical Ideas

Menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street dan naiknya beberapa harga komoditas seperti minyak mentah, cpo, emas, batu bara diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu keputusan pemerintah untuk memberlakukan PPKM darurat dengan tujuan menurunkan angka penyebaran covid19 di bawah 10,000 kasus per hari berpeluang menjadi tambahan sentimen positif untuk indeks. IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan support di level 5,945 dan resistance di level 6,025.

Stocks

BRIS (Buy). Support: Rp2,240, Resist: Rp2,360

BMRI (Buy). Support: Rp5,800, Resist: Rp6,000

TPIA (Buy). Support: Rp9,675, Resist: Rp9,975

KAEF (Buy on Weakness). Support: Rp3,090, Resist: Rp3,240

ETF

R-LQ45X (Buy). Support Rp886, Resist: Rp908

XBLQ (Buy). Support: Rp424, Resist: Rp430

XIIF (Buy). Support: Rp476, Resist: Rp484

Items Avg 2020 Terakhir H-1

Nilai transaksi (Rp miliar) 8,849.9 20,204.1 18,681.7

Volume transaksi (jt shm) 7,609.8 11,570.1 10,314.9

Net asing (Rp miliar) -197.6 -472.3 58.3

Net asing (jt shm) -313.0 -181.8 -929.9

Kapitalisasi pasar (Rp tn) 6,071.3 7,029.6 6,986.8

Sektoral

Index Penutupan 1 year

return 1 day

return YTD return

Technology 10,703 N/A 1.1% N/A

Financials 1,320 N/A 1.0% N/A

Healthcare 1,342 N/A 0.6% N/A

Basic Material 1,170 N/A 0.7% N/A

Transportation & Log 979 N/A 0.5% N/A

Industrials 958 N/A 0.7% N/A

Infrastructur 900 N/A 0.0% N/A

Property 781 N/A 0.8% N/A

Energy 720 N/A 0.6% N/A

Consumer Cycl 740 N/A 1.1% N/A

Consumer Non-Cyclica 704 N/A -0.4% N/A

Index Negara Penutupan 1 year

return 1 day

return YTD return

JCI Indonesia 5,985 21.8% 0.6% 0.1%

FSSTI Singapura 3,130 19.9% 1.3% 10.1%

KLCI Malaysia 1,533 1.2% -1.0% -5.8%

SET Thailand 1,588 17.7% -0.2% 9.6%

KOSPI Korsel 3,297 56.5% 0.3% 14.2%

SENSEX India 52,483 48.2% -0.1% 9.9%

HSI Hongkong 28,828 18.0% -0.6% 5.9%

NKY Jepang 28,792 30.2% -0.1% 4.9%

AS30 Australia 7,585 25.6% 0.3% 10.5%

IBOV Brasil 126,802 31.8% -0.4% 6.5%

DJI Amerika 34,503 34.1% 0.6% 12.7%

SX5P Eropa 3,513 17.3% -0.8% 13.0%

UKX Inggris 7,037 14.3% -0.7% 8.9%

Closing

US$ +/- % chg

TLKM 21.67 1,569.4 -0.19 -0.87%

TINS 0.089 1,287.6 0.00 4.17%

*Rp/US$ 14,485

Items

Interest Inflation

Deposito IDR 3 bln 3.81%

Kredit Bank IDR 12.06%

BI 7-Days RR 3.50% 1.68%

Fed Funds Target 0.25% 5.00%

ECB Main Refinancing 0.00% 1.90%

Domestic Yen Interest Call -0.05% -0.10%

Penutupan Ret 1 year

(%) +/- Ret 1 day

(%) Minyak WTI US$/ bbl 73.5 84.5% 0.5 0.67%

CPO RM/ ton 3,782.0 59.0% 32.0 0.85%

Nikel US$/ ton 18,212 42.8% -144.5 -0.79%

Timah US$/ ton 32,920 95.7% -354.0 -1.06%

Emas US$/tr. oz 1,770.1 0.0% 8.9 0.50%

Batu Bara US$/ ton 134.7 158.3% 3.7 2.82%

Tepung Terigu US$/ ton 146.5 -7.0% 8.1 5.84%

Jagung US$/bushel 6.8 112.5% 0.3 3.98%

Kedelai US$/bushel 14.7 66.7% 0.9 6.37%

Tembaga US$/ton 9,351.5 55.7% 39.3 0.42%

Sumber : Bloomberg

Latest

1.82%

-4.75%

-1.90%

0.05%

Indeks Saham

Suku Bunga & Inflasi

Daily IDR

Harga Komoditas Dual Listing (US$)

Real interest rate

(2)

Indo Premier Sekuritas | Daily Research | Indonesia

Refer to Important disclosures on the last of this report

News Highlight

PT Waskita Karya (WSKT), melalui anak usahanya PT Waskita Toll Road (WTR) telah menandatangani Akta Jual Beli atau Sale Purchase Agreement (SPA) dengan RDPT SAM Jalan Tol (RDPT SAM-JT). Penandatanganan SPA ini merupakan perjanjian divestasi 20% saham milik WTR di ruas tol Semarang - Batang kepada RDPT SAM-JT.

RDPT SAM-JT merupakan perusahaan berbasis ekuitas yang dibentuk oleh Manajer Investasi yakni PT Samuel Aset Management (SAM) dan sebagai Bank Kustodian yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Adapun WTR memiliki saham sebesar 40% pada ruas PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), yaitu Badan Usaha Jalan Tol pemilik konsesi tol Semarang - Batang.

Manajemen WTR menyebutkan bahwa pelaksanaan divestasi ruas tol JSB ini merupakan bentuk perwujudan dari rencana WTR untuk mendivestasikan sembilan ruas tol yang dimiliki di tahun 2021. Dari divestasi ini perusahaan memperoleh pendapatan sebesar Rp 1,5 triliun. Nilai transaksi ini di atas nilai buku ekuitas yang WTR tanamkan atau di atas price to book value.

Lanjutnya, divestasi di JSB ini merupakan bukti besarnya minat investor baik lokal maupun investor asing dalam berinvestasi di Jalan Tol nasional, khususnya jalan tol yang dimiliki oleh Waskita Karya.

WSKT mempunyai target besar untuk mendivestasi jalan tol yang dimiliki. Ini adalah momen yang penting untuk langkah ke depan, karena di tahun ini WSKT, khususnya WTR memiliki target untuk mendivestasi sembilan ruas yang dimiliki.

Sebagai informasi, ruas tol Semarang - Batang adalah salah satu ruas tol di Trans Jawa dan telah beroperasi penuh sejak bulan Desember 2018 sepanjang 75 km. Ruas ini merupakan jalur penting di Trans Jawa yang menghubungkan Jawa Bagian Barat menuju Ibu Kota Jawa Tengah.

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) pada kuartal I-2021 membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp 485 miliar. Jumlah tersebut tercatat turun 63,3% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020 yang mencapai Rp 1,32 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan APLN, perusahaan juga mencatatkan penurunan laba kotor sebesar 66,2% menjadi Rp 185 miliar dari sebelumnya yakni Rp 548 miliar pada kuartal 1-2020.

Selanjutnya APLN membukukan laba rugi komprehensif periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 299 miliar pada kuartal 1-2021. Angka itu tercatat turun 47% dari perolehan di periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp 568 miliar.

(3)

Indo Premier Sekuritas | Daily Research | Indonesia

Refer to Important disclosures on the last of this report

Di samping itu, APLN juga mencatatkan kenaikan jumlah liabilitas sekitar 2,2% menjadi Rp 19,5 triliun dari sebelumnya Rp 19 triliun. Liabilitas tersebut terdiri dari liabilitas jangka pendek sebesar Rp 6,21 triliun dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp 13,2 triliun.

Sementara itu, jumlah ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 8,2 triliun dari sebelumnya Rp 8,54 triliun di Kuartal 1- 2020.

PT Soechi Lines Tbk (SOCI) meraup laba bersih sebesar USD1,834 juta dalam tiga bulan pertama tahun 2021, atau naik 89,07 persen dibandingkan kuartal I 2020 yang tercatat senilai USD970,94 ribu.

Laba per saham dasar tumbuh menjadi USD0,003. Sedangkan di kuartal I 2020 tercatat sebesar USD0,001. Meskipun begitu, pendapatan bersih menyusut 9,24 persen menjadi USD32,42 juta. Rincinya, pendapatan charter susut 9,3 persen menjadi USD29,015 juta.

Pendapatan spot juga susut 7,32 persen menjadi USD2,15 juta. Menariknya, pendapatan dari galangan kapal justru melambung 10.011 persen menjadi USD910,08 ribu. Namun beban pokok pendapatan membengkak 0,16 persen menjadi USD23,892 juta. Sehingga laba kotor turun 28,81 persen menjadi USD8,488 juta.

Menariknya, beban keuangan susut 31,4 persen menjadi USD4,404 juta.

Kian membaik, rugi selisih nilai tukar susut 85,07 persen menjadi USD179,3 ribu. Sementara itu, aset susut 0,9 persen menjadi USD653,74 juta. Hal itu didorong susutnya pinjaman bank dan pembiayaan sedalam 5,08 persen menjadi USD168,78 juta.

PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) berhasil mempertahankan kinerja positif di kuartal I-2021. Pada tiga bulan pertama 2021, pendapatan dan laba bersih DNET mengalami pertumbuhan ketimbang periode sama tahun sebelumnya.

Pendapatan yang diperoleh DNET dari kontrak dengan pelanggan di kuartal I-2021 melejit 59,31 persen secara year on year (yoy) menjadi sekitar Rp 135,42 miliar. Namun, bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama anjlok cukup tajam, hingga 173,14 persen (yoy) menjadi Rp 26,92 miliar.

Meski demikian, emiten yang punya asosiasi dengan PT Indomarco Prismatama, pemilik gerai Indomaret, itu masih mampu membukukan pertumbuhan laba usaha sebesar 14,84% (yoy) menjadi Rp 73,44 miliar.

Walhasil, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk masih bisa melejit 22,49% (yoy) menjadi sekitar Rp 60,81 miliar.

(4)

Indo Premier Sekuritas | Daily Research | Indonesia

Refer to Important disclosures on the last of this report

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) mengumumkan laporan keuangan triwulan pertama 2021 berhasil membukukan peningkatan laba di tengah pandemi, dengan total laba komprehensif pada triwulan 1 - 2021 sebesar Rp 33,0 miliar, naik 2% dari Rp 32,3 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya pada kuartal I 2021.

IPCM mencatatkan pendapatan pada triwulan pertama 2021 sebesar Rp 184,5 miliar, tumbuh 0,2% dibanding tahun lalu, dengan kontribusi terbesar dari jasa penundaan kapal (towage) sebesar Rp 162,3 miliar atau 88% dari total pendapatan.

Pendapatan dari jasa pengelolaan kapal memberi kontribusi 8% atau Rp 14,1 miliar dan jasa pemanduan (pilotage) terminal khusus (tersus) berkontribusi 4% sebanyak Rp 8,2 miliar. Adapun pendapatan dari jasa penundaan kapal terdiri dari pelabuhan umum sebesar Rp 103,5 miliar, terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) sebanyak Rp 34,4 miliar dan tersus senilai Rp 24,4 miliar, dengan peningkatan tertinggi pada TUKS sebesar 53% dibanding triwulan pertama tahun lalu.

Perseroan berhasil menekan beban umum dan administrasi sebesar 19%

dari Rp 28,0 miliar pada triwulan 1-2020 menjadi Rp 22,9 miliar pada triwulan tahun ini, sehingga laba usaha triwulan ini naik 5,1% menjadi Rp 38,7 miliar.

Selain itu, IPCM membagikan dividen sebesar 80% dari laba tahun 2020.

Dividen payout ratio (DPR) sebesar 80% tersebut merupakan peningkatan dari tiga tahun sebelumnya yaitu 30%, 49%, 75% dari laba tahun 2017-2019.

Kenaikan ini menunjukkan komitmen Perseroan terhadap pemegang saham dan investor yang terus memberikan kepercayaan dan dukungan kepada IPCM.

(5)

Indo Premier Sekuritas | Daily Research | Indonesia

Refer to Important disclosures on the last of this report

PT INDO PREMIER SEKURITAS Pacific Century Place 16th Floor SCBD Lot 10 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta Selatan 12190 - Indonesia p +62 21 5088 7200

ANALYSTS CERTIFICATION

The views expressed in this research report accurately reflect the analyst’s personal views about any and all of the subject securities or issuers; and no part of the research analyst's compensation was, is, or will be, directly or indirectly, related to the specific recommendations or views expressed in the report.

DISCLAIMERS

This research is based on information obtained from sources believed to be reliable, but we do not make any representation or warranty nor accept any responsibility or liability as to its accuracy, completeness or correctness. Opinions expressed are subject to change without notice. This document is prepared for general circulation. Any recommendations contained in this document does not have regard to the specific investment objectives, financial situation and the particular needs of any specific addressee. This document is not and should not be construed as an offer or a solicitation of an offer to purchase or subscribe or sell any securities.

PT. Indo Premier Sekuritas or its affiliates may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this report.

Referensi

Dokumen terkait

Di tengah rugi bersih yang dialami perusahaan, pendapatan dan penjualan UNSP meningkat sebesar 56,06% secara tahunan (year on year/yoy) dari Rp 1,14 triliun pada 6 bulan pertama

Pihak manajemen tidak merinci terkait batas maksimal harga saham, akan tetapi mengatakan bahwa pembelian kembali saham perseroan akan dilakukan dengan harga yang lebih

Sementara itu surplus neraca perdagangan bulan Agustus yang mencatatkan rekor terbesarnya di sepanjang masa sehingga diharapkan akan berdampak positif

Keahlian dan pemahaman yang mendalam dari Indosat Ooredoo terhadap pasar domestik, digabungkan dengan kepemimpinan global Cisco dalam jaringan dan teknologi 5G, akan

Pernyataan Bank Sentral Amerika yang masih akan bersabar/tidak terburu-buru untuk menaikan suku bunga acuan dan data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan

Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan agresif melakukan akuisisi menara baru dan meningkatkan tenancy ratio.. MTEL ada beberapa aksi anorganik, MTEL pasti akan coba

Pertama, CIMB Preferred Visa Infinite Syariah Card, merupakan kartu kredit premium berbasis Syariah pertama di Indonesia yang dilengkapi fitur pembayaran transaksi

PT PP Properti Tbk (PPRO) di tengah pandemi yang masih melanda, berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp 539 miliar sampai dengan kuartal III 2021.. Manajemen