• Tidak ada hasil yang ditemukan

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI PERPUSTAKAAN DAERAH SUMATERA UTARA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI PERPUSTAKAAN DAERAH SUMATERA UTARA."

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

SARMIN SffiOMBING. Manajemen Sumber Daya Manusia Di Pcrpustakaan Daerah Sumatera Utara. Tesis. Medan: Program Pascaswjana UNlMED, 2010.

Masalah penelitian ini dirumuskan dalam pertanyaan bagaimana manajemen sumber daya manusia di Perpustakaan Daerah Sumatera Utara dalam hal rekrutmen dan seleksi, pelatihan dan pengembangannya yang akhimya nanti bermuara pada pelayanan primanya khususnya pustakawan kepada stakehou1ders (pemustaka/pengunj ung).

Penelitian

ini

bertujuan untuk : (1) Mengungk:apkan manajemen dalam hal rekrutmen dan seleksi sumber daya manusia di Perpustakaan Daerah Sumatera Utara, (2) Mengungkapkan manajemen dalam hal pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia di Perpustakaan Daerah Sumatera Utara, (3) Mengungkapkan pola manajemen sumber daya manusia (pustakawan) dengan standart ISO.

Responden adalah Kepala Baperasda, Sekretaris Baperasda, KTU, Analis Kepegawaian, Kepala Sub bagian, Pustakawan, Pemustaka, BKD. Data yang dikumpulkan selama penelitian berlangsung adalah kata-kata, tindak:an, sumber tertulis. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif, dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi . Penelitian dihentikan apabila data yang diperoleh sudah cukup dan tidak ditemukan lagi data baru. Kebenaran data dapat diuji melalui validasi data dengan 4 unsur yaitu : credibility, transf erability, dependability, confinnability, juga dengan membandingkan hasil wawancara dengan hasil observasi dan dokumentasi.

(2)

ABSTRACT

SARMIN

smo~ING . I

Human Resource Management

in

Local

Library of North

Sumatera Province. Thesis.

Medan :

Postgraduate Program ofUNIMED, 2010

The problem

in

this research is formulated in the form of question

how

the

implementation of human resource management in

Local

Librry ofNorth Sumatera

in

recrui~ent

and selection, training and development

in

order to increase the superior

quality serVice by librarian to the stakeholder.

This research airD.s to (l) expose the management in recruitment and selection of

human resources at Local Library of North Smnatera, (2) to expose the management

in

training and development of human resouroes at

Loc8l

Library of North Swnatera,

(3) to expose the human reosurce management pattern (librarian) by ISO standard

Respondents are head of Baperasda, Secretary of Baperasda, KTU, Personnel

analysis, Sub section

Head,

Librarian, library

staff,

BKD. The data colleeted during

the research are words, actions, and document The research method is qualitative

method by inteview, observation and documentation. The research

is

terminated

if

the collected data is sufficient and there is not a new ones. Validity can

be

tested by

data validation

with

4 elements, i.e. : credibility, transferability,d ependability,

confirmability and to comapre. the results of interview to the observation

and

documentation.

The results of research indicates that human resource management in Local Library

of North Sumatera in recruitment and selection is a function of BKP, baperasda

process/suggest the best honorary employee or public apolicants. While training and

development is a function of Perpusnas jakarta according to the quota. And the

internal training for Baperasda and estemal training are functions of human resource

development andagency of Baperasda. In order to increase the education of the

librarian to the higher level, there are wto method, i.e. to continue their study in

Java

. island

for them who have interest and pass

m

the selection by BKD Pemprovsu and

by the learning permit without leave the task.

In

the service of librarian to the user

is

increase as well as the

type

of service.

This is

related

to

the management capability of

Head of Baperasda that synergic to his staff for the development of service to

tbe

public.

(3)

-

z

?

m

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSJA

DI PERPUSTAKAAN DAERAH

SUMATERA UfARA

OI ... EH:

S_'\.RMJN SrHOMB!NG

l~ TII\'1

: 071188130019

SEKOLAH PASCA SARJANA

(4)

TESIS

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI PERPUSTAKAAN DAERAH SUMATERA UTARA

Disusun dan diajukan oleb :

SARMIN SWOMBING NIM : 071188130019

Telab Dipertabankan di depan Panitia Ujian Tesis

Pada tanggal10 juni 2010 dan Dinyatakan Telab Memenubi Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Magister Pendidikan

Program Studi Administrasi Pendidikan

Ketua Program Studi Administrasi Pendidikan

Medan, 10 Juni 2010

?f"

Dr. Berlin Sibarani, M.Pd.
(5)

NO

1.

2.

PERSETUJUAN DEW AN PENGUJI UJIAN TESIS MAGISTER PENDIDIKAN

Prof. P.Paggaribuan, M.A..Ph.D

(Ketua)

Dr. Berlin Sibarani, M.Pd (Sekretaris)

Prof. Dr. B. Syaiful Sagala, M.Pd.

(Anggota)

Dr. Sabat Siagian , M.Pd

(Anggota)

Dr. Ramlan Silaban. M.Si

(Anggota)

Nama NIM

Tanggal Ujian

: SARMIN SWOMBING : 071188130019

(6)

~

Kupersembahkan untuk :

Ayah dan ibuku (aim)

"yang selalu mengajarkan petjuangan dan kesederhanaan hidup"

(7)

KATAPENGANTAR

Puji

dan

syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Malta Kuasa atas rahmat

dan

kebaikanNya sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini dengan

baiksesuaibara~

Tesis ini berjudul :

MANAJEMEN SUMBER

DAYA

MANUSIA

DI

PERPUSTAKAAN DAERAH SUMATERA UTARA.

Tesis ini bertujuan untuk memenuhi persyaratan memperoleh gelar Magister Pendidikan Program Studi Administrasi Pendidikan pada Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan.

Penulis sangat menyadari keterbatasan dalarn penulisan ini sekalipun sudah diuapayakan dengan segala kemarnpuan dalam rangka penyelesaiannya. llarapan penulis semoga tulisan ini dapat memberikan sumbangan terhadap pihak yang berkepentingan dalam rangka mengelola perpustakaan sebagai pramu informasi .

Sungguh sangat banyak yang memberi dukungan dan bantuan moril maupun materil dari berbagai pihak baik secara Jangsung maupun tidak langsung.

Untuk itu penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1. Bapak Prof. Parlindungan Pangaribuan, M.A.,Ph.D seiaku Pembimbing I

dengan segala araban dan bimbingan sehingga tesis ini dapat diselesaikan.

2.

Bapak Dr. Berlin Sibarani M.Pd sebagai Pembimbing

II

yang memberi

bimbingan dan mengarahkan konsep dan metode tentang penyusunan tesis

lDl.

3. Bapak Prof Syaiful Sagala M Pd. Bapak Dr. Sahat Siagian M.Pd. Bapak Dr. Ramlan Silaban, M.Si sebagai narasumber yang telah banyak memberi masukan

dan

saran-saran demi perbaikan tesis ini. Bapak Dr. Y

asaratodo

Wau, M.Pd sebagai sekretais Program Adrninistrasi Pendidikan.

Bapak Kepala Baperasda yang telah memberi izin kepada penulis untuk melakukan penelitian di Baperasda. Juga Bapak Sekretaris

dan

jajaran Jain di Baperasda yang sungguh mendukung dengan baik dan bersedia untuk diwawancarai.

5. Bapak Kepala Bagian Perencanaan BKD Pemprovsu.

(8)

6. Kepada Dirjen Bimas Katolik RI dan stafuya serta Kepala Bimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Sumatera Utara

Dra

Yulia Sinurat MPd yang membantu dari segi fmansia!.

7. Kandepag Kementerian Kota Medan yang memberi izin kuliah

dan

juga Pit Birnas katolik .

8. Ketua STP St. Bonaventura Keuskupan Agung Medan P. Salvatore Sabato, Lic.STh.,OFMConv dan Dra. Tina M.Pd yang mendorong penulis untuk menyelesaikan tesis ini.

9. Keluargaku (suami tercinta dan anak-anakku) tersayang yang mendukung dengan semangat dan doa.

10. Rekan sejawat seangkatan terkhusus (Rince, Imam, Yeddy, Fedogogo) dalam memberikan masukan, pandangan serta kritik yang membangun .

Tiada gading yang tak retak . Penulis menyadari tulisan ini masih jauh dari sempurna termasuk tata bahasa dan kekurangan lainnya Kiranya pembaca dapat memberikan masukan yang membangun agar tulisan ini semakin lebih baik.

Medan, Juni 2010 Penulis,

(9)

DAFI'AR lSI

Halaman

ABSTRAK ... ... ... ... ... .... ... ... .. .

ABSTRACI'... ... ... ... ... ii

KATA PENGANTAR ... ... ... iii

DAFI'AR 181... ... ... ... v

DAFI'AR TABEL ... ... viii

DAFI'ARGAMBAR .... ... .... .... ... ... .... ix

BAB I PENDAHULUAN A.

Latar

Belakang Masalah . ... .. ... . . ... ... ... .... .. .... ... ... .. .. .. ... .. ... 1

B. Fokus Penelitian ... ... ... .... ... ... ... 7

C. Perumusan Masalah Penelitian . . .. .. . ... .. .. .. .. .... .. .. .. .. . .. .. .. . .. . . .. .. .. .... . . .. . .. 8

D. Tujuan Penelitian .. . ... .. ... ... ... ... ... ... ... 8

E. Manfaat Penelitian . . . .. . .. . . . ... . . .. .. . .. .. .. . . .. .. .. .. .. . . .. . . .. . . .. .. .. . .. . . ... . . . 9

BAB ll KAJIAN PUSTAKA A. DasarTeoritis ... ... .. ... ... ... ... 10

1. Pengertian Manajemen .. .. .. . .... . . .. .. . .. .. . . . .. . .. . .. .. . . .. . . .. .. . . .. .... . . 10

2. Manajemen Sumber Daya Man usia .. ... ... .. .. . .. .. .... .. .... .. .. .. .. ... . . .. . .. 11

a. Rekrutmen Dan seleksi . . . .. . .. . ... .. . .. . . .. .. .. . .. . . ... . . .. . .. .. . . .... .. .. .. 17

b. Pola Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia

eli

Perpustakaan... ... ... ... .. . .. . .. ... . .. .. . . .. . . .. . . 22

3. Sumber daya Manusia di Perpustakaan ... 25

a. Tugas-tugas

eli

Perpustakaan ... . . .. . .. . . .. . . .. .. .... .. . .. . .. . . . .. .. .. .. . . ... . .. . .. . 29

1. Pengadaan koleksi bahan pustaka ... ... ... 29

2. Pengolahan ... ... ... .... ... ... .... ... 30

3. La.yanan ... ... .... ... ... ... ... . 31

4. Administrasi Perpustakaan ... ... ... ... 34

b. Pustakawan dengan Standar 180... ... . 36

B. Dasar Konseptual.. ... .... ... 41

(10)

C. Penelitian Yang Relevan ... ... .. . . .. . . .. .. . .. ... ... .. .. .. . . .. . . . .. . . . .... .. . . .. . 43

BAB

m

METODE PENELITIAN A Subyek Penelitian ... ... ... 45

I. Alasan Memilih Metode Penelitian ... ... 45

2. Latar Penelitian ... ... ... ... ... .. ... 47

3. Lokasi dan waktu ... ... 48

4. Sumber Data... ... ... ... ... 48

B. Teknik Pengumpulan Data .. . ... ... .. ... ... ... .... .. . . ... 49

1.

Pengamatan Langsung/Observasi Partisipasi . . . .. .. . . .. . .. . . ... .. .. 50

2. Wawancara ... ... .. ... 52

3. Dokumentasi .. ... .... ... ... .... ... ... ... ... 53

C. Analisis Data . . . .. . . .. . . .. . .. . . .. . . .. . . 54

1. Reduksi Data ... ,... ... 55

2. Penyajian Data. ... ... ... 56

3. Penarikan Kesimpulan ... ... 51

D.Keabsahan Data Penelitian. .. . . .. . ... . .. . ... . . .. . . .. . .. . ... .... . . .. . ... . ... .... 57

1. Derajat Kepercayaan (credibility)... .. ... .... 58

a. Perpanjangan pengamata/keikutsertaan ... ... 58

b. Meningkatkan Ketekunan Pengamatan . . .. . .. . . .. . . . .... . . .. . . .. . . .. . ... . . 59

c. Triangulasi .... ... ... .... .... ... . ... ... ... .. . . .. ... 59

d. Pengecekan Ternan Sejawat .... ... .... ... .. ... ... ... ... .... ... ... 60

e. Pengecekan Anggota ... . . ... ... ... ... ... .. . .. . ... . . . .. . . .. .. . . .. .. . ... 61

2. Pengujian Keteralihan (transf erability) ... ... ... 61

3. Pengujian Kebergantungan (dependability) ... ... ... 62

4. Pengujian Kepastian (Confirmability) ... ... ... ... 62

BAB IV PAPARAN DATA DAN BASIL PENELITIAN A. Temuan Umum ... ... ... 64

1. Sejarah Singkat Perpustakaan Daerah Sumatera Utara . .. . . ... ... 64

2. Struktur Organisasi ... 66

(11)

a. Garnbaran Umum Pustakawan... 71 b. Visi dan Misi... .. .. . . .. . . .. . . . .... ... .. . ... . . .. . . ... . .. . . . .. . . .. . ... . .. 75 4. Program Kerja Baperasda

a. Bidang Pengolahan Bahan Pustaka... ... ... 79 b. Bidang Layanan Perpustakaan dan Teknologi lnformasi ... 80 c. Bidang Pembioaan Sumber Daya Manusia dan

Kelembagaan Perpustakaan .... .. ... .. . . .. . . .. . . .. . . . 86 B. Temuan Khusus... .. 88

1. Rekrutmen dan Seleksi di BAPERASDA bersinergi

dengan Badan Kepegawaian Daerah Pemprovsu .. . . 88 2. Pelatihan dan Pengembangan Pustakawan Bersinergi Dengan

Perpusnas Jakarta, Sedang Untuk Internal Diatur Oleh Bidang Pembinaan Sumber Daya Manusia ... 98 3. Pelayanan Pustakawan Sudah Ada Peningkatan Dari

Sebelumnya Narnun Belum Optimal ... 104

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan ... .... ... 11 8 B. Saran... ... 120

LAMP IRAN RIWAYAT BIDUP

lVI

.b

(12)

DAFfAR TABEL

Balaman

Tabel I . Kepala Bapemsda Swnatera Utara Mulai Tahun 1957 sampai sekarang .... 65

2 . Tugas Pokok dan Fungsi Pus taka wan ... ... 69

3. Pustakawan BAPERASDA yang ditempatkan di bidang layanan Perpustaskaan Per-ruangan dan titik layanan... 71

4. Pustakawan Berdasasarkan Jenjang Kepangkatan... 71

5. Pus taka wan Berdasasarkan J enis Kelamin .. ... ... .. .... ... . ... . .. . .... ... . .. ... ... .... 72

6. Jenjang Golongan Terendah dan Tertinggi Pustakawan Baperasda... 72

7. Sarana dan Prasarana. ... ... . . .. . . .. . . .. . . . ... ... ... .... .. . .. .. . .. . .. . .. . .. ... . . . .... . . 72

8 . Jadwal Pelayanan Perpustakaan Keliling ... ,... 83

9. Rekrutmen CPNS di Lingkungan Baperasda 3 Tahun Terakhir ... 92

10. Nama CPNS Hasil Rekrutmen Tahun 2007,2008,2009 ... 92

11 . Angka Kredit Pustakawan Tingkat Terampil ... 96

12. Angka Kredit Pus taka wan Tingkat Ahli .... ... ... .... .. ... .... . ... .. . .. ... .. ... 97

-

13. Data Diklat Pembinaan SDM dan Kelembagaan ... 99

z

14. Data Kegiatan Pelatihan Pembinaan SDM dan Kelembagaan Baperasda Sumatera Utara... ... ... . . ... . . .. ... ... . .. . .. ... .. .... .... .... .. . .. ... ... . . ... . .... ... . . I 00 [image:12.522.36.473.116.594.2]
(13)

DAFTARGAMBAR

Halaman

Gam bar 1. Proses Pelatihan dan Pengembangan... ... ... ... .. .... ... .. .. 24

-

z

?

m

2. Paradignta Penelitian.... ... ... ... ... ... .. ... .. ... ... 42

3 . Struktur Organisasi Baperasda ... ... ... ... ... ... 66

4. Pola Manajemen Sumber Daya Manusia (Pustakawan) di

Perpustakaan Daerah Sumatera Utara dengan standard ISO . .. ... . .. . . .. . . . .. . 116

(14)

A. Latar Belakang Masalah

BABI

PENDABULUAN

Untuk mencapai tujuan sebuah organisasi perlu manaJer yang

mampu memimpin agar terjalin hubungan yang sinergis di antara seluruh

komponen dan terlibat secara bersama-sama dalam gerak langkah yang

berirama, kompak dan mantap. Mereka memiliki tanggung jawab

sepenuhnya, baik secara formal maupun moral sekaligus menjadi titik

sentral perhatian dan komando bagi semua staf dan bawahan. Semuanya

itu bergantung dari pihak manajemen secara khusus manajer, namun tak

kalah pentingnya j uga sikap dan perilaku orang-orang dalam mensinergikan

berbagai sumber daya termasuk sumber daya manusia, sumber daya alam,

ilmu pengetahuan dan teknologi. Manajer dengan pengetahuan manajerialnya

dapat membantu untuk mengatasi keadaan dengan adanya tujuan yang j elas.

Manajemen Sumber Daya Manusia memiliki peranan yang sangat

strategis dalam pencapaian tujuan organisasi di Jingkungan Badan Perpustakaan

agar berkembang ke arab yang lebih baik. Perencanaan sumber daya manusia

berorientasi untuk menyesuaikan sumber daya manusia dengan kebutuhan

kompetensi dan kinerja. Dalam hal ini perencanaan diperlukan untuk

mendapatkan dan mempertahankan j umlah dan mutu sumber daya manusia yang

akhimya mampu memberi manfaat yang berguna bagi organisasinya. Potensi dari

sumber daya manusia harus dimanfaatkan secara maksimal dalam

(15)

dapat mengelola sumber daya manusia dengan sebaik-baiknya akan menjadi salah satu kekuatan yang sangat penting.

Undang-undang (UU) Nomor 4 tahun 1990 tentang Serah-Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam hakekatnya adalah :

pertama

bahwa Undang-Undang Dasar 1945 mengamanatkan upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kebudayaan nasional; kedua bahwa karya cetak dan karya rekam merupakan salah satu basil budaya bangsa yang sangat penting dalam menunjang pembangunan nasional pada umumnya khususnya pembangunan pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, penelitian dan Penyebaran informasi serta pelestarian kekayaan budaya bangsa berdasarkan Pancasila; ketiga

bahwa dalam rangka pemanfaatan hasil budaya bangsa tersebut , karya cetak dan karya rekam perlu dihimpun, disimpan, dipelihara dan dilestarikan di suatu tempat tertentu sebagai koleksi nasional. Maka perlu dicermati keberadaan , keteraturan dan kelengkapan koleksi nasional melalui peranan bibliografi nasional Indonesia di perpustakaan. Hal ini perlu ditanamkan sejak dini melalui pendidikan.

Keputusan Presiden RI Nomor 11 Tahun 1989 dalam Rimbarawa dan Supriyanto (2005 :38) mengatakan bahwa: "adalah merupakan salah satu sarana pelestari bahan pustaka sebagai hasil budaya dan mempunyai fungsi sebagai sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan menunjang pelaksanaan pembangunan nasional". Tidak kalah menariknya bahwa kondisi perpustakaan adalah merupakan cerminan atau refleksi tingkat kebudayaan serta tingkat peradaban yang dicapainya dimana perpustakaan diharapkan mampu memperkenalkan dan meningkatkan dasar-dasar ilmu pengetahuan dan ketrampilan kepada masyarakat

(16)

serta menanarnkan sikap untuk terns menerus bisa belajar secara berkelanjutan seumur hidup sepanjang hayat (long life education).

Undang-undang no 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan merupakan peluang sekaligus tantangan bagi setiap unit pelayanan publik khususnya dalam hal perpu~takaan. Sebagai peluang (opportunitas) berarti setiap unit, lembaga, instansi ataupun kantor yang bergerak di bidang perpustakaan mempunyai dasar hukum dan pijakan yang kuat. Sebagai tantangan (treaths) berarti setiap unit layanan perpustakaan harus menjalankan tugasnya secara prima, berorientasi pada kebutuhan pengguna, maka sumber daya rnanusia harus memenuhi tuntutan dan harapan tersebut yang tidak terlepas dari sistem rnanajernen dari seorang top rnanajer.

Badan Perpustakaan dan Arsip daerah Sumatera Utara yang selanjutnya disingkat rnenjadi BAPERASDA mempunyai visi yaitu "Menjadi Lembaga Pembina dan Pengernbang Perpustakaan Dan Kearsipan yang profesional untuk rnewujudkan masyarakat Sumatera Utara yang berirnan, cerdas, rnaju, sejahtera dan punya harrnoni keragaman". Sedangkan misinya yaitu "Meningkatkan pelayanan bagi pemustaka, pengguna arsip yang berbasis teknologi inforrnasi guna rnendukung kegiatan rnenulis, meneliti, berdiskusi, dan wisata baca".

Visi dan rnisi tersebut akan dapat terealisasi dengan baik, jika dilakukan

(17)

Perpustakaan sebagai pusat kegiatan pengembangan minat baca dan kebiasaan membaca, sumber belajar, pusat informasi dan sarana penelitian

dan

pengembangan ilmu pengetahuan. Perpustakaan menjadi salah satu sarana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, seperti diamanatkan dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 . Penyelenggaraan Perpustakaan dimengerti sebagai proses rangkaian kegiatan yang diawali dengan perencanaan dan pembentukan perpustakaan, pengelolaan dan pembinaannya. Salah satu upaya yang perlu diimplementasikan adalah pemberdayaan sumber daya manusia pengelola perpustakaan (pustakawan). yang mampu menterjemahkan gagasan, ide dan konsep dalam pelayanannya. Sebagai persyaratan utama yang harus dipenuhi oleh setiap individu sumber daya manusia adalah kompetensi.

Dalam upaya mencapai keprofesionalan seorang pustakawan tidak hanya cukup memiliki ijazah akademik saja , namun harus memenuhi standard kompetensi yang dapat dipertanggungjawabkan dan dapat diuji tingkat kompetensinya. Hermawan Rahman dan Zulfikar Zen (2006: 182) mengemukakan prinsip-prinsip dasar dari standar kompetensi adalah (berbasis kemampuan dan profesional, pendekatan sistem dan transparansi, dapat dipertanggungjawabkan, independen , mandiri dengan menghormati kebersamaan , mengutamakan mutu dan keunggulan).

Untuk menunjang tercapainya hal di atas perlu manajemen yang baik dari pimpinan mulai dari rekrutmen dan seleksi sumber daya manusianya khususnya pustakawan, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia merupakan sistin yang terpadu. Sumber daya manusia yang ideal yang dibutuhkan oleh perpustakaan adalah sumber daya yang greget dalam menjalankan

(18)

profesinya yang tidak bisa lepas dari karakter dan Jatar belakang pendidikan pustakawan itu sendiri (Astanto, 2002: 10). Pelatihan dan Pengembangan staf perlu dilaksanakan dengan alasan : perubahan yang cepat dalam teknologi serta tugas yang dilaksanakan, kurangnya ketrampilan langsung

dan

ketrampilan jangka panjang, perubahan dalam harapan dan komposisi angkatan kerja, kompetisi dan tekanan pasar demi peningkatan kualitas produk maupunjasa (Sheal, 2003 :29).

Hasil penelitian para pakar di bidang perpustakaan (Lasa , 2005; Sutamo 2006; Rachman Herrnawan & Zulfikar Zen, 2006; Laksmi, 2007) menyimpulkan bahwa Seorang pustakawan harus memiliki kemampuan, pengetahuan dan ketrampilan, sikap, nilai, perilaku serta karakteristik pustakawan untuk melaksanakan peketjaan memberikan layanan bennutu kepada pengguna. Oleh karena itu untuk menjadi seorang pustakawan harus ada persyaratan minimal yang dimiliki dan sesudah menjadi pustakawan harus berupaya meningkatkan kompetensi itu. Hal itu dimulai dari proses rekrutmen sampai ke pembinaan berikutnya yang termasuk dalam manajemen sumber daya man usia.

(19)

harinya banyak yang berkunjung ke perpustakaan untuk: membaca dan meminjam buku. Dari daftar para pengunjung setiap harinya dapat terdeteksi. Pelayanan juga semalcin baik, selain petugas ramah

dan

cukup bersahabat memotivir para pengunjung sudah semakin lebih baik, termasuk penataan ruangan , jumlah buku-buku yang sudah meningkat, ditambah lagi sarana dan prasarana yang sudah semakin lengkap. Sangat disadari bahwa belum seluruhnya terakomodir seperti yang tertuang dalam RUU Perpustakaan yang masih dibahas oleh anggota DPR RI Komisi X.

Supriyanto dan Rimbarawa (2006 :77-78) memuat tujuan Negara Indonesia , yaitu: (1) bahwa UUD 1945 mengamanatkan pemerintah RI mengusahakan

dan

menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, serta mengembangkan dan memajukan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan peradaban serta kesejahteraan umat manusia, (2) bahwa perpustakaan untuk menumbuhkan kegemaran membaca melalui pendayagunaan sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya, (3) perpustakaan merupakan infrastruktur pendidikan, wahana pembelajaran masyarakat sepanjang hayat serta pelestari dan pewaris basil budaya bangs a. Menyangkut sumber daya man usia di perpustakaan yang terdiri dari ( 1) pimpinan, (2) petugas fungsional pustakawan, (3) pelaksana fungsional teknis, ( 4) pelaksana teknis administratif dan ketatausahaan bel urn seperti dalam teori dan prinsip the right man on the right place. Visi, misi, dan strategi serta perumusan tugas pokok dan fungsi sebagai salah satu pusat infonnasi

dan

sumber belajar harus menyentuh kehidupan masyarakat secara maksimal secara khusus pustakawan.
(20)

Situasi/ keadaan lembaga ini lebih fleksibel misalnya komunikasi antara· pustakawan

dan

staf lainnya cukup bersahabat karena sering terlihat kegembiraan terpancar di wajah mereka dan sering berkelakar membuat situasi keakraban tercipta yang dapat mendukung semangat keJja .

Keberadaaan perpustakaan sebagai pramu informasi dengan sistim manajemen swnber daya manusia di Perpustakaan Daerah Sumatera Utara mendorong peneliti untuk memilihnya menjadi lokasi atau setting fokus masalah

pada

penelitian ini. M otivasi untuk mernilih konteks /lokasi ini dipacu dengan suatu pertanyaan bagaimana manajemen swnber daya manusia menyangkut sistim rekrutmen dan seleksi, pola pelatihan dan pengembangan swnber daya manusia (pustakawan), pola manajemen swnber daya manusia dengan standar ISO ( International Sertificat Organisation).

Perpustakaan Daerah Swnatera Utara itu telah memperoleh sertifikat ISO 9001:2000 pada bulan Oktober 2008 dan telah dipertahankan selama satu tahun dengan diraihnya kembali sertifikat ISO 9001 :2008 tentang manajemen mutu yang fokus pada pelanggan. Hal ini tentunya tidak terlepas dari manajemen dari seorang top rnanajer. Inilah yang rnenarik rninat untuk meneliti seperti apakah manajemen sumber daya manusia (pustakawan) yang sudah diakui manajernen mutunya khususnya pelayanan prima sebagai pramu informasi terhadap para pemustaka untuk menumbuhkan minat baca .

B.Fokus Penelitian

I

(21)

z

?

manusia di Perp~takaan Daerah Sumatera Utara (re.k:rutmen dan seleksi, pola

pengembangan

kualitas

sumber daya manusia dan pola manajemen sumber daya manusia (pustakawan) dengan standar ISO.

C. Perumusan masalah penelitian

Berdasarkan fokus masalah di atas, maka pertanyaan penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut :

1. Bagaimanakah rekrutmen dan seleksi sumber daya manusia di Perpustakaan Daerah Sumatera Utara ?

Bagaimanakah pola pengembangan kualitas sumber daya manusia di Perpustakaan Sumatera Utara?

3. Bagaim anakah pola manajemen sumber daya manusia (pustakawan) di Perpustakaan Daerah Sumatera Utara dengan standar ISO ?

D. Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk :

1. Mengungkapkan manajemen dalam hal rekrutrnen dan seleksi sumber daya manusia di Perpustakaan Daerah Sumatera Utara.

2. Mengungkapkan pola pengembangan kualitas sumber daya manusia di Perpustakaan Daerah Sumatera Utara.

3. Mengungkapkan bagaimanakah pola manaj emen sumber daya manusia (pustakawan) di Perpustakaan daerah Sumatera Utara dengan standar ISO.

(22)

E.Manfaat Penelitian

Hasil

penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat secara teoritik maupun aplikatif

1.

Secara teoritik, basil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan kajian pola/model

bagi

para peneliti yang ingin mengkaji lebih mendalam manajemen sumber daya manusia di perpustakaan.

2. Secara aplikatif sebagai bahan masukan bagi :

a. Bagi Kepala Perpustakaan Daerah Sumatera Utara dalam hal

manajemen sumber daya manusia di jajarannya.

Pustakawan dan sumber daya manusia lainnya di jajaran

Perpustakaan Daerah Sumatera Utara.

c. Bagi peneliti lain dalam melakukan penelitian tentang

(23)

BABV

SIMPULAN DAN SARAN

A.SIMPULAN

Berdasarkan basil penelitian yang dilakukan melalui

wawancara,

observasi dan studi dokumentasi terhadap manajemen sumber daya manusia di atas dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Proses rekrutmen dan seleksi sumber

daya

manusia di Perpustakaan Daerah Sumatera Utara adalah bersinergi dengan BKD Pempropsu baik dalam penerirnanaan CPNS untuk pelamar umum maupun pengangkatan tenaga honorer yang digaji oleh APBD ataupun APBN yang telah masuk dalam database pada tiga tahun yang lalu. BAPERASDA mengusulkan spesifikasi pekerjaan yang dibutuhkan . Hal ini berjalan semenjak

-

diberlakukannya UU tentang Otonomi Daerah. Prosesnya secara terbuka

z

':)

sesuai dengan jatah CPNS setiap tahunnya , pengumuman penerimaan diberitahukan secara terbuka berupa berita di koran sampai pada ujian testing dan akhimya pengumuman secara terbuka di mas media cetak dan elektronik. Untuk yang sudah masuk daftar dalam database tiga tahun terakhi.r ini diangkat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sedangkan untuk rekrutmen dan seleksi tenaga fungsional pustakawan tergantung dari penempatan awal, latar belakang pen.didikan pustakawan hingga kenaikan golongan sesuai dengan cum yang harus ditempuh sesuai petunjuk pengangkatan, diusulkan oleh Baperasda, diproses di BKD Pemprovsu sampai keluarnya SK kenaikan Pangkat ataupun golongan.

(24)

-

z

?

2. Pelatihan dan pengembangan Pustakawan

Pelatiban penjenjangan bersinergi dengan Perpusnas Jakarta (pusat).

Baperasda proaktif untuk menanggapi tawaran pelatiban yang dtbuat dan

mengirim orang-orang/ tenaga yang dimaksud.. Sedangkan untuk pengembangan kemampuan profesional pustakawan diselenggarakan oleh

Baperasda sendiri berupa seminar

dan

latihan-latihan oleh Bidang Pembinaan SDM dan Kelembagaan untuk internal Pustakawan maupun

Ekstemal

di

luar pustakawan Baperasda. Artinya bidang ini juga melaksanakan pelatihan dan pengembangan keluar misalnya perpustakaan

sekolah-sekolah , Taman Bacaan Rakyat/ PKK di Kabupaten Kota Medan

maupun yang tersebar di Propinsi Sumatera Utara. Pelatihan berupa in the

job training dan on the job training. Sedangkan untuk peningkatan

pengetahuan dan ketrarnpilan melalui fonnal untuk menempuh jalur Sl

maupun S2 d itempuh dengan dua cara yaitu tugas belajar Sl maupun S2

untuk tenagalpustakawan yang lulus seleksi secara ketat ke Pulau jawa .

Seluruh kebutuhan kuliah dan akomodasi selama kuliah dibiayai oleh

APBD Pemprovsu sesuai perjanjian. Cara lain yaitu kuliah dengan izin

belajar dari Kepala Baperasda sesuai perjanjian, namun semua biaya kuliah

dan akomodasi ditanggung sendiri.

3. Pustakawan dengan standar ISO

Dengan telah diraihnya Sertiflkat ISO 9001 : 2000, pada Oktober 2008 dan

sudah ditingkatkan menjadi Sertifikat ISO 9001 : pada 07 Agustus 2009

(25)

Baperasda dengan sokongan SDM yang ada, sudah mengejawantahkan

visi, misi dan tujuan lembaga ini melalui pelayanan prima kepada

para

pemustaka Berarti sudah ada peningkatan dari yang sebelumnya masih

rendah. Seiiring dengan tuntutan pelayanan prima itu sendiri, maka

pustak:awan harus senantiasa berbenah diri. Dengan sarana dan prasarana

yang sudah semakin rnemadai dan pelayanan

para

pustakawannya yang semakin profesional , sekalipun belum seluruhnya. Badan ini senantiasa

berbenah diri . Efektifitas dari pustakawan setelah penerapan SMM adalah

semakin meningkat, semakin turnbuh perilaku displin. hadir pada hari

Senin- Sabtu, jam 08.00-16.00, khususnya hari Sabtu sampai jam 15.00,

pelayanan kepada pemustaka semakin meningkat dari segi jumlah waktu

dan mutu pelayanan, penyempurnaan sarana dan prasarana semakin

meningkat rnendorong kornpetensi pustakawan.

-

Antusiasme para pemustaka bahkan calon pemustak:a semakin hari semakin

z

meningkat, mendorong para SDM/ pustak:awan semakin berbenah diri,

':)

sehingga Baperasda sebagai prarnu informasi semakin dicari dan dikejar oleh masyarakat umum maupun kaum terpelajar.

B. SARAN

1. Dalam proses rekrutmen dan seleksi hendaknya BAPERASDA ikut serta

terlibat karena merekalah yang tabu tenaga yang dibutuhkan. Proses

seleksinya sebaiknya melalui tahapan-tahapan tertentu, mulai dari seleksi

administrasi, test tertulis sampai kepada wawancara. Untuk wawancaranya

boleh diselenggarakan oleh Baperasda sendiri, karena memang untuk

(26)

menjadi seorang tenaga perpustalcaanlpustakawan membutuhkan ketrampilan tersendiri. Mulai diberlakukan Otonomi Daerah proses sampai pada penentuannya adalah oleh BKD Pemprovsu. mengingat perpustakaan

ini

SDM ( pustakawannya) adalah unik artinya orang-orang yang handal dan profesional melayani seluruh masyarakat tennasuk orang-orang cendekiawan/ berpendidikan.

2. Hendaknya pelatiban dan pengembangan diprogramkan secara teratur setiap tahunnya secara sistematis secara internal dalam hal pelayanan prima juga menyangkut pelatihan ke luar dan bahan-bahannya didokumenkan dengan baik sehingga bila dibutuhkan sewaktu-waktu dapat ditunj ukkan. Para pustakawan di setiap layanan hendaknya membuat program masing-masing menyangkut program semester, tahunan dan secara teratur dievaluasi, bukan hanya program dalam bentuk tupoksinya masing-masing layanan.

(27)

berpendidikan maupun masyarakat umum.

Sertiflkat ISO yang teJah

diraih

dan

sudab dipertahankan senantiasa dapat dipertahankan lagi atau

ditingkatkan

secara berkesinambungan. Sarana

foto copy harap

dioperasikan kembali, apabila pemustaka hendak mengkopinya tidak

harus keluar lokasi. Petugas penitipan barang sebaiknya tetap ada

di

tempat kalau perlu ditambah orangnya supaya bisa aplusan

dalam

bertugas. Kalau boleh memperluas gedungnya khususnya untuk layanan

internet.

(28)

DAFTAR PUSTAKA

Arnin, Widjaja,

(1998).

Manajemen Mutu Terpadu:

Jakarta

Rineka Cipta

Arnirin, M. Tatang, (2003). Pokok-pokok Teori Sistem. Jakarta : PT. Raja Gratin do

Atmodiwirio, Soebagio, (2000). Manajemen Pendidikan Indonesia. Jakarta : Ardadizya Jaya

Bogdan, and Biklen,

(1982).

Qualitative Research foe Education. Boston : Allynand Bocan

Consulting QIMS, (2004). Keluarga Standar ISO 9000 Versi Tahun 2000. Medan Cushway, Barry, (2002). Human Resource Management. Jakarta : PT Elex

Media Komputindo

Daft, Richard L, (2006) . Manajemen . Jakarta: Salemba Em pat

Dessler, Gary, (2006). Manajemen Sumber Daya Manusia . PT. Indeks

Fattah, Nanang, (2004) Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung

PT.

Remaja Rosdakarya

Hamalik, Oemar, (2000). Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta :

PT

Bumi Aksara

Hersey, Blanchard, (1982). Manajemen Peri/aku Organisasi. Jakarta : Erlangga Kismiyati, titiek.(2006). Standar Kompetensi Pustakawan. Jakarta: Perpustakaan

Nasional

Laksmi, (2007). Tinjauan Kultura/ Terhadap Kepustakawanan.

Depok : CV Sagung Seto

Lasa, ( 2005). Man,ajemen Perpustakaan. Yogjakarta : Gama Media Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, (2006). Jabatan Fungsional

pustakawan Dan Angka Kreditnya. Jakarta : Perpustakaan Nasional RI Moleong,

J.Lexy,

(2007). Metodologi Penelitian Kualitati( Bandung : PT
(29)

Mondy, R. Weyne; Robert M N. (1993). Human Resource Management.

Massachusetts: Allyn and bacon

Oakland, Jhon S, tt. Total Quality Management, 2nd edition. Ox-frod: butterworth-heinemann

Reksohadiprodjo, Sukanto, (2000). Manajemen Strategi. Yogjakarta: BPFE Rivai , Veithzal ,

(1986).

Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk

Perusahaan.Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama

Rizal, (2009). Syaiful Syafri Pemikiran dan Kebijaknnya Mengembangkan Perpustakaan. Medan : CV Cipta Mandiri

Sagala, Syaiful, (2007). Manajemen Stratejik dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Bandung : Alfabeta

Schuller, Randall. (1997). Manajemen Sumber Daya Manusia Menghadapi Abad ke

21 .

Jakarta: Erlangga

Siregar, Ridwan, (2004). Perpustakaan Energi Pembangunan Bangsa. Medan: USUpress

Siagian, P. (2005). Fungsi-fungsi Manajerial. Jakarta: Bumi Ak:sara

Sudarsono, Blasius, (2006). Ontologi Perpustakaan Indonesia. Jakarta : Ikatan Pustakawan Indonesia

Supriyanto, (2006). Aksentuasi Perpustakaan Dan Pustakawan. Jakarta Susanto, AB, (2003). Manajemen Layanan Publik ,http :

//jakartaconsulting.com/diakses tanggal 20 Mei 2009

Susilo, W, (2003). Kesalahan Konsep Pengembangan Implementasi ISO 9001 : 2000. Jakarta : Vorgistama Binaraga

Sutarno, (2006). Perpustakaan dan Masyarakat, Jakarta : CV. Sagung Seto ... ... , (2006) . Manajemen Perpustakaan, Jakarta : CV. Sagung Seto Sutopo, (2000). Administrasi Manajemen dan OrganisasiJakarta LAN - RI Tilaar,

H.AR, (1997).

Pengembangan Sumber Daya Manusia Dalam Era

Globa/isasi, Jakarta : Grasindo

Timpe, A Dale, (1999). Kepemimpinan. Jakarta: PT Eleks Media

(30)

Thoha,

Miftah.

(2006). Kepemimpinan dalam Manajemen. Jakarta : GrafindoTunggal

Toman. L. (2005). Panduan Penerapan Manajemen Mutu ISO 9001 : 2000. Jakarta: Gramedia

Tulus. Muh. (1995). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Gambar

Tabel I. Kepala Bapemsda Swnatera Utara Mulai Tahun 1957 sampai sekarang .... 65

Referensi

Dokumen terkait

bagaimana manajemen sumber daya manusia perpustakaan perguruan tinggi yaitu Universitas Slamet Riyadi beserta hambatan yang muncul dalam penerapan manajemen

Tugas Akhir ini disusun berdasarkan hasil observasi di perpustakaan Universitas.. Negeri Medan dengan judul Manajemen Sumber Daya Manusia Perpustakaan

Tingkat Kemiskinan di Sumatera Utara, Tahun 2008 - 2012 Tingginya kemiskinan di suatu daaerah disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya kualitas sumber daya manusia

Jika dilihat dari fungsi rekrutmen, seorang manajer sumber daya manusia akan bertujuan untuk.. memperoleh jenis dan jumlah tenaga atau sumber daya manusia yang tepat, sesuai dengan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan 1) Perencanaan Sumber Daya Manusia Di Pondok Pesantren Nurul Hasan Bondowoso 2) Rekrutmen Sumber Daya Manusia

Tahap selanjutnya peneliti harus melakukan observasi yang berfokus mengenai penerapan manajemen sumber daya manusia di Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Daerah

Menurut Sofyandi dalam bukunya Manajemen Sumber Daya Manusia (2008, 6) mendefenisikan manajemen SDM sebagai suatu strategi dalam menerapkan fungsi-fungsi

Proses manajemen sumber daya manusia di sini merujuk pada semua proses terkait upaya mulai dari perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen, penandatanganan kontrak kerja, penempatan