• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis STP Produk Mayora untuk

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Analisis STP Produk Mayora untuk"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Analisis STP Produk Mayora untuk

Mempertahankan Pangsa Pasar

Disusun oleh:

Nama: Christian Tenjaya

NIM: 312014076

Program Studi Manajemen

Fakultas Ekonomi

(2)

I.

Pendahuluan

I.1 Latar Belakang Penelitian

Manusia yang merupakan makhluk hidup pastinya memiliki kebutuhan yang harus dicari dan dipenuhi agar dapat bertahan hidup. Salah satu kebutuhan paling dasar yang dimiliki setiap makhluk hidup itu adalah kebutuhan pangan atau kebutuhan akan makan dan minum. Kebutuhan makan dan minum itu pastinya dibutuhkan manusia tiap harinya bahkan tanpa memandang jenis kelamin, umur, status, kepercayaan maupun budaya.

Saat ini sudah banyak jenis makanan dan minuman yang beredar dan diperdagangkan di Indonesia. Oleh sebab itu muncul banyak perusahaan yang memproduksi makanan maupun minuman yang hadir dan berdiri di tanah air. Salah satu perusahaan makanan dan minuman yang berdiri di Indonesia adalah PT. Mayora Indah Tbk. PT. Mayora Indah adalah salah satu perusahaan besar yang bergerak di bidang industri makanan dan minuman yang produknya berupa biskuit, kopi, teh, permen, sereal, makanan ringan, dan lain sebagainya. Produk-produk yang dimiliki PT. Mayora Indah Tbk juga sudah cukup dikenal dan diketahui oleh masyarakat luas seperti Kopiko, Roma, Energen, Torabika, Beng-Beng maupun yang lainnya.

Namun seiring perkembangan zaman, sekarang semakin banyak pula perusahaan pesaing yang memiliki jenis usaha yang sama dengan PT. Mayora Indah tersebut. Banyak perusahaan lain yang bahkan memiliki produk yang lebih terkenal dan pangsa pasar yang lebih luas dibanding PT. Mayora Indah. Oleh karena itu PT. Mayora Indah harus dapat bersaing dengan para pesaing agar dapat mempertahankan bahkan memperluas konsumen.

(3)

I.2 Masalah Penelitian

1.

Bagaimana segmenting yang dilakukan PT. Mayora Indah Tbk? 2. Bagaimana targeting yang dilakukan PT. Mayora Indah Tbk? 3. Bagaimana positioning yang dilakukan PT. Mayora Indah Tbk?

4. Bagaimana cara yang dilakukan PT. Mayora Indah untuk memperoleh pangsa pasar?

I.3 Tujuan Penelitian

1. Mengetahui segmentasi dari PT. Mayora Indah Tbk 2. Mengetahui target pasar dari PT. Mayora Indah Tbk 3. Mengetahui positioning dari PT. Mayora Indah Tbk

4. Mengetahui cara yang dilakukan PT. Mayora Indah Tbk untuk dapat memperoleh pangsa pasar

I.4 Manfaat Penelitian

1. Bagi penulis

a. Mengetahui STP (Segmenting, Targeting, Positioning) yang selama ini dilakukan oleh PT. Mayora Indah Tbk

b. Memberikan informasi tentang pangsa pasar yang dimiliki oleh PT. Mayora Indah Tbk

c. Mengetahui cara yang dilakukan PT. Mayora Indah Tbk untuk memperoleh pangsa pasar tersebut

2. Bagi PT. Mayora Indah Tbk

a. Dapat menilai apakah strategi STP (Segmenting, Targeting, Positioning) yang mereka ditetapkan selama ini sudah berhasil atau belum

b. Dapat melihat seberapa besar pangsa pasar yang dimiliki PT. Mayora Indah Tbk selama ini.

II.

Landasan Penelitian

II.1 Landasan Teori

1.

Segmenting pasar (Segmenting)

(4)

Pride & Ferrel (1995) mengatakan bahwa segmentasi pasar yaitu satu sistem membagi pasar ke dalam segmen‐segmen pelanggan potensial dengan kesamaan karakteristik yang menunjukkan adanya kesamaan perilaku pembeli.

2. Penentuan pasar sasaran (Targeting)

Menurut Keegen & Green (2008), targeting adalah proses pengevaluasian segmentasi dan pemfokusan strategi pemasaran pada suatu negara, provinsi atau sekelompok orang yang memiliki potensi untuk memberikan respon.

Menurut Kotler & Amstrong (2008), targeting adalah sekelompok pembeli (buyers) yang memiliki kebutuhan atau karakteristik yang sama yang menjadi tujuan promosi perusahaan.

3. Penempatan produk (Positioning)

Menurut Philip Kotler (1997: 262), posisi pasar (positioning) adalah segala upaya untuk mendesain produk atau merek agar dapat menepati sebuah posisi yang unik di benak konsumen.

Menurut Fanggidae (2006), positioning adalah suatu strategi dalam kegiatan pemasaran yang bertujuan untuk menciptakan perbedaan (differents), keuntungan (advantages), manfaat (benefit) yang membuat konsumen selalu ingat dengan suatu produk.

4. Pangsa Pasar

Baroes (2009) mengatakan bahwa pangsa pasar adalah besarnya bagian pasar yang dikuasai oleh suatu perusahaan.

Menurut Sofyan Assauri (2001: 95), pangsa pasar merupakan besarnya bagian atau luasnya total pasar yang dapat dikuasai oleh suatu perusahaan yang biasanya dinyatakan dengan persentase.

II.2

Penelitian Sebelumnya

(5)

2. Maja Elisabeth Utomo. 2002. Analisa Strategi Untuk Meningkatkan Pangsa Pasar Kartu Pra Bayar “Mentari” Bagi PT. Satelit Palapa Indonesia Cabang Jawa Timur. Program Pasca Sarjana, Program Magister, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Jawa Timur.

II.3 Hipotesis

Menurut Zikmund (1997: 112), hipotesis adalah proporsi atau dugaan belum terbukti bahwa tentatif menjelaskan fakta atau fenomena serta kemungkinan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan penelitian.

Menurut Erwan Agus Purwanto & Dyah Ratih Sulistyastuti (2007: 137), hipotesis adalah pernyataan atau tuduhan bahwa sementara masalah penelitian yang kebenarannya masih lemah (belum tentu benar) sehingga harus diuji secara empiris.

Hipotesis dalam penelitian ini adalah: STP yang dilakukan PT. Mayora berpengaruh untuk mempertahankan pangsa pasar

III. Metode Penelitian

III.1

Jenis Penelitian

Regresi Linier Sederhana

(6)

Penelitian yang saya buat ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara STP produk Mayora (variabel independen/X) dengan mempertahankan pangsa pasar (variabel dependen/Y).

III.2

Subjek Penelitian

1. Masyarakat

Masyarakat atau konsumen yang pernah membeli produk Mayora ini akan diteliti untuk mengetahui seberapa besar mereka mengetahui dan menggunakan produk Mayora.

2. Pihak dari PT. Mayora

Pihak dari PT. Mayora akan diwawancarai untuk mengetahui bagaimana segmenting, targeting, dan positioning yang mereka lakukan selama ini.

III.3

Variabel

1. Variabel Bebas (Independent)

Variabel bebas yaitu variabel yang mempengaruhi atau yang menyebabkan terjadinya perubahan. Variabel bebas merupakan faktor-faktor yang nantinya akan dipilih, diukur, dan dimanipulasi oleh peneliti untuk melihat hubungan di antara fenomena atau peristiwa yang akan diteliti atau diamati.

Variabel bebas (independent) dalam penelitian ini yaitu: STP Produk Mayora

2.

Variabel Terikat (Dependent)

Variabel terikat merupakan faktor-faktor yang diamati dan diukur dalam sebuah penelitian dengan tujuan untuk menentukan ada atau tidaknya pengaruh dari variabel bebas. Variabel terikat (dependent) dalam penelitian ini yaitu: Mempertahankan Pangsa Pasar

III.4

Teknik Pengambilan Data

(7)

Kuisioner adalah suatu daftar yang berisi dengan pertanyaan-pertanyaan yang digunakan penganalisis untuk mengumpulkan data mengenai sikap, keyakinan, perilaku, dan karakteristik dari orang-orang serta pendapat dari responden yang dipilih.

Kuisioner dalam penelitian ini akan diberikan kepada masyarakat yang pernah menggunakan produk Mayora atau konsumen yang pernah membeli produk Mayora.

2. Wawancara kepada PT. Mayora Indah

Wawancara adalah percakapan antara dua orang atau lebih yang dilakukan langsung oleh pewawancara dengan narasumber, Dimana sang pewawancara melontarkan pertanyaan-pertanyaan untuk dijawab oleh orang yang diwawancarai.

Dalam penelitian ini peneliti mewawancarai pihak dari PT. Mayora untuk mengetahui informasi tentang segmenting, targeting, dan positioning yang mereka lakukan.

III.5

Teknik Analisa Data

Uji Koefisien Regresi Sederhana (Uji T)

Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah variabel independen (X) yaitu STP produk Mayora berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen (Y) yaitu Mempertahankan pangsa pasar. Signifikan berarti pengaruh yang terjadi dapat berlaku untuk populasi (dapat digeneralisasikan).

Uji T ini dilakukan dengan sebuah program yang bernama SPSS. SPSS (Statistical Product and Service Solutions) adalah sebuah program aplikasi yang memiliki kemampuan analisa statistik serta manajemen data pada lingkungan grafis dengan menggunakan menu-menu deskriptif dan kotak dialog yang sederhana.

Langkah-langkah yang dilakukan sebagai berikut: 1. Menentukan hipotesis

(8)

Tingkat signifikasi menggunakan α = 5% 3. Menentukan T hitung

4. Menentukan T tabel 5. Kriteria pengujian

Referensi

Dokumen terkait

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi pemasaran (segmenting, targeting, dan positioning) terhadap produk benang yang dilakukan oleh PT.. Dan

penulis dapat menyelesaikan penulisan Tugas Akhir ini dengan judul “ Penerapan Strategi Segmenting Targeting Dan Positioning Pada Ikot Qolbun Salim ”, dapat diselesaikan

Bagaimana strategi segmenting, targeting, dan positioning yang dilakukan oleh PT Guwatirta Sejahtera untuk produk Utra kemasan 19 liter dibandingkan dengan persepsi

Strategi berdasarkan segmentation, targeting, positioning (STP) meliputi: (1) Segmentation, yaitu mengelompokkan konsumen berdasarkan demografis baik dari segi usia,

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT Arofahmina cabang Tulungagung telah menerapkan strategi segmenting, targeting, dan positioning pada pemasaran produk umrah

Bab IV Analisis Data, menjelaskan strategi pemasaran segmenting, targeting dan positioning pada produk pembiayaan BMT Taruna Sejahtera Kantor Cabang Suruh,

strategi segmenting, targeting, positioning yang akan dijalankan oleh divisi marketing pada BMT Taruna Sejahtera Kantor Kas Banyubiru serta rencana kedepannya

Penerapan Strategi Targeting dalam Memasarkan Produk Simpanan di Bank Perkreditan Rakyat Nusamba Rambipuji Dalam strategi positioning yang dilakukan oleh BPR Nusamba Rambipuji