2013
MARKET BRIEF: GIFT PRODUCTS
Atase Perdagangan Tokyo
[KBRI TOKYO, 5-2-9, Higashi Gotanda, Shinagawa-ku, Tokyo]
Daftar Isi
Kata Pengantar 2 Peta Jepang 3 I. Pendahuluan 4 1.1 Pemilihan Produk 4 1.2 Profil Jepang 7II. Potensi Pasar Jepang 9
2.1 Ekspor Impor Komoditi Gift Products Jepang - Dunia 9
2.2 Potensi Pasar Komoditi Gift Products Jepang - Dunia 25
2.3 Kebijakan Impor Komoditi Gift Products di Jepang 27 2.4 Saluran Distribusi Komoditi Gift Products di Jepang 28
2.5 Hambatan Lainnya 29
III. Peluang dan Strategi 31
3.1 Peluang 31
3.2 Strategi 33
IV. Informasi Penting 37
Referensi 42
Lampiran I. Tabel Tarif Bea Masuk dari Indonesia 43
Kata Pengantar
Dengan ucapan syukur ke hadirat Tuhan yang Maha Esa, laporan yang berjudul "Market Brief Gift Products" telah selesai disusun. Laporan ini memberikan gambaran potensi pasar komoditi Gift Products di Jepang dengan mengacu pada "Outline Market Intelligence dan Market Brief" yang disampaikan di Hotel Borobudur pada tanggal 8 Maret 2011.
Laporan ini dibuat dengan latar belakang adanya dinamika perkembangan pasar komoditi Gift Products dimana tingkat persaingan dengan negara pemasok lainnya menjadi semakin kompetitif. Oleh karena itu, agar Indonesia dapat meningkatkan daya saing dan mengatur strategi bagi peningkatan ekspor komoditi Gift Products maka diperlukan informasi terkini terkait kondisi terbaru di pasar tujuan ekspor khususnya Jepang.
Semoga laporan market brief Gift Products ini dapat menjadi masukan yang konstruktif bagi produsen, pelaku usaha, asosiasi terkait, serta pihak terkait lainnya dalam menentukan strategi pemasaran dan pengambilan kebijakan ekspor Gift Products sehingga nantinya dapat meningkatkan volume dan nilai ekspor tersebut ke pasar Jepang.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Pemilihan Produk
Gift Products memiliki market yang besar di Jepang. Budaya memberi hadiah melekat di masyarakat Jepang. Masyarakat Jepang memiliki kebiasaan memberikan hadiah pada waktu pindah rumah, yaitu memberikan hadiah kepada tetangga di tempat barunya. Orang-orang yang mengalami kedukaan pun umumnya mengirimkan bingkisan terima kasih kepada orang-orang yang telah hadir pada acara pemakaman. Selain itu, dalam acara pernikahan, pihak yang berbahagia akan memberikan bingkisan hadiah kenang-kenangan kepada para tamu undangan. Valentine Day di Jepang merupakan hari dimana para wanita memberikan coklat kepada para pria. Sementara tanggal 14 Maret dikenal dengan sebutan White Day, dan merupakan hari dimana para pria memberi hadiah balasan kepada para wanita. Gambar 1.1 menunjukkan contoh Gift
Products yang populer untuk White Day pada tahun 2013 ini.
(a) Necklace (b) Handkerchief with bear doll Gambar 1.1 Contoh Gift Products yang populer untuk White Day tahun 2013
Masyarakat Jepang juga memiliki kebiasaan mengirimkan bingkisan hadiah pada musim panas, yang disebut dengan hadiah o-chuugen (お中元), dan pada akhir tahun, yang disebut dengan hadiah o-seibo (お歳暮). Bentuk hadiah yang diberikan untuk hadiah di musim panas atau o-chuugen dan hadiah pada akhir tahun atau o-seibo umumnya adalah makanan dan minuman produk dalam negeri. Pada tahun fiskal 2012 (April 2012 s/d Maret 2013), market untuk
o-chuugen dan o-seibo diperkirakan sebesar 5,9 trilyun JPY (lihat Gambar 1.2).
Sementara itu, market Gift Products secara keseluruhan pada tahun fiskal 2012 diperkirakan sebesar 17,3 trilyun JPY, dan akan meningkat sebesar 0,3% pada tahun fiskal 2013 (lihat Gambar 1.3). Dari besarnya market yang ada, dapat disimpulkan bahwa Gift Products merupakan komoditi yang sangat potensial untuk peningkatan nilai ekspor Indonesia ke Jepang.
Gambar 1.2 Skala Market O-Chuugen dan O-Seibo di Jepang (Sumber: Yano Research Institute)
FY 2008 FY 2009 FY 2010 FY 2011 FY 2012 FY 2013 perkiraan perkiraan Satuan: milyar JPY
Gambar 1.2 Skala Market Gift Products di Jepang (Sumber: Yano Research Institute)
Dilihat dari kategori produknya, Gift Products memiliki cakupan yang sangat luas. Salah satu contoh pengkategorian yang ada adalah sebagai berikut:
kitchenware, tableware, crystal gift, accessories, photo frame, fashion & fashion accessories, toys, bridal gift, fabric goods, home interior goods, flowers, food & beverage, office stationery, electrical appliances, household goods, health & beauty products.
Tabel 1.1 menunjukkan produk-produk dari Gift Products yang menjadi cakupan Market Brief ini. Definisi yang tercantum dalam Tabel 1.1 adalah definisi yang tercantum dalam Buku Tarif Kepabeanan Indonesia 2012. Gift Products yang tercantum dalam Tabel 1.1 ini relatif mudah dikembangkan oleh Usaha Kecil Menengah di Indonesia dan memiliki potensi untuk peningkatan pangsa pasar
Gift Products Indonesia di Jepang.
FY 2008 FY 2009 FY 2010 FY 2011 FY 2012 FY 2013 perkiraan perkiraan Satuan: milyar JPY
Analisa mengenai komoditi Gift Products sebagaimana tercantum dalam Tabel 1.1 ini di pasar Jepang akan disampaikan pada Bab II.
Tabel 1.1 Beberapa produk yang termasuk dalam Gift Products
HS Code Deskripsi Description
4202
Peti, kopor, tas perempuan, tas eksekutif, tas kantor, tas sekolah, dompet kacamata, tas teropong, tas kamera, tas peralatan musik, kopor senjata, sarung pistol dan kemasan semacam itu; tas untuk bepergian, tas makanan dan minuman bersekat, tas rias, ransel, tas tangan, tas belanja, dompet, pundi, tempat peta, tempat rokok, kantong tembakau, tas perkakas, tas olah raga, tempat botol, kotak perhiasan, kotak bedak, tempat pisau dan kemasan semacam itu kulit samak atau dari kulit komposisi, dengan lembaran dari plastik, atau dari bahan tekstil, atau dari serat vulkanisasi atau dari kertas karton seluruhnya atau sebagian besar dibungkus bahan tersebut atau dengan kertas.
Trunks, suit-cases, vanity-cases, executive-cases, brief cases, school satchels, spectacle cases, binocular cases, camera cases, musical instrument cases, gun cases, holsters and similar containers; travelling-bags, insulated food or beverages bags, toilet bags, rucksacks, handbags, shopping-bags, wallets, purses, map-cases, cigarette-cases, tobacco-pouches, tool bags, sports bags, bottle-cases, jewellery boxes, powder-boxes, cutlery cases and similar containers, of leather or of leather, of sheeting of plastics, of textile materials, of vulcanised fibre or of paperboard, or wholly or mainly covered with such materials or with paper. 4414.00.00
.00
Bingkai kayu untuk lukisan, foto, cermin atau benda semacam itu.
Wooden frames for paintings, photographs, mirrors or similar objects.
4420
Tatakan kayu dan kayu bertatah; kotak dan peti untuk perhiasan atau barang tajam dan barang semacam itu, dari kayu; patung dan ornamen lainnya, dari kayu; perabotan dari kayu yang tidak termasuk Bab 94.
Wood marquetry and inlaid wood; caskets and cases for jewellery or cutlery, and similar articles, of wood; statuettes and other ornaments, of wood; wooden articles of furniture not falling in Chapter 94.
4421.90 Barang lainnya dari kayu; Lain-lain Other articles of wood; Other
9401.51 Tempat duduk dari tanaman beruas, osier, bambu atau bahan semacam itu: dari bambu atau rotan Seats of cane, osier, bamboo or similar materials: 0f bamboo or rattan 9401.61 Tempat duduk lainnya dengan rangka kayu: diberi lapisan penutup Other seats, with wooden frames: upholstered
9403 Perabotan lain dan bagiannya Other furniture and parts thereof 6117 Aksesori pakaian jadi lainnya, rajutan atau kaitan; bagian dari garmen atau bagian dari pakaian, rajutan
atau kaitan.
Other made up clothing accessories, knitted or crocheted; knitted or crocheted parts of garments or of clothing accessories.
6214 Syal, scarf, muffler, mantilla, veil dan sejenisnya. Shawls, scarves, mufflers, mantillas, veils and the like.
7113 Barang perhiasan dan bagiannya, dari logam mulia atau dari logam yang dipalut dengan logam mulia. Articles of jewellery and parts thereof, of precious metal or of metal clad with precious metal.
8306.30 Bingkai photo, gambar dan bingkai semacam itu; cermin (dari logam tidak mulia) Photograph, picture or similar frames; mirrors (of base metal)
1.2 Profil Jepang
Jepang adalah negara kepulauan yang juga memiliki julukan sebagai negara Matahari Terbit dan negeri Sakura. Jepang yang beribukota di Tokyo merupakan negara industri dengan GDP terbesar ke-3 setelah Amerika Serikat dan China.
Sistem pemerintahan Jepang adalah monarki konstitusional dengan sistem parlementer, dengan kaisar (tennō heika) sebagai kepala negara, dan perdana
menteri sebagai kepala pemerintahan yang dipilih oleh parlemen. Parlemen di Jepang terdiri dari dua majelis: Majelis Rendah Jepang (House of
Representatives) dan Majelis Tinggi Jepang (House of Councillors).
Menurut Geospatial Information Authority of Japan, luas negara Jepang yang berpenduduk 126 juta (menurut sensus tahun 2012) ini adalah sebesar 377.959 2
km . Jepang memiliki 6.800 pulau, dengan 4 pulau terbesar yaitu Hokkaidō, Honshū, Shikoku, dan Kyūshū. Jepang secara geografis terletak di kawasan Asia timur yang terpisah dari benua Asia, dan berada di sebelah barat Samudera Pasifik. Adapun batas-batas negara Jepang adalah sebagai berikut: utara adalah Laut Okhotsk, timur adalah Samudera Pasifik, selatan adalah Laut Cina timur dan Laut Filipina, dan barat adalah Laut Jepang dan Selat Korea. Secara keseluruhan, Jepang mempunyai iklim muson laut sedang.
Jepang memiliki mata uang Yen (¥). Kegiatan ekonomi utama Jepang adalah industri, pertanian, perikanan, pertambangan, perhubungan, dan perdagangan. Rasio swasembada pangan di Jepang adalah 40%, sehingga Jepang sangat tergantung pada impor bahan makanan dari luar negeri.
Kota-kota perdagangan utama di Jepang adalah Tokyo, Osaka, dan Nagoya. Tokyo adalah kota perdagangan terbesar di dunia, dengan GDP lebih dari US$ 1 triliun. Income per capita penduduk Tokyo pada tahun 2010 adalah sebesar 4,3 juta JPY.
BAB II
POTENSI PASAR JEPANG 2.1 Ekspor Impor Komoditi Gift Products Jepang - Dunia
Jepang merupakan negara produsen dan pengekspor komoditi Gift
Products ke berbagai negara di dunia.
Sebagaimana dapat dilihat pada Tabel 2.1, negara tujuan utama ekspor komoditi HS 4202 Trunks, suit-cases, camera cases, handbags etc., of leather,
plas, tex etc. adalah Hongkong (30,1%), Taiwan (19,9%). China (8,6%), Amerika
Serikat (7,7%), dan Korea Selatan (6,9%). Indonesia berada para urutan ke-10 dengan pangsa 1,6%.
Tabel 2.2 menunjukkan nilai ekspor komoditi HS 4414.00 Wooden frames
for paintings, photographs mirrors or similar objects Jepang ke 5 negara utama
tujuan ekspor serta ke Indonesia. Negara tujuan utama ekspor komodisi HS 4414.00 ini adalah Taiwan (19,9%), China (19,4%), Malaysia (16,8%), Singapura (14,1%), Kepulauan Terluar Kecil Amerika Serikat (11,5%).
Dari Tabel 2.3 dapat dilihat bahwa negara tujuan utama ekspor komoditi HS 4420 Wood marquetry & inlaid wood; caskets & cases or cutlery of wood adalah Amerika Serikat (25,8%), Inggris (21,5%). Taiwan (7,4%), China (6,1%), dan Hongkong (5,8%). Indonesia (0,02%) berada para urutan ke-21.
Tabel 2.4 menunjukkan nilai ekspor komoditi HS 4421.90 Wood articles nes Jepang ke 5 negara utama tujuan ekspor. Negara tujuan utama ekspor komodisi HS 4421.90 ini adalah Amerika Serikat (36,7%), China (10,5%), Jerman (10,2%),
Korea Selatan (6,5%), dan Indonesia (5,5%).
Tabel 2.1 Ekspor HS 4202 Jepang ke Dunia Periode 2008-2012
(dalam juta US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 10 WORLD Hongkong Taiwan China Amerika Serikat Korea Selatan Indonesia 40,91 17,36 8,83 1,31 3,13 2,61 0,17 31,67 12,51 7,23 2,36 1,85 1,31 0,14 35,99 14,09 8,15 2,13 2,23 1,6 0,49 41,13 11,66 8,97 3,01 5,08 2,95 0,4 37,73 11,36 7,49 3,24 2,92 2,62 0,61 100 30,1 19,9 8,6 7,7 6,9 1,6 -8,3 -2,6 -16,5 7,6 -42,5 -11,2 52,5
Sumber: ITC (diolah)
Tabel 2.2 Ekspor HS 4414.00 Jepang ke Dunia Periode 2008-2012
(dalam ribu US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 WORLD Taiwan China Malaysia Singapura Kepulauan Terluar Kecil Amerika Serikat Indonesia 277 17 13 3 12 5 0 293 9 9 4 5 0 3 263 15 62 24 17 0 13 309 41 22 20 41 0 31 191 38 37 32 27 22 0 100 19,9 19,4 16,8 14,1 11,5 0 -38,2 -7,3 68,2 60 -34,1 - -100
Sumber: ITC (diolah)
Tabel 2.3 Ekspor HS 4420 Jepang ke Dunia Periode 2008-2012
(dalam juta US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 21 WORLD Amerika Serikat Inggris Taiwan China Hongkong Indonesia 6,23 2,84 1,36 0,16 0,09 0,34 0,09 3,83 1,67 0,67 0,11 0,05 0,24 0,09 9,1 5,85 0,88 0,28 0,08 0,26 0,01 6,75 3,77 1,41 0,19 0,23 0,42 0 4,46 1,55 0,96 0,33 0,27 0,26 0,01 100 25,8 21,5 7,4 6,1 5,8 0,02 -33,9 -58,9 -31,9 73,7 17,4 -38,1 -
Sumber: ITC (diolah)
Tabel 2.4 Ekspor HS 4421.90 Jepang ke Dunia Periode 2008-2012
(dalam juta US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 WORLD Amerika Serikat China Jerman Korea Selatan Indonesia 12,25 4,84 0,96 1,08 1,79 0,15 26,76 5,22 0,6 0,98 16,51 0,29 12,63 5,42 0,64 1,34 0,56 0,49 14,65 5,42 1,35 1,48 0,78 1,04 14,83 5,44 1,55 1,51 0,96 0,81 100 36,7 10,5 10,2 6,5 5,5 1,2 0,4 14,8 2 23,1 -22,1
Sumber: ITC (diolah)
Nilai ekspor komoditi HS 6117 Clothing access nes, knitted/croch Jepang ke 5 negara utama tujuan ekspor serta ke Indonesia dapat dilihat pada Tabel 2.5. China (41,2%) merupakan negara tujuan utama ekspor komoditi HS 6117 ini, yang diikuti oleh Taiwan (11,2%), Malaysia (8,3%), Vietnam (7,9%), Hongkong (6,6%). Indonesia (3,6%) berada di urutan ke-8.
Tabel 2.5 Ekspor HS 6117 Jepang ke Dunia Periode 2008-2012
(dalam juta US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 8 WORLD China Taipei Malaysia Vietnam Hongkong Indonesia 14,2 8,53 1,54 0,89 0,73 0,81 0,27 13,53 8,19 1,51 0,75 0,52 0,67 0,31 12,35 6,05 1,8 0,85 0,52 0,99 0,35 12,84 5,73 1,58 0,64 0,66 1,2 0,48 12,67 5,22 1,42 1,06 1 0,84 0,46 100 41,2 11,2 8,3 7,9 6,6 3,6 -1,3 -8,9 -10,1 65,6 51,5 -30 -4,2
Sumber: ITC (diolah)
Negara tujuan utama ekspor komodisi HS 6214 Shawls, scarves, mufflers,
mantillas, etc. adalah Uni Emirat Arab (50,8%), Amerika Serikat (16,1%), Korea
Selatan (6,4%), Hongkong (4,7%), Arab Saudi (4,2%). Pada Tabel 2.6 terlihat bahwa ekspor komoditi HS 6214 ini mengalami peningkatan 25,2% pada tahun 2012 dibanding dengan tahun 2011.
Pada Tabel 2.7 dapat terlihat bahwa negara tujuan utama ekspor komoditi HS 7113 Articles of jewellery & parts thereof adalah Hongkong (67,3%), Australia (20,3%), Swiss (2,5%), Taiwan (2,1%), dan Inggris (1,7%). Indonesia berada para urutan ke-46 dengan pangsa 0,0003%.
Tabel 2.8 menunjukkan 5 negara tujuan utama ekspor komoditi HS 8306.30
Bells/gongs, ornaments; picture frames, mirrors of base metal yaitu Perancis
(20,9%), Belanda (20,6%), Amerika Serikat (18,5%), China (13,8%), dan Taiwan (11,3%). Indonesia bukan merupakan negara tujuan ekspor Jepang untuk HS
8306.30 ini.
Sebagaimana terlihat pada Tabel 2.9, negara tujuan utama ekspor komodisi HS 9401.51 Seats of bamboo and rattan adalah Taiwan (61,5%) dan Perancis (38,5%). Indonesia bukan merupakan negara tujuan ekspor Jepang untuk HS 9401.51 ini.
Tabel 2.6 Ekspor HS 6214 Jepang ke Dunia Periode 2008-2012
(dalam ribu US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 WORLD Uni Emirat Arab Amerika Serikat Korea Selatan Hongkong Arab Saudi Indonesia 9.114 3.305 1.667 570 624 467 4 9.363 2.949 1.771 526 522 644 0 9.764 3.715 1.764 524 721 726 4 12.229 4.936 2.021 791 1.011 433 0 15.312 7.775 2.463 974 718 639 0 100 50,8 16,1 6,4 4,7 4,2 0 25,2 57,5 21,9 23,1 -29 47,6 0
Sumber: ITC (diolah)
Tabel 2.7 Ekspor HS 7113 Jepang ke Dunia Periode 2008-2012
(dalam juta US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 46 WORLD Hongkong Australia Swiss Taiwan Inggris Indonesia 811,5 742,8 0,6 1 13,7 4,8 0,25 666,3 567,4 1,1 39,3 10,2 11,6 0,13 1.306,6 969,8 0,8 212.1 41,4 33,8 0 2.163,5 1.364,5 474,3 187,3 49,2 22,1 0,006 1.152,5 775,9 234,1 28,4 23,9 19,6 0,003 100 67,3 20,3 2,5 2,1 1,7 0,0003 -46,7 -43,1 -50,6 -84,8 -51,4 -11,3 -50
Tabel 2.8 Ekspor HS 8306.30 Jepang ke Dunia Periode 2008-2012
(dalam ribu US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 WORLD Perancis Belanda Amerika Serikat China Taiwan 818 192 230 18 8 55 517 119 200 0 23 21 678 119 271 0 4 66 1.005 172 188 143 34 213 637 133 131 118 88 72 100 20,9 20,6 18,5 13,8 11,3 -36,6 -22,7 -30,3 -17,5 158,8 -66,2
Sumber: ITC (diolah)
Tabel 2.9 Ekspor HS 9401.51 Jepang ke Dunia Periode 2008-2012
(dalam ribu US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 WORLD Taiwan Perancis Mikronesia Finlandia Jerman 27 0 7 0 10 0 3 0 0 0 3 0 14 0 0 0 0 4 13 0 8 6 0 0 13 8 5 0 0 0 100 61,5 38.5 0 0 0 0 - -37,5 -100 0 0
Sumber: ITC (diolah)
Nilai ekspor komoditi HS 9401.61 Seats with wooden frames, upholstered
nes Jepang ke 5 negara utama tujuan ekspor serta ke Indonesia dapat dilihat
pada Tabel 2.10. Korea Selatan (46,3%) merupakan negara tujuan utama ekspor komoditi HS 9401.61 ini, yang diikuti oleh Amerika Serikat (20%), Taiwan (5,1%), Hongkong (4,6%), dan China (2,9%). Indonesia (1,2%) berada di urutan ke-11.
Pada Tabel 2.11 dapat terlihat bahwa negara tujuan utama ekspor komoditi HS 9403 Other furniture and parts thereof adalah Amerika Serikat (18,9%), Taiwan (13,4%), China (12%), Thailand (5,9%), dan Hongkong (5,7%). Indonesia (3%) berada di urutan ke-11.
Tabel 2.10 Ekspor HS 9401.61 Jepang ke Dunia Periode 2008-2012
(dalam ribu US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 11 WORLD Korea Selatan Amerika Serikat Taiwan Hongkong China Indonesia 1.989 713 156 157 155 296 99 1.498 315 201 95 46 172 199 2.152 448 302 158 124 485 20 3.202 1.405 326 221 95 194 7 4.546 2.104 911 234 208 132 54 100 46,3 20 5,1 4,6 2,9 1,2 42 49,8 179,4 5,9 118,9 -32 671,4
Sumber: ITC (diolah)
Tabel 2.11 Ekspor HS 9403 Jepang ke Dunia Periode 2008-2012
(dalam juta US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 11 WORLD Amerika Serikat Taiwan China Thailand Hongkong Indonesia 79,2 15,2 6,4 10,6 3 5,3 0,8 46,2 6,5 3,7 7,8 1,4 2,7 0,6 57,2 10,1 5,7 10,3 1,4 4,3 2,1 67,1 12 7,7 8,3 2,9 4,2 0,9 70 13,2 9,4 8,4 4,1 4 2,1 100 18,9 13,4 12 5,9 5,7 3 4,3 10 22,1 1,2 41,4 -4,7 133,3
Dibanding dengan total ekspor komoditi Gift Products Jepang ke dunia, nilai impor komoditi Gift Products Jepang dari dunia jauh lebih besar. Total impor komoditi HS 4202 Trunks, suit-cases, camera cases, handbags etc., of leather,
plas, tex etc. Jepang pada tahun 2012 adalah sebesar US$ 5,74 milyar (lihat
Tabel 2.12). Lima negara utama pengekspor komoditi HS 4202 ke Jepang adalah China (58,8%), Italia (16,7%), Perancis (9,3%), Vietnam (4,3%), dan Spanyol (2,9%). Indonesia berada pada urutan ke-11 atau urutan ke-4 untuk ASEAN dengan pangsa 0,4%. Pada Tabel 2.7 ini terlihat bahwa impor komoditi HS 4202 Jepang mengalami peningkatan 11,5% pada tahun 2012 dibanding dengan tahun 2011.
Tabel 2.12 Impor HS 4202 Jepang dari Dunia Periode 2008-2012
(dalam juta US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 8 10 11 23 29 38 39 44 WORLD China Italia Perancis Vietnam Spanyol ASEAN Thailand Filipina Indonesia Kamboja Singapura Malaysia Laos Myanmar 4.643 2.647,6 868,9 617,2 67,4 141,9 34,6 9,7 15,7 0,01 2,3 0,76 0,04 0 4.302,7 2.556,7 719,9 522 76,7 135,1 33,6 15,6 15,9 0,03 3 1,1 0,02 0 4.613,4 2.819,8 753,8 494,7 107,6 122,7 35,1 14,8 19,5 0,07 2,1 0,7 0,01 0,03 5.150 3.043,7 913,6 491,9 161,5 159,9 38,4 21 22,2 0,01 1,9 1,5 0,36 0 5.741 3.378,5 957,2 535,9 246,5 168,7 43,1 36,5 22,4 6,1 1,9 0,6 0,57 0,37 100 58,8 16,7 9,3 4,3 2,9 0,7 0,6 0,4 0,1 0,03 0,01 0,01 0,01 11,5 11 4,8 8,9 52,6 5,5 12,2 73,8 0,9 609 0 -60 58,3 -
Sumber: ITC (diolah)
Total impor komoditi HS 4414.00 Wooden frames for paintings, photographs
mirrors or similar objects Jepang pada tahun 2012 adalah US$ 53,26 juta, naik
9,3% dibanding tahun sebelumnya (lihat Tabel 2.13). Lima negara utama pengekspor komoditi HS 4414.00 ke Jepang adalah China (48,4%), Indonesia (26,9%), Thailand (15,9%), Vietnam (3%), dan Filipina (1,7%).
Lima negara utama pengekspor komoditi HS 4420 Wood marquetry & inlaid
wood; caskets & cases or cutlery of wood ke Jepang adalah China (77,5%),
Vietnam (5,3%), Indonesia (2,6%), Filipina (2,5%), dan Thailand (2%). Pada Tabel 2.14 terlihat bahwa total impor komoditi HS 4420 Jepang sebesar US$ 108,08 juta dan mengalami peningkatan 9,9% pada tahun 2012 dibanding tahun 2011.
Lima negara utama pengekspor komoditi HS 4421.90 Wood articles nes ke Jepang adalah China (68,1%), Indonesia (17,4%), Vietnam (4,2%), Malaysia (2,4%), dan Thailand (2,3%). Pada Tabel 2.15 terlihat bahwa total impor komoditi HS 4421.90 Jepang sebesar US$ 674,98 juta dan mengalami penurunan 1,4% pada tahun 2012 dibanding dengan tahun 2011.
Tabel 2.13 Impor HS 4414.00 Jepang dari Dunia Periode 2008-2012
(dalam juta US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 WORLD China Indonesia Thailand Vietnam Filipina 50,89 23,55 14,77 9,21 0,39 0,59 47,53 20,72 15,42 7,91 0,56 0,78 52,31 22,82 17,3 7,86 1,24 0,69 48,72 21,87 14,77 7,83 1,14 0,8 53,26 25,8 14,35 8,47 1,6 0,91 100 48,4 26,9 15,9 3 1,7 9,3 18 -2,8 8,2 40,4 13,8
Sumber: ITC (diolah)
Tabel 2.14 Impor HS 4420 Jepang dari Dunia Periode 2008-2012
(dalam juta US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 7 8 46 48 WORLD China Vietnam Indonesia Filipina Thailand ASEAN Malaysia Laos Myanmar Singapura 97,38 76,61 4,24 2,9 1,99 2,16 0,87 0 0,002 0,013 77,01 61,72 3,68 2,09 1,74 1,23 1,02 0 0 0,015 80,46 64,31 4,01 2,25 1,49 1,36 1,06 0,09 0,002 0,012 98,3 77,33 4,75 2,82 2,26 1,65 1,31 0,95 0,012 0,003 108,08 83,8 5,68 2,84 2,68 2,2 1,27 1,23 0,005 0,003 100 77,5 5,3 2,6 2,5 2 1,2 1,1 0,004 0,002 9,9 8,4 19,6 0,7 18,6 33,3 -3,1 29,5 -58,3 0
Sumber: ITC (diolah)
Tabel 2.15 Impor HS 4421.90 Jepang dari Dunia Periode 2008-2012
(dalam juta US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 6 24 47 WORLD China Indonesia Vietnam Malaysia Thailand ASEAN Filipina Laos Myanmar 571,82 378,73 91,31 10,72 24,35 30,15 9,89 0,29 0,03 537,08 371,62 82,09 13,58 21,59 19,29 8,65 0,2 0,04 56,76 386,54 99,38 16,92 15,22 17,15 11.95 0,17 0,02 685,04 467,83 121,57 25,45 17,94 17,38 8,98 0,26 0,03 674,98 459,74 117,27 28,37 16,5 15,76 13,15 0,26 0,01 100 68,1 17,4 4,2 2,4 2,3 1,9 0.04 0,001 -1,4 -1,7 -3,5 11,5 -8,1 -9,3 46,4 0 -66,7
Sebagaimana dapat dilihat pada Tabel 2.16, lima negara utama pengekspor komoditi HS 6117 Clothing access nes,knitted/croch ke Jepang adalah China (81,9%), Italia (6,4%), Inggris (2%), Korea Selatan (1,5%), dan Taiwan (1,5%). Indonesia berada pada urutan ke-11 atau urutan ke-3 untuk ASEAN dengan pangsa 0,4%. Pada Tabel 2.9 ini terlihat bahwa total impor komoditi HS 6117 Jepang adalah sebesar US$ 185,53 juta dan mengalami peningkatan 7,3% pada tahun 2012 dibanding dengan tahun 2011.
Tabel 2.16 Impor HS 6117 Jepang dari Dunia Periode 2008-2012
(dalam juta US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 6 9 11 18 30 33 34 51 WORLD China Italia Inggris Korea Selatan Taiwan ASEAN Vietnam Thailand Indonesia Kamboja Filipina Malaysia Myanmar Singapura 116,7 87,82 13,66 2,64 2 0,76 0,57 0,97 0,17 0 0,23 0,03 0 0 111,57 85,31 10,66 2,09 1,65 0,88 0,67 0,62 0,16 0 0,14 0,02 0 0 119,85 92,71 11,07 2,03 3,05 2 0,5 0,55 0,17 0,18 0,08 0 0 0 172,92 141,26 12,32 3,17 2,42 2,86 1,93 0,68 0,56 0,15 0,23 0 0 0 185,53 151,91 11,89 3,65 2,8 2,79 2,03 1,16 0,82 0,19 0,06 0,04 0,03 0,01 100 81,9 6,4 2 1,5 1,5 1,1 0,6 0,4 0,1 0,03 0,02 0,02 0,01 7,3 7,5 -3,5 15,1 15,7 -2,4 5,2 70,6 46,4 26,7 -73,9 - - -
Lima negara utama pengekspor komoditi HS 6214 Shawls, scarves,
mufflers, mantillas, etc. ke Jepang adalah China (47%), Italia (25,2%), India
(12,1%), Perancis (5,7%), dan Inggris (4,8%). Indonesia berada pada urutan ke-23 atau urutan ke-3 untuk ASEAN dengan pangsa 0,04%. Pada Tabel 2.17 terlihat bahwa total impor komoditi HS 6214 Jepang adalah sebesar US$ 346,67 juta dan mengalami peningkatan 12,2% pada tahun 2012 dibanding dengan tahun 2011.
Tabel 2.17 Impor HS 6214 Jepang dari Dunia Periode 2008-2012
(dalam juta US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 10 12 23 26 27 30 32 50 WORLD China Italia India Perancis Inggris ASEAN Thailand Vietnam Indonesia Malaysia Filipina Laos Myanmar Kamboja 252,89 143,4 47,33 22,14 15,48 11 0,95 0,1 0,32 0,06 0,18 0,007 0,01 0 238,13 130,62 47,27 28,04 13,26 8,52 0,69 0,19 0,27 0,24 0,12 0,005 0,04 0 239,06 121,26 54,64 27,7 13,19 8,27 0,71 0,37 0,1 0,06 0,09 0,03 0,02 0,003 309,02 140,65 79,65 40,56 16,86 12,19 0,77 1,53 0,14 0 0,2 0,02 0,03 0,03 346,67 162,91 87,49 41,82 19,86 16,75 0,9 0,57 0,15 0,08 0,08 0,06 0,05 0,007 100 47 25,2 12,1 5,7 4,8 0,26 0,16 0,04 0,02 0,02 0,017 0,014 0,002 12,2 15,8 9,8 3,1 17,8 37,4 16,9 -62,7 7,1 - -60 200 66,7 -76,7
Lima negara utama pengekspor komoditi HS 7113 Articles of jewellery &
parts thereof ke Jepang adalah Amerika Serikat (26,3%), Perancis (25,1%), Italia
(11,2%), Thailand (8,8%), dan Hongkong (7,5%). Indonesia berada pada urutan ke-22 atau urutan ke-5 untuk ASEAN dengan pangsa 0,1%. Pada Tabel 2.18 terlihat bahwa total impor komoditi HS 7113 Jepang adalah sebesar US$ 1,7 milyar dan mengalami peningkatan 15,7% pada tahun 2012 dibanding dengan tahun 2011.
Tabel 2.18 Impor HS 7113 Jepang dari Dunia Periode 2008-2012
(dalam juta US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 9 16 17 22 35 50 62 WORLD Amerika Serikat Perancis Italia Thailand Hongkong ASEAN Vietnam Filipina Singapura Indonesia Malaysia Laos Myanmar 1.532 348,2 400,9 214,4 117,6 71,4 21,8 4,1 2,1 2,6 0,1 0 0,02 1.126,4 292,4 292,1 140,2 89 62,1 22,6 3,2 0,9 2,7 0,1 0,003 0,002 1.303,5 362 288,8 172,6 105,7 86,5 29,3 3 0,7 1,8 0,2 0,02 0,03 1.491 393,7 344,6 186,7 134,4 107,1 38,1 3,8 3 1,9 0,12 0,003 0,1 1.724,8 452,8 433 192,4 151,6 130,2 42,7 5,5 5,4 2,3 0,16 0,009 0 100 26,3 25,1 11,2 8,8 7,5 2,5 0,3 0,3 0,1 0,1 0,0 0 15,7 15 25,7 3 12,8 21,6 12,1 44,7 80 21 33,3 200 -100
Pada Tabel 2.19 terlihat bahwa lima negara utama pengekspor komoditi HS 8306.30 Bells/gongs, ornaments; picture frames, mirrors of base metal ke Jepang adalah China (67,1%), Indonesia (12,2%), Malaysia (11,3%), Italia (4,9%), dan Korea Selatan (0,8%). Pada Tabel 2.12 ini terlihat bahwa total impor komoditi HS 8306.30 Jepang adalah sebesar US$ 13,52 juta dan mengalami peningkatan 10,3% pada tahun 2012 dibanding dengan tahun 2011.
Tabel 2.19 Impor HS 8306.30 Jepang dari Dunia Periode 2008-2012
(dalam juta US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 WORLD China Indonesia Malaysia Italia Korea Selatan 14,28 9,94 1,72 0,9 0,68 0,02 11,53 7,83 1,69 0,92 0,53 0,04 12,05 8,08 1,73 1,3 0,44 0,03 12,26 8,24 1,28 1,45 0,56 0,12 13,52 9,07 1,65 1,53 0,66 0,11 100 67,1 12,2 11,3 4,9 0,8 10,3 10,1 28,9 5,5 17,9 -8,3
Sumber: ITC (diolah)
Tabel 2.20 menunjukkan bahwa negara utama pengekspor komoditi HS 9401.51 Seats of bamboo or rattan ke Jepang adalah Indonesia (93,8%), dan diikuti oleh China (3,3%), Filipina (1,3%), Vietnam (0,8%), dan Thailand (0,3%). Pada Tabel 2.20 ini terlihat bahwa total impor komoditi HS 8306.30 Jepang adalah sebesar US$ 18,76 juta dan mengalami peningkatan 4,2% pada tahun 2012 dibanding dengan tahun 2011.
Tabel 2.20 Impor HS 9401.51 Jepang dari Dunia Periode 2008-2012
(dalam juta US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 WORLD Indonesia China Filipina Vietnam Thailand 19,99 18,15 0,88 0,66 0,09 0,13 19,11 17,16 0,82 0,38 0,08 0,09 18,72 17,85 0,48 0,27 0,07 0,01 18 16,86 0,51 0,36 0,2 0,02 18,76 17,6 0,62 0,25 0,15 0,06 100 93.8 3,3 1,3 0.8 0.3 4,2 4,4 21,6 -30,6 -25 200
Sumber: ITC (diolah)
Tabel 2.21 menunjukkan bahwa lima negara utama pengekspor komoditi HS 9401.61 Seats with wooden frames, uphoistered nes ke Jepang adalah China (62,9%), Thailand (12,4%), Vietnam (8,4%), Malaysia (3,5%), dan Italia (3,1%). Indonesia (2%) berada di urutan ke-7. Pada Tabel 2.21 ini terlihat bahwa total impor komoditi HS 9401.61 Jepang adalah sebesar US$ 630,1 juta dan mengalami peningkatan 13,1% pada tahun 2012 dibanding dengan tahun 2011. Tabel 2.22 menunjukkan bahwa lima negara utama pengekspor komoditi HS 9403 Other furniture and parts thereof ke Jepang adalah China (46,8%), Vietnam (12,5%), Taiwan (7,5%), Malaysia (7,4%), dan Indonesia (7,3%). Pada Tabel 2.22 ini terlihat bahwa total impor komoditi HS 9403 Jepang adalah sebesar US$ 2, 97 milyar dan mengalami peningkatan 8,3% pada tahun 2012 dibanding dengan tahun 2011.
Tabel 2.21 Impor HS 9401.61 Jepang dari Dunia Periode 2008-2012
(dalam juta US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 7 15 38 WORLD China Thailand Vietnam Malaysia Italia ASEAN Indonesia Filipina Singapura 450,63 255,14 81,1 24,39 23,76 21,39 6,34 0,65 0,12 447,61 270,78 70,6 25,27 23,11 16,03 8,03 0,84 0,04 486,91 305,17 69,91 29,85 21,89 15,27 8,39 0,46 0,08 557,19 355,84 75,55 39,76 20,53 18,1 9,91 1,03 0,01 630,1 396,26 78,17 53,2 21,83 19,38 12,87 1,05 0,02 100 62,9 12,4 8,4 3,5 3,1 2 1,7 0,003 13,1 11,4 3,5 33,8 6,3 7,1 29,9 1,9 100
Sumber: ITC (diolah)
Tabel 2.22 Impor HS 9403 Jepang dari Dunia Periode 2008-2012
(dalam juta US$)
Rank Importir 2008 2009 2010 2011 2012 Pangsa (%)
2012 PERUB (%) 12-11 1 2 3 4 5 6 8 26 44 48 WORLD China Vietnam Taiwan Malaysia Indonesia ASEAN Thailand Filipina Singapura Laos Myanmar 2.463 1.149 230.2 169.7 155,2 175,8 153,26 43,7 2,9 0,01 0,01 2.312,6 1.086,3 261,5 139,5 169,2 178,8 131,4 52,2 1,2 0,1 0,04 2.480,3 1.183,5 281 155,3 178,5 197 127,9 59,7 3,2 0,05 0,01 2.741,5 1.299,7 322,5 189,4 176,5 209,7 130,5 78,1 2,4 0,18 0,01 2.969 1.389 369,7 222,1 220,9 217,5 117,2 83,8 2,6 0,17 0,04 100 46,8 12,5 7,5 7,4 7,3 3,9 2,8 0,1 0,006 0,001 8,3 6,9 14,6 17,3 25,2 3,7 -10,2 7,3 8,3 -5,6 400
Gambar 2.1 menunjukkan lima negara pengekspor terbesar ke Jepang dari kawasan ASEAN untuk komoditi Gift Products (HS 4202, HS 4414.00, HS 4420, HS 4421.90, HS 6117, HS 6214, HS 7113, HS 8306.30, HS 9401.51, HS 9401.61, HS 9403). Indonesia berada di urutan ke-3 di antara negara anggota ASEAN lainnya.
Gambar 2.1 Lima negara pengekspor terbesar ke Jepang dari kawasan ASEAN untuk komoditi Gift Products (HS 4202, HS 4414.00, HS 4420, HS 4421.90, HS 6117, HS 6214, HS 7113,
HS 8306.30, HS 9401.51, HS 9401.61, HS 9403)
2.2 Potensi Pasar Komoditi Gift Products Jepang - Dunia
Dari Tabel 2.12 s/d Tabel 2.22 dapat terlihat bahwa pada umumnya terjadi peningkatan nilai impor komoditi Gift Products Jepang dari dunia selama 5 tahun terakhir ini. Hal ini memberikan indikasi bahwa pasar impor komoditi Gift Products Jepang memiliki potensi yang baik.
Tabel 2.23 memperlihatkan potensi ekspor Indonesia untuk komoditi Gift
Products (HS 4202, HS 4414.00, HS 4420, HS 4421.90, HS 6117, HS 6214, HS
7113, HS 8306.30, HS 9401.51, HS 9401.61, HS 9403) pada tahun 2012. Dengan kapasitas ekspor komoditi Gift Products Indonesia ke dunia sebesar US$ 1,9 milyar dan nilai impor Jepang dari dunia sebesar US$ 12,5 milyar, maka terlihat bahwa Indonesia masih memiliki potensi sebesar US$ 1,5 milyar untuk mengekspor komoditi Gift Products ke Jepang pada tahun 2012.
Secara umum dapat disimpulkan bahwa potensi Indonesia untuk mereguk pasar/share yang lebih besar untuk komoditi Gift Products di Jepang masih sangat terbuka.
Tabel 2.23 Potensi Ekspor Komoditi Gift Products Indonesia ke Jepang tahun 2012
HS code Impor Jpn dr Ina Ekspor Ina ke
Dunia Impor Jpn dr Dunia
Potensi Perdagangan Ina 4202 4414.00 4420 4421.90 6117 6214 7113 8306.30 9401.51 9401.61 9403 25.259 14.351 2.843 117.265 819 150 2.256 1.651 17.604 12.869 217.466 203.907 61.736 127.920 13.596 9.852 5.023 157.499 2.293 75.214 12.727 1.221.082 5.740.976 53.264 108.077 674.982 185.527 346.673 1.724.801 13.515 18.757 630.103 2.968.994 178.648 38.913 105.234 - 9.033 4.873 155.243 642 1.153 - 1.003.616
2.3 Kebijakan Impor Komoditi Gift Products di Jepang
Untuk impor komoditi Gift Products, regulasi yang berlaku di Jepang adalah sebagai berikut:
(1) Export Trade Control Order. Berdasarkan Export Trade Control Order, eksportir komoditi Gift Products yang menggunakan leather material harus mencantumkan nama ilmiah hewan yang diambil kulitnya pada invoice sehingga dapat diketahui apakah hewan tersebut termasuk dalam daftar hewan yang terancam punah yang dikeluarkan oleh Convention on International Trade in
Endangered Species (CITES).
(2) Custom Law. Berdasarkan Custom Law, bila importir mengimpor komoditi
Gift Products yang menggunakan leather material yang dibatasi kuotanya,
importir harus meminta jatah kuota impor dari Ministry of Economy, Trade, and
Industry. Kuota ini ada untuk melindungi produsen dalam negeri Jepang. Bila total
impor melebihi jatah yang diberikan, maka importir akan dikenakan pajak yang lebih tinggi (secondary rate). Tarif bea masuk yang berlaku untuk komoditi Gift
Products dari Indonesia tercantum pada Lampiran I. Selain itu, Custom Law juga
berlaku untuk mencegah masuknya Gift Products yang melanggar Intellectual
Property Right, seperti produk tiruan yang menggunakan brand terkenal.
Selain kedua regulasi di atas, regulasi-regulasi berikut ini berlaku untuk penjualan Gift Products di dalam negeri Jepang.
(3) Act on Control of Household Products Containing Harmful Substances. Regulasi ini melarang penjualan Gift Products yang menggunakan zat kimia yang berbahaya bagi tubuh manusia.
(4) Indication of Household Article's Quality Law. Regulasi ini mewajibkan penulisan bahan baku yang digunakan, cara perawatan dan penyimpanan, serta informasi tentang penulis keterangan tersebut.
(5) Act for Preventing Unjustifiable Extra or Unexpected Benefit and Misleading
Representation. Regulasi ini melarang pelabelan yang salah pada Gift Products.
2.4 Saluran Distribusi Komoditi Gift Products di Jepang
Gambar 2.2 mendeskripsikan alur distribusi komoditi Gift Products dari produsen, lalu diekspor dan sampai kepada konsumen.
Gambar 2.2 Saluran distribusi komoditi Gift Products dari luar negeri
Importers
Wholesalers Exporters
Local Brokers
Foreign Brand Import Agents
Retailers, Mass Merchandisers Artists, Manufacturers
Foreign Brand Direct Shop
Gift Products yang diekspor oleh eksportir akan didistribusikan oleh importir
kepada wholesalers atau langsung kepada retailers dan mass merchandisers. Sementara itu, Gift Products dengan brand terkenal umumnya memiliki official
agency dan tidak sedikit yang memiliki official stores.
2.5 Hambatan Lainnya
Beberapa hal yang dapat menghambat peningkatan ekspor komoditi Gift
Products ke Jepang adalah sebagai berikut.
(a) Tarif bea masuk. Walaupun cukup banyak komoditi Gift Products yang akan menjadi bebas tarif bea masuk, namun dibanding dengan negara pesaing, misalnya Thailand, ada beberapa komoditi Gift Products yang pada saat ini nilai tarif bea masuknya masih lebih tinggi. Sebagai contoh, untuk produk HS 4202.11.100.1, Indonesia masih dikenakan tarif bea masuk 3,2% dan baru dibebaskan pada tahun 2015, sementara saat ini Thailand hanya dikenakan 1,6% dan bebas bea masuk mulai tahun 2014.
(b) Kontrol kualitas. Tidak sedikit perusahaan pengimpor yang harus menyediakan staf khusus untuk mengecek kualitas dan melakukan perbaikan karena kualitas produk yang diimpor dari Indonesia masih kurang baik. Produsen perlu melakukan kontrol kualitas dengan baik sehingga pihak pengimpor dapat lebih cepat mendistribusikan produk yang diimpor, yang tentunya akan memberikan pengaruh yang positif untuk perusahaan pengimpor tersebut dapat meningkatkan jumlah impor komoditi Gift Products dari Indonesia.
(c) Keterbatasan bahan baku untuk komoditi Gift Products yang menggunakan
leather material. Kurangnya raw material dibahas pada pertemuan Asosiasi
Penyamak Kulit Indonesia (APKI) tanggal 5 Maret 2013 lalu. APKI sudah menyampaikan hal ini kepada pemerintah pusat dan meminta pemerintah melonggarkan aturan impor raw leather dari luar negeri. Keterbatasan bahan baku ini tentunya menghambat peningkatan produksi dan ekspor produk Gift
Products.
(d) Reputasi pesaing. Sebagaimana dapat dilihat pada Gambar 2.1, Vietnam sebagai negara pesaing berhasil meningkatkan pangsa pasar di Jepang secara signifikan dalam 5 tahun ini. Hal ini menunjukkan bahwa komoditi Gift
Products dari Vietnam telah semakin diterima oleh masyarakat Jepang.
(e) Kendala bahasa/komunikasi. Ada kendala bahasa/komunikasi antara produsen/pengusaha komoditi Gift Products di Indonesia dengan konsumer di Jepang karena keterbatasan pihak Jepang dalam penggunaan bahasa Inggris, dan hal ini dapat menghambat proses transaksi.
(f) Pemasaran dan promosi. Pengusaha-pengusaha komoditi Gift Products perlu terus aktif untuk ikut dalam pameran dagang di Jepang sehingga keberadaan mereka dapat lebih dikenal oleh pengusaha-pengusaha Jepang.
(g) Keikut-sertaan Jepang dalam Trans-Pacific Strategic Economic Partnership (TPP). Saat ini Jepang sedang melakukan perundingan untuk ikut serta dalam TPP. Keikut-sertaan Jepang akan memberikan keuntungan bagi Vietnam yang juga bergabung dalam TPP ini.
BAB III
PELUANG DAN STRATEGI 3.1 Peluang
a. Bentuk Kerjasama
Dengan hubungan bilateral yang terbina baik antara Indonesia dan Jepang, Indonesia memiliki keuntungan untuk mengundang lebih banyak investor dari Jepang untuk mengembangkan komoditi Gift Products di Indonesia. Proyek "Indonesia One Village One Product" yang dikoordinir oleh JETRO merupakan salah satu contoh pengembangan komoditi Gift Products di Indonesia sebagai hasil hubungan bilateral yang terbina dengan baik (lihat Gambar 3.1).
Gambar 3.1 Pameran Hasil Proyek "Indonesia One Village One Product" di Tokyo Gift Show (Pebruari 2011) yang Dikoordinir oleh JETRO
b. Tarif bea masuk
Melalui perjanjian kerjasama ekonomi dengan Jepang dalam kerangka IJEPA, komoditi Gift Products (HS 4202, HS 4414.00, HS 4420, HS 4421.90, HS 6117, HS 6214, HS 7113, HS 8306.30, HS 9401.51, HS 9401.61, HS 9403) dari Indonesia seluruhnya akan menjadi bebas tarif bea masuk. Saat ini pun IJEPA telah memberikan keuntungan bagi Indonesia dibanding negara pesaing seperti China. Sebagai contoh, untuk seluruh produk turunan HS 6117 dan HS 6214, Indonesia telah bebas tarif bea masuk. Untuk produk turunan HS 6117 dan HS 6214 ini, China sebagai negara pengekspor utama ke Jepang tetap dikenakan tarif bea masuk. Lebih rendahnya nilai tarif bea masuk memberi peluang yang lebih baik bagi Indonesia.
c. Perbaikan ekonomi dalam negeri Jepang
Dengan perbaikan ekonomi dalam negeri Jepang, dapat diharapkan bahwa market untuk komoditi Gift Products juga semakin meningkat. Sebagaimana terlihat pada Gambar 1.2, market Gift Products di Jepang, walau sempat mengalami penurunan pada tahun fiskal 2010, market ini sudah kembali mengalami peningkatan sejak tahun fiskal 2011.
d. Reputasi produk Indonesia
Tabel 2.21 menunjukkan bahwa Indonesia memegang 93,8% dari market untuk produk HS 9401.51 Seats of bamboo or rattan (contoh: Gambar 3.2). Hal ini mengindikasikan reputasi yang baik dari produk Indonesia di Jepang. Peluang untuk meningkatkan pangsa pasar di Jepang ada karena produk buatan Indonesia sudah diterima oleh masyarakat Jepang.
Gambar 3.2 Rocking Chair 3.2 Strategi
Dengan melihat fenomena secara umum dan mempertimbangkan peluang-peluang yang tertera di atas, hal-hal berikut direkomendasikan bagi dunia usaha Indonesia untuk dapat meningkatkan pangsa pasar untuk komoditi
Gift Products di Jepang.
a. Berpartisipasi dalam pameran dagang di Jepang. Pameran-pameran yang terkait komoditi Gift Products dilaksanakan setiap tahunnya di Jepang. Para pengusaha komoditi Gift Products di Indonesia kiranya dapat proaktif untuk berpartisipasi mengikuti pameran sehingga keberadaan perusahaan mereka dapat dikenal di Jepang. Menghadiri pameran dagang di Jepang juga merupakan kesempatan yang baik untuk dapat melihat Gift Products buatan Jepang, serta memantau perkembangan trend di Jepang.
b. Proaktif dengan Perwakilan Dagang di Jepang. Para pengusaha komoditi Gift
Products di Indonesia diharapkan dapat secara proaktif menghubungi
perwakilan dagang luar negeri Indonesia di Jepang (Tokyo dan Osaka) untuk meminta informasi pameran dan perkembangan terkait komoditi Gift Products ini, maupun untuk bantuan prasarana kerjasama dengan pihak Jepang. c. Memantau perkembangan fashion trend di Jepang. Walau banyak Gift
Products dari Indonesia yang memiliki ciri khas Indonesia, namun ada baiknya produsen juga memperhatikan fashion trend di Jepang. Misalnya, untuk kategori tas, saat ini body bag cukup banyak peminatnya (lihat Gambar 3.3). Selain itu, dengan semakin banyaknya pengguna i-pad tablet, maka
demand untuk tas atau case yang dapat digunakan untuk i-pad tablet ini pun
meningkat. Gambar 3.4 menunjukkan contoh i-pad case dari kulit buaya. Mengembangkan produk-produk baru yang sesuai dengan trend yang ada dapat membantu meningkatkan nilai ekspor Gift Products Indonesia ke Jepang.
Gambar 3.4 I-pad case dari kulit buaya
d. Menekankan kontrol kualitas. Produsen perlu lebih menekankan kontrol kualitas supaya citra Gift Products dari Indonesia dapat menjadi lebih baik di mata importir Jepang.
e. Meningkatkan kualitas industri Gift Products di Indonesia. Mengadakan kontes Gift Products Indonesia dapat membantu peningkatan kualitas industri
Gift Products di Indonesia. Kontes ini dapat dilangsungkan bersamaan
dengan acara pameran dagang di dalam negeri, misalnya dalam acara Trade
Expo Indonesia. Jepang sendiri mengadakan kontes Gift Products untuk
meningkatkan kualitas Gift Products buatan dalam negeri. Tokyo Gift Show yang berlangsung 2 kali setahun selalu mengadakan kontes Gift Products. Gambar 3.5 menunjukkan produk yang menjadi pemenang kontes Gift
Products untuk kategori produk baru dalam acara Tokyo Gift Show bulan
(a) Kain pel berbentuk binatang (b) Payung untuk anak kecil
Gambar 3.5 Produk pemenang kontes Gift Products untuk kategori produk baru dalam acara Tokyo Gift Show bulan Pebruari tahun 2013
f. Mengadakan kolaborasi dengan perusahaan Jepang dalam pengembangan produk baru. Kolaborasi dengan perusahaan Jepang akan memberikan kesempatan yang baik bagi produsen di Indonesia untuk lebih mengenal selera masyarakat Jepang, dan juga kesempatan untuk mengembangkan kategori produk yang baru sebagai perpaduan budaya Indonesia dan Jepang. Melalui kolaborasi ini, perusahaan Jepang tentunya akan membantu produsen mendapatkan market yang lebih luas di Jepang.
g. Menentukan target market. Ketika menentukan harga jual, tentunya perlu mempertimbangkan golongan ekonomi kelas mana yang ingin dijadikan target untuk Gift Products yang akan dijual di Jepang. Bila ingin menembus market premium, tentunya tuntutan kualitas akan semakin tinggi.
BAB IV INFORMASI PENTING 1 Kamar Dagang Jepang
The Tokyo Chamber of Commerce & Industry
Head Office: 3-2-2, Marunouchi, Chiyoda-ku, Tokyo 100-0005, Japan Phone: +81-3-3283-7523
Fax: +81-3-3216-6497 Website: www.tokyo-cci.or.jp
2 Asosiasi Terkait Komoditi Gift Products di Jepang All Japan Gift Goods Association
3-15-10, Kotobuki, Taito-ku, Tokyo-111-0042, Japan Phone: +81-3-3847-0691
Fax: +81-3-3847-0694
Website: www.all-japan-gift.or.jp All Japan Stationery Association
1-3-14, Asakusabashi, Taito-ku, Tokyo-111-0053, Japan Phone: +81-3-5687-0961
Fax: +81-3-5687-0340 Website: www.zenbunkyo.jp
Japan Department Store Association
2-1-10, Nihonbashi, Chuo-ku, Tokyo-103-0027, Japan Phone: +81-3-3272-1666
Website: www.depart.or.jp Japan Handbag Association
2-16-14, Yanagibashi, Taito-ku, Tokyo-111-0052, Japan Phone: +81-3-3851-5278
Fax: +81-3-3851-7725 Website: www.handbag.or.jp
Japan Jewelry Association
2-23-25, Higashi Ueno, Taito-ku, Tokyo-110-8626, Japan Phone: +81-3-3835-8567
Fax: +81-3-3839-6599 Website: www.jja.ne.jp
Japan Leather and Leather Goods Industries Association Hikaku Kenpo Kaikan 7F
1-12-13, Komagata, Taito-ku, Tokyo-111-0043, Japan Phone: +81-3-3847-1451
Fax: +81-3-3847-1510 Website: www.jlia.or.jp Japan Lifestyle Association
7-16-6, Nishi Shinjuku, Shinjuku-ku, Tokyo, Japan Phone: +81-3-5332-5125
Fax: +81-3-5332-5162 Website: www.lifestyle.or.jp
The Association for the Promotion of Traditional Craft Industries Akasaka Oji Bld. 1F
8-1-22, Akasaka, Minato-ku, Tokyo Phone: +81-3-5785-1001
Fax: +81-3-5785-1002 Website: www.kougeihin.jp
3 Daftar Importir Komoditi Gift Products di Jepang Daiso Sangyo Co., Ltd.
1-4-14, Saijoyoshiyukihigashi, Higashi Hiroshima-shi, Hiroshima-739-8501, Japan Phone: +81-82-420-0100
Website: www.daiso-sangyo.co.jp Forte Japan Co., Ltd.
9-3, Yamanoichō, Kashiwara-shi, Osaka-582-0010, Japan Phone: +81-72-972-0510
Fukumoto Co., Ltd.
2-1-4, Bakurochō, Nihonbashi, Chuo-ku, Tokyo-103-0002, Japan Phone: +81-3-3663-8541
Fax: +81-3-3663-0729
Website: www.fukumoto-bag.co.jp Kawamura & Co., Ltd.
3-27-9, Asakusabashi, Taito-ku, Tokyo-111-0053, Japan Phone: +81-3-3861-4171
Fax: +81-3-3861-4175
Website: www.kawamura-net.co.jp Matsushita Luggage Co., Ltd.
318, Nakakage, Toyo-oka-shi, Hyōgo-ken-668-0013, Japan Phone: +81-79-622-7161
Fax: +81-79-624-1995 Website: www.luggage.co.jp Nasu International Co., Ltd.
3-29-8, Asakusa-bashi, Taito-ku, Tokyo-111-0053, Japan Phone: +81-3-3861-8971
Fax: +81-3-3861-8974 Website: www.nasu-int.com Sanwa Match Co., Ltd.
1-2-4, Nakashimadacho, Kita-ku, Okayama-shi, Okayama-700-0982, Japan Phone: +81-86-232-1141
Fax: +81-86-232-1159 Website: gift.or.jp Sanyodo Co., Ltd.
1-18-14, Shinbashi, Minato-ku, Tokyo-105-0004, Japan Phone: +81-3-3580-3410
Fax: +81-3-3501-3410 Website: www.isanyodo.com
Tokyu Hands Inc.
1-10-7, Dogenzaka, Shibuya-ku, Tokyo-150-0043, Japan Phone: +81-3-3780-5161
Website: www.tokyu-hands.co.jp
4 Daftar Pameran Terkait Komoditi Gift Products di Jepang Fukuoka International Gift Show
Website: www.giftshow.co.jp/figs/ Phone: +81-3-3843-9854
Giftex World Show
Website: www.giftex.jp/en/Home/ Phone: +81-3-3349-8519
Osaka International Gift Show
Website: www.giftshow.co.jp/osakagiftshow/ Phone: +81-6-6263-0075
Tokyo International Gift Show Website: www.giftshow.co.jp/tigs/ Phone: +81-3-3843-9854
Tokyo Leather & Goods Exhibition Website: leather.fan-site.net
E-mail: [email protected] 5 Perwakilan Indonesia di Jepang
KBRI Tokyo
Duta Besar: Bpk. Muhammad Lutfi
Atase Perdagangan: Ibu Julia Gustaria Silalahi
5-2-9, Higashi Gotanda, Shinagawa-ku, Tokyo 141-0022, Japan Phone: +81-3-3441-4201
Fax: +81-3-3447-1697 E-mail: [email protected] Website: kbritokyo.jp
KJRI Osaka
Konsul Jenderal: Bpk. Ibnu Hadi Resona Senba Building 6th Floor
4-4-21, Minami Senba, Chuo-ku, Osaka 542-0081, Japan Phone: +81-6-6252-9826
Fax: +81-6-6252-9872
E-mail: [email protected] Website: www.indonesia-osaka.org ITPC Osaka
Kepala: Ibu Rosiana Christina Frederick Wakil Kepala: Bpk. Eko Priyantoro
ITM 4-J-8, Asia and Pacific Trade Center
2-1-10, Nanko Kita, Suminoe-ku, Osaka 559-0034, Japan Phone: +81-6-6615-5350
Fax: +81-6-6615-5351 Website: www.itpc.or.jp
REFERENSI
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Buku Tarif Kepabeanan Indonesia Tahun 2012.
International Trade Center. http://www.trademap.org Japan Customs, Juni 2013, http://www.customs.go.jp
JETRO. http://www.jetro.go.jp/world/japan/qa/importproduct/
Summary of Criteria for Control of Household Products Containing Harmful Substances
http://www.nihs.go.jp/mhlw/chemical/katei/PDF/120326_list_eiyaku.pdf World Tariff. http://worldtariff.com
Lampiran I.
Tarif Bea Masuk Komoditi Gift Products dari Indonesia
HS Number Description Tariff Note
4202
TRUNKS, SUITCASES, VANITY-CASES, EXECUTIVE-CASES, BRIEFCASES, SCHOOL SATCHELS, SPECTACLE CASES, BINOCULAR CASES, CAMERA CASES, MUSICAL INSTRUMENT CASES, GUN CASES, HOLSTERS AND SIMILAR CONTAINERS; TRAVELING-BAGS, INSULATED FOOD OR BEVERAGE BAGS, TOILET BAGS, RUCKSACKS, HANDBAGS, SHOPPING BAGS, WALLETS, PURSES, MAP-CASES, CIGARETTE-CASES, TOBACCO-POUCHES, TOOL BAGS, SPORTS BAGS, BOTTLE-CASES, JEWELRY BOXES, POWDER-BOXES, CUTLERY CASES AND SIMILAR CONTAINERS, OF LEATHER OR OF COMPOSITION LEATHER, OF SHEETING OF PLASTICS, OF TEXTILE MATERIALS, OF VULCANIZED FIBER OR OF PAPERBOARD, OR WHOLLY OR MAINLY COVERED WITH SUCH MATERIALS OR WITH PAPER:
- Trunks, suit-cases, vanity-cases, executive-cases, brief-cases, school satchels and similar containers: - -With outer surface of leather or of composition leather:
4202.11.100.1
- - -Vanity-cases, combined or trimmed with precious metal, metal clad with precious metal, metal plated with precious metal, precious stones, semi-precious stones, pearls, coral, elephants' tusks or Bekko, more than 6,000 JPY/piece in value for customs duty
3,2% IJEPA B7 2014: 1,6%, 2015: free
4202.11.200.3 - - -Other 2% IJEPA B7 2014: 1%, 2015: free - - With outer surface of plastics or of textile materials:
4202.12.100.0
- - -Vanity-cases, combined or trimmed with precious metal, metal clad with precious metal, metal plated with precious metal, precious stones, semi-precious stones, pearls, coral, elephants' tusks or Bekko, more than 6,000 JPY/piece in value for customs duty
3,2% IJEPA B7 2014: 1,6%, 2015: free
- - -Other:
4202.12.210.5 - - - -With outer surface of plastic sheeting or of textile
materials 1,6% IJEPA B7 2014: 0,8%, 2015: free 4202.12.220.1 - - - -Other 0,9% IJEPA B7 2014: 0,5%, 2015: free 4202.19.000.5 - -Other 0,2% IJEPA B7 2014: 0,1%, 2015: free
-Handbags, whether or not with shoulder strap, including those without handle:
- -With outer surface of leather or of composition leather: - - -Combined or trimmed with precious metal, metal clad with precious metal, metal plated with precious metal, precious stones, semi-precious stones, pearls, coral, elephants' tusks or Bekko, more than 6,000 JPY/piece in value for customs duty:
4202.21.110.1 - - - - Of leather or of patent leather 2,8% IJEPA B7 2014: 1,4%, 2015: free 4202.21.120.4 - - - - Other 3,2% IJEPA B7 2014: 1,6%, 2015: free
- - - Other:
4202.21.210.3 - - - -Of leather or of patent leather 1,6% IJEPA B7 2014: 0,8%, 2015: free 4202.21.220.6 - - - - Other 2% IJEPA B7 2014: 1%, 2015: free
- -With outer surface of plastic sheeting or of textile materials:
4202.22.100.4
- - -Combined or trimmed with precious metal, metal clad with precious metal, metal plated with precious metal, precious stones, semi-precious stones, pearls, coral, elephants' tusks or Bekko, more than 6,000 JPY/piece in value for customs duty
3,2% IJEPA B7 2014: 1,6%, 2015: free
4202.22.200.6 - - - Other 1,6% IJEPA B7 2014: 0,8%, 2015: free 4202.29.000.2 - - Other 1,6% IJEPA B7 2014: 0,8%, 2015: free
HS Number Description Tariff Note
-Articles of a kind normally carried in the pocket or in the handbag:
- -With outer surface of leather or of composition leather:
4202.31.100.2
- - -Wallets and purses, combined or trimmed with precious metal precious metal, metal clad with precious metal, metal plated with precious metal, precious stones, semi-precious stones, pearls, coral, elephants' tusks or Bekko, more than 6,000 JPY/piece in value for customs duty
3,2% IJEPA B7 2014: 1,6%, 2015: free
4202.31.200.4 - - - Other 2% IJEPA B7 2014: 1%, 2015: free - - With outer surface of plastic sheeting or of textile
materials:
4202.32.100.1
- - - Wallets and purses, combined or trimmed with precious metal precious metal, metal clad with precious metal, metal plated with precious metal, precious stones, semi-precious stones, pearls, coral, elephants' tusks or Bekko, more than 6,000 JPY/piece in value for customs duty
3,2% IJEPA B7 2014: 1,6%, 2015: free
4202.32.200.3 - - - Other 1,6% IJEPA B7 2014: 0,8%, 2015: free 4202.39.000.6 - - Other 0,2% IJEPA B7 2014: 0,1%, 2015: free
-Other:
4202.91.000.3 - - With outer surface of leather or of composition leather 2% IJEPA B7 2014: 1%, 2015: free 4202.92.000.2 - -With outer surface of plastic sheeting or of textile materials 1,6% IJEPA B7 2014: 0,8%, 2015: free
- -Other:
4202.99.020.1 - - -Of wood 0,1% IJEPA B7 2014: 0,1%, 2015: free
4414 WOODEN FRAMES FOR PAINTINGS, PHOTOGRAPHS, MIRRORS OR SIMILAR OBJECTS
4414.00.000.6 - Wooden frames for paintings, photographs, mirrors or
similar objects free
4420
WOOD MARQUETRY AND INLAID WOOD; CASKETS AND CASES FOR JEWELRY OR CUTLERY, AND SIMILAR ARTICLES, OF WOOD; STATUETTES AND OTHER ORNAMENTS, OF WOOD; WOODEN ARTICLES OF FURNITURE NOT FALLING WITHIN CHAPTER 94:
4420.10.000.5 - Statuettes and other ornaments, of wood free - Other:
4420.90.010.5 - - Wood marquetry or inlaid wood free 4420.90.090.1 - - Other free
4421 OTHER ARTICLES OF WOOD: - Other:
4421.90.100.2 - - Kushi of bamboo free 4421.90.200.4 - - Match splints free
- -Other:
4421.90.910.+
- - - Of Kwarin, Tsuge or boxwood, Tagayasan (Cassia siamea), red sandal wood, rosewood or ebony wood, excluding ebony wool with white streaks; excluding match splints
free
- - - Other:
4421.90.920.3 - - - - Fans and hand screens, nonmechanical; frames and handles thereof and parts of such frames and handles free - - - -Other:
4421.90.991.4 - - - - -Of those obtained by splicing wood sawn lengthwise, wether or not end-jointed free 4421.90.999.+ - - - Other free
6117
OTHER MADE UP CLOTHING ACCESSORIES, KNITTED OR CROCHETED; KNITTED OR CROCHETED PARTS OF GARMENTS OR OF CLOTHING ACCESSORIES: - Shawls, scarves, mufflers, mantillas, veils and the like: - -Containing embroidery or lace, figured:
6117.10.011.3 - - - Of silk or silk waste free 6117.10.012.4 - - - Of wool or fine animal hair free 6117.10.013.5 - - - Of synthetic fibers free 6117.10.014.6 - - - Of artificial fibers free 6117.10.019.4 - - - Other free
HS Number Description Tariff Note
- - Other
6117.10.091.6 - - - Of silk or silk waste free 6117.10.092.0 - - - Of wool or fine animal hair free 6117.10.093.1 - - - Of synthetic fibers free 6117.10.094.2 - - - Of artificial fibers free 6117.10.099.0 - - - Other free
- Other accessories:
- - Impregnated, coated or covered with rubber:
6117.80.014.6 - - - Of cotton free 6117.80.015.0 - - - Other free
- - Other:
- - -Containing embroidery or lace, or figured: - - - -Ties, bow ties and cravats:
6117.80.111.5 - - - Of silk or silk waste free 6117.80.112.6 - - - Of wool or fine animal hair free 6117.80.113.0 - - - Of man-made fibres free 6117.80.119.6 - - - - -Other free 6117.80.190.0 - - - -Other free
- - - Other:
- - - -Ties, bow ties and cravats:
6117.80.911.0 - - - Of silk or silk waste free 6117.80.919.1 - - - Other free 6117.80.990.2 - - - -Other free
- Parts:
6117.90.010.6 - -Containing embroidery or lace, or figured free 6117.90.090.2 - - Other free
6214 SHAWLS, SCARVES, MUFFLERS, MANTILLAS, VEILS AND THE LIKE:
- Of silk or silk waste:
6214.10.100.3
- - Containing furskin or combined or trimmed with precious metal, metal clad with precious metal, metal plated with precious metal, precious stones, semi-precious stones or pearls
free
- -Other:
6214.10.210.1 - - - Containing embroidery or consisting wholly or partly of
lace free
6214.10.290.4 - - -Other free - Of wool or fine animal hair:
6214.20.100.0
- -Containing furskin or combined or trimmed with precious metal, metal clad with precious metal, metal plated with precious metal, precious stones, semi-precious stones or pearls
free
6214.20.200.2 - - Other free - Of synthetic fibers:
6214.30.100.4
- - Containing furskin or combined or trimmed with precious metal, metal clad with precious metal, metal plated with precious metal, precious stones, semi-precious stones or pearls
free
6214.30.200.6 - - Other free - Of artificial fibers:
6214.40.100.1
- - Containing furskin or combined or trimmed with precious metal, metal clad with precious metal, metal plated with precious metal, precious stones, semi-precious stones or pearls
free
6214.40.200.3 - - Other free - Of other textile materials:
6214.90.100.0
- - Containing furskin or combined or trimmed with precious metal, metal clad with precious metal, metal plated with precious metal, precious stones, semi-precious stones or pearls
free
- -Other:
6214.90.210.5 - - -Of cotton free - - -Other:
6214.90.221.2 - - - -Containing embroidery or consisting wholly or partly of lace free 6214.90.222.3 - - - - Other free
HS Number Description Tariff Note
7113
ARTICLES OF JEWELRY AND PARTS THEREOF, OF PRECIOUS METAL OR OF METAL CLAD WITH PRECIOUS METAL:
- Of precious metal whether or not plated or clad with precious metal:
7113.11.000.1 - -Of silver, whether or not plated or clad with other precious
metal 0,9%
IJEPA B10 2014: 0,8%, 2015: 0,6%, 2016: 0,4%, 2017: 0,2%, 2018: free - - Of other precious metal, whether or not plated or clad with
precious metal:
7113.19.010.3 - - - Of platinum, whether or not plated or clad with other
precious metal 0,9%
IJEPA B10 2014: 0,8%, 2015: 0,6%, 2016: 0,4%, 2017: 0,2%, 2018: free - - -Other:
7113.19.021.0 - - - -Chains for watches, spectacles or pince-nez and other ornamental chains worn on person 1%
IJEPA B10 2014: 0,8%, 2015: 0,6%, 2016: 0,4%, 2017: 0,2%, 2018: free 7113.19.029.1 - - - - Other 1% IJEPA B10 2014: 0,8%, 2015: 0,6%,
2016: 0,4%, 2017: 0,2%, 2018: free 7113.20.000.6 - Of base metal clad with precious metal 1% IJEPA B10 2014: 0,8%, 2015: 0,6%,
2016: 0,4%, 2017: 0,2%, 2018: free
8306
BELLS, GONGS AND THE LIKE, NON-ELECTRIC, OF BASE METAL; STATUETTES AND OTHER ORNAMENTS, OF BASE METAL; PHOTOGRAPH, PICTURE OR SIMILAR FRAMES, OF BASE METAL; MIRRORS OF BASE METAL: 8306.30.000.4 - Photograph, picture or similar frames, mirrors free
9401
SEATS (OTHER THAN THOSE OF HEADING 9402), WHETHER OR NOT CONVERTIBLE INTO BEDS, AND PARTS THEREOF:
- Seats of cane, osier, bamboo or similar materials:
9401.51.000.5 - - Of bamboo or rattan free - Other seats with wooden frames:
- - Upholstered:
9401.61.010.+ - - - Covered with leather free 9401.61.020.+ - - - Other free
9403 OTHER FURNITURE AND PARTS THEREOF:
9403.10.000.0 - Metal furniture of a kind used in offices free 9403.20.000.+ - Other metal furniture free 9403.30.000.1 - Wooden furniture of a kind used in offices free 9403.40.000.5 - Wooden furniture of a kind used in the kitchen free 9403.50.000.+ - Furniture of wood, of a kind used in the bedroom free
- Other wooden furniture: 9403.60.010.2
- - Shelved furniture (excluding cupboards and bookcases), designed to be hung, to be fixed to the wall or to stand one on the other
free - - Other:
9403.60.110.4 - - -Buddhist altar free 9403.60.190.+ - - - Other free 9403.70.000.+ - Furniture of plastics free
- Furniture of other materials, including cane, osier, bamboo or similar materials:
9403.81.000.+ - - Of bamboo or rattan free - - Other:
9403.89.010.1 - - - Of marble free 9403.89.090.+ - - - Other free
- Parts:
9403.90.010.0 - -Of metal free 9403.90.020.3 - - Of wood free 9403.90.090.3 - - Other free