SURAT KETERANGAN
Nomor: 474/PERPUS/UG/2020
Surat ini menerangkan bahwa:
Nama Penulis : CHRISTERA KUSWAHYU INDIRA
Nomor Penulis : 130104
Email Penulis : [email protected]
Alamat Penulis : Universitas Gunadarma Jl. Margonda Raya No. 100 Pondok Cina, Depok
Telah menyerahkan hasil penelitian/ penulisan untuk disimpan dan dimanfaatkan di Perpustakaan Universitas Gunadarma, dengan rincian sebagai berikut :
Nomor Induk : FILKOM/KA/PENELITIAN/474/2020
Judul Penelitian : PENGAMBILAN KEPUTUSAN KONSUMEN PADA PEMBELIAN PRODUK KLINIK KECANTIKAN
Tanggal Penyerahan : 30 / 04 / 2020
Demikian surat ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya dilingkungan Universitas Gunadarma dan Kopertis Wilayah III.
Dicetak pada: 22/08/2020 10:46:03 AM, IP:202.125.95.27 Halaman 1/1
1
christera@staff.gunadarma.ac.id
ABSTRAK
Salah satu bisnis atau usaha yang juga ikut merasakan perubahan lifestyle masyarakat saat ini adalah bisnis kecantikan. Bisnis ini merupakan bisnis yang pangsa pasarnya tidak mengenal umur, siapa saja membutuhkannya mulai dari remaja hingga orang tua. Kondisi tersebut mendukung munculnya banyak klinik-klinik kecantikan yang menawarkan produk dan jasanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan perawatan kecantikan, khususnya kaum wanita.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Kualitas Produk, Kualitas Layanan, Kepercayaan dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian produk Pada Klinik Kecantikan. Sampel yang diambil berjumlah 100 responden. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan metode analisis regresi berganda. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui daftar pertanyaan yang pengukuran nya menggunakan skala Likert.
Data diolah secara statistik dengan program olah data yaitu model uji T, uji F, dan koefisien determinan (R2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan pengaruh kualitas produk, kualitas layanan, kepercayaan dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk pada klinik kecantikan.
Secara parsial, variabel kualitas produk dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk pada klinik kecantikan. Sedangkan variabel kualitas pelayanan dan harga secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk pada klinik kecantikan.
Kata kunci : Kualitas Pelayanan, Kualitas Produk, Kepercayaan, Harga, Keputusan Pembelian.
Pendahuluan
Di era globalisasi ini, setiap perusahaan dihadapkan oleh persaingan dunia usaha yang semakin ketat. Meningkatnya intensitas persaingan dan jumlah pesaing menuntut setiap perusahaan untuk selalu memperhatikan kebutuhan dan keinginan konsumen, serta berusaha untuk memenuhi harapan konsumen. Kunci utama perusahaan agar dapat memenangkan persaingan adalah memberikan nilai dan kepuasan kepada konsumen melalui penyampaian produk dan jasa yang berkualitas dengan harga bersaing. Untuk mencapai hal ini dapat dilakukan dengan cara memberikan produk dan pelayanan yang lebih memuaskan dari pada yang dilakukan oleh pesaing, apabila hal ini dapat tercapai maka konsumen akan puas dan lebih jauh lagi akan membawa kepada loyalitas konsumen.
Seiring dengan perkembangan zaman, perawatan kecantikan telah menjadi kebutuhan yang dianggap penting bagi sebagian masyarakat. Masalah penampilan merupakan bagian dari hidup yang harus diperhatikan. Hal ini dikaitkan dengan fenomena yang ada bahwa masyarakat sekarang semakin sadar akan pentingnya menjaga penampilan agar selalu tampil menarik. Salah satu bisnis kecantikan adalah Erha dikenal sebagai merek produk dari PT. Erha Clinic Indonesia yang melayani kebutuhan konsumen di bidang kosmetik dan perawatan kulit.
Kualitas pelayanan Erha melayani konsumen secara komprehensif baik perempuan maupun laki-laki di segala usia, mulai dari bayi hingga lanjut usia melalui program perawatan yang sesuai dengan kebutuhan kulit masing-masing seperti peremajaan kulit, perawatan jerawat, perawatan rambut dan kulit kepala, perawatan tubuh, perawatan kulit anak, perawatan kulit lansia, serta perawatan kulit umum.
Berdasarkan pemahaman bahwa setiap orang memiliki kebutuhan dan masalah kulit yang berbeda-beda, Erha menerapkan standar perawatan dermatologi modern dengan konsep Personalized Program, yaitu layanan dan dukungan terapi terpadu yang didesain khusus secara personal oleh ahli dermatologis Erha sesuai kebutuhan konsumen.
Kualitas produk Erha dibangun melalui inovasi produk dengan teknologi modern terkini yang dilakukan oleh tim dermatologis Erha bekerja sama dengan tim peneliti dan ilmuwan Erha. Selain itu, kualitas juga dibangun dengan melengkapi rangkaian terapi dengan teknologi mesin medis mutakhir yang tersertifikasi Food and Drugs Association dan Good Manufacturing Practice (GMP) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk menghasilkan produk produk berstandar tinggi (first class formula) sesuai kulit orang Asia (Erha, 2013).
Tabel 1 Konsumen Erha
NO Jenis Kelamin Presentase
Konsumen
1. Laki-Laki 20%
2. Perempuan 80%
Media Indonesia, 1999
Kepercayaan dapat dilihat dari tabel data diatas yang di dapat dari media Indonesia pada tahun 1999 dari berdiri nya Klinik Erha, pengunjung klinik didominasi perempuan. Namun dalam 5-6 tahun terakhir, 20% pelanggannya adalah laki-laki. Klinik perawatan kulit dulu identik dengan kaum hawa. Namun beberapa tahun terakhir, jumlah laki-laki yang mengunjungi klinik perawatan kulit untuk menjalani perawatan baik muka maupun rambut terus melonjak. Erha Klinik dengan inovasi-inovasi produk dan teknologi lasernya, juga menempatkan lebih banyak dokter spesialis kulit dan kelamin atau SpKK jika dibandingkan dengan klinik kompetitor sejenis. Dengan perolehan hasil tersebut Klinik Erha meningkatkan kepercayaan untuk konsumen agar dapat terus menerus berkembang dan diminati semua gender.
Harga menurut (Basu Swastha & Irawan, 2009:27) merupakan jumlah uang (ditambah beberapa produk kalau mungkin) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari produk dan pelayanannya . Pelayanan Erha Klinik memaksimalkan pelayanan tambahan bagi pelanggan dengan tersedianya brosur dan
layanan telefon sebagai pusat informasi dan media untuk pemesanan produk atau konsultasi, setiap tenaga kerja yang terdidik dengan baik sehingg dapat bekerja secara profesional, Erha Klinik terbuka akan keluhan dari pelanggan dan akan memberikan solusi yang memuaskan, fasilitas di setiap klinik yang mengutamakan kepuasan pelanggan, dan keamanan akan data kesehatan pelanggan.
Keputusan pembelian menjadi hal yang penting karena keputusan pembelian konsumen merupakan suatu keberhasilan perusahaan dalam upaya membangun komunikasi kepada konsumen dengan baik untuk mempertahankan suatu merek perusahaannya.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat untuk mengumpulkan data dari para responden yang menjadi sampel dari populasi. Objek penelitian ini adalah Erha Klinik. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dengan cara menyebarkan kuesioner online kepada para responden yang pernah melakukan pembelian produk pada klinik kecantikan Erha.
Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat umum yang pernah melakukan pembelian produk pada klinik kecantikan Erha dan berdomisili di wilayah Bekasi. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian pelanggan yang pernah melakukan pembelian produk pada klinik kecantikan Erha. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling, menggunakan purposive sampling sebagai metode pengambilan sampel.
Kriteria utama pemilihan sampel dalam penelitian ini adalah responden klinik kecantikan Erha yang sudah pernah melakukan pembelian produk klinik kecantikan Erha dan berdomisili di wilayah Bekasi. Karena jumlah populasi sulit diketahui secara pasti, maka penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan pedoman yang dirumuskan oleh Rao Purba, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang responden.
Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah empat, yaitu Kualitas Pelayanan (X1), Kualitas Produk (X2), Kepercayaan (X3), dan harga(X4). Adapun variabel terikat yang digunakan dalam penelitian ini adalah Keputusan Pembelian (Y).
Uji parsial (Uji T) digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh masing- masing variabel independen (Kualitas Pelayanan, Kualitas Produk, Kepercayaan, dan Harga) terhadap variabel dependen (Keputusan Pembelian) berpengaruh secara parsial atau terpisah. Adapun kriterianya sebagai berikut:
1. H0 diterima apabila t hitung < t tabel pada = 5%
2. H1 diterima apabila t hitung > tabel pada = 5%
Uji simultan (Uji F) digunakan untuk menunjukkan apakah semua variabel independen yang dimasukkan dalam model regresi mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen. Adapun kriterinya sebagai berikut:
1. H0 diterima apabila F hitung < F tabel = 5%
2. H1 diterima apabila F hitung > F tabel = 5%
Hasil dan Pembahasan Uji Pengaruh
Tabel 2 Rangkuman Hasil Pengujian
Sumber : Data Diolah
Uji Parsial (Uji T)
Hasil pengujian koefisien regresi secara parsial pada tabel 2 dapat dijelaskan sebagai berikut:
a) Uji Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian
Dari hasil perhitungan, diperoleh Nilai thitung (1.692) lebih kecil dari ttabel
(1,984) dan tingkat signifikansi yang diperoleh (0,094) lebih besar dari probabilitas signifikan α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan (X1) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Walaupun tidak berpengaruh, kualitas pelayanan merupakan salah satu dari beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian, Klinik Erha memberikan pelayanan yang sangat ramah di tetapkan oleh perusahaan
Variabel B t-hitung Sig Kesimpulan
Kualitas Pelayanan
,225 1,692 ,094 Tidak
Signifikan Kualitas
Produk ,474 3,444 ,001
Signifikan
Kepercayaan ,579 4,161 ,000 Signifikan
Harga
,034 0,391 ,697 Tidak
Signifikan Rsquare = 0.625
F Hitung = 39.645 Sig F = 0,000
dan sesuai dengan kualitas yang diberikan kepada konsumen. Karena konsumen beranggapan bahwa apabila layanan yang diberikan bagus maka memiliki kualitas yang ditawarkan jauh lebih baik, hal ini sejalan dengan penelitian Nike Indah Pertiwi dkk (2015) bahwa kualitas pelayanan tidak berpengaruh terhadap keputusan Memilih Klinik Kecantikan Natasya Skin Cara Padang.
b) Uji Pengaruh Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian
Dari hasil perhitungan, diperoleh Nilai thitung (3.444) lebih besar dari ttabel
(1,984) dan tingkat signifikansi yang diperoleh (0,001) lebih kecil dari probabilitas signifikan α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa Kualitas Produk (X2) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.
Klinik Erha telah memberikan pengaruh positif dalam menciptakan produk perusahaan dengan tepat kepada para konsumen. Sehingga Klinik Erha memiliki kesan professional, kesan modern atau memiliki teknologi yang selalu mengikuti perkembangan jaman bagi para konsumen. Klinik Erha mempunyai kualitas produk berbeda dari klinik kecantikan yang lainnya karna memiliki bentuk, model berbagai ukuran, memiliki fungsi yang beragam dan kadeluwarsa yang lama. Dengan kualitas produk ini akan memberikan dampak yang positif bagi perusahaan salah satunya adalah dalam proses keputusan pembelian oleh konsumen.
c) Uji Pengaruh Kepercayaan terhadap Keputusan Pembelian
Dari hasil perhitungan, diperoleh Nilai thitung (4.161) lebih besar dari ttabel
(1,984) dan tingkat signifikansi yang diperoleh (0,000) lebih kecil dari probabilitas signifikan α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa. Kepercayaan (X3) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian.
Konsumen klinik kecantikan erha memberi jaminan kepuasan bagi pasien
untuk mengatasi masalah kulitnya dan memosisikan diri sebagai klinik perawatan kulit yang memiliki dua solusi perawatan, pertama, fokus pada kebutuhan yang spesifik untuk masing-masing pelanggan dan kedua, menyediakan produk perawatan yang dijual bebas tanpa resep dokter. Dengan meningkatkan kepercayaan untuk konsumen agar dapat terus menerus berkembang dan diminati.
d) Uji Pengaruh Harga terhadap Keputusan Pembelian
Dari hasil perhitungan, diperoleh Nilai thitung (0,391) lebih kecil dari ttabel
(1,984) dan tingkat signifikansi yang diperoleh (0,697) lebih besar dari probabilitas signifikan α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa Harga (X4) secara parsial tidak berpengaruh terhadap keputusan Pembelian. Harga merupakan salah satu dari beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian, walau harga tidak berpengaruh tidak signifikan, klinik erha menawarkan harga yang terjangkau yang telah ditetapkan oleh perusahaan dan sesuai dengan kualitas yang diberikan kepada konsumen. Karena konsumen beranggapan bahwa apabila harga yang ditawarkan lebih tinggi maka memiliki kualitas yang ditawarkan jauh lebih baik. Klinik Erha memiliki harga yang sesuai dengan manfaat dan pendapatan konsumen. Karena konsumen memutuskan membeli suatu produk jika manfaat yang dirasakan lebih besar atau sama dengan yang telah dikeluarkan untuk mendapatkannya. Daya saing harga Klinik Erha cukup kuat untuk menyaingi usaha sejenis. Hal ini tidak sejalan dengan penelitian Vidya Hanesty (2013) bahwa harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian
Uji – F
Diketahui Nilai F hitung (39.645) lebih besar dari nilai Ftabel (2,70) dan 0,000 lebih kecil dari 0,05. Maka, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Kualitas Pelayanan (X1), Kualitas Produk (X2), Kepercayaan (X3), dan Harga (X4) secara simultan terhadap Keputusan Pembelian (Y). Proses pembelian dimulai ketika konsumen memutuskan membeli produk Klinik Erha karena produk yang dijual sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Konsumen juga melakukan pencarian informasi tentang produk Klinik Erha sebelum membeli produknya. Konsumen akan memberikan perhatian terbesar pada atribut yang memiliki manfaat paling besar dalam memenuhi kebutuhannya dengan mengevaluasi secara teliti untuk mengambil keputusan sebelum membeli produk Klinik Erha konsumen telah melakukan keputusan pembelian dengan cara membeli produk Klinik Erha setelah memakai.
Koefisien Determinasi
Berdasarkan tabel diatas, nilai koefisien determinasi (R2) hasil regresi sebesar 0,726 artinya bahwa pengaruh Kualitas Pelayanan (X1), Kualitas Produk (X2), Kepercayaan (X3), dan Harga (X4) dmempengaruhi Keputusan Pembelian (Y) sebesar 62.5% sedangkan sisanya 37.5% merupakan kontribusi variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan sebelumnya maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Kualitas pelayanan dan harga secara partial tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian , sedangkan Kualitas Produk dan kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Kualitas pelayanan, kualitas produk, kepercayaan dan harga berpengaruh signifikan secara simultan.
Saran
Berdasarkan kesimpulan dari hasil penelitian, penulis dapat memberikan saran Klinik Erha agar menjaga ke stabilan layanan karena apabila pelayanan yang diberikan menurun maka konsumen akan beralih kepesaing, Perusahaan mempertahankan harga yang sesuai dengan hasil pada Klinik Erha agar konsumen langsung membeli produk tersebut tanpa mencari informasi atau membandingkannya dengan produk yang lain terlebih dahulu.
DAFTAR PUSTAKA
J Junaedi,2010 : Tabel distrisbusi t http://prima.lecturer.pens.ac.id/Pasca/tabel_r.pdf J Junaedi, 2010: Tabel distribusi f http://prima.lecturer.pens.ac.id/Pasca/tabel_r.pdf Media Indonesia.com (2018). Meneropong Prospek Industri Klinik Perawatan Kulit
di Tanah Air. http://mediaindonesia.com/read/detail/185868-meneropong- prospek-industri-klinik-perawatan-kulit-di-tanah-air
Nike Indah Pertiwi, Irda, Reni Yuliviona, 2015 : Pengaruh Kualitas Produk, Harga, Kualitas Layanan, dan Gaya Hidup Terhadap Keputusan
Tipsserbaserbi.blogspot.com (2017) : Konsep pemasaran menurut para ahli https://tipsserbaserbi.blogspot.com/2017/01/konsep-pemasaran-menurut-para- ahli.html
Vidya Hanesty Purbarani, 2013: Analisis Pengeruh Persepsi Harga, Kualitas Produk, Diferensiasi Produk, Kualitas Layanan dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian, (studi pada konsumen larissa aesthetic center). Semarang