Pengantar Ilmu Ekonomi
Bagian 10
Keseimbangan Pendapatan Nasional 3 Sektor & 4 Sektor
OLEH : EDALMEN,SE.MM.
Dosen FEB Universitas Tarumanagara
Perekonomian 3 Sektor (Perekonomian Tertutup)
✓Perekonomian 3 sektor biasa juga disebut dengan perkonomian tertutup, karena tidak ada sektor luar negeri
✓Pelaku ekonomi ada 3 yaitu sektor rumah tangga, sektor perusahaan dan sektor pemerintah
✓Peranan pemerintah sebagai pemungut pajak akan mempengaruhi konsumsi dan
pengeluaran agregat sektor rumah tangga maupun sektor perusahaan
✓Bagi pemerintah adanya pemasukan pajak akan menambah pendapatan pemerintah dan menaikkan pengeluaran agregat
✓Semua perubahan diatas akan berpengaruh dalam penentuan keseimbangan pendapatan nasional
Arus Lingkar Perekonomian 3 Sektor
Keseimbangan Pendapatan Nasional Perekonomian 3 sektor
✓Keseimbangan pendapatan nasional pada perekonomian 3 sektor akan tercapai jika jumlah pendapatan (Y) sama besarnya dengan jumlah
konsumsi (C) ditambah investasi (I) dan ditambah pengeluaran
pemerintah (G)
✓Persamaan → Y = C + I + G
✓Keseimbangan juga dapat diperoleh dengan menggunakan persamaan sbb:
I + G = S + (Tx – Tr) Tx = Pajak
Tr = Transfer pemerintah
Peranan Pemerintah dalam Perekonomian 3 Sektor
✓Peranan pemerintah adalah dalam
perekonomian adalah melakukan serangkaian kebijakan diantaranya adalah kebijakan fiskal.
✓Kebijakan fiskal adalah kebijakan pemerintah dalam mengatur anggaran pendapatan dan belanja negara.
✓Kebijakan fiskal mencakup , pajak (Tx),
pengeluaran pemerintah (G) dan Transfer (Tr)
✓Pajak yang ditarik pemerintah bisa berupa pajak langsung (seperti PPh) maupun pajak tidak langsung (PPn, pajak impor, cukai dll).
Konsumsi dan Saving Pada Perekonomian 3 Sektor
✓Fungsi konsumsi Perekonomian 2 sektor C = a + bY
✓Fungsi konsumsi Perekonomian 3 sektor C = a + b Yd
dimana, Yd = Y + Tr – Tx
✓Saving Perekonomian 2 Sektor S = Y – C
✓Saving Perekonomian 3 sektor S = Yd – C
✓Tx (pajak) dapat berupa pajak tetap (To) maupun pajak proporsional (tY)
✓Jika Tx = 10 + 0,15 Y, maka pajak tetap adalah 10, sedangkan pajak proporsionalnya adalah 0,15 Y atau 15% dari pendapatan nasional
Anggaran pemerintah
✓Penerimaan Pemerintah berasal dari Pajak (Tx)
✓Pengeluaran Pemerintah terdiri dari
“G” dan “Tr”
✓Anggaran Pemerintah adalah Tx – (G + Tr) atau Tx - G – Tr
Jika > 0 Surplus
Jika = 0 Seimbang
Jika < 0 Defisit
Contoh Soal 10.1
✓Diketahui fungsi konsumsi dalam perekonomian suatu negara adalah C = 30 + 0,75 Yd. Pada tahun yang sama terdapat transfer pemerintah sebesar 40 dan penerimaan pajak sebesar 20.
✓Pertanyaan :
a. Carilah fungsi konsumsi sebelum ada Tr dan Tx b. Carilah fungsi konsumsi setelah adanya Tr tapi sebelum adanya Tx
c. Carilah fungsi konsumsi setelah adanya Tr dan Tx d. Carilah fungsi saving setelah adanya Tr dan Tx
J a w a b a n
Silakan saudara hitung sendiri dan cocokkan jawabannya : a. C = 30 + 0,75 Y
b. C = 60 + 0,75 Y
c. C = 45 + 0,75 Y
d. C = -25 + 0,25 Y
Contoh Soal 10.2
Berikut adalah data perekonomian suatu negara : C = 230 + 0,75 Yd
I = 100 G = 150
Tx = 60 + 0,2 Y Tr = 100
Pertanyaan :
a. Hitunglah besarnya keseimbangan pendapatan nasional b. Berapa nilai C, Yd, S, dan Tx pada saat keseimbangan
tersebut
c. Berapa besarnya defisit atau surplus anggaran pemerintah yang terjadi
d. Gambarkan keseimbangan tersebut dengan grafik
J a w a b a n
C = a + b Yd Yd = Y + Tr – Tx
Yd = Y+100-(60+0,2Y) Yd = 0,8 Y + 40
C = 230 + 0,75 (0,8 Y + 40) C = 230 + 0,6 Y + 30
C = 260 + 0,6 Y
a. Keseimbangan pendapatan nasional Y = C + I + G
Y = 260 + 0,6 Y + 100 + 150 Y – 0,6 Y = 510
0,4 Y = 510 → Y = 1275
b. Nilai C = 1025, Yd = 1060, S = 35, Tx = 315 c. Anggaran Pemerintah → Tx – (G+Tr) = 65
(Surplus)
Multiplier Perekonomian 3 sektor
Multiplier Investasi (kI) , Pengeluaran Pemerintah (kG) 1 ∆ Y k (I)(G) = --- ∆Y = k x (∆I)(∆G) ; ∆I(∆G) = ---
1 – b + bt k
Multiplier Transfer (kTr) dimana Tr adalah variabel eksogen b ∆Y
kTr = --- ∆Y = kTr x ∆Tr ; ∆Tr = ---
1 – b + bt kTr
Multiplier Pajak (kTx) dimana Tx adalah pajak tetap (To) - b ∆Y kTx = --- ∆Y = kTx x ∆Tx ; ∆Tx = ---
1 – b + bt kTx
• Dinamakan perekonomian 4
sektor karena ada empat pelaku yaitu , konsumen, produsen,
pemerintah dan luar negeri
• Perekonomian terbuka
maksudnya perekonomian dengan memasukkan sektor luar negeri.
• Pengeluaran agregat (AE) terdiri dari C+I+G+(X-M)
Keseimbangan Perekonomian 4 Sektor
(Perekonomian Terbuka)
Arus Lingkar Perekonomian 4 Sektor
✓ Ekspor (X) adalah penjualan barang dan jasa ke luar negeri. Variabel ini biasanya berupa variabel eksogen.
✓ Impor (M) adalah pembelian barang dan jasa dari luar negeri.
Kemampuan mengimpor tergantung pada pendapatan nasional negara tersebut. Oleh karena itu impor
ditulis dalam bentuk persamaan M = Mo + mY.
✓ Dimana Mo adalah Impor otonom (tetap) dan mY impor induced yang dipengaruhi oleh pendapatan
nasional.
Ekspor dan Impor
Persamaan Keseimbangan Pendapatan Nasional 4 sektor
Y = C + I + G + (X-M) C = a + b Yd
Yd = Y + Tr – Tx Tr = Tr
Tx = To + t Y I = Ī
G = Ḡ X = X
M = Mo + mY
✓Neraca Perdagangan Luar Negeri adalah selisih Ekspor (X) dikurangi Impor (M)
✓Neraca perdagangan ini juga
menunjukkan nilai ekspor neto (Net export)
✓Jika (X-M)/Ekspor neto > 0, maka neraca perdagangan dalam keadaan surplus
✓Jika (X-M)/Ekspor neto = 0, maka neraca perdagangan dalam kondisi seimbang
✓Jika (X-M)/Ekspor neto < 0, maka neraca perdangan dalam keadaan defisit.
Neraca Perdagangan LN (X-M)
X M
Contoh Soal 10.3
Berikut ini adalah data perekonomian suatu negara (dalam Miliar) C = 100 + 0,80 Yd Tx = 20 + 0,25 Y X = 60
I = 200 TR = 70 M = 20 + 0,1 Y G = 50
Pertanyaan:
a.Tentukan keseimbangan pendapatan nasional (Y) dan konsumsi (C)
b.Hitunglah defisit/surplus anggaran pemerintah dan defisit/surplus neraca perdagangan
c.Jika pendapatan nasional pada full employment (Yf) adalah 1000, kesenjangan (gap) apa yang terjadi dalam perekonomian negara tersebut dan berapa besarnya ?.
d.Berapa besarnya perubahan pengeluaran pemerintah (G) atau perubahan pajak (Tx) yang harus dilakukan untuk
menghilangkan gap tersebut.
Yd = Y + 70 –(20 + 0,25Y) Yd = 0,75 Y + 50
C = 100 + 0,8 (0,75Y + 50) C = 140 + 0,6 Y
Y = 140 + 0,6 Y + 200 + 50 + 60 – (20 +0,1Y) Y = 430 + 0,5Y
a. Y = 860
b. Anggaran Pemerintah Tx - G –Tr = 20 + 0,25(860) - 50-70 = 115 (surplus)
Neraca Perdagangan X - M = 60 – {20 +0,1(860)} = - 56 (defisit)
c. YE < YF Deflationary gap sebesar ...
J a w a b a n
Multiplier Investasi (kI), Pengeluaran Pemerintah (kG) dan Ekspor (kX)
1 k (I),(G),(X) = --- ∆Y = k (I)(G)(X) x (∆I)(∆G)( ∆X)
1 – b + bt + m
Multiplier Impor (kM) dimana M adalah impor tetap (Mo)
- 1 kM = --- ∆Y = k x (∆M)
1 – b + bt + m
Multiplier Transfer (kTr) dimana Tr adalah variabel eksogen
b ∆Y kTr = --- ∆Y = kTr x ∆Tr ; ∆Tr = --- 1 – b + bt + m kTr
Multiplier Pajak (kTx) dimana Tx adalah pajak tetap (To)
- b ∆Y kTx = --- ∆Y = kTx x ∆Tx ; ∆Tx = ---
1 – b + bt + m kTx
Multiplier Perekonomian 4 sektor
Latihan 10.1
Dari perekonomian suatu negara diperoleh informasi sebagai berikut :
Fungsi Saving S = 0,20 Yd - 30
Investment expenditure I = 160 Government expenditure G = 130
Transfer payment Tr = 90
Tax (pajak) Tx = 40 + 0,2 Y Berdasarkan informasi diatas tentukanlah :
a. Besarnya pendapatan nasional keseimbangan .
b. Besarnya penerimaan pajak, konsumsi dan tabungan pada saat terjadinya keseimbangan tersebut.
c. Jika pada saat full employment pendapatan nasional (Yf) adalah sebesar 800 gap apa yang terjadi? Berapa besarnya gap tersebut ?
d. Berapa besarnya perubahan G atau Tr yang diperlukan agar tercapai full employment ?
Latihan 10.2
Dalam perekonomian dua sektor diperoleh data-data sebagai berikut : C = 400 + 0,75 Yd
I = 300
a. Tentukanlah besarnya Pendapatan nasional (Y), Konsumsi (C) dan Saving (S) pada saat keseimbangan
b. Jelaskanlah kondisi keseimbangan dua sektor tersebut dengan grafik
c. Misalkan perekonomian tersebut berubah menjadi perekonomian tiga sektor dimana terdapat G sebesar 175, Tr sebesar 100 dan Tx = 20 % dari Pendapatan nasional.
Berapakah besarnya keseimbangan pendapatan nasional dalam perekonomian ini ? d. Berdasarkan soal point (c) jika pada saat full employment kapasitas produksi adalah
sebesar 2600 gap apa yang terjadi ? dan berapa besarnya ?
e. Berapa besar perubahan Tr harus dilakukan pemerintah untuk menghilangkan gap tersebut ?
Latihan 10.3
Pada saat Pendapatan disposable = 0, besarnya konsumsi adalah sebesar 100 dan MPC = 0,75, Pengeluaran investasi adalah sebesar 225, sedangkan G adalah sebesar 400 dan pajak sebesar 20 Persen dari pendapatan nasional. Adapun Transfer pemerintah adalah sebesar 100
Pertanyaan :
a. Hitunglah pendapatan nasional keseimbangan (YE)
b. Berapa besarnya konsumsi (C) dan Saving (S) pada saat keseimbangan tersebut
c. Apakah terjadi surplus atau defisit anggaran pemerintah? Berapa besarnya?
d. Jika potensi ekonomi (YF) adalah sebesar 2250 “Gap” apa yang terjadi dalam perekonomian ? dan berapa besar “gap” tersebut ?
e. Untuk menghilangkan Gap (kesenjangan) tersebut berapa besar perubahan
“G” atau “TR” yang diperlukan?
Data berikut ini adalah kondisi yang dihadapi oleh perekonomian suatu negara :
Konsumsi C = 100 + 0,90 Yd
Pajak Tx = 0,20 Y
Impor M = 0,15 Y
Investasi I = 500
Pengeluaran pemerintah G = 400
Ekspor X = 400
Berdasarkan informasi diatas tentukanlah : a. Pendapatan nasional keseimbangan.
b. Besarnya disposable income, konsumsi, saving dan impor pada saat keseimbangan tersebut.
c. Bagaimana kondisi neraca perdagangan luar negeri negara tersebut
d. Jika ekspor naik menjadi 500 tentukanlah keseimbangan pendapatan nasional yang baru.
e. Bagaimana perubahan yang terjadi pada neraca perdagangan setelah kenaikan ekspor tersebut.
Latihan 10.4
Dalam suatu perekonomian fungsi konsumsi adalah, C = 25 + 0,9 Yd, fungsi
investasi adalah I = 10 + 0,15 Y, fungsi impor, M = 20 + 0,15 Yd, sementara fungsi pajak adalah Tx = 10 + 0,2 Y. Adapun pengeluaran pemerintah (G) dan ekspor (X) masing-masing merupakan variabel eksogen .
Pertanyaan :
a.Apabila tingkat pendapatan nasional keseimbangan (YE) perekonomian tersebut adalah sebesar 2000, berapakah besarnya ekspor (X) agar pengeluaran
pemerintah (G) sama besarnya dengan Pajak (Tx)
b.Hitunglah besarnya dispossable income (Yd) dan konsumsi (C) pada saat terjadi keseimbangan.
c.Hitunglah besarnya investasi (I) dan impor (M) pada saat keseimbangan
d.Jika G ditambah sebesar 10, berapakah pendapatan nasional keseimbangan yang baru