• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPOSAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNGGULAN UNIVERSITAS LAMPUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PROPOSAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNGGULAN UNIVERSITAS LAMPUNG"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

i

PROPOSAL

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNGGULAN UNIVERSITAS LAMPUNG

PENGEMBANGAN POTENSI IBU RUMAH TANGGA BERBASIS KEWIRAUSAHAAN ECOPRINT DAN

PENGELOLAAN KEUANGAN SEDERHANA DALAM UPAYA PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA

Ketua Pengusul:

Nama : Retno Yuni Nur Susilowati, S.E., M.Sc., Ak., CA.

SINTA ID : 6038468

Anggota:

Nama : Dr. Usep Syaipudin, S.E., M.SAk.

SINTA ID : 6682228

Nama : Neny Desriani, S.E., M.Sc., Ak., CA.

SINTA ID : 6681568

PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS LAMPUNG 2022

(2)
(3)

iii DAFTAR ISI

COVER………i

Daftar Isi……….ii

ABSTRAK ... iv

BAB 1 PENDAHULUAN ... 1

1.1 Analisis Situasi ... 1

1.2 Permasalahan Mitra ... 4

1.3 Tujuan Kegiatan ... 4

1.4 Manfaat Kegiatan ... 5

BAB 2 SOLUSI DAN TARGET LUARAN ... 6

2.1 Solusi ... 6

2.2 Target Luaran ... 6

2.3 Kajian Pustaka ... 7

2.4 Rencana Target Capaian Luaran ... 11

BAB 3 METODE PELAKSANAAN ... 12

3.1 Metode dan Tahapan Pelaksanaan ... 12

3.2 Prosedur pelaksanaan ... 12

3.3 Pihak-pihak yang Terlibat ... 13

3.4 Partisipasi Mitra ... 13

3.5 Evaluasi Pelaksanaan Program dan Keberlanjutan Program ... 13

BAB 4 PERSONALIA PENGUSUL DAN KEAHLIAN ... 16

4.1 Jenis kepakaran yang diperlukan ... 16

4.1 Uraian kepakaran dan pembagian tugas ... 16

BAB 5 RENCANA ANGGARAN BIAYA DAN JADWAL PENELITIAN ... 17

REFERENSI ... 18

(4)

ABSTRAK

Ibu rumah tangga memiliki peran sebagai pendamping suami dan mendidik anak namun juga memiliki peran yang sama pentingnya, yaitu mengatur atau mengelola keuangan keluarga. Tugas mengatur dan mengelola keuangan keluarga akan sulit ketika pendapatan kepala keluarga tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagian besar ibu rumah tangga di Desa Tanjung Agung belum memiliki soft skill dalam membuat keterampilan yang bisa dijual untuk menambah penghasilan keluarga.

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk memanfaatkan waktu luang ibu rumah tangga di Desa Tanjung Agung dan peningkatan keterampilan ibu rumah tangga yang bernilai jual guna mendukung ekonomi keluarga serta menjadikan para ibu rumah tangga mandiri dalam memulai berwirausaha. Sasaran dari kegiatan ini adalah ibu rumah tangga di Desa Tanjung Agung yang memiliki motivasi untuk meningkatkan penghasilan rumah tangga. Adapun manfaat kegiatan pengabdian ini adalah para ibu rumah tangga dapat memiliki keterampilan ecoprint dalam memanfaatkan waktu luang dan memperoleh wawasan kewirausahaan serta pengelolaan keuangan bisnis sederhana.

Kata kunci: ecoprint, ibu rumah tangga, pemberdayaan, pengelolaan keuangan

(5)

1

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Analisis Situasi

Desa Tanjung Agung merupakan desa yang terletak di Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran. Desa ini berjarak 35 km dari ibu kota Provinsi Lampung dengan waktu tempuh sekitar 45 menit dari pusat pemerintahan Provinsi Lampung, sedangkan jarak ke pemerintah kabupaten adalah 7,2 km dengan waktu tempuh kurang lebih 15 menit. Jarak menuju kantor Kecamatan Way Lima sejauh 4,3 km dengan perjalanan 10 menit. Desa Tanjung Agung memiliki 905 kepala keluarga dengan 1997 laki-laki dan 2017 perempuan. Pertanian merupakan mata pencaharian mayoritas penduduk Desa Tanjung Agung. Hal ini mengakibatkan kurangnya pengetahuan masyarakatnya tentang wirausaha.

Pandangan berwirausaha di masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga di Desa Tanjung Agung, sepertinya belum bisa terpenuhi. Ibu rumah tangga tidak melakukan kegiatan yang dapat menambah penghasilan dari waktu yang tersedia setelah mereka melakukan kegiatan rutin. Padahal waktu senggang bisa digunakan untuk menambah penghasilan dengan tujuan meningkatkan perekonomian keluarga.

Sebagian besar kendala yang dihadapi ibu rumah tangga di desa ini adalah kurangnya produktivitas, kurangnya kegiatan menuju kemandirian ekonomi, keterbatasan modal awal dan kurangnya keterampilan baik soft skill maupun hard skill dalam berwirausaha.

Berdasarkan hasil survey awal, ibu rumah tangga di Desa Tanjung Agung pada dasarnya memiliki keinginan dan semangat untuk mengisi waktu senggang mereka dengan berbagai aktivitas. Tetapi kondisi eksisting yang terjadi adalah mereka tidak memiliki soft skill dan hard skill untuk menghasilkan produk yang bisa dijual demi menambah penghasilan keluarga. Keinginan dan semangat ini merupakan salah satu potensi tumbuhnya benih kewirausahaan pada ibu rumah tangga di desa ini. Selain itu, letak desa yang tidak terlalu jauh dari pusat kota Bandar Lampung menawarkan peluang usaha bagi ibu rumah tangga di Desa Tanjung Agung dalam sisi

(6)

pemasarannya. Oleh karena itu, dengan tujuan memberdayakan ibu rumah tangga di desa Tanjung Agung untuk meningkatkan pendapatan keluarga, diperlukan pendampingan untuk meningkatkan soft skill dan hard skill ibu rumah tangga melalui keterampilan ecoprint dan pengelolaan keuangan sederhana.

Ecoprint merupakan teknik pemodelan/mempola pada media lain dengan menggunakan bahan-bahan alami. Teknik ecoprint yang banyak digunakan adalah dengan proses mengetuk (pounding) daun pada bahan kain dan mengukus (steaming) bahan kain yang telah dipola. Hasil akhir dari ecoprint akan menampilkan warna dan corak daun yang natural sesuai dengan warna dan corak aslinya. Hasilnya pun merupakan hasil yang unik dan berbeda satu dengan yang lain. Produk ecoprint adalah kombinasi dari teknik pewarnaan dan karya seni desain yang bernuansa ramah lingkungan (eco friendly). Saat ini tingkat kesadaran masyarakat dalam melestarikan lingkungan semakin tinggi. Hal ini menciptakan trend gaya hidup yang ramah lingkungan sehingga pengelolaan usaha pun mengarah pada konsep yang ramah lingkungan.

Usaha Mikro Kecil Menengah yang bergerak dibidang produksi kain ecoprint terkonsentrasi di Pulau Jawa. Produk kain ecoprint dari Jogja telah memasuki pasar ekspor seperti Amerika, Eropa, dan Asia dengan harga jual berkisar Rp 275.000,00 sampai dengan Rp 1.500.000,00 per kain tergantung jenis kain yang digunakan (www.republika.co.id). Hal ini menunjukkan bahwa kain ecoprint telah banyak diminati baik oleh konsumen domestik maupun luar negeri. Saat ini belum banyak komunitas yang mengembangkan keterampilan ecoprint di daerah Lampung. Ini merupakan peluang pasar baru dalam dunia ekonomi kreatif dalam bidang keterampilan ecoprint.

Berikut ini adalah berbagai kreatifitas yang dibuat dari bahan dasar yang telah diaplikasikan dengan metode ecoprint.

(7)

3 Gambar 1. Berbagai Produk Hasil Keterampilan Ecoprint

Sumber: www.arifahwulansari.com Sumber: www.mediacenter.slemankab.go.id

Sumber : : www.radarsolo.jawapos.com Sumber : www.fitinline.com

Sumber: www.radarsolo.jawapos.com Sumber: www.apahabar.com

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk memanfaatkan waktu luang ibu-ibu rumah tangga Desa Tanjung Agung. Semakin meningkatnya keterampilan ibu rumah tangga yang memiliki nilai jual maka akan menjadikan para ibu rumah tangga mandiri dalam memulai berwirausaha. Kegiatan ini diharapkan dapat mengembangkan potensi ibu rumah tangga dalam rangka membantu suami meningkatkan perekonomian keluarga.

(8)

1.2 Permasalahan Mitra

Berdasarkan analisis situasi sebagaimana telah diuraikan di atas, masalah yang dapat diidentifikasi adalah:

a. Rendahnya produktivitas yang dilakukan oleh ibu rumah tangga.

b. Selain bertani tidak adan kegiatan yang berorientasi pada kemandirian ekonomi.

c. Keterbatasan modal untuk memulai wirausaha.

d. Kurangnya keterampilan baik soft skill maupun hard skill dalam berwirausaha.

e. Kurangnya pemahaman ibu rumah tangga dalam pengelolaan keuangan bisnis sederhana.

1.3 Tujuan Kegiatan

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan pembuatan kain kreatif ecoprint yang melibatkan proses pewarnaan dengan pewarna alami. Kain Ecoprint adalah salah satu model kain yang didesain menggunakan motif dan pewarnaan langsung dari bahan alam, seperti daun, ranting dan bunga. Kegiatan ini dapat memberikan wawasan dan keterampilan pengelolaan sumber daya manusia dengan mengasah keterampilan, sumber daya alam dengan sains dan teknologi terapan tepat guna, yatu pembuatan kain ecoprint dan pewarna alami dari tanaman lokal. Setelah mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan para ibu rumah tangga dapat meningkatkan produktivitas melalui keterampilan ecoprint sebagai dasar dalam pembuatan jilbab, taplak meja, pounch, dan lainnya. Produk ini sedang mengalami masa populer dan memiliki harga ekonomis yang cukup tinggi.

Selain itu kegiatan ini juga memberikan pemahaman pengelolaan keuangan dalam bisnis sederhana bagi masyarakat Desa Tanjung Agung. Setelah mereka memiliki keterampilan ecoprint, mereka dapat menjual produknya sehingga ibu rumah tangga dapat berkontribusi dalam mendapatkan penghasilan tambahan.

(9)

5 1.4 Manfaat Kegiatan

Adapun manfaat kegiatan yang akan dilakukan ini adalah:

1. Meningkatkan keterampilan pembuatan kain kreatif ecoprint dalam memanfaatkan waktu luang.

2. Memperoleh wawasan kewirausahaan dan pengelolaan keuangan bisnis sederhana.

3. Membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

(10)

BAB 2 SOLUSI DAN TARGET LUARAN

2.1 Solusi

Untuk memecahkan masalah di atas terdapat dua alternatif solusi yang dapat dilakukan. Solusi pertama; kebutuhan akan peningkatan kemampuan soft skill untuk meningkatkan produktivitas sekaligus penghasilan bagi ibu rumah tangga merupakan hal yang paling utama. Kegiatan pengabdian ini dimaksudkan untuk mewujudkan pemberdayaan ibu rumah tangga di Desa Tanjung Agung yang memiliki keinginan berwirausaha tetapi memiliki keterbatasan dalam kemampuan dan keterampilan.

Penyediaan media dan pelatihan keterampilan pembuatan kain kreatif ecoprint diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan terkait rendahnya produktivitas, tidak adanya kegiatan yang berorientasi pada kemandirian ekonomi, keterbatasan modal untuk memulai wirausaha dan kurangnya keterampilan baik soft skill maupun hard skill dalam berwirausaha. Sehingga nantinya peserta pengabdian dapat meningkatkan produktivitas, berorientasi pada kemandirian ekonomi, peningkatan keterampilan soft skill dan hard skill dengan keterampilan pembuatan kain kreatif ecoprint.

Solusi kedua; kegiatan ini juga diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan tentang kurangnya pemahaman ibu rumah tangga dalam pengelolaan keuangan sederhana. Solusi ini dilaksanakan dengan memberikan pelatihan pengelolaan keuangan untuk bisnis sederhana. Melalui kegiatan ini peserta pengabdian akan dibekali dasar-dasar manajemen keuangan, perhitungan harga jual dan pembuatan buku kas sederhana.

2.2 Target Luaran

Luaran dari masing-masing solusi adalah sabagai berikut: Luaran dari solusi pertama; kegiatan berupa peningkatan produktifitas ibu rumah tangga dengan menghasilkan barang-barang kerajinan pembuatan kain kreatif ecoprint. Setelah

(11)

7 mampu membuat hijab dengan aplikasi keterampilan ecoprint. Selain hijab ke depannya mereka dapat mengembangkan keterempilan ini menjadi berbagai produk seperti baju, pounch, tas laptop, mukena dan lainnya.

Luaran solusi kedua; kegiatan berupa pelatihan pengelolaan keuangan sederhana bagi peserta pengabdian dalam rangka menambah pendapatan keluarga. Setelah mengikuti kegiatan pengabdian ini peserta mampu mengelola keuangan bisnis sederhana. Indikator keberhasilannya adalah peserta pengabdian termotivasi untuk memulai berwirausaha dan mampu menghitung harga pokok barang yang akan dijual.

2.3 Kajian Pustaka Kewirausahaan

Istilah entrepreneurship diperkenalkan oleh Richard Cantillon, yaitu entrepreneurship adalah seorang inovator dan individu yang mengembangkan sesuatu yang unik dan baru (Dharmawati, 2016). Kewirausahaan bisa diartikan hal-hal yg berkaitan menggunakan kemampuan seorang buat mengelola aktivitas usaha atau non usaha secara mandiri. Kewirausahaan adalah keterampilan kreatif dan inovatif yang digunakan sebagai landasan, kiat, dan sumber daya untuk menemukan peluang sukses (Suryana, 2010). Untuk mencapai hal ini, tentu saja memerlukan pengetahuan bagaimana memanfaatkan peluang melalui peluang bisnis, keterampilan manajemen risiko yang memadai, dan keterampilan komunikasi dan manajemen untuk memobilisasi sumber daya manusia dan keuangan demi menghasilkan usaha yang memadai.

Fungsi dari kewirausahaan dapat dilihat melalui dua pendekatan, yaitu mikro dan makro. Pada tataran mikro, kewirausahaan memiliki dua peran, yaitu sebagai penemu (innovator) dan perencana (planner). Pada tingkat makro, peran kewirausahaan adalah untuk menciptakan kemakmuran, pemerataan kekayaan dan kesempatan kerja, yang bertindak sebagai mesin pertumbuhan ekonomi suatu negara (Suryana, 2010).

Menurut (Kristanto, 2018 ) keunggulan individu kewirausahaan (mikro dan makro), yaitu:

(12)

1. Mengendalikan kemampuan diri

Proses membangun usaha menuju kesuksesan membutuhkan kerja yang cukup dan jangka panjang dengan risiko yang cukup Dalam jangka panjang, kemampuan untuk memeriksa apa yang telah dilakukan dan apa yang telah dilakukan dan keterampilan kewirausahaan akan terbentuk.

2. Memanfaatkan potensi dan membawa perubahan

Banyak pengusaha bekerja atau berbisnis karena mereka melihat peluang dan prospek saat ini karena mereka melihat peluang saat ini dan prospek masa depan.

3. Dapatkan Keuntungan Finansial Tanpa Batas

Meskipun keuntungan finansial terkadang bukan motivasi utama untuk melakukan bisnis, keuntungan finansial merupakan faktor penting dalam kelangsungan dan pertumbuhan bisnis.

4. Berkontribusi kepada masyarakat dan memperoleh pengakuan atas kegiatan kewirausahaan merupakan bagian integral dari masyarakat Pengusaha pada umumnya ingin dihormati, dilihat sebagai bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

Laporan Keuangan

Pengertian Laporan Keuangan

Media yang dapat dipakai untuk meneliti kondisi kesehatan perusahaan adalah lapoaran keuangan. Laporan keuangan berisikan data-data yang menggambarkan keadaan keuangan suatu perusahaan dalam suatu periode tertentu sehingga pihak- pihak yang berkepentingan terhadap perkembangan suatu perusahaan dapat mengetahui keadaan keuangan dari laporan keuangan yang disusun dan disajikan oleh perusahaan. Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap lapoaran keuangan anatara lain para pemilik perusahaan, manajer perusahaan yang bersangkutan, para kreditur, bankers, investor, karyawan, dan masyarakat.

Laporan keuangan menggambarkan kondisi keuangan dan hasil usaha suatu perusahaan pada saat tertentu atau jangka waktu tertentu. Adapun jenis laporan

(13)

9 Laporan keuangan memberikan ikhtisar mengenai adanya keuangan suatu perusahaan, dimana neraca mencerminkan nilai aktiva, nilai hutang, dan modal sendiri pada suatu saat tertentu dan laporan keuangan laba/rugi mencerminkan hasil-hasil yang dicapai selama periode tertentu biasanya dalam satu tahun.

Tujuan Laporan Keuangan

Tujuan laporan keuangan adalah sebagai berikut (Siregar, 2015):

a. Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi.

b. Laporan keuangan disusun untuk memenuhi kebutuhan bersama oleh sebagian besar pemakainya, yang secara umum menggambarkan pengaruh keuangan dari kejadian masa lalu.

c. Laporan keuangan juga menunjukkan apa yang dilakukan manajemen atau pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya.

Laporan keuangan digunakan untuk mengevaluasi kondisi keuangan perusahaan saat ini dan untuk memperkirakan hasil operasi serta arus kas di masa depan. Dari pengertian di atas tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi keuangan yang dapat dipercaya mengenai sumber-sumber ekonomi dan kewajiban serta modal suatu perusahaan (Hongren, 2020):.

Fungsi-fungsi management

Untuk mencapai keberhasilan perusahaan, pelaku usaha harus secara efektif melakukan fungsi dasarnya, yaitu perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian Harold Koontz dan Heinz Weihrich dalam Siswanto (2015):

a. Perencanaan

Perencanaan dapat dibedakan menjadi tiga kategori, yaitu perencanaan srategis.perencanaan jangka panjang, dan perencanaan jangka pendek.Perencanaan sangat penting dan mutlak dilakukan oleh manajemen untuk mencapai keberhasilan perusahaannya, baik perusahaan besar maupun kecil.

(14)

b. Pengorganisasian

Pengorganisasian merupakan penyusunan rerangka kerja yang harus dipenuhi oleh setiap individu yang ada didalam perusahaan dalam menjalankan kegiatannya.Pengorganisasian dilakukan oleh manajemen dengan mengatur kerjasama antarunit dalam suatu perusahaan.Manajemen juga memberi wewenang dan tanggung jawab kepada tiap individu yang ada di perusahaan.

c. Pengendalian

Pengendalian adalah usaha sistematis yang dilakukan manajemen untuk mencapai tujuan secara efisien dan efektif. Pengendalian dilaksanakan dengan membandingkan kinerja dengan rencana dan mengambil tindakan yang perlu untuk menghilangkan berbagai penyimpangan.

Perencanaan dan Pengendalian merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

Meskipun keduanya sering disebut sendiri-sendiri, tetapi itu hanyalah untuk tujuan pembahasan teoritis. Pada kenyataanya Perencanaan dan Pengendalian menjadi satu dan dilaksanakan sejak suatu kegiatan mulai direncanakan hingga selesai dilaksanakan.

Perencanaan Keuangan

Perencanaan sangat bermanfaat untuk mengarahkan dan mengendalikan keuangan (aliran kas) suatu organisasi.Perencanaan tersebut mencakup tujuan yang ingin dicapai, analisis perbedaan antara tujuan tersebut dengan kondisi saat ini dan alternatif tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut dengan mendasarkan pada kondisi saat ini. Perencanaan keuangan sangat terkait dengan strategi perusahaan, karena itulah perencanaan keuangan (terutama jangka panjang) dilakukan bersama sama dengan penyusunan rencana strategis perusahaan.

Perencanaan strategis merupakan upaya yang dilakukan secara sadar untuk mempengaruhi posisi perusahaan dalam persaingan, baik untuk masa kini dan terutama masa yang akan datang (Hanafi, 2014).

(15)

11 2.4 Rencana Target Capaian Luaran

Target luaran dari kegiatan ini dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 1. Rencana Target Capaian Luaran

No Jenis Luaran Indikator Capaian

Luaran Wajib

1 Laporan Akhir Pengabdian Kepada Masyarakat Ada 2 Laporan Penggunaan Anggaran (Keuangan) Ada

3 Luaran Ilmiah yang Wajib Dipublikasikan Terpublikasi Luaran Ilmiah

1 Satu artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal

PKM Terpublikasi

2 Satu artikel yang dipresentasikan dalam seminar

LPPM Unila Presentasi

3 Video Pelaksanaan Kegiatan PKM Desa Binaan Ada

Gambar 2. Road Map Pengabdian Keterampilan Ecoprint dan Pengelolaan Keuangan Sederhana

2021

Pengembangan potensi ibu rumah tangga dalam wawasan kewirausahaan

2022

Pemberdayaan ibu rumah tangga dengan keterampilan ecoprint

2023

Pembentukan dan pengembangan UMKM sebagai peningkat

perekonomian rakyat

2024

Pelatihan digital marketing dan penguatan kerjasama dengan berbagai pihak

Optimasilasi pemberdayaan ibu rumah

tangga melalui keterampilan ecoprint

Optimasilasi potensi ibu rumah tanga

Optimalisasi potensi UMKM dalam pengembangan produk

ecoprint

Optimalisasi pemasaran hasil produk UMKM

(16)

BAB 3 METODE PELAKSANAAN

3.1 Metode dan Tahapan Pelaksanaan

Metode dan tahapan kegiatan yang dilaksanakan untuk memecahkan permasalahan di atas adalah:

1. Sosialisasi program

Sosialisasi dilaksanakan dengan mengundang perwakilan ibu rumah tangga.

Sosialisasi ini berisi pemaparan tujuan kegiatan dan rencana kegiatan pengabdian.

2. Pelatihan pembuatan ecoprint

Memberikan pelatihan keterampilan ecoprint dan mendampingi peserta pelatihan untuk mempraktikkan teknik ecoprint.

3. Pelatihan kewirausahaan dan pengelolaan keuangan

Pemaparan manfaat wirausaha untuk menambah penghasilan dan pelatihan pengelolaan keuangan sederhana.

3.2 Prosedur pelaksanaan

Prosedur pelaksanaan yang dilakukan untuk mendukung realisasi dari metode yang dipaparkan pada pengabdian ini adalah:

1. Persiapan

a. Analisis kondisi/survey aktivitas rutin dan waktu luang ibu rumah tangga.

b. Permohonan izin pelaksanaan kegiatan kepada perangkat desa.

c. Mengidentifikasi peserta pengabdian.

d. Mengundang ibu rumah tangga peserta pengabdian.

e. Pemaparan rencana kegiatan.

f. Koordinasi penyusunan jadwal kegiatan.

2. Pelaksanaan

a. Pelatihan pembuatan ecoprint.

(17)

13 d. Pelatihan pengelolaan keuangan sederhana.

3. Evaluasi kegiatan

a. Penilaian terhadap antusiasme peserta dalam kegiatan pelatihan.

b. Penilaian pemahaman peserta pengabdian terkait pembuatan ecoprint dan pengenalan pembuatan laporan keuangan.

3.3 Pihak-pihak yang Terlibat

Pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah:

1. Tim pengusul PKM 2. Perangkat Desa 3. Peserta pengabdian

3.4 Partisipasi Mitra

Partisipasi yang dilakukan mitra pada pelaksanaan pengabdian ini adalah 1. Memfasilitasi tempat pelatihan

2. Mengundang masyarakat sebagai peserta dari kegiatan 3. Menyiapkan berbagai variasi daun dan bunga segar

3.5 Evaluasi Pelaksanaan Program dan Keberlanjutan Program

Evaluasi pelaksanaan pengabdian ini akan dilakukan dalam tiga bentuk, yaitu evaluasi awal, evaluasi proses dan evaluasi akhir kegiatan.

Evaluasi awal akan dilakukan pada tahap persiapan dengan tujuan untuk memperoleh gambaran tentang kondisi dasar pengetahuan dan pemahaman peserta pengabdian. Evaluasi proses akan dilakukan pada tahap pelaksanaan pelatihan dan praktik pembuatan ecoprint serta pelatihan pengelolaan keuangan sederhana. Indikator keberhasilan dari kegiatan ini adalah peserta mampu membuat kerajinan ecoprint dan memiliki pengetahuan tentang pengelolaan keuangan sederhana.

Evaluasi akhir kegiatan dilakukan pada akhir program kegiatan untuk mengetahui tingkat antusias dan pemahaman peserta pengabdian terhadap pelaksanaan pelatihan pembuatan ecoprint dan pengenalan pembuatan laporan keuangan. Indikator keberhasilannya adalah terciptanya produk keterampilan ecoprint seperti produk hijab.

(18)

Berikut adalah skema kerangka evaluasi dari kegiatan pengabdian ini:

Gambar 3. Skema kerangka evaluasi

Perumusan Masalah Solusi Hasil/tujuan

Produktivitas ibu rumah tangga yang rendah

Pelatihan keterampilan

ecoprint

Ibu rumah tangga terampil dalam membuat kain

ecoprint Tidak ada kegiatan yang

bertujuan untuk kemandirian ekonomi Keterbatasan modal untuk

memulai berwirausaha

Pelatihan kewirausahaan dan

pengelolaan keuangan

Ibu rumah tangga termotivasi untuk berwirausaha dan dapat mengelola keuangan serta

dapat menentukan harga jual

Kurangnya keterampilan baik soft skill maupun hard

skill dalam berwirausaha

Evaluasi Awal Evaluasi Proses Evaluasi Akhir

Adapun rangkuman metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilakukan tertera pada tabel di bawah ini.

Tabel 2. Metode Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat

No Metode dan Tahapan

Deskripsi Kegiatan

Prosedur Pihak yang Terlibat

Partisipasi Mitra

Evaluasi Pelaksanaan

Program 1 Pengumpulan

data

Pengamatan terhadap

kedidupan sehari- hari para ibu rumah tangga

1. Analisis kondisi/survey aktivitas rutin dan waktu luang ibu rumah tangga 2. Wawancara

dengan beberapa ibu rumah tangga

1. Tim pengusul 2. Perangkat

Desa 3. Peserta

pengabdian

Memberikan data yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan

Perolehan gambaran lengkap kondisi awal tingkat pengetahuan dan pemahaman ibu rumah tangga

2 Sosialisasi program pengabdian

Sosialisasi dilaksanakan dengan mengundang perwakilan ibu rumah tangga.

1. Permohonan izin pelaksanaan sosialisai kepada perangkat desa 2. Mengidentifikasi

peserta

1. Tim pengusul 2. Perangkat

Desa 3. Peserta

pengabdian

1. Memberi izin kegiatan 2. Memfasilita

si tempat pertemuan

Kesiapan dan kesediaan peserta mengikuti

rangkaian pelatihan.

(19)

15

No Metode dan Tahapan

Deskripsi Kegiatan

Prosedur Pihak yang Terlibat

Partisipasi Mitra

Evaluasi Pelaksanaan

Program kegiatan

pengabdian.

peserta pengabdian 4. Pemaparan

rencana kegiatan 5. Koordinasi

penyusunan jadwal kegiatan

peserta kegiatan

3 Pelatihan dan pendampingan pembuatan ecoprint

Memberikan pelatihan keterampilan ecoprint dan mendampingi peserta pelatihan untuk

mempraktikkan teknik ecoprint.

1. Memaparkan tahapan pembuatan ecoprint 2. Praktik

pembuatan ecoprint

1. Tim pengusul 2. Perangkat

Desa 3. Peserta

pengabdian

1. Memfasilita si tempat pelatihan 2. Menyiapkan

berbagai variasi daun dan bunga segar

Peserta mampu mengaplikasikan keterampilan ecoprint.

4 Pelatihan kewirausahaan dan

pengelolaan keuangan bisnis sederhana

Pemaparan manfaat wirausaha untuk menambah penghasilan dan pelatihan pengelolaan keuangan bisnis sederhana.

1. Memaparkan konsep dan manfaat wira usaha 2. Memberikan

pelatihan pengelolaan keuangan bisnis sederhana

1. Tim pengusul 2. Perangkat

Desa 3. Peserta

pengabdian

Memfasilitasi tempat pelatihan

1. Mengetahui antusiasme peserta dalam kegiatan pelatihan.

2. Konsistensi jumlah peserta yang mengikuti kegiatan 3. Laporan keuangan sederhana

(20)

BAB 4 PERSONALIA PENGUSUL DAN KEAHLIAN

4.1 Jenis kepakaran yang diperlukan

Seperti yang telah dipaparkan dalam analisis situasi dan permasalahan mitra, maka diperlukan kepakaran tim untuk menyelesaikan dan memberikan solusi melalui kegiatan pengabdian ini. Untuk memastikan kelancaran kegiatan ini, maka dibutuhkan keahlian tim yang relevan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi. Oleh karena itu kepakaran ilmu yang dibutuhkan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini terletak pada bidang akuntansi dan kewirausahaan.

4.2 Uraian kepakaran dan pembagian tugas

Berikut ini uraian peran dan tanggung jawab tim pengusul berdasarkan kepakaran ilmu yang dimiliki.

Tabel 3. Personalia Pengusul dan Kepakaran

No Posisi Kepakaran Peran/Tanggung Jawab

1 Ketua Akuntansi Managemen Menyusun rancangan model dan analisis managemen usaha serta melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

2 Anggota (1) Akuntansi Keuangan Menyusun perencanaan program dan mengkoordinir pelatihan pengelolaan keuangan bisnis sederhana.

3 Anggota (2) Akuntansi Managemen dan kewirausahaan

Mengkoordinir pelatihan ecoprint dan teknik pemasaran.

4 Mahasiswa (1) Akuntansi Mempersiapkan peralatan pelatihan dan membantu pelaksanaan

pelatihan ecoprint.

5 Mahasiswa (2) Akuntansi Mempersipakan materi dan mendampingi pengelolaan keuangan bisnis sederhana.

(21)

17

BAB 5 RENCANA ANGGARAN BELANJA DAN JADWAL PENELITIAN

5.1 Rencana Anggaran Belanja (RAB)

Proposal Pengabdian Kepada Masyarakat ini diajukan dengan biaya yang didanai oleh Hibah penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung yang mengacu kepada peraturan dari Kemendikbuk ristekdikti. Kegiatan ini diusulkan untuk skema Pengabdian Kepada Masyarakat Unggulan tahun 2022 dengan biaya maksimal Rp 20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah). Rencana anggaran belanja pengabdian ini sebagai berikut:

Tabel 4. Rencana Anggaran Belanja (RAB)

No Komponen Biaya Jumlah

1 Pengadaan alat dan bahan pengabdian Rp 5.000.000,00

2 Biaya Perjalanan Pengabdian Rp 4.000.000,00

3 Pengumpulan dan Analisis Data Rp 2.000.000,00

4 Sewa Peralatan Rp 3.000.000,00

5 Bahan Habis Pakai/Alat Tulis Kantor Rp 4.000.000,00 6 Laporan Hasil Pengabdian/Publikasi Rp 2.000.000,00

Total Rp 20.000.000,00

5.2 Jadwal Pelaksanaan

Adapun jadwal pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini disajikan pada Tabel 5. Berikut ini:

Tabel 5. Jadwal Pelaksanaan PKM

No Kegiatan Tempat Bulan (Tahun 2022)

Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 4 Bulan 5 Bulan 6

1 Persiapan FEB Unila

2 Sosialisasi dan koordinasi program

Desa Tanjung Agung 3 Pelatihan pembuatan

ecoprint

Desa Tanjung Agung

4

Pelatihan

kewirausahaan dan pengelolaan keuangan bisnis sederhana

Desa Tanjung Agung

(22)

5 Pemantauan hasil pelatihan

Desa Tanjung Agung 6 Evaluasi kegiatan FEB Unila 7 Penyusunan laporan

akhir FEB Unila

8 Penyusunan artikel

publikasi FEB Unila

9 Seminar hasil kegiatan FEB Unila

(23)

19

REFERENSI

Dharmawati, D. Made, Kewirausahaan. 2016. Edisi 1. Jakarta: Rajawali Pers.

Hanafi, Mamduh. 2014. Dasar-dasar Manajemen. Jakarta.

Kristanto, A. 2018. Perancangan Sistem Informasi dan Aplikasinya. Edisi Revisi.

Yogyakarta: Gava Media.

Siregar., Baldric, dkk. 2015. Akuntansi Biaya. Edisi 2. Jakarta:Salemba Empat.

Siswanto, H.B. 2015. Pengantar Manajemen. Bandung: Bumi Aksara.

Soemarso, S.R. 2020. Akuntansi Suatu Pengantar. Edisi Enam. Salemba Empat.

Jakarta.

Suryana. 2010. Kewirausahaan Pedoman Praktis : Kiat dan proses menuju sukses, Jakarta: Salemba Empat.

Website:

https://apahabar.com/2021/09/tas-ecoprint-karya-dian-rinawati-di-hst-eksklusif- dan-kontemporer/. Diakses pada tanggal 2 Maret 2020.

https://www.arifahwulansari.com/2020/02/ecoprint-batik-kontemporer-nan- ekskusif-dan-ramah-lingkungan/. Diakses pada tanggal 2 Maret 2020.

https://fitinline.com/article/read/7-langkah-mudah-membuat-kain-batik-dengan- teknik-eco-print-yang-bisa-anda-coba/. Diakses pada tanggal 2 Maret 2020.

https://mediacenter.slemankab.go.id/batik-ecoprint-kontemporer-unik-dan-ramah- lingkungan/. Diakses pada tanggal 2 Maret 2020.

https://radarsolo.jawapos.com/entertainment/lifestyle/17/07/2021/handycraft- ecoprint-buatan-siswa-sma-pakai-pewarna-alami-dari-daun/. Diakses pada tanggal 2 Maret 2020.

https://www.republika.co.id/berita/r1wcng314/produksi-kain-ecoprint-jogja- tembus-pasar-ekspor-dunia

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan tentang gizi anak, wanita hamil, wanita menyusui dan peningkatan ketrampilan ibu balita

Melalui kegiatan ini akan diinformasikan kepada petani, kelompok tani, dan gabungan kelompok tani yang ada di Kabupaten Pringsewu tentang teknologi pemupukan yang tepat

Perwujudan harapan-harapan tersebut ditawarkan melalui sosialisasi hukum serta pendampingan bagi nelayan desa sasaran, yang merupakan satu rangkaian pengabdian dengan

Kegiatan pengabdian masyarakat dalam program pemberdayaan ibu rumah tangga (IRT) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, rasa kesadaran dan kepedulian ibu rumah tangga

Akibat positif yang dihasilkan adalah pemerintah akan memilki akuntabilitas yang lebih kuat (Hasbullah, 2006) .Negara melalui sistem pemerintahan yang baik dapat

Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat mitra dalam upaya pemutusan rantai penyebaran Covid-19 10 melalui pembentukan satuan

Dengan kondisi guru-guru yang belum banyak menguasai teknik analisis data menggunakan SPSS maka perlu diadakan Pelatihan Analisis Data dengan menggunakan aplikasi

Ada pun prosedur kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: (1) ceramah dan diskusi/tanyajawab tentang program pengembangan diri sebagai pengelola dan