Nama: Rizki Fahreza Kelas: XII.TP.2
Sejarah pembentukan Pancasila
Sejarah Singkat Terbentuknya Pancasila Sebelum tanggal 17 Agustus bangsa Indonesia belum merdeka. Bangsa Indonesia dijajaholeh bangsa lain. Banyak bangsa-bangsa lain yang menjajah atau berkuasa di Indonesia,misalnya bangsa Belanda, Portugis, Inggris, dan Jepang. Paling lama menjajah adalah bangsaBelanda. Padahal sebelum kedatangan penjajah bangsa asing tersebut, di wilayah negara RIterdapat kerajaan-kerajaan besar yang merdeka, misalnya Sriwijaya,
Majapahit, Demak,Mataram, Ternate, dan Tidore. Terhadap penjajahan tersebut, bangsa Indonesia selalu melakukanperlawanan dalam bentuk perjuangan bersenjata maupun politik. Perjuangan bersenjata bangsaIndonesia dalam mengusir penjajah, dalam hal ini Belanda, sampai dengan tahun 1908 bolehdikatakan selalu mengalami kegagalan. Penjajahan Belanda berakhir pada tahun 1942, tepatnya tanggal 8 Maret. Sejak saat ituIndonesia diduduki oleh bala tentara Jepang. Namun Jepang tidak terlalu lama mendudukiIndonesia. Mulai tahun 1944, tentara Jepang mulai kalah dalam melawan tentara Sekutu. Untukmenarik simpati bangsa Indonesia agar
bersedia membantu Jepang dalam melawan tentaraSekutu, Jepang memberikan janji kemerdekaan di kelak kemudian hari. Janji ini diucapkan olehPerdana Menteri Kaiso pada tanggal 7 September 1944. Oleh karena terus menerus terdesak,maka pada tanggal 29 April 1945 Jepang memberikan janji kemerdekaan yang kedua kepadabangsa Indonesia, yaitu janji
kemerdekaan tanpa syarat yang dituangkan dalam MaklumatGunseikan (Pembesar Tertinggi Sipil dari Pemerintah Militer Jepang di Jawa dan Madura)Dalam maklumat itu sekaligus dimuat dasar pembentukan Badan Penyelidik Usaha-UsahaPersiapan Kemerdekaan Indonesia
(BPUPKI). Tugas badan ini adalah menyelidiki danmengumpulkan usul-usul untuk selanjutnya dikemukakan kepada pemerintah Jepang untuk dapatdipertimbangkan bagi kemerdekaan Indonesia. Keanggotaan badan ini dilantik pada tanggal 28 Mei 1945, dan mengadakan sidangpertama pada tanggal 29 Mei 1945 – 1 Juni 1945. Dalam sidang pertama ini yang dibicarakankhusus mengenai calon dasar negara untuk Indonesia merdeka nanti. Pada sidang pertama itu,banyak anggota yang berbicara, dua di antaranya adalah Muhammad Yamin dan Bung Karno,yang masing-masing mengusulkan calon dasar negara untuk Indonesia merdeka. Muhammad Yamin mengajukan usul mengenai dasar negara secara lisan yang terdiri ataslima hal, yaitu:1. Peri Kebangsaan2. Peri Kemanusiaan3. Peri Ketuhanan4. Peri Kerakyatan5.
Kesejahteraan RakyatSelain itu Muhammad Yamin juga mengajukan usul secara tertulis yang juga terdiri atas limahal, yaitu:1. Ketuhanan Yang Maha Esa2. Persatuan Indonesia3. Rasa Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat IndonesiaUsulan ini diajukan pada tanggal 29 Mei 1945.Prof.Dr. Supomo pada tanggal 31 Mei 1945 terdapat pokok-pokok pikiran yang tidak banyakberbeda seperti berikut :a. Negara Indonesia Merdeka
Prof. Supomo dengan tegas menolak aliran individualisme dan liberalisme maupun teori kelasajaran Marx, dan Lenin, sebagai dasar Indonesia Merdeka, dan menandaskan bahwa politikpembangunan negara harus disesuaikan dengan susunan masyarakat Indonesia. Maka negara kitaharus berdasar atas aliran pikiran (staaside) negara yang integralistik, negara yang bersatudengan seluruh rakyatnya, yang mengatasi seluruh golongan-golongannya dalam
lapanganapapun. Dalam pengertian ini menurut teori ini yang sesuai dengan semangat Indonesia yangasli, negara tidak lain ialah seluruh rakyat Indonesia sebgai persatuan yang teratur dan tersusun.Kemudian pada tanggal 1 Juni 1945, Bung Karno mengajukan usul mengenai calon dasar negarayang terdiri atas lima hal, yaitu:1. Nasionalisme (Kebangsaan Indonesia)2. Internasionalisme (Perikemanusiaan)3. Mufakat atau Demokrasi4. Kesejahteraan Sosial5. Ketuhanan yang BerkebudayaanKelima hal ini oleh Bung Karno diberi nama Pancasila.Lebih lanjut Bung Karno mengemukakan bahwa kelima sila tersebut dapat diperas menjadiTrisila, yaitu:1. Sosio nasionalisme2. Sosio demokrasi3. KetuhananBerikutnya tiga hal ini menurutnya juga dapat diperas menjadi Ekasila yaitu Gotong Royong. Istilah “sila” itu sendiri dapat diartikan sebagai aturan yang melatarbelakangi perilakuseseorang atau bangsa;kelakuan atau perbuatan yang menurut adab (sopan santun); dasar adab,akhlak, dan moral. Pancasila sebagai dasar negara pertama kali diusulkan oleh Ir. Soekarno padatanggal 1 Juni 1945 dihadapan sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan KemerdekaanIndonesia (BPUPKI). Menurut beliau, istilah Pancasila tersebut diperoleh dari para sahabatnyayang merupakan ahli bahasa.
san Pancasila yang dikemukakan tersebut berdiri atas :Kebangsaan IndonesiaInternasional atau kemanusiaanMufakat atau demokrasiKesejahteraan sosialKetuhanan yang
berkemanusiaanSelesai sidang pertama, pada tanggal 1 Juni 1945 para anggota BPUPKI sepakat untukmembentuk sebuah panitia kecil yang tugasnya adalah menampung usul-usul yang masuk danmemeriksanya serta melaporkan kepada sidang pleno BPUPKI. Tiap-tiap anggota
diberikesempatan mengajukan usul secara tertulis paling lambat sampai dengan tanggal 20 Juni 1945.Adapun anggota panitia kecil ini terdiri atas delapan orang, yaitu:1. Ir. Soekarno2. Ki Bagus Hadikusumo3. K.H. Wachid Hasjim4. Mr. Muh. Yamin5. M. Sutardjo Kartohadikusumo6. Mr. A.A. Maramis7. R. Otto Iskandar Dinata8. Drs. Muh. Hatta
Penetapan Pancasila oleh PPKI pada tanggal 18 agustus 1945 dengan rumusan sebagai berikut: 1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab 3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan / Perwakilan