• Tidak ada hasil yang ditemukan

SATUAN ACARA PERKULIAHAN BLOK UROPOETIKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SATUAN ACARA PERKULIAHAN BLOK UROPOETIKA"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN BLOK UROPOETIKA

Fakultas/Jurusan/Program Studi : Kedokteran/Pendidikan Dokter

Kode Mata Kuliah/Blok :

Nama Mata Kuliah/Blok : Blok Uropoetika

Kelompok Mata Kuliah : MKU/MPK/MKK/MKB/MPB/MBB/Praktikum *)

Semester/SKS : III / 7

Kompetensi :

1. Komunikasi efektif 2. Keterampilan klinik dasar

3. Penerapan dasar ilmu biomedik, klinik dan perilaku 4. Mengelola masalah kesehatan

5. Mengakses, menilai kesahihan dan mengelola informasi 6. Mawas diri dan belajar sepanjang hayat

7. Etika moral dan profesionalisme dalam praktek Pertem

uan ke

Kompe-tensi

Bentuk

Pembelajaran Pokok Bahasan Materi Media

Metoda Pembelajaran Assesment dan Evaluasi Sumber/ referensi 1 2 3 4 5 6 7 8 9

1 6 Kuliah Pengantar Blok Uropoetika 1.2. Garis besar blokJenis kegiatan blok LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

2 1,3,4,5, 6,7 Tutorial Skenario 1/ Modul Diuresis dan Keseimbangan Asam Basa; Langkah seven jump 1-5

1. Memahami Struktur ginjal

2. Memahami fungsi ginjal sebagai pembentuk urin 3. Memahami pengaturan asam basa oleh ginjal 4. Memahami fungsi ginjal sebagai pembuang produk

toksik

Skenario 1 Diskusi Proses diskusi

3 3,5,6 Kuliah pakar Anatomi

1. susunan dan letak ginjal (ren)

2. letak dan susunan pars pelvina ureteris, dihubungkan dengan fungsinya

3. morfologi dan fungsi vesica urinaria dan urethrae.

LCD dan Hand out Kuliahi Ujian Tulis

(2)

1 2 3 4 5 6 7 8 9

5 3,5,6 Kuliah pakar Fisiologi 1. Pembentukan urine LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

6 1,2,3,6,7 Ketrampilan Medik I Anamnesis 1. Anamnesis terkait penyakit ginjal dan saluran kemih

Alat keterampilan medik,

laboratoriium computer, probandus

tentir Ujian keterampilan

7 3,5,6 Praktikum Anatomi I (kel. A) Histologi (kel. B) 1.2. Anatomi ginjal dan saluran kemihHistologi ginjal dan tractus urinarius LCD , Panduan praktikum, preparat Tentir Responsi

8 3,5,6 Praktikum Anatomi I (kel. C)

Histologi (kel. D)

1. Anatomi ginjal dan saluran kemih 2. Histologi ginjal dan tractus urinarius

LCD , Panduan

praktikum, preparat Tentir Responsi

9 3,5,6 Kuliah pakar Fisiologi

1. Sirkulasi ginjal 2. pemekatan urin

3. Pengaturan miksi dan diuresis LCD dan Hand out Kuliah Ujian tulis

10 1,3,4,5, 6,7 Tutorial Skenario 1/ Modul Diuresis dan Keseimbangan Asam Basa; Langkah seven jump 6-7

1. Memahami Struktur ginjal

2. Memahami fungsi ginjal sebagai pembentuk urin 3. Memahami pengaturan asam basa oleh ginjal 4. Memahami fungsi ginjal sebagai pembuang produk

toksik

Modul, Skenario 1 Diskusi Proses diskusi

11 3,5,6 Praktikum Anatomi I (kel. D) Histologi (kel. A) 1.2. Anatomi ginjal dan saluran kemihHistologi ginjal dan tractus urinarius LCD , Panduan praktikum, preparat Tentir Responsi 12 3,5,6 Praktikum Anatomi I (kel. B) Histologi (kel. C) 1.2. Anatomi ginjal dan saluran kemihHistologi ginjal dan tractus urinarius LCD , Panduan praktikum, preparat Tentir Responsi

13 3,5,6 Kuliah pakar Biokimia Peran ginjal dlm keseimbangan asam-basa LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

14 1,2,3,6,7 Ketrampilan Medik II Katerisasi laki-laki Prosedur pemasangan kateter menetap (DC) pada pasien (manekin) laki-laki

Alat keterampilan medik,

laboratoriium computer, probandus

tentir Ujian keterampilan

15 3,5,6 Praktikum Biokimia (kel. A) Analisis urin LCD , Panduan praktikum, preparat/

reagensia

Tentir/kerja

laboratorium Responsi 16 3,5,6 Praktikum Biokimia (kel. B) Analisis urin

LCD , Panduan praktikum, preparat/ reagensia

Tentir/ kerja

(3)

1 2 3 4 5 6 7 8 9

17 3,5,6 Kuliah pakar Anestesi Keseimbangan cairan dan elektrolit LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

18 1,3,4,5, 6,7 Tutorial Skenario 1/fisiologi Langkah seven jump 6-7 Dan minikuis

1. Memahami Struktur ginjal

2. Memahami fungsi ginjal sebagai pembentuk urin 3. Memahami pengaturan asam basa oleh ginjal 4. Memahami fungsi ginjal sebagai pembuang produk

toksik

Skenario 1 Diskusi Proses diskusi

19 3,5,6 Praktikum Biokimia (kel. C) Analisis urin

LCD , Panduan praktikum, preparat/ reagensia

Tentir/kerja

laboratorium Responsi

20 3,5,6 Praktikum Biokimia (kel. D) Analisis urin LCD , Panduan praktikum, preparat/

reagensia

Tentir/ kerja

laboratorium Responsi

21 3,5,6 Kuliah pakar Evidence Based Medicine Kuliah Evidence Based Medicine LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

22 3,5,6 Kuliah pakar islamic perspective

on urinary sistem Kuliah islamic perspective on urinary system LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

23 1,3,4,5, 6,7 Tutorial Skenario 2/ Modul Obstruksi Uropathi dan Tumor Langkah seven jump 1-5 dan brainstorming

1. Mengetahui jenis, patofisiologi obstruksi saluran kemih yang disebabkan oleh striktura uretra, Benigna prostate hyperplasia atau keganasan prostat, Tumor vesika urinaria, Kompresi ureter, Batu saluran kencing, Retroperitoneal

fibrosis,Kehamilan

2. Mengetahui patogenesis dan patologi komplikasi dari obstruksi dan neuropati vesical dysfunction 3. Memahami keganasan pada organ uropoetika 4. Memahami prinsip penanganan obstruksi saluran

kemih

Skenario 2 Diskusi Proses diskusi

24 3,5,6 Praktikum

Anatomi II (A)

Pat. klinik I (B) 1.2. Anatomi organogenesis ginjal dan saluran kemihPat. Klinik : Uji faal ginjal (ureum)

LCD , Panduan praktikum, preparat/ reagensia

Tentir/kerja

laboratorium Responsi 25 3,5,6 Praktikum Anatomi II (C)Pat. klinik I (D) 1. Anatomi organogenesis ginjal dan saluran kemih

2. Pat. Klinik : Uji faal ginjal (ureum)

LCD , Panduan praktikum, preparat/ reagensia

Tentir/kerja

laboratorium Responsi 26 3,5,6 Kuliah pakar Patologi anatomi Histopatologi ginjal dan saluran kemih (Tumor) LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis 27 1,2,3,6,7 Ketrampilan Medik III Katerisasi perempuan Prosedur pemasangan kateter menetap (DC) pada pasien (manekin) perempuan

Alat keterampilan medik,

laboratoriium computer, probandus

(4)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 28 3,5,6 Praktikum Anatomi II (B)Pat. klinik I (C) 1.2. Anatomi organogenesis ginjal dan saluran kemihPat. Klinik : Uji faal ginjal (ureum) LCD , Panduan praktikum, preparat/

reagensia

Tentir/kerja

laboratorium Responsi

29 3,5,6 Praktikum

Anatomi II (D)

Pat. klinik I (A) 1.2. Anatomi organogenesis ginjal dan saluran kemihPat. Klinik : Uji faal ginjal (ureum)

LCD , Panduan praktikum, preparat/ reagensia

Tentir/kerja

laboratorium Responsi

30 3,5,6 Kuliah pakar Patologi Klinik : Pemeriksaan Lab untuk kelainan ginjal LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

31 1,3,4,5, 6,7 Tutorial Skenario 2/ Modul Obstruksi Uropathi dan Tumor Langkah seven jump 6-7

1. Mengetahui jenis, patofisiologi obstruksi saluran kemih yang disebabkan oleh striktura uretra, Benigna prostate hyperplasia atau keganasan prostat, Tumor vesika urinaria, Kompresi ureter, Batu saluran kencing, Retroperitoneal

fibrosis,Kehamilan

2. Mengetahui patogenesis dan patologi komplikasi dari obstruksi dan neuropati vesical dysfunction 3. Memahami keganasan pada organ uropoetika 4. Memahami prinsip penanganan obstruksi saluran

kemih

Skenario 2 Diskusi Proses diskusi

32 3,5,6 Praktikum

Patologi Anatomi (A)

Pat. klinik II (B)

1. Pat. Anatomi: histopatologis ginjal dan saluran kemih

2. Pat. Klinik : Uji faal ginjal (kreatinin)

LCD , Panduan praktikum, preparat/ reagensia Tentir/kerja laboratorium Responsi 33 3,5,6 Praktikum Patologi Anatomi (C) Pat. klinik II (D)

1. Pat. Anatomi: histopatologis ginjal dan saluran kemih

2. Pat. Klinik : Uji faal ginjal (kreatinin)

LCD , Panduan praktikum, preparat/ reagensia

Tentir/kerja

laboratorium Responsi

34 3,5,6 Kuliah pakar Ilmu Bedah Retensi urin dan obstruksi traktus urinarius LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

35 1,2,3,6, 7 Keterampilan medik IV Pemeriksaan fisik dasar

Pemeriksaan fisik dasar ginjal

Alat keterampilan medik, laboratoriium computer, probandus tentir Ujian keterampilan 36 3,5,6 Praktikum Patologi Anatomi (B) Pat. klinik II (C)

1. Pat. Anatomi: histopatologis ginjal dan saluran kemih

2. Pat. Klinik : Uji faal ginjal (kreatinin)

LCD , Panduan praktikum, preparat/ reagensia

Tentir/kerja

(5)

1 2 3 4 5 6 7 8 9

37 3,5,6 Praktikum

Patologi Anatomi (D)

Pat. klinik II (A)

1. Pat. Anatomi: histopatologis ginjal dan saluran kemih

2. Pat. Klinik : Uji faal ginjal (kreatinin)

LCD , Panduan praktikum, preparat/ reagensia

Tentir/kerja

laboratorium Responsi 38 3,4,5,6 Kuliah pakar Radiologi Penegakan diagnostik kelainan/penya-kit saluran kemih LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

39 1,3,4,5, 6,7 Tutorial Skenario 2/ Modul Obstruksi Uropathi dan Tumor Langkah seven jump 6-7 dan minikuis

1. Mengetahui jenis, patofisiologi obstruksi saluran kemih yang disebabkan oleh striktura uretra, Benigna prostate hyperplasia atau keganasan prostat, Tumor vesika urinaria, Kompresi ureter, Batu saluran kencing, Retroperitoneal

fibrosis,Kehamilan

2. Mengetahui patogenesis dan patologi komplikasi dari obstruksi dan neuropati vesical dysfunction 3. Memahami keganasan pada organ uropoetika 4. Memahami prinsip penanganan obstruksi saluran

kemih

Skenario 2 Diskusi Proses diskusi

40 3,5,6 Kuliah pakar Biokimia Analisis biokimiawi urine LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

41 1,3,4,5, 6,7 Tutorial Skenario 3/ Modul Infeksi, Inflamasi, dan Degenerasi Langkah seven jump 1-5 dan brainstorming

1. Memahami infeksi saluran kemih (UTIs) dan penyakit menular seksual

2. Memahami prinsip penanganan infeksi saluran kemih

3. Mengetahui dan memahami glomerulonefritis 4. Mengetahui dan memahami sindroma nefrotik 5. Mengetahui dan memahami gangguan / penyakit

pada tubulus dan intertisial ginjal

Skenario 3 Diskusi Proses diskusi

42 3,5,6 Kuliah pakar Interna Infeksi saluran kemih (ISK) LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

43 3,5,6 Kuliah pakar Mikrobiologi Pemeriksaan mikrobiologis pada infeksi saluran kemih LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis 44 1,2,3,6,7 KetrampilanMedik V Terapi cairan

1. Pengenalan jenis-jeniscairan intravena

2. Prosedur dan perhitungan matematis kebutuhan cairan dan elektrolit yang diformulasikan dalam bentuk tetes permenit (tpm)

Alat keterampilan medik,

laboratoriium computer, probandus

tentir Ujian keterampilan

45 3,5,6 Praktikum

Anatomi III (A)

Mikrobiologi (B) 1.2. Anatomi organogenesis ginjal dan saluran kemihmikrobiologi : pemeriksaan E. coli

LCD , Panduan praktikum, preparat/ reagensia

Tentir/kerja

(6)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 46 3,5,6 Praktikum Anatomi III (C)Mikrobiologi (D) 1.2. Anatomi organogenesis ginjal dan saluran kemihmikrobiologi : pemeriksaan E. coli LCD , Panduan praktikum, preparat/

reagensia

Tentir/kerja

laboratorium Responsi

47 3,5,6 Kuliah pakar Interna Penyakit glomerulus dan tubulus renal LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

48 1,3,4,5, 6,7 Tutorial Skenario 3/ Modul Infeksi, Inflamasi, dan Degenerasi Langkah seven jump 6-7

1. Memahami infeksi saluran kemih (UTIs) dan penyakit menular seksual

2. Memahami prinsip penanganan infeksi saluran kemih

3. Mengetahui dan memahami glomerulonefritis 4. Mengetahui dan memahami sindroma nefrotik 5. Mengetahui dan memahami gangguan / penyakit

pada tubulus dan intertisial ginjal

Skenario 3 Diskusi Proses

diskusi

49 3,5,6 Praktikum Anatomi III (B)Mikrobiologi (C) 1.2. Anatomi organogenesis ginjal dan saluran kemihmikrobiologi : pemeriksaan E. coli

LCD , Panduan praktikum, preparat/ reagensia Tentir/kerja laboratorium Responsi 50 3,5,6 Praktikum Anatomi III (D)

Mikrobiologi (A) 1.2. Anatomi organogenesis ginjal dan saluran kemihmikrobiologi : pemeriksaan E. coli

LCD , Panduan praktikum, preparat/ reagensia

Tentir/kerja

laboratorium Responsi

51 3,5,6 Kuliah pakar Ilmu Kesehatan anak Sindroma nefrotik pada anak LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

52 1,2,3,6, 7

Ketrampilan

Medik VI Anamnesis (review) Anamnesis terkait penyakit ginjal dan saluran kemih

Alat keterampilan medik, laboratoriium computer, probandus tentir Ujian keterampilan 53 3,5,6 Kuliah pakar Farmakologi Obat-obat untuk saluran kemih dan pengaturannya

pada penuirunan fungsi ginjal LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

54 1,3,4,5, 6,7 Tutorial Skenario 3/ Modul Infeksi, Inflamasi, dan Degenerasi Langkah seven jump 6-7 dan minikuis

1. Memahami infeksi saluran kemih (UTIs) dan penyakit menular seksual

2. Memahami prinsip penanganan infeksi saluran kemih

3. Mengetahui dan memahami glomerulonefritis 4. Mengetahui dan memahami sindroma nefrotik 5. Mengetahui dan memahami gangguan / penyakit

pada tubulus dan intertisial ginjal

(7)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 55 3,5,6 Praktikum Responsi Patologi Anatomi (A) Responsi Histologi (B)

1. Pat. Anatomi: histopatologis ginjal dan saluran kemih

2. Histologi : sistm urinarius

LCD , Panduan praktikum, preparat/ reagensia

Tentir/kerja

laboratorium Responsi

56 3,5,6 Kuliah pakar Fisiologi Peranan ginjal dalam regulasi tekanan darah LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

57 1,3,4,5, 6,7

Tutorial

Skenario 4/ Modul Gagal Ginjal dan Hipertensi Langkah seven jump 1-5 dan brainstorming

1. memahami Gagal Ginjal Akut (Acut Renal Failure) yang meliputi prerenal, intrarenal, dan postrenal dan prinsip manajemen

2. Memahami Gagal Ginjal Kronik (Chronic Renal

Failure) dan prinsip manajemen

3. Memahami Gagal Ginjal Terminal (End stage

kidney diseases) dan prinsip manajemen

4. Memahami Prinsip Terapi Pengganti Ginjal dengan Dialisis dan Transplantasi ginjal

5. Memahami Problem Klinik Pasien Dialisis (osteodistrofi, azotemia, gangguan sistem imunologi, sindrom malnutrisi, inflamasi, dan aterosklerosis.

Skenario 3 Diskusi Proses

diskusi

58 3,5,6 Praktikum

Responsi Pat. klinik

I Pat. Klinik : Uji faal ginjal (ureum dan kreatinin)

LCD , Panduan praktikum, preparat/ reagensia

Tentir/kerja

laboratorium Responsi 59 3,5,6 Kuliah pakar Kimia Kedokteran Metabolisme ureum, kreatinin dan asam urat LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

60 1,2,3,6,7 Ketrampilan Medik VII Katerisasi laki-laki(review) Prosedur pemasangan kateter menetap (DC) pada pasien (manekin) laki-laki

Alat keterampilan medik,

laboratoriium computer, probandus

tentir Ujian keterampilan

61 3,5,6 Praktikum

Responsi

Mikrobiologi Pemeriksaan E. coli

LCD , Panduan praktikum, preparat/ reagensia

Tentir/kerja

laboratorium Responsi

(8)

1 2 3 4 5 6 7 8 9

63 1,3,4,5,

6,7 Tutorial

Skenario 4/ Modul Gagal Ginjal dan Hipertensi Langkah seven jump 6-7

1. memahami Gagal Ginjal Akut (Acut Renal Failure) yang meliputi prerenal, intrarenal, dan postrenal dan prinsip manajemen

2. Memahami Gagal Ginjal Kronik (Chronic Renal

Failure) dan prinsip manajemen

3. Memahami Gagal Ginjal Terminal (End stage

kidney diseases) dan prinsip manajemen

4. Memahami Prinsip Terapi Pengganti Ginjal dengan Dialisis dan Transplantasi ginjal

5. Memahami Problem Klinik Pasien Dialisis (osteodistrofi, azotemia, gangguan sistem imunologi, sindrom malnutrisi, inflamasi, dan aterosklerosis

Skenario 4 Diskusi Proses diskusi

64 3,5,6 Praktikum Anatomi I Anatomi organogenesis ginjal dan saluran kemih LCD , Panduan praktikum, preparat/ reagensia

Tentir/kerja

laboratorium Responsi 65 3,5,6 Kuliah pakar Intena Patogenesis dan tatalaksana Gagal ginjal / chronic kidney disease (CKD) LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

66 1,2,3,6,7 Ketrampilan Medik VIII Katerisasi Perempuan (review) Prosedur pemasangan kateter menetap (DC) pada pasien (manekin) perempuan

Alat keterampilan medik,

laboratoriium computer, probandus

(9)

1 2 3 4 5 6 7 8 9

67 3,5,6 Kuliah pakar Review blok

1. sindrom iritasi (frekuensi, urgensi, dissuria, dll) dan sindrom obstruksi (hesistensi, terminal dribling, dll). 2. gejala-gejala yang langsung berhubungan dengan

proses buang air kecil: frekuensi, nocturia, urgensi,

dysuria, enuresis.

3. gejala-gejala akibat obtruksi atau gangguan pengosongan vesica urinaria: hesitansi, terminal

dribbling, urgensi, retensi urin akut/kronik, kencing sulit ditahan (interupted), kencing tidak puas, cystitis.

4. manifestasi klinik umum lain: oliguria, anuria,

pneumaturia, claudy urine, chyluria, hematuria, urethral discharge.

5. nyeri lokal dan referred pain dari organ-organ uropoetika (ginjal, uretera, vesica urinaria, prostat,

nyeri pinggang belakang dan kaki).

6. menentukan pilihan jenis pemeriksaan radiologi dan menilai hasil foto polos abdomen (BNO) dan IVP serta diagnostik yang relevan.

7. membedakan karakteristik kelainan ginjal (trauma,

keganasan, infeksi, hipertensi), ureter (ureterolith, infeksi, kolik), vesica urinaria (cistitis, neurogenik bladder, divertikulum), Prostata (BPH, Ca prostat),

dan Urethrae (bawaan, uretritis, striktur dan

trauma),

8. Menjelaskan mekanisme, diagnosis, dan penatalaksanaan kelainan ginjal (trauma,

keganasan, infeksi, hipertensi), ureter (ureterolith, infeksi, kolik), vesica urinaria (cistitis, neurogenik bladder, divertikulum), Prostata (BPH, Ca prostat),

dan Urethrae (bawaan, uretritis, striktur dan

trauma),

(10)

1 2 3 4 5 6 7 8 9

68 1,3,4,5, 6,7

Tutorial

Skenario 4/ Modul Gagal Ginjal dan Hipertensi Langkah seven jump 6-7 dan minikuis

1. memahami Gagal Ginjal Akut (Acut Renal Failure) yang meliputi prerenal, intrarenal, dan postrenal dan prinsip manajemen

2. Memahami Gagal Ginjal Kronik (Chronic Renal

Failure) dan prinsip manajemen

3. Memahami Gagal Ginjal Terminal (End stage

kidney diseases) dan prinsip manajemen

4. Memahami Prinsip Terapi Pengganti Ginjal dengan Dialisis dan Transplantasi ginjal

5. Memahami Problem Klinik Pasien Dialisis (osteodistrofi, azotemia, gangguan sistem imunologi, sindrom malnutrisi, inflamasi, dan aterosklerosis

Skenario 4 Diskusi Proses diskusi

69 3,5,6 Praktikum

Responsi Patologi Anatomi II

Responsi Histologi II

1. Pat. Anatomi: histopatologis ginjal dan saluran kemih

2. Histologi : sistm urinarius

LCD , Panduan praktikum, preparat/ reagensia

Tentir/kerja

laboratorium Responsi

70 3,5,6 Kuliah pakar Bedah Trauma urologi LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

71 1,3,4,5,

6,7 Tutorial

Skenario 5/ Modul Trauma ginjal dan saluran kemih Langkah seven jump 1-5 dan brainstorming

1. menjelaskan patologi injuri dan efeknya terhadap fisiologi ginjal dan saluran kemih,

2. menjelaskan gejala dan tanda umum penderita trauma saluran kemih,

3. mengetahui gambaran radiologis pada khasus trauma saluran kemih,

4. menjelaskan penanganan awal (darurat) pada pasien dengan trauma saluran kemih, indikasi dan kontraindikasi tindakan medis tertentu,

5. menjelaskan komplikasi yang sering terjadi pada penderita trauma saluran kemih. berupa fistula, striktur uretra, refluks vesikoureter, dan lain-lain, dan

6. menjelaskan prognosis dan prinsip pengobatan lanjut (rehabilitatif) pada kasus trauma saluran kemih

(11)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 72 1,2,3,6,7 Ketrampilan Medik VII Katerisasi laki-laki(review) Prosedur pemasangan kateter menetap (DC) pada pasien (manekin) laki-laki

Alat keterampilan medik,

laboratoriium computer, probandus

tentir Ujian keterampilan

73 1,3,4,5,

6,7 Tutorial

Skenario 5/ Modul Trauma ginjal dan saluran kemih Langkah seven jump 6-7

1. menjelaskan patologi injuri dan efeknya terhadap fisiologi ginjal dan saluran kemih,

2. menjelaskan gejala dan tanda umum penderita trauma saluran kemih,

3. mengetahui gambaran radiologis pada khasus trauma saluran kemih,

4. menjelaskan penanganan awal (darurat) pada pasien dengan trauma saluran kemih, indikasi dan kontraindikasi tindakan medis tertentu,

5. menjelaskan komplikasi yang sering terjadi pada penderita trauma saluran kemih. berupa fistula, striktur uretra, refluks vesikoureter, dan lain-lain, dan

6. menjelaskan prognosis dan prinsip pengobatan lanjut (rehabilitatif) pada kasus trauma saluran kemih

Skenario 5 Diskusi Proses diskusi

74 1,2,3,6, 7 Ketrampilan Medik VIII Katerisasi Perempuan (review)

3. Prosedur pemasangan kateter menetap (DC) pada pasien (manekin) perempuan

Alat keterampilan medik, laboratoriium computer, probandus tentir Ujian keterampilan

(12)

1 2 3 4 5 6 7 8 9

75 1,3,4,5, 6,7

Tutorial

Skenario 5/ Modul Trauma ginjal dan saluran kemih Langkah seven jump 6-7 dan minikuis

1. menjelaskan patologi injuri dan efeknya terhadap fisiologi ginjal dan saluran kemih,

2. menjelaskan gejala dan tanda umum penderita trauma saluran kemih,

3. mengetahui gambaran radiologis pada khasus trauma saluran kemih,

4. menjelaskan penanganan awal (darurat) pada pasien dengan trauma saluran kemih, indikasi dan kontraindikasi tindakan medis tertentu,

5. menjelaskan komplikasi yang sering terjadi pada penderita trauma saluran kemih. berupa fistula, striktur uretra, refluks vesikoureter, dan lain-lain, dan

6. menjelaskan prognosis dan prinsip pengobatan lanjut (rehabilitatif) pada kasus trauma saluran kemih

Skenario 5 Diskusi Proses diskusi

76 3,5,6 Kuliah pakar Anatomi Perkembangan organ-organ uropoetika dan anomali kongenital LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis 77 3,5,6 Kuliah pakar Bedah Penatalaksanaan operatif pada kelainan bawaan sistem uropoetika LCD dan Hand out Kuliah Ujian Tulis

78 1-7 PPK PPK relevan blok Uropoetika Membuat laporan kasus klinis di lapangan pasien

Pengamatan, pemeriksaan dan pembuatan laporan Ujian lesan Dan ujian tulis

Disahkan oleh :

Dekan Disetujui oleh :Wakil Dekan Disiapkan oleh :Tim Blok.

Prof. Dr. dr. H. Rusdi Lamsudin, M.Med.Sc, Sp.S(K) dr. Riana Rahmawati, M.Kes dr. Zainuri Sabta Nugraha Catatan :

Referensi

Dokumen terkait

Mengenai hal ini, apa yang telah dilaku- kan oleh pemerintah Iran bisa dijadikan bahan kajian yang tepat, yaitu karena konsekuensi atas pelarangan perkawinan sesama

Pengaruh Konsentrasi Hidroksipropil Metilselulosa (HPMC) terhadap Sifat Fisikokimia dan Organoleptik Selai Lembaran Nanas, Skripsi S-1, Fakultas Teknologi Pertanian

Proses komunikasi untuk menyebarluaskan gagasan, ide, dan karya, sebagai suatu produk inovasi pendidikan, maka aspek komunikasi menjadi sangat penting dalam

2 Wakil Dekan Bidang I SALINAN TERKENDALI 02 3 Wakil Dekan Bidang II SALINAN TERKENDALI 03 4 Manajer Pendidikan SALINAN TERKENDALI 04 5 Manajer Riset dan Pengabdian

Penelitian menggunakan 60 ekor ayam pedaging, dua puluh ekor ayam di awal penelitian diambil darahnya untuk pengamatan titer antibodi asal induk terhadap infeksi virus

Abstrak -Proses penyidikan tindak pidana narkotika tidak hanya mengacu pada KUHAP namun juga mengacu pada Sema Nomor 4 tahun 2010 mengenai manajemen penyidikan yang

Pengawasan kualitas merupakan alat bagi manajemen untuk memperbaiki kualitas produk bila dipergunakan, mempertahankan kualitas produk yang sudah tinggi dan

Intensitas kerja total pada patroli laut pengawasan SDKP yaitu 244 OA, yang artinya bahwa dalam melaksanakan patroli pengawasan SDKP dari tahap awal sampai dengan