• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KAJIAN TEORITIS DAN GAMBARAN UMUM

3.2. ARAH KEBIJAKAN

3.2.2. ARAH KEBIJAKAN PEMERATAAN

Beberapa arah kebijakan Pemerataan Layanan Pendidikan Berkualitas di Provinsi Sulawesi Tengah yang ditempuh sebagai berikut.

1. Peningkatan Tata Kelola Penyelenggaraan Pendidikan

Arah kebijakan ini bertujuan untuk meningkatan tata Kelola penyelenggaran Pendidikan sehingga, dalam menjalankan operasionalisasi penyelenggaran pendidikan melaksanakan prinsip tata Kelola institusi yang baik (good governance of institute).

Tata Kelola penyelenggaran Pendidikan akan memberikan arah bagi pengembangan dan penerapan sistem pertanggungjawaban penyelenggaran Pendidikan yang tepat, jelas, dan nyata yang berakar pada penyelenggaraan pendidikan yang efektif, efisien, bersih, dan bertanggung jawab. Selain itu, penerapan tata kelola yang baik dapat membangun sistem dalam institusi pendidikan yang semakin baik dan maju. Penerapan tata kelola yang baik akan membawa perubahan positif dalam dunia Pendidikan. Komitmen yang kuat dan baik harus datang dari pihak-pihak di dalam maupun di luar lembaga pendidikan, seperti pemerintah, swasta, dan masyarakat. Selain itu, juga dibutuhkan juga koordinasi yang baik, integritas, profesionalisme, serta etos kerja, dan moral tinggi. Tata kelola pendidikan, diharapkan meningkatkan kapabilitas inovasi pendidikan melalui pelaksanaan tata kelola yang baik dan bersih di lingkungannya. Kondisi ini dengan mengedepankan karakteristik partisipatif, beriorientasi pada akuntabel, transparan, responsif, efektif dan efisien serta sesuai peraturan dan hukum dengan menjaga nilai-nilai luhur pendidikan dengan memperhatikan rapor mutu.

Arah kebijakan ini ditempuh melalui program-program prioritas sebagai berikut.

• Penguatan Tata Kelola Pemenuhan SPM Pendidikan

• Penguatan Strategi Pembiayaan dan Efektivitas Pemanfaatan Anggaran Pendidikan

• Peningkatan Sinkronisasi Data Pokok Pendidikan

STRATEGI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PENDIDIKAN PROVINSI SULAWESI TENGAH

2. Penjaminan Mutu Pendidikan

Arah kebijakan ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pentingnya penjaminan mutu pendidikan bagi setiap lembaga pendidikan (pra sekolah, dikdas, dikmen, dikti, dan pendidikan non formal) sebagai bentuk tanggung jawabnya kepada stakeholder atau masyarakat.

Upaya penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan sulit dilepaskan keterkaitannya dengan manajemen mutu, dimana semua fungsi manajemen yang dijalankan diarahkan semaksimal mungkin dapat memberikan layanan yang sesuai dengan atau melebihi standar nasional pendidikan. Berkaitan dengan hal tersebut diperlukan upaya untuk mengendalikan mutu (quality control). Pengendalian mutu dalam pengelolaan pendidikan tersebut dihadapkan pada kendala keterbatasan sumber daya pendidikan. Oleh karena itu diperlukan suatu upaya pengendalian mutu dalam bentuk jaminan atau assurance, agar semua aspek yang terkait dengan layanan pendidikan yang diberikan oleh sekolah sesuai dengan atau melebihi standar nasional pendidikan. Konsep yang terkait dengan hal ini dalam manajemen mutu dikenal dengan Quality Assurance atau penjaminan mutu.

Penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan merupakan tanggungjawab satuan pendidikan yang harus didukung oleh pemerintah, pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tengah sesuai dengan kewenangan masing- masing serta peran serta masyarakat.

Implementasi penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan hingga saat ini masih menghadapi berbagai macam permasalahan antara lain: (1) belum tersosialisasikannya secara utuh Standar Nasional Pendidikan sebagai acuan mutu pendidikan; (2) pelaksanaan penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan masih terbatas pada pemantauan komponen mutu di satuan pendidikan; (3) pemetaan mutu masih dalam bentuk pendataan pencapaian mutu pendidikan yang belum terpadu dari berbagai penyelenggara pendidikan; dan (4) tindak lanjut hasil pendataan mutu pendidikan yang belum terkoordinir dari para penyelenggara dan pelaksana pendidikan pada

berbagai tingkatan. Arah kebijakan ini ditempuh melalui program- program prioritas sebagai berikut.

• Penguatan Kapasitas dan Akselerasi Akreditasi

• Perluasan Budaya Mutu Pendidikan 3. Peningkatan Kualitas Pembelajaran

Arah kebijakan ini bertujuan untuk perbaikan kualitas pembelajaran menyasar pada peserta didik, guru, sumber pembelajaran, serta strategi pembelajaran.

Untuk melakukan peningkatan kualitas pembelajaran setidaknya ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Pertama, peserta didik. Proses peningkatan kualitasn pembelajaran berhadapan dengan kondisi peserta didik dengan segala potensi yang dimiliki. Ada pesert didik unggul dan tergolong memiliki potensi yang hebat. Namun, juga tidak dapat dihindari terdapat peserta didik yang memiliki keterbatasan (kendala), harus juga mendapatkan pendidikan yang terbaik. Kedua, pendidik. Pendidik sudah diupayakan secara optimal.

Memiliki kompetensi unggul dalam hal pedagogi, profesional, kepribadian, dan sosial. Peran dari pendidik menjadi sangat penting, dan untuk berbagi pengalaman, pengetahuan dengan pola pendampingan sebagai model program kemitraan; Ketiga sumber pembelajaran dan metodologi atau strategi pembelajaran. Arah kebijakan ini ditempuh melalui program-program prioritas sebagai berikut.

• Penerapan Kurikulum dan Pola Pembelajaran Inovatif

• Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme Pendidik

• Penguatan Kualitas Penilaian Pendidikan

• Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi

• Pengintegrasian Softskill dalam Pembelajaran 4. Percepatan Akses dan Layanan Pendidikan

Arah kebijakan ini bertujuan untuk memberikan layanan layanan dasar menjadi kewenangan wajib Pemerintah daerah. Selain itu, Pemerintah Daerah juga wajib memberikan layanan dan kemudahan serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi. Arah kebijakan ini ditempuh

STRATEGI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PENDIDIKAN PROVINSI SULAWESI TENGAH

melalui program-program prioritas sebagai berikut.

• Sarana dan Prasarana Pendidikan

• Bantuan Pendidikan bagi Anak Kurang Mampu, dari Daerah Afirmasi dan Berbakat

• Penanganan Anak Tidak Sekolah

• Penguatan Pelayanan 1 Tahun PraSekolah

5. Peningkatan Pengelolaan dan Penempatan Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Arah kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan dan memperbaiki distribusi sumberdaya pendidik dan tenaga Pendidikan, sehingga penyelenggaran Pendidikan semakin baik dan maju. Perbaikian pengelolaan dan penempatan tenaga pendidik dan kependidikan, sekaligus juga memperbaiki layanan Pendidikan, mutu Pendidikan dan memperluas akses kepada peserta didik untuk mendapatkan penyelenggaran Pendidikan yang profesional dan Maju. Arah kebijakan ini ditempuh melalui program-program prioritas sebagai berikut.

• Revitalisasi dan Daya Dukung LPTK utk SDM Pendidikan di Daerah

• Pendidikan Profesi Guru dan Peningkatan Kualifikasi Pendidik

• Pemenuhan dan Distribusi Tenaga Pendidik Berbasis Kebutuhan

Dokumen terkait