• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III BAB III TINJAUAN KASUS

3.1 Pengkajian

3.1.6 Data Penunjang 1. Pemeriksaan Laboratorium

Tabel 3. Hasil Analisis Gas Darah Arteri

Nilai Gas Darah 28/7/2023

Hari ke 0 Jam 13.30

Satuan Nilai Normal

pH 7,33 7.35-7.45

pCO2 40,8 mm Hg 35.0-45.0

pO2 189,7 mm Hg 80.0-100.0

HCO3 21,9 mmol/L 21.0-28.0

BE -3,1 mmol/L (-2)-(+3)

SaO2 99,9 % 95.0-98.0

K 2,6 mmol/L 3.5-5.1

Na 141 mmol/L 136-145

Cl 109 mmol/L 98-107

Ca 1,16 mmol/L 1.09-1.30

Mg 0,46 0.60

Asam Laktat 6,8 0.7-2.5

GDS 343 74-99: bukan diabetes

melitus, 100-199:

Belum pasti diabetes melitus>=200:

Diabetes melitus

Keterangan ASV

100%

PEEP 5 FiO2 50%

Hasil AGD Asidosis metabolik dengan Hipokalemia, Hiperlaktatemia dan Hiperglikemia

77

Tabel 4. Hasil Laboratorium Hematologi, Kimia, PT/APTT

Jenis Pemeriksaan 28/7/2023 Jam 13.30 Hari ke 0

Satuan Nilai normal

Hemoglobin 11,8 g/dL 13-16.6

Hematokrit 34,6 % 41.3-52.1

Leukosit 22.390 /µL 3580-8150

Trombosit 225 ribu/ µL 172-359

Bilirubin total - mg/dL 0-1.4

Basofil absolut - / µL 20-70

Eosinofil absolut - / µL 40-350

Neutrofil absolut - / µL 1570-4590

Limfosit absolut - / µL 1130-3020

Monosit absolut - / µL 230-630

CK - U/L < 190

CKMB - U/L < 25

Ureum - Mg/dL

-BUN - mg/dL 6.0-20.0

Kreatinin - mg/dL 0.67-1.17

eGFR - mL/mnt/1.

73m2

≥90 : Normal 60-89:Mildly decreased 45-59:

Mildly to moderately decreased 30-44:

Moderately to severely decreased 15-29:

Severely decreased <15 : Kidney failure KDIGO 2012

PT/APTT 11,8/28,2 detik 23.0-34.7

Kontrol 28,9 detik

Fibrinogen 256 ng/mL

INR 1,14 mg/L

Keterangan Leukositosis

2. Pemeriksaan Foto Thorax

a. Foto Thorax Post op tanggal 28/07/2023

Gambar 16. Thorax Post Operasi Interpretasi :

• CTR membesar dan bentuk jantung normal.

• Trakea di tengah. Mediastinum superior tidak melebar.

• Kedua hilus tidak menebal.

• Corakan bronkovaskuler normal

• Tak tampak infiltrat kedua parenkim paru.

• Diafragma licin, sudut costophrenicus kanan lancip dan kiri tumpul

• Tulang-tulang dan jaringan lunak baik.

• Tampak ETT pada trakea antara intercostal space 3 & 4

• Tampak ujung IABP di antara intercostal 2-3

• Tampak kateter Swan Ganz dari vena jugularis dextra ke vena cava superior masuk ke artery pulmonal

• Tampak CVC dari arteri subclavia sinistra ke atrium dextra

• Tampak draine di substernal dan intra pleura kiri Kesan: Kardiomegali Efusi pleura sinistra

minimal

79 3. Pemeriksaan Echokardiografi

a. Pemeriksaan ECHO Pre Op tanggal 15/02/2022 (RS. Pelni) - RA, RV, LA dan LV dilatasi

- Fungsi sistolik LV menurun EF Teicholz 24% dan Simpson 28%

- MR mild, TR mild

- Kontraktilitas RV menurun, TAPSE 9 mm - Fungsi diastolik LV tidak dapat dievaluasi - Efusi perikardial (+) minimal

b. Pemeriksaan ECHO post Op tanggal 28/07/2023 jam 19:45 WIB - EF 16-18%,TAPSE 15-16

- Katup dalam batas normal - IVC 23/22

- Efusi pleura sinistra 150-200 ml - Efuis pleura dextra (-)

- Efusi pericardiac 0,3 cm di anterolateral LV 4. Pemeriksaan EKG

a. EKG Pre Operasi tanggal 27/07/2023 jam 15.52 WIB

Gambar 18. EKG Pre Operasi Interpretasi EKG

Irama : Reguler HR : 70 x/menit

Gel P : Positif di semua lead kecuali lead aVR PR Interval : 0,12 detik

QRS : 0,8 detik

ST Segmen : ST Elevasi V1-V4, ST Depresi II,III,AVF

Gel T : tak tampak T inversi Axis : Normoaxsis

Hipertropi : Tidak ada

Interpretasi : Sinus rithym dengan Elevasi V1-V4, ST Depresi II,III,AVF

b. EKG post operasi tanggal 28/07/2023 jam 13.06 WIB

Gambar 19. EKG Post Operasi Interpretasi EKG

Irama : Reguler On Pacing TPM (Rate 90, Sensitivitas 2 mV dan Output 10 mA)

HR : 90 x/menit Kesimpulan : Pacing Rhytm

c. EKG post operasi tanggal 28/07/2023 jam 13.06 WIB

Gambar 19. EKG Post Operasi

81 Interpretasi EKG Irama : Reguler

HR : 70 x/menit

Gel P : Positif di semua lead kecuali lead aVR PR Interval : 0,12 detik

QRS : 0,8 detik

ST Segmen : ST Elevasi V1-V4, ST Depresi II,III,AVF Gel T : tak tampak T inversi

Axis : Normoaxsis Hipertropi : Tidak ada

Interpretasi : Sinus rithym dengan Elevasi V1-V4, ST Depresi II,III,AVF

5. Pemeriksaan Duplex sonography ekstremitas bawah : (tanggal 6/6/2023)

• Penebalan intima media pada artery femoralis communis kanan

• Chronic Venous Insuficiency sedang pada vena vena dalam kedua tungkai

• Chronic Venous Insuficiency berat pada vena saphena magna below the knee kanan

• Chronic Venous Insuficiency negatif pada vena saphena magna below the knee kiri

• Tidak ditemukan trombus pada vena vena dalam dikedua tungkai

• Normal flow arteri pada kedua tungkai

6. Pemeriksaan Duplex sonography artery carotis : (tanggal 19/5/2023)

• Plaque stabil pada bifurcatio arteri carotis kanan

• Penebalan intima media pada arteri carotis communis kanan, arteri carotis interna kiri

• Normal flow pada semua level arteri carotis kanan-kiri

• Normal flow dan diameter arteri vertebralis kanan-kiri 7. Pemeriksaan Angiografi : (tanggal 17/4/2023)

• LM : normal

• LAD : diskret stenosis 80% diproximal, subtotal oklusi di mid

• LCx : subtotal oklusi di distal

• RCA : CTO diproximal, distal mendapat aliran dari kontralateral (RENTROP II)

Kesimpulan : CAD3VD Saran : KB Koroner 3.1.7 Terapi Tabel 5. Terapi Obat

No. Nama Obat Dosis Cara Pemberian

1. Adrenalin 0,1 mcg/kgBB/menit Drip

2. Dobutamin 5 mcg/kgBB/menit Drip

3. Nitrogliserin 0,5 mcg/kgBB/menit Drip

5. Morphin 20 mcg/kgBB/jam Drip

6. Recofol 30 mg/jam Drip

9. Cefuroxime 3x1,5 gr Intravena

10. Omeprazole 1x40 mg Intravena

11. Ondancentron 2x4 mg Intravena

83 3.2 Analisa Data

Tabel 6. Analisa Data,Tanggal 28/07/2023

NO. DATA ETIOLOGI MASALAH

1. DS :

- Pasien sementara tersedasi dan terintubasi DO :

- Masalah Intra Operasi : Pemasangan IABP pre insisi di artery femoralis dextra 30 ml 75 Fr dan saat weaning CPB irama sinus bradicardia sehingga dilakukan pemasangan Pacemaker 2 buah di ventrikel (Pacing Rhytm)

- Terpasang TPM : Rate 90 x/menit, Sensitivitas 2 Output 10)

- Terpasang IABP pada artery Femoralis dextra Mode Autopilot Ratio 1:1 Trigger EKG

- Lama waktu CPB : 97 menit

- Total intake dan output Intra Operasi : Total intake 893 ml, total urine 830 ml, total perdarahan 500 ml dan balance cairan -251 ml

- Lab Hematologi : Hb : 11,8 mg/dl, Hematokrit :34,6

%, Leukosit 22.390, Trombosit 225

- Hasil Foto thoraks Post Operasi : Hasil Foto thoraks Post Op 28/7/2023 : Cardiomegali dengan efusi pleura sinistra minimal

Perubahan prelaod, afterload, kontraktilitas dan perubahan irama jantung

Penurunan curah jantung

NO. DATA ETIOLOGI MASALAH - Hasil Lab AGDA 28/7/2023 jam 13.30:

pH : 7,33 pCO2 : 40,8 pO2 : 187 HCO3 : 21,9 BE : -3,1 SaO2 : 99,9 Asam laktat : 6,8

Hasil : Asidosis metabolik dengan hiperlaktatemia.

- Hasil EKG Post Operasi 28/7/2023: Sinus rithym dengan Elevasi V1-V4, ST Depresi II,III,AVF - Pemeriksaan Angiografi : (tanggal 17/4/2023)

LM : normal

LAD : diskret stenosis 80% diproximal, subtotal oklusi di mid

LCx : subtotal oklusi di distal

RCA : CTO diproximal, distal mendapat aliran dari kontralateral (RENTROP II)

Kesimpulan : CAD3VD

- Hasil Echocardiografi tanggal 15/2/2022:

RA, RV, LA dan LV dilatasi

Fungsi sistolik LV menurun EF Teicholz 24% dan Simpson 28%

MR mild, TR mild

Kontraktilitas RV menurun, TAPSE 9 mm

85

NO. DATA ETIOLOGI MASALAH

Fungsi diastolik LV tidak dapat dievaluasi Efusi perikardial (+) minimal

2. DS :

- Pasien sementara tersedasi dan terintubasi DO :

- Terpasang Endotracheal Tube (ETT) no. 8

kedalaman 22 cm dengan Ventilasi mekanik mode ASV 100% PEEP 5 FiO2 50%

- Hasil Foto thoraks Post Op 28/7/2023 :

Cardiomegali dengan efusi pleura sinistra minimal dan tampak ETT pada trakea antara intercostal space 3 & 4

- Efek agen farmakologis : pemberian sedasi (Morphin dan Recofol)

- Pada pemeriksaan sistem pernapasan :

pengembangan dada simetris, pasien mengikuti irama ventilasi mekanik dan belum ada usaha napas spontan. Tidak didapatkan suara napas tambahan (ronchi maupun wheezing)

- Hasil Lab AGDA 28/7/2023 jam 13.30:

pH : 7,33 pCO2 : 40,8 pO2 : 187 HCO3 : 21,9 BE : -3,1 SaO2 : 99,9

Kelemahan otot pernapasan (efek farmakologis)

Gangguan ventilasi spontan

NO. DATA ETIOLOGI MASALAH Asam laktat : 6,8

Hasil : Asidosis metabolik dengan hiperlaktatemia

3. Faktor risiko:

- Tindakan pembedahan (CABG) dengan On pump - Terpasang drain Substernal dan Intrapleura Sinistra

dengan jumlah drain inisiasi dari kamar operasi : 83 ml

- Jumlah perdarahan Intra Operasi : 500 ml - Nilai lab : Kalium 2,6 mmol/L

- Riwayat penyakit DM Type 2, GDS PreOp : 142 mg/dl, HbA1c 5,0

- Risiko ketidakseimbangan

elektrolit

4. Faktor risiko :

- Tindakan pembedahan (CABG) dengan On pump dan penggunaan Heparine

- Terpasang drain Substernal dan Intrapleura Sinistra dengan jumlah drain inisiasi dari kamar operasi : 83 ml

- Jumlah perdarahan Intra Operasi : 500 ml - Hasil laboratorium koagulasi pre Op PT:10,8

APPT:26,5 kontrol 28,9 INR 1,04 dan post Op PT:11,8 APPT:28,2 kontrol 28,9, INR 1,14

- Risiko perdarahan

87

NO. DATA ETIOLOGI MASALAH

5. DS :

- Pasien sementara tersedasi dan terintubasi DO :

- Riwayat penyakit DM Type 2, GDS PreOp : 142 mg/dl, HbA1c 5,0, GDS IntraOp : 278 mg/dl - Hasil Glukosa darah sewaktu Post Operasi: 343

mg/dl (tinggi)

- Riwayat obat DM pre op : Glimipiride 2 mg/24 jam/PO

Hiperglikemia : Resistensi insulin

Ketidakstabilan glukosa darah

6. Faktor risiko :

- Prosedur Endovascular (Pemasangan IABP)

- Pemeriksaan fisik cardiavaskular yg berhub dengan perfusi

- Pemeriksaan Duplex sonography ekstremitas bawah : (tanggal 6/6/2023)

• Penebalan intima media pada artery femoralis communis kanan

• Chronic Venous Insuficiency sedang pada vena vena dalam kedua tungkai

• Chronic Venous Insuficiency berat pada vena saphena magna below the knee kanan

• Chronic Venous Insuficiency negatif pada vena

- Risiko perfusi perifer tidak efektif

NO. DATA ETIOLOGI MASALAH saphena magna below the knee kiri

• Tidak ditemukan trombus pada vena vena dalam dikedua tungkai

• Normal flow arteri pada kedua tungkai

7. Faktor risiko :

- Efek Prosedure invasif : pemasangan alat ; ETT, CVC,Arteryline, Swan ganz kateter, Drain

substernal dan intrapleura, sheat IABP, dan kateter urine

- Dressing luka dan alat invasif tampak bersih dan tidak ada rembesan darah dan kondisi kulit disekitar pemasangan alat invasif tidak tampak adanya kemerahan

- Hasil laboratorium Leukosit pre Op : 6770 dan Leukosit direct post Op : 22.390

- Risiko infeksi

89