BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Setting Penelitian
Untuk mengetahui dan memperoleh data tentang gambaran umum lokasi penelitian, pada bagian ini penulis membahas tentang hal-hal yang berkaitan dengan keberadaan lokasi penelitian tersebut. Hal-hal yang dimaksud antara lain sebagai berikut:
1. Sejarah Berdirinya MI NW Karang Bata
MI NW Karang Bata didirikan pada tahun 1964 yang merupakan salah satu lembaga pendidikan swasta keagamaan yang didirikan oleh tokoh agama dan masyarakat setempat dan bernaung di bawah organisasi Nahdlatul Wathan. Sekolah ini dibangun di atas lahan seluas 2360 m2 (23,6 Are).54
2. Letak Geografis
Lokasi gedung MI NW Karang Bata terletak di tengah-tengah pemukiman penduduk sehingga mudah dijangkau oleh para guru dan siswa.
Untuk lebih jelasnya secara geografis dipaparkan batas-batasnya sebagai berikut:
Sebelah barat : Berbatasan dengan kali unus Sebelah timur : Perumahan warga
Sebelah utara : Berbatasan dengan kali babi Sebelah selatan : Berbatasan dengan sawah warga55
54Dokumentasi, Sejarah Berdirinya MI NW Karang Bata, dikutip tanggal 28 Februari 2018.
55Ahmad Roja’I, Wawancara, MI NW Karang Bata, dikutip tanggal 28 Februari 2018.
3. Identitas Madrasah
Nama Madrasah : Madrasah Ibtidaiyah NW Karang Bata Alamat : Jl. Praburangkasari
Desa : Abiantubuh Baru Kecamatan : Sandubaya
Kabupaten : Mataram
Kode Pos : 83232
Telpon : 081803657751
NIS/NSM : 113030 / 1112 527 10003 Status Akreditasi : B (Baik)
SK Akreditasi : No.246A/BAP-SM/KP/XII/2015 Tahun Berdiri : 14 Juni 1964
Status Tanah : Milik sendiri Status Bangunan : Milik sendiri Luas Tanah : 2360 m2 (23,6 Are) Luas Bangunan : 540 m2
Nama Yayasan : Ponpes Hijraturrasul NW Karang Bata
Alamat Yayasan : Jl. Senopati V Karang Bata Abiantubuh Baru56 4. Visi dan Misi MI NW Karang Bata
a. Visi:
"Terwujudnya madrasah yang unggul dalam menghasilkan siswa yang beriman, beramal, kreatif, dan berdaya saing.
b. Misi:
Untuk mencapai visi tersebut, MI NW Karang Bata menyelenggarakan pendidikan dengan misi sebagai berikut:
56Profil MI NW Karang Bata, dikutip tanggal 28 Februari 2018.
1. Terbinanya mental spiritual siswa sebagai wujud penghambaan kepada Allah Swt.
2. Mendorong dan membantu setiap siswa untuk mengenali potensi dirinya sehingga dapat dikembangkan secara lebih optimal.
3. Mengembangkan sikap kewirausahaan dan kemandirian.
4. Menciptakan suasana madrasah yang kondusif, agamis, dan disiplin tinggi bagi warga madrasah. 57
5. Keadaan Siswa
Dalam proses belajar mengajar siswa menduduki peranan penting, karena siswa yang akan menjadi tolak ukur keberhasilan proses belajar mengajar. Oleh karena itu keberadaan dan peran aktif siswa sangat diperlukan dalam proses belajar mengajar.
Adapun siswa-siswi MI NW Karang Bata pada tahun pelajaran 2017/2018 berjumlah 178 orang siswa. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 4.1
Keadaan Siswa MI NW Karang Bata
Tahu Pelajaran
Kelas 1 Kelas 2 Kelas 3 Kelas 4 Kelas 5 Kelas 6 Jumlah
L P L P L P L P L P L P L P JML
2015/2016 10 14 11 17 20 9 6 4 7 2 6 2 60 48 108
2016/2017 28 28 10 14 13 14 18 10 6 4 7 2 80 71 152
2017/2018 27 12 23 26 11 14 14 13 16 10 6 4 99 79 178
Sumber: Dokumentasi MI NW Karang Bata Kecamatan Sandubaya, tahun 2015-2018, dikutip tanggal 28 Februari 2018.
Sesuai dengan tabel di atas, MI NW Karang Bata memiliki jumlah siswa tahun pelajaran 2017/2018 adalah 178 orang dari kelas 1 sampai kelas 6.
Adapun jumlah siswa kelas V sebanyak 26 siswa dengan siswa laki-laki 16 orang dan siswa perempuan 10 orang.
57Profil MI NW Karang Bata, dikutip tanggal 28 Februari 2018.
6. Keadaan Guru
Guru merupakan orang yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan proses belajar mengajar, guru berkewajiban menyajikan dan menjelaskan materi pelajaran, membimbing dan mengarahkan siswa kearah pencapaian tujuan pembelajaran yang telah di rencanakan.
Dalam hal ini dibutuhkan kemampuan dan profesionalisme guru dalam menjalankan tugasnya. Oleh karena itu, kapasitas dan kualitas guru merupakan faktor yang tidak dapat diabaikan.
Tabel 4.2
Keadaan Guru MI NW Karang Bata Tahun Pelajaran 2017/2018
NO Nama Guru Jabatan
1 Muzakki, S. Pd.I Kepala Madrasah
2 Satirah, S. Pd.I Wali kelas IA
3 Wahidah, S. Pd.I Wali kelas IB
4 Halimah S. Pd.I Wali kelas IIA
5 Musafira S. Pd.I Wali kelas IIB
6 Marzuki, S. Pd.I Wali kelas III
7 Aulia’ul Hasanah, S. Pd.I Wali kelas IV
8 Ahmad Roja’i, S. Pd.I Wali kelas V
9 Huswatun Hasanah, S. Pd.I Wali kelas VI
10 Abdul Mu’is, S. Pd.I Guru penjaskes
11 A. Zahid Maqdumi S. Pd.I Bahasa arab
12 Selamat Penjaga Madrasah
Sumber: Dokumentasi MI NW Karang Bata Kecamatan Sandubaya, tahun 2017/2018, dikutip tanggal 28 Februari 2018.
Pada tabel di atas, menunjukkan bahwa MI NW Karang Bata sudah memiliki guru yang memadai dan kualifikasi S1 ada 11 orang, adapun guru wali kelas yaitu 6 orang dari kelas 1 sampai kelas 6. Guru laki-laki berjumlah 4 orang, guru wanita berjumlah 7 orang dan 1 orang penjaga madrasah.
7. Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana merupakan penunjang keberhasilan kegiatan belajar mengajar disekolah. Sarana dan prasarana yang ada di MI NW Karang Bata tergolong cukup memadai, berikut sarana dan prasarana pada MI NW Karang Bata:
a. Sarana dan prasarana gedung/ruang Tabel 4.3
Sarana dan Prasarana Gedung/Ruang
No. Jenis Prasarana Jumlah Ruang
Jumlah Ruang Kondisi
Baik
Jumlah Ruang Kondisi
Rusak
Kategori Kerusakan Rusak
Ringan
Rusak Sedang
Rusak Berat
1 Ruang Kelas 8 5 3 - 3 -
2 Perpustakaan 1 - 1 - - 1
3 R. Lab. IPA - - - - - -
4 R. Lab. Komputer - - - - - -
5 R. Pimpinan 1 - 1 - 1 -
6 R. Guru 1 - 1 - 1 -
7 R. Tata Usaha - - - - - -
8 R. Konsling - - - - - -
9 R. UKS 1 - 1 1 - -
10 Tempat Beribadah - - - - - -
11 Jamban 5 4 1 - 1 -
12 Gudang 1 - 1 - - 1
13 R. Sirkulasi - - - - - -
14 Tempat Olahraga 1 1 - - - -
15 R. OSIS - - - - - -
16 R. Lainnya - - - - - -
Sumber: Dokumentasi MI NW Karang Bata Kecamatan Sandubaya, tahun 2017/2018, dikutip tanggal 28 Februari 2018.
Pada tabel di atas, sarana dan prasarana gedung di MI NW Karang Bata dapat dikatakan kurang memadai. Dimana kelas yang dalam kondisi baik hanya 5 kelas dan 3 kelas lagi dalam kondisi rusak sedang, kelas dalam kondisi rusak ini dapat menggangu kenyamanan siswa dalam belajar sehingga siswa tidak dapat belajar dengan baik. Begitupun ruang perpustakaan yang hanya ada 1, itupun dalam kondisi rusak berat.
b. Sarana dan prasarana maublier
Tabel 4.4
Sarana dan Prasarana Maublier
Jenis Barang
KONDISI
JUMLAH Baik Rusak
Ringan
Rusak Berat
Meja Siswa 50 - 20 70
Kursi Siswa 125 - 30 155
Meja Kursi Guru 10 2 - 12
Papan Absen 8 - - 8
PapanTulis 8 - - 8
Almari 3 2 5 10
Rak Buku 2 - 2 4
Papan Pengumuman 1 1 - 2
Kursi Tamu - 1 - 1
Lainnya
Sumber: Dokumentasi MI NW Karang Bata Kecamatan Sandubaya, tahun 2017/2018, dikutip tanggal 28 Februari 2018.
Berdasarkan tabel di atas, sarana dan prasarana maublier dapat dikatakan kurang memadai. Dimana kursi siswa hanya berjumlah 155 kursi, itupun 125 kursi dalam kondisi baik dan 30 kursi dalam kondisi rusak, sementara jumlah siswa keseluruhan ada 172 siswa. Untuk sarana dan prasarana meaublier lainnya dapat dikatakan cukup memadai.
c. Sarana dan prasarana alat peraga dan olahraga Tabel 4.5
Sarana dan Prasarana Alat Peraga dan Olahraga Jenis Barang
KONDISI (unit)
JUMLAH Baik Rusak
Ringan
Rusak Berat
Komputer 2 2
Globe 1 1 2
Peta Indonesia 1 2 3
Peta Lombok 1 1
Peta Dunia 1 1 2
Rangka Manusia Mini 1 1 2
Torso Manusia L/P 1 1 2
Bola Volly + Net 1 1 2
Bola Kaki 1 1
Len pimpong
Raket + Net Badminton 2 4 6
Lainnya
Sumber: Dokumentasi MI NW Karang Bata Kecamatan Sandubaya, tahun 2017/2018, dikutip tanggal 28 Februari 2018.
Dari tabel di atas, sarana dan prasarana alat peraga dan olahraga dapat dikatakan kurang memadai, hal tersebut dikarenakan banyaknya alat yang dalam kondisi rusak. Sehingga ketika guru mengajar, kurang terbantu dalam hal alat peraga.