KOMUNIKASI INTERPERSONAL
B. INTERPERSONAL SKILL
Definisi
Interpersonal Skills dalam Jocelin Sanchez, 2014 (dalam Wello & Novia, 2021) adalah keterampilan hidup yang kita gunakan setiap hari untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, baik secara individu maupun kelompok. Keterampilan interpersonal adalah keterampilan yang digunakan orang untuk berinteraksi dan berhubungan antara satu dengan yang lain (Rosjidan, 1996).
Mc Gaha dan Fitzpatrick (2005) mengartikan interpersonal skill sebagai perilaku yang berkaitan dalam berinteraksi seperti memulai pembicaraan, memberi dukungan emosional, dan keterbukaan, serta mengatasi konflik. Interpersonal Skill (keterampilan interpersonal) adalah kemampuan seseorang secara efektif untuk berinteraksi dengan orang lain maupun dengan rekan kerja, seperti pendengar yang baik, menyampaikan pendapat secara jelas, dan bekerja dalam satu tim (Pandita, 2021).
Robbins (dalam Noor, 2021) menjelaskan interpersonal skill sebagai keahlian setiap orang dalam berkomunikasi antara satu dengan yang lain, seperti mendengarkan seseorang, memberi pendapat, maupun bekerja secara tim. Dalam kata lain interpersonal skill adalah kemampuan seseorang dalam beriteraksi terhadap individu, baik dalam masyarakat atau lingkungan organisasi.
Peran dan Cara Meningkatkan Keterampilan Interpersonal
Wello dan Novia (2021) menjelaskan bahwa individu memerlukan keterampilan interpersonal untuk meningkatkan; hubungan, lingkungan kerja yang baik, keterampilan kepemimpinan, produktivitas, dan keberhasilan.
Vivian Balan, 2010 (dalam Wello dan Novia, 2021) menjelaskan tips dalam keterampilan interpersonal agar disukai orang lain, diantaranya:
1. Tersenyum
2. Menghargai orang lain 3. Perhatikan orang lain 4. Praktik mendengarkan aktif 5. Membawa orang bersama 6. Penyelesaikan konflik 7. Berkomunikasi jelas 8. Memiliki rasa humor
9. Melihat dari sisi mereka (empathy) 10. Jangan mengeluh
Caugh, 2012 (dalam Wello dan Novia, 2021) menjelaskan lima cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan interpersonal, yaitu:
1. Bersikap Profesional, yaitu berupaya untuk selalu menjadi yang terbaik dalam setiap situasi, dan bertindak dengan cara-cara yang dapat mencerminkan diri Anda sendiri, dan belajar untuk menghadapi situasi dengan cara yang tepat.
2. Membangun Kredibilitas, yaitu melakukan segala hal dengan ihklas dan tulus. Hal ini akan membuat orang-orang lebih percaya dan hormat kepada diri Anda.
3. Memahami titik pandang orang lain, yaitu mencoba merefleksikan suatu tindakan dengan sudut pandang orang lain.
Bahkan, jika Anda tidak setuju, dapat meluangkan waktu untuk belajar dan memahami sudut pandang orang lain.
4. Pelajari tentang orang lain, yaitu mencoba mempelajari orang lain dapat dengan melakukan pembicaraan sederhana di luar konteks pekerjaan dengan para karwayan atau bawahan. Hal ini juga dapat membangun hubungan baik antara atasan dan bawahan.
5. Percaya diri. Mencoba untuk selalu percaya diri dapat dilakukan dengan menjaga kontak mata dan postur tubuh rileks. Selain itu, selalu pastikan bahwa Anda berbicara dengan jelas dan dengan kecepatan yang stabil.
Aspek Keterampilan Interpersonal
Berikut adalah aspek yang terdapat dalam keterampilan interpersonal menurut Johnson (1993), yaitu: Self disclosure (keterbukaan diri), Empathy (empati), Leadership and teamwork (kepemimpinan dan kerjasama), Relation ship and networking (membina hubungan dan menjaga hubungan), Communication and negotiation (berkomunikasi dan bernegosiasi), Listening (mendengarkan), solveconflict (menyelesaikan konflik).
Bagan Aspek-aspek dalam Interpersonal Skills
1. Self-Disclosure, yaitu kemampuan untuk membuka atau mengungkapkan kepribadian diri yang bertujuan agar orang lain mengetahuinya melalui komunikasi dalam hubungan yang baik.
2. Empathy, yaitu kemampuan untuk reaksi emosional orang lain secara internal untuk ikut memahami perspektif orang lain.
3. Leadership and Teamwork, dua aspek tersebut adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh seseorang dalam hidup ini untuk berkomunikasi, bekerja sama dan memimpin tim, minimal memimpin dirinya sendiri.
4. Relationship and Networking, kemampuan ini sangat penting dalam kehidupan, di mana semua orang harus menjalin hubungan baik dengan siapa saja dalam hidup ini. Hubungan baik, pertemanan, dan jaringan dengan orang lain merupakan salah satu modal dalam kehidupan ini, yang disebut relational capital atau social capital.
Self disclosure
Solve Conflict Empathy
Interpersonal Skills
Listening Leadership
and Teamwork
Communication Negotiation and
Relationship Nerworking and
5. Communication and Negotiation, kemampuan ini sangat penting dalam diri masing-masing untuk melakukan kesepakatan dan mencapai tujuan yang ingin dicapai. Keterampilan ini perlu diasah, dikembangkan agar seseorang sangat mudah beradaptasi dan meleburkan diri dalam berbagai kelompok masyarakat.
6. Listening, mendengarkan adalah kunci untuk memahami apa yang orang katakan. Berikutnya adalah berpikir, apa yang didengar dari ucapan seseorang, sehingga satu-satunya hal yang diperlukan untuk memahaminya adalah mendengarkan dengan baik dan berpikir tentang apa yang mereka ucapkan.
7. Solve conflict, yaitu memberikan keseimbangan yang penting dalam pikiran yang memerlukan rileks dari semua keseriusan di lingkungan kita dan tidak akan terjadi konflik yang tidak bekelanjutan.
Faktor yang Memengaruhi Interpersonal Skills
Terdapat beberapa faktor lain yang dapat memengaruhi interpersonal skill dijelaskan oleh Frieda Mangunsong (dalam Anggini, 2021) antara lain, yaitu: Kecerdasan Pribadi dan Kepemimpinan, Gender dan Edukasi.
Bagan Faktor yang Memengaruhi Interpersonal Skills gender
Kecerdasan pribadi dan kepemimpinan
Interpersonal
skills Edukasi
1. Kecerdasan Pribadi dan Kepemimpinan
Kemampuan intelektual merupakan sebuah kondisi internal yang dimiliki seseorang, yang merupakan hasil dari intelektual dasar yang dimiliki seseorang dan juga tambahan kecerdasan sosial atau emosional dari hasil interaksi dengan lingkungan, sehingga individu tersebut dapat memimpin dirinya sendiri atau orang lain.
2. Gender
Gender dapat mengikutsertakan faktor dan atribut yang telah dipercaya oleh budaya dan lingkungan mengenai perilaku yang berbeda dan karakteristik tertentu seseorang pada kelompoknya masing-masing sesuai dengan gender mereka. Donalson dan Gullahorn (dalam Anggini, 2021).
3. Edukasi
Kemampuan pribadi dan kepemimpinan merupakan hal yang tidak dibawa sejak lahir, perlu ada proses dan kemampuan belajar untuk menambah pengetahuan dan keahlian. Kemampuan ini diperlukan agar individu dapat mentransformasi situasi yang sulit menjadi lebih baik dengan melakukan stimulasi intelektual dan emosional terhadap lingkungannya.
Dampak
Interpersonal skills juga bisa dimanfaatkan sebagai media untuk meraih kesuksesan. Seseorang yang memiliki keterampilan interpersonal skill yang baik pasti akan memperoleh posisi atau jabatan yang lebih tinggi dibanding orang yang tidak memilikinya.
Interpersonal skills di tempat kerja dapat memiliki efek yang lebih besar daripada kehidupan seseorang di bidang lain. Hal ini dikarenakan keterampilan interpersonal dapat menciptakan tempat kerja yang jauh lebih hangat, dan tim yang memiliki keterampilan interpersonal akan bekerja jauh lebih harmonis untuk menyelesaikan pekerjaannya. Individu yang memiliki keterampilan interpersonal dapat bekerja sama dengan baik dalam sebuah tim, mampu menangani masalah, memecahkan masalah, dan memiliki hubungan yang baik dengan orang lain, serta mahir menghadapi situasi seperti mendisiplinkan karyawan atau menenangkan situasi tegang antar rekan kerja. Individu seperti ini memiliki kapasitan yang besar untuk menjadi pemimpin (Wello dan Novia, 2021).