• Tidak ada hasil yang ditemukan

Karakteristik Alat Permainan Edukatif

anda mengajarkan anak tentang keseimbangan, batasan- batasan, dan ikatan. Selain itu, menurut Rose, alat permainan edukatif saat ini menjadikan keluarga lebih dekat karena alat permainan edukatif membantuk anak untuk bersosialisasi, berpikir, menggunakan logika, menyelesaikan masalah, dan sebagainya.

2. Mengajarkan anak banyak hal baru

Alat permainan edukatif juga mengajarkan anak banyak hal baru karena alat permainan edukatif mengajarkan anak untuk belajar dengan cara yang menyenangkan. Saat anda menginginkan anak anda memahami bahasa asing, anda cukup menggunakan alat permainan edukatif yang dapat mengucapkan berbagai bahasa asing dalam satu kali klik. Anda juga dapat mengajarkan anak anda bagaimana mengendarai mobil dengan menggunakan mobil-mobilan yang dirancang khusus untuk anak usia dini. Kemudian anda juga dapat mengajarkan anak anda bagaimana mendayung perahu tanpa harus khawatir tenggelam di laut yang dalam.

Bagi anak yang baru lahir, alat permainan edukatif dapat digunakan untuk mengajarkan anak sentuhan, suara, maupun kata-kata baru sesaat setelah mereka lahir. Dengan alat permainan edukatif, semua hal dapat diajarkan kepada anak sesuai dengan kondisi dan perkembangannya masing-masing.

1. Sesuai dengan usia anak

Alat permainan edukatif harus dirancang dan diberikan kepada anak sesuai dengan usia dan perkembangannya. Hal ini peru diperhatikan karena aat permainan edukatif yang diberikan tanpa memperhatikan usia dan perkembangan anak akan membahayakan bagi anak atau tidak dapat digunakan secara maksimal. Misalnya, anak usia 0-2 tahun sebaiknya tidak diberikan alat permainan edukatif dengan ukuran kecil dan mudah ditelan seperti kelereng atau koin karena pada usia tersebut anak sedang dalam tahap penasaran dan senang memasukkan benda ke dalam mulut dan berbahaya bagi keselamatan anak. Selain itu, kesesuaian alat permainan edukatif dengan usia dimaksudkan untuk memberikan stimulasi yang tepat sesuai dengan kebutuhannya.

2. Membantu merangsang tumbuh kembang anak

Ciri utama sebuah alat permainan dikatakan edukatif yaitu apabila dapat membantu merangsang pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal karena tujuan utama dibuatnya alat permainan edukatif adalah untuk memudahkan guru atau orang tua dan orang-orang dewasa lainnya dalam menstimulasi perkembangan anak serta dijadikan sarana untuk bermain sambil belajar.

3. Menarik dan bervariasi

Anak usia dini sangat menyukai benda-benda yang menarik dan beragam bentuk maupun warnanya. Apabila alat permainan edukatif dibuat dengan bentuk dan warna yang menarik serta bervariasi, tentu saja anak akan merasa bersemangat dan tertarik untuk terus memainkannya.

Sebaliknya apabila bentuk dan warnanya tidak menarik atau monoton, anak tidak akan mendekati bahkan akan membuang alat permainan tersebut.

4. Memiliki banyak kegunaan

Alat permainan edukatif harus memiliki banyak kegunaan, seperti dapat dimainkan dengan berbagai cara atau model dan berguna untuk mengembangkan banyak aspek perkembangan. Prinsip multiguna ini dapat mengurangi kebosanan anak saat bermain dan tentu saja dapat menghemat pembiayaan karena satu alat permainan edukatif dapat mengembangkan banyak aspek.

5. Aman digunakan

Ciri edukatif juga dapat dilihat dari faktor keamanan sebuah alat permainan, apalagi anak usia dini merupakan kelompok yang sangat rentan dan masih membutuhkan bantuan, pengawasan, dan bimbingan orang dewasa. Pada kelompok usia tertentu, anak belum mampu mebendakan alat permainan yang aman digunakan. Oleh sebab itu, alat permainan edukatif harus memenuhi unsur keamanan saat digunakan untuk bermain.

6. Bentuk sederhana

Alat permainan edukatif hendaknya sederhana dari sisi bentuk dan cara memainkannya, tidak rumit saat dibuat dan membimbungkan saat dimaikan. Hal ini dikarenakan cara berpikir anak yang masih sangat sederhana. Apabila alat permainan dibuat dengan bentuk yang rumit, anak akan mudah menyerah dan putus asa, sehingga tujuan anda untuk mengembangkan aspek perkembangan dengan media alat permainan edukatif tidak akan tercapai.

7. Melibatkan aktivitas anak

Alat permainan edukatif harus mampu membuat anak terlibat secara aktif, baik pada saat pembuatan maupun dimainkan. Artinya, alat permainan edukatif menekankan pada permainan aktif, bukan pasif di mana anak dapat terlibat secara langsung dalam permainan, baik secara fisik maupun psikis.

Dengan terlibat secara langsung, pertumbuhan dan perkembangan anak akan terstimulasi secara maksimal.

Tidak jauh berbeda dengan yang disampaikan di atas, menurut Zaman dalam Guslinda dan Kurnia mengemukakan beberapa ciri alat permainan edukatif untuk anak usia dini sebagai berikut:11

1. Ditunjukkan untuk anak usia PAUD

Alat permainan edukatif untuk anak usia dini tentu saja dirancang untuk anak usia PAUD, baik dari segi bentuk, ukuran, model, dan kegunaan. Apabila alat permainan tidak sesuai dengan usia, maka tidak akan memberikan dampak yang positif bagi anak, bahkan sebaliknya akan menjadi negatif dan tidak dapat menstumulasi perkembangan anak.

2. Berfungsi untuk perkembangan aspek-aspek perkembangan anak PAUD

Tujuan dari pendidikan anak usia dini adalah untuk pengembangan aspek-aspek perkembangan anak. Salah satu cara untuk mengembangkan aspek-aspek tersebut adalah dengan menggunakan alat permainan edukatif. Oleh sebab itu, unsur ini harus terpenuhi dalam pembuatan alat permainan edukatif agar tujuan dari pendidikan anak usia dini dapat tercapai dengan maksimal.

3. Dapat digunakan dengan berbagai cara, bentuk, dan untuk bermacam tujuan atau bermanfaat multiguna

Alat permainan edukatif harus multiguna karena anak usia dini sangat mudah bosan. Untuk menghindari kebosanan tersebut, setiap alat permainan edukatif harus dibuat multiguna, baik dari cara memainkan maupun bentuk fisiknya.

Aspek multiguna ini juga dapat meminimaisir pengeluaran keuangan anda karena anda tidak harus membuat atau membeli banyak alat permainan edukatif untuk mengembangkan setiap aspek perkembangan anak, tetapi satu

11 Guslinda and Rita Kurnia, Media Pembeajaran Anak Usia Dini, 1st edn (Surabaya: Jakad Publishing, 2018).

alat dapat mengembangkan banyak aspek serta dapat dimainkan dengan berbagai cara.

4. Aman bagi anak

Keamanan dalam sebuah permainan adalah yang paling utama. Oleh sebab itu, alat permainan edukatif yang digunakan harus memenuhi standar keamanan, terutama bagi anak usia dini yang menggunakannya. Faktor keamanan ini diutamakan karena anak usia dini belum mampu mengontrol dan menjaga dirinya dengan baik. Sedangkan anda sebagai guru dan orang tua belum tentu mampu menemani dan mengontrol setiap kegiatan yang dilakukan oleh anak. oleh sebab itu, langkah antisipatif yang dilakukan adalah dengan memastikan alat permainan yang digunakan aman bagi anak meskipun tanpa pengawasan yang ketat.

5. Dirancang untuk mendorong aktivitas dan kreativitas

Alat permainan edukatif yang baik adalah yang mampu merangsang anak untuk terlibat secara langsung, baik saat proses pembuatan maupun proses memainkan. Dari keterlibatan inilah akan muncul semangat dan kreativitas anak saat bermain.

6. Bersifat konstruktif atau ada sesuatu yang dihasilkan

Saat bermain menggunakan alat permainan edukatif, anak harus mampu menghasilkan sesuatu. Misalnya saat bermain menggunakan balok, anak dapat menyusun sejumlah balok untuk menghasilkan beragam bentuk bangunan atau hasil karya lain berdasarkan imajinasinya.

7. Mengandung nilai pendidikan

Alat permainan edukatif tentu saja harus mengandung nilai-nilai pendidikan. Oleh sebab itu, saat pembuatan alat permainan edukatif harus jelas aspek-aspek apa saja yang dapat dikembangkan melalui alat permainan edukatif tersebut. Selain itu, agar dapat mengandung nilai pendidikan, alat permainan

edukatif harus dibuat sesuai dengan usia dan perkembangan anak yang akan menggunakannya.