• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Deskripsi Produk

Ular melompat adalah alat permainan edukatif yang terbuat dari karpet, dibagi menjadi 20 bagian yang membentuk kotak.

Pada setiap kotak dituliskan angka 1 sampai dengan 20. APE ini dimodifikasi dari permainan ular tangga. Jika ular tangga permainannya dengan cara melempar dadu dan pemain menjalankan pion sesuai dengan jumlah angka yang muncul

1 APE adalah karya Wardaniatil Ummi, Sartikanawati, Aspiatul Aini, Ainun Fadila, dan Nisa Hulaeva (Mahasiswa Program Studi PIAUD UIN Mataram)

Gambar 6.1 Ular Melompat

pada dadu tersebut, namun ular melompat mengganti peran pion dengan manusia. Hal ini memungkinkan anak terlibat secara langsung untuk bermain dan melompat-lompat pada karpet yang sudah dituliskan angka sesuai dengan jumlah dadu yang dilemparkan.

2. Sasaran usia

APE ini dapat digunakan oleh anak usia 4-6 tahun. Anak usia di bawah 4 tahun belum sepenuhnya dapat menggunakan APE ini karena permainannya yang menjadikan kaki sebagai tumpuan (melompat) dan terdapat beberapa peraturan yang harus dipatuhi dan mungkin sulit dijalankan oleh anak di bawah 4 tahun.

3. Aspek perkembangan yang dapat distimulasi a) Kognitf

Perkembangan kognitif dapat distimulasi pada saat anak menghitung jumlah angka yang terdapat pada dadu dan menghitung jumlah lompatan yang harus dilakukan. Selain itu, anak juga harus menghitung jumlah lompatan selanjutnya agar dapat berdiri tepat pada gambar tangga atau berusaha menghindari gambar ular.

b) Bahasa

Aspek perkembangan bahasa dapat distimulasi melalui interaksi yang antara setiap anak dan guru pada saat bermain karena permainan ini akan melibatkan banyak anak dan membutuhkan bimbingan dari guru. Permainan ini juga dapat dimainkan secara kelompok yang terdiri dari pelempar dadu dan pemain yang akan melompat di karpet yang sudah disiapkan guru, sehingga akan terjalin interaksi antara tim.

c) Sosial emosional

Aspek sosial emosional dapat distimulasi melalui interaksi yang terjadi antara anak dan pada saat bermain karena APE ini dirancang untuk dimainkan oleh banyak

anak dalam waktu yang bersamaan. Selain itu, dalam proses bermain tentunya akan timbul berbagai emosi, seperti bahagia, sedih, marah, kecewa, dan takut.

d) Fisik motorik

APE ular melompat ini paling banyak menstimulasi perkembangan fisik motorik karena hampir semua tahapan menggunakan gerakan-gerakan. Misalnya, keterlibatan anak dalam membuat APE dapat membantu perkembangan motorik halus karena ada proses memotong, menggunting, dan menempel. Selaian itu anak diharuskan untuk melempar dadu yang menstimulus perkembagan motorik halus, kemudian anak juga harus melakukan lompatan atau gerakan dari satu kotak ke kotak yang lain sesuai dengan jumlah mata dadu yang didapatkan, selain itu mereka juga harus berpindah ke atas atau ke bawah jika mendapatkan tangga atau ular pada kotak yang disinggahinya.

e) Seni

Aspek perkembangan seni dapat distimulasi pada saat anak dilibatkan dalam pembuatan APE secara bersama-sama dengan guru. Mereka dapat membuat pola, mewarnai, dan memberi hiasan pada APE sesuai dengan yang mereka inginkan dengan arahan dari guru.

f) Moral agama

Nilai moral agama dapat dikembangkan pada saat anak bermain bersama dan terjadi interaksi. Melalui permainan ini anak dapat memahami nilai saling menghargai, kerjasama, dan kejujuran. Selian itu, pada saat memulai permainan atau saat melempar dadu, anak diharuskan untuk memulai dengan bacaan yang baik seperti ―Bismillah‖ dan mengucapkan

―Alhamdulillah‖ jika mendapatkan keberuntungan melompat ke kotak yang terdapat tangga di dalamnya. Dalam beberapa kotak juga terdapat amplop yang berisi perintah yang harus dilakukan oleh anak yang kebetulan berada di kotak tersebut,

salah satu perintahnya adalah menghafalkan ayat-ayat pendek/doa/hadits yang telah diajarkan oleh guru.

4. Alat dan bahan a. Gunting b. Cutter

c. Tikar/karpet d. Isoasi

e. Kardus f. Kertas manila g. Double tipe h. Spidol warna i. Kertas bekas j. Kertas origami k. Spidol permanen 5. Cara pembuatan

a. Sediakan karpet bekas

b. Rekatkan isolasi menjadi 20 kotak

c. Buatkan pola angka 1-20 menggunakan spidol warna hitam d. Pada angka 4,7,11,16 dan 20 buatlah pola kecil dengan

meletakkan tebak-tebakan hewan (dapat diganti dengan yang lain) yang ditulis diatas kertas origami

e. Tebalkan pola angka tersebut menggunakan spidol warna f. Buatlah tangga dan ular menggunakan kertas origami

g. Tempelkan tangga tersebut pada angka 2 dan 6, 14 dan 19.

Dan menempelkan ular pada angka 12 dan 13, 15 dan 17.

h. Buatlah dadu menggunakan kardus dengan ukuran 15x15 sebanyak 6 sisi.

i. Tempelkan kertas manila pada kardus tersebut dengan menggunakan lem.

j. Buatlah mata dadu dari kain palanel dengan berbagai macam warna.

k. Tempelkan mata dadu tersebut pada setiap sisi kardus tersebut.

l. Ular melompat siap dimainkan.

6. Cara memainkan APE

a. Permainan ular melompat mirip dengan permainan ular tangga, tetapi hanya terdapat modifikasi pada beberapa hal dan anak sendiri yang langsung memainkannya (berperan sebagai pion).

b. Guru menjelaskan aturan mainnya kepada anak.

c. APE dimainkan oleh 2-4 orang (bisa disesuaikan).

d. Pertama, anak harus melempar dadu tersebut dan melakukan lompatan sesuai dengan jumlah mata dadu, misalnya anak mendapatkan mata dadu tiga, maka anak akan melompat tiga kali, dan seterusnya.

e. Selanjutnya, pada beberapa angka disediakan pertanyaan atau perintah untuk melakukan sesuatu, jadi anak yang mendapatkan angka tersebut harus menjawab atau melaksanakan perintah dengan benar, kemudian diberikan izin untuk melanjutkan lompatan. Jika anak tidak dapat menjawab atau melaksanakan perintah, maka anak harus kembali dua lompatan. Apabila pada titik berhenti terdapat ekor ular, maka anak harus turun sampai ke angka yang terdapat kepala ular. Demikian juga jika terdapat tangga, maka anak berhak naik ke angka yang terdapat ujung tangga.

f. Misalkan anak mendaptkan mata dadu 3 maka anak akan melompat 3 kali dan apabila anak mendapatkan mata dadu 4 maka anak akan melompat 4 kali dan mendapatkan pertanyaan. Disetiap angka tertentu ada pertanyaan yang sudah disiapkan. Jika pertanyaan tersebut bisa dijawab maka anak akan melanjutkan lompatan, tetapi jika anak tidak bisas menjawab pertanyaan tersebut maka akan kembali 2 kali lompatan ke belakang dan begitu seterusnya. Begitu juga dengan ular apabila anak mendapatkan mata dadu tepat

diatas kepala ular maka anak akan turun ke ekor ular tersebut.Dan jika lompatan anak tepat dibawah tangga maka anak bisa naik ke nomor yang paling atas.