e. Setelah itu tulislah nama APE itu dibagian atas kardus menggunakan kertas HVS.
f. Kemudian berikan warna-warni di kertas HVS tersebut menggunakan spidol warna atau lainnya sesuai dengan kreaktivitas anda.
6. Cara Memainkan
a. Kita perkenalkan terlebih dahulu tentang APE tersebut kepada anak baik itu nama, kemudian warna-warna sesuai dengan yang ada di APE dan juga cara memainkan APE tersebut.
b. Permainan ini bisa dilakukan 1 (satu) atau 2 (dua) orang anak.
c. Kemudian anak mengambil dadu dan melemparnya.
d. Setelah itu misalnya didadu yang terlihat angka 3 (tiga) maka anak mengambil karet yang telah disediakan.
e. Kemudian anak tersebut memasukan karet kedalam tutup botol sesuai dengan angka yang tertera didadu tersebut.
f. Kemudian anak menyebutkan bentuk geometri dari karet yang dimasukan ke tutup botol tersebut.
g. Dan terahir anak juga menyebutkan nama warna dari botol tersebut.
J. Panah Geometri9
pink). Pada setiap bentuk geometri diberi angka, mulai dari angka 2 sampai dengan 6. Anak akan melempar anak panah berbentuk geometri dan warna yang sesuai dengan bentuk- bentuk geometri yang terdapat pada papan karton coklat dengan sasaran yang tepat. Jadi, dalam APE ini anak mengenal angka, dapat berhitung, mencocokkan waran maupun bentuk, tepat mengenai sasaran dan sebagainya. Anak panah disini tidak menggunakan benda tajam seperti paku atau jarum, tapi menggunakan perekat karena keselamatan anak yang paling utama.
2. Sasaran Usia
APE ini diperuntukkan bagi anak antara usia 3-6 tahun.
3. Aspek Perkembangan yang Distimualasi a. Aspek kognitif
Melatih konsentrasi anak pada saat melemparnya karena anak akan membidik apakah tepat sasaran atau sasarannya akan meleset atau salah sasaran, dapat mengenal anak panah yang telah disesuaikan dengan bidik berbentuk geometri, dapat mengurutkan geometri yang sama, dapat menyelesaikan lemparan dengan tujuan masing-masing
Gambar 1.10 Panah Geometri
geometri, mengelompokkan warna dan bentuk geometri yang sama. Permainan ‗Panah Geometri‘ juga dapat mencocokkan pola dengan anak panah yang ada sesuai dengan bentuk geometri yang ada dalam bidikan atau papan geometri. Anak dapat membedakan pola masing-masing bentuk geometri.
b. Aspek fisik-motorik
Anak mengatur jarak melempar dan juga anak dapat memegang, membolak-balikkan, melempar anak panah ke papan bidik yang ada sesuai dengan geometri yang ada, dan anak dapat melempar dan mencabut pola pada papan.
a. Aspek bahasa
Anak dapat menjelaskan, menyebutkan apa yang didapatkan dari Lempar Panah Geometri tersebut. Dalam permainan ‗Lempar Panah Geometri‘ anak dapat menjelaskan dan menceritakan apa yang didapatkan.
b. Aspek sosial-emosional
Interaksi dengan teman ataupun gurunya pada saat menjelaskan car bermainnya, dapat sabar dalam menyelasaikan lemparannya dengan menyesuaikan bentuk geometri yang ada apabila tidak mengenai sasaran, dan pada permainan ‗Lempar Panah Geometri‘ anak dapat dengan sabar mengantri melempar dan melepaskan anak panah pada papan bidik. Pada saat anak melempar anak panah geometri dan sasarannya meleset ataupun tepat ada keseruan tersendiri yang anak ciptakan dan itu akan berpengaruh dengan teman lainnya.
c. Aspek moral dan agama
Anak dapat membereskan mainan yang telah dimainkan.
Dan dalam ‗Lempar Panah Geometri‘ anak dapat mengetahui bahwa anak panah itu merupakan peluru yang digunakan berperang oleh Nabi Muhammad SAW dan berbahaya digunakan tanpa bimbingan.
d. Aspek seni
Permainan ‗Lempar Panah Geometri‘ anak dapat berkreativitas dalam menyelesaikan permainannya, dan pada saat melempar posisi anak bebas baik itu berdiri ataupun duduk/berdiri dengan lutut.
4. Alat dan Bahan a. 2 karton coklat b. Kain planel c. Sterofoam d. Lem kertas e. Double tipe f. Sumpit kayu g. Isi lem tembak h. Perekat i. Kertas origami j. Spidol warna k. Cutter l. Gunting m. Lem tembak n. pisau
o. Penggaris p. Pensil q. Spidol r. Penghapus 5. Cara Membuat
a. Siapkan 2 karton coklat, lalu ukur sesuai kebutuhan atau keinginan kemudian potong menggunakan cutter. Buatkan lubang untuk/sebagai wadaha berdirinya papan bidik geometri.
b. Gambar pola-pola geometri (segitiga, lingkaran, persegi empat, persegi panjang, dan layang-layang) pada kain planel dengan warna yang berbeda-beda (yakni merah. Kuning,
hijau, biru, dan pink), kemudian gunting dan tempelkan pada pada papan bidik geometri menggunakan lem tembak.
c. Untuk anak panah geometrinya, siapkan sterefoam kemudian gambar pola-pola geometri dan bentuk menggunakan cutter dengan sangat hati-hati karena sterofoan sifatnya rapuh jika salah cara memotongnya atau membentuknya.
d. Kemudian setelah itu siapkan stik untuk anak bisa memegang pada saat melempar dengan menggunakan sumpit kayu yang telah dibagi menjadi dua bagian lalu di belah lagi menjadi empat menggunakan pisau. Kemudian tancapkan pada setiap masing-masing bentuk geometri tepat ditengah-tengah sterofoam agar bentuk geometri seimbang.
e. Agar lebih kuat gunakan lem tembak.
f. Setelah itu lapis masing-masing bentuk geometri menggunakan kertas origami dengan warna yang berbeda- beda yakni segitiga berwarna merah, lingkaran: kuning, persegi empat: hijau, persegi panjang: biru, dan layang-layang berwarna pink. Tempelkan menggunakan double tipe ataupun lem tembak.
g. Pada bagian bawah tempelkan perekat bagian kasarnya menggunakan lem tembak, agar pada saat melempar langsung merekat.
h. Agar terlihat seperti anak panah maka buatlah bentuknya menggunakan kertas origami sesuai dengan warna bentuk geometrinya kemudian tempel menggunakan double tipe.
i. Anak panah geometri yang dibuat masing-masing ada sepuluh.
j. Sisa sterofoam yang ada, buatlah angka 2 sampai dengan 6 sebagai target jumlah yang akan dilempar. Potong mengguanakan cutter lalu kemudian tempelkan pada papan bidik geometri tepat diatas bentuk geometrinya.
k. Pada papan bidik yang sudah ditempelkan bentuk geometri menggunakan kain planel tidak lupa di tempelkan perekat bagian halusnya dengan lem tembak sesuai dengan ukuran bentuk geometri yang ada dan warnai menggunakan spidol warna sesuai dengan warna geometrinya agar pada saat anak melempar panahan geometrinya langsung merekat pada papan bidik tersebut.
6. Cara Memainkan
a. Menjelaskan kepada anak bahwa dalam permainan ini anak harus melemparkan anak panah sesuai dengan bentuk geometri yang ada pada papan bidik baik itu warna, bentuk maupun jumlah geometri yang sudah tertera.
b. Pada anak usia 3-4 tahun, anak hanya mampu memainkan sesuai dengan warnanya atau singkatnya mencocokkan warna saja dan tidak terlalu memperhatikan bentuk ataupun jumlah yang akan dilempar.
c. Anak usia 4-6 tahun, anak sudah mampu memainkannya sesuai dengan jumlah yang tertera.
d. Anak melemparkan anak panah dengan jarak 1 meter sesuai dengan warna dan bentuk geometri ataupun jumlahnya.
K. KERIPIK (Kereta Api Pintar dan Kreatif)10