• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN

F. Kajian Teori

3. Minat Baca

a. Pengertian Minat Baca

Minat adalah rasa suka atau dorongan yang ada di dalam diri seseorang untuk melakukan sesuatu. Minat ini mempengaruhi motivasi seseorang dalam berpikir dan belajar sehingga kemudian minat ini juga yang akan mengarahkan dan mengembangkan bakat seseorang.23 Oleh karena itu stimulus yang tepat dalam menumbuhkan minat anak merupakan hal penting yang dapat dilakukan oleh orang tua dengan anak usia dini.

Minat diartikan sebagai keinginan atau kebutuhan dari seseorang. Keinginan dan kebutuhan ini datang langsung dari diri seseorang. Makanya, minat ini mempunyai pengaruh yang

23 Muhammad Hasbi, dkk, Menumbuhkan Minat Anak Sejak Dini, (Jakarta:

Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, 2020), hlm. 5

17

besar terhadap belajar membaca. Jika minatnya tinggi, dapat dipastikan bahwa seorang anak akan cepat bisa membaca.24

Membaca merupakan keterampilan berbahasa yang berhubungan dengan keterampilan berbahasa yang lain.

Membaca merupakan suatu proses aktif yang bertujuan dan memerlukan strategi.25 Hodgson mengemukakan bahwa membaca ialah suatu proses yang dilakukan serta digunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang disampaikan penulis melalui media bahasa tulis.

Depdikbud menuliskan bahwa membaca ialah proses pengolahan bacaan secara kritis, kreatif yang dilakukan dengan tujuan memperoleh pemahaman yang bersifat menyeluruh tentang bacaan itu, dan penilaian terhadap keadaan, nilai fungsi, dan dampak bacaan itu.26

Dari berapa pendapat ahli diatas dapat disimpulkan bahwa minat baca adalah kekuatan yang mendorong anak untuk memperhatikan, merasa tertarik dan senang terhadap aktivitas membaca sehingga mereka mau melakukan aktivitas membaca dengan kemauan sendiri. Seseorang yang mempunyai minat membaca yang kuat akan bersedia mendapat bahan bacaan dan kemudian membacanya atas kesadarannya sendiri sehingga memperoleh makna yang tepat menuju pemahaman yang dapat diukur.

b. Tujuan Membaca

Rivers dan Temperly mengajukan tujuh tujuan utama dalam membaca yaitu:

1) Memperoleh informasi untuk suatu tujuan atau merasa penasaran tentang suatu topik.

2) Memperoleh berbagai petunjuk tentang cara melakukan suatu tugas bagi pekerjaan atau kehidupan sehari-hari.

24 Muammar, Membaca Permulaan di Sekolah Dasar, (Mataram: Sanabil, 2020), hlm.22

25 Nurhati, dkk, Pembelajaran Membaca, (Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, 2009), hlm. 4

26 Ibid, hlm. 4

18

3) Berakting dalam sebuah drama, bermain game, menyelesaikan teka-teki.

4) Berhubungan dengan teman-teman dengan surat-menyurat atau untuk memahami surat-surat bisnis.

5) Mengetahui kapan dan di mana sesuatu akan terjadi atau apa yang tersedia.

6) Mengetahui apa yang sedang terjadi atau telah terjadi (sebagaimana dilaporkan dalam Koran, majalah, laporan).

7) Memperoleh kesenangan atau hiburan.27 c. Aspek-aspek Minat Baca

Haris dan Sipay Reebecca mengemukakan ada beberapa aspek dalam minat baca diantaranya:

1) Aspek kesadaran akan manfaat baca, yaitu seberapa jauh anak menyadari, mengetahui, dan memahami manfaat membaca buku.

2) Aspek perhatian terhadap membaca buku, yaitu seberapa besar perhatian dan ketertarikan anak dalam membaca buku.

3) Aspek rasa senang, yaitu seberapa rasa senang anak terhadapa kegiatan membaca buku.

4) Aspek frekuensi membaca buku, yaitu seberapa sering anak membaca buku.28

d. Ciri-ciri Minat Baca

Menurut Hurlock yang dikutip oleh Galuh Wicaksana, ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan minat sebagai berikut:

1) Minat tumbuh bersama dengan perkembangan fisik dan mental

2) Minat tergantung pada kesiapan dan kematangan anak 3) Minat bergantung pada kesempatan belajar

4) Pengaruh budaya

5) Minat berkaitan dengan emosinal29

27 Ibid, hlm. 5

28 Ade Irma Nursalina dan Tri Esti Budiningsih, “Hubungan Motivasi

Berprestasi dengan Minat Membaca pada Anak”, Jurnal Educational Psychology, Vol. 3, No. 1, Thn 2014, hlm. 3

19

Seseorang yang mempunyai minat baca tinggi tampak dari ciri-ciri yang melekat dalam perilakunya sebagai berikut:

1) Senantiasa berkeinginan untuk membaca 2) Senantiasa bersemangat saat membaca

3) Mempunyai kebiasaaan dan kontinuitas dalam membaca 4) Manfaatkan setiap peluang waktu dengan membaca 5) Memiliki buku bacaan

6) Mencari bahan bacaan, baik di perpustakaan maupun ditempat lain

7) Memiliki tujuan ketika membaca

8) Mencatat atau menandai hal penting dalam membaca 9) Memiliki kesadaran bahwa membaca berarti telah belajar 10) Mendiskusikan hasil bacaan30

e. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Baca

Membaca sangat penting bagi kehidupan manusia. Akan tetapi, kenyataannya bahwa banyak orang dewasa apalagi anak-anak belum mejadikan membaca sebagai suatu kebiasaan.

Hal itu dikarenakan mereka belum menjadikan membaca tidak hadir dengan sendirinya tetapi terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi minat membaca diantaranya:

1) Budaya membaca rendah

Masyarakat Negara-negara sedang berkembang masih terkenal dengan budaya mengobrol dibandingkan dengan budaya membaca. Hal ini dilihat misalnya ditempat umum, ketika mereka arti untuk sesuatu mereka lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mengobrol atau melamun dibandingkan dengan membaca buku. Kesadaran masyarakat untuk menggunakan waktu yang berharga untuk membaca masih rendah.

2) Pengaruh televisi

Televisi sangat besar pengaruhnya untuk orang dewasa maupun anak-anak. Kebanyakan mereka menghabiskan

29 Gumono, “Profil Minat Baca Mahasiswa FKIP Universitas”, Jurnal Wacana, Vol. 14, No. 1, Thn.2017, hlm. 68

30 Ibid, hlm. 68

20

waktu luangnya didepan televisi apakah untuk menonton film anak, sinetron maupun liputan kriminal. Meski program televisi itu tidak salah, tetapi jika mengkonsumsinya terlalu banyak dapat menyita waktu yang berharga yang seharusnya bisa dialokasikan untuk hal-hal yang bermanfaat yaitu membaca sebuah buku.

3) Buku bukan prioritas

Pada umumnya di Negara berkembang, masyarakat masih berjuang dalam masalah ekonomi sehingga fokus kehidupannya lebih kepada fokus pemenuhan pokok seperti sandang, pangan, dan papan. Setelah itu, barulah mereka merambat pada kebutuhab-kebutuhan sekunder. Tetapi masyarakat pada umumnya belum mepunyai kesadaran yang lebih tinggi terhadap pendidikan dan buku.

4) Kurangnya fasilitas

Kondisi lingkungan masyarakat memang sangat mempengaruhi budaya baca. Dinegara sedang berkembang yang masalahnya masih berkutat diseputar masalah ekonomi atau politik sepeti di Indonesia, seringkali pendidikan ditempatkan diurutan kesekian, sehingga perpustakaan merupaan suatu hal yang langka di masyarakat. Kalaupun ada biasanya jumlah bukunya masih kurang lengkap.

5) Keluarga

Orang tua yang hangat, demokratis, bisa mengarahkan anak-anak mereka pada kegiatan yang berorientansi pada pendidikan, suka menantang anak untuk berpikir, dan suka mendorong ana untuk mandiri merupakan orang tua yang memiliki sikap yang dibutuhkan anak sebagai persiapan yang baik untuk belajar disekolah. Rumah juga berpengaruh pada sikap anak terhadap buku dan membaca.

Orang tua yag gemar membaca, memiliki koleksi buku, mengahargai membaca dan senang membacakan cerita pada anak-anak umumnya mengahsilkan anak yang gemar membaca.

21