BAB III
IKSS 16: Nilai pelaksanaan reformasi birokrasi PPATK
PPATK |LAPORAN KINERJA TAHUN 2O19 99
Melalui sasaran strategis 13, PPATK ingin mewujudkan reformasi birokrasi PPATK yang efektif untuk menghasilkan tata kelola pemerintahan yang baik yang mencakup seluruh sasaran area perubahan reformasi birokrasi dengan indikator, antara lain bebas korupsi, bebas pelanggaran, komunikasi publik yang baik, penggunaan jam kerja yang produktif dan efektif, serta penerapan reward dan punishment secara konsisten dan berkelanjutan. Capaian kinerja SS 13 belum dapat diketahui realisasi kinerjanya karena PPATK belum memperoleh hasil penilaian evaluasi program reformasi birokrasi PPATK tahun 2018 dari Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi.
Reformasi birokrasi merupakan kebutuhan bagi setiap aparatur pemerintahan.
Reformasi birokrasi bukan hanya berkutat dalam tataran ketersediaan dokumentasi, prosedur dan laporan, melainkan perubahannya harus mampu dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat dan pihak-pihak yang berkepentingan. Perubahan tersebut juga harus dapat diukur secara akuntabel dan transparan, serta dapat disajikan secara objektif.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah menetapkan Road Map Reformasi Birokrasi Tahun 2015-2019 melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 11 Tahun 2015. Dengan ditetapkannya Road Map Reformasi Birokrasi Tahun 2015-2019 tersebut, PPATK dituntut untuk melakukan perubahan dan penyempurnaan terhadap program mikro reformasi birokrasi PPATK. Sasaran reformasi birokrasi yang ingin dicapai selama periode lima tahun tersebut adalah (1) birokrasi yang bersih dan akuntabel; (2) birokrasi yang efektif dan efisien; dan (3) birokrasi yang memiliki pelayanan publik berkualitas.
Sasaran Strategis 13:
Terwujudnya reformasi birokrasi PPATK yang efektif
PPATK |LAPORAN KINERJA TAHUN 2O19 100
Kesadaran untuk melakukan transformasi kelembagaan dan organisasi telah mendorong PPATK untuk menetapkan Peraturan Kepala PPATK Nomor 08 Tahun 2016 tentang Road Map Reformasi Birokrasi PPATK periode 2015-2019. Arah kebijakan dalam Road Map Reformasi Birokrasi PPATK tersebut berpedoman pada delapan area perubahan dan tujuan kelembagaan, yakni (1) penguatan birokrasi pemerintah dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme;
(2) meningkatnya kualitas pelayanan publik kepada masyarakat; dan (3) meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi.
Terwujudnya reformasi birokrasi PPATK yang efektif bertujuan untuk menghasilkan tata kelola yang berkualitas yang mencakup seluruh sasaran area perubahan reformasi birokrasi dengan indikator, antara lain bebas korupsi, bebas pelanggaran, komunikasi publik yang baik, penggunaan jam kerja yang produktif dan efektif, serta penerapan reward dan punishment secara konsisten dan berkelanjutan.
Penilaian mandiri terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi di PPATK pada tahun 2019 dilaksanakan berdasarkan Road Map Reformasi Birokrasi PPATK tahun 2015- 2019 yang meliputi delapan program, yaitu Manajemen Perubahan, Penataan Peraturan Perundang-undangan, Penataan dan Penguatan Organisasi, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur, Penguatan Pengawasan, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.
Tabel 3.49
Perbandingan Kinerja IKSS ke-16 PPATK Tahun 2015-2019
Keterangan: *Nilai tahun 2018
Pada tahun 2019, PPATK menargetkan nilai pelaksanaan reformasi birokrasi PPATK, yaitu nilai 85. Realisasi nilai pelaksanaan reformasi birokrasi PPATK pada
Nilai pelaksanaan reformasi birokrasi
Tahun
2015 2016 2017 2018 2019
Target Nilai 65 Nilai 70 Nilai 75 Nilai 80 Nilai 85
Realisasi Nilai
67,60
Nilai 75,38
Nilai 77,97
Nilai 77,82
Nilai 77,82*
Capaian 104% 107,69% 103,96% 97,28% 91,55%
PPATK |LAPORAN KINERJA TAHUN 2O19 101
tahun 2019 berdasarkan penilaian tahun 2018 adalah 77,82. PPATK terus melakukan langkah-langkah perbaikan untuk dapat meningkatkan pencapaian kinerja pada tahun berikutnya. Sampai dengan 31 Desember 2019, PPATK belum menerima hasil penilaian evaluasi penyelenggaraan reformasi birokrasi untuk periode 2019 yang dilaksanakan oleh Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi. Oleh karena itu, realisasi nilai pelaksanaan reformasi birokrasi yang dicantumkan dalam laporan kinerja tahun 2019 merupakan nilai atas hasil evaluasi penyelenggaraan reformasi birokrasi PPATK tahun 2018.
Selama periode Renstra PPATK Tahun 2015-2019, nilai penyelenggaraan reformasi birokrasi PPATK cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Namun, capaian kinerja selama empat tahun terakhir cenderung mengalami penurunan karena target kinerja yang selalu meningkat pada setiap tahun. Selama periode renstra tersebut, nilai penyelenggaraan reformasi birokrasi PPATK selalu berhasil masuk ke dalam kategori BB (sangat baik). Hal ini menunjukkan bahwa PPATK dalam penyelenggaraan reformasi birokrasi selalu berupaya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi dalam surat Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi nomor:
B/173/M.RB.06/2018 tanggal 31 Desember 2018 yang suratnya diterima oleh PPATK pada 9 April 2019 perihal Hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi PPATK, diperoleh penilaian berdasarkan komponen, sebagai berikut:
Tabel 3.50
Hasil Evaluasi Reformasi Birokrasi PPATK Tahun 2016-2019
No Komponen Nilai Tahun
2016
Tahun 2017
Tahun 2018
Tahun 2019 A Komponen pengungkit
1 Manajemen perubahan 5 3,78 3,73 3,73 3,73*
2 Penataan Peraturan Perundang-undangan
5 3,96 3,75 3,75 3,75*
3 Penataan dan Penguatan Organisasi
6 4,18 4,18 4,18 4,18*
4 Penataan Tata Laksana 5 3,60 4,38 4,37 4,37*
5 Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur
15 11,70 13,42 13,42 13,42*
PPATK |LAPORAN KINERJA TAHUN 2O19 102
No Komponen Nilai Tahun
2016
Tahun 2017
Tahun 2018
Tahun 2019 6 Penguatan Akuntabilitas
Kinerja
6 4,35 4,57 4,57 4,57*
7 Penguatan Pengawasan 12 6,67 6,98 7,04 7,04*
8 Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
6 3,53 4,17 4,22 4,22*
Subtotal 60 41,77 45,18 45,28 45,28*
B Komponen Hasil
1 Nilai akuntabilitas kinerja 14 10,12 10,30 10,58 10,58*
2 Survei internal integritas organisasi
6 5,00 4,70 4,25 4,25*
3 Survei eksternal persepsi korupsi
7 6,56 6,16 5,83 5,83*
4 Opini BPK 3 3,00 3,00 3,00 3,00*
5 Survei eksternal pelayanan publik
10 8,93 8,63 8,88 8,88*
Subtotal 40 33,61 32,79 32,54 32,54*
Indeks reformasi birokrasi 100 75,38 77,97 77,82 77,82*
Keterangan: *Nilai tahun 2018
Tahun 2019 merupakan tahun kelima pelaksanaan evaluasi terhadap penyelenggaraan reformasi birokrasi di PPATK. Output pelaksanaan kegiatan reformasi birokrasi yang dihasilkan selama tahun 2019, sebagai berikut:
1) Program 1: Manajemen Perubahan
Penetapan Peraturan Kepala PPATK Nomor 08 Tahun 2016 tentang Road Map Reformasi Birokrasi PPATK periode 2015-2019.
Pembentukan Agen Perubahan pada setiap lini organisasi sebagai program percontohan dalam membudayakan dan menginternalisasi nilai-nilai reformasi birokrasi di PPATK.
Pembentukan Tim Reformasi Birokrasi PPATK Tahun 2019 berdasarkan Keputusan Kepala PPATK Nomor 13 Tahun 2019 tentang Tim Reformasi Birokrasi PPATK.
Perubahan ruang kerja menjadi open space untuk meningkatkan interaksi dan transparansi kinerja pegawai.
2) Program 2: Penataan Peraturan Perundang-undangan
PPATK |LAPORAN KINERJA TAHUN 2O19 103
Pelaksanaan harmonisasi peraturan perundang-undangan secara berkala, misalnya peraturan tentang Pelimpahan Kewenangan dan Penandatanganan Naskah Dinas, Pola Klasifikasi Arsip, dan Klasifikasi Informasi pada PPATK.
3) Program 3: Penataan dan Penguatan Organisasi
Peraturan Presiden Nomor 103 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 48 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja PPATK.
Peraturan Kepala PPATK Nomor 3 Tahun 2017 tentang Organisasi dan Tata Kerja PPATK.
4) Program 4: Penataan Tata Laksana
Penetapan Peraturan Kepala PPATK Nomor 12 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Kepala PPATK Nomor PER-06/1.01/PPATK/04/15 tentang Standar Operasional Prosedur Unit Kerja di Lingkungan PPATK.
Penyusunan dokumen proses bisnis PPATK level 0-2 di PPATK.
Implementasi aplikasi SIKD terkait naskah dinas berbasis elektronik.
5) Program 5: Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur
Penyusunan dokumen Analisis Jabatan PPATK.
Penyusunan dokumen perencanaan kebutuhan pegawai dan organisasi.
Implementasi Sistem Penilaian Kinerja secara online melalui aplikasi SIAPIK yang terintegrasi dengan Perjanjian Kinerja.
Penyusunan dokumen evaluasi jabatan PPATK.
Pengembangan Aplikasi Assessment Centre di PPATK.
Tersedianya Sistem Aplikasi Kepegawaian (SIMPEG) PPATK.
6) Program 6: Penguatan Akuntabilitas Kinerja
Penetapan dokumen Peraturan Kepala PPATK Nomor 07 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Kepala PPATK Nomor: PER-05/1.01/PPATK/03/15 tentang Rencana Strategis Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Tahun 2015-2019.
Penetapan Peraturan Kepala PPATK Nomor PER-10/1.01/PPATK/07/15 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Pada PPATK.
Penetapan Peraturan Kepala PPATK Nomor 8 Tahun 2018 tentang Administrasi Pengelolaan Hibah pada PPATK.
PPATK |LAPORAN KINERJA TAHUN 2O19 104
Pembentukan Tim Pengelolaan Kinerja PPATK Tahun 2019 berdasarkan Keputusan Kepala PPATK Nomor 12 Tahun 2019 tentang Tim Pengelolaan Kinerja dalam Rangka Penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja PPATK Tahun Anggaran 2019.
Penetapan Peraturan PPATK Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penghargaan Bagi Pegawai PPATK.
Pelaksanaan Zona Integritas melalui pengusulan Direktorat Analisis Transaksi sebagai unit kerja berpredikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi) di PPATK.
7) Program 7: Penguatan Pengawasan
Penetapan rerangka kerja dan rencana mitigasi manajemen risiko PPATK.
Penetapan Peraturan Kepala PPATK Nomor 19 Tahun 2017 tentang Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan PPATK.
Pembentukan Tim Penyusun dan Penilai Pengendalian Intern atas Pelaporan Keuangan pada PPATK berdasarkan Keputusan Kepala PPATK Nomor 105A Tahun 2019.
8) Program 8: Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Penetapan SOP Layanan pada Peraturan Kepala PPATK Nomor 12 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Kepala PPATK Nomor PER- 06/1.01/PPATK/04/15 tentang Standar Operasional Prosedur Unit Kerja di Lingkungan PPATK.
Dukungan Keterbukaan Informasi Publik melalui Peraturan Kepala PPATK Nomor PER-17/1.01/PPATK/11/15 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Kepala PPATK Nomor PER-11/1.01/PPATK/08/14 tentang Klasifikasi dan Pengelolaan Informasi Pada PPATK.
Pengembangan Sistem Informasi Publik-PPID PPATK dengan alamat www.ppid.ppatk.go.id untuk menjamin keterbukaan informasi publik PPATK kepada masyarakat.
Peraturan Kepala PPATK Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pedoman Uji Konsekuensi Informasi Publik di Lingkungan PPATK.
Penyediaan layanan call center untuk memudahkan laporan pengaduan masyarakat kepada PPATK.
PPATK |LAPORAN KINERJA TAHUN 2O19 105
Pemanfaatan sistem informasi pembelajaran anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme perbankan sebagai media pembelajaran dan meningkatkan awareness frontliner penyedia jasa keuangan terhadap pencucian uang.
Tabel 3.51
Perbandingan Realisasi IKSS ke-16 Tahun 2019 dengan Target Tahun 2015-2019
IKSS Target Tahun Realisasi
Tahun 2019
Persentase Realisasi Dibanding
Target Tahun 2019 2015 2016 2017 2018 2019
Nilai pelaksanaan reformasi birokrasi PPATK.
65 Nilai
70 Nilai
75 Nilai
80 Nilai
85 Nilai
77,82*
Nilai
91,55%
Pada tahun 2019, PPATK menargetkan kinerja nilai pelaksanaan reformasi birokrasi, yaitu nilai 85. Realisasi kinerja IKSS pada tahun 2019 sebesar 77,82 yang merupakan hasil penilaian atas pelaksanaan reformasi birokrasi PPATK tahun 2018 karena hasil penilaian atas pelaksanaan reformasi birokrasi PPATK tahun 2019 dari Kementerian PAN dan RB belum diterima oleh PPATK.
PPATK akan terus berupaya untuk mempercepat pelaksanaan program reformasi birokrasi melalui langkah-langkah, antara lain:
1. PPATK melakukan sosialisasi dan internalisasi secara berkala dalam upaya mencapai keseragaman dalam persepsi dan pemahaman terhadap kebijakan reformasi birokrasi kepada seluruh pegawai PPATK.
2. PPATK melakukan koordinasi mengenai program dan kegiatan reformasi birokrasi kepada seluruh pimpinan dan pegawai PPATK.
3. PPATK meningkatkan pengembangan kompetensi sumber daya manusia yang menangani reformasi birokrasi dan tim asesor agar mampu memberikan arah perbaikan atas pelaksanaan reformasi birokrasi di PPATK.
4. PPATK melakukan reviu atas Road Map Reformasi Birokrasi PPATK untuk memperjelas arah dan sasaran yang akan diwujudkan dan ukuran keberhasilannya.
PPATK akan menyusun langkah kerja yang terpadu untuk mencapai sasaran perubahan yang ditetapkan. Road map tersebut akan terintegrasi dengan Renstra PPATK Tahun 2020-2024 dan Road Map Reformasi Birokrasi Nasional Tahun 2020-2024 yang akan ditetapkan oleh Kementerian PAN dan RB.
PPATK |LAPORAN KINERJA TAHUN 2O19 106
5. PPATK melakukan evaluasi atas kemajuan kinrja agen perubahan dan mengidentifikasi langkah-langkah perbaikan yang diperlukan agar perbaikan budaya kinerja dan perubahan mindset aparatur dapat terwujud.
6. PPATK menerapkan sumber daya manusia yang berbasis merit melalui penerapan manajemen kinerja individu yang selaras dengan kinerja organisasi dan memanfaatkannya untuk pengembangan kompetensi dan pembinaan karier pegawai dalam mendukung terlaksananya manajemen sumber daya manusia yang berbasis merit guna meningkatkan profesionalitas sumber daya manusia. PPATK telah menetapkan
Sasaran strategis 14 dimaksudkan agar PPATK mampu menyajikan laporan keuangan secara wajar sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, sehingga mendorong terwujudnya tata kelola keuangan negara yang akuntabel dan transparan di PPATK. Sasaran strategis 14 diukur keberhasilannya melalui satu IKSS, yaitu Opini BPK. Pencapaian kinerja SS 14 sangat baik dengan capaian kinerja sebesar 100%.
Opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada empat kriteria, yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern.
Pada tahun 2019, PPATK menargetkan opini BPK atas Laporan Keuangan PPATK adalah opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). PPATK telah menyusun Laporan Keuangan PPATK Tahun 2018 dengan menerapkan Sistem Akuntansi Pemerintahan berbasis akrual sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010. Laporan
Sasaran Strategis 14:
Meningkatnya akuntabilitas pengelolaan keuangan PPATK